385 research outputs found

    PERBANDINGAN METODE DALAM TEKNIK STEGANOGRAFI

    No full text
    Pesan digital dapat berbentuk teks, gambar, suara, atau video. Keamanan dari suatu pengiriman pesan digital terutama pesan digital rahasia sangatlah dibutuhkan. Dengan terus berkembangnya bidang pengolahan citra digital, maka teknik keamanan bagi pesan digital pun dapat diselesaikan. Pesan rahasia digital dapat disisipkan ke dalam sebuah citra digital menggunakan sebuah teknik yang dinamakan dengan steganografi. Banyak metode yang dapat digunakan dalam tekniks teganografi seperti Least Significant Bit (LSB), Discrete Cosine Transform (DCT), Discrete Wavelet Transform (DWT)dan metode yang lainnya. Di dalam karya tulis ini akan dianalisis tentang perbandingan metode-metode yang dapat digunakan dalam teknik steganografi. Yang akan dianalisis adalah nilai dari Peak Signal to Noise Ratio (PSNR) dan waktuyang dibutuhkan oleh setiap metode terhadap proses steganografi yang dilakukan. Kesimpulan yang didapatkan darianalisis yang dilakukan adalah metode DWT mempunyai nilai PSNR yang paling besar dibandingkan kedua metodelainnya dan metode DCT memiliki waktu yang paling singkat dalam proses steganografi.Kata Kunci : steganografi, LSB, DCT, DW

    PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM KELAS BAHASA INGGRIS

    Get PDF
    Ada banyak komponen yang bias dikategorikan sebagai teknologi informasi dan komunikasi. Jenis teknologi ini sudah takasing lagi dalam keseharian. Banyak individ memanfaatkan teknologi ini dalam hidup mereka. Mereka menggunakannya dalam berbagai aspek kehidupan. Penerapan teknologi ini membuat hidup mereka menjadi lebih mudah. Mereka menganggap teknologi informasi dan komunikasi memberikan kontribusi berharga dalam hidup mereka.Hal yang sama juga terjadi dalam bidang pendidikan. Para guru memasukkan teknologi informasi dan komunikasi dalamkelas. Mereka menganggap teknologi ini membantu proses belajar mengajar, baik di dalam maupun di luar ruangan.Banyak jenis teknologi informasi dan komunikasi bias diterapkan dalam proses belajar mengajar, seperti computer ataunotebook, telepon atau telepon genggam, LCD atau OHP, laboratorium bahasa dan lain-lain.Dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses belajar mengajar, para guru mendapati adanya peningkatan antusiasme para murid dalam keikutsertaan mereka dalam proses belajar mengajar. Mengacu pada hasilyang positif ini, sangat direkomendasikan bagi para guru yang telah menerapkan teknologi informasi dan komunikasiuntuk berbagi pengalamannya dengan yang lain. Di sini penulis mempersembahkan penelitian reflektif tentang penerapanteknologi informasi dan komunikasi dalam kelas bahasa inggris.Kata kunci: pendidikan bahasa inggris, penerapan TI

    MENGURAI KEMACETAN LALULINTAS PADA AREA LINTASAN KERETA API YANG BERDEKATAN DENGAN SIMPANG EMPAT

    Get PDF
    Pengaturan lalulintas dengan traffic light pada simpang empat jalan yang memotong lintasan Kerta Api perlu dilakukan koordinasi dengan pengaturan buka-tutupnya Palang pintu lintasan Kereta Api, hal ini dilakukan agar tidak terjadi kemacetan lalulintas pada simpang empat jalan tersebut terutama selama dan setelah beberapa saat Kereta Api melintasi jalan raya tersebut. Salah satu kasus yang yang diangkat pada penelitian ini adalah pada simpang empat Jalan Prof. H.M.Yamin dengan Jalan Gaharu di kota Medan. Peneliti mencoba memecahkan permasalahan tersebut dengan merancangdan membuat sebuah alat yang akan mengkoordinasikan dan mengatur traffic light dengan buka-tutupnya pintu Lintasan Kereta Api, sehingga tidak akan terjadi kemacetan pada simpang empat tersebut. Alat ini menggunakan mikrokontroler AT89C51 sebagai pusat kendalinya. Perancangan ini dilakukan dengan simulasi dalam bentuk miniatur, artinya tidak dilakukan pada keadaan sebenarnya, tetapi kondisi dilapangan dapat terwakili pada simulasi dalam bentuk miniatur tersebut.Key Words : Traffic Light, Lintasan Kereta Api, Simpang Empat, Microkontroler

    DASHBOARD MONITORING SYSTEM PENJUALAN DAN REWARD MOBILE KIOS PT. TELEKOMUNIKASI SELULER

    Get PDF
    Paper ini membahas pengembangan dashboard monitoring system (DMS) pada penjualan dan reward di PT.Telekomunikasi Seluler (Telkomsel). DSM dikembangkan sebagai solusi atas permasalahan pada sistem pengolahan data transaksional penjualan di MKios (mobile kios) PT. Telkomsel yang masih menggunakan exell, berbentuk tabel, angka, dan ribuan kolom transaksi. Tahapan pengolahannya terdiri dari short, vlookup dan filter data. Pengolahan data tersebut membutuhkan waktu yang lama, dan rentan terhadap adanya kesalahan. Untuk memecahkan permasalahan ini,dilakukan pengembangan DMS dengan metode data URL (uniform resource located). Melalui metode data URL, visualisasi informasi pada DMS cukup dilakukan dengan cara membrowse file yang akan diimport, dan data akan ditampilkan secara visual dalam bentuk dashboar penjualan dan reward MKios PT. Telkomsel. Setelah dilakukan pengujian dan analisa, diketahui bahwa penerapan DSM dapat memudahkan manajer PT. Telkomsel dalam mengolahdata, memonitor transaksi detail penjualan, mendukung pengklasifikasian dan pemberian reward secara cermat, memaksimalkan pencapaian nilai KPI (key performance indicator), mendukung pengambilan keputusan, serta mampu menerapkan prinsip dan cara kerja increase wrench time.Kata kunci : Dashboard, Monitoring, Reward, Increase Wrench Tim

    HYBRID DWT-DCTWATERMARKINGCITRA DIGITAL MENGGUNAKAN METODECOMPARISON-BASED CORRELATION EMBEDDING

    Get PDF
    Selama beberapa tahun terakhir,watermarking telah banyak dikembangkan untuk mengatasi masalah perlindungan hakcipta pada data multimedia. Dengan keunggulan karakteristik yang dimiliki,,Transformasi Wavelet Diskrit (DWT) dan Transformasi Kosinus Diskrit (DCT) sangat banyak digunakan pada watermarking domain transformasi. Namun, pada setiap teknik watermarking domain transformasi selalu muncul ketimpangan antara robustness danimperceptibility. Makalah ini menyajikan hybrid DWT-DCT watermarking menggunakan teknik comparison-based correlation embedding. Metode yang diusulkan menggunakan dua buah pseudorandom sequence PN_0 dan PN_1 yang tidak memiliki korelasi, untuk menyisipkan dan mengekstrak watermark. penyisipan dilakukan pada bagian frekuensi tengah dari blok 4x4 DCT, setelah transformasi DWT pada citra asli dilakukan sampai 3 level. Pengukuran hasil eksperimen dilakukan menggunakan PSNR dan NC. Meskipun attack berupa kompresi JPEG, Salt & Pepper noise, danadditive random noise dilakukan, hasil menunjukkan bahwa imperceptibility yang tinggi dapat dicapai tanpa mengabaikan robustness. Terlebih lagi, dibandingkan dengan penelitian yang pernah dilakukan menggunakan teknik serupa, metodeyang diusulkan mampu mengungguli pencapaian dalam hal imperceptibility.Kata kunci : Watermarking, hybrid, DWT, DCT, pseudorandom sequenc

    PEMBELAJARAN BERTINGKAT PADA ARSITEKTUR JARINGAN SARAF FUNGSI RADIAL BASIS

    Get PDF
    Jaringan saraf tiruan (JST) adalah jaringan yang cara kerjanya meniru jaringan saraf manusia ditandai dengan sebuah set masukan dan sebuah set keluaran. Proses pembelajaran dalam jaringan akan mengekstraksi informasi dari berbagai macam input yang diberikan. Diantara masukan dan keluaran terdapat layer untuk memproses input yang dinamakan unit tersembunyi (hidden layer). Salah satu model JST adalah jaringan saraf fungsi radial basis (Radial Basis Function Neural Network = RBFNN) yaitu model jaringan saraf dengan satu unit dalam lapisan tersembunyi. Jumlah layer tunggal pada hidden layermenyebabkan permasalahan pembelajaran di RBFNN dapat dianggap sebagai suatu sistem linear. Pada RBFNN fungsi aktivasi yang digunakan adalah fungsi basis (Gaussian) dengan fungsi linear di lapisan output. Dikarenakan RBFNN adalah sistem linear sehingga teknik Orthogonal Least Squares (OLS) yang menerapkan konsep basis orthogonal dengan pendekatan terdekat ke solusi sebenarnya dapat menjadi salah satu algoritma pembelajaran pada RBFNN. Makalah ini membahas pembelajaran bertingkat sebagai cara optimasi pembelajaran pada RBFNN yang menggabungkan teknik linear yaitu Regularized Orthogonal Least Sqaures (ROLS) dan non linear yaitu algoritma genetik. Hasil ujicoba menunjukkan untuk semua data dengan persentase pembelajaran dan parameter algoritma genetik yang berbeda-beda mempunyai akurasi yang bervariasi pula. Akan tetapi rata-rata hasil ujicoba menghasilkan akurasi diatas 90% dan bahkan untuk beberapa percobaan akurasi bisa mencapai 100%.Kata kunci : jaringan saraf fungsi radial basis, optimasi pembelajaran, regularized orthogonal least sqaures,algoritma geneti

    SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS INDUSTRI DI KABUPATEN KUDUS

    Get PDF
    Saat ini perkembangan industri sangat penting disamping penyerapan tenaga kerja dalam jumlah besar, juga penghasilan dalam hal pajak untuk negara. Di kabupaten kudus sendiri ada banyak industri yang belum terpublikasi khususnya melalui bidang Sistem Informasi Geografi sehingga banyak yang belum mengetahui tentang keberadaan dan perkembangan industri yang ada di Kabupaten Kudus itu sendiri karena minimnya informasi dan sarana publikasi dari pemerintah setempat. Untuk itu perlu suatu media yang bisa menyajikan informasi seputar perkembangan industri di Kabupaten Kudus baik lokasi, bidang usaha, kebutuhan tenaga kerja, hingga penyerapan permodalan yang dibutuhkan GIS bertujuan untuk menghasilkan suatu sistem yang dapat membantu mengetahui titik letak industri di kabupaten Kudus. GIS ini dirancang dengan menggunakan pemodelan dengan UML Sedangkan pemrograman yang digunakan adalah Quatum GIS dan Map Server dan menghasilkan GIS untuk Mengetahui lokasi industri di Kabupaten Kudus.Kata kunci : SIG, Industr

    DOKUMENTASI SEBAGAI BAGIAN DARI PERANGKAT LUNAK

    Get PDF
    Dokumentasi merupakan sarana peyampaian informasi tentang perangkat lunak. Suatu program komputer belum dapat dikatakan sebuah perangkat lunak tanpa adanya dokumentasi perangkat lunak tersebut. Pembuatan dokumentasi dapat membawa banyak manfaat bagi para pengembang perangkat lunak. Dokumentasi dapat mengefisienkan waktu dari perancangan, pembuatan, pengetesan dan pemanfaatan sebuah perangkat lunak. Sayangnya banyak para pengembang yang mengabaikan kualitas dari dokumentasi perangkat lunak mereka. Dokumen sering dibiarkan tanpa diperbaharui sehingga memberikan informasi yang kurang akurat. Makalah ini membahas pembuatan dokumentasi yang baik, serta penjabaran kegunaan dari dokumen tersebut.Kata kunci : Dokumentasi, Dokumen, Perangkat Luna

    KOMPRESI DATA MENGGUNAKAN METODE HUFFMAN

    Get PDF
    Kompresi data (pemampatan data) merupakan suatu teknik untuk memperkecil jumlah ukuran data (hasil kompresi) dari data aslinya. Pemampatan data umumnya diterapkan pada mesin komputer, hal ini dilakukan karena setiap simbol yang dimunculkan pada komputer memiliki nilai bit-bit yang berbeda. Pemampatan data digunakan untuk mengurangkan jumlah bit-bit yang dihasilkan dari setiap simbol yang muncul. Dengan pemampatan ini diharapkan dapat mengurangi (memperkecil ukuran data) dalam ruang penyimpanan. Pengkodean dengan metode Huffman dibangun dari panjang variabel kode-kode yang disusun dari bit-bit. Simbol dengan probabilitas yang tinggi akan memperoleh kode-kode paling pendek sedangkan simbol dengan probabilitas paling rendah akan memproleh kode terpanjang. Kode Huffman mempunyai atribut unik yang sempurna, dalam arti kode-kode tersebut dapat mengembalikan (decoder) kode yang panjang dan decirable dalam arti kode Huffman tersebut tidak menjadi prefik kode Huffman yang lain.Kata Kunci : Pemampatan, kode huffman, simbo

    SISTEM PENGENALAN WAJAH DENGAN METODE EIGENFACE UNTUK ABSENSI PADA PT FLORINDO LESTARI

    Get PDF
    Absensi adalah salah satu transaksi repetitif yang sangat penting, karena berkaitan dengan produktifitas dari karyawandan merupakan salah satu indikator pengontrol Sumber daya manusia (SDM) yang bertujuan meningkatkan potensi sumber daya manusia serta digunakan dalam rangka efisiensi. Perkembangan teknologi saat ini memungkinkan membuat suatu sistem yang dapat membantu manusia dalam pengenalan suatu citra digital. Salah satunya bidang yang sekarang ini sudah mulai dikembangkan adalah pengenalan pola. Teknologi ini mengidentifikasi ciri-ciri khusus fisik seseorang. Contoh pengenalan pola misalnya adalah pengenalan wajah (face recognition), Pengenalan iris (iris recognition), pengenalan sidik jari (finger recognition), dan lain-lain. Dalam penelitian pengenalan wajah ini menggunakan sebuah kamera untuk menangkap wajah seseorang kemudian dibandingkan dengan wajah yang sebelumnya telah disimpan didalam database tertentu. Secara garis besar proses dari pengenalan wajah ini adalah kamer webcam melakukan capture pada wajah. Kemudian didapatkan sebuah nilai R,G,B. Dengan menggunakan pemrosesan awal, dilakukan crop, konversi RGB ke Grayscale. Setelah dilakukan proses Grayscale, dilakukan tahap pengolahan wajah dengan menggunakan metode eigenface. Didalam metode eigenface ini terdapat beberapa tahapan inti yaitu: mengubah wajah menjadi matrik, menghitung rataan FlatVector, menentukan nilai eigenface dan melakukan proses identifikasi wajah dengan mencari nilai eigenface yang mendekati. Pengenalan wajah ini salah satunya dapat dikembangkan untuk menjadi aplikasi absensi yang dapat diterapkan diperusahaan untuk mencegah manipulasi absen oleh karyawan.Kata Kunci : Eigenface, FlatVector, matrik, grayscale, Absensi, Waja

    366

    full texts

    385

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Semantik
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇