Semantik
Not a member yet
385 research outputs found
Sort by
FLEKSIBILITAS SERVER PRINTER DAN FILE PORTABEL TERINTEGRASI DARI SEBUAH ROUTER GLOBESURFERX.1
Penggunaan sumber daya bersama adalah merupakan salah satu keuntungan dalam penggunaan jaringan komputer. Cara yang paling umum digunakan untuk keperluan ini adalah dengan menggunakan sebuah printer atau media penyimpanan yang sudah memiliki fungsi jaringan, namun cara ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan kurang hemat energi. Cara ini kurang fleksibel dan tidak praktis. Solusi yang ditawarkan adalah dengan menggunakan sebuah routermultifungsi, GlobeSurferX.1, yang selain berperan sebagai router, juga dapat digunakan sebagai print server maupun file server. Penelitian ini merupakan penelitian eksplorasi perangkat. Hasil penelitian ini mengemukakan sebuah sistem sharing resources melalui sebuah router multifungsi yang lebih fleksibel dan praktis.Kata kunci : Router, GlobeSurferX.1, Sharing Resource
PENGEMBANGAN APLIKASI WEB GIS CLIENT SIDE DENGAN MODEL HEXSAGONAL GRID UNTUK MENDUKUNG MANAJEMEN BENCANA BANJIR LAHAR DI KABUPATEN SLEMAN
Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan aplikasi Web GIS untuk membantu proses pengambilan keputusan dalam penanggulangan bencana banjir lahar terutama pada tahap tanggap darurat dan pemulihan dari dampak bencana pada infrastruktur di Kabupaten Sleman. Kuesioner dan wawancara semi-terstruktur yang digunakan untuk menginventarisir kebutuhan sistem, ketersediaan data, prosedur kolaborasi, dan evaluasi dari prototype aplikasi yangtelah dibuat. Aplikasi yang telah dibangun dilengkapi dengan analisis spasial khusus untuk pemilihan lokasi hunian sementara, dan beberapa alat untuk memilih prioritas pada perbaikan infrastruktur menggonakan hexagonal grid model. Hasil evaluasi dari prototype menunjukan bahwa hampir semua responden memberikan penilaian yang baik untuk sistem. 80% dari mereka setuju bahwa aplikasi ini akan sangat berguna. Namun, beberapa saran dan masukan perlu diakomodasi untuk membuat sistem sepenuhnya diimplementasikan dan user friendly.Kata kunci : lahar, manajemen bencana, Web GIS, dan MCD
KAJIAN KOMPARASI ARTIFICIAL NEURAL NETWORK DAN REGRESI LINIER DALAM MEMPREDIKSI HARGA SAHAM DENGAN MEMPERTIMBANGKAN FAKTOR FUNDAMENTAL PADA SEKTOR INDUSTRI
Beberapa temuan terdahulu tentang prediksi harga saham dengan menggunakan studi komparasi (perbandingan) yang dirasakan masih relatif sedikit menjadikan motivasi untuk dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengkaji sebaran data dan arsitektur jaringan dengan menggunakan artificial neural network dibandingkan dengan regresi; seberapa besar informasi yang diperoleh dari hasil prediksi menggunakan artificial neural network dibandingkan dengan regresi tentang pengaruh rasio keuangan fundamental pada sektor industri dalam mempengaruhi harga saham serta seberapa besar nilaimeasure square error dari hasil prediksi dengan menggunakan artificial neural network dibandingkan dengan regresi.Software yang digunakan untuk memprediksi harga saham untuk artificial neural network menggunakan Matlab dengan jumlah Sampel training sebanyak 156 data, validation sebanyak 34 dan testing sebanyak 34 data. Sedangkan software untuk regresi linier menggunakan SPSS dengan jumlah data penelitian sebanyak 224 yaitu 56 perusahaan selamaperiode 2006 – 2009 secara time series. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran data dengan menggunakan arsitektur jaringan artificial neural network menunjukkan data faktual dengan data fit. Sedangkan pada sebaran data menggunakan regresi linier menggunakan scatterplot diagram dapat dilakukan dengan melihat sebaran data yang beradadi atas dan dibawah angka 0 pada sumbu Y. Keterkaitan variabel input terhadap variabel output pada artificial neural network lebih besar dibandingkan dengan regresi linier. Begitu pula dengan melihat nilai measure square error dari hasil prediksi dengan menggunakan artificial neural network diperoleh nilai MSE (Mean Square Error) lebih kecil dibandingkan dengan menggunakan regresi linier.Kata kunci : Prediksi, artificial neural network, regresi linier, faktor fundamental, dan harga saham
CLOUD COMPUTING SEBAGAI SOLUSI EFISIENSI DALAM SISTEM PEMBELAJARAN ONLINE PADA PERGURUAN TINGGI
Cloud Computing secara luas telah dipercaya sebagai sebuah revolusi dalam dunia komputer yang akan menjadi sebuah standar industri. Teknologi ini merupakan tujuan utama di dalam dunia ilmu komputer. Penelitian yang telah dilakukan bertahun-tahun telah mendapatkan berbagai penghargaan dalam virtualisasi, distributed computing, utility computing dan networking. Oleh karena itu, beberapa pertanyaan muncul terkait dengan performa dari sistem ini. Pembelajaran ini bertujuan untuk meminimalisasi biaya perawatan dari sistem tradisional yang biasa dipakai. Untuk itu, kita memerlukan sebuah hardware pengganti pc yang dapat mendukung teknologi ini. Hardware ini dinamakan thin client/mini pc station.Sebuah thin client adalah sebuah komputer atau program komputer yang bergantung pada komputer lain (server) untuk memenuhi peran komputasinya. Peran tepatnya dapat bermacam-macam, tergantung dari kinerja server dalam pengolahan data menjadi informasi yang aktual yang diberikan pada klien. Thin client bertindak sebagai komponen dari infrastruktur komputer, di mana banyak klien berbagi proses komputasi dengan server yang sama. Karena itu, infrastruktur thin client dapat dilihat sebagai pembakuan dari beberapa servis komputer dari berbagai interface pengguna. Hal ini sangat dinginkan walau dalam konteksnya, di mana individual fat client mempunyai lebih banyak fungsi atau tenaga dari pada kebutuhan infrastruktur atau penggunaanya. Hal ini dapat dibandingkan, sebagai contoh dengan gridcomputing. Thin client computing juga merupakan sebuah jalan untuk mempermudah perawatan suatu komputer dan mengurangi total biaya yang perlu dikeluarkan. Thin client modern yang paling banyak digunakan sekarang ini adalah sebuah terminal komputer low-end yang memfokuskan hanya pada penggunaan/pemberian sebuah graphical user interface kepada end-user. Fungsi selebihnya, dalam sistem operasi, diambil dari server.Kata kunci: Cloud Computing, Thin Client, Mengurangi total biay
KETERKAITAN ANTARA VARIABEL PENDIDIKAN, KEPENDUDUKAN, EKONOMI, DAN SOSIAL BUDAYA (HUMANIORA) DI INDONESIA
Analisis keterkaitan antara variabel pendidikan, kependudukan, ekonomi, dan sosial budaya selama era reformasi menja difokus analisis pada makalah ini. Pendidikan dimaksudkan dengan indeks gabungan dari angka partisipasi kasar serta pertumbuhannya di tingkat sekolah dasar, menengah, dan pendidikan tinggi. Kependudukan dimaksudkan adalah indikator demografi secara umum yang digambarkan dengan jumlah penduduk dan pertumbuhannya secara keseluruhan selama orde reformasi. Ekonomi dimaksudkan adalah angka pendapatan domestk bruto (PDB) dan angka pertumbuhannya yang menggambarkan seluruh aktivitas bangsa Indonesia dalam bidang ekonomi. Sosial budaya atau Humanioran dumaksudkan adalah perubahan sosial budaya yang merupakan gejala berubah struktur sosial dan pola budaya dalam suatu kelompok masyarakat atau suatu bangsa. Angka ini digambarkan dengan angka indeks gabungan sosisal-budaya dan pertumbuhannya selama orde reformasi. Berdasarkan keempat variabel ini diciptakan suatu model struktural secara simultan yang menggambarkan bagaimana keterkaitan dinamika pembangunan ekonomi dan dinamika pembangunan demografi secara timbal balik. Secara serentak dikaji bagaimana pengaruh dinamika pembangunan dserfg pendidikan berpengaruh terhadap keterkaitan timbal balik anatara ekonomi dan demografi tersebut diatas baik secara langsung maupun melalui variabel sosial-budaya. Hal yang sama juga dikaji bagaimana pengaruh variabel sosial-budaya terhadap keteraitan timbal-balik anatara ekonomi dan demografi baik secara langsung maupun melalui variabel pendidikan. Model ini menggambarkan bahwa penduduk dan pertumbuhannya dikendalikan sedemikian rupa,sehingga tidak akan melebihi pertubuhan ekonomi secara nasional sehinggga tidak akan terjadinya teori Maltus tentang low level trap. Hubungan timbal balik antara variabel kependudukan dan variabel ekonomi dengan dinamika internalnya sangat dipengaruhi oleh variabel pendidikan dan variabel sosial budaya, termasuk dinamika yang terjadi didalam variabel tersebut. Makalah ini menganalisis secara makro, dengan menggunakan kerangka pemikiran diatas, yang dituangkan kedalam model Structural Equation Model (SEM) secara sederhana. Data yang dipergunakan untuk analisis adalah data dari Badan Pusat Statistik (BPS) baik dalam buku terbit maupun diunduh dari situs BPS . Pengolahan data di gunakan program LISREL. Hasil menunjukkan adanya keterkaitan yang signifikan, sehingga berbagai kesimpulan dan saran secara makro dapat disajikan pada makalah ini.Kata Kunci: model, pendidikan, sosial-budaya, demografi, ekonomi, data BPS, SEM, LISRE
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN MENENTUKKAN LOKASI UMAH MAKAN YANG STRATEGIS MENGGUNAKAN METODE NAIVE BAYES
Tulisan ini di buat bertujuan untuk membuat Sistem Pendukung Keputusan untuk Menentukkan Lokasi Rumah Makan Yang Strategis Menggunakan Metode Naive Bayes untuk memudahkan masyarakat dalam yang ingin membuka usaha rumah makan bisa terlebih dahulu menilai lokasi yang dipilih strategis atau kurang strategis untuk lokasi usaha rumah makan, dimana untuk menentukkan lokasi usaha rumah makan menggunakan kriteria-kriteria yang telah ditentukan. Alat bantu pengembangan yang digunakan Flowchart dengan bahasa pemrograman Microsoft Visual Basic 6.0 serta database Microsoft Access. Naive Bayes adalah pendekatan statistik untuk melakukan inferensi induksi pada persoalan klasifikasi. Metode ini menggunakan probabilitas bersyarat sebagai dasarnya, adapaun kriteria yang digunakan dalam metode ini adalah delapan kriteria. Dari kriteria yang ada dilakukan proses perhitungan dari masing-masing keriteria untuk mendapatkan hasil lokasi yang strategis atau kurang strategis.Kata Kunci : Sistem, Keputusan, Naive Bayes, Kriteri
USULAN PENJADWALAN PRODUKSI DENGAN METODE CAMPBELL DUDEK AND SMITH (STUDI KASUS PADA PT PAN PANEL PALEMBANG)
PT Pan Panel adalah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang furniture. Penjadwalan produksi yang diterapkan perusahaan menggunakan sistem produksi First Come First Serve (FCFS). Metode FCFS melakukan pengurutan berdasarkan job yang datang dikerjakan terlebih dahulu. Hal ini menyebabkan waktu penyelesaian seluruh produksi(makespan) menjadi tidak jelas dan memiliki kecenderungan makespan yang lebih panjang. Berdasarkan hal tersebut maka di dalam Tugas Akhir ini diberikan alternatif metode penjadwalan produksi melalui penerapan metode Campbell Dudek and Smith (CDS) untuk meminimumkan makespan.Metode CDS merupakan pengembangan dari algoritma Jhonson yang melakukan penjadwalan produksi berdasarkan atas waktu proses terkecil pada n job dan m mesin. Penjadwalan dengan metode CDS pada penelitian ini menghasilkan 18 iterasi. Iterasi terbaik terdapat pada k = 12, 13, 14 dan 15 dengan urutan penjadwalan produksi 3-5-2-1-4. Nilai makespan yang diperoleh adalah sebesar 261,03 jam. Penjadwalan produksi dengan penerapan metode CDS dapat meminimumkan makespan sebesar 18,05%.Kata kunci: Penjadwalan produksi, Campbell Dudek and Smith (CDS), Makespa
MEMBANGUN SISTEM INFORMASI PEMBELIAN TUNAI PADA APOTIK CIPTA DENGAN OBJECT ORIENTED METHODOLOGY
Informasi adalah kebutuhan yang vital dalam sebuah perusahaan dimana baik dan tidaknya informasi yang dimiliki akan berpengaruh pada proses kegiatan ataupun kinerja perusahaan, termasuk proses pembelian tunai di Apotek Cipta. Proses pembelian tunai tersebut masih menggunakan sistem secara manual, mulai dari proses pemesanan obat sampai pembuatan laporan, sehingga menimbulkan kelemahan-kelemahan baik dalam pengolahan data dan membutuhkan ketelitian maupun waktu yang cukup lama dalam penyajian informasi yang dibutuhkan oleh perusahaan. Untuk itu, penulis mencoba mengatasinya dengan melakukan pengendalian atas sistem pembelian dengan cara mengkomputerisasi sistem pembelian untuk menghemat waktu dan biaya, sehingga diharapkan dengan adanya sistem informasi yang terkomputerisasi, proses pembelian tunai pada Apotek Cipta dalam pengolahan data pembelian, penyajian laporan yang terlambat dapat diatasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode berorientasi obyek yaitu menggunakan Use case Diagram, ERD dan rancangan layar sedangkan untuk programnya menggunakan Visual Basic. Dengan demikian kegiatan yang berhubungan dengan pengolahan data pembelian, pembuatan laporan dan pengambilan keputusan dapat berjalan dengan baik untuk meningkatkan usahanya.Kata Kunci : Sistem Informasi, ERD, Pembelia
IMPLEMENTASI WEB-SERVICE PADA SISTEM PELAYANAN PERIJINAN TERPADU SATU ATAP DI PEMERINTAH KOTA PALU
Sistem Pelayanan Perijinan Satu Atap adalah aplikasi yang dimaksudkan untuk memberikan informasi dan pelayanan perijinan bagi masyarakat dengan memanfaatkan peran teknologi informasi dan komunikasi, sehingga pelayanan publik dapat tercapai dengan optimal dalam transformasi Government menuju e-Government. Untuk itu, bentuk layanan perijinan meliputi pendaftaran dan perijinan, persyaratan untuk memperoleh ijin, prosedur perijinan, biaya dan waktu proses perijinan yang diperlukan. Pengembangan sistem ini belum sepenuhnya dapat mengintegrasikan sistem yang telahada dalam proses penyelenggaraan pelayanan perijinan sehingga perlu dikembangkan dengan menerapkan teknologi webservices. Dengan solusi tersebut, dihasilkan Sistem Informasi Pelayanan Terpadu berbasis Web Services di Pemerintah Kota Palu.Metode yang digunakan dalam menyelesaikan masalah ini adalah metode siklus hidup pengembangan sistem informasi(Life Circle System Development Methodology) dengan pemodelan sistem meliputi perancangan logic sistem aplikasi, arsitektur sistem, dan perancangan visual modelling. Perancangan visual modelling mencakup use-case diagrams, class diagrams, sequence diagrams, collaboration diagrams, dan deployment diagrams.Paper ini membahas tentang penerapan teknologi web service untuk melakukan integrasi sistem informasi pelayanan perijinan terpadu satu atap dari bebrapa sistem informasi perijinan yang ada dengan platform yang berbeda.Kata Kunci : Web-service, Teknologi Informasi, e-Government, LCS
PENJURIAN ONLINE BERBASIS WEB SERVICE
Biasanya Aplikasi penjurian Online dipakai pada lomba-lomba pemrograman merupakan sebuah aplikasi yang terpaket menjadi satu kesatuan utuh mulai dari mesin penjurian, aplikasi antarmuka dan sistem penilaian untuk kompetisi. Kekurangan dari aplikasi model terpaket, apabila terjadi perubahan pada salah satu komponen dari aplikasi tersebut maka akan mempengaruhi komponen lainnya dengan kata lain harus melakukan penyesuaian ulang antar komponen tersebut. Permasalahan yang terjadi pada sistem penjurian online dalam satu paket, didekati dengan Web Service. Aplikasi yang berbasis web service merupakan mesin penjurian yang memisahkan mesin penjurian dan aplikasi antarmuka. Web Service berperan sebagai penghubung antara mesin penjurian dan aplikasi antarmuka. Dengan adanya penghubung ini, diharapkan dapat memperkecil keterkaitan antara mesin penjurian dengan komponen lainnya. Uji coba aplikasi, jenispengujian yang dilakukan antara lain uji performa uji performa kecepatan proses mesin penjurian, uji kebenaran dengan beberapa model kode sumber dan pembuatan beberapa tipe aplikasi client untuk pengujian fleksibilitas sistem dalam melayani beberapa tipe lomba pemrograman. Dari hasil uji coba dapat diambil waktu untuk memproses satu kode sumber submisi adalah 9 kode sumber per detik.Kata kunci : Web Service, Penjurian Online, Kompetisi Pemrograma