e-Jurnal Perdagangan Industri dan Moneter
Not a member yet
161 research outputs found
Sort by
Pengaruh kurs dan BI rate terhadap cadangan devisa Indonesia
Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis: 1) perkembangan kurs, BI Rate dan cadangan devisa Indonesia; 2) pengaruh kurs dan BI Rate terhadap cadangan devisa Indonesia. Data yang digunakan adalah data sekunder periode Januari 2009 – Desember 2014. Analisis menggunakan metode deskriptif dan kuantitatif dengan analisis regresi berganda. Hasil analisis menemukan bahwa: 1) perkembangan rata-rata kurs tengah rupiah terhadap dollar Amerika sebesar 2,35 persen perbulan, sedangkan perkembangan BI rate rata-rata sebesar 3,65 persen perbulannya, dan perkembangan cadangan devisa di Indonesia rata-rata sebesar 10,39 persen perbulan; 2) BI rate berpengaruh signifikan terhadap cadangan devisa di Indonesia sedangkan kurs tengah rupiah tidak memiliki pengaruh yang signifika
Analisis efektifitas penerimaan dan penyaluran zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jambi
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis 1). perkembangan penerimaan zakat di BAZNAS Provinsi Jambi; 2). perkembangan penyaluran zakat di BAZNAS Provinsi Jambi; 3). Menganalisis efektifitas penerimaan dan penyaluran zakat di BAZNAS Provinsi Jambi. Data yang digunakan adalah data selama periode Tahun 2009 – 2014. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian menemukan bahwa: 1) perkembangan penerimaan zakat pada BAZNAS Provinsi Jambi secara rata-rata adalah sebesar 36,41 persen pertahun; 2) Perkembangan penyaluran zakat di BAZNAS Provinsi Jambi secara rata-rata adalah sebesar 37,82 persen pertahun; 3) Efektifitas penerimaan dan penyaluran BAZNAS Provinsi Jambi secara rata-rata adalah sebesar 96,82 persen atau masuk kategori efektif. Kata kunci : Penerimaan Zakat, Penyaluran Zakat, Efektifitas REFERENCES Anonim. 2010. Peta Kemiskinan Dompet Dhuafa. Asnainu, 2008. Zakat Produktif dalam Perspektif Islam. Bengkulu: Pustaka Pelajar. Asy-Syanannawi. 2004. Ketika Hati Berbicara. Jakarta : Pustaka Azzam Al-Jaziri. 2002. Fiqh Empat Madzhab. Jakarta : Darul Ulum Press. Bariadi, Lili dkk. 2005. Zakat dan Wirausaha. Jakarta : CV. Pustaka Amri. Daud, Ali Muhammad. 2006. Sistem Ekonomi Islam Zakat dan Wakaf. Jakarta : Universitas Indonesia Departemen Agama RI, 2007. Petunjuk Pelaksanaan Pemberdayaan Zakat.Jakarta. Dirjen Bimas Islam Dan Haji. 2008. Panduan organisasi pengelolaan Zakat, Jakarta : Departemen Agama RI. Hafidhuddin, D. 2002. Zakat dalam Perekonomian Modern. Gema Insani Press, Jakarta Harlik,H.; Amri,A.;Hardiani,H.(2013). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kemiskinan dan Pengangguran di Kota Jambi. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah. 1(2), 109-120 Helmanita, Karlina. 2005. Filantropi untuk Keadilan Sosial dalam Masyarakat Muslim Indonesia. Jakarta : PBB UIN. Keputusan Presiden RI No 8 Tahun 2001 Tentang Badan Amil Zakat Nasional Keputusan Menteri Agama Nomor 373 Tahun 2003 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 1999 Tentang Pengelolaan Zakat. Nopriansyah, N; Junaidi, J; Umiyati, E. (2015). Determinan Kemiskinan Rumah Tangga di Provinsi Jambi. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah; 2(3). Puspita. 2010. Penyaluran Dana Zakat Untuk Pendidikan Dalam Perspektif Imam Hanafi (Studi Terhadap BaZIS Kotamadya Jakarta Selatan). Jakarta : tidak dipublikasikan Qadir, A., 1998. Zakat dalam Dimensi Mahdah dan Sosial.Jakarta: Raja Grafindo Persada. Qardhawi, 1999. Hukum Zakat, Terjemahan Salman Harun, Didin Hafidhuddin dan Hasandi), Bandung : Mizan Qardhawi, Y. 1996. Fiqhuzakkah (Muasah Dar-Salam), terjemahan Hukum Zakat (Studi Koperatif Mengenai Status dan filsafat Zakat Berdasarkan Al-qur’an dan Hadist). Bogor : Pustaka Litera Nusantara. Qardhawi, Y. 2011. Hukum Zakat: Studi Komparatif mengenai Status dan Filsafat Zakat Berdasarkan Qur’an dan Hadis, Cetakan Keduabelas. Bogor: Pustaka Litera AntarNusa. Risfiatin. 2012. Efektifitas Penerimaan dan Penyaluran Zakat Melalui Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA) di Kabupaten Sarolangun Periode 2005-2012. Skripsi : tidak dipublikasikan Singarimbun, Masri. 2010. Metode Penelitian survey. Jakarta : LP3E
Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Upah, dan Inflasi Terhadap Pengangguran Terbuka di Provinsi Jambi
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur pengangguran terbuka, tingkat pengangguran terbuka, perkembangan pertumbuhan ekonomi, upah dan inflasi di Provinsi Jambi dan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi, upah dan inflasi terhadap pengangguran terbuka di Provinsi Jambi.
Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda dengan dibantu program SPSS versi 16.0. Data diuji untuk mendapatkan jawaban apakah benar variabel pertumbuhan ekonomi, upah dan inflasi berpengaruh signifikan terhadap pengangguran terbuka.
Dari analisis struktur pengangguran terbuka, tingkat pengangguran terbuka, perkembangan pertumbuhan ekonomi, upah dan inflasi di Provinsi Jambi periode 2000-2014 ternyata mengalami fluktuatif. Dari hasil penelitian yang dilakukan, diketahui bahwa secara bersama-sama variabel pertumbuhan ekonomi, upah dan inflasi berpengaruh signifikan terhadap pengangguran terbuka di Provinsi Jambi. Dengan R2 sebesar 60.0 persen, yang berarti besarnya kemampuan pertumbuhan ekonomi, upah dan inflasi menjelaskan variasi naik dan turunya pengangguran terbuka adalah 60,0 persen dan sisanya 40,0 persen tidak dimasukan ke dalam penelitian ini
PENGARUH DPK, NPF, JUMLAH KANTOR BANK, DAN INFLASI TERHADAP ASET BANK SYARIAH DI INDONESIA TAHUN 2010-2014
Tujuan dari penelitian ini adalah; (1). Untuk mengetahui perkembangan Aset Bank Syariah di Indonesia, DPK, NPF, Jumlah Kantor Bank Syariah dan Inflasi di Indonesia Tahun 2010-2014. (2). Untuk menganalisis pengaruh DPK, NPF, Jumlah Kantor Bank Syariah, dan Inflasi terhadap Aset Bank Syariah Di Indonesia Tahun 2010-2014. Penelitian ini menggunakan alat analisis, Deskriktif untuk mengetahui perkembangan dari setiap variabel, Analisis Kuantitatif digunakan untuk menjawab permasalahan pengaruh dari DPK, NPF, Jumlah Kantor Bank Syariah dan Inflasi Terhadap Aset Bank Syariah Di Indonesia. Hipotesis dalam penelitian ini menyatakan bahwa perkembangan aset bank yang dipengaruhi oleh variabel DPK, NPF, Jumlah Kantor Bank dan Inflasi berpengaruh secara signifikan terhadap aset bank. Variabel yang terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap aset ialah variabel dana pihak ketiga (DPK) dan inflasi yakni a < 5%. Sementara variabel NPF dan Inflasi hanya berpengaruh namun tidak secara signifikan. Bedasarkan hasil uji regresi berganda diketahui bahwa variabel yang berpengaruh paling dominan terhadap perkembangan aset bank syariah ialah variabel DPK , hal ini menunjukan bahwa bank syariah telah berhasil menjaring dana pihak ketikga (DPK) serta menunjukan kepercayaan nasabah untuk menginvestasikan dananya di bank syaraiah cukup tinggi
PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, INVESTASI SWASTA, DAN PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PENGANGGURAN TERBUKA KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JAMBI
Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut : (1) Untuk menganalisis perkembangan pengangguran terbuka, investasi swasta, pertumbuhan ekonomi dan pengeluaran pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi tahun 2010-2014. (2) Untuk menganalisis besarnya pengaruh pertumbuhan ekonomi,investasi swasta dan pengeluaran pemerintah terhadap pengangguran terbuka Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi tahun 2010-2014.
Berdasarkan hasil estimasi bahwa pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh signifikan terhadap pengangguran terbuka dilihat dari t hitung-0.665055 < t tabel 2,308 , investasi swasta tidak berpengaruh signifikan terhadap pengangguran terbuka dilihat dari t hitung -1.385747 < t tabel 2,308, sedangkan pengeluaran pemerintah bepengaruh signifikan terhadap pengangguran terbuka dilihat dari t hitung 2.985699 > t tabel 2.308
PENGARUH TENAGA KERJA DAN INVESTASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN KOTA DI PROVINSI JAMBI
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan Tenaga Kerja di Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi tahun 2009-2013 dan Untuk Menganalisispengaruh tenaga kerja dan Investasi terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi. Berdasarkan Hasil perhitungan perkembangan Tenaga Kerja di Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi selama periode 2009-2013 secara rata-rata menunjukkan hasil yang beragam dan fluktuatif. perkembangan Tenaga Kerja tertinggi diperoleh Kabupaten Bungo sebesar, 5,92%. Sedangkan perkembangan belanja modal terendah diperoleh Terendah adalah Kabupaten Muaro Jambi sebesar -8,96%. Sementara itu hasil pengujian hipotesis secara simultan dan parsial diketahui variable tenaga kerja dan investasi berpengaruh namun tidak sigifikan
ANALISIS TINGKAT EFISIENSI PERBANKAN SYARIAH PROVINSI JAMBI TAHUN 2010 - 2014
The purpose of this research is to calculate the great value and analyze the efficiency and performance efficiency of Islamic banking in Jambi Province. This study usesdescriptive analysis method type of comparative where the author uses secondary data to support this study by looking at the development and then analyze it in accordance with the data available. The results showed that the average efficiency of Islamic banking in the whole province of Jambi in 2010-2014 is considered efficient by the achievement of 61.61% since the rate is located at position <93.52 or in a standard measure of efficiency if it is close to zero or (<100 ) is calculated as a percentage then considered efficient. this suggests that the growth of operating expenses to operating income has experienced a significant balance. In addition, the development of Islamic Banking performance in Jambi Province from 2010 to 2014, in the times of the formation and establishment showed a good performance. Including Asset, financing, deposits, FDR, and the NP
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYERAPAN TENAGA KERJA SEKTOR INDUSTRI PENGOLAHAN DI KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JAMBI
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perkembangan jumlah unit usaha dan perkembanagn jumlah penyerapan tenaga kerja sektor industri pengolahan di kabupaten/kota di Provinsi Jambi serta faktor-faktor apa yang mempengaruhi. Penelitian ini menggunakan data panel dari tahun 2010-2013 di 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi dengan metode Random Effect. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh hasil: (1) rata-rata perkembangan jumlah unit usaha sektor industri pengolahan sebesar 9,83%. (2) rata-rata perkembangan jumlah penyerapan tenaga kerja sektor industri pengolahan sebesar 9,03%. Sedangkan pengolahan data menggunakan Eviews.09 regresi data panel dengan model REM diketahui secara bersama-sama variabel bebas (nilai produksi, unit usaha dan upah) berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja sektor industri pengolahan. Sedangkan secara individual diperoleh hasil : (1)variabel nilai produksi berpengaruh negatif dan tidak signifikan, (2)variabel unit usaha berpengaruh positif dan signifikan, (3)variabel upah berpengaruh negatif dan tidak signifikan
Analisis Komparasi Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Pedesaan dan Perkotaan Antara Kota Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1). Mengetahui dan menganalisis besaran kontribusi penerimaan PBB sektor pedesaan dan sektorperkotaan terhadap total penerimaan daerah di Kota Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi waktu periode tahun 2010-2014; 2). Mengetahui dan menganalisis tingkatefektifitas penerimaan PBB sektor pedesaan dan sektor perkotaan di Kota Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi waktu periode tahun 2010-2014; 3). Mengetahui danmenganalisis perbedaan dalam penerimaan PBB sektor pedesaan dan sektor perkotaan antara Kota Jambi dengan Kabupaten Muaro Jambi pasca penetapanUU no 28 Tahun 2009 tentang pajak daerah dan revolusi daerah. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan kuantitatif. Metode analisis deskriptif kuantitatif digunakan untuk menguraikan suatu keadaan atau persoalan yang didukung oleh fakta-fakta, sifat serta hubungan antara fenomena yang dianalisis.Berdasarkan hasil analisis menunjukkan kontribusi penerimaan pajak bumi bangunan sektor pedesaan terhadap total pendapatan daerah di Kota jambi tahun2010-2014 rata-rata adalah sebesar 0,00 persen dan di Kabupaten Muaro Jambi sebesar 0,31 persen. Sedangkan sektor perkotaan di Kota Jambi rata-rata sebesar0,07 persen dan Kabupaten Muaro Jambi rata-rata sebesar 1,37 persen. Tingkat efektifitas penerimaan pajak bumi bangunan sektor pedesaan di Kabupaten MuaroJambi tahun 2010-2014 tergolong dalam kategori efektif begitu pula dengan sektor perkotaan, sedangkan tingkat efektifitas penerimaan pajak bumi bangunanKota Jambi hanya ada pada sektor perkotaan dan tergolong dalam kategori sangat efektif. Secara rata-rata dan secara statistik terdapat perbedaan realisasipenerimaan pajak bumi bangunan sektor pedesaan dan sektor perkotaan antara Kota Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2010-201
Analisis Penerimaan Pajak Daerah Kabupaten Tebo
Tujuan dari penelitian ini adalah; (1). Untuk mengetahui dan menganalisa perkembangan penerimaan setiap jenis pajak daerah dan total pajak daerah di Kabupaten Tebo tahun 2004-2013; (2). Untuk mengetahui dan menganalisa kontribusi penerimaan setiap jenis pajak daerah terhadap total pajak daerah di Kabupaten Tebo tahun 2004-2013; (3) Untuk mengetahui dan menganalisa berapa besar korelasi (hubungan) penerimaan setiap jenis pajak daerah dengan total pajak daerah di Kabupaten Tebo tahun 2004-2013.
Penelitian ini menggunakan alat analisis regresi korelasi pearson untuk melihat dan menganalisa berapa besar korelasi (hubungan) penerimaan setiap jenis pajak daerah dengan total pajak daerah di Kabupaten Tebo tahun 2004-2013. Berdasarkan hasil korelasi ternyata pajak hotel dan pajak hiburan memiliki hubungan yang cukup kuat dengan pajak daerah, pajak restoran memiliki hubungan yang kuat dengan total pajak daerah dan pajak yang lain yaitu pajak penerangan jalan, reklame dan galian golongan c merupakan pajak yang mempunyai hubungan yang sangat kuat dengan total pajak daera