Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area
Not a member yet
201 research outputs found
Sort by
Adaptasi Sistem Kerja Baru Pada Masa Pandemi Dalam Pelayanan Publik
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pelaksanaan sistem kerja WFH/WFO terhadap pelayanan publik di DPMPTSP dan BKD DKI Jakarta selama pandemi Covid-19. Hasil evaluasi ini diharapkan 1) dapat memberikan informasi terkait dengan penerapan kebijakan flexy work arrangement pasca pandemi; 2) Memahami dan menganalisa model penerapan sistem yang baik selama pandemi Covid-19; dan 3) Dengan dilakukannya penelitian ini diharapkan mampu memberikan solusi dari model penerapan sistem kerja WFH/WFO dalam memberikan pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus berdasarkan perbedaan karakteristik pada DPMPTSP dan BKD DKI Jakarta. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data diantaranya wawancara, FGD, observasi, dan dokumentasi. Dalam melakukan analisa peneliti melakukan pengamatan, telaah atas dokumen, dan melakukan koding dari hasil wawancara dan FGD dengan seluruh informan. Pengguna layanan menilai positif terhadap langkah yang diambil oleh pemerintah dalam upaya miminimalisir dampak dari pandemi Covid-19, tetapi tetap menjalankan aspek-aspek pemenuhan pelayanan publik di instansi pemerintah. Strategi yang dilakukan oleh instansi pemerintah ialah dengan melakukan inovasi dalam pelayanan publik, yang memanfaatkan teknologi informasi. Walaupun dalam implementasinya masih terdapat kendala-kendala seperti jaringan, penguasaan teknologi informasi, dan keterbatasan SDM yang menguasai teknologi informasi
The effect of compensation, Education and Training, and Self-Efficacy on Hotel Sales Marketing Performance in North Sumatera Province Moderated by Constructive Retention
The problem in this study is the low loyalty and performance of sales marketing staff at 3-star to 5-star hotels in North Sumatra. The phenomenon that occurs that low hotel sales marketing loyalty is caused by compensation, education and training, and low self-efficacy. This study examines the effect of balance, education and training, and self-efficacy as independent variables and constructive retention as an intervening variable on the sales marketing performance of 3-star to 5-star hotels in North Sumatra. The research findings show a positive and significant effect of compensation, education and training, and self-efficacy on sales marketing performance and constructive retention as intervening variables. The results of this study can be used as a reference for hotel management on how to build the performance of sales marketing employees with constructive retention. Based on hypothesis testing, all hypotheses constructed in this study proved to have a positive and significant effect. The empirical findings also uncovered that the respondents' qualitative answers to the indicators were good, meaning that the indicators used in this study were feasible
Analisis Penerapan Case Method dan Team Based Project Dalam Kebijakan Jurusan di Universitas Negeri Medan
Pembelajaran case method dan team-based merupakan salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU) yang diterapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 3/M/2021. Pembalajaran case method dan team-based adalah pembelajaran yang dibebankan kepada mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis (critical thinking) mahasiswa, memecahkan masalah, mencari solusi, dan menumbuhkan kemampuan berkomunikasi. Pembelajaran ini juga bermanfaat untuk dosen sebagai tenaga pengajar untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketercapaian penerapan case method dan team-based project dalam pembelajaran berdasarkan kebijakan Jurusan. Penelitian ini menggunakan merupakan penelitian pendekatan deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi angkatan 2020-2022 berjumlah 454 dan sampe penelitian sebenyak 215 mahasiswa. Pengumpulan data menggunakan kuisioner (angket) yang disebarkan kepada mahasiswa melalui google form. Hasil penelitian yaitu implementasi case method dan team-based di Jurusan Pendidikan Geografi masih belum berjalan secara maksimal, hal ini dikarenakan beberapa faktor yaitu kurangnya pemahaman mahasiswa dalam tujuan penerapan penugasan case method dan team-based, langkah-langkah penugasan case method dan team-based yang dilampirkan dalam Rencana Pembelajaran Semester (RPS) masih belum jelas, dan kurangnya partisipasi mahasiswa dalam penugasan case method dan team-based. Kebijakan Jurusan dalam penerapan case mmethod dan team-based project masih belum efektif dikarenakan mahasiswa masih belum mengetahui tujuan dan manfaat dalam penerapan case method dan team-based project
Tourism Potential Development Strategy Aek Milas Sosopan Sipirok
This study aims to determine the opportunities for developing the Aek Milas Sosopan bathing tourism object, Sipirok Regency and what strategies can be done by the community and local government in developing the Aek Milas Sosopan bathing tourism object, Sipirok Regency. The research method used is the library research method (library method). Research resultit finds thatSosopan Aek Milas BathsSipirok has huge potentialbesideshave beautynatural with a wide expanse of rice fields,mountain viewexotic and cool weather, road access is also very good because of the locationlocated on the edge of Tarutung lintas. The strategies that need to be carried out are:Procurement of facilitiesand arrangement, maintenance,Maximizing the use of internet media, andDevelopment and expansion of tourism products
Mediasi Psychological Capital dan Work Engagement terhadap Pengaruh Kecerdasan Emosional pada Kinerja Pegawai Negeri Sipil
Peningkatan kinerja pegawai merupakan tantangan bagi organisasi dengan berbagai faktor yang mempengaruhinya. Penelitian terdahulu menunjukkan pengaruh kecerdasan emosional terhadap kinerja karyawan dengan beberapa variabel yang memediasi. Hasil pengukuran kecerdasan emosional Pegawai Negeri Sipil di Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan tahun 2020 menunjukkan sebagian besar pegawai berada pada tingkat rentan. Hasil penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) menunjukkan penurunan kinerja organisasi yang signifikan dari tahun 2019-2021. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kecerdasan emosional berpengaruh langsung terhadap kinerja Pegawai Negeri Sipil di Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, dan apakah psychological capital dan work engagement memediasi kecerdasan emosional terhadap kinerja Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat. Responden dari penelitian ini adalah Pegawai Negeri Sipil di Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat sebanyak 254 orang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner penelitian, kemudian dilanjutkan dengan analisis data menggunakan Structural Equation Model (SEM) dengan perangkat lunak Lisrel. Penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Pegawai Negeri Sipil. Psychological capital dan work engagement juga terbukti memediasi pengaruh kecerdasan emosional terhadap kinerja Pegawai Negeri Sipil. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan implikasi mendalam untuk studi di masa depan terkait kecerdasan emosional dan kinerja pegawai. Penelitian ini diharapkan pula dapat menjadi masukan bagi instansi yang bermanfaat sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan bagi kemajuan instansi, serta suatu hari dapat membantu memecahkan masalah kinerja pegawai baik di sektor publik maupun swasta
Pengawasan Pelayanan Publik oleh Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat
Penelitian ini mengkaji tentang peran Ombudsman RI perwakilan Sumatera Barat dalam konteks pengawasan pelayanan publik di seluruh kota dan kabupaten di Provinsi Sumatera Barat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kajian pustaka. Informasi diperoleh dari situs resmi Ombudsman Indonesia, artikel akademik dan sumber lain yang dianggap relevan. Berdasarkan uraian tersebut disimpulkan bahwa pengawasan terhadap pelayanan publik oleh perwakilan Ombudsman RI di Provinsi Sumatera Barat sudah cukup baik, meskipun dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala. Kesimpulan diambil dari aspek preventif, represif dan pelayanan umum dari pengawasan ombudsman. Hasil tersebut disimpulkan dari penilaian kinerja dan tanggung jawab perwakilan Ombudsman dalam pengawasan pelayanan publik di Sumatera Barat, Indonesia. Di Provinsi Sumatera Barat, hanya ada dua kabupaten yang memiliki zona hijau, yaitu Payakumbuh dan Dharmasraya. Lebih lanjut, 15 kabupaten dan kota di Sumatera Barat, termasuk Kota Padang, juga mendapat kategori pelayanan publik kuning. Lima Puluh Kota dan Mentawai kini terdaftar sebagai zona merah untuk pelayanan publik
Strategi Pengembangan Wisata Halal di DKI Jakarta
Strategi pengembangan wisata halal di DKI Jakarta memerlukan solusi strategis yang progresif dilatarbelakangi  oleh daya dukung dan posisi strategis yang dimilikinya. Untuk mengisi kebutuhan pasar global muslim travellers yang semakin meningkat DKI Jakarta dalam pengembangan wisata halalnya membutuhkan pendekatan dan pengelolaan yang spesifik. Berbagai tantangan dan hambatan masih terindetifikasi dalam penelitian ini seperti Perizinan Kunjunga, Pemasaran, SDM, ketersediann Restoran dan hotel halal, serta spa Spa khusus wanita yang berlebel halal tantangan dan tanggung jawab ini harus direspon dengan produktif dan cepat dengan mengembangkan produk destinasi yang selaras dengan kebutuhan wisatawan mancanegara dan nusantara muslim secara berkualitas. Analisis data dilakukan dengan analisis swot. Melalui analisis ini dapat teridentifikasi potensi dan permasalahan dari lokasi tersebut, sehingga mempengaruhi keputusan dalam penentuan rencana program yang akan dipilih dan digunakan sebagai dasar untuk menentukan langkah-langkah perbaikan dalam pengembangan selanjutnya adapun hasil penelitian menunjukan Kesiapan DKI jakarta Mendorong DKI Jakarta sebagai pusat destinasi Pariwisata halal dunia DKI jakarata ditunjang oleh DKI Jakarta sebagai ibu kota negara Indonesia penduduk muslim terbesar Di Dunia , aksesibilitas, infrastruktur yang memadai dan lengkap serta keindahan kota dan pesona alam Kepulauan Seribu serta  dibutuhkan sinergitas antara Pemerintah Daerah sebagai regulator, pihak swasta sebagai pelaku usaha, dan masyarakat sebagai elemen pendukung untuk bersama- sama dalam mewujudkan program tersebut, sesuai dengan kapasitasnya masing-masing
Rural Water Governance : Governance Model for Fulfilling Rural Drinking Water Needs in Indonesia
Water Governance in meeting rural drinking water needs in the policy framework of the PAMSIMAS Program is strongly influenced by the project structure and mechanism from the central and local governments through Community Direct Assistance and Rural SPAM development grants. The researchers used a post-positivist approach with literature review method to analyze the policy direction of the governance model for meeting rural drinking water needs in Indonesia after the end of the program in 2021 through Gieseke governance perspective and compared it with data from the implementation of program policies. shows a shift in the governance model based on the analysis of the style of governance and governance actors. Analysis of the literature review and data shows that the governance of community-based rural drinking water needs requires special arrangements for its institutional forms, ownership of facilities and infrastructure, technical management, and drinking water quality test. Meanwhile, the complexity of drinking water governance results in rural drinking water governance model trilemma. The trilemma faced by the Government in constructing village governance model indirectly leads to Meta Governance model that is capable to combine the governance models and emerge a new situation
Pengaruh Kualitas Pelayanan Publik Dan Fasilitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Masyarakat
The purpose of this paper is to find out the effect of the quality of public services and facilities on the satisfaction of the people of the Deket sub-district in recording E-KTP. This study uses a descriptive method through a quantitative approach technique. Sampling using non-probability purposive sampling technique. The number of samples is 35 respondents. The distributed of questionnaire was carried out to collect research daya, with closed questionnaire questions.The results instrument uses multiple linear resgression, coefficient of determination, t-test and F-test. From the results of this study, it can be concluded that the quality of public services and service facilities has a positive and significant effect on community satisfaction. Based on the results of the study, it is expected that the employees of the Deket District office can improve the quality of public services and increase the use of service facilities to be effective in order to increase the satisfaction of the people of Deket District in the E-KTP service
Analisis Spasial Bencana Keretakan Rumah Tangga di Permukiman Kumuh Kota Palembang
Zonasi bencana keretakan rumah tangga di permukiman kumuh Kota Palembang sangat diperlukan sering terjadinya perselingkuhan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis kondisi dan mendeskripsikan secara spasial bencana keretakan rumah tangga di permukiman kumuh Kota Palembang. Adapun objek dan lokasi penelitian ini yaitu setiap rumah tangga pada masyarakat yang ada di permukiman kumuh Kota Palembang. Metode pada penelitian ini adalah metode kuantitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini yaitu melalui pembagian kuesioner dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini yaitu dengan melihat deskriptif frekuensi pada IBM SPSS 23 dan analisis spasial pada ArcGis 10.3. Hasil penelitian ini yaitu kondisi tingkat bencana sedang yang mendominasi di permukiman kumuh Kota Palembang sebesar 39%. Zonasi bencana keretakan rumah tangga pada permukiman kumuh Kota Palembang berada pada tingkat tinggi menempati wilayah dekat pusat kota yang berada di sekitar pinggiran Sungai Musi