Intizar (E-Journal)
Not a member yet
    226 research outputs found

    Self Maturity and Tasamuh As a Resolution of Religious Conflicts

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang konsep self maturity dan tasamuh serta korelasinya dalam resolusi konflik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan. Data diperoleh dari buku, jurnal, dan artikel yang berkaitan dengan self maturity, tasamuh, dan resolusi konflik. Kemudian data dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk mencari solusi penyelesaian konflik beragama perlu adanya pendekatan yang tepat. Di sisi lain, untuk mencegah terjadinya konflik suku, agama, ras dan antargologan (SARA) antar umat beragama juga diperlukan tasamuh antar umat beragama yang dibangun oleh sejumlah masyarakat yang memiliki kepribadian yang luhur, sopan, santun dan menghargai bentuk peribadatan antar agama.Tulisan ini bermaksud menjelaskan peranan penting self maturity dan tasamuh sebagai resolusi konflik beragama

    Kolaborasi Peran Orang Tua dan Guru dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Online di Rumah

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pentingnya 1) peran orangtua dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam Peserta didik berbasis online, 2) peran guru dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam Peserta didik berbasis online. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Hasil dari penelitian ini adalah: Pembelajaran online yang dilakukan di rumah dengan pengawasan dan kontrol dari orang tua sebagaimana yang terjadi akhir-akhir ini memiliki banyak dampak positif dan negatif, diantaranya: 1) dampak positif: materi dapat diakses oleh pelajar dimanapun dan kapanpun, pelajar dapat melakukan pembelajaran atau membaca materi sambil melakukan kegiatan santai, aman dari virus corona, mayoritas orang tua menjadi melek akan informasi dan teknologi. 2) dampak negatif: kejahatan cyber yang dapat menyerang aplikasi-aplikasi pembelajaran onlin atau daring, kegiatan belajar mengajar yang tidak sama efektifnya dengan pembelajaran tatap muka, tugas yang menumpuk, penguasaan orang tua dan guru akan teknologi masih rendah, keterbatasan sarana dan prasarana (kuota, sinyal, biaya, pendidikan orang tua dan lain-lain). khusus dalam hal pembelajaran online yang terjadi akhir-akhir ini, literasi teknologi perlu dipelajari oleh seluruh stakeholder pendidikan, terutama dalam pemanfaatannya sebagai pembelajaran daring atau online yang saat ini berlangsung. adapun hal-hal yang perlu dipahami dan disadari oleh stakeholder pendidikan antara lain: 1) orang tua 2) guru, 3) sekolah dan 4) pemerintah

    Kemiskinan Masyarakat di Indonesia: Perspektif Sosiologi Islam dan Fenomenologi Barat

    Full text link
    Tulisan ini memaparkan bagaimana konsep miskin dipahami menurut perspektif ajaran agama Islam yang disandingkan dengan fenomenologi Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemiskinan memiliki variasi makna dan tolok ukur seperti miskin pespektif ekonomi, miskin dilihat dari sosial budaya, serta miskin perspektif agama. Miskin dalam perspektif Islam mutlak sama yakni kondisi manusia yang tidak dapat memenuhi kebutuhan dasar untuk hidup sehari. Sedangkan perspektif fenomenologi bervariasi seperti BPS pengeluaran per kapita per bulan yang dibawah garis kemiskinannya (Badan Pusat Statistik), pendapatan kurang dari PPP $1 perhari (Bank Dunia), tidak berpenghasilan setara 320 kg beras/pedesaan dan 480 kg beras/perkotaan per tahun (Sagoyo), bergantung standar masyarakat bersangkutan (Panjaitan), dan ketidakberuntungan masyarakat (Suharto)

    Religious Violence Through Lens of Cavanaugh’s Theory: The Case of Burning Vihara in Tanjungbalai

    Full text link
    The incident of burning houses of Buddhist worship and destruction of ethnic Chinese dwellings in Tanjungbalai occurred on 29-30 July 2016. Local communities, regional leaders, security forces and some religious leaders considered this incident to be motivated by religious issues and ignored several other factors such as ethnicity, social political economy and so on, while many observers-academic, researchers, policy-makers, journalists, NGO workers, political commentatirs, among others- argues that religious violence analysis really motivated by material-based political interests, socio-economic reason, and others factor of secular ones and dismissed the religious framing of the violence. This research is based on Cavanaugh\u27s theory that there is no purely religious or other ideological factor that is seen as dominant for the occurrence of violence. This article argues that religion plays a role in conflict dynamics in Tanjungbalai as an instrumental reason, but at the same time, attacks on Buddhist temples in Tanjungbalai are complex issues that do not purport to reveal the true state of affairs. What is apparent in riot in Tanjungbalai is competition from religion and secular factor including competition over public space, socioeconomic status, religious zoning are suggested as reasons why violent tension may exist in Tanjungbalai

    Relativisme Etika Keyakinan Moral: Sebuah Ijtihad Etik Umar bin Khattab

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola epistemologi perubahan fikih ke etika pada masa Umar bin Khattab. Metode penelitian yang digunakan adalah holistika, hermeneutika dengan pendekatan kefilsafatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ijtihad Umar, yang secara peristiwa terkesan mengalami evolusi dari teks kepada konteks, dalam waktu yang berbeda, adalah lebih kepada mempertimbangkan etika dasar kesadaran moral Islam-nya. Jadi, tidak semata-mata selesai jika hanya dilihat dari teks dan konteks penerapan nas-nas. Melainkan juga penting dilihat kebutuhan penerapan kesadaran nilai-nilai etika. Dengan adanya ijtihad Umar, dan dari sudut paradigma lainnya, dapat dinyatakan bahwa pemikiran Umar, lebih mengedepankan relativisme etika keyakinan moral berbasis Islam. Sehingga, ada pertimbangan moral yang menghendaki putusan, yang jauh lebih baik dari putusan moral lainnya, pada waktu itu

    Radikalisme dan Fundamentalisme dalam Islam: Sejarah, Paham dan Gerakannya serta Tafsir atas Ayat-Ayat Perang

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menelaah ayat-ayat Al-Qur’an dengan memerhatikan makna dan konteks kesejarahannya sehingga dihasilkan pemahaman yang benar dan komprehensif tentang ayat-ayat perang. Metode penelitian yang digunakan studi kepustakaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa jihad dan perang atau qital dalam al-Qur’an berbeda dengan tindakan radikalisme atau fundamentalisme

    Resiliensi dan Kemiskinan: Studi Kasus

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap gambaran resiliensi mahasiswa yang mengalami kesulitan ekonomi dan faktor yang mempengaruhi. Jenis penelitian ini kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah seorang mahasiswa yang mengalami kesulitan ekonomi tetapi berprestasi akademik sebagai sumber primer dan seorang teman dekat subjek dan saudara kandung subjek sebagai sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Data dianalisa menggunakan teknik analisis studi kasus menurut Robert K Yin yang terdiri dari penjodohan pola, eksplanasi dan deret waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki resiliensi dalam menghadapi kesulitan ekonomi yang ditandai dengan kemampuan  regulasi emosi, self efficacy yakni memiliki inisiatif, mampu menyelesaikan masalah, kreatif dan bertanggung jawab, optimis, mampu menganalisa masalah, memiliki motivasi berprestasi, mampu mengenali potensi diri, memiliki modal kesuksean dan telah memiliki pencapaian (prestasi akademik). Faktor yang mempengaruhi resiliensi  adalah faktor internal berupa, keterampilan sosial, empati, konsep diri positif, self-efficacy dan self esteem, memiliki rasa kebermaknaan yakni optimism, motivasi, minat, sistem keyakinan dan karakter yang humoris. Sedangkan faktor eksternal dipengaruhi oleh dukungan keluarga dan teman, norma keluarga dan rule model.resiliensi, kemiskinan, mahasisw

    Moderasi Beragama di Indonesia

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan moderasi beragama di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa radikalisme atas nama agama dapat diberantas melalui pendidikan Islam yang moderat dan inklusif. Moderasi beragama dapat ditunjukkan melalui sikap tawazun (berkeseimbangan), i’tidal (lurus dan tegas), tasamuh (toleransi), musawah (egaliter), syura (musyawarah), ishlah (reformasi), aulawiyah (mendahulukan yang prioritas), tathawwur wa ibtikar (dinamis dan inovatif)

    Kesiapan Madrasah untuk Keberlanjutan Proses Pendidikan Perspektif Teologi Perubahan di Era Industri 4.0

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kesiapan madrasah di era industri 4.0 agar tetap eksis dan berlanjut dalam usaha mencerdaskan anak bangsa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan continuity and change. Pendekatan ini memandang bahwa fenomena sosial, termasuk tradisi sistem pendidikan madrasah sekarang ini merupakan kesinambungan dari tradisi yang ada sebelumnya, walaupun seringkali mengalami beberapa perubahan dan pengembangan. Penelitian ini menyatakan bahwa pada prinsipnya madrasah semestinya mempunyai potensi besar untuk berkembang karena mempunyai social power yang dimilikinya. Madrasah yang eksistensinya berada di wilayah yang memiliki masyarakat muslim terbesar di dunia. Kondisi tersebut jelas mempunyai hubungan vertikal antara madrasah dengan masyarakat sebagai objek transformasi dalam mewariskan serta melestarikan eksistensi keyakinan dan nilai keislaman

    Fikih Zakat Hewan Ternak dalam Perspektif Syekh Ahmad bin al-Hasan al-Asfahani (Abu Syuja’)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk meninjau dan mengkaji fikih zakat hewan ternak dalam persfektif Abu Syuja’. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitif dengan pendekatan studi kepustakaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa kajian tersebut sangat mudah diaplikasikan, dihapal dan dipelajari untuk pemula di Indonesia dengan bentuk karangan yang sistematik sehingga terasa sangat berbeda dengan kitab-kitab fikih yang lainnya, ditambah lagi bahwa Abu Syuja’ merupakan ulama ternama Syafi’iyah (Imam Syafi’i), sehingga sangat efektif ketika dipraktekkan di Indonesia bahkan di Asia yang mayoritas masyarakatnya mengadopsi dari mazhab Imam Syafi’i. Dan dalam tinjauan ini Abu Syuja’ mengutip bahwa hewan ternak yang wajib dikeluarkan zakatnya terdiri atas unta, sapi atau kerbau dan kambing atau domba yang sudah mencapai haul dan nisab serta telah memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan, ternyata Beliau juga ber-istidlal dengan hadis-hadis sahih yaitu derajatnya marfu’ atau disandarkan langsung kepada Nabi Muhammad SAW

    203

    full texts

    226

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Intizar (E-Journal)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇