Intizar (E-Journal)
Not a member yet
226 research outputs found
Sort by
Proses Pembagian Warisan Perspektif Hukum Islam Dan Kompilasi Hukum Islam
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembagian harta waris perspektif hukum Islam dan Kompilasi Hukum Islam (KHI) di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kausal komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Data primer diperoleh melalui survei, wawancara mendalam, dan observasi, sedangkan data sekunder berasal dari literatur hukum Islam, KHI, serta studi sebelumnya terkait praktik kewarisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembagian warisan dilakukan sama rata berdasarkan musyawarah keluarga. Praktik ini, meskipun bertentangan dengan prinsip Islam yang menetapkan pembagian berbeda antara ahli waris laki-laki dan perempuan, tetap diterima oleh masyarakat lokal sebagai bentuk kompromi. KHI, khususnya Pasal 183, memberikan ruang untuk pembagian harta warisan melalui musyawarah, selama disepakati oleh semua pihak tanpa adanya unsur paksaan atau ketidakadilan. Kesimpulannya, praktik pembagian warisan di wilayah ini mencerminkan upaya integrasi antara hukum Islam dan kearifan lokal. Pendekatan musyawarah tidak hanya menjaga keharmonisan keluarga tetapi juga memastikan pelaksanaan hukum yang relevan dengan konteks budaya masyarakat setempat
Peran Manajemen Berbasis Madrasah dalam Mengembangkan Minat dan Bakat Siswa
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi manajemen berbasis madrasah (MBM), mutu Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pasuruan, serta dampak MBM dalam meningkatkan mutu madrasah tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui kajian teoritis dan empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen di MAN 2 Pasuruan telah sesuai dengan fungsi manajemen, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pemberian perintah, koordinasi, dan pengendalian yang berpedoman pada visi dan misi madrasah. Mutu MAN 2 Pasuruan tergolong tinggi dengan akreditasi A, didukung oleh guru profesional, peserta didik berprestasi, serta nilai ujian yang memuaskan sehingga mampu bersaing masuk perguruan tinggi negeri. Penerapan MBM berkontribusi pada peningkatan kualitas siswa melalui pengembangan minat dan bakat hingga ke jenjang kompetisi. Penelitian ini menegaskan bahwa MBM berperan penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di MAN 2 Pasuruan
Perlindungan Hukum terhadap Perempuan dalam Perkara Wali Adhal
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum terhadap perempuan dalam Perkara Wali Adhal di Pengadilan Agama Kota Palopo dalam Putusan Nomor: 84/Pdt.P/2021/PA.Plp. Jenis penelitian ini adalah hukum empiris dengan pendekatan ilmu hukum. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak perempuan yang ingin menikah, namun terhalang karena walinya yang adhal. Maka dapat mengajukan permohonan wali adhal di Pengadilan Agama sebagai salah satu berkas yang nantinya dimintai oleh pihak Kantor Urusan Agama, untuk melengkapi berkas pengajuan nikah. Dan hal ini dilindungi oleh hukum serta dipertimbangkan juga ditetapkan oleh hakim
Eksistensi Mahar dalam Perkawinan: antara Simbol Status Sosial dan Kewajiban Agama
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran mahar sebagai simbol status sosial dalam budaya Sasak di Lombok dan kewajiban agama dalam konteks perkawinan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan studi literatur. Teknik triangulasi digunakan untuk validitas data, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif untuk mendalami konteks secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahar tidak hanya sebagai kewajiban agama, tetapi juga sebagai indikator status sosial yang dipengaruhi oleh pendidikan dan status sosial calon mempelai wanita. Tradisi mahar yang tinggi terkadang menjadi beban bagi calon suami dari latar belakang ekonomi rendah, bertentangan dengan prinsip syariat Islam yang menekankan kemudahan dalam pernikahan. Pemahaman yang mendalam terhadap nilai-nilai agama dapat mengurangi tekanan sosial dan mendorong praktik pernikahan yang lebih adil sesuai dengan ajaran Islam
Dampak Eksistensi Majelis Sholawat terhadap Kekayaan Spiritual Masyarakat dan Kekayaan Material Pelaku UMKM di Madura
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari adanya kegiatan Majelis Sholawat terhadap kekayaan spiritual masyarakat dan kekayaan material pelaku UMKM Di Madura. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan field research. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa kegiatan Majelis Sholawat di Kabupaten Bangkalan memberikan dampak positif yang bisa dirasakan oleh pemerintah daerah, masyarakat umum dan para pelaku UMKM. Bagi pemerintah dan masyarakat, adanya kegiatan Majelis Sholawat bisa berdampak terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah, mengurangi kriminalisasi, serta mendukung jargon Kota Dzikir dan Sholawat. Bagi UMKM, kegiatan Majelis Sholawat berdampak untuk mempermudah pelaku usaha dalam memenuhi kebutuhan harian, meningkatkan total penjualan dan mendapatkan keberkahan dalam rejeki. Berdasarkan temuan penelitian, kegiatan majelis sholawat harus terus ditingkatkan sehingga akan lebih besar dampak positif yang diperoleh khususnya untuk lebih memperkaya spiritual dan material pelaku UMKM
Resepsi Mahasisiwi Bercadar terhadap Ayat Al-Qur’an tentang Aurat: Studi Living Qur\u27an
Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana mahasiswi memaknai dan menerapkan ajaran Al-Qur\u27an terkait cadar serta faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan mereka. Penelitian dilakukan di UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Sampel penelitian terdiri dari mahasiswi yang mengenakan cadar sebelum dan setelah kuliah di UIN, diambil dengan teknik purposive sampling. Pengolahan data dilakukan melalui analisis induktif, di mana data yang diperoleh diorganisir dalam kategori-kategori tematik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman dan praktik cadar di kalangan mahasiswi sangat bervariasi. Beberapa mahasiswi yang telah mengenakan cadar sebelum kuliah dipengaruhi oleh latar belakang keluarga dan pendidikan di pondok pesantren, sedangkan yang memutuskan untuk memakai cadar setelah kuliah dipengaruhi oleh interaksi dengan teman dan lingkungan kampus. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa meskipun ada perbedaan dalam pemahaman dan penerapan, penggunaan cadar di kalangan mahasiswi mencerminkan usaha mereka untuk menjalankan ajaran agama sesuai dengan interpretasi pribadi dan konteks sosial mereka
Kompetensi Manajerial Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Mutu Pendidik
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi manajerial kepala madrasah dalam meningkatkan mutu pendidik dari aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan naturalistik. Sumber utama dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, sedangkan guru dan pegawai sebagai pendukung. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pertama, perencaanaan yang dilakukan adalah pembentukan tim penyusun kurikulum, analisis konteks, perencanaan sarana prasarana, dan personalia. Kedua, pelaksanaan yang dilakukan adalah kurikulum 2013, membuat perangkat pembelajaran, menerapkan pembelajaran berbasis teknonoli informasi, kegiatan ekstrakurikuler, membentuk tim prestasi akademik dan non akademik, sarana dan prasarana, dan personalia bekerja sesuai dengan SK dan job deskripsi. Ketiga, evaluasi yang dilakukan adalah supervisi pembelajaran dan melaksanakan rapat akhir tahunan bersama guru-guru dan staf madrasah untuk mengevaluasi keseluruhan pelaksanaan program pendidikan termasuk di dalamnya evaluasi kurikulum. Dengan demikian, kepala madrasah telah memiliki kompetensi manajerial dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi
Eksperimentasi Model Pembelajaran FERA dan ICI terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam
Penelitian ini bertujuan menganalisis eksperimentasi model pembelajaran Focus Explore Reflect Apply (FERA) dan Interactive Conceptual Instruction (ICI) pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 29 Bandar Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan Quasy Eksperimental Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelompok yaitu dua kelas eksperimen VIII.7 dan VIII.9 dan kelompok kontrol VIII.5. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil uji menunjukkan nilai dengan signifikansi (Sig.) sebesar 0.128. Karena nilai Sig. (0.128) lebih besar dari tingkat signifikansi 0.05, maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran FERA dan ICI dibandingkan model pembelajaran konvensional
Praktik Taukil Wali Kepada Kiai Adat: Tinjauan Sosiologi Hukum
Penelitian ini bertujuan untuk mendalami praktik taukil wali kepada kiai adat dalam proses pernikahan di masyarakat tradisional serta menjelaskan relevansinya dalam konteks hukum Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan fokus pada studi lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui identifikasi sumber data relevan, observasi langsung di lapangan, dan teknik triangulasi data untuk memastikan validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data interaktif digunakan untuk menghasilkan pemahaman mendalam tentang praktik taukil wali kepada kiai adat, dengan memperhatikan konteks sosial, budaya, dan hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Andalan, Kecamatan Bayan, melaksanakan taukil wali nikah kepada penghulu karena tradisi turun-temurun, kurangnya kepercayaan diri wali nasab dalam peran ini, dan minimnya pemahaman masyarakat terhadap wali nikah. Analisis hukum keluarga Islam menunjukkan bahwa fenomena ini mengakibatkan pengurangan nilai-nilai terkait perwalian dalam pernikahan, yang dapat mengancam pengakuan hukum pernikahan menurut konsep fiqh. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya penerapan sadd al-dzariah untuk mencegah terus berkembangnya praktik taukil wali kepada penghulu di Desa Andalan, Kecamatan Bayan, yang bertentangan dengan konsep perwalian dalam hukum keluarga Islam
Strategi Membangun Literasi Keagamaan Melalui Pendidikan Agama Islam
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran program-program keagamaan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMAN 8 Bandung, khususnya terkait peningkatan literasi keagamaan siswa. Dengan menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program-program keagamaan yang diterapkan di SMAN 8 Bandung, seperti pembelajaran PAI, Pesantren Ramadhan, khutbah Jumat, gerakan literasi, pelaksanaan qurban, sholat Dhuha, dan kultum, memiliki dampak yang signifikan dalam meningkatkan literasi keagamaan siswa. Program-program ini tidak hanya memperdalam pemahaman agama siswa, tetapi juga mengembangkan karakter spiritual dan keterampilan sosial siswa. Sholat Dhuha yang rutin membantu siswa menginternalisasi nilai-nilai ibadah dan kedisiplinan, sementara program kultum berperan dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis, berbicara di depan umum, serta berbagi pengetahuan agama secara aktif. Kedua program tersebut terbukti efektif dalam mengintegrasikan aspek ibadah, kognitif, dan sosial dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI)