Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Not a member yet
    280 research outputs found

    Analisa Kerusakan pada Turbine Bucket yang Terbuat dari Material Nickel Base Alloy MAR-M-246

    No full text
    Dari hasil pemeriksaan metalurgis terhadap turbine bucket nomor 120 dari stage 1 terlihat bahwa benda tersebut telah mengalami oksidasi dan hot corrosion, selain itu bucket tersebut telah mengalami deformasi / distorsi yang memperlihatkan indikasi adanya fenomena creep. Pemeriksaan dengan EDAX memperlihatkan bahwa material bucket adalah MAR-M-246, Cast Nickel Base Superalloys. Pemeriksaan dengan EDAX menunjukkan bahwa bucket telah mengalami perbaikan dua kali dengan menggunakan coating masing-masing AlNi, ZrO dan adanya indikasi coating dengan menggunakan Platinium (PtAl2). Pemeriksaan metalografis memperlihatkan adanya Jasa sigma (CrCo) berbentuk plate / jarum, yang sangat getas dengan indikasi adanya peningkatan nilai kekerasan. Telah terjadi kerusakan coating yang mengakibatkan teroksidasinya karbida / dan terjadi reaksi sulfida masing-masing pada batas butir yang menyebabkan timbulnya micro-crack. Hal ini tersebut menunjukkan bahwa turbine bucket telah terekspose panas dengan temperatur sekitar 570-1093oC.  Akibat mekanisme kerusakan yang terjadi, maka turbine bucket tersebut memiliki kehandalan yang sangat rendah. Untuk mengembalikan pada kondisi semula perlu dilakukan reparasi dengan welding (rebuilding) yang dilanjutkan dengan proses heat treatment untuk menurunkan tegangan sisa hasil welding sekaligus mengembalikan sifat mekanik kepada kondisi semula sesuai disain.Dari hasil pemeriksaan metalurgis terhadap turbine bucket nomor 120 dari stage 1 terlihat bahwa benda tersebut telah mengalami oksidasi dan hot corrosion, selain itu bucket tersebut telah mengalami deformasi / distorsi yang memperlihatkan indikasi adanya fenomena creep. Pemeriksaan dengan EDAX memperlihatkan bahwa material bucket adalah MAR-M-246, Cast Nickel Base Superalloys. Pemeriksaan dengan EDAX menunjukkan bahwa bucket telah mengalami perbaikan dua kali dengan menggunakan coating masing-masing AlNi, ZrO dan adanya indikasi coating dengan menggunakan Platinium (PtAl2). Pemeriksaan metalografis memperlihatkan adanya Jasa sigma (CrCo) berbentuk plate / jarum, yang sangat getas dengan indikasi adanya peningkatan nilai kekerasan. Telah terjadi kerusakan coating yang mengakibatkan teroksidasinya karbida / dan terjadi reaksi sulfida masing-masing pada batas butir yang menyebabkan timbulnya micro-crack. Hal ini tersebut menunjukkan bahwa turbine bucket telah terekspose panas dengan temperatur sekitar 570-1093oC.  Akibat mekanisme kerusakan yang terjadi, maka turbine bucket tersebut memiliki kehandalan yang sangat rendah. Untuk mengembalikan pada kondisi semula perlu dilakukan reparasi dengan welding (rebuilding) yang dilanjutkan dengan proses heat treatment untuk menurunkan tegangan sisa hasil welding sekaligus mengembalikan sifat mekanik kepada kondisi semula sesuai disain

    Pengaruh Oversize Silinder Motor Honda 70 Terhadap Performansi Mesin

    No full text
    Dengan perkembangan ilmu dan teknologi dalam bidang otomotif khususnya sepeda motor roda dua, banyak masyarakat pengguna melakukan suatu inovasi dan kreasi untuk menemukan sesuatu yang baru guna menunjang kebutuhan pribadi dan kebutuhan lingkungan. Akhir-akhir ini perkembangan performansi sepeda motor sangat pesat, dilain pihak sebagian masyarakat yang kurang mampu hanya dapat melihat sepeda motor baru dengan daya dan torsi yang besar tanpa dapat memiliki dan merasakannya. Salah satu hal yang menarik dikaji untuk meningkatkan performansi mesin sepeda motor dengan cara memperbesar volume silinder (oversize) agar performansi yang sudah menurun dapat ditingkatkan kembali, sehingga dapat mendekati performansi mesin sepeda motor produksi baru dengan tipe yang sama. Dengan sedikit memperbesar volume silinder akan meningkatkan volume langkah yang menghasilkan daya motor yang lebih besar pada putaran yang sama serta menaikkan kompresi dan tekanan kompresi motor tersebut, walaupun konsumsi bahan bakar akan sedikit lebih boros.Dengan perkembangan ilmu dan teknologi dalam bidang otomotif khususnya sepeda motor roda dua, banyak masyarakat pengguna melakukan suatu inovasi dan kreasi untuk menemukan sesuatu yang baru guna menunjang kebutuhan pribadi dan kebutuhan lingkungan. Akhir-akhir ini perkembangan performansi sepeda motor sangat pesat, dilain pihak sebagian masyarakat yang kurang mampu hanya dapat melihat sepeda motor baru dengan daya dan torsi yang besar tanpa dapat memiliki dan merasakannya. Salah satu hal yang menarik dikaji untuk meningkatkan performansi mesin sepeda motor dengan cara memperbesar volume silinder (oversize) agar performansi yang sudah menurun dapat ditingkatkan kembali, sehingga dapat mendekati performansi mesin sepeda motor produksi baru dengan tipe yang sama. Dengan sedikit memperbesar volume silinder akan meningkatkan volume langkah yang menghasilkan daya motor yang lebih besar pada putaran yang sama serta menaikkan kompresi dan tekanan kompresi motor tersebut, walaupun konsumsi bahan bakar akan sedikit lebih boros

    Analisis Pengaruh Katalis pada Reaksi Esterifikasi Minyak Sawit Mentah

    No full text
    Minyak Sawit Mentah (CPO) dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku oleokimia, dimana komponen dasar oleokimia terdiri dari: asam lemak, ester, alkohol, komponen nitrogen dan gliserol. Pemanfaatan oleokimia ini antara lain untuk industri lilin, produksi kosmetika, sabun, bahan pembantu dalam pengolahan karet sebagai platisizer.  Selama ini pemanfaatan CPO hanya sebagai bahan baku minyak goreng dan margarin. Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, kebutuhan akan minyak kelapa sawit mentah (CPO) semakin besar untuk industri pangan dan non pangan. Pemanfaatan CPO ini belum optimal, oleh sebab itu alangkah baiknya apabila CPO ini diproses kembali untuk meningkatkan nilai jual diantaranya diolah sebagai ester, melalui proses esterifikasi. Untuk mempercepat proses esterifikasi minyak sawit mentah, salah satu hal yang dilakukan adalah dengan penambahan katalis. Katalis yang digunakan pada penelitian ini adalah katalis homogen [asam (H2SO4) dan basa (NaOH)], dengan % berat masing masing adalah 0,5%; 2%; dan 3%. Dari hasil analisa dengan menggunakan metoda asetin perolehan % gliserol yang tertinggi pada proses batch dan katalis homogen adalah pada kondisi penambahan katalis asam (H2SO4) dengan 3% berat, waktu reaksi 60 menit, temperatur reaksi 63oC, dan putaran pengaduk 240 rpm yaitu sebesar 91,05%.Minyak Sawit Mentah (CPO) dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku oleokimia, dimana komponen dasar oleokimia terdiri dari: asam lemak, ester, alkohol, komponen nitrogen dan gliserol. Pemanfaatan oleokimia ini antara lain untuk industri lilin, produksi kosmetika, sabun, bahan pembantu dalam pengolahan karet sebagai platisizer.  Selama ini pemanfaatan CPO hanya sebagai bahan baku minyak goreng dan margarin. Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, kebutuhan akan minyak kelapa sawit mentah (CPO) semakin besar untuk industri pangan dan non pangan. Pemanfaatan CPO ini belum optimal, oleh sebab itu alangkah baiknya apabila CPO ini diproses kembali untuk meningkatkan nilai jual diantaranya diolah sebagai ester, melalui proses esterifikasi. Untuk mempercepat proses esterifikasi minyak sawit mentah, salah satu hal yang dilakukan adalah dengan penambahan katalis. Katalis yang digunakan pada penelitian ini adalah katalis homogen [asam (H2SO4) dan basa (NaOH)], dengan % berat masing masing adalah 0,5%; 2%; dan 3%. Dari hasil analisa dengan menggunakan metoda asetin perolehan % gliserol yang tertinggi pada proses batch dan katalis homogen adalah pada kondisi penambahan katalis asam (H2SO4) dengan 3% berat, waktu reaksi 60 menit, temperatur reaksi 63oC, dan putaran pengaduk 240 rpm yaitu sebesar 91,05%

    Pemodelan dan Simulasi Olah Yudha (War Game Simulation)

    No full text
    Simulasi waktu nyata (real time simulation) dan dunia maya (synthetic environment) merupakan salah satu bentuk kemajuan teknologi informasi yang dapat membantu perbaikan tingkat keberhasilan suatu sistem nyata atau sistem baru. Salah satu bentuk gabungan antara teknologi simulasi dan teknologi wahana sintetik adalah Simulasi Olah Yudha (SOY) atau war game simulation. Sistem SOY merupakan suatu wahana latihan (training device) yang digunakan untuk melatih komandan dan staf personil anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam meningkatkan kemampuan mengambil keputusan strategis dan taktis operasional olah yudha dalam melakukan misinya. Tulisan ini menjelaskan proses perancangan model dan implementasi suatu prototipe sistem SOY. Konfigurasi prototipe sistem SOY yang dikembangkan terdiri dari perangkat keras (hardware),dan perangkat lunak (software). Perangkat keras terdiri dari 4 (empat) buah komputer pribadi (PC- Personal Computer) yang terhubung secara jaringan lokal (local area network). Perangkat lunak adalah berupa program simulasi waktu nyata olah yudha yang ditulis dengan pendekatan berorientasi objek (object-oriented), multithreading dan multitasking dalam Borland C--- Builder (BCB) dan dieksekusi pada sistem operasi Windows NT dan Windows 98 dengan model eksekusi client-server, terdiri dari game engine dan graphic engine.Simulasi waktu nyata (real time simulation) dan dunia maya (synthetic environment) merupakan salah satu bentuk kemajuan teknologi informasi yang dapat membantu perbaikan tingkat keberhasilan suatu sistem nyata atau sistem baru. Salah satu bentuk gabungan antara teknologi simulasi dan teknologi wahana sintetik adalah Simulasi Olah Yudha (SOY) atau war game simulation. Sistem SOY merupakan suatu wahana latihan (training device) yang digunakan untuk melatih komandan dan staf personil anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam meningkatkan kemampuan mengambil keputusan strategis dan taktis operasional olah yudha dalam melakukan misinya. Tulisan ini menjelaskan proses perancangan model dan implementasi suatu prototipe sistem SOY. Konfigurasi prototipe sistem SOY yang dikembangkan terdiri dari perangkat keras (hardware),dan perangkat lunak (software). Perangkat keras terdiri dari 4 (empat) buah komputer pribadi (PC- Personal Computer) yang terhubung secara jaringan lokal (local area network). Perangkat lunak adalah berupa program simulasi waktu nyata olah yudha yang ditulis dengan pendekatan berorientasi objek (object-oriented), multithreading dan multitasking dalam Borland C--- Builder (BCB) dan dieksekusi pada sistem operasi Windows NT dan Windows 98 dengan model eksekusi client-server, terdiri dari game engine dan graphic engine

    Karakteristik Material Menggunakan XRF, XRD dan SEM-EDX

    No full text
    -

    Analisis Peningkatan Tinggi Hisap (Head Suction) Pompa

    No full text
    Kurva unjuk kerja pompa umumnya hanya menggambarkan kemampuan pompa dalam menaikan cairan beserta laju aliran volumenya dari sisi tekan ( discharge) saja. Padahal dalam kenyataan nya sehari- hari terutama untuk keperluan rumah tangga ada informasi lain yang sering kali justru lebih dibutuhkan, yaitu unjuk kerja pompa dari sisi hisap (suction) yang menyatakan kemampuan pompa dalam menghisap air dari kedalaman tanah sebagai upaya memenuhi kebutuhan air sehari-hari, hal ini tidak digambarkan dalam kurva unjuk kerja pompa pada umumnya. Informasi ini penting bagi masyarakat, agar dapat memilih pompa sesuai dengan keperluannya. Dalam tulisan ini akan dijelaskan unjuk kerja sisi hisap pompa serta faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi tinggi hisap pompa, yaitu : gesekan pada pipa hisap, pengaruh temperatur kerja, kerugian pada sisi masuk, serta penggunaan Jet Booster pada pompa. Usually pump performance are presented in head and volumetric flow curve of discharge section. Yet in daily need particullary for home necesarry there is other information is more needed. Which is the performance from suction sestion, that tell the capability to suck fluid from the depth, in fact, the pump performance are not provided with this information, yet are more important so that people can clearly choose the pump with appropriate capability term to they need. In this paper will be explained performance of suction section, and several factors that influenced that is: friction, the contribution of work temperature, losses of inlet section and also the using of Jet BoosterKurva unjuk kerja pompa umumnya hanya menggambarkan kemampuan pompa dalam menaikan cairan beserta laju aliran volumenya dari sisi tekan ( discharge) saja. Padahal dalam kenyataan nya sehari- hari terutama untuk keperluan rumah tangga ada informasi lain yang sering kali justru lebih dibutuhkan, yaitu unjuk kerja pompa dari sisi hisap (suction) yang menyatakan kemampuan pompa dalam menghisap air dari kedalaman tanah sebagai upaya memenuhi kebutuhan air sehari-hari, hal ini tidak digambarkan dalam kurva unjuk kerja pompa pada umumnya. Informasi ini penting bagi masyarakat, agar dapat memilih pompa sesuai dengan keperluannya. Dalam tulisan ini akan dijelaskan unjuk kerja sisi hisap pompa serta faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi tinggi hisap pompa, yaitu : gesekan pada pipa hisap, pengaruh temperatur kerja, kerugian pada sisi masuk, serta penggunaan Jet Booster pada pompa. Usually pump performance are presented in head and volumetric flow curve of discharge section. Yet in daily need particullary for home necesarry there is other information is more needed. Which is the performance from suction sestion, that tell the capability to suck fluid from the depth, in fact, the pump performance are not provided with this information, yet are more important so that people can clearly choose the pump with appropriate capability term to they need. In this paper will be explained performance of suction section, and several factors that influenced that is: friction, the contribution of work temperature, losses of inlet section and also the using of Jet Booste

    Elektroflotasi Ion Logam pada Air Limbah

    No full text
    Berbagai teknik pengolahan air buangan baik secara fisika, kimia atau secara biologi untuk menyisihkan bahan polutannya telah banyak dikembangkan. Metoda pengolahan tersebut dapat diaplikasikan secara sendiri-sendiri atau dikombinasikan. Metode secara fisika kimia untuk memisahkan suatu ion logam dengan bahan lainnya dalam suatu limbah cair, dapat dilakukan dengan elektroflotasi ion. Sifat flotasi suatu ion ditentukan oleh kemampuan ion logam tersebut untuk menempel pada gelembung gas, dan hal ini sangat dipengaruhi oleh sifat dari permukaan logam . Untuk menghasilkan sifat permukaan yang sesuai dengan yang diinginkan, maka dalam prosesnya perlu ditambahkan reagen-reagen yang dapat mengubah sifat dari permukaan logam tersebut. Elektroflotasi menghasilkan efek pemisahan gas secara elektrolitik . Efektivitas flotasi tergantung kepada beberapa faktor, diantaranya dispersitas, volume dari fase gas, tipe dan konsentrasi surfaktan, kondisi hidrodinamik pH dan kandungan ion dalam media.Berbagai teknik pengolahan air buangan baik secara fisika, kimia atau secara biologi untuk menyisihkan bahan polutannya telah banyak dikembangkan. Metoda pengolahan tersebut dapat diaplikasikan secara sendiri-sendiri atau dikombinasikan. Metode secara fisika kimia untuk memisahkan suatu ion logam dengan bahan lainnya dalam suatu limbah cair, dapat dilakukan dengan elektroflotasi ion. Sifat flotasi suatu ion ditentukan oleh kemampuan ion logam tersebut untuk menempel pada gelembung gas, dan hal ini sangat dipengaruhi oleh sifat dari permukaan logam . Untuk menghasilkan sifat permukaan yang sesuai dengan yang diinginkan, maka dalam prosesnya perlu ditambahkan reagen-reagen yang dapat mengubah sifat dari permukaan logam tersebut. Elektroflotasi menghasilkan efek pemisahan gas secara elektrolitik . Efektivitas flotasi tergantung kepada beberapa faktor, diantaranya dispersitas, volume dari fase gas, tipe dan konsentrasi surfaktan, kondisi hidrodinamik pH dan kandungan ion dalam media

    Korelasi antara Nilai N-SPT dengan Nilai Kohesi dan Sudut Geser Dalam pada Tanah Lempung

    No full text
    Nilai kohesi dan sudut geser dalam tanah merupakan parameter kekuatan geser tanah (soil shear strength), yang sering digunakan di dalam perancangan bangunan yang berkaitan dengan bidang geoteknik. Nilai kohesi dan sudut geser dalam tanah tersebut diperoleh melalui tes triaksial, yang memerlukan biaya peralatan, metoda, waktu yang besar. Di samping itu, akurasi data yang diperoleh akibat metoda pengambilan contoh tanah, sangat bergantung pada tingkat ketergangguan contoh tanah yang akan ditinjau. Oleh karena itu perlu ditelusuri hubungan antara nilai kohesi dan sudut geser dalam tanah dengan parameter kekuatan tanah yang dapat diperoleh melalui tes lapangan yang lebih sederhana serta tidak dipengaruhi oleh ketergangguan tanah akibat cara pengambilan contoh. Salah satu metoda praktis untuk mengetahui kekuatan tanah di lapangan (in situjadalah melalui Standard Penetration Test (SPT ). Dengan mengabaikan pengaruh riwayat pembebanan tanah, maka penelitian ini dilaksanakan untuk menelusuri hubungan antara sudut geser dalam tanah dan kohesi terhadap nilai N-SPT. Hasil studi penelitian terhadap tanah lempung jenis CH, dan OH, MH yang diambil dari Cibeber, Cimahi, Jawa Barat, menunjukkan adanya korelasi positif antara nilai kohesi dan sudut geser dalam tanah terhadap N-SPT.Nilai kohesi dan sudut geser dalam tanah merupakan parameter kekuatan geser tanah (soil shear strength), yang sering digunakan di dalam perancangan bangunan yang berkaitan dengan bidang geoteknik. Nilai kohesi dan sudut geser dalam tanah tersebut diperoleh melalui tes triaksial, yang memerlukan biaya peralatan, metoda, waktu yang besar. Di samping itu, akurasi data yang diperoleh akibat metoda pengambilan contoh tanah, sangat bergantung pada tingkat ketergangguan contoh tanah yang akan ditinjau. Oleh karena itu perlu ditelusuri hubungan antara nilai kohesi dan sudut geser dalam tanah dengan parameter kekuatan tanah yang dapat diperoleh melalui tes lapangan yang lebih sederhana serta tidak dipengaruhi oleh ketergangguan tanah akibat cara pengambilan contoh. Salah satu metoda praktis untuk mengetahui kekuatan tanah di lapangan (in situjadalah melalui Standard Penetration Test (SPT ). Dengan mengabaikan pengaruh riwayat pembebanan tanah, maka penelitian ini dilaksanakan untuk menelusuri hubungan antara sudut geser dalam tanah dan kohesi terhadap nilai N-SPT. Hasil studi penelitian terhadap tanah lempung jenis CH, dan OH, MH yang diambil dari Cibeber, Cimahi, Jawa Barat, menunjukkan adanya korelasi positif antara nilai kohesi dan sudut geser dalam tanah terhadap N-SPT

    Pemanfaatan Proses Ultrafiltrasi dalam Peningkatan Efisiensi Proses di Pabrik Gula

    No full text
    Pemurnian nira mentah di pabrik pada saat ini kebanyakan masih menggunakan proses klarifikasi konvensional. Proses ini kurang efisien karena membutuhkan energi yang cukup besar dan banyak menggunakan penambahan zat-zat kimia dalam proses klarifikasi yang mengakibatkan timbulnya limbah yang cukup besar. Energi yang besar ini digunakan untuk memanaskan nira, untuk menyediakan kebutuhan panas reaksi-reaksi kimia. Dengan hal tersebut perlu dicarikan proses alternatif yang bisa mengefisiensikan prosespengolahan gula. Proses alternatif yang digunakan diantaranya yaitu dengan memanfaatkan proses ultrafiltrasi. Proses ultrafiltrasi ialah proses pemisahan dengan menggunakan membran. Cara kerja proses ini menggunakan prinsip pemisahan berdasarkan beda berat molekul, operasi dapat dilakukan pada suhu ruang dan Tekanan merupakan faktor yang akan menggerakkan pelarut dan spesi tertentu lewat pori-pori membran. Pemurnian nira mentah dengan proses ultrafiltrasi dapat menghasilkan transmisi sebesar 98% dengan tansmisi non sukrosa 28% sedangkan proses pemurnian secara konvensional hanya menghasilkan transmisi sebesar 60%, dan transmisi non sukrosa 40%. Hal ini menunjukkan bahwa proses ultrafiltrasi cukup  prosfektif untuk dipertimbangkan penggunaannya dalam industri pengolahan gulaPemurnian nira mentah di pabrik pada saat ini kebanyakan masih menggunakan proses klarifikasi konvensional. Proses ini kurang efisien karena membutuhkan energi yang cukup besar dan banyak menggunakan penambahan zat-zat kimia dalam proses klarifikasi yang mengakibatkan timbulnya limbah yang cukup besar. Energi yang besar ini digunakan untuk memanaskan nira, untuk menyediakan kebutuhan panas reaksi-reaksi kimia. Dengan hal tersebut perlu dicarikan proses alternatif yang bisa mengefisiensikan prosespengolahan gula. Proses alternatif yang digunakan diantaranya yaitu dengan memanfaatkan proses ultrafiltrasi. Proses ultrafiltrasi ialah proses pemisahan dengan menggunakan membran. Cara kerja proses ini menggunakan prinsip pemisahan berdasarkan beda berat molekul, operasi dapat dilakukan pada suhu ruang dan Tekanan merupakan faktor yang akan menggerakkan pelarut dan spesi tertentu lewat pori-pori membran. Pemurnian nira mentah dengan proses ultrafiltrasi dapat menghasilkan transmisi sebesar 98% dengan tansmisi non sukrosa 28% sedangkan proses pemurnian secara konvensional hanya menghasilkan transmisi sebesar 60%, dan transmisi non sukrosa 40%. Hal ini menunjukkan bahwa proses ultrafiltrasi cukup  prosfektif untuk dipertimbangkan penggunaannya dalam industri pengolahan gul

    Analisis Kekuatan Lelah Pegas Sekunder Bogie NT-60

    No full text
    Pegas (spring) adalah merupakan komponen yang sering digunakan dalam aplikasi teknik, seperti dalam teknik kereta api, teknik otomotif, dan lain sebagainya. Bogie NT-60 adalah komponen yang dipakai dalam kereta api, dimana pada Bogie tersebut terdapat banyak komponen diantaranya pegas. Jenis pegas yang dipakai yaitu pegas ulir (helical spring) yang menerima beban statik dan dinamik. Oleh karena itu pegas dituntut harus kuat terhadap kedua pembebanan ini.Pegas (spring) adalah merupakan komponen yang sering digunakan dalam aplikasi teknik, seperti dalam teknik kereta api, teknik otomotif, dan lain sebagainya. Bogie NT-60 adalah komponen yang dipakai dalam kereta api, dimana pada Bogie tersebut terdapat banyak komponen diantaranya pegas. Jenis pegas yang dipakai yaitu pegas ulir (helical spring) yang menerima beban statik dan dinamik. Oleh karena itu pegas dituntut harus kuat terhadap kedua pembebanan ini

    104

    full texts

    280

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇