Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Not a member yet
    280 research outputs found

    Perancangan Electronic Load Controller Berbasis Mikrokontroler sebagai Stabilizer Tegangan dan Frekuensi

    No full text
    Kestabilan frekuensi dan tegangan sangat diperlukan dalam kelangsungan pelayanan tenaga listrik dari suatu pembangkit listrik. Pemakaian beban konsumen yang tidak menentu menyebabkan frekuensi dan tegangan yang berubah-ubah. Frekuensi dan tegangan yang tidak stabil merusak peralatan (beban) karena beban tidak bisa bekerja secara optimal. Dalam makalah ini diuraikan tentang perancangan electronic load controller (ELC) berbasis mikrokontroler sebagai stabilizer tegangan dan frekuensi. Alat ini dapat mencegah kerusakan akibat frekuensi dan tegangan keluaran dari sistem distribusi energi listrik yang tidak stabil. Pengontrolan beban secara elektronik menggunakan pengondisi sinyal frekuensi dan tegangan yang akan mendeteksi frekuensi dan tegangan sebelum masuk ke beban, yang kemudian akan dibaca oleh mikrokontroler. Data akan diproses untuk menentukan kerja dari sistem dan frekuensi, tegangan akan ditampilkan pada LCD. Sistem pengaturan frekuensi dan tegangan melalui pengaturan beban secara elektronik bekerja dengan mengatur daya yang disalurkan ke beban sekunder setiap terjadi perubahan frekuensi dan tegangan akibat perubahan beban pada beban utama. Dengan demikian, beban total generator (beban utama dan beban komplemen) cenderung tetap. Hasil pengujian menunjukkan frekuensi dan tegangan yang diatur bersifat stabil saat diberi beban maupun tidak diberi beban.Kestabilan frekuensi dan tegangan sangat diperlukan dalam kelangsungan pelayanan tenaga listrik dari suatu pembangkit listrik. Pemakaian beban konsumen yang tidak menentu menyebabkan frekuensi dan tegangan yang berubah-ubah. Frekuensi dan tegangan yang tidak stabil merusak peralatan (beban) karena beban tidak bisa bekerja secara optimal. Dalam makalah ini diuraikan tentang perancangan electronic load controller (ELC) berbasis mikrokontroler sebagai stabilizer tegangan dan frekuensi. Alat ini dapat mencegah kerusakan akibat frekuensi dan tegangan keluaran dari sistem distribusi energi listrik yang tidak stabil. Pengontrolan beban secara elektronik menggunakan pengondisi sinyal frekuensi dan tegangan yang akan mendeteksi frekuensi dan tegangan sebelum masuk ke beban, yang kemudian akan dibaca oleh mikrokontroler. Data akan diproses untuk menentukan kerja dari sistem dan frekuensi, tegangan akan ditampilkan pada LCD. Sistem pengaturan frekuensi dan tegangan melalui pengaturan beban secara elektronik bekerja dengan mengatur daya yang disalurkan ke beban sekunder setiap terjadi perubahan frekuensi dan tegangan akibat perubahan beban pada beban utama. Dengan demikian, beban total generator (beban utama dan beban komplemen) cenderung tetap. Hasil pengujian menunjukkan frekuensi dan tegangan yang diatur bersifat stabil saat diberi beban maupun tidak diberi beban

    Prototipe Sistem Kontrol PH Air Berbasis Mikrokontroler Arduino dengan Visualisasi Visual Basic pada Final Waste Water Treatment

    Get PDF
    Limbah cairan terkontaminasi hasil dari proses manufakturing  harus diolah dan di kontrol kandungan pH-nya. Parameter yang digunakan adalah derajat keasaman dan kebasaan dari sebuah limbah cairan terkontaminasi tersebut, Pengolahan cairan terkontaminasi dilakukan dengan cara mencampurkan cairan terkontaminasi dengan cairan kimia menjadi air bersih yang memenuhi standar baku mutu air bersih. Sistem kontrol pH air berbasis mikrokontroler ini menjadi sebuah alat pengontrol yang bertujuan untuk melakukan pengambilan sample yang dapat direkam secara otomatis. Sistem kontrol pH air ini menggunakan mikrokontroler Arduino dengan visualisasi menggunakan perangkat visual basic. Proses monitoring dari kandungan pH meter ini akan ditampilkan secara periodik berdasarkan sampel dengan waktu yang telah ditentukan. Hasil pengujian menunjukan bahwa alat sistem kontrol pH air dengan basis Mikrokonbtroler Arduino dengan visualisasi visual basic ini dapat membantu pengguna untuk mendapatkan hasil pengukuran pH air yang akurat, dan dengan mudah memonitoring serta mengatur hasil dari pencampuran cairan terkontaminasi dengan cairan kimia menjadi air bersih yang sesuai dengan kriteria yang diinginkan (pH normal 5-6)

    Analisis Numerik 1D Pengendalian Banjir pada Wilayah Padat Penduduk dengan Persamaan St. Venant

    Get PDF
    As one of the densest populations in Bandung City, Ujung Berung District has suffered because of flood disaster, which resulted several problems in that area. These problems arose due to non-optimal land handling, especially about a sporadic land alteration from agricultural to residential areas on the upstream. One of the disastrous area is the northern Ujung Berung at Griya Winaya Resident. The drainage channel on this resident was originally an irrigation channel system which been changed without an appropriate technical justification. Therefore, the residents, with ±800 population or 300 household/Ha, struggled to deal with flood problems when they get rainfalls with an intensity more than 30 mm/hour. This research conducted at RT 05 RW 12 as the worst affected area, and used Storm Water Management Model (SWMM) software to determine flood routing by 1D St. Venant equation. Using a rainfall data from Cibiru rainfall station for 2005-2016 periods, the model successfully developed flood simulation at dense area with a narrow and winding channel. Moreover, the 10 (ten) years return period of annual flood can be managed with the increasing of drainage channel until 100 percent in dimension.Sebagai salah satu wilayah terpadat di Kota Bandung, Kecamatan Ujung Berung mengalami bencana banjir, yang mengakibatkan beberapa masalah di daerah tersebut. Permasalahan tersebut muncul akibat penataan lahan yang kurang baik, terutama akibat konservasi kawasan pertanian menjadi kawasan permukiman secara sporadis di daerah hulu Daerah Aliran Sungai (DAS). Salah satu daerah bencana di bagian utara bagian utara Kecamatan Ujung Berung adalah Kompleks Griya Winaya. Saluran drainase pada pemukiman ini semula merupakan saluran irigasi yang kemudian berubah fungsi tanpa justifikasi penanganan teknis yang memadai. Karena itu, kompleks yang memiliki jumlah penghuni ±800 jiwa, dengan kepadatan mencapai 300 KK/Ha tersebut senantiasa menghadapi permasalahan banjir setiap kali terjadi hujan dengan intensitas lebih dari 30 mm/jam. Genangan tinggi terjadi khususnya pada RT 05 RW 12 dimana studi ini dilaksanakan. Studi ini menggunakan software Storm Water Management Model (SWMM) dengan persamaan 1D Saint Venant untuk perambatan banjirnya. Maka, dengan menggunakan data hujan BMKG Cibiru periode 2005-2016, diperoleh kesimpulan bahwa persamaan St. Venant mampu merepresentasikan secara akurat pergerakan banjir pada kawasan permukiman padat yang memiliki tingkat kerapatan bangunan tinggi dan saluran yang sempit serta berkelok-kelok. Lebih lanjut, banjir periode ulang 10 tahunan pada kawasan ini dapat ditanggulangi dengan peningkatan dimensi saluran eksisting hingga 100%

    Potensi Limbah Keju (Whey) sebagai Bahan Pembuatan Plastik Pengemas yang Ramah Lingkungan

    Get PDF
    Pengemasan merupakan salah satu parameter yang perlu diperhatikan untuk mempertahankan kualitas bahan pangan. Saat ini, plastik biodegradable mulai banyak digunakan sebagai alternatif pengganti plastik konvensional untuk pengemasan makanan, karena ramah lingkungan dan mudah terurai oleh adanya aktivitas bakteri. Salah satu bahan pembentuk plastik biodegradable adalah protein whey dengan penambahan bahan lain, seperti hidrokolid (protein dan polisakarida), lemak maupun kombinasi dari dua atau tiga bahan, untuk memperbaiki karakteristik bioplastik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan komposisi terbaik penggunaan whey dan volume sorbitol dalam pembuatan plastik biodegradable. Plastik biodegradable dibuat dengan melarutkan whey dalam akuades, yang kemudian ditambahkan sorbitol dan CaCO3. Variasi rasio volume whey adalah sebesar (25, 30 dan 35) mL, sedangkan variasi sorbitol adalah 10, 12, 14, 16, dan 18 % (v/v). Karakteristik palstik biodegradable diuji dengan metode uji kuat tarik, elongasi, dan uji biodegradasi. Hasil karakterisasi plastik biodegradable yang memiliki kinerja terbaik diperoleh dari plastik biodegradable dengan formulasi volume whey sebesar 30 mL dan konsentrasi sorbitol sebesar 14 % (v/v). Hasil uji kuat tarik, persen elongasi, dan persen biodegradasi adalah masing-masing sebesar 2.9 MPa, 49,1%, dan 100%

    Pencarian Rute Terpendek Pada Distribusi Raw Material Metode Djikstra Di PT. SHP

    Get PDF
    Perusahaan dapat memilih jasa makloon untuk memproduksi produknya. Jasa ini akan membantu perusahaan dalam memangkas modal usaha. Paling tidak, perusahaan tidak perlu mengalokasikan dana besar untuk membangun pabrik sehingga perusahaan dapat langsung menjalankan bisnisnya. Dengan menggunakan jasa makloon, beberapa kebijakan perusahaan mengirimkan bahan bakunya kepada perusahaan yang menyediakan jasa makloon. Dalam proses pengiriman bahan baku, perusahaan harus mempertimbangkan jalur transportasi yang akan dilewati untuk meminimumkan biaya transportasi. Maka harus dicari jalur transportasi terpendek agar jarak yang ditempuh menjadi optimal dan ongkos yang harus dikeluarkan dapat diminimalisir. PT. SHP yang berlokasi didaerah Cikampek kabupaten Karawang akan menggunakan jasa makloon di PT. UJA yang berlokasi di Padalarang Bandung. Metode yang digunakan untuk mengatasi masalah ini adalah menggunakan algoritma Djikstra. Dari banyaknya jalur alternatif yang dimiliki perusahaan, dicari jarak terpendek yang nanti menjadi solusi paling optimal bagi perusahaan.Perusahaan dapat memilih jasa makloon untuk memproduksi produknya. Jasa ini akan membantu perusahaan dalam memangkas modal usaha. Paling tidak, perusahaan tidak perlu mengalokasikan dana besar untuk membangun pabrik sehingga perusahaan dapat langsung menjalankan bisnisnya. Dengan menggunakan jasa makloon, beberapa kebijakan perusahaan mengirimkan bahan bakunya kepada perusahaan yang menyediakan jasa makloon. Dalam proses pengiriman bahan baku, perusahaan harus mempertimbangkan jalur transportasi yang akan dilewati untuk meminimumkan biaya transportasi. Maka harus dicari jalur transportasi terpendek agar jarak yang ditempuh menjadi optimal dan ongkos yang harus dikeluarkan dapat diminimalisir. PT. SHP yang berlokasi didaerah Cikampek kabupaten Karawang akan menggunakan jasa makloon di PT. UJA yang berlokasi di Padalarang Bandung. Metode yang digunakan untuk mengatasi masalah ini adalah menggunakan algoritma Djikstra. Dari banyaknya jalur alternatif yang dimiliki perusahaan, dicari jarak terpendek yang nanti menjadi solusi paling optimal bagi perusahaan. &nbsp

    Pengaruh Pengaku Konsentris (Concentric Bracing) dan Eksentris (Eccentric Bracing) pada Struktur Baja dengan Daktilitas PenuhTerhadap Gempa

    No full text
    This study evaluated concentric and eccentric braced-frame subjected to El Centro and Pasadena earthquake. The parameters examined were natural periods, story drift, hysteresis loop, element\u27s and structure\u27s ductility. The structures are 1 2-story steel frames with 4 (four) different bracing configurations, such as: diagonal concentric bracing (A1), inverted V concentric bracing (A2), diagonal eccentric bracing (B1) and inverted V eccentric bracing (B2). Structural Analysis Program (SAP 2000) Version 7.42 and Microsoft Excel had been used as analytical aids. The methodology in this study consisted of design stage and analysis of structure behavior. In order to examine structures behavior, the structures were analyzed using the same section properties. The result showed that BI frame has the largest natural period of 0,423 second and the lowest natural period is A2 frame of 0,362 second. Steel frame B2 has largest drift due to El Centro and Pasadena earthquake. This seismic load resulted in elastic behavior for all steel frame under consideration s0 as the structure ductility () —1. The same result of unit ductility was obtained for all elements since plastic hinge had not been developed.Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui perbedaan perilaku struktur baja berpengaku konsentris dan eksentris apabila diberi percepatan gempa El Centro dan Pasadena. Perilaku yang ditinjau meliputi periode getar, simpangan, histeresis loop, daktilitas struktur dan elemen. Model struktur adalah portal baja 12 lantai menggunakan pengaku konsentris tipe diagonal (Al) dan inverted V (A2), untuk pengaku eksentris tipe diagonal (B1) serta inverted V (B2). Alat bantu untuk analisis menggunakan software SAP 2000 dan excel. Adapun metode penyelesaiannya meliputi perencanaan struktur dan analisis perilaku struktur. Dari perencanaan didapat ukuran profil sama pada ke-empat struktur. Pada hasil analisis diperoleh periode getar alami terbesar pada struktur B1- 0,423 detik dan terkecil adalah struktur A2 — 0,362 detik. Hasil simpangan terbesar akibat percepatan gempa El Centro maupun Pasadena terjadi pada struktur B2. Akibat gempa El Centro dan Pasadena pada ke- empat struktur masih bersifat elastis sehingga nilai daktilitas struktur () — 1, begitu pula dengan daktilitas elemen, belum terjadi sendi plastis

    Perancangan Sistem Robot Cerdas Berbasis Logika Fuzzy

    No full text
    Makalah ini memaparkan tentang klasifikasi robot dan beberapa prototipe yang pernah dirancang oleh penulis. Robot-robot tersebut meliputi manipulator, mobile robot, dan robot heksapoda. Sementara itu, seiring dengan kemajuan dalam bidang kendali cerdas (intelligent control), dibahas pula skema pengendalian gerak robot secara cerdas berbasis logika fuzzy. Penggunaan logika fuzzy dalam implementasi pengendalian gerak robot dipicu oleh kompleksitas yang ada dalam sistem robot, sehingga implementasi pengendali linier seperti PID tidak akan dapat menangani dinamika robot tersebut, di lain pihak, realisasi dengan pengendali non linier akan sangat rumit atau paling tidak memberi beban komputasi pada pengendalinya. Sebagai studi kasus, diuraikan perancangan dan simulasi sistem fuzzy dalam mobile robot. Hasil simulasi memperlihatkan bahwa pendekatan logika fuzzy dalam implementasi mobile robot dapat mengakomodasi sisi kecerdasan dalam pengambilan keputusan gerak dari mobile robot tersebut berdasarkan basis aturan yang diberikan padanya.Makalah ini memaparkan tentang klasifikasi robot dan beberapa prototipe yang pernah dirancang oleh penulis. Robot-robot tersebut meliputi manipulator, mobile robot, dan robot heksapoda. Sementara itu, seiring dengan kemajuan dalam bidang kendali cerdas (intelligent control), dibahas pula skema pengendalian gerak robot secara cerdas berbasis logika fuzzy. Penggunaan logika fuzzy dalam implementasi pengendalian gerak robot dipicu oleh kompleksitas yang ada dalam sistem robot, sehingga implementasi pengendali linier seperti PID tidak akan dapat menangani dinamika robot tersebut, di lain pihak, realisasi dengan pengendali non linier akan sangat rumit atau paling tidak memberi beban komputasi pada pengendalinya. Sebagai studi kasus, diuraikan perancangan dan simulasi sistem fuzzy dalam mobile robot. Hasil simulasi memperlihatkan bahwa pendekatan logika fuzzy dalam implementasi mobile robot dapat mengakomodasi sisi kecerdasan dalam pengambilan keputusan gerak dari mobile robot tersebut berdasarkan basis aturan yang diberikan padanya

    Pengembangan Model Pengolahan air Baku dengan Metoda Elektrokoagulasi

    No full text
    Besi (Fe) dan mangan (Mn) merupakan komponen yang umum terdapat dalam air kulit bumi, dan sangat mudah terlarut dalam air tanah (ground water). Secara alamiah bentuk yang sangat umum ditemukan dalam air tanah adalah senyawa besi dan mangan bikarbonat. Air yang mengandung besi dan mangan bikarbonat bila berkontak dengan udara akan membentuk presipitat (endapan) dan berada dalam bentuk dispersi koloid, yang menyebabkan warna dan kekeruhan dalam air. Penelitian ini bertujuan untuk membuat model perangkat pengolah air tanah sehingga memenuhi baku mutu air bersih. Tujuan khusus penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi proses elektrokoagulasi untuk menurunkan penurunan kekeruhan, Fe dan Mn dalam air tanah. Penelitian dilakukan terhadap sampel yang berasal dari sumber air disekitar Cibeber kota Cimahi. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan penurunan konsentrasi Fe dan Mn akibat variasi waktu tinggal dan jumlah plat elektroda. Penurunan konsentrasi Fe dan Mn terbaik dari sumber air I diperoleh pada waktu tinggal 11,266menit, menggunakan 6 plat elektroda dan rapat arus 0,000996 A/cm2 dengan penurunan konsentrasi Fe sebesar 78,92% dan konsentrasi Mn 80,41%, sedangkan untuk sumber air II hasil terbaik diperoleh pada waktu tinggal 13,289 menit, menggunakan 6 plat elektroda dan rapat arus 0,000712 A/cm2 dengan penurunan konsentrasi Fe sebesar 86,85% dan konsentrasi Mn 87,00%.Besi (Fe) dan mangan (Mn) merupakan komponen yang umum terdapat dalam air kulit bumi, dan sangat mudah terlarut dalam air tanah (ground water). Secara alamiah bentuk yang sangat umum ditemukan dalam air tanah adalah senyawa besi dan mangan bikarbonat. Air yang mengandung besi dan mangan bikarbonat bila berkontak dengan udara akan membentuk presipitat (endapan) dan berada dalam bentuk dispersi koloid, yang menyebabkan warna dan kekeruhan dalam air. Penelitian ini bertujuan untuk membuat model perangkat pengolah air tanah sehingga memenuhi baku mutu air bersih. Tujuan khusus penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi proses elektrokoagulasi untuk menurunkan penurunan kekeruhan, Fe dan Mn dalam air tanah. Penelitian dilakukan terhadap sampel yang berasal dari sumber air disekitar Cibeber kota Cimahi. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan penurunan konsentrasi Fe dan Mn akibat variasi waktu tinggal dan jumlah plat elektroda. Penurunan konsentrasi Fe dan Mn terbaik dari sumber air I diperoleh pada waktu tinggal 11,266menit, menggunakan 6 plat elektroda dan rapat arus 0,000996 A/cm2 dengan penurunan konsentrasi Fe sebesar 78,92% dan konsentrasi Mn 80,41%, sedangkan untuk sumber air II hasil terbaik diperoleh pada waktu tinggal 13,289 menit, menggunakan 6 plat elektroda dan rapat arus 0,000712 A/cm2 dengan penurunan konsentrasi Fe sebesar 86,85% dan konsentrasi Mn 87,00%

    Implementasi Algoritma Koreksi Diffrential GPS Dengan Metode Diferensial Tunggal Secara Post-Processing

    No full text
    Dengan adanya perbedaan klasifikasi pada alat, serta kesalahan-kesalahan alami serta teknis pada sistem GPS, maka dibutuhkan sebuah metode untuk meningkatkan akurasi untuk aplikasi-aplikasi yang membutuhkan akurasi tinggi. Dalam hal ini, metode koreksi DGPS dengan diferensial tunggal menawarkan solusi yang dapat memberikan hasil yang memuaskan. Penelitian ini berisi studi menyangkut implementasi serta kelayakan metode koreksi DGPS di lapangan untuk aplikasi statis dengan pengolahan data post-processing. Penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan studi referensi, kemudian eksplorasi terhadap alat yang digunakan, dalam hal ini pesawat GPS kelas-A dan pesawat GPS kelas-B. Setelah pemahaman terhadap alat tercapai, dilakukan implementasi dan pengujian terhadap metode koreksi DGPS ini sehingga akan dapat dianalisis mengenai tingkat akurasi serta kelayakan dari penerapan metode koreksi DGPS dengan diferensial tunggal.Dengan adanya perbedaan klasifikasi pada alat, serta kesalahan-kesalahan alami serta teknis pada sistem GPS, maka dibutuhkan sebuah metode untuk meningkatkan akurasi untuk aplikasi-aplikasi yang membutuhkan akurasi tinggi. Dalam hal ini, metode koreksi DGPS dengan diferensial tunggal menawarkan solusi yang dapat memberikan hasil yang memuaskan. Penelitian ini berisi studi menyangkut implementasi serta kelayakan metode koreksi DGPS di lapangan untuk aplikasi statis dengan pengolahan data post-processing. Penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan studi referensi, kemudian eksplorasi terhadap alat yang digunakan, dalam hal ini pesawat GPS kelas-A dan pesawat GPS kelas-B. Setelah pemahaman terhadap alat tercapai, dilakukan implementasi dan pengujian terhadap metode koreksi DGPS ini sehingga akan dapat dianalisis mengenai tingkat akurasi serta kelayakan dari penerapan metode koreksi DGPS dengan diferensial tunggal

    Karateristik Proses Pelapisan Emas pada Plastik Resin ABS

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk membuat lapisan logam pada material dasar plastik yang bersifat non konduktor dengan menggunakan metode lapis listrik (electroplating). Dengan proses pelapisan ini diharapkan akan meningkatkan sifat fisik dan bertambah nilai estetika dari material plastik. Lapis listrik adalah suatu proses pengendapan logam (misalnya: Ni, Cu, Zn, Au, dan sebagainya) pada permukaan material lain yang akan dilindungi dengan menggunakan proses elektrolisa. Kesulitan yang terjadi pada pelapisan ini adalah karena plastik bersifat non konduktor sehingga tidak dapat menghantarkan arus listrik. Supaya permukaan plastik dapat mengendapkan logam yang akan dilapiskan, maka harus diupayakan supaya permukaan plastik dapat menghantarkan arus listrik. Pengendapan lapisan emas secara elektroplating tergantung pada larutan, rapat arus, dan tempertur yang digunakan. Penelitian ini menggunakan larutan tetap dengan memyvariasikan rapat arus, temperatur dan waktu pelapisan. Hasil pelapisan yang baik 2 A/dm2 dengaPenelitian ini bertujuan untuk membuat lapisan logam pada material dasar plastik yang bersifat non konduktor dengan menggunakan metode lapis listrik (electroplating). Dengan proses pelapisan ini diharapkan akan meningkatkan sifat fisik dan bertambah nilai estetika dari material plastik. Lapis listrik adalah suatu proses pengendapan logam (misalnya: Ni, Cu, Zn, Au, dan sebagainya) pada permukaan material lain yang akan dilindungi dengan menggunakan proses elektrolisa. Kesulitan yang terjadi pada pelapisan ini adalah karena plastik bersifat non konduktor sehingga tidak dapat menghantarkan arus listrik. Supaya permukaan plastik dapat mengendapkan logam yang akan dilapiskan, maka harus diupayakan supaya permukaan plastik dapat menghantarkan arus listrik. Pengendapan lapisan emas secara elektroplating tergantung pada larutan, rapat arus, dan tempertur yang digunakan. Penelitian ini menggunakan larutan tetap dengan memyvariasikan rapat arus, temperatur dan waktu pelapisan. Hasil pelapisan yang baik 2 A/dm2 deng

    104

    full texts

    280

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇