Jurnal Elementer
Not a member yet
    185 research outputs found

    Rancang Bangun Smart Air Purifier

    Get PDF
    The quality of the inhaled air affects the immune system and human health. If the air that is inhaled is dirty, it can interfere with daily human activities and one way to prevent it is to need a device that can identify and clean dirty air so that the need for clean air can be met and daily human activities will run smoothly. So in this final project, the author designed a Smart Air Purifier device to overcome the air contaminated by PM2.5 and PM10. The average error percentage value of the PM10 GP2Y1010AU0F sensor reading is 12.80%. This Smart Airpurifier device can perform purification in all types of rooms and different types of rooms. The advantage of this device is that it can clean air with various pollutants such as cigarette smoke, to PM10 particles below 10 g/m3. The effectiveness of the mode on the device has advantages and disadvantages to sterilize the air in the room. For example, when the PM10 value is above 300 g/m3, the high mode is effective for sterilizing dirty air, especially smokeKeywords: NodeMCU ESP8266, GP2Y1010AU0F Dust Sensor, Android, RealtimeKualitas udara yang dihirup mempengaruhi daya tahan tubuh dan kesehatan manusia. Jika udara yang dihirup kotor maka dapat mengganggu aktivitas manusia sehari-hari dan salah satu cara pencegahannya ialah diperlukan suatu perangkat yang dapat mengetahui serta membersihkan udara yang kotor sehingga kebutuhan udara bersih dapat terpenuhi dan aktivitas manusia sehari-hari akan berjalan lancar. Sehingga dalam proyek akhir ini, penulis merancang perangkat Smart Air Purifier untuk mengatasi udara yang terkontaminan oleh PM2.5 dan PM10. Nilai persentase error rata-rata dari pembacaan sensor PM10 GP2Y1010AU0F adalah sebesar 12,80 %. Perangkat Smart Airpurifier ini dapat melakukan purifikasi pada semua tipe ruangan dan jenis ruangan yang berbeda. Kelebihan perangkat ini dapat membersihkan udara dengan polusi yang berbeda-beda seperti asap roko, hingga partikel PM10 dibawah 10 µg/m3. Efektifitas mode pada perangkat memiliki kelebihan dan kerukarang untuk mensterilkan udara pada ruangan. Seperti ketika nilai PM10 diatas 300 µg/m3 mode high efektif untuk mensterilkan udara kotor terutama berupa asap. Kata Kunci: Udara, NodeMCU, Sensor GP2Y1010AU0F, Ionizer

    Pengembangan Instrumen Pengukuran Aliran Air Berbasis Internet of Things (IoT)

    Get PDF
    Meteran air yang digunakan PDAM untuk mengetahui penggunaan air di rumah pelanggan masih bersifat analog sehingga pelanggan kesulitan dalam membaca jumlah penggunaan air. Tujuan dari penelitian ini ialah mengembangkan sebuah perangkat sederhana yang dapat mengetahui penggunaan air secara real time oleh pengguna berbasis IoT dengan tingkat akurasi yang baik. Penelitian ini menggunakan Water Flow Sensor, Arduino Pro Mini, Arduino Mega 2560, Modul GSM SIM900A, serta Modul Micro SD Card. Hasil dari penelitian pada saat pengkalibrasian Water Flow Sensor dengan 10 kali percobaan terhadap tujuh parameter yang berbeda didapatkan nilai RMSE sebesar 0,31 L/menit atau menyimpang sekitar 4,12%. Total penggunaan air yang didapat Water Flow Sensor berbanding jauh dengan meteran air PDAM diduga karena debit air yang mengalir dipengaruhi oleh tekanan dan spesifikasi sensor. Pengiriman data ke platform selama 24 jam memiliki tingkat keberhasilan sebesar 98,1%

    Pengaruh Konfigurasi Orientasi Serat 00 Dan 450 Karbon/Epoksi (Woven) terhadap Karakterisasi Mekanik Drive Shaft

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dari material serat karbon TC35-12K tipe woven dipadukan dengan resin epoksi sebagai matrik. Orientasi serat yang diterapkan adalah 00 dan 450 pada masing-masing layer dan menemukan susunan layer yang paling optimal. Metode dalam penelitian ini yaitu dengan simulasi matematis dan komputasi menggunakan software finite element Analysis (FEA). Hasil dari penelitian menemukan bahwa orientasi serat 450 serat karbon serat karbon TC35-12K/epoksi woven memiliki kemampuan sangat baik terhadap torsi dengan nilai total deformation 1,38 mm apabila diberikan torsi 120 N.m. Selain itu orientasi serat 00 memiliki kemampuan lebih baik terhadap beban tarik dan bending. Orientasi serat 00 juga meningkatkan nilai natural frequency 151,65 Hz karena kakakuan menjadi lebih baik. Konfigurasi orientasi serat dan urutan susunan layer optimal adalah 45/45/0/0 yang mampu terhadap torsi, tarik, bending, dan putaran kritis. Putaran kritis berdampak pada punca getaran, semakin tinggi angka putaran kritis akan lebih baik. Konfigurasi yang dipilih mampu hingga putaran 9000 rpm

    Sistem Monitoring Jaringan Sensor Node Berbasis Protokol MQTT

    Get PDF
    n this study, the implementation of a sensor node monitoring system based on the MQTT protocolis presented. The sensor node is made using the NodeMCU ESP8266 which is connected to thesensor to measure temperature, humidity, gas levels, and the presence of fire. Nodered is used tobuild a monitoring system. In this study, four connected sensor nodes were used. The MQTTprotocol is implemented on both sides of the sensor node and monitoring system. The sensor nodewill act as a publisher and the monitoring system will act as a subscriber. The sensor dataobtained will be sent to the monitoring system using the MQTT protocol. The test results showedthat the MQTT protocol was successfully implemented. Data from all sensor nodes can bedisplayed on the monitoring systemPada penelitian ini dipresentasikan implementasi sistem monitoring sensor node berbasisprotocol MQTT. Sensor node dibuat menggunakan NodeMCU ESP8266 yang terhubung kesensor untuk mengukur suhu, kelembapan udara, kadar gas, dan keberadaan api. Nodereddigunakan untuk membangun sistem monitoring, Pada penelitian ini digunakan empat buahsensor node yang saling terhubung. Protokol MQTT diimplementasikan pada kedua sisi sensornode dan sistem monitoring. Sensor node akan bertindak sebagai publisher dan sistemmonitoring bertindak sebagai subscriber. Data sensor yang didapat akan dikirimkan ke sistemmonitoring menggunakan protocol MQTT. Hasil pengujian didapatkan bahwa protocol MQTTberhasil diimplementasikan. Data dari seluruh sensor node dapat ditampilkan pada sistemmonitoring

    Manajemen Ketersediaan dan Penggunaan Air pada Rumah Tangga Berbasis IoT

    Get PDF
    Water one of important resource which needs to be managed wisely, especially at home usage. Water management at home is about control water availability on a water tank and monitoring how many liters of daily usage. To improve that issue, in this paper we propose an integrated system that allows managing water in two functions, first to maintain the water level in the water tank is about 15%-85% from water tank capacity. Second, users can monitor water usage real-time in daily for efficiency purposes. This system consists of sensors that connect through the internet using NodeMCU ESP8266 as a microcontroller to collect data of sensors and send them to the Blynk cloud server as an IoT platform. Another side, the Blynk app installed on the user smartphone can read data sensors that storage in the Blynk server, as monitoring to analyze water usage and water level in the water tank. The result of this system is working properly with a percentage error 1,96% - 3.84% for minimum and maximum threshold control water level in the water tank. The accuracy of water usage is about 98,28% or 1.72% error rate. This system proved can help the user easily with their smartphone to manage water availability automatically and to analyze water usage for efficiency purposes.Air merupakan sumber energi bagi paling penting bagi kehidupan yang perlu diatur ketersediaan dan penggunaanya. Manajemen air dirumah tangga adalah terkait ketersediaanya dalam tandon air dan penggunaannya yang bisa dikontrol. Penelitian dalam paper ini membangun sistem manajemen air dalam rumah tangga yang terdiri dari 2 sub sistem, pertama sistem otomasi pengisian tandon air dengan kontrol hidup/mati pompa air untuk menjaga ketersediaan air dalam tandon berkisar 15%-85% dari kapasitas tandon. Algoritma percabangan bersyarat digunakan untuk menjaga ketersediaan air dalam tandon di range tersebut. Kedua, sistem monitoring penggunaan air dengan akumulasi secara riil time yang bisa dievaluasi berdasarkan waktu. Sensor-sensor dihubungkan ke NodeMCU ESP8266 sebagai penangkap dan pengirim data sensor ke Blynk server melalui jaringan internet. Infrastruktur akses internet menggunakan WiFi lokal (WLAN) yang menghubungkan NodeMCU ESP8266 sebagai wireless client ke Wireless Router, sedangkan aplikasi blynk pada smartphone terhubung ke Blynk untuk melihat data sensor melalui jaringan seluar. Hasil yang didapatkan bahwa kontrol ketersediaan air dalam tandon berfungsi baik dengan prosentase kesalahan sebesar 1.96% - 3.84%. Sedangkan akurasi pembacaan volume air yang digunakan mencapai 98,28% atau prosentase kesalahannya adalah 1.72%. Blynk sebagai platform IoT berfungsi sangat baik sebagai penyimpan data sensor secara online dan penyedia aplikasi monitoring dan kontrol pada perangkat smartphone android

    Sistem Pengambilan Gelas 250 ml Tertumpuk Dengan Silender Pnuematik Secara Otomatis

    Get PDF
    Small and medium industries are growing rapidly, one of which is the bottled drinking water (AMDK) industry. Therefore, there are so many studies related to the automatic filling of mineral water in both 250 ml and 600 ml glass packaging. However, this research focuses on an automatic water filling system that is controlled by a microcontroller or PLC so that it ignores the container queuing system in the form of glasses or bottles automatically, in the sense of the research the container queuing system is still done manually. The queue of glasses that are arranged in stacks becomes one of the obstacles, because the distance between the first glass and the second glass and so on is very small and can even be said to be close together. This research focuses on the mechanical system to take the glasses one by one which is arranged in a stack between glasses using acrylic material in the shape of a rectangle at a size of 100mm x 180mm. This mechanical system is to separate the bottom glass from the pile of glasses by pushing the bottom glass separator mechanically, using a pneumatic cylinder that moves horizontally. The results of the research are the process of taking 250 ml glasses one by one in a stack of glasses automatically 100% with a minimum stack of 4 glasses.Industri kecil menengah sedang berkembang pesat salah satunya adalah industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Maka dari itu begitu banyak penelitian yang terkait dengan pengisian air mineral secara otomatis baik dalam kemasan gelas 250 ml maupun 600 ml. Akan tetapi penelitian tersebut berfokus pada system pengisian air otomatis yang di kontrol dengan mikrokontroller atupun PLC sehingga mengabaikan sistem antrian wadah baik berupa gelas ataupun botol secara otomatis, dalam artian penelitian tersebut sistem antrian wadah masih di lakukan secara manual. Antrian gelas yang tersusun secara bertumpuk menjadi salah satu kendala, karena jarak gelas pertama dengan gelas kedua dan seterusnya sangatlah kecil bahkan dapat dinyatakan berdempet. Pada penelitian ini difokuskan pada sistem mekanik untuk mengambil gelas satu persatu yang tersusun secara bertumpuk antar gelas dengan menggunakan bahan akrilik yang berbentuk persegi panjang pada ukuran 100mm x 180mm. Sistem mekanik ini untuk memisahkan gelas yang paling bawah dari tumpukan gelas dengan cara mendorong mekanik pemisah gelas paling bawah, menggunakan silinder pneumatik yang bergerak secara horizontal. Hasil penelitian proses pengambilan gelas 250 ml secara satu per satu dalam tumpukan gelas secara otomatis 100% dengan tumpukan gelas minimal berjumlah 4 gelas

    Sistem Monitoring Penentuan Pergerakan Posisi Panel Surya Terintegrasi Internet Of Things

    Get PDF
    Due to the increasing demand for energy, alternative energy is needed. One of them is energy that comes from the sun. To utilize solar energy, solar panels are needed which are used to collect solar energy which will be converted into electrical energy. The problem is to optimize the work of the solar panel, a design for determining the position of the solar panel must be made so that it is always focused on the direction of the arrival of the sun. Design of solar panel position monitoring system based on the Internet of Things has a purpose as a monitoring system in optimizing the light reception received by solar panels in real time. The method used is the dual axis tracking method, which is a method that can make flexible solar panel movements follow the direction of the maximum sunlight intensity. The parameters monitored from this research are the value of analog voltage from the four LDR light sensors, two angles of dual axis movement and description of the the solar panel position. From the tests that have been carried out, the system can work well as solar panel movement position monitoring system based on the Internet of Things. Akibat kebutuhan energi yang terus meningkat, maka diperlukan energi alternatif. Salah satunya adalah energi yang bersumber dari matahari. Untuk memanfaatkan energi matahari tersebut dibutuhkan panel surya yang difungsikan untuk mengumpulkan energi matahari yang akan dikonversi menjadi energi listrik. Permasalahannya, untuk mengoptimalkan kerja dari panel surya tersebut harus dibuat rancangan penentuan posisi panel surya agar selalu berada fokus pada arah datangnya matahari. Rancang bangun sistem monitoring posisi panel surya berbasis Internet of Things bertujuan sebagai sistem monitoring dalam pengoptimalan penerimaan cahaya yang diterima oleh panel surya secara realtime. Metode yang digunakan yaitu metode dual_axis, yaitu metode yang dapat membuat pergerakan panel surya fleksibel mengikuti arah datangnya intensitas cahaya matahari maksimal. Parameter yang dimonitoring dari penelitian ini yaitu nilai tegangan analog dari setiap intensitas cahaya yang mengenai keempat sensor cahaya LDR, kedua sudut pergerakan dual axis dan keterangan posisi panel surya. Dari pengujian yang telah dilakukan, sistem dapat bekerja dengan baik sebagai sistem monitoring penentuan pergerakan posisi panel surya terintegrasi Internet of Things. &nbsp

    Prototipe Manipulator Lengan Robot Berbasis Arduino dengan Metoda Kendali Lead-Through

    Get PDF
    In this research, a prototype of Arduino-based robot arm manipulator (MLR) controlled with lead-through method is proposed. Through lead-through control methods, the robot movement programming process is replaced by a simple and easy robot movement recording process. The recording process is performed when parts of the MLR are manually moved by the user. Afterwards, the playback process of the recorded movement can be performed. The MLR has 4 degrees of freedom and uses four servo motors to perform rotational movement, upward-downward movement, forward-backward movement, and gripping movement. The servo motors are modified so that each of them has one additional terminal that serves to provide position feedback. On the recording process, the position of all servo motors is recorded on Arduino Uno EEPROM every 200 milliseconds time interval. In the playback process, the recorded position is sent to the servo motors as input, and the MLR repeats the recorded movement. The MLR is tested to move workpieces with accuracy requirement of ± 3cm. MLR is able to repeat the movement to move 1 workpiece for 30 cm displacement with a success rate of 80%. In addition, MLR is able to playback the movement to move 2 workpieces for 60 cm displacement with a success rate of 85%.Pada penelitian ini diajukan suatu prototipe manipulator lengan robot (MLR) berbasis Arduino yang bekerja dengan metoda kendali lead-through. Melalui metoda kendali lead-through, proses pemrograman gerakan robot digantikan dengan proses perekaman gerakan robot yang sederhana dan mudah. Pada proses perekaman (recording), bagian-bagian dari MLR digerakkan secara manual oleh pengguna. Setelah itu dapat dilakukan proses pemutaran ulang (playback) dari gerakan yang telah direkam. MLR memiliki 4 derajat kebebasan dan mempergunakan empat motor servo untuk melakukan gerakan rotasi, gerakan naik-turun, gerakan maju-mundur, dan gerakan mencengkeram. Motor servo dimodifikasi sehingga memiliki satu terminal tambahan yang berfungsi untuk memberikan umpan balik posisi. Pada proses perekaman, posisi dari semua motor servo direkam pada EEPROM Arduino Uno setiap rentang waktu 200 milidetik. Pada proses pemutaran ulang, posisi yang telah direkam dikirimkan sebagai masukan motor servo, dan MLR mengulangi gerakan yang telah direkam. MLR diuji untuk memindahkan benda kerja dengan tuntutan akurasi sebesar ± 3cm . MLR mampu mengulangi gerakan memindahkan 1 benda kerja berjarak perpindahan 30 cm dengan tingkat keberhasilan 80% . Selain itu, MLR mampu memutar ulang gerakan memindahkan 2 benda kerja berjarak perpindahan 60 cm dengan tingkat keberhasilan 85%

    A ANALISIS SISTEM PENGAMAN GEDUNG REKTORAT UNIVERSITAS LANCANG KUNING PEKANBARU: Sistem pengaman

    No full text
    The Safety System is one way to overcome the interference of reducing the influence of electric current, such as leakage currents or short circuit due to failure of insulation and natural disasters as well as the result of lightning surges. Lancang Kuning University Rectorate Building is a building that has several rooms that have administrative, academic, financial and lecture activities using electrical equipment. The purpose of this study was to calculate the magnitude of the current per phase, power consumption, power losses and determine the capacity of the safety system and evaluate the grounding system in the Rector Building, Lancang Kuning University. Based on the results of the discussion, the power consumption obtained at the Lancang Kuning University Rectorate Building was 292.95 kW, the balanced current was 50 Amperes, the voltage drop was 5 volts, the power loss at the phase 1 voltage R was 1.54 kW and 3 phase of 2.28 kW, magnitude of power loss in phase 1 S voltage of 0.97 kW and 3 phases of 1.69 kW, power loss at phase T voltage of 1 phase at 1.48 kW kW and 3 phases of 2 , 56 kW, the amount of earth resistance is 59.5 ohms, the safety of the main panel is 80 amperes and the installed load is 38.71 KVA, the maximum load is 315 KVA and the average load is 161.61 kVA.Sistem Pengaman merupakan salah satu cara untuk mengatasi gangguan pengurangan pengaruh arus listrik, seperti terdapat arus bocor atau hubungan singkat akibat kegagalan isolasi dan bencana alam serta akibat adanya surja petir. Gedung Rektorat Universitas Lancang Kuning merupakan gedung memiliki beberapa ruangan mempunyai kegiatan admistrasi, akademik, keuangan dan perkuliahan menggunakan peralatan listrik. Tujuan Penelitian untuk menghitung besar arus per phasa, pemakaian daya, rugi-rugi daya dan menentukan besar kapasitas sistem pengaman serta mengevaluasi sistem pentanahan pada Gedung Rektorat Universitas Lancang Kuning. Berdasarkan hasil pembahasan diperoleh Besar pemakaian daya pada Gedung Rektorat Universitas Lancang Kuning sebesar 292,95 kW, Besar arus seimbang diperoleh sebesar 50 Amper, Besar jatuh tegangan sebesar 5 volt, Besar rugi daya pada phasa R tegangan 1 phasa sebesar 1,54 kW dan 3 phasa sebesar 2,28 kW, Besar rugi daya pada phasa S tegangan 1 phasa sebesar 0,97 kW dan 3 phasa sebesar 1,69 kW, Besar rugi daya pada phasa T tegangan 1 phasa sebesar 1,48 kW kW dan 3 phasa sebesar 2,56 kW, Besar tahanan pentanahan diperoleh sebesar 59,5 ohm, Besar pengaman pada panel utama sebesar 80 amper dan Besar beban terpasang sebesar 38,71 KVA, beban maksimum sebesar 315 KVA dan beban rata rata sebesar 161,61 kV

    RANCANG BANGUN SISTEM PENGERING GAPLEK TIPE HIBRIDA ANTARA EFEK RUMAH KACA (ERK) DAN TUNGKU BIOMASSA

    No full text
    The greenhouse system works by utilizing solar thermal energy. It has a deficiency because it depends on weather to get maximum solar thermal energy. This deficiency can interfere with the drying process of plantation products, especially gaplek. Therefore, biomass furnace is added to overcome the dependence of solar thermal energy. The result of the proposed hybrid dryer system can control the temperature below 60℃. Moreover, the humidity can reach a minimum point of 60% while the temperature is 57℃. Those results show the system can give nomerous dry air to the dryer room because the greenhouse system is equipped with an exhaust fan. Thus, gaplek can appropriately dry according to the desired grade. Then, the cost of operating the proposed hybrid drying system is inexpensive, which is Rp 158.194,65 per year.Sistem pengering tipe efek rumah kaca (ERK) bekerja dengan memanfaatkan energi panas matahari. Cara kerja tersebut memiliki kekurangan karena sangat bergantung pada cuaca untuk mendapatkan energi panas matahari secara maksimal. Kekurangan tersebut dapat mengganggu proses pengeringan hasil pengolahan produk perkebunan, khususnya gaplek. Oleh karena itu, tungku biomassa ditambahkan untuk mengatasi ketergantungan terhadap energi panas matahari. Hasil sistem pengering hibrida yang diusulkan mampu mengendalikan suhu di bawah 60℃. Selain itu, nilai kelembapan dapat mencapai titik minimum 16% ketika suhu mencapai titik maksimum 57℃. Hasil tersebut menunjukkan sistem mampu memberikan udara kering yang banyak karena sistem pengering ERK dilengkapi dengan exhaust fan. Sehingga gaplek dapat kering sesuai dengan mutu yang diinginkan. Kemudian, biaya yang dikeluarkan untuk pengoperasian sistem pengering hibrida yang diusulkan sangat murah, yaitu Rp 158.194, 65 per tahun

    150

    full texts

    185

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Elementer
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇