Jurnal Jaffray
Not a member yet
265 research outputs found
Sort by
Peranan Pemuda Gereja Dalam Pembangunan Bangsa
Pembangunan bangsa sangat besar ditentukan oleh peran pemuda secara aktif dan kreatif bdengan didasarkan atas kualifikasi spiritual, intelektual yang baik, ketahanan, kualitas moral yang terpuji, dan ideologi yang terpuji.Dalam membangun bangsa yang sedang dilanda oleh berbagai krisis,diperlukan peran pemuda gereja yang berkualifikasi, yaitu yang memiliki kualitas spiritual yang tinggi, intelektual yang mampu bersaing, ketahanan dan kualitas moral yang terpuji, dan ideologi yang terujr, dengan mengambil peranan secara aktif dan kreatif dalam memberitakan Injilkepada segala makhluk, berperan aktif dalam mengatasi disintegrasi bangsa demi persatuan dan kesatuan serta keutuhan bangsa, turut serta mengambil bagian dalam upaya pemecahan masalah kemiskinan dengan berdoa dan bekerja keras, meningkatkan sumber daya manusia, dan menciptakan lapangan kerja atau berwiraswasta, dan furut serta secara aktif dalam memberantas budaya korupsi dengan mereformasi moral bangsa yang telah dirusakkan oleh dosa serta menciptakan etos kerja yang positif dengan meningkatkan kedisiplinan, keiuiuran dan semangat pengabdian yang berdedikasi tingg
Pertumbuhan Karakter Kristen “Kepribadian Seorang Pelayan”
"ldentitas dan kepribadian seorang pemimpin Kristen terletak pada karakternyadan bukan pada pekerjaannyo. " Apakah saudara setuju dengan kenyataan ini?(Karakter berarti: sifat-sifut kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seorang dengan yang lain; tabiat; watak).Oswald Chambers mangatakan, "Sudah menjadi suatu prinsip umum bahwa kita dapat mempengaruhi dan memimpin orang lain sejauh kita sendiri melangkah. Orang yang berhasil adalah orang yang memimpin bukan hanya dengan menunjukkan jalannya saja, tetapi juga untuk menjalaninya sendiri.
Filsafat Ketuhanan Menurut Plato
Plato adalah filsuf pertama yang menulis secara filosofis dan secara sistematik teologis mengenai konsep Ketuhanan sehingga dapatlah dikatakan bahwa ia adalah peletqk dasar bagi ilmu teologia dan memberikan pengaruh besar bagi perkembanganfilsafat Barat khususnya tentangkonsep Ketuhanan. Pemikiran Plato tentang Ketuhanan adalah upayanya untuk mereformasi konsep Ketuhanan yang terdapat pada masyarakat Yunani kuno. Tulisan ini berupaya menganalisis dan memahami Ketuhanan menurut Plato agar pembaca masa kini dapat mengerti lebih dalam lagi tentong konsep Ketuhanan yang dipahami masyarakat Yunani kuno dan khususnya menurut Plato, dan juga dapat dijadikan sebagai bahan perbandingan bagifilsafat Ketuhanan pada masa kini. Filsafat Ketuhanan menurut Plato ini penulis jelaskan dengan memperhatikandimensi metafisika, epistemologi, dan etika
Gerakan Potensi Manusia: Injil Harga Diri atau .... ?
Gerakan Potensi manusia dalam falsafah New Age merupakan injil hargayang pada akhirnya akan berakhir pada kekosongan spiritual dan citra diri.Manusia telah mati, kata Firman Tuhan. Untuk menemukan identitas, citra diri,dan makna kehidupan tidak ada metode atau pun metodologi lainnya. Bahkansekalipsn secara epistemologi akan muncul metode baru dalam dunia filsafatdan Psikologi atar,r sosiologi yang menawarkan sistem penemuan identitasmanusia, manusia telah mati. Berikanlah berbagai teori psikologi kepada sesosok mayat dan dia tetap menjadi mayat, kecuali dia dihidupkan kembali.Manusia harus dihidupkan kembali dalam hubungan yang dipulihkan bersama Allah penciptanya di dalam dan melalui karya Kristus yang genap danfinal. Di dalam gereja yang secarr sadar atau tak sadar mengajarkan injil harga diri ini di luar Kristus, akan menemukan warganya menjadi turis atau wisatawan spiritual yang akan berkelana dari gereja ke gereja, dari pengkotbah yang satu kepada pengkotbah yang lain untuk mencari kepuasan temporal
Dimensi Pelayanan Pastoral
Pelayanan Penggembalaan merupakan satu tanggung jawab yang diberikan Tuhan Yesus kepada yang dipercayainya selaku gembala, namun pemahaman di antara para gembala masa kini tentang tanggung jawab itu semakin kabur dengan kebanyakan hanya mejalankan fungsi penggembalaan setengah jadi. Itu sebabnya dalam penelitian pastoral di antara beberapa gereja padatahun silam ditemui adanya sejumlah kelemahan kehidupan keimanan jemaat. Gembala bertanggung jawab mengajar (dodaskalous), menuntun (piomenas) dan memimpin (episkopos). Ketiganya tidak terpisahkan melainkan menyatu dan tersinergi dalam sepanjang kegiatan pastoral seperti yang telah ditunjukkan oleh Yesus Kristus dalam menggembalakan murid-Nya. Menggembalakan umat Tuhan sesungguhnya adalah pelayanan Tuhan Yesus yang Ia sharing-kan kepada para gembala jemaat. Kalau engkau mengasihi Aku, kata Yesus, gembalakanlah domba-dombaKu. Yoh. 21:15-19
Peranan Psikologi terhadap Perkembangan Masyarakat Pasca Modernisasi
Dalam mencapai kemajuan bangsa, terdapat hal-hal positif dan negatif, termasuk persoalan psikologis bangsa. Itu sebabnya peran seorang teolog dituntut untuk memilki dan menguasai ilmu psikologi dalam tugas pelayananny
Gereja dan Paradigma Pembaharuan Ditinjau dari Perspektif Teologi Agama dan Masyarakat
Gereja atau umat Allah diharapkan selalu berada dalam perubahan positif, agar tegar dan siap terusmelaksanakan tanggung jawab vertical dan horizontal. Prinsip yang perlu adalahgereja memberi kontribusi bagi masyarakat. Peluang-peluang seperti halnyamengembangkan pelayanan berdasarkan panggilan Allah, bermotif kasih, danberorientasikan perbuatan baik menjadi kekuatan lahirnya pengakuan“Allahmu adalah Allahku, Kristusmu adalah Kristusku
Gejala Pergeseran Salah Satu Ajaran Dasar Kaum Injili
Tujuan tulisan ini adalah agar kita bisa melihat faktayang jeias di mata kita tentang keadaan dan perilaku jemaat kita yangkemungkinan besar sama dengan fakta yang nyata yang sedang hidupdi beberapa anggota jemaat yang penulis temukan di lapangan. Keduaadalah kita bermaksud mengenal apa penyebab utama dari fakta itulalu dicarikan jalan keluarnya yang tidak menyimpang dari FirmanTuhan. Tulisan ini pada dasarnya diharapkan bermanfaat sebagaimasukan bagi para alumni STTJ melihat kembali perilaku dan hasilperilaku jemaatnya agar dengan itu kita dapat kembali mengambil jalanyang sesuai dengan mandat yang diberikan Tuhan bagi setiap kita. Selainitu diharapkan pula bahwa selaku gembala pengajar atau pendidik padasekolah baik teologi maupun umum, kita dapat menilai sampai sejauhmana kita telah beke{a dengan Tuhan dalam hal Itoh Kudus melahirkankembali orang-orang yang kita gembalakan dan kabari Injil
Eutanasia
Eutanasia seharusnya diartikan sebagai "mati dengan baik", kematianyang bagus (A good death ), mati dengantenang, atau yang sekarang banyakdiartikan sebagai "mercy killing," (membunuh dengan alasan belas kasihan).Bagaimana pun juga yang berdaulat atas kehidupan dan kematiankita adalah Ailah dan bukan mesin. Jadi apabila kita menghadapi kondisi yangdemikian, /aitu upaya-upaya secara wajar tidak dapat menolong iagi, makayang harus kita lakukan adalah berdoa, karena Allah sanggup mengadakanmujizat sesuai kehendak-Nya (Yakobus 4:2; 5:14-1,5). Tetapi apabila sesudahberdoa dan upaya medis yang wajarsudah tidak marnpu dan pasien tersebutmenemui kematian, kita harus menerimaitu sebagai suatu yang wajar danmerupakan keuntungan (Filipi 1:21) serta yakin bahwa kasih karunia Aliah teiahcukup bagi kita (II Korintus 12:9)
Peranan Paduan Suara Gereja Dalam Memperkukuh Spiritualitas Dan Memberi Konstribusi Bagi Ibadah Jemaat
Paduan suara salah satu unsur musik gereja dan merupakan musik vokal, kehaclirannya cli dalam ibadah bukan hanya semata-mata untuk mempersembahkan tagu puji-pujian. lebih dari itu, paduan suara sesungguhnya mempunyai fungsi prime,t yaitu menolong jemaat menyanyi dan menolong jemaat juga untuk memahami fungsi setiap nyanyian pada setiap rumpun tata ibadah