Tesa Arsitektur, Journal of Architectural Discourses
Not a member yet
108 research outputs found
Sort by
PERUBAHAN MORFOLOGI RUMAH TINGGAL 01 KAMPUNG ARAB KOTA MALANG (The Morphological Changes of the Residential Houses of Kampong Arab at Malang City)
Kampong Arab at Malang City represents an urban kampong that was built within the influence of the Dutch Govemment's policy (Regering Regleement and Vremde Oosterllngen). Therefore, the kampong has colonial, Javanese, and Islamic styles in its architectural constructions. However, the modernization of the region brought changes in its visual appearance; many old buildings were replaced by modem ones. The objectives of this study were to identify the history and the characteristics ofthe old buildings at Kampong Arab by applying descriptive method (field observation and secondary data), to identify and analyze the changes of the old buildings by using evaluative description method (scoring method), and to identify and analyze the factors that cause changes to the old buildings by using evaluative description method (factor analysis). The results of the study show that 4 buildings underwent big changes, 27 buildings got moderate changes, and 11 buildings had only little changes. The causes of the changes of the old buildings are grouped into three, namely (1) factors of ownership and location, (2) factors of age and maintenance, and (3) factors that is related to social, cultural and family size affairs
TIPOLOGI RAGAM HIAS RUMAH TINGGAL KELUARGA BAKRI ZAED DI BALUWARTI SURAKARTA (Typology of Decoration of the Family Bakri Zaed's Residence at Baluwarti Surakarta)
Baluwarti was originally a residential area for families and courtiers of Kasunanan palace. Together with the development of the economic activity types and the increasing economic potentials of the community of Ba/uwarti's, we then find residential houses having mixing styles of Javanese, European, Chinese, and Islamic. The problems found In the field is the presence of absorption and adaptation of elements of Javanese culture and foreign cultures that create decoratlva typology of Bakri Zaed's family residence. The objective of this study was to Identify the decorative typology that is applied at Bakri Zaed's family residence. This study is qualitatively descriptive having explorative descriptive analysis approach. The factors to be examined are the characters of the decoration (motifs, pattems, materials, and color), and the style applied. Based on study results; it could be concluded that the typology of decoration of Bakri Zaed's family residence is attachment/eclectics of several styles, which are: Java, Art Deco, Art Nouveau, Middle East, and China. There was no standardized character and style. Absorption process to perform self-existence that is influenced by social, level of economic potential, culturaV political status (related to the palace Kasunanan) and the closed circumstances Is based on the owner's tastes
DAMPAK SPASIAL KEHADIRAN KAMPUS UNIVERSITAS DIPONEGORO DI KAWASAN TEMBALANG SEMARANG (The Spatial Impact of the College Attendance at Diponegoro University Area of Tembalang Semarang)
Suatu lokasi bila terdapat fasilitas umum seperti pendidikan tinggi akan memiliki multiplier effect. Gejala ini terjadi pada perpindahan kampus Universitas Diponegoro (Undip) dari Pleburan ke Tembalang Semarang pada sekitar tahun 2010. Di lokasi kampus yang baru, di Tembalang yang semula sepi, kehadiran Undip antara lain memberikan dampak spasial yang signifikan. Gejala ini menarik untuk diteliti. Oari gambaran terse but, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kehadiran kampus Undip di Tembalang dari aspek spasial. Metode penelitian yang digunakan bersifat deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan kondisi pertumbuhan spasial pada zona 1, 2, 3, dan 4. Kata kunci: dampak kehadiran kampus, spasial
MODEL RAGAM HIAS JOGLO PONOROGO (Aesthetic Decorative Models of Joglo Ponorogo)
Penelitian ini dilakukan dengan beberapa alasan. Pertama, karena ada kekhawatiran diakuinya joglo Ponorogo sebagai prod uk budaya negara lain. Kedua, perlu dikembangkan pengetahuan arsitektur Nusantara. Ketiga, tipe bangunan joglo di Ponorogo dimiliki oleh rakyat biasa. Keempat, ragam hias merupakan bag ian kecil dari sosok arsitektur, namun kehadirannya menentukan identitas arsitektur, khususnya arsitektur tradisional. Tujuan dalam menetapkan model ragam hias joglo Ponorogo adalah untuk mengetahui posisi, bentuk, pola, dan motif ragam hias. Dengan menggunakan delapan sampel rumah joglo di Kabupaten Ponorogo data berupa segala ragam hias diambil gambarnya. Data berupa gambar dari delapan sampel dikelompokkan tiap elemen, yaitu elemen wuwungan, dadapeksi, gonjo, emprit gandil, santen, soko dan tumpangsariftumpang. Setelah dikelompokkan tiap elemen baru dilakukan pembandingan, dan menganalisa bentuk, pola, motif, metode ragam hias. Kerumitan ragam hias, dan posisi ragam hias dapat digunakan untuk menunjukkan kualitas bangunan dan dapat menunjukkan tingkat ekonomi pemiliknya. Ragam hias sebagai elemen estetika dihadirkan dalam bentuk tampilan berupa' proporsi, dengan penambahan elemen dan menghadirkan dekorasi. Dekorasi yang digunakan sebagian besar menggunakan ukiran dengan motif flora dan dikembangkan dengan pola simetris. Membuat dan memasang adalah metode yang dilakukan dalam pembuatan dekorasi.
Kata Kunci: ragam hias, joglo, joglo ponorogo
PRIVATE INVOLVEMENT IN THE OLD CITY REVITALIZATION AND DEVELOPMENT (Keterlibatan Swasta dalam Revitalisasi dan Pembangunan Kota Lama)
Topik penelitian adalah tentang revitalisasi perkotaan pada salah satu daerah cagar budaya di Kota Semarang. Kota lama adalah cagar budaya terbesar di Semarang. Pemerintah Kota Semarang menyadari potensi Kota lama dari segi pariwisata. Telah dilakukan revitalisasi dan pembangunan Kota lama dengan meningkatkan lingkungan dan infrastruktur Kota lama. Walaupun kenyataannya apa yang telah dilakukan pemerintah tidak mampu menahan banjir dan memberikan infrastruktur yang mencukupi. Sementara itu, sektor swasta telah mengambil inisiatif untuk memperbaiki bangunan. Dari situasi ini, peneliti mengajukan tujuan penelitian perama-tama untuk mengidentifikasi dan menganalisis kelerlibatan sektor swasta dalam revitalisasi dan pembangunan Kola lama, dan kedua meneliti potensi stimulant inisiatif sektor swasta dalam pembangunan Kota lama. Untuk mencapai tujuan, peneliti merumuskan dua pertanyaan penelitian yang mencakup perluasan inisiatif sektor swasta dalam proyek revitalisasi dan pembangunan Kota lama dan bagaimana merangsang sektor swasta untuk terlibat dalam proyek. Penelitian ini adalah penelitian eksplorasi yang meneliti manajemen dan pembangunan Kota lama sebagai kawasan cagar budaya di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan induktif yang dimulai dari observasi spesifik hingga penyusunan kesimpulan dan pembentukan teori. . Pada akhir penelitian, peneliti berkesimpulan bahwa sektor swasta sebenarnya tertarik untuk mengembangkan bisnis mereka di kawasan Kota Lama; hanya ketika penelitian dilakukan, mereka lebih suka menunggu inisiatif pemerintah untuk mengembangkan infrastruktur dan kebijakan yang berkaitan dengan Kota Lama.
Kata kunci: sektor swasta, pemerintah, keterlibatan, Kota lama, revitalisasi cagar buday
KORELASI KINERJA SPASIAL PERU MAHAN DENGAN KEPUASAN PENGHUNI PERU MAHAN MEGA RESIDENCE SEMARANG (The Correlation Of Housing Spatial Performance To Occupant's Satisfaction In Mega Residence Housing Semarang)
Konsekuensi dari pertumbuhan kota Semarang ke arah Selatan, akan memicu minat masyarakat untuk mencari kawasan perumahan dengan mempertimbangkan kriteria-kriteria: aksesibilitas mudah, bebas banjir, potensi berkembang baik, dan harganya relatif masih terjangkau. Berbagai macam perumahan telah dibangun, tentunya dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya. Untuk mengetahui kawasan perumahan mempunyai kemampuan, prestasi atau kapasitas kerja dari struktur spasial aktivitas permukiman yang sesuai dengan pola kebijaksanaan perencanaan dan persyaratan-persyaratan yang telah ditentukan maka perumahan tersebut harus mempunyai kinerja spasial yang baik. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengukur korelasi kinerja spasial perumahan dan tingkat kepuasan penghuni di perumahan Mega Residence. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan random sampling, sampel yang dipilih adalah penghuni perumahan Mega Residence sebanyak 48 KK. Teknik pengukuran menggunakan angket dengan metode pengukuran sikap, dan analisis data menggunakan statistik korelasi Spearman Rank. Berdasarkan karakteristik fenomena penelitian yang mempunyai korelasi yang bersifat independen, maka hasil pengukuran menyatakan bahwa makin tinggi kinerja spasial perumahan makin tinggi pula tingkat kepuasan penghuni di perumahan Mega Residence.
Kata kunci: korelasi, kinerja spasial, perumahan, tingkat kepuasan penghun
TlPOLOGI BANGUNAN RUMAH TINGGAL ADAT SUNDA DI KAMPUNG NAGA JAWA BARAT (Building Typology of Sundanese Traditional Houses at Kampung Naga, West Java)
A traditional house has specific characteristics that differ from one place to another. The house is treated as one of cultural heritages that should be protected and conserved. That's why it is vety important to study traditional houses and one of such houses is Sundanese traditional houses at Kampung Naga, West Java.
Kampung Naga's houses are characterized by poled or staged houses that are built in a group so that it makes a traditional kampong or village that is in habited by a group of people that strongly keep customs inherited by their ancestors. The specific characteristics of these traditional houses are of their building typology and interior design pattern. This writing will expose the building typology of Sundanese traditional houses at Kampung Naga's settlement.
Typology here means the characteristics of the shape of Sundanese traditional house in a whole. The data gathering method covers field survey, libraty study, and internet browsing
KAJIAN AWAL TERHADAP KONDISI PENCAHAYAAN ALAMI PADA BANGUNAN RUMAH LIMAS (Preliminary Study on Natural Lighting Condition of Limas Shaped House Building)
Indonesia's tropical climate has a significant potential in providing natural lighting to design buildings. Umas or pyramidal shaped house In its original condition (has not been modified/engineered), meaning that it is made of wood, having original elements and building design with openings Is believed to possess natural lighting for a construction that is assumed inadequate for productive activities. Seeing the existing activity pattern, a Ilmas house is not aimed just to rest but it is also to perfonn other activities, such as reading and working in the room. These activities require adequate support of room lighting. This study was conducted to verify the assumption telling that the lighting system of a limas house is insufficient productive activities during the day time. The study used a computerized simulation and field measurements to see the a priori condition of the limas house as the object of the study and then to compare the results of measurements. The result showed that the level of natural lighting In the house was almost the same that was 150 lux In average. This reinforced the assumption that the natural lighting level of the studied Ilmas house was insufficient to support productive activities In the day time. To get solutions in improving natural lighting condition of limas house, further studies are needed