610 research outputs found

    Vocabulary Mastery in Different Language Learning Strategies of The Beginner Language Learners

    Get PDF
    AbstractPenelitian ini bertujuan untuk mencari tahu jumlah rata-rata vocabulary mastery siswa, menyelidiki strategi yang paling sering digunakan dan paling efektif, dan mengetahui bagaimana perbedaan dari vocabulary mastery diantara penggunaan strategi yang berbeda-beda. Populasi dari penelitian ini adalah pelajar pemula di level pertama pada Just Speak English Learning Center. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data pada penelitian ini adalah kuesioner berdasarkan penelitian terdahulu yang dirancang oleh Setiyadi (2012) dan uji pengukuran kosakata yang dikuasai. Hasil analisis data menunjukan bahwa jumlah rata-rata vocabulary mastery para pelajar tersebut adalah 71,07.  Analisis hasil kuisioner menunjukkan bahwa cognitive strategy adalah strategi yang paling sering digunakan (47%). Sementara itu, rata-rata nilai pengguna cognitive strategy adalah 71,86, pengguna metacognitive strategy 83,67, dan pengguna social strategy 62,4. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan metacognitive strategy paling efektif untuk vocabulary mastery. This current study was aimed to find out the average of learners’ vocabulary mastery, investigate the most frequently used and the most effective strategy, and to find out how  was the difference of vocabulary mastery among different learning strategy used. The population of this research was the beginner learner of Just Speak English Learning  Center. The instruments in collecting the data were questionnaire based on Setiyadi (2012) study and vocabulary mastery test. The result of data analysis showed that the learners’ average vocabulary mastery score was 71,07. The questionnaire analysis showed that cognitive strategy was the most frequently used (47%). While, the average score of cognitive strategy learner was 71,86, metacognitive strategy learner was 83,67, and social strategy learner was 62,4. It can be concluded that metacognitive strategy was the most effective for vocabulary mastery

    The Authentic Materials in Improving Students’ Writing Achievement

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan signifikan secara statistik di dalam pencapaian siswa dalam menulis teks deskriptif dan  aspek  menulis apa  yang  paling  meningkat setelah siswa diajarkan menggunakan Authentic Materials. One group pretest posttest design digunakan dalam penelitian ini. Subyek penelitian ini adalah 23 siswa kelas IX Smp Abdulrahman Ibnu Auf Bandar Lampung. Data penelitian dianalisis menggunakan Repeated Measure T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan secara statistik pada nilai rata-rata pencapaian menulis siswa dengan level signifikansi 0.05 dan aspek menulis yang paling meningkat adalah aspek vocabulary diikuti dengan content, organization, mechanics, dan language use secara berurutan. Hal ini menandakan bahwa penggunaan authentic materials memberikan efek yang positif pada kemampuan menulis siswa. This research aimed to find out whether there is statistically significant improvement  of  the  students’  writing  achivement  and  what  aspect  of writing improved the most after the students were taught by using authentic materials. One group pretest posttest design was used in this research. The subjects were 23 nine grade students of Smp Abdulrahman Ibnu Auf Bandar Lampung. The data were analyzed by using Repeated Measure T-test analysis. The result showed that there was a statistically significant increase in the students’ mean score of writing achivement (12.67 > 1.72) with the significant level 0.05  and  vocabulary aspect  was highly improved followed by content, organization, mechacnics, and language use respectively. This indicates that using authentic materials give a positive effect on students’ writing achievement.Keywords: writing, descriptive text, authentic material

    Designing Collaborative Blended Learning Activities to Improve Students’ Argumentative Essay Writing Ability and Students’ Perception

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji apakah ada perbedaan peningkatan kemampuan menulis esei argumentatif antara siswa yang diajarkan dengan pembelajaran campuran kolaborasi (CBL) dan siswa yang diajar dengan pembelajaran tradisional, dan juga persepsi mereka terhadap CBL. Studi ini mengaplikasikan desain eksperimen kuasi. Terdapat 33 siswa kelas eksperimen dan 31 siswa kelas kontrol sebagai sampel yang dipilih secara acak di UIN Raden Intan Lampung. Untuk mengumpulkan data, tes dan kuesioner digunakan. Data dari tes dianalisa dengan tes Mann Whitney dengan hasil nilai signifikan yang lebih kecil dari level signifikansi (0.044˂0.05), yang berarti ada perbedaan peningkatan kemampuan menulis esei argumentatif antara siswa yang diajarkan dengan pembelajaran campuran kolaborasi (CBL) dan yang dengan pembelajaran tradisional. Selanjutnya, data dari kuesioner dianalisa dengan statistik deskriptif dengan hasil bahwa siswa berpersepsi positif terhadap CBL dalam menulis esei argumentatif. Jadi, pembelajaran campuran kolaborasi (CBL) lebih dipilih untuk digunakan dan bisa meningkatkan kemampuan menulis esei argumentatif daripada pembelajaran tradisional.This research investigated whether there is different increase of argumentative essay writing ability between students taught by using Collaborative Blended Learning (CBL) and those taught by offline learning, and their perceptions towards CBL. This study applied quasi experimental design. There were 33 experimental students and 31 control students as the sample chosen randomly at UIN Raden Intan Lampung. To collect the data, test and questionnaire were employed. Data from the test were analyzed with Mann Whitney test resulting significance value that was lower than Sig level (0.044˂0.05) meaning that there is different increase of argumentative essay writing ability between students taught by using CBL and those taught by offline learning. Furthermore, data from the questionnaire were analyzed with descriptive statistic resulting that the students perceived positively towards CBL in writing argumentative essay. Hence, CBL is preferable to use and can increase students’ argumentative essay writing ability better than offline learning.Keywords: Argumentative essay writing ability, collaborative blended learning, perception. 

    Integrating Jigsaw within SA in Comparison to the Conventional SA in Teaching Reading

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan pada pemahaman bacaan siswa antara mereka yang diajar menggunakan Jigsaw-SA terpadu dengan SA konvensional, aspek membaca mana yang paling terlatih, dan pengimplementasian Jigsaw-SA terpadu. Peneltian dilaksanakan secara kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini melibatkan kelas eksperimen dan kontrol di kelas tujuh SMPN 4 Pringsewu. Data diperoleh melalui tes membaca, observasi dan wawancara. Hasilnya menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan pada kemampuan pemahaman membaca siswa. Hasilnya juga memverifikasi bahwa Jigsaw-SA terpadu mendorong pemahaman yang lebih baik dalam membaca teks karena hal ini mendorong pencapaian siswa, terutama dalam aspek mengidentifikasi gagasan utama. Disamping itu, siswa-siswa berpendapat bahwa belajar dengan Jigsaw-SA terpadu menyenangkan. Maka, Jigsaw-SA terpadu adalah cara yang efektif dan menyenangkan untuk mendorong pencapaian pemahaman bacaan siswa karena selama pelaksanaannya memberikan lebih banyak kesempatan kepada siswa untuk mengoptimalkan pengalaman belajar mereka. This research aims to investigate the difference on students reading comprehension achievement between those who were taught using integrated Jigsaw-SA and the conventional SA, which reading aspect was best practiced, and the implementation of integrated Jigsaw-SA. The research was conducted quantitatively and qualitatively. It involved experimental and control classes of the seventh graders of SMPN 4 Pringsewu. The data were collected through a reading test, observations, and interviews. The result shows that there is a significant difference on the students reading comprehension achievement. It also verifies that integrated Jigsaw-SA promotes better comprehension in reading a text as it fosters students achievement, especially in the aspect of identifying main idea. Moreover, the students claimed to enjoy learning throughthe integrated Jigsaw-SA. Thus, integrated Jigsaw-SA is an effective and fun way of fostering students reading comprehension achievement as during its implementation it gives more chances to the students to optimize their learning experiences.Keywords: Integration, Jigsaw, Reading, Scientific Approach

    The Comparative Study between Reflectivity and Impulsivity Cognitive Style in Using Learning Strategy in Reading and Reading Comprehension

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kelompok mana antara murid yang reflektif atau impulsif yang lebih baik dalam pemahaman membaca dan apakah ada perbedaan yang significant  antara kedua kelompok murid saat menggukan strategi belajar untuk membaca. Alat ukur yang digunakan adalah Matching Failiar Figure Test (MFFT), Language Learning Strategy Questionnaire (LLSQ), dan tes membaca. Hasilnya menunjukan bahwa siswa reflektif lebih baik dalam pemahaman membaca dibandingkan siswa impulsif. Hasilnya juga menunjukan bahwa hipotesis 2 ditolak karna tidak ada nya perbedaan yang signifikan antara siswa reflektif dan impulsif dalam menggunakan strategi belajar. Peneliti dapat menyarankan bahwa penelitian ini sangat penting untuk siswa dapat mengetahui kecenderungan strategi belajar yang mereka gunakan untuk memaksimalkan proses belajar  dalam memahami tes membaca.The aims of this study were to find out whether i) reflective or impulsive students had better comprehension in reading and ii) there was a statistically significant difference between impulsive and reflective students in using different learning strategy in reading. The instruments are Matching Familiar Figure Test (MFFT), Language Learning Strategy Questionnaire (LLSQ), and the reading comprehension test. The result showed that reflective students did better in reding comprehension than the impulsive students. It also showed that the hypothesis was rejected that there was no a statistically significant difference between reflective and impulsive students in using different learning strategy. This suggests that it is very important for the teachers to know students’ dominant learning strategies to maximize their learning process in comprehending reading test.Keywords: learning strategies, impulsivity, reflectivity, reading comprehension

    Developing Students’ Speaking Through Drama Performance Of SMK Negeri 1 Metro

    Get PDF
    Artikel ini menunjukkan perbedaan antara keterampilan berbicara siswa dan aspek-aspeknya sebelum dan sesudah pelaksanaan drama di SMKN 1 Metro. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi-eksperimental dengan satu kelompok desain pre-test post-test. Penelitian ini menerapkan drama pada keterampilan berbicara siswa. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pretest berbicara memiliki skor 66,93 dan posttest memiliki skor rata-rata 74,93. Hasil analisis data menunjukkan bahwa sig (2 tailed) adalah 0,000. Itu berarti bahwa sig (0,027

    Scaffolding Strategy Based Writing InstructionTo Promote Students Autonomy In Writing

    Get PDF
    Tujuan penelitian adalah menentukan perbedaan prestasi menulis siswa setelah penerapan SSBWI, meneliti perbedaan kemandirian menulis siswa setelah penerapan SSBWI, dan mendeskripsikan respon siswa terhadap SSBWI di kelas. Subjek penelitian adalah dua puluh siswa kelas X di MA Madarijul Ulum. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan kualitatif dengan menggunakan satu kelompok desain pretest posttest. Instrumen penelitian adalah tes tulis, kuestioner, dan wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan di dalam prestasi menulis siswa. Strategi ini dapat lebih meningkatkan kemandirian siswa di dalam menulis. Hasil kuestioner menunjukkan bahwa siswa memberikan respon positif terhadap penerapan SSBWI dikelas. Kesimpulan dari penelitian ini, bersamaan dengan peningkatan kemampuan di dalam menulis, kemandirian siswa di dalam menulis pun meningkat. The purposes of this research are to find out the difference of the students writing achievement after the implementation of SSBWI, to investigate the difference of the students writing autonomy after the implementation of SSBWI , and to describe the students response to SSBWI in writing class. The sample is twenty students of the tenth grade at Senior High School of Madarijul Ulum. This research is quantitative and qualitative by using one group pre-test posttest design. The instruments are writing test, questionnaire, and interview. The result of data analysis shows that there is a significant difference in the students writing achievement. Furthermore, this strategy can further promote the students autonomy in writing. The result of the questionnaire shows that the students give the positive response towards applying SSBWI in writing class. The conclusion of this research, after the students are given SSBWI, along with the improvement in writingability, the students autonomy in writing improves significantly.Keywords: Scaffolding strategy, writing ability, writing autonomy, writing instruction

    The Use of Semantic Mapping Strategy in Peer Feedback to Improve the Students Recount Text Writing Ability

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meneliti peningkatan kemampuan menulis teks recount siswa setelah pengimplementasian strategi semantic mapping dalam peer feedback. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 31 siswa X MIPA2 SMAN 1 Rumbia. Tes menulis digunakan sebagai alat untuk pengambilan data. Data dianalisis menggunakan Paired Sample t-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada peningkatan kemampuan menulis siswa yang signifikan dengan tingkat signifikansi p=0.00<0.05. Hasil dari penelitian ini menganjurkan bahwa strategi semantic mapping dalam peer feedback dapat memfasilitasi siswa untuk meningkatkan kemampuan menulis teks recount.The objective of this research was to investigate the improvement of students recount text writing achievement after the implementation of semantic mapping strategy in peer feedback. This research was quantitative research. The subjects were 31 students of X MIPA 2 of SMAN 1 Rumbia. The writing test was administrated as the instrument of the research. The data were analyzed by using Paired Sample t-test.The results showed that there was statistically significant improvement of the students writing, with p=0.00<0.05. The findings suggest that semantic mapping strategy in peer feedback facilitates the students to improve their ability in writing recount text.Keywords: Writing, Semantic Mapping Strategy, Peer Feedback

    THE EFFECT OF STUDENTS MOTIVATIONAL BEHAVIOR TOWARD THEIR READING COMPREHENSION AT THE SECOND GRADE OF SMA N 1 PRINGSEWU

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan a) apakah ada hubungan antara perilaku motivasi siswa terhadap hasil pemahaman membaca mereka dan b) apa jenis perilaku motivasi yang paling mempengaruhi terhadap hasil pemahaman membaca siswa. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Sasaran penelitian ini sebanyak 26 siswa kelas dua SMAN 1 Pringsewu. Tes kuesioner dan membaca digunakan sebagai alat untuk pengambilan data. Analisis data menggunakan program statistik untuk ilmu sosial (SPSS) versi 16.0. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku motivasi siswa terhadap hasil pemahaman membaca siswa dan attention merupakan jenis perilaku motivasi siswa yang paling mempengaruhi terhadap hasil pemahaman membaca siswa. Dapat disarankan bahwa perilaku motivasi berperan penting didalam pemahaman membaca siswa.The aims of this study were to find out a) the correlation between students motivational behavior and their reading comprehension and b) what kind of motivational behavior mostly influences students reading comprehension. This research was quantitative research. The subjects of this research were 26 second grade students of SMAN 1 Pringsewu. The Questionnaire and reading tests were administrated as the instrument. The data were analyzed by using statistical Package for Social Science (SPSS) version 16.0. The result showed that there was a significant correlation between the students, motivational behavior and their reading comprehension with the significant level 0.00<0.05. Attention, as a part of motivational behavior, provides the most contribution to students reading comprehension. This suggests that motivational behavior plays an important role in reading comprehension.Keywords: correlation, motivational behavior, reading comprehensio

    A MODIFIED PROCESS WRITING PROCEDURE TO LOWER STUDENTS WRITING ANXIETY

    Get PDF
    This study investigated the effectiveness of Modified Process Writing Procedure to lower students writing anxiety and to foster students writing achievement, and the causes of writing anxiety mostly felt by eleventh graders in State Senior High School 2 Pringsewu. This study employed mixed-method approach. The data were obtained from questionnaire, writing test and interview then analyzed using descriptive statistics and paired sample t-test. The interview data were transcribed to answer the third research question. The findings revealed that Modified Process Writing Procedure is effective to lower students' writing anxiety since the tobt is higher than the tcrit. Regarding the second research question, it revealed that Modified Process Writing Procedure is effective to foster students writing achievement since the tobt is higher than the tcrit. It is also found that the causes mostly felt by the students are linguistic difficulties, low self-confidence in writing, and insufficient writing practice.Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektifitas penggunaan Modifikasi Prosedur Menulis Berproses untuk menurukan ketakutan menulis siswa dan meningkatkan prestasi menulis siswa, serta mengetahui penyebab ketakutan menulis yang dirasakan oleh siswa kelas 11 di SMAN 2 Pringsewu. Penelitian ini menggunakan metode campuran. Data yang diperoleh dari kuisioner, tes menulis, dan interviu dianalisis menggunakan deskripsi statitistik dan uji t dengan sampel berpasangan. Data interviu ditranskripsi untuk menjawab pertanyaan penelitian nomor tiga. Dari hasil penelitian terbukti bahwa Modifikasi Prosedur Menulis Berproses efektif digunakan untuk menurunkan ketakutan menulis siswa karena nilai t hasil lebih tinggi dari nilai t tabel. Modifikasi Prosedur Menulis Berproses terbukti pula dapat meningkatkan prestasi menulis siswa karena nilai t hasil lebih tinggi dari nilai t tabel. Ditemukan pula bahwa penyebab ketakutan menulis yang paling sering dirasakan siswa yaitu kesulitan linguistik, rendah diri dalam menulis dan kurangnya latihan menulis.Kata kunci: ketakutan menulis, pendekatan menulis berproses, , prestasi menulis, penyebab ketakutan menuli

    541

    full texts

    610

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    U-JET
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇