U-JET
Not a member yet
610 research outputs found
Sort by
The Modified Think-Pair-Share (MTPS) Strategy to Improve EFL Learners’ Motivation and Speaking Achievement
Penelitian ini menguji i) peningkatan motivasi pelajar EFL sebelum dan sesudah penerapan MTPS, ii) peningkatan motivasi pelajar EFL sebelum dan sesudah penerapan TPS, iii) hubungan antara motivasi peserta didik EFL dan prestasi berbicara setelah menerapkan MTPS, iv) korelasi antara motivasi peserta didik EFL dan prestasi berbicara setelah menerapkan TPS, dan v) aspek berbicara yang paling meningkat di MTPS dibandingkan dengan yang ada di TPS. Desain pretest-posttest group kontrol diimplementasikan dalam penelitian ini. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester dua Jurusan Bahasa Inggris Universitas Metro Muhammadiyah. Kuisioner motivasi dan tes berbicara digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa i) motivasi peserta didik meningkat secara signifikan di MTPS, ii) motivasi peserta didik tidak meningkat secara signifikan di TPS, iii) Motivasi tidak berkorelasi erat dengan prestasi berbicara setelah menerapkan MTPS, iv) Ada korelasi positif antara motivasi dan prestasi berbicara peserta didik setelah menerapkan TPS, dan v) aspek berbicara yang paling meningkat adalah komprehensibilitas. Ini menunjukkan bahwa MTPS memfasilitasi peserta didik untuk termotivasi untuk belajar dan berbicara untuk tingkat apa pun tetapi dengan menyesuaikan konten video, dan TPS memfasilitasi peserta didik untuk berbicara dalam tingkat pemahaman yang lebih tinggi.This study examined i) the improvement of EFL learner’s motivation before and after implementing MTPS, ii) the improvement of EFL learner’s motivation before and after implementing TPS, iii) the correlation between EFL learners’ motivation and speaking achievement after applying MTPS, iv) the correlation between EFL learners’ motivation and speaking achievement after applying TPS, and v) the most improved speaking aspect in MTPS compared to that in TPS. A true experiment control group pretest-posttest design was implemented in this study. The subject was second-semester university students of English Department of Muhammadiyah University of Metro. Motivation questionnaire and the speaking test were used to collect the data. The results showed that i) the learners’ motivation significantly improved in MTPS, ii) the learners’ motivation not significantly improved in TPS, iii) Motivation did not closely correlate with speaking achievement after implementing MTPS, iv) There was a positive correlation between learners’ motivation and their speaking achievement after applying TPS, and v) the most improved speaking aspect was comprehensibility. This suggests that MTPS facilitated the learners to be motivated to learn and to speak for any level but by adjusting the content of the video, and TPS facilitated the learners to speak in the higher level of comprehension.Keywords: Motivation, MTPS, Speaking Achievement, TPS
Developing Student's Pragmatic Competence Using Low Fidelty Simulation to Improve Speaking Ability of Nursing Students at Malahayati University.
Miskomunikasi dapat terjadi karena ketidakmampuan penutur untuk mengungkapkan maksud mereka dengan jelas. Oleh karena itu, penelitian ini bermaksud untuk mengembangkan kompetensi pragmatis dalam mengajar bahasa Inggris kepada siswa keperawatan untuk membantu mereka mengatasi beberapa kesulitan bahasa ketika mereka berkomunikasi dengan praktisi kesehatan lain / pasien di wilayah internasional. Bukti empiris mengungkapkan bahwa hambatan linguistik antara perawat dan pasien dapat menyebabkan diskriminasi yang membahayakan perawatan, oleh karena itu, peneliti mencoba untuk mencapai tujuan yang mengembangkan kompetensi pragmatis siswa menggunakan simulati low fidelty dengan simulasi kuasi eksperimental dengan desain kelompok. Data diambil dari ucapan siswa yang diisi oleh penilai, dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kompetensi pragmatis siswa dikembangkan dilihat dari peningkatan nilai berbicara siswa, (2) permintaan maaf adalah jenis tindak tutur yang paling meningkat, (3) Konten Bahasa Inggris adalah aspek peningkatan kompetensi pragmatis yang paling meningkat, (4) instruksi pengajaran eksplisit memberikan peningkatan paling signifikan.Miscommunication can take place due to the inability of speakers to express their intention clearly. Therefore, the current study aspired to develop pragmatic competence in teaching English to the nursing students to help them overcome some of the language difficulties when they communicate with other health practitioners/patients in the international area. Empirical evidence reveals that linguistic barriers between nurses and patients can lead to discrimination that compromises care, therefore, the researcher tries to reach the objective which is developing student’s pragmatic competence using low fidelity simulation with quasi experimental group design. The data, taken from student’s utterances filled out by the raters, analyzed both quantitatively and qualitatively. The result reveals that (1) student’s pragmatic competence was developed seen from the improvement of student’s speaking score, (2) asking for apology was type of speech act improved the most, (3) English Content was aspect of pragmatic competence improved the most, (4) explicit teaching instruction gave the most significant improvement.Keywords: Nursing students, pragmatic competence, , simulation, speech act.
IMPROVING STUDENTS’ VOCABULARY ACHIEVEMENT THROUGH FLASHCARD AT THE SECOND GRADE OF SMPN 31 BANDAR LAMPUNG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada peningkatan pada penguasaan siswa dalam kosakata setelah penerapan flashcard sebagai media dalam pembelajaran kosakata. Penelitian ini merupakan penelitian ekperimen. Subjek penelitian ini adalah 32 siswa kelas VIII A di SMPN 31 Bandar Lampung tahun ajaran 2018/2019. Tes kosakata dalam bentuk pilihan ganda dengan 40 soal dilakukan sebagai alat dalam pengumpulan data. Tes tersebut diberikan untuk melihat sejauh mana peningkatan siswa dalam pencapaian kosakata setelah diadakan perlakuan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan paired sample t-test dengan tingkat p<0.05 menggunakan SPSS versi 16.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada peningkatan pada pencapaian kosakata siswa. Hal ini menandakan bahwa pembelajaran kosakata menggunakan flashcard dapat diterapkan untuk meningkatkan pencapaian kosakata siswa. The aim of this study was to find out whether there is an improvement of the students’ vocabulary achievement after the implementation of flashcard as a media in teaching vocabulary. This research was an experimental study. The subjects of this research were 32 students of class VIII A at SMPN 31 Bandar Lampung in academic year of 2018/2019. The vocabulary test in form of multiple choice with 40 items was administered in collecting the data. The test was given to see how far the improvement of the students vocabulary achievement after the treatment. The data was analyzed by using paired sample t-test with the significant level p<0.05 through SPSS version 16.0. The result reveals that there is an improvement of students’ vocabulary achievement. This suggests that teaching vocabulary using flashcard facilitates the students to improve their vocabulary achievement. Keywords: teaching vocabulary, flashcard, vocabulary achievement.
Modified Video and Mind Mapping in Teaching Writing
Penelitian ini bertujuan i) untuk mengetahui apakah video modifikasi dan mind mapping dapat meningkatkan pencapaian kemampuan menulis, ii) untuk mengetahui apakah ada perbedaan pada siswa laki-laki dan perempuan pada tulisan mereka setelah penerapan video modifikasi dan mind mapping dalam belajar menulis, dan iii) untuk mengetahui persepsi siswa terhadap video modifikasi dan mind mapping. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas satu SMAN 3 Bandar Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa i) ada perbedaan yang signifikan dalam kemampuan menulis siswa setelah penerapan video modifikasi dan mind mapping, ii) tidak ada perbedaan antara siswa laki-laki dan wanita setelah penerapan video dan mind mapping, dan iii) siswa memiliki persepsi yang positif terhadap penerapan video midifikasi dan mind mapping dalam menulis. Ini menunjukkan bahwa video mofikasi dan mind mapping lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa dan memberikan respon yang baik terhadap strategi ini. This study was aimed i) to find out whether the modified video and mind mapping can improve the students’ writing, ii) to see whether there is any difference between female and male students on their writing through video and mind mapping and iii) to investigate student’s perception on modified video and mind mapping in writing. The subjects of this research were the first grade students of SMAN 3 Bandar Lampung. The result showed that i) modified video and mind mapping gave significant effect on students’ writing achievement, ii) there is no difference between female and male students on their writing through modified video and mind mapping, and iii) students have positive perception toward modified video and mind mapping. It can be said that modified video and mind mapping is more effective to improve the students’ writing.It improves after the implementation of modified video and mind mapping, and they have positive respons toward strategy.Keywords: Modified video and mind mapping, students’ perceptions, writing ability
The Effect of Teacher, Peer, and Self-Corrective Feedback Toward English Writing Quality of EFL University Students
Penelitian saat ini adalah mengetahui pengaruh berbagai jenis umpan balik terhadap kualitas menulis siswa. Penelitian quasi eksperimen yang digunakan adalah one group pre-test post-test design. Subjek penelitian adalah 108 siswa yang diambil dari tiga kelas. Data dianalisis oleh SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan dalam tulisan siswa dengan menggunakan umpan balik guru, teman sebaya dan koreksi diri tetapi umpan balik korektif teman memberikan peningkatan yang lebih efektif daripada yang lain. Para siswa kebanyakan berfokus pada makna bukan bentuk. Selain poin-poin ini, umpan balik rekan mendorong siswa untuk menulis teks bermakna berbasis pembaca. Oleh karena itu, ini menyarankan bahwa para guru perlu waspada, dan bereksperimen dengan berbagai umpan balik dan strategi koreksi kesalahan yang sesuai untuk berbagai tingkat dan siswa The current research was to find out the effect of different types of feedback on the students' writing quality. The quasi-experimental research used is one group pre-test post-test design. The subject was 108 students taken from three classes. The data were analyzed by SPSS. The result showed that there is an improvement in the students’ writing by using teacher, peer and self-corrective feedback, but peer corrective feedback gives more effective improvement than the others. The students mostly focused on meaning not form. Besides these points, peer feedback encouraged the students to write reader-based meaningful texts. Therefore, this suggested that the teachers need to be aware and do the experiment with a wider range of feedback and error-correction strategies which are appropriate for different levels and students.Keywords: Corrective feedback, quality, writing
Improving Students’ Writing Ability in Recount Text using Think Talk Write (TTW) Strategy
Tujuan penelitian ini adalah melihat apakah kemampuan menulis siswa meningkat setelah mereka belajar menulis melalui penggunaan strategi Think Talk Write dan aspek penulisan manakah yang paling meningkat melalui penggunaan strategi Think Talk Write. Data penelitian dianalisis menggunakan t-test dengan level signifikan p<0.05. Tes menulis digunakan sebagai instrumen dalam pretest dan posttest. Hasil penelitian ini bahwa t-value (5.170) lebih tinggi dari t-tabel (2,030) dan nilai signifikansi two tail adalah 0,0000 < 0,05. Ini berarti bahwa ada peningkatan yang signifikan secara statistik pada kemampuan menulis siswa dalam teks recount menggunakan strategi Think Talk Write. Oleh karena itu, hipotesis penelitian diterima.. Selain itu, semua aspek penulisan meningkat berdasarkan hasilnya. Aspek yang paling meningkat adalah organization, kemudian diikuti oleh language use, content, vocabulary, dan mechanic. The aim of this research was to find out whether students’ writing increased after they learnt writing through the use of Think Talk Write strategy and which aspect of writing increased the most after they learnt writing through the use of Think Talk Write strategy. The data were analyzed by using t-test with the significant level p<0.05. Writing test was used as instrument in pretest and posttest. The results of this research that t-value (5.170) was higher than t-table (2.030) and the value of two tail significance was 0.0000 < 0.05. It means that there is statistically significant improvement on students’ writing ability in recount text using Think Talk Write strategy. Therefore, the hypothesis of the research was accepted. Besides, all aspects of writing were improved regarding to the results. The aspect improved the most was organization, then followed by language use, content, vocabulary, and mechanic.Keywords: writing, recount text, Think Talk Write strategy
TEACHING WRITING PROCEDURE TEXT THROUGH VIDEO AS TEACHING MEDIA AT THE THIRD GRADE OF SMAN 1 AMBARAWA
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada peningkatan yang signifikan dari kemampuan menulis teks prosedur siswa setelah diajar menggunakan video. Sasaran penelitian ini mencakup 33 siswa kelas XII-IPA 1 di SMAN 1 Ambarawa. Alat ukur yang digunakan untuk mengumpukan data adalah tes menulis yang terdiri dari pretest dan posttest. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa nilai rata-rata siswa di pretest adalah 69.73 dan di posttest adalah 80.36. Aspek yang paling meningkat adalah konten dari 20.23 menjadi 23.71. Diikiuti oleh organisasi yang meningkat dari 16.79 menjadi 19.18, struktur meningkat dari 14.18 menjadi 16.30, kosa-kata meningkat dari 14.98 menjadi 19.18, dan mekanik meningkat dari 3.55 menjadi 4.30. Hal ini dibuktikan melalui hasil dari Paired Sample T-test, yang menyatakan bahwa hasil tes tersebut adalah signifkan, karena p<0.05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa video dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks prosedur siswa. The aim of this research was to find out whether there was any significant improvement of students’ procedure text writing ability after the students were taught through video. The subjects of the research were 33 students of class XII Science 1 at SMAN 1 Ambarawa. The instrument was used to gather the data was writing test (pretest and posttest). The result of this research showed that the students’ mean score in the pretest was 69.73 and in the posttest was 80.36. The highest improvement was content from 20.23 up to 23.71. It was followed by organization from 16.79 up to 19.18, grammar from 14.18 up to 16.30, vocabulary from 14.98 up to 16.86 and mechanic from 3.55 up to 4.30. It was proven by the result of Paired Sample T-test, which showed those results were significant because p<0.05. It could be concluded that video could be used to improve students’ writing procedure text ability. Keywords: Video, writing, procedure text, improvement
The Influence of Think-Talk-Write Technique on Students' Writing Ability at the First Grade of SMAN 1 Pringsewu
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada pengaruh yang signifikan dari teknik belajar Think-Talk-Write terhadap kemampuan menulis siswa dan apakah setiap aspek menulis meningkat secara signifikan setelah implementasi teknik tersebut. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pretest – posttest. Data penelitian diperoleh melalui pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari teknik tersebut terhadap kemampuan menulis siswa sebab nilai signifikan yang kurang dari 0.05. Hasil selanjutnya menunjukkan bahwa teknik tersebut memberikan pengaruh yang signifikan terhadap aspek menulis siswa. Hal tersebut menunjukkan bahwa teknik tersebut memfasilitasi siswa untuk meningkatkan kemampuan menulis mereka. Abstract. The aims of this research were to investigate whether there was a significant influence of Think-Talk-Write technique on students’ ability in recount text writing and to find out whether each aspect of students’ writing improved significantly after the implementation of this technique. A one group pretest – posttest design was used in this research. The data were obtained through a pretest and a posttest. The result of this research showed that the students’ ability in recount text writing significantly improved after the implementation of this technique in which the significance value was lower than 0.05. Moreover, it also revealed that there was significant improvement on each aspect of writing after the implementation of this technique. This indicates that Think-Talk-Write technique facilitates the students to improve their writing ability. Keywords: Think-Talk-Write, writing ability, recount text, influence
Teaching Reading through Picture Series in Narrative Text at the Second Grade Students of SMAN 1 Kota Agung
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada peningkatan yang signifikan dari kemampuan pemahaman membaca siswa, aspek membaca manakah yang paling meningkat, dan masalah yang dihadapi siswa dalam pembelajaran pemahaman membaca menggunakan picture series. Sasaran penelitian ini mencakup 35 siswa kelas XI-H di SMAN 1 Kota Agung Tahun Akademik 2018/2019. Data penelitian berupa nilai yang dianalisis menggunakan t-test dengan derajat signifikan p<0.05. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan kualitatif. Data diperoleh dengan menggunakan tes membaca berbentuk pilihan jamak dengan empat alternative jawaban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan yang signifikan dari pencapaian pemahaman membaca siswa setelah diajar menggunakan picture series. Aspek membaca yang paling meningkat adalah informasi spesifik. Masalah yang dihadapi siswa dalam pembelajaran pemahaman membaca menggunakan picture series adalah kecepatan dalam membaca, membuat simpulan, dan pemahaman kosa-kata.The aims of this research were to find out whether there was significant improvement of students’ reading comprehension ability, which aspect of reading improved the most, and the students’ obstacles in learning reading comprehension through picture series. The subjects of the research were 35 students of class XI-H at SMAN 1 Kota Agung in academic year 2018/2019. The data in form of scores were analyzed by using t-test with the significant level p<0.05. This research was quantitative and qualitative research. The data were collected through reading test in form of multiple choices with four alternative answers. The result of the research showed that there was a significant improvement of the students’ reading comprehension achievement after being taught through picture series. The aspect of reading that improved the most was specific information. The obstacles faced by the students in learning reading through picture series were speed in reading, making inference, and understanding difficult words in vocabulary. Key words: reading comprehension, narrative text, picture series
The Effect of Learning Style Based Activities on Reading Achievement of Nursing Students
Penelitian ini menginvestigasi dampak dari aktifitas berdasarkan gaya belajar terhadap pencapaian membaca siswa keperawatan dan kesesuaiannya antara hasil tes akhir dan hasil angket. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa semester empat akademi keperawatan Bunda Delima, Bandar Lampung. Mereka dipilih menggunakan angket kecenderungan gaya belajar dan tes. Data diperoleh dari hasil tiga tes dan angket. One way anova di SPSS (Statistical Program for Social Science) digunakan untuk menganalisa data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan pada pencapaian membaca siswa setelah diajar menggunakan aktifitas berdasarkan gaya belajar tertentu dan ada kesesuaian antara hasil tes dan hasil angket. Bagaimanapun, mengadakan aktifitas berdasarkan kecenderungan gaya belajar siswa membantu mereka memahami materi lebih baik.This study investigated the effect of learning styles-based activities on reading achievement of nursing academy students and the congruence between the post-test results and the questionnaire results. The subject of this research was the fourth-semester students of Bunda Delima nursing academy, Bandar Lampung. They were chosen purposely by using learning style preference questionnaire and reading test. The data were obtained from the result of three post-tests and questionnaires. One way anova in SPSS (Statistical Package for Social Science) was used to analyze the data. The result shows that there is no significant difference on students’ reading achievement after being taught using activities based on a certain learning style and there is congruence between the post-test results and the questionnaire results. However, conducting activities based on student learning style preference help students comprehend the material better.Keywords: Achievement, activity, learning style