22793 research outputs found
Sort by
Language features apparent in male and female students' writing about covid-19's effects on the society
This thesis analyzes the language features in male and female students’ writing about COVID-19’s effects on society using Karlsson’s (2007) research findings. This study also discovered the language features in students and the different use of language features between male and female students. There are two objectives of the study to be attained. Those are: (1) To describe the language features that are used by male and female English Department students at UIN Sunan Ampel Surabaya in their writing; (2) To describe the differences of the language features that are used by male and female English Department students at UIN Sunan Ampel Surabaya in their writing. The researcher applied the qualitative method because she used the students’ writings which are verbal data. The researcher also used the prompts to collect the data. The data were collected by sharing the Google Form, which contains three assignment prompts for random students. The researcher only took 30 students from 34 respondents because she identified that the amounts of male and female respondents were not balanced. So, she took only 15 males and 15 females, which will be balanced in terms of the number of respondents. Then, the researcher sorted, identified, classified, and analyzed the data. The descriptive method was also applied to interpret the data that have been collected and analyzed before. The study found 94 data from males’ writing and 111 data from females’ writing. The researcher analyzed ten language features of Karlsson (2007), but she did not find all of the features. In the males’ writing, the researcher only found six features. Those are hedges, intensifiers, polite language, formal language, taboo words, and commands. Meanwhile, in the females, the researcher found eight features. Those are hedges, intensifiers, polite language, formal language, commands, words that are frequently used by women, tag questions, and minimal response. The intensifiers became the most used features in male and female students’ writing. Considering the differences in the language features used, the females are more implicit in showing their annoyance. However, the males are more explicit about their statements
Studi Komparasi Kitab Hadis: kitab al-Ifsah ‘an Ahadith al-Nikah Karya Ibn Hajar al-Haitami dan Kitab Ahadith al-Nikah wa Shuruhuha Karya KH Ahmad Yasin Asymuni
Rasulullah dalam banyak riwayat menganjurkan kepada umatnya untuk melakukan pernikahan karena dalam menikah terdapat beberapa keutamaan. Para ulama’ pun banyak mengumpulkan riwayat-riwayat mengenai pernikahan menjadi satu kitab. Diantara ulama’ tersebut adalah Ibn Hajar al-Haitami yang menulis al-Ifsah ‘an Ahadith al-Nikah dan KH Ahmad Asymuni yang menulis Ahadith al-Nikah wa Shuruhuha.Untuk itu, pada penelitian ini akan membahas kedua kitab tersebut menggunakan jenis penelitian kualitatif dimana data berasal dari dokumenm sehingga penelitian termasuk (library research). Data kemudian dilakukan analis konten dan komparasi. Penelitian ini akan fokus dalam meneliti, 1) Bagaimana biografi Ibn H{ajar al-Haitami dan KH Ahmad Yasin. 2) Bagimana metode dalam penulisan kitab al-Ifs}ah ‘an Ahadith al-Nikah dan Ahadith al-Nikah wa Shuruhuha. 3) Bagaimana persamaan dan perbedaan kitab kedua kitab tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini, 1) Ibn Hajar al-Haitami memiliki nama lengkap Ahmad ibn Muhammad ibn Muhammad ibn ‘Ali ibn Hajar al-Haitami yang di Mesir lahir pada tahun 909 H dan wafat pada 974 H. Sementara KH Ahmad Yasin memiliki nama lengkap Ahmad Yasin bin KH Asymuni bin Fahri bin Ihsan bin Hakam. Beliau lahir pada tahun 1963 M di Kediri Jawa Timur dan wafat pada tahun 2021. 2) Kitab al-Ifsah ‘an Ahadith al-Nikah didalamnya memuat 130 hadis dan 55 dari hadisnya memiliki syarah. Adapun kitab Ahadith al-Nikah wa Shuruhuha memuat sebanyak 34 hadis dan yang disyarah berjumplah 29 hadis, dimana hadis dan syarahnya banyak mengutip dari kitab al-Ifsah ‘an Ahadith al-Nikah . 3) Persamaan, kedua kitab ini membahas mengenai tema pernikahan yang disusun tanpa bab dan didalamnya memuat syarah yang menggunakan metode ijmali. Perbedaan, pada penulisan kitab al-Ifsah ‘an Ahadith al-Nikah hadis yang ditulis lebih banyak dan penulisan bab menggunakan nomer urut. Sementara dalam kitab Ahadith al-Nikah wa Shuruhuha penyusunan bab menggunakan redaksi awalan hadis. Pada al-Ifsah ‘an Ahadith al-Nikah terdapat alasan penulisan kitab dalam pembukaannya dan pada penutupannya terdapat pesan-pesan penting mengenai hak-hak suami istri, sementara dalam kitab Ahadith al-Nikah wa Shuruhuha tidak terdapat. Sehingga kitab al-Ifsah lebih kompleks dari segi penulisan. Pada kitab Pada al-Ifsah ‘an Ahadith al-Nikah cenderung menggunakan pola pemahami hadis dengan hadis lain dalam pensyarahan semantara kitab Ahadith al-Nikah berusaha menyeimbangkan antara pemahaman hadis dengan hadis lain dengan pemahaman hadis dengan analisis kebahasaan dan fiki
Perencanaan Tempat Pengolahan Sampah 3R (TPS 3R) di Kelurahan Kalijaten Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo
Sebagai satu-satunya Kelurahan yang ada di Kecamatan Taman di Kabupaten Sidoarjo, ada Kaijaten. Wilayah ini terus mempraktekkan sampah dengan skema kumpul dan terus dibuang. Tujuan dari perencanaan ini adalah untuk mengurangi jumlah sampah yang masuk ke TPA dengan menerapkan TPS 3R di Kelurahan Kalijaten, Kecamatan Taman, dan Kabupaten Sidoarjo. Metode yang digunakan dalam hal ini adalah deskriptif kuantitatif yang meliputi identifikasi data, pengumpulan data, dan analisis data. Perhitungan densitas, timbulan, bersama dengan komposisi sampah, ada dalam SNI 19-3964-1994. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepadatan tanah adalah sekitar 128.425 kg/m3, dengan komposisi rata-rata tanah terutama terdiri dari karet sekitar 0,6 persen. Sebaliknya, tingkat sampah adalah 2.915 l/org/hari atau 0,458 kg/org/hari. Hasil perencanaan TPS 3R di Kelurahan Kalijaten, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo membutuhkan lahan seluas 442 m2 dengan rincian 422,69 m2 untuk komponen utama (lahan penerimaan area, lapak area lahan, area penyimpanan & pencacahan sampah organik (ruang kantor, pos jaga, toilet, tangki septik)
Analisis hukum Islam dan Fatwa DSN-MUI Nomor: 115/DSN-MUI/IX/2017 terhadap sistem bagi hasil di UMKM Kiko’s Snack Krian Sidoarjo
Skripsi dengan judul Analisis Hukum Islam dan Fatwa DSN MUI No. 115/DSN-MUI/IX/2017 Terhadap Sistem Bagi Hasil di UMKM Kiko’s Snack Krian Sidoarjo merupakan penelitian lapangan untuk menjawab beberapa pokok permasalahan, yaitu: 1) bagaimana praktik kerja sama bagi hasil di UMKM Kiko’s Snack Krian Sidoarjo?; dan 2) bagaimana analisis hukum Islam dan Fatwa DSN MUI No. 115/DSN-MUI/IX/2017 terhadap praktik kerja sama bagi hasil di UMKM Kiko’s Snack Krian Sidoarjo? Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian lapangan (field research) dengan teknik pengumpulan data yaitu melakukan observasi, wawancara dan pengumpulan dokumen. Data yang terkumpul tersebut kemudian dianalisis menggunakan pola pikir deduktif yaitu pola pikir yang berangkat dari konsep mudharabah yang didalamnya terdapat teori akad mudharabah dalam al-Qur’an dan hadis serta Fatwa DSN MUI Nomor: 115/DSN-MUI/IX/2017 tentang akad mudharabah untuk kemudian digunakan sebagai alat analisis fakta di lapangan berupa praktik kerja sama bagi hasil di UMKM Kiko’s Snack Krian Sidoarjo. Hasil penelitian menyimpulkan sebagai berikut: 1) Praktik kerja sama bagi hasil di UMKM Kiko’s Snack Krian Sidoarjo dilakukan oleh dua pihak, dimana pihak pertama (investor) menanamkan modalnya sebanyak 100 % dan pihak lainnya bertindak sebagai pengelola usaha. Pembagian keuntungan dalam kerja sama bagi hasil ini telah ditentukan pada awal perjanjian yakni penanam modal akan mendapatkan 15 % dari modal yang diinvestasikan setiap enam bulan sekali, sedangkan pengelola usaha akan mendapatkan sisa dari keuntungan setelah dibagikan kepada penanam modal; dan 2) Praktik kerja sama bagi hasil tersebut tidak sesuai dengan syarat akad mudharabah dan ketentuan-ketentuan dalam Fatwa DSN MUI Nomor: 115/DSN-MUI/IX/2017 tentang akad mudharabah, dikarenakan pembagian keuntungan yang diterapkan dalam kerja sama ini dihitung berdasarkan jumlah modal yang diinvestasikan bukan pada keuntungan yang diperoleh sehingga keuntungan yang diterima investor stagnan meskipun jumlah pendapatan meningkat. Akhir dari penelitian ini penulis memberikan saran yaitu: 1) diharapkan kepada kedua belah pihak dapat melakukan perbaikan akad; dan 2) diharapkan kepada kedua belah pihak agar lebih adil lagi dalam menerapkan pembagian keuntungan, karena jika sistem yang diterapkan seperti ini, dikhawatirkan akan menyebabkan kerugian bagi salah satu pihak yang berakad
Perbandingan struktur komunitas Collembola pada habitat Gua Lowo dan Kebun Warga di Desa Melirang Kabupaten Gresik
Struktur komunitas adalah komposisi atau susunan dari berbagai jenis populasi pada suatu habitat yang membentuk suatu ekosistem. Collembola adalah salah satu fauna tanah berperan sebagai komponen penyusun terkecil untuk keseimbangan ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan struktur komunitas Collembola pada habitat Gua Lowo dan Kebun Warga di Desa Melirang Kabupaten Gresik. Penelitian ini menggunakan penelitian eksploratif deskriptif dengan metode bor tanah untuk pengambilan sampel tanah dan pitfall trap untuk perangkap serangga permukaan tanah. Berdasarkan data Collembola yang diperoleh di Gua Lowo terdapat 3 spesies dengan total 87 individu termasuk dalam 3 Ordo yaitu Entomobryomorpha, Poduromorpha, dan Neelipleona, sedangkan di Kebun Warga terdapat 6 spesies Collembola dengan total 145 individu termasuk dalam 3 ordo yaitu Entomobryomorpha, Symphypleona dan Poduromorpha. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa nilai Indeks Keanekaragaman pada habitat Gua Lowo yaitu H'= 0,859735 dan pada habitat Kebun Warga dengan nilai H'= 1,475675, nilai Indeks Kemerataan di Gua Lowo adalah E= 0,782565 dan di Kebun Warga dengan nilai E= 0,82359, nilai Indeks Dominansi di Gua Lowo adalah 0,48104 dan di Kebun Warga adalah 0,282949, Frekuensi Relatif spesies Ascocyrtus sp. dan Hypogastrura consanguinea mempunyai Frekuensi Relatif yaitu 100%, sedangkan spesies Collophora sp., Folsomia sp., Lepidocyrtus sp., Sphaeridia sp., dan Megalothorax sp. mempunyai Frekuensi Relatif sebanyak 50%
Analisis Yuridis dan Fiqh Siyasah terhadap pengisian jabatan Lurah oleh pelaksana tugas di Kelurahan Tandes Kecamatan Tandes Kota Surabaya
Skripsi ini merupakan penelitian hukum empiris atau yuridis empiris. tentang kekosongan jabatan Lurah di Kelurahan Tandes Kecamatan Tandes Kota Surabaya, yang kemudian dianalisis menggunakan teknis deskriptif induktif yang selanjutnya akan disusun secara sistematis sehingga menjadi data yang konkrit, yang selanjutnya data tersebut diolah dan dianalisis menggunakan kajian hukum Islam.Hasil dari penelitian ini disimpulkan jabatan pelaksana tugas kelurahan Tandes yang dijabat oleh Djatmika Oetman sudah berjalan selama 1 tahun, atau melebihi batas maksimum jabatan pelaksana tugas sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Nomor 1/SE/1/2021 tentang Kewenangan Pelaksana Harian dan Pelaksana Tugas dalam Aspek Kepegawaian yang memberikan batasan masimal 6 bulan sehingga setelahnya pejabat yang berwenang harus mengangkat pejabatan definitif, untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut. Menurut ketentuan syariat Islam, bahwa seorang pemimpin adalah wakil dan abdi rakyat yang bertugas menjalankan hukum Allah dan memimpin umat dalam batas ajaran Islam. Pemimpin dalam Islam (khalfah/amir) memiliki tugas yang bersifat tetap, selama umat Islam masih ada. Karena jabatanya sebagai wakil umat tiada batas dengan waktu. Sedangkan pada kondisi khali>fah berhalangan tetap keduduknya tidak boleh digantikan oleh washiy (orang yang diberi wasiat pemerintahan) atau wakil, sebab akad khilafah telah terwujud pada dirinya, dan tidak boleh seorangpun menggantikan kedudukanya
Hak-hak anak yatim menurut hukum Islam dan hukum positif: studi kasus di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Baitun Ar Rahman Ar Rahim Candi Sidoarjo
Penelitian ini dilakukan untuk menjawab rumusan masalah pertama, Apa hak-hak anak yatim di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Baitun Ar Rahman Ar Rahim Candi Sidoarjo?; kedua, bagaiamana hak-hak anak yatim menurut Hukum Islam dan Hukum Positif di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Baitun Ar Rahman Ar Rahim Candi Sidoarjo?Penelitian ini, termasuk jenis penelitian empiris dan metode penelitian yang digunakan menggunakan pendekatan kualitatif dengan sifat penelitian deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer berupa hasil wawancara langsung dengan anak asuh dan pengasuh LKSA Baitun Ar Rahman Ar Rahim Candi Sidoarjo. Pada asal data sekunder diperoleh berdasarkan kitab -kitab pendukung, keluaran penelitian yang terdahulu, jurnal, artikel dan lain sebagainya yang berkaitan menggunakan permasalahan yang diangkat dan bisa membantu membuatkan penelitian ini. Hasil penelitian ini menghasilkan dua kesimpulan, Pertama, LKSA Baitun Ar Rahman Ar Rahim melaksanakan pemenuhan hak-hak anak terlihat dari upaya fasilitas yang disediakan dan adanya program dan layanan yang memadai. Implementasi pemenuhan hak anak di dalam LKSA layaknya hak-hak anak pada umumnya, terdapat beberapa hak-hak anak asuh seperti hak identitas diri, hak relasi, hak pangan, hak pendidikan dan kesehatan, sesuai dengan undang-undang perlindungan anak dan permensos nomor 30 tahun 2011 tentang Standart Nasional Pengasuhan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak. Kedua, pemenuhan hak-hak anak di LKSA Baitun Ar Rahman Ar Rahim ditinjau dari hukum islam sudah layak dan terpenuhi sesuai pada Al Qur’an, Sunnah dan pendapat para ulama. Jika ditinjau hukum positif terpenuhi dengan layak sesuai dengan undang-undang perlindungan anak dan permensos nomor 30 tahun 2011 tentang standat pengasuhan anak di LKSA, namun masih ada nya pembatasan serta penghambat terhadap anak yang menjadikan hak belum terpenuhi secara menyeluruh. Upaya yang telah dilakukan oleh LKSA Baitun Ar Rahman Ar Rahim untuk melindungi dan terpenuhinya hak-hak anak asuh, perlu ditingkatkan kualitas pelayanan dan efektifitasnya. Masyarakat dan negara harus bersinergi untuk meningkatkan kualitas LKSA, guna menjamin terpenuhinya hak-hak anak, karenanya anak merupakan tanggung jawab yang sama oleh masyarakat dan negara dalam pemenuhan hak-hak anak di Indonesia
Analisis hukum Islam terhadap kerjasama usaha minuman merk rasayang di pondok Permata Suci Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik
Skripsi ini menjawab pertanyaan pada rumusan masalah yang terdiri dari: 1) Bagaimana Praktik Akad Kerjasama Usaha Minuman Merk “Rasayang” Di Pondok Permata Suci Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik?; dan 2) Bagaimana Analisis Hukum Islam Terhadap Kerjasama Usaha Minuman Merk “Rasayang” Di Pondok Permata Suci Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik?. penelitian yang digunakan untuk menyusun skripsi ini adalah Field research (studi lapangan) dengan pendekatan penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian data tersebut dianalisis secara deskriptif. Dengan demikian, penelitian kualitatif ini bersifat deskriptif dengan penulisan dilakukan secara naratif. Hasil yang dapat disimpulkan dari penelitian ini bahwa yang dilakukan oleh salah satu pemilik usaha tidak memenuhi aturan dalam sebuah kerjasama yakni ikut ambil bagian dalam menjalankan usaha yang mana membuat batalnya kerjasama dalam akad shirkah yang dilakukan. Hal yang dilakukan oleh salah satu pemilik tersebut tidak sesuai dengan ketentuan akad shirkah dimana dalam kerjasama yang dilakukan harus menjalankan kewajiban, ikut dalam menjalankan roda usaha dan izin dari pemilik lain apabila ada suatu halangan. Akan tetapi, yang dilakukan oleh salah satu pemilik tersebut bertentangan serta tidak ikut menanggung resiko dalam hal keuntungan, kerugian, mauapun manajemen dalam kerjasama usaha tersebut. Dari hasil kesimpulan penelitian tersebut, peneliti dapat memberikan saran kepada kedua pemilik usaha minuman merk “Rasayang” untuk lebih terbuka apabila terdapat sebuah masalah dan mengikuti aturan dalam sebuah kerjasama apabila menjalankan sebuah usaha kerjasama dengan siapapun supaya tidak ada pihak lain yang dirugikan
Keabsahan penerjemahan Tukadhdhiban pada Surat Ar Rahman dalam naskah terjemah Alquran Bhuju' Bukkol
Penelitian ini menganalisa kualitas kata tukadhdhiban dalam surat ar-Rahman yang diterjemahkan angeliyoaken dalam naskah terjemah Alquran Bhuju’ Bukkol. Kata angeliyoaken bermakna “lainkan” dan “tidak termasuk”, karena itulah penerjemahan ini berbeda dengan mayoritas yang menerjemahkan “mendustakan”. Maka dari itu, penelitian ini mengkaji status keabsahan penerjemahannya, dan implikasinya jika diterjemahkan demikian. Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, jenis library research, dan metode deskriptif dengan menggunakan teori-teori terjemah. Berdasarkan teori terjemah Newmark, kata angeliyoaken secara unsur singkat dan padatnya terpenuhi, namun dalam segi akurasi berdasarkan kamus kurang tepat, sedangkan dari sisi akurasi pemahamannya tepat, karena itu, terjemahan ini juga dikategorikan komunikatif. Sedangkan secara teori terjemah Alquran Imam Hanafi, kata “angeliyoaken” termasuk teori terjemah ma’nawiyah, lalu al-Qaththan memetakkannya lagi kepada ma’nawiyah ashliyah. Penerjemahan angeliyoaken, dinilai lebih aman berdasarkan dua pertimbangan. Pertama: tidak merusak pemahaman asli ungkapan fa bi ayyi alai rabbikuma tukadhdhiban Kedua: objek pembaca yang mayoritas awam dan cenderung sensitif. Maka implikasi penerjemahan ini, selain memberikan pemahaman yang benar, juga tidak menimbulkan ketersinggungan masyarakat awam yang sensitif. Oleh karena itu, ada unsur kesengajaan pengarang memilih penerjemahan tersebut untuk tujuan dakwah.Maka kesimpulannya, penerjemahan tukadhdhiban pada ungkapan fa bi ayyi alaI rabbikuma tukadhdhiban dalam surat ar-Rahman dibenarkan berdasarkan teori terjemah, dan berimplikasi tidak merusak pemahaman asli dan tidak membuat pembaca tersinggung
Peran perencanaan strategis dalam upaya peningkatan kualitas program kerja Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Nahdlatul ‘Ulama (PR IPNU) Rungkut Surabaya
Judul dari penelitian ini adalah “Peran Perencanaan Strategis dalam Upaya Pengingkatan Kualitas Program Kerja PR IPNU Rungkut Surabaya”. Sedangkan tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk menjawab rumusan masalah yang ada yakni “Bagaimana penyusunan perencanaan strategis yang dilakukan oleh pengurus PR IPNU Rungkut Surabaya serta bagaimana peran perencanaan strategis dalam penyusunan program kerja PR IPNU Rungkut Surabaya”. Penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yaitu mendeskripsikan dan menjabarkan data dengan maksud untuk memaparkan dan menggambarkan keadaan situasi dan kondisi serta fenomena sesuai fakta di lapangan. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis yang dikemukakan oleh Jhon W Creswell yaitu kualitatif grounded theory yang memiliki beberapa tahapan dianataranya, deskripsi secara detail dan terinci, coding, kategorisasi, dan analisis atau penafsiran. Peneliti menggunakan beberapa teori utama,yaitu teori perencanaan strategis oleh David dan teori manfaat perencanaan strategis Susatyo Herlambang. Hasil temuan dari penelitian ini adalah organisasi PR IPNU Rungkut Surabaya melakukan penyusunan perencanaan strategis melalui beberapa langkah yaitu pernyataan visi misi, latar belakang organisasi, analisis internal dan ekternal, analisis SWOT dan penentuan strateg