22793 research outputs found
Sort by
Peran Single Parent perempuan pemulung dalam menafkahi ekonomi keluarga di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Griyo Mulyo Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo
Di dalam sebuah keluarga setiap anggota keluarga tentunya memiliki peran masing-masing terutama peran penting yang harus dijalankan ayah dan ibu sebagai orang tua. Namun dengan adanya sosok ibu yang menjadi single parent otomatis peran yang seharusnya dilakukan oleh seorang ayah akan dilakukan oleh seorang ibu sehingga harus menjalankan peran ganda yakni di ruang publik dan ruang domestik. Dimana sosok ibu ini harus berjuang tanpa bantuan suami guna mencukupi kebutuhan bagi keluarganya dengan bekerja sebagai pemulung. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah mengenai peran single parent perempuan pemulung dalam menafkahi ekonomi keluarganya, peran single parent dalam membagi waktunya antara menjadi ibu rumah tangga dan bekerja serta kendala single parent perempuan pemulung dalam menafkahi ekonomi keluarganya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif jenis data deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam menganalisis fenomena yang terjadi teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori struktural fungsional Talcott Parsons. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa: (1) Peran yang dilakukan single parent perempuan pemulung dalam menafkahi ekonomi keluarganya yaitu sebagai tulang punggung, kepala keluarga, pencari nafkah dan merawat anak dengan bekerja sebagai pemulung guna menafkahi ekonomi keluarganya. (2) Peran yang dilakukan oleh perempuan single parent dalam membagi waktunya antara menjadi ibu rumah tangga dan bekerja yakni dengan bangun pagi untuk melakukan segala kegiatan rumah tangga terlebih dahulu sebelum mereka berangkat bekerja dan dalam urusan perekonomian dan urusan pekerjaan rumah tangga mereka juga dibantu oleh sang anak. (3) Kendala single parent perempuan pemulung dalam menafkahi ekonomi keluarga yakni permasalahan yang dialami saat bekerja seperti pada mesin atau alat yang terkadang rusak sehingga menghambat aktivitas mereka dalam bekerja yang berpengaruh terhadap penghasilan yang diperolehnya serta kendala dalam memberikan pengawasan kepada sang anak akibat mereka juga harus bekerja tetapi mereka tetap memberikan arahan dan nasihat perihal pergaulan sang anak agar sang anak tidak terjerumus pada lingkungan pergaulan yang salah
Penerapan strategi Practice Rehearsal Pairs (Praktek Berpasangan) dalam meningkatkan hasil belajar siswa Kelas II pada mata pelajaran Fiqih di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Kota Surabaya
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan strategi practice rehearsal pairs (praktek berpasangan) dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas II pada mata pelajaran fiqih di madrasah ibtidaiyah negeri 2 kota surabaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Tekhnik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan PTK model Kurd Lewin yang memiliki empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa setelah diterapkannya strategi practice rehearsal pairs (praktek berpasangan) pada mata pelajaran Fikih materi sholat berjamaah di kelas II terdapat peningkatan dari hasil belajarnya. Hal tersebut dibuktikan dengan peningkatan hasil belajar siswa yang dapat dilihat dari nilai rata-rata kelas yaitu pada siklus I sebesar 73,23 meningkat menjadi 80,50 pada siklus II serta dari hasil ketuntasan belajar siswa pada siklus I yaitu 57% dan mengalami peningkatan pada siklus II yaitu sebesar 80%
Potensi tumbuhan melati air (Echinodorus radicans) terhadap penurunan kadar timbal (Pb) dan tembaga (Cu) pada limbah cair Home Industry Batik di Desa Sendang Kabupaten Lamongan
Limbah cair batik di perairan berpotensi mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Bahan dasar pembuatan batik berupa zat pewarna kimia akan menghasilkan limbah cair logam berat. Kandungan logam berat tertinggi pada limbah cair batik salah satu industri rumahan desa Sendang yakni logam berat Pb 43,58 ppm dan Cu 61,83 ppm. Upaya alternatif penurunan kadar polutan limbah cair batik yaitu menggunakan tumbuhan agen fitoremediator dengan metode fitoremediasi seperti tanaman melati air (Echinodorus radicans). Selain memiliki nilai keindahan juga bernilai ekologi dalam pemulihan kualitas lingkungan akibat pencemaran air. Penelitian bertujuan untuk mengetahui potensi tumbuhan melati air terhadap waktu optimal penyerapan, penurunan kadar logam berat Pb dan Cu dalam limbah cair batik Sendang dan mengamati morfologi tumbuhan. Pengujian logam berat menggunakan alat Atomic Absoprtion spectrophotometer (AAS). Hasil penelitian pada hari ke-9, 12, 15, dan 18 pemaparan, penurunan kadar logam berat Pb berturut-turut sebesar 3.71, 2.65, 0.80, dan 0.14 ppm, kadar logam berat Cu nilai penurunannya berturut-turut sebesar 4.09, 2.85, 0.31 dan 0.26 ppm. Rata-rata laju penyerapan logam berat Pb pada lama waktu pemaparan 9, 12, 15, dan 18 hari berturut-turut sebesar 0.8, 0.14, 0.24 dan 0.23 ppm, logam berat Cu berturut-turut sebesar 0.23, 0.28, 0.40 dan 0.33 ppm. Perubahan morfologi yakni munculnya tunas baru 2-3 setiap perlakuan, batang sedikit merunduk, daun mengalami perubahan warna kuning hingga kecoklatan serta bintik-bintik coklat di seluruh perlakuan dan hari ke-18 salah satu daun mati. Hasil awal uji statistik logam Pb dan Cu bernilai sig ˃0,05, dimana data terdistribusi normal dan homogen. Pada hasil uji One Way Anova bernilai sig = 0,000˂0,05 atau terdapat pengaruh lama waktu pemaparan dan hasil uji post hoc Pb bernilai ˂0,05 sedangkan beberapa logam Cu bernilai ˃0,05
Konsep syukur Ibn Qayyim al-Jauziyyah dan relevansinya dengan kesehatan mental
Skripsi ini membahas konsep syukur Ibn Qoyyim al-Jauziyyah dan relevansinya dengan upaya menjaga kesehatan mental manusia. Yang mendasari ketertarikan peneliti untuk melakukan penelitian ialah semakin banyaknya manusia modern yang mengalami kehampaan spiritual yang akhirnya menyebabkan mereka sulit untuk menjaga kesehatan mentalnya. Permasalahan utama dari skripsi ini bagaimana konsep syukur Ibn Qoyyim al-Jauziyyah, bagaimana korelasi syukur dengan kesehatan mental perspektif Islam dan Psikologi, serta bagaimana relevansi konsep syukur Ibn Qoyyim al-Jauziyyah dengan upaya menjaga kesehatan mental. Peneliti mengeksplorasi permasalahan utama mengunakan jenis penelitian kepustakaan (library reseach) dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini yang pertama ialah Syukur dalam pandangan Ibn Qoyyim al-Jauziyyah didefinisikan sebagai pengakuan terhadap adanya nikmat, kemudian memuji Allah karena nikmat, dan tidak mempergunakan nikmatnya untuk hal yang dibenci Allah. Kedua, adanya korelasi yang bersifat positif dari syukur dan kesehatan mental perspektif Islam dan ilmu Psikologi, yang mana telah ditinjau dari beberapa indikatornya seperti: landasan, peranan, manfaat, dan ciri-cirinya. Ketiga, menunjukkan syukur dalam konsep Ibn Qoyyim al-Jauziyyah dapat beperan sebagai metode atau cara untuk menjaga kesehatan mental manusia yang ditinjau dari perspektif Islam dan ilmu Psikologi. Ketiga cara bersyukur yang dipaparkan Ibn Qoyyim al-Jauziyyah yaitu syukur dengan hati, lisan, dan anggota tubuh memiliki tingkat keefektifan yang cukup tinggi untuk menjaga kesehatan mental
Muslim Champa dan Islamisasi Jawa Pada Masa Akhir Kerajaan Majapahit
Skripsi ini berjudul Muslim Champa dan Islamisasi Jawa Pada Masa Akhir Kerajaan Majapahit. Terdiri dari beberapa permasalahan yang dirumuskan menjadi: 1). Bagaimana kondisi Jawa pada masa akhir Kerajaan Majapahit?, 2). Bagaimana peran muslim Champa dalam Islamisasi Jawa?, 3). Bagaimana pengaruh Islamisasi Muslim Champa di Tanah Jawa?. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode historis yang terdiri dari heuristik, interpretasi, verifikasi, dan historiografi. Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan historis dan antropologi budaya. Pendekatan historis digunakan untuk mengkaji sejarah Kerajaan Majapahit dan kedatangan Muslim Champa ke Jawa. Sementara pendekatan antropologi budaya digunakan untuk mengkaji kebudayaan yang dihasilkan dari pengaruh Islamisasi Muslim Champa. Adapun teori dalam penelitian ini yaitu teori Peranan Soerjono Soekanto dan teori Continuity and Change John Obert Voll. Kedua teori tersebut digunakan untuk menganalisis peran Muslim Champa dalam Islamisasi Jawa serta mengetahui perubahan sosial-budaya yang mereka bawa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, 1). Kondisi Jawa pada masa akhir Kerajaan Majapahit mengalami berbagai macam konflik antar keluarga, kondisi perekonomian Jawa juga mengalami kemerosotan akibat lepasnya wilayah-wilayah taklukan dari kekuasaan Majapahit, 2). Peran Muslim Champa terhadap Islamisasi Jawa memiliki kontribusi yang sangat penting, dakwah Islam yang bijaksana mampu mengatasi degradasi moral masyarakat Majapahit, dan menciptakan ketertarikan masyarakat untuk memeluk agama Islam, 3). Pengaruh yang dibawa oleh Muslim Champa nampak pada kebudayaan-tradisi yang tumbuh di Jawa, seperti kenduri, haul, dan peringatan hari kematian
Perancangan Hotel Resort di kawasan Trawas Mojokerto dengan pendekatan Eco -Cultural
Trawas merupakan salah satu tempat wisata alam di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Menurut Rencana Wilayah Kabupaten Mojokerto 2012-2032, kawasan Trawas merupakan kawasan prioritas untuk pengembangan pariwisata. Sebagian besar kawasan wisata Mojokerto, khususnya di Trawas, mengalami peningkatan pengunjung sebesar 30% hingga 70% sejak di berlakukan new normal, salah satunya adalah Wisata pemandian bersejarah jolotundo dan puncak trawas. Namun, sangat disayangkan peningkatan jumlah wisatawan tersebut tidak diikuti dengan perkembangan akomodasi wisata. Berdasarkan potensi alam Trawas dengan suasana yang segar dan bebas polusi, penerapan konsep eco-culture pada bangunan Resort Hotel diharapkan dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar di Trawas. Penerapan Eco-culture dalam perancangan Hotel Resort akan fokus pada potensi alam Trawas (Area Natural Focus). Selain itu, ke depan konservasi tanah dan tumbuhan juga akan dilakukan untuk menjaga kelestarian ekosistem alam Trawas (Contribution to Conservation). Konsep ini memadukan unsur budaya lokal Mojokerto (Cultural Respect) di Kabupaten Mojokerto untuk menarik wisatawan menginap di Resort Hotel di Trawas
An Analysis On The Needs of Adunni In The Girl With The Louding Voice By Abi Dare
This study aims to describe Adunni’s characterization and find out the ways Adunni fulfills her needs in The Girl With The Louding Voice novel by Abi Dare. This study has two research problems: 1) How is Adunni’s characterization described in The Girl With The Louding Voice novel and 2) How did Adunni fulfill her needs in The Girl With The Louding Voice. This study used a descriptive qualitative method. To describe Adunni’s characterization, the researcher used new criticism theory. Whereas, to analyze the data about Adunni’s needs, the researcher used the hierarchy of human needs theory by Abraham Maslow.The result of this study shows that Adunni's characterization is described as a protagonist who faces various life problems. Her problems in her life made her portrayed as a strong, smart, wise, kind, and brave girl. The five stages of the hierarchy of needs exist in the analysis of Adunni's character. First, Adunni fulfills her physiological needs by herself and is also assisted by those closest to her. Then, she fulfills her safety need is by running away from her domestic life. On the third level, Adunni fulfill her belongingness is by shows talking to Khadija and Iya when she feels sad because missing her mother or feels so afraid, and she tries to fulfill self-esteem by herself. Finally, she can fulfill her self-actualization need by finishing her essay, so that she gets a scholarship and continue her education. In the conclusion, Adunni can fulfill the needs from the lowest until the highest
Sejarah Pondok Pesantren Al Rosyid Bojonegoro dan peranannya dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia
Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang tahapanya meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Penulis menggunakan kerangka teori perubahan linear dan teori peran. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan pendekatan sejarah karena pada penelitian ini merujuk pada sejarah awal berdirinya pondok pesantren Al Rosyid, mengupas tuntas mengenai sejarah awal mula dari berdirinya pondok, perkembangan pondok pesantren yang semakin maju dan berkembang juga kemajuan dari berbagai Kyai yang memimpin dari masa ke masa mulai dari kepemimpinan K.H Masyur sampai dengan kepemimpinan K.H Alamul Huda.Dari penelitian ini dapat disimpulkan, bahwa:1.) Pondok Pesantren Al Rosyid didirikan oleh K.H Masyhur pada tahun 1959, yang bertujuan untuk memperbaiki dan membangun mental masyarakatnya. Selain itu juga memberi kesempatan kepada masyarakat untuk menimba ilmu agama yang sesuai dengan ajaran agama Islam. 2.) Tokoh ulama yang berperan dalam Pondok Pesantren adalah K.H Mashyur sebagai pendiri Pondok Pesantren. Adapun tokoh yang lainnya adalah putra-putri dari K.H Masyhur yang turut berkontribusi dalam Pondok Pesantren Al Rasyid. 3.) Peran Pondok Pesantren Al Rasyid dalam meningkatkan kualitas Sumber daya manusia adalah dengan memfasilitasi sarana dan prasarana bagi santri dan santriwati, memberikan pelajaran agama yang sesuai dengan ajaran agama, mengembangkan minat dan bakatnya dengan mengikuti ekstrakulikulker yang aktif, pengajar yang mumpuni dan berkualitas
Peran tokoh masyarakat sebagai key opinion leader dalam penanganan covid -19 di masyarakat Kangean, desa Kalinganyar, Sumenep, Jawa timur
Penelitian ini membahas terkait peranan tokoh masyarakat sebagai pemuka pendapat (opinion leader) untuk penanganan covid 19 di desa Kalinganyar, Sumenep, Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengeahui peranan tokoh masyarakat dalam penanganan covid 19, serta untuk mengetahui tindakan seperti tokoh masyarakat terkait proses difusi inovasi penanganan covid 19 tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, untuk memberikan suatu fakta secara rinci dan terstruktur berupa uraian kata – kata ataupun pengamatan dari peneliti. Teori yang digunakan yakni, menggunakna teori difusi inovasi dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, maupun dokumentasi.Hasil dari penelitian ini menjelaskan terkait proses difusi inovasi tokoh masyarakat dalam menanggapi penanganan covid 19. Hal tersebut bisa dilihat dari respon tokoh masyarakat dalam inovasi penanganan covid 19 yang dilakukan, maupun saluran komunikasi dalam teori difusi inovasi yang digunakan tokoh masyarakat sebagai pemuka pendapat untuk menyampaikan inovasi tersebut kepada masyarakat desa Kalinganyar
Tinjauan hukum acara pidana dan hukum acara pidana islam terhadap keputusan bebas tindak pidana cyber crime tentang hacking:studi putusan no. 537/pid.sus/2016/pn. mjk
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa bahwa penuntut umum yang menulis dakwaan dimuka hakim yang batal demi hukum karena yang diajukan oleh majelis hakim dakwaan yang tidak jelas atau kabur. Dalam pasal 143 ayat 2 KUHAP tentang syarat yang harus terpenuhi dalam membuat surat dakwaan. Ketika penasihat hukum mengajukan eksepsi terungkap adanya ketidakjelasan tidak cermat dan tidak lengkap khusunya mengenai tempat tindak pidana yang dilakukan oleh para terdakwa tersebut sehingga penuntut umum telah salah atau ragu-ragu dalam menyebutkan tempat tindak pidana / locus delicty yang menyebabkan surat dakwaan penuntut umum batal demi hukum, maka majelis hakim memerintahkan agar terdakwa dikeluarkan dari tahanan. Dalam fiqih murafa’at, terdapat bantuan hukum yang dimiliki oleh terdakwa. Hak yang dimiliki terdakwa untuk membela diri adalah bentuk pembelaan dalam islam. Terdakwa memakai haknya, yang disampaikan penasehat hukum melalui eksepsi. Menurut hukum pidana islam. Suatu pembuktian diharapkan memberikan keyakinan terbukti 100% dan ulil amri dihindarkan dari pemberian putusan dan menghukum terdakwa jika terdapat kondisi syubhat, karena bisa memungkinkan adanya penyelewengan. Disisi lain, Nabi Muhammad SAW. lebih cenderung mengharamkan atau menganjurkan meninggalkan perkara syubhat