Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan
Not a member yet
129 research outputs found
Sort by
Program Pelatihan Pengelolaan Arsip Dalam Mewujudkan Program Tertib Arsip di Pemerintah Kota Batu
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis program pelatihan pengelolaan arsip dan faktor pendukung dan penghambat program. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa program pelatihan pengelolaan arsip masih belum berjalan secara maksimal. Hal ini dikarenakan: 1) Sudah ada kesesuaian antara program dengan kelompok sasaran, dikarenakan program tersebut mampu memberikan dampak dan manfaat yang baik bagi kelompok sasaran. 2) Belum ada kesesuaian antara program dengan organisasi pelaksana dikarenakan organisasi pelaksana masih belum dapat memenuhi kebutuhan untuk menjalankan program tersebut. 3) Sudah ada kesesuaian antara kelompok sasaran dan organisasi pelaksana yaitu sudah adanya koordinasi, komunikasi dan kerjasama yang baik antara kelompok sasaran dan organisasi pelaksana. Pemerintah Kota Batu perlu memperhatikan penyediaan dana dan standar operasional prosedur serta sumber daya manusia dalam pelaksanaan program pelatihan pengelolaan arsip di Pemerintah Kota Bat
Evaluasi Perangkat Lunak Electronic Record Management System (ERMS) ARTERI Menggunakan ISO 16175-2:2011
The aim of the study is to evaluate ERMS software of ARTERI that used the functional requirements of ISO 16175-2: 2011. The researcher chose aspects of search, retrieval, and rendering (disseminate) to evaluate its systems. The study uses a qualitative approach with a review of literature studies. Data were collected by observation and documentation. The findings show ARTERI only meets 10 of 49 functional requirements. Fullfilled functional requirement of ARTERI, includes: 1) Provide a flexible range of functions for locating, accessing, and retrieving records and/or metadata; 2) Allow all records in each level to be searchable; 3) Allow the user to set up a single search request; 4) Never allow a search function to reveal to a user any information; 5) Have integrated search facilities for all levels; 6) Allows users to save and re-use queries; 7) Allows users who are viewing or working with a record; 8) Allows record metadata to be searched; 9) Allows administrators to take a copy of records and reaction; and 10) Store in the metadata any change made. ARTERI needs to be developed, for instance, adding features in any field of content search, automatic search, boolean operators, and improving the user interface for search. Furthermore, the rendering, downloading, and printing features also need to be improved. Finally, the study is limited to certain functional requirements, standards, and applications. Future study needs to consider aspects that have not been discussed or comparisons with certain standards or application
Sistem Pengelolaan Arsip pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukabumi
Arsip-arsip yang dikelola oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukabumi sangat beragam dan mengalami pertambahan setiap harinya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem pengelolaan arsip di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukabumi meliputi jadwal retensi arsip dan proses pemusnahan arsip. Penelitian menggunakan metode metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian survey dan instrument penelitian wawancara terstruktur. Partisipan yang diwawancara merupakan seorang arsiparis yang berkerja di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukabumi dengan jabatan arsiparis ahli muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukabumi menggunakan sistem digital dalam mengelola sebagian arsip. Selain itu, kegiatan penyusunan jadwal retensi arsip dilakukan oleh Lembaga Kearsipan Daerah setempat, serta proses pemusnahan arsip tidak mengikutsertakan seluruh arsip dikarenakan banyaknya arsip vital di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukabumi. Penerapan jadwal retensi arsip pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukabumi membuat sistem pengelolaan arsip yang efesien dan efektif
Intentions to Use "SIMPAN UGM" as a Cloud-Based Records Repository Service at Universitas Gadjah Mada
Abstract University students, lecturers, and staff have entered the digital age. All administrative activities, including recordkeeping, should be carried out digitally, that can be stored both online and offline. For this reason, Universitas Gadjah Mada (UGM) provides a free cloud repository, namely “Simpan UGM” for the UGM community. However, many students, lecturers, and staff do not use it. The purpose of this study was to determine the factors that influence the intention to use Simpan UGM at UGM. This study uses a mixed-method sequential explanatory design with three important stages, namely the quantitative, qualitative, and interpretation phases. Samples were determined randomly to students, lecturers, and staff related to records management, namely students and lecturers of the “Pengelolaan Arsip dan Rekaman Informasi Study Program” (PARI) as well as staff from members of the UGM Records Manager and Archivists Forum (Forsipagama). Quantitative data were analyzed with PLS-SEM, while qualitative data were analyzed with Miles and Huberman's interactive model. The results of the study show that there are many factors that have a positive effect, although not all of them are significant, on the intention to use Simpan UGM as a records cloud repository at UGM.
Konsep “Teks” dalam Paradigma Hermeneutika dan Postmodernisme serta Relevansinya Terhadap Kearsipan
Konsep “teks” dalam paradigma hermeneutika dan postmodernisme oleh filsuf sosial humaniora dimaknai sebagai representasi yang tidak terbatas pada dokumen tertulis, tetapi perilaku, bahasa, simbol, tindakan, norma, artefak, maupun yang berhubungan dengan aspek kekuasaan dan politik yang dapat dilihat sebagai jalinan makna. Namun, arsiparis memaknai arsip sebagai teks dalam medium dan kelembagaan yang mengacu pada teks dalam bentuk fisik yang tersimpan di lembaga informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilakukan melalui metode studi pustaka, khususnya yang berkaitan dengan konsep “teks”. Penelitian ini menjelaskan konsep “teks” dalam paradigma hermeneutika dan postmodernisme yang berkaitan dengan arsip sebagai “teks” dan relevansinya dalam bidang kearsipan. Sesuai dengan pandangan postmodernisme, kearsipan juga dipengaruhi oleh konteks sosial, budaya, politik, ekonomi, dan perkembangan teknologi. Pentingnya arsip saat ini bukan hanya dilihat dari tataran praktis, melainkan tataran konseptual yang lebih luas dengan cara pandang yang lebih demokratis. Konsep “teks” dalam paradigma hermeneutika dan postmodernisme dapat menghasilkan ide dan wacana kearsipan yang baru, tidak terbatas pada ranah praktikal, tetapi juga akan memperluas perspektif dalam pengembangan bidang kearsipan itu sendiri
Membaca Ulang Konsep Arsip Total: Definisi, Filosofi dan Dinamika Perkembangan
Kajian dan tulisan mengenai konsep Total Arsip yang ditulis para akademisi dan praktisi bidang kearsipan di Indonesia ternyata masih sangat minim. Dari penelusuran awal dengan metode advanced search google, recall dan precision dari hasil pencarian tersebut dapat dihitung dengan jari. Sedangkan pencarian secara global ternyata ada banyak tulisan yang membahas tentang konsep ini. Konsep Total Arsip awal mulanya muncul di Kanada awal tahun 1970-an. Berdasarkan latarbelakang tersebut, pertanyaan yang kemudian muncul, apa pentingnya mengkaji dan menganalisis konsep Total Arsip tersebut. Apakah ada relevansi ketika dikaitkan dengan konteks teori dan praktik kearsipan di Indonesia. Maka inti gagasan penelitian ini ialah upaya mengarusutamakan kajian tentang Total Arsip dalam rangka memperkaya khazanah kearsipan Indonesia. Tujuan penulisan artikel ini mengeksplorasi sejarah dan perkembangan konsep Total Arsip yang berasal dari Kanada. Memaparkan kemungkinan hubungan antara konsep dan strategi Total Arsip dengan tradisi kearsipan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan metode analisis arsip dan artikel jurnal yang mengulas tentan konsep Total Arsip. Di tengah keterbatasan kajian Total Arsip di Indonesia sekarang ini, melalui cara ini diharapkan dapat diperoleh gambaran yang holistik dan sistematis tentang konsep Total Arsip dan korelasinya dengan praktik kearsipan di Indonesia. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa konsep Total Arsip memiliki relevansi dan urgensi untuk turut diadopsi dalam konsep dan praktik kearsipan di Indonesia. Salah satu filosofi konsep Total Arsip yaitu pilar keempat, yaitu pengembangan jaringan yang dulunya sulit diterapkan karena keterbatasan teknologi informasi dan internet. Saat ini menjadi semakin relevan dan mungkin untuk diterapkan dalam kerangka Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN)
Sistem Kriptografi pada Pengamanan Autentikasi Dokumen Elektronik: Systematic Literature Review
Konsep dari sistem kriptografi pada pengamanan autentikasi dokumen elektronik adalah menjamin keaslian, kerahasiaan, dan keamanan dari dokumen elektronik tersebut. Mengetahui bahwa sistem kriptografi dapat menjaga keamanan yang sangat ketat, karena tidak memungkinkan adanya kejadian penyadapan dan pengubahan data oleh pihak luar yang tidak sah. Digunakannya teknik sistem kriptografi untuk melakukan transfigurasi dan transisi terhadap data yang dihasilkan agar tidak dapat dipahami oleh pihak ketiga dengan cara dibuatnya penyandian enkripsi dan deskripsi, untuk menjamin keaslian, kerahasiaan dan keamanan dokumen elektronik. Artikel ilmiah yang digunakan adalah artikel ilmiah terindeks Scopus (2017-2022), akan dianalisis dengan metode systematic literature review (SLR). Parameter yang dianalisis meliputi beberapa aspek yaitu jumlah artikel yang terbit, seleksi jurnal, penulis artikel ilmiah, institusi penulis, serta asal negara artikel terbit, kolaborasi antar penulis, dan jumlah kutipan yang digunakan. Hasil dari analisis tersebut akan divisualisasikan dengan aplikasi VOSviewer. Ditemukan ada beberapa artikel ilmiah yang dapat diketahui bahwa penulis, institusi, dan negara mana yang melakukan penelitian mengenai penyandian sistem kriptografi untuk pengamanan autentikasi dokumen elektronik. Publikasi mengenai sistem kriptografi pada pengamanan dokumen elektronik cenderung mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun 2018-2022.
Digitisasi Arsip di Warung Arsip Yogyakarta: Analisis Peluang dan Tantangan Menggunakan SWOT
This study aims to describe digitization activities at Warung Arsip Yogyakarta. In addition, this study will also describe the opportunities and challenges of the digitization activity using a SWOT analysis. This study uses descriptive qualitative methods. Collecting data process conducted by observation, interviews, and documentation. The data analysis technique was done several acivities sort of: data reduction, data display, and conclusion drawing. The digitization process at Warung Arsip Yogyakarta uses two methods, namely pemindaian for publications such as magazines; and capturing pictures for publications such as newspapers. The digitization process is experiencing problems due to lack of human resources (HR) and limited digital archive storage. Warung Arsip Yogyakarta are taking advantage of relationship opportunities to reach more information, maximizing creativity in digitizing newspapers, upgrading the digital archive storage system. In an effort to face the challenges, Warung Arsip Yogyakarta needs to carry out promotions to increase public interest in archives, create a special room for archives that have not been digitized, carry out periodic cleaning, make SOPs for archive maintenance, and recruit employees
RANCANGAN PENATAAN ARSIP KARYA SENI PERTUNJUKAN UNTUK MENDUKUNG PENGEMBANGAN TRIDHARMA PERGURUAN TINGGI DI ISI SURAKARTA
This study aims to identify the types of art archives and arrange their arrangement designs in order to support the development of the tridharma of higher education at the Indonesian Institute of the Arts (ISI) Surakarta. The archives studied are the archives of performing arts that are the result of the Tridharma organization. The research was conducted using a qualitative descriptive method. That is describing a situation based on the facts that appear. The results of field observations show that the performing arts document consists of text, audio, and video. Its creation cannot be separated from previous works of art as a reference or source of works of art. Artwork documents are archives because they are the result of the tridharma process, but have only been managed as a library. The archives are dominated by final works of art from study programs at the Faculty of Performing Arts, results of artistic research from the Research Centre, and results of community service works of art from the Centre for Community Service. ISI Surakarta Archives Retention Schedule stipulates the archive as a static archive (permanent) after the retention period expires. Its arrangement requires a design according to archival standards. The design is made by taking into account the principle of provenance and original order. The design includes archive creators, archive classification (final project reports, research, and community service), archive indexes (reports, audio visual recordings, and intellectual property certificates), archive cross-linking to link different types of archives for the same archive, information archives, access conditions and archive service procedures. Keywords: archive, arrangement, design, performing arts, tridharm
Studi Analisis Website Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) Universitas Pendidikan Indonesia dengan Metode WebQual 4.0
Perkembangan teknologi informasi yang terjadi saat ini menjadikan semua lebih mudah karena adanya website yang dapat dimanfaatkan pada proses administrasi. Layanan suatu sistem informasi kearsipan berbasis website perlu dilakukan pengukuran atau evaluasi untuk mengidentifikasi kualitas website yang telah digunakan. Dalam penelitian ini, kualitas website Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) diukur dengan menggunakan metode WebQual 4.0 yang merupakan suatu indikator yang digunakan sebagai dasar penilaian kualitas website berdasarkan persepsi pengguna akhir. Penelitian ini memiliki populasi yaitu mahasiswa program studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling sehingga terhitung 77 mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode action research dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan kualitas website SIKD yang digunakan oleh pegawai UPI untuk memudahkan dalam kegiatan birokrasi dan/atau interaksi pengelolaan arsip dinamis. Hasil dari penelitian berdasarkan tiga aspek, yaitu usability (kegunaan), information quality (kualitas informasi), service interaction quality (kualitas interaksi dan layanan) website SIKD UPI berada pada kategori baik. Jadi dapat disimpulkan bahwa SIKD yang digunakan pada proses administrasi di UPI memiliki kualitas yang baik, tetapi perlu ditingkatkan sehingga dapat berfungsi dengan lebih baik