Jurnal Transportasi
Not a member yet
512 research outputs found
Sort by
ANALISIS SISTEM DISTRIBUSI PERGERAKAN KOMODITAS PERIKANAN DI WILAYAH NUSA TENGGARA BARAT
In the era of globalization and rapid population growth, the demand for fishery products continues to increase. With its vast and diverse marine waters, Indonesia offers abundant potential fisheries resources. One region in Indonesia characterized by extensive coastlines and a fertile marine ecosystem is the West Nusa Tenggara Province (NTB). This research analyzes commodity movement in the fishery sector based on internal zone commodities in NTB. The study employs various analyses for the transportation balance model based on regional internal zone commodity product production, considering factors that influence the process. The research results indicate two optimal land transportation routes with the shortest total distance. Route 1 (Central Lombok-West Lombok-Mataram City-East Lombok-Central Lombok) was identified using the nearest neighbor method, and Route 2 (Sumbawa-West Sumbawa-Dompu-Bima-Sumbawa) was determined using the nearest insertion method.
ABSTRAK
Di era globalisasi dan pertumbuhan populasi yang cepat, permintaan produk perikanan terus meningkat. Indonesia memiliki wilayah perairan yang luas dan beragam, yang menawarkan potensi sumber daya perikanan yang melimpah. Salah satu wilayah Indonesia yang memiliki pesisir luas dan kondisi ekosistem laut yang subur adalah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan analisis pergerakan komoditas, untuk sektor komoditas ikan berbasis zona internal di NTB. Penelitian ini menggunakan beberapa analisis untuk model keseimbangan pergerakan transportasi barang berdasarkan produksi komoditas produk bangkitan zona internal regional, dengan menimbang faktor apa saja yang mempengaruhi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 2 rute moda darat untuk rute pengiriman paling optimal dengan total jarak terkecil. Rute-rute tersebut adalah rute 1 (Lombok Tengah–Lombok Barat-Kota Mataram-Lombok Timur-Lombok Tengah) dengan menggunakan metode nearest neighbor, dan rute 2 (Sumbawa-Sumbawa Barat-Dompu-Bima-Sumbawa), dengan menggunakan metode nearest insertion
KEANDALAN DAN RISIKO KENDARAAN LISTRIK MENURUT PERSEPSI PENGGUNA
Percepatan pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia terus dilakukan, namun banyak pernyataan pro kontra dikalangan masyarakat mengenai keandalan dan risiko kendaraan listrik di Indonesia. Untuk itu perlu dilakukannya survey analisa keandalan dan risiko yang dimiliki oleh mobil dan motor listrik. Pertanyaan survey disusun dengan analisa konten yang disebar kepada pengguna kendaraan listrik di Indonsia. Hasil yang didapatkan diolah dengan metode analisa faktor sehingga diperoleh faktor exterior dan performance berpengaruh terhadap keandalan mobil listrik berbeda dengan sepeda motor listrik keandalan dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu exterior, safety dan performance. Selanjutnya untuk risiko mobil listrik sendiri dipengaruhi oleh dua faktor yaitu pengisian daya kendaraan dan dampak lingkungan sedangkan untuk sepeda motor listrik hanya dipengaruhi oleh satu faktor saja yaitu dampak lingkunga
ANALISIS KESELAMATAN LALU LINTAS DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS TADULAKO
Universitas Tadulako (UNTAD), sebagai kampus terbesar di Sulawesi Tengah dengan luas wilayah mencapai sekitar 200 Ha, menampung lebih dari 44.173 orang mahasiswa serta staf pengajar dan tenaga kependidikan mencapai 2.518 orang dalam waktu bersamaan. Tingginya aktivitas di kampus ini berpotensi mengakibatkan risiko keselamatan berlalu lintas. Oleh karena itu, sebuah penelitian dilakukan untuk menganalisis kondisi keselamatan lalu lintas di lingkungan kampus UNTAD dengan menggunakan metode observasi lapangan secara visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejumlah rambu lalu lintas tidak memenuhi standar karena posisinya yang terhalang pohon, sehingga sulit terbaca dan dipahami. Selain itu, marka jalan hanya terbatas pada marka kejut dan memerlukan perbaikan. Fasilitas trotoar juga perlu diperbaiki agar dapat memberikan perlindungan yang lebih baik bagi pejalan kaki. Meskipun demikian, pintu masuk dan pintu keluar umumnya memenuhi standar jarak pandang kecuali pada pintu keluar di Pascasarjana yang memerlukan perbaikan. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas di lingkungan kampus UNTAD melalui perbaikan infrastruktur yang diperlukan
ANALISIS PENGARUH KOMPOSISI GUNA LAHAN TERHADAP KINERJA JALAN DI JALAN YOS SUDARSO DAN JALAN BRIGJEN SUDIARTO KOTA SURAKARTA
Jalan Yos Sudarso dan Jalan Brigjen Sudiarto merupakan jalan kolektor sekunder yang merupakan akses penghubung Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, dan Kabupaten Wonogiri. Penggunaan lahan di sekitar kedua ruas jalan tersebut terdiri dari bangunan yang padat dan beragam sehingga potensi pergerakan kedua ruas jalan tersebut juga tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh penggunaan lahan terhadap kinerja jalan di Jalan Yos Sudarso dan Jalan Brigjen Sudiarto Kota Surakarta. Temuan dari penelitian ini adalah kawasan penelitian memiliki intensitas pemanfaatan lahan sebesar 49,07% yang tergolong sedang dan kompleksitas penggunaan lahan yang tergolong tinggi. Nilai kinerja jalan yang dihasilkan pun tergolong sedang hingga sangat tinggi karena termasuk klasifikasi B hingga F. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh penggunaan lahan di ruas Jalan Yos Sudarso dan Jalan Brigjen Sudiarto terhadap kinerja jalan yang dihasilkan. Hal ini dikarenakan adanya potensi aktivitas pada suatu lahan yang bervariasi akan membangkitkan sejumlah arus lalu lintas. Perbedaan waktu juga menunjukkan adanya tingkat aktivitas guna lahan yang dihasilkan dimana pada hari kerja volume meningkat dan nilai kinerja jalan lebih tinggi sedangkan pada hari libur volume menurun dan nilai kinerja jalan lebih rendah
POTENSI PARTISIPASI MAHASISWA UNIVERSITAS KATOLIK PARAHYANGAN UNTUK IMPLEMENTASI PARKIR DENGAN HARGA DINAMIS
Transportation on campus is crucial for daily activities, yet challenges like limited parking, traffic jams, and inefficient private vehicle use persist. This study aims to analyze the potential of implementing a dynamic pricing approach in managing campus transportation, considering variable parking rates during peak hours. This research employs binary logistic regression to understand user preferences for commuting to campus. Data from respondents\u27 preferences are collected to develop the model, considering factors like parking fees, mileage, transportation costs, and other preferences. The study reveals that the on-arrival parking rate and discount attributes significantly influence the respondents\u27 decisions. Moreover, respondents\u27 income or pocket money and comfort level with parking positions also impact their choices.
ABSTRAK
Transportasi di lingkungan kampus memiliki peran penting dalam kegiatan sehari-hari. Namun, masalah seperti keterbatasan parkir, kemacetan, dan efisiensi penggunaan kendaraan pribadi sering terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis potensi penerapan tarif dinamis dalam mengelola transportasi kampus, dengan mempertimbangkan harga parkir yang berubah sesuai jam sibuk. Skema tarif dinamis mencakup diskon parkir, tarif parkir flat, dan hari dengan tarif khusus. Metode regresi logistik biner digunakan untuk mempelajari preferensi pengguna dalam memilih transportasi ke kampus. Data preferensi dari responden digunakan untuk mengembangkan model regresi logistik biner, yang mempertimbangkan biaya parkir, jarak tempuh, biaya transportasi, dan preferensi lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut yang signifikan mempengaruhi keputusan responden adalah tarif parkir saat datang dan diskon parkir. Karakteristik responden yang berpengaruh adalah pemasukan atau uang saku, serta tingkat kenyamanan posisi parkir
KAJIAN INTEGRASI TRANSPORTASI MULTI MODA UNTUK MENEKAN BIAYA LOGISTIK PADA WILAYAH KEPULAUAN: STUDI KASUS PADA PULAU BAWEAN
Kajian ini menyoroti urgensi pemahaman karakteristik Pulau Bawean dalam mengoptimalkan sistem transportasi. Analisis geografi dan infrastruktur menjadi dasar pemilihan moda transportasi yang efektif, dengan pengembangan Sistem Pemodelan Rute sebagai solusi potensial. Integrasi transportasi multi moda diharapkan meningkatkan konektivitas dan efisiensi perjalanan. Pusat distribusi yang dioptimalkan juga menjadi kunci untuk mengurangi biaya logistik dan meningkatkan ketersediaan barang di seluruh pulau. Data yang akurat dan edukasi pemangku kepentingan menjadi elemen inti dalam perencanaan berbasis data untuk infrastruktur transportasi berkelanjutan. Melibatkan masyarakat lokal dan sektor swasta dapat meningkatkan dukungan terhadap perubahan ini. Keseluruhan, pendekatan holistik, termasuk analisis mendalam, integrasi teknologi, dan keterlibatan aktif pemangku kepentingan, diperlukan untuk mencapai infrastruktur transportasi yang mendukung perkembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Pulau Bawean
ANALISIS AKSESIBILITAS DAN KEPUASAN PENGGUNA TRANSPORTASI KERETA API DI STASIUN MEDAN
Aksesibilitas adalah faktor krusial dalam transportasi kereta api, memastikan mobilitas optimal dan kesempatan yang merata, terutama bagi penyandang disabilitas. Stasiun Medan sebagai pusat transportasi utama, harus memenuhi standar aksesibilitas dan kepuasan pengguna, yang meliputi kenyamanan, keamanan, dan fasilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat aksesibilitas dan kepuasan pengguna transportasi kereta api di Stasiun Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan observasi. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pengguna kereta api dan observasi langsung di Stasiun Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesibilitas ke Stasiun Medan masih belum optimal, terutama dalam hal akses transportasi publik dan fasilitas untuk penyandang disabilitas. Selain itu, tingkat kepuasan pengguna terhadap layanan transportasi kereta api juga perlu ditingkatkan. Meskipun dalam wawancara terbuka diperoleh tingkat kepuasan sekitar 80%, kuesioner tertutup menunjukkan 100% kepuasan sangat tinggi terhadap pelayanan yang diberikan oleh Stasiun Medan, terutama dalam aspek kebersihan, keamanan, dan kenyamanan. Temuan ini mengindikasikan bahwa perlu dilakukan optimasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi pihak terkait untuk meningkatkan aksesibilitas dan kepuasan pengguna transportasi kereta api di Stasiun Medan
PENGARUH KOMUTER TERHADAP PERTUMBUHAN KAWASAN PERMUKIMAN DI SEKITAR STASIUN RANGKASBITUNG
Perkembangan area kota yang semakin pesat selalu diikuti dengan terjadinya peningkatan kebutuhan sarana dan prasarana transportasi. Rangkasbitung merupakan salah satu kota yang menjadi simpul utama transportasi berbasis rel yang melayani berbagai kota di sekitarnya. Adanya peningkatan layanan transportasi kereta api turut meningkatkan pertumbuhan jumlah kaum komuter yang bekerja dan tinggal di Rangkasbitung. Hal ini turut mempengaruhi pertumbuhan kawasan disekitarnya dengan terjadi perubahan tata guna lahan akibat adanya pertumbuhan permukiman baru. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar pengaruh keberadaan komuter terhadap pertumbuhan kawasan permukiman di sekitar Stasiun Rangkasbitung. Metode penelitian dilakukan melalui pendekatan kuantitatif dengan analisis citra satelit, analisis regresi linier berganda, dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil analisis menunjukkan kaum komuter mempengaruhi pertumbuhan kawasan di sekitar stasiun Rangkasbitung sebesar 75,9%, serta analisis citra satelit menunjukkan bahwa arah pertumbuhan kawasan permukiman cenderung dari tengah (pusat) Stasiun Rangkasbitung membentuk radial menerus ke bagian timur dan barat, serta semakin dekat dengan simpul transportasi
KAJIAN KELAYAKAN INVESTASI EKONOMI PADA PERENCANAAN BUS RAPID TRANSIT KOTA PALU
Kemacetan merupakan masalah transportasi yang sudah dirasakan hampir di setiap kota di Indonesia, termasuk di Kota Palu. Oleh karena itu perlu adanya optimalisasi angkutan umum di Kota Palu. Melalui Dinas Perhubungan Kota Palu dilakukan penelitian terhadap perencanaan pengoperasian Bus Rapid Transit untuk wilayah Kota Palu. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kelayakan investasi dari segi ekonomi dari perencanaan Bus Rapid Transit Kota Palu yang saat ini sedang direncanakan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data perhitungan arus kas berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) dan tarif yang direncanakan. Analisis kelayakan ekonomi diuji dengan menggunakan penambahan dari penghematan biaya bahan bakar, biaya polusi, biaya kesehatan, dan biaya waktu perjalanan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam kelayakan ekonomi dari semua kondisi load factor dengan pendekatan Net Present Value (NPV) dan Internal Rate of Return (IRR), pada kondisi load factor 70% dan 50% dapat dikatakan layak, sedangkan pada kondisi load factor 30% belum dapat dikatakan layak
IMPROVING ROAD NETWORK CONSIDERING RICE SUPPLY CHAIN NETWORK
The stakeholders involved in the rice supply chain, who rely on transportation networks, have a shared objective of enhancing their operational efficiency to maximise surplus. This paper presents a model that aims to evaluate the impact of road network improvement on the stakeholders involved in the rice supply chain network. The entities considered as related stakeholders in this context encompass collectors, wholesalers, and retailers, that have a distinct logistics cost structure and profit ratio.The model is developed within the framework of bi-level optimization, in which the upper level decides the road network improvement action and the lower level describes the optimality conditions of the rice supply chain network. The method of successive averages (MSA) is proposed to solve the lower-level problem, where a full enumeration-based approach is conducted in the upper-level problem The case study is situated in the Cugenang District of the Cianjur Regency, an area renowned for its productivity value in the rice farming sector, surpassing other sectors in economic significance. The numerical experiment evaluates three alternatives for road development, with the alternative consisting of solid connectivity to stakeholders yielding the greatest surplus, refer to Alternative 1 with highest surplus investment ratio (0.0000232)