Jurnal Transportasi
Not a member yet
    512 research outputs found

    Ucapan Terima Kasih Volume 16

    No full text
    Ucapan Terima Kasih Volume 1

    EVALUASI KINERJA PELAYANAN PERUSAHAAN ANGKUTAN PARIWISATA DAN ANGKUTAN SEWA DI PROVINSI JAWA TIMUR

    Get PDF
    Abstract In line with improvement of economic conditions and enhancement of the tourism sector in East Java, the potential tourism market and its industries became a target of businesses in the transport sector, especially the tourism travel and rental transportation. This service was predicted to grow rapidly during the development in tourism sector. Therefore, the construction of transport infrastructures became an important issue to support the tourism sector. Not only Central Government, but also Provincial and Regency/City Government have a role in accordance with their respective authorities to plan, formulate policies, control and supervise the implementation of efficient and reliable transport systems. To improve the quality of tourism and rent service, performance evaluation of the companies should be conducted regularly. Keywords: tourism and rent transport, performance evaluation, services, performance  Abstrak Seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian dan meningkatmya sektor pariwisata di Jawa Timur, potensi pasar dunia pariwisata dan industri turunannya mulai menjadi incaran para pelaku usaha di sektor transportasi, khususnya angkutan pariwisata dan angkutan sewa. Layanan ini diprediksi tumbuh dengan cepat seiring perkembangan dunia pariwisata. Oleh karena itu, pembangunan prasarana transportasi menjadi penting untuk mendukung sektor pariwisata ini. Tidak hanya Pemerintah Pusat, namun juga Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota mempunyai peran sesuai cakupan kewenangannya masing-masing untuk menyusun rencana, merumuskan kebijakan, mengendalikan, dan mengawasi perwujudan sistem transportasi yang efisien dan handal. Untuk meningkatkan layanan angkutan wisata dan angkutan sewa,  diperlukan evaluasi kinerja secara teratur terhadap kinerja pelayanan perusahaan angkutan pariwisata dan angkutan sewa. Kata-kata kunci: angkutan pariwisata dan angkutan sewa, evaluasi kinerja, layanan, kinerj

    THE OPERATIONAL SYSTEM OF CONTAINER LOADING-UNLOADING IN JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL AND PORT OF LAMONG BAY SURABAYA

    Get PDF
    Abstract Indonesia is a maritime country since approximately 67% of its area is ocean and has the 2nd longest coastline worldwide. In fact, its maritime facilities aren’t well operated, therefore Indonesia has to improve its operational system to increase the efficiency. This study would provide an approach of analyzing operational system design of container loading-unloading in JICT and TTL, land transportation proposed system combined with magnetic technology used by the ports, and its economical and technical impacts of this maritime infrastructure. To achieve the goal, study of literature, qualitative and quantitative analysis will be the proper method to use. The system proposed in this study is 69-83% faster with its operational cost is 24-40% cheaper compared to JICT and TTL. Moreover, this system is environmental-friendly and will work safer. Overall, it is expected that this system will provide broad insight as well as a consideration for the use at Indonesian ports. Keywords: Indonesia, ports, magnetic technology, maritime infrastructure, operational system design of container loading-unloading  Abstrak Indonesia dikenal sebagai negara maritim sejak sekitar 67% wilayah negara Indonesia adalah laut dan memiliki garis pantai terpanjang ke-2 di dunia. Faktanya, fasilitas maritim di Indonesia belum cukup optimal sehingga membutuhkan perbaikan sistem operasional untuk meningkatkan efisiensi kegiatan bongkar-muat kontainer. Penelitian ini akan memberikan pendekatan analisis potensi desain sistem operasional bongkar-muat kontainer di pelabuhan dengan studi kasus JICT dan TTL, sistem transportasi darat usulan yang dikombinasikan dengan teknologi magnetik dalam terminal pelabuhan, serta dampak ekonomis dan teknis dari infrastruktur maritim ini. Untuk mencapai tujuan tersebut, studi literatur serta analisis kualitatif dan kuantitatif menjadi metode yang tepat untuk digunakan. Sistem usulan pada penelitian ini memiliki waktu 69-83% lebih cepat dengan biaya operasional 24-40% lebih kecil dari JICT dan TTL. Selanjutnya, sistem ini bersifat ramah lingkungan dan lebih aman secara teknis. Secara keseluruhan, diharapkan penelitian ini akan memberikan wawasan luas mengenai sistem bongkar-muat kontainer serta menjadi pertimbangan untuk digunakan di pelabuhan Indonesia. Kata-kata kunci: Indonesia, pelabuhan, teknologi magnetik, infrastruktur maritim, desain sistem operasional bongkar-muat kontaine

    EVALUASI KECELAKAAN LALULINTAS SELAMA MUDIK LEBARAN MELALUI JALUR DARAT DI INDONESIA TAHUN 2015 DAN 2016

    Get PDF
    Abstract Going home (mudik) or more commonly referred as return to home is an annual tradition in Indonesia. The atmosphere of mudik flow can be seen by the high traffic volume of private vehicles and intercity bus on national roads and on transroads between islands. From the available data, it is known that the number of accidents during the mudik period by land transportation in 2016 increased by 364 compared to that of 2015. The number of victims died itself has increased, while the number of severe and minor injuries decreased from 2015 to 2016. This paper aims to evaluate land traffic accidents during the mudik period. It is expected to find a solution to decrease the fatality rate during the mudik period in the future. Keywords: traffic volume, traffic accident, fatality rate, land transportation  Abstrak Mudik atau lebih sering disebut pulang kampung adalah tradisi tahunan di Indonesia. Suasana arus mudik lebaran ini terlihat dengan tingginya volume lalulintas di jalan-jalan nasional dan di jalan trans antarpulau dengan kendaraan-kendaraan pribadi dan bus antarkota. Dari data yang ada diketahui bahwa jumlah kecelakaan selama periode mudik lebaran melalui jalur darat mengalami peningkatan sebesar 364 angka kecelakaan pada tahun 2016 dibandingkan dengan tahun 2015. Jumlah korban meninggal dunia sendiri mengalami peningkatan, sedangkan jumlah korban luka berat dan luka ringan mengalami penurunan dari tahun 2015 ke tahun 2016. Tulisan ini bertujuan untuk mengevaluasi kecelakaan lalulintas darat selama periode mudik dua tahun terakhir ini di Indonesia. Dari studi ini diharapkan adanya solusi untuk menurunkan angka fatalitas pada periode mudik di tahun-tahun berikutnya. Kata-kata kunci: volume lalulintas, kecelakaan lalulintas, tingkat fatalitas, transportasi dara

    KEBIJAKAN PENATAAN JARINGAN TRAYEK ANGKUTAN UMUM PERKOTAAN JEMBER

    Get PDF
    Abstract A thriving city should have a reliable public transport system. A continued decline in the performance of services can not be separated by a detachment of people using public transport, as uncomfortable and unreliable existing services, until unresolved overlapping route yearly by the regulator. Restructuring the route network and preposition institutional arrangement of public transport management are needed to improve public transport services in the community. Restructuring the route network into two, namely: first, the subsidiaryp route network that serves the main line of Jember city use the concept of road based public transport (BRT) with medium buses; second, develop twigs routes of feeder line to serve distrct road network in urban areas. Formulation of public policy was conducted through four stages: formulation of the problem, preparation of policy agenda, selection of policy alternatives to solve the problem, and determination of the policy to minimize the two groups resistance (pro and contra).                                                                                  Keywords: policy formulation, policy agenda, problem solving, policy setting  Abstrak Sebuah kota yang berkembang harusnya memiliki sistem angkutan umum yang dapat diandalkan. Terus menurunnya kinerja pelayanan tidak lepas dari menjauhnya masyarakat menggunakan angkutan umum karena tidak nyaman dan tidak handalnya pelayanan yang ada, hingga overlapping lintasan trayek yang sudah bertahun-tahun tidak terselesaikan oleh regulator. Penataan kembali jaringan trayek dan kelembagaan pengelolaan angkutan umum diperlukan untuk meningkatkan pelayanan angkutan umum di tengah masyarakat. Penataan jaringan trayek dilakukan terbagi dua, yaitu: pertama, jaringan trayek cabang yang melayani jalur utama perkotaan Jember menggunakan konsep angkutan umum berbasis jalan dengan armada bus sedang; kedua, jaringan trayek ranting yang melayani jaringan jalan kabupaten di kawasan perkotaan yang semakin berkembang. Formulasi dalam kebijakan publik dilakukan melalui empat tahapan, yaitu: perumusan masalah, agenda kebijakan, pemilihan alternatif kebijakan untuk memecahkan masalah, dan penetapan kebijakan dilakukan untuk mengurangi resistensi dua model kelompok (pro dan kontra). Kata kunci: perumusan kebijakan, agenda kebijakan, pemecahan masalah, penetapan kebijaka

    Indeks Pengarang Volume 16

    No full text
    Indeks Pengarang Volume 1

    PELAYANAN DAN TARIF KERETA API PERKOTAAN DI YOGYAKARTA

    Get PDF
    Abstract High mobility of vehicles in Yogyakarta city causes a lot of traffic problems. Therefore, urban railways are needed along with urban buses to reduce congestion. This study was conducted to understand the ability to pay and the willingness to pay of urban rail users and to develop service scenarios to determine the fares. Data were obtained through interviews with the stated preference survey method, that include 4 scenarios with combination of fares, waiting time, and travel time. The results show that the first scenario is the best one. Scenario 1 indicates that 53% students who use Trans Jogja and 50.8% students who use motorcycle will switch to use the train. The probability of all Trans Jogja users and all motorcyclists to use the train is 39.9% for scenario 1 and 59% for scenario 3, respectively. Keywords: urban rail, urban bus, stated preference, traffic congestion.  Abstrak Tingginya mobilitas kendaraan di dalam kota serta dari dan ke Yogyakarta menyebabkan banyak perma-salahan lalulintas. Oleh karena itu perlu dijajaki kemungkinan pengoperasian kereta api perkotaan untuk melengkapi bus perkotaan guna mengurangi kemacetan lalulintas. Sebagai langkah awal, perlu diketahui tingkat daya beli dan kesediaan membayar kereta api perkotaan serta penerapan skenario pelayanan sebagai pertimbangan penetapan tarif. Data diperoleh melalui wawancara dengan metode survei stated preference, yang mencakup sekenario pelayanan 1, 2, 3, dan 4 dengan kombinasi tarif, waktu tunggu, dan waktu tempuh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa skenario 1 merupakan skenario yang paling banyak dipilih. Pada skenario 1 ini, 53% pelajar pengguna Trans Jogja dan 50,8% pelajar pengguna sepeda motor akan beralih untuk menggunakan kereta api. Secara umum, pengguna Trans Jogja dan pengguna sepeda motor mempunyai probabilitas untuk menggunakan kereta api masing-masing sebesar 39,9% pada skenario 1 dan sebesar 59% pada skenario 3. Kata-kata kunci: kereta api perkotaan, bus perkotaan, stated preference, kemacetan lalulinta

    MODEL SIMULASI ALUR PROSES PETI KEMAS IMPOR PADA PEMILIHAN LOKASI EXTERNAL YARD DI KAWASAN PENYANGGA PELABUHAN

    Get PDF
    Abstract Increasing container flows and lack of land development for the container terminal, cause yard sub-functions are located in the port buffer area. This condition emerges additional transportation cost and causes traffic problems on the access road. This paper deals with simulation model construction which will be used to find optimum external yard configuration location in the port buffer area. Discrete Event Simulation Model will be used to simulate import container flow processes in the port container terminal. The Objective function of the external yard location model is to minimize user transport cost and to maximize operator benefit. Jakarta International Container Terminal data is used to construct the model. Model concept is run based on the scenario assumption of 3 TPS’s and 30 day simulation period. Based on three replicants and five times running, the optimum result is 3 TPS\u27s simultaneously operation. The model needs detail elaboration in associated to model objective function and model optimization constraint. It is required detail validation, in term of service time value, distribution pattern and arrival rate in each unit server modelled in the next step of the research. Nevertheless, the model gives unique and relatively consistent result value of each trial. It is indicated that the method can be used to solve the research objective. Keywords: simulation model, import container, location model, external yard  Abstrak Peningkatan arus peti kemas dan keterbatasan lahan terminal peti kemas menyebabkan beberapa subfungsi yard ditempatkan di kawasan penyangga pelabuhan. Kondisi ini menyebabkan tambahan biaya transportasi dan permasalahan lalulintas pada jalan akses. Makalah ini berkaitan dengan pembentukan model simulasi yang akan digunakan untuk menentukan lokasi optimum beberapa external yard di kawasan penyangga pelabuhan. Model Discrete Event Simulation digunakan dalam simulasi alur proses peti kemas impor. Fungsi tujuan model adalah minimasi biaya transportasi pengguna dan maksimasi keuntungan operator. Data peti kemas Jakarta International Container Terminal (JICT) digunakan untuk menyusun model. Konsep model dijalankan berdasarkan asumsi skenario tiga TPS dan 30 hari periode simulasi. Berdasarkan tiga replikasi dan lima percobaan running model, hasil optimum adalah pengoperasian tiga TPS bersamaan. Model perlu dielaborasi lebih lanjut terkait fungsi tujuan dan batasan model optimisasi. Diperlukan validasi rinci terhadap nilai waktu pelayanan, pola distibusi, dan tingkat kedatangan unit-unit pelayanan pada langkah selanjutnya dari penelitian. Walaupun demikian, model memberikan hasil yang unik dan relatif konsisten setiap percobaan. Hal ini mengindikasikan metode dapat digunakan untuk memecahkan tujuan penelitian. Kata-kata kunci: model simulasi, peti kemas impor, model lokasi, external yar

    UPAYA PENINGKATAN KESELAMATAN PADA JALAN NASIONAL INDONESIA

    No full text
    Abstract Indonesia faced serious challenges in improving traffic safety on the road. Government policy breakthrough has been made by issuing Presidential Decree No. 4 of 2013 of the Decade of Action for Road Safety 2011-2020 which is also in line with the National Road Safety Plan which was declared in 2011. Efforts to improve the safety of roads have been initiated through the road worthiness test. However, the results are generally conditionally accepted and facts on the field indicate that the number of accidents is still high. This paper discusses efforts to improve road safety and strategies that should be done on a national road, by conducting a road safety audit based on traffic accident data obtained from the Integrated Road Safety Management System which is owned Korlantas and understand the anatomy of the existing accident and behavioral factors of the society along the road through an audit. A case study was conducted on the Java North Coast Corridor, between Subang and Indramayu of West Java. Keywords: road safety, national roads, accident anatomy, road operation  Abstrak Indonesia menghadapi tantangan yang berat dalam meningkatkan keselamatan berlalulintas di Jalan. Terobosan kebijakan telah dilakukan pemerintah dengan menerbitkan Inpres No. 4 Tahun 2013 tentang Dekade Aksi Keselamatan Jalan 2011-2020 yang juga selaras dengan Rencana Umum Nasional Keselamatan Jalan yang dideklarasikan pada tahun 2011. Upaya peningkatan keselamatan di bidang jalan telah dirintis melalui uji laik fungsi jalan. Walaupun demikian hasil yang didapat umumnya adalah semuanya diterima dengan bersyarat dan fakta di lapangan menunjukkan bahwa kejadian kecelakaan masih tinggi. Makalah ini membahas upaya peningkatan keselamatan jalan dan strategi yang harus dilakukan pada jalan nasional, dengan melakukan audit keselamatan jalan berbasis data kecelakaan lalulintas yang didapat dari Integrated Road Safety Management System yang dimiliki Korlantas serta memahami anatomi kecelakaan yang ada dan faktor perilaku masyarakat sepanjang jalan yang dilakukan audit. Kasus studi dilakukan pada jalur pantai utara Pulau Jawa di Kabupaten Subang dan Indramayu, Jawa Barat. Kata-kata kunci: keselamatan jalan, jalan nasional, anatomi kecelakaan, pengoperasian jala

    PENENTUAN RUTE PENDISTRIBUSIAN GAS LPG DENGAN METODE ALGORITMA NEAREST NEIGHBOUR

    Get PDF
    Abstract This article is focused on the comparison of the characteristics of route service between the existing conditions and the results of the Nearest Neighbour Method. The parameters used to compare consist of total distance and total travel time used in the distribution of the LPG gas cylinders. To answer the problems associated with the Nearest Neighbour Method, the initial data should be prepared are distance matrix, and savings matrix. The results were obtained: Total distance distribution of the existing condition is 2,071.2 km with a total travel time of 66 hours 6 minutes. The values are different from the Nearest Neighbour Method calculation, in which a total distance of 1,483.6 km of distribution obtained with a total travel time of 59 hours 49 minutes. Based on these results, it can be concluded that the Nearest Neighbour Method produces a better route characteristic. Keywords: Nearest Neighbour Method, route service, distance distribution, travel time       Abstrak Artikel ini difokuskan pada perbandingan karakteristik layanan rute antara kondisi eksisting dan hasil analisis menggunakan Metode Nearest Neighbour. Parameter yang digunakan untuk membandingkan terdiri atas jarak total dan total waktu perjalanan yang digunakan dalam distribusi tabung gas LPG. Untuk menjawab masalah yang terkait dengan Metode Nearest Neighbour, data awal yang harus disiapkan adalah matriks jarak dan tabungan matriks. Hasil yang diperoleh: Jumlah distribusi jarak kondisi yang ada adalah 2.071,2 km dengan total waktu tempuh 66 jam 6 menit. Nilai-nilai yang berbeda dari perhitungan Metode Nearest Neighbour, ketika total jarak 1.483,6 km dari distribusi diperoleh dengan total waktu tempuh 59 jam 49 menit. Berdasarkan hasil tersebut, dapat dinyatakan bahwa Metode Nearest Neighbour menghasilkan karakteristik rute yang lebih baik. Kata-kata kunci: Nearest Neighbour Method, layanan rute, distribusi jarak, waktu tempuh           

    468

    full texts

    512

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Transportasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇