Jurnal Transportasi
Not a member yet
    512 research outputs found

    ANALISIS AWAL PERMASALAHAN TRANSPORTASI UDARA DAN ARAH PENGEMBANGAN BANDARA DI INDONESIA

    Get PDF
    Abstract Demand of air passenger numbers in Indonesia has been increasing since the last decade, reaching 15% per year. The high number of these demand has a negative impact on the aviation world in Indonesia. Aircraft queue on landing, delayed departure time, inconvenience of passengers, and high accident risk are negatives which of course require early handling for long term. This study to explore the problems related to aviation in Indonesia, so that got the root of the most influential to the current aviation dilemma of Indonesia and its proper development direction. This study used data 26 major airports in Indonesia as a case study. The results show that the air transport problems that occur are influenced by three things: high passenger growth, limited airport capacity, and the dominance of indirect flight. And the right direction of airport development to be done is the development of integrated flight routes. Keywords: growth of passengers, airport development, flight route, airport capacity  Abstrak Permintaan jumlah penumpang angkutan udara di Indonesia terus mengalami peningkatan semenjak satu dekade terakhir, yang mencapai angka 15% per tahun. Tingginya jumlah permintaan ini ikut memberikan dampak negatif terhadap dunia penerbangan di Indonesia. Antrian pesawat udara saat mendarat, tertundanya waktu keberangkatan, ketidaknyamanan penumpang, dan risiko kecelakaan yang tinggi merupakan hal negatif yang membutuhkan penanganan dini untuk jangka panjang. Penelitian ini dilakukan untuk menggali perma-salahan terkait angkutan udara di Indonesia, sehingga didapat akar masalah yang paling berpengaruh terhadap penerbangan Indonesia saat ini dan arah pengembangannya. Pada penelitian ini digunakan data 26 bandara utama di Indonesia sebagai studi kasusnya. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa permasalahan angkutan udara yang terjadi dipengaruhi oleh tiga hal, yaitu pertumbuhan penumpang yang tinggi, keterba-tasan kapasitas bandara, dan dominannya rute penerbangan yang tidak langsung. Arah pengembangan bandara yang tepat untuk dilakukan adalah melalui pengembangan rute penerbangan yang terintegrasi. Kata-kata kunci: pertumbuhan penumpang, pengembangan bandara, rute penerbangan, kapasitas bandar

    PENYELENGGARAAN PERIZINAN PEMANFAATAN BAGIAN-BAGIAN JALAN NASIONAL

    Get PDF
    Abstract The road is a land transportation infrastructure that is generally managed by the government. Often the Right of Way of roads is also used by other parties. Utilization of road space components requires licensing from the road operator. This licensing process is often constrained by limited information about licensing and licensing submission procedures that still use conventional methods. The disadvantage of this conventional method is the long time duration needed for the licensing process and the distance that must be taken by the applicant to the place of the road operator offices. This study was conducted to design an informative, accurate, complete and up-to-date licensing system in the form of road and bridge permit licensing databases. Keywords: road, right of way of roads, licensing database  Abstrak Jalan merupakan infrastruktur transportasi darat yang umumnya dikelola pemerintah. Seringkali ruang milik jalan turut dimanfaatkan oleh pihak-pihak lain. Pemanfaatan komponen ruang milik jalan tersebut memerlukan perizinan dari penyelenggara jalan. Proses perizinan ini seringkali terkendala oleh terbatasnya informasi mengenai perizinan serta prosedur pengajuan perizinan yang masih menggunakan metode konvensional. Kelemahan metode konvensional ini adalah lamanya proses perizinan dan jarak yang harus ditempuh oleh pemohon ke tempat penyelenggara jalan yang jauh. Pada studi ini dilakukan kajian untuk merancang suatu sistem penyelenggaraan perizinan yang informatif, akurat, lengkap, dan mutakhir, berupa basis data perizinan bidang jalan dan jembatan. Kata-kata kunci: jalan, ruang milik jalan, basis data perizina

    PENERAPAN MANAJEMEN LALU LINTAS DI KAWASAN PUSAT KOTA BANDAR LAMPUNG

    Get PDF
    Abstract Activities in the shopping area cause attraction and generate trips. The number of vehicles entering and leaving the area affects the performance of the surrounding roads. The purpose of this study was to determine the factors that influence trip attraction and implement traffic management to reduce congestion. The results of this study show that the factors that influence the public trips attracted to the shopping area of Bandar Lampung are the number of people living in a house, the number of private vehicle ownership in each house, the completeness of the goods sold in the shopping area, and the price of goods sold. Traffic management that needs to be done is to reduce intersection conflicts and road weavings, by closing access to vehicles directly into the intersection and changing access to the shopping area. Keywords: trip generation, road performance, road weaving, traffic management  Abstrak Aktivitas di kawasan perbelanjaan menimbulkan tarikan dan bangkitan pergerakan. Banyaknya kendaraan yang masuk maupun keluar kawasan mempengaruhi kinerja jalan di sekitarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tarikan pergerakan dan menerapkan manajemen lalu lintas untuk mengurangi kemacetan. Hasil studi ini memperlihatkan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tarikan perjalanan masyarakat ke kawasan perdagangan Kota Bandar Lampung adalah jumlah orang yang tinggal di suatu rumah, jumlah kepemilikan kendaraan pribadi di setiap rumah, kelengkapan barang yang dijual di kawasan perdagangan, dan harga barang yang dijual. Manajemen lalu lintas yang perlu dilakukan adalah mengurangi konflik simpang dan jalinan jalan, dengan menutup akses kendaraan masuk langsung ke simpang serta mengubah akses masuk ke kawasan perbelanjaan tersebut. Kata-kata kunci: bangkitan pergerakan, kinerja jalan, jalinan jalan, manajemen lalu linta

    DAMPAK BANJIR TERHADAP INFRASTRUKTUR DI KABUPATEN WAJO BERBASIS DATA CITRA MODIS NRT

    Get PDF
    Abstract Flood response using earth satellite imagery in the form of Near Real Time is needed today, at national, regional, and local levels, due to high flood risk in Indonesia. The fundamental thing in flood disaster management in Indonesia is the absence of accurate data about the condition of flood events, at the time of the occurrence or after the flood disaster. This study aims to apply image data processing MODIS Near Real Time and mapping to be used in mitigation post flood disaster process. Road and building infrastructure data is obtained from the Open Street Map. Open Street Map data and Near Real Time MODIS image data were processed with QGIS Open Source program to analyze the impact of flood on road and building infrastructure in Wajo Regency. The results of the analysis explain that there are 10 districts affected by floods in Wajo Regency, with the biggest flood affected areas are Kecamatan Pammana, Kecamatan Belawa District, Kecamatan Sabbangparu, and Kecamatan Bola. Keywords: flood disaster, flood risk, earth satellite imagery, image data  Abstrak Respon banjir menggunakan citra satelit bumi dalam bentuk Near Real Time sangat dibutuhkan saat ini, baik di tingkat nasional, tingkat regional, maupun tingkat lokal, karena risiko banjir yang yang tinggi di Indonesia. Hal yang mendasar dalam penanggulangan bencana banjir di Indonesia adalah belum adanya data yang akurat tentang kondisi kejadian banjir, pada saat terjadinya maupun pascabencana banjir. Studi ini bertujuan untuk mengaplikasikan pengolahan data citra MODIS Near Real Time dan melakukan pemetaan untuk dapat digunakan dalam proses penanggulangan pascabencana banjir. Data infrastruktur jalan dan bangunan diperoleh dari Open Street Map. Data Open Street Map dan data citra MODIS Near Real Time diolah dengan program QGIS Open Source untuk menganalisis dampak banjir tehadap infrastruktur jalan dan bangunan di Kabupaten Wajo. Hasil analisis menjelaskan bahwa terdapat 10 kecamatan yang terdampak banjir di Kabupaten Wajo, dengan wilayah yang terdampak banjir terbesar adalah Kecamatan Pammana, Kecamatan Belawa, Kecamatan Sabbangparu, dan Kecamatan Bola. Kata-kata kunci: bencana banjir, risiko banjir, citra satelite bumi, data citr

    PENGARUH KADAR KAPUR PADAM SEBAGAI BAHAN PENGISI CAMPURAN COLD PAVING HOT MIX ASBUTON

    Get PDF
    Abstract The purpose of this study was to determine the effect of using hydrated lime as a filler of Marshall Parameters on a mixture of Lawelle Granular Asphalt, which was produced from Asphalt Buton, using local aggregates. For this purpose, 45 specimens were prepared with variations in Lawelle Granular Asphalt levels and filler percentages. Variations of Lawelle Granular Asphalt levels are 25%, 30%, 35% whereas the filler variations are 0/100, 25/100, 50/50, 75/25, 100/0, between stone ash and hydrated lime. The analysis results show that the optimum level of Lawelle Granular Asphalt level was 29% and the optimum filler content was 60% stone ash and 40% hydrated lime. This means that the hydrated lime can be used as fillers in the Lawelle Granular Asphalt mixture. Keywords: buton asphalt, filler, hydrated lime, Marshall Parameters  Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh penggunaan kapur padam sebagai bahan pengisi  terhadap Parameter Marshall pada campuran beraspal Lawelle Granular Asphalt, yang diproduksi dari Aspal Buton, dengan menggunakan agregat lokal. Untuk maksud tersebut, dibuatlah 45 benda uji dengan variasi pada kadar Lawelle Granular Asphalt dan persentase bahan pengisi. Variasi kadar Lawelle Granular Asphalt adalah 25%, 30%, 35% sedangkan variasi bahan pengisi adalah 0/100, 25/100, 50/50, 75/25, 100/0, antara abu batu dan kapur padam. Dari hasil analisis didapat bahwa kadar Lawelle Granular Asphalt optimum sebesar 29% dan komposisi optimum bahan pengisi adalah 60% abu batu dan 40% kapur padam. Hal ini berarti bahwa kapur padam dapat digunakan sebagai bahan pengisi pada campuran Lawelle Granular Asphalt. Kata-kata kunci: aspal buton, bahan pengisi, kapur padam, Parameter Marshal

    FAKTOR PEMICU PERSEPSI DAN SIKAP TOLERAN PENGENDARA TERHADAP RISIKO KECELAKAAN

    Get PDF
    Abstract Impact speed was believed to be the factor that associated with fatal accident. On the other hand, a number of riders believe that their braking capabilities could reduce the risk. The perception should be studied deeply. Therefore, this paper was focused to identify variables influencing rider’s risk tolerance due to speeding behavior. The risk tolerance analysis was conducted based on the values of safety factor and margin of safety, due to the differences in braking capability. Safety factor was defined as the ratio of the available stopping sight distance to a minimum stopping sight distance; whilst the margin of safety was the different between safety factor and its optimum safety criteria. All the input data were collected from the result of literature review. The result showed that vehicle deceleration, due to engine brake force, influence the vehicle speed before braking significantly, and end up with a decreasing in impact speed. Since the risk might be reduced by increasing the braking capability, the awareness of it was indicated to be the triggering factor of an accident risk tolerance’s level. Keywords: braking capability, minimum margin of safety, risk tolerance, speeding behavior  Abstrak Impact speed diyakini merupakan faktor yang memengaruhi kecelakaan fatal. Di lain pihak, sejumlah pengendara meyakini bahwa kemampuan pengereman mereka dapat menurunkan tingkat risiko tersebut. Persepsi tersebut perlu dipelajari lebih mendalam. Penelitian ini difokuskan pada identifikasi variabel yang memengaruhi tingkat toleransi pengendara terhadap risiko yang ditimbulkan oleh perilaku speeding. Analisis toleransi terhadap risiko tersebut didasarkan pada nilai safety factor dan margin of safety akibat perbedaan kemampuan pengereman. Safety factor merupakan rasio antara jarak pandang henti tersedia dan jarak pandang henti minimum, sedangkan margin of safety merupakan selisih antara safety factor dan kriteria keselamatan optimumnya. Seluruh data input untuk studi ini diperoleh dari hasil kajian literatur. Hasil studi menunjukkan bahwa perlambatan kendaraan akibat tahanan mesin berdampak signifikan pada penurunan kecepatan kendaraan sesaat sebelum pengereman dan berujung pada penurunan impact speed. Karena risiko tersebut dapat dikurangi melalui peningkatan kemampuan pengereman, pemahaman akan hal ini terindikasi menjadi faktor pemicu tingkat toleransi terhadap risiko kecelakaan. Kata-kata kunci: kemampuan pengereman, margin keselamatan minimum, toleransi risiko, perilaku mempercepa

    EVALUASI KINERJA LAYANAN ANGKUTAN PENGUMPAN BUS TRANSJAKARTA RUTE LEBAK BULUS-SENEN

    Get PDF
    Abstract PT Transjakarta together with the private operators synergizes to increase the feeder bus service in the coverage area around Jakarta. One of them is Lebak Bulus-Senen feeder service, on the 6H Transjakarta corridor service. Based on static and dynamic surveys, the results of this service evaluation show that the number of buses provided is not able to meet the existing passenger demands, which is indicated by the value of the busload factor which shows the number of passenger needs is high, but the waiting time of passengers is greater than the bus arrival time. The number of fleets currently available is also unable to meet the standard services. Based on the travel time, the required bus fleet is 35 units, while in practice only 26 units of vehicles were operated. Therefore a re-plan is necessary by considering the addition of bus unit so that the implementation of Transjakarta Lebak Bulus-Senen feed service is in accordance with the passenger demands and meet the Minimum Service Standard of Transjakarta. Keywords: feeder bus, feed service, waiting time, load factor  Abstrak PT Transjakarta bersama dengan pihak operator swasta bersinergi untuk menambah layanan bus pengumpan di wilayah jangkauan di sekitar Jakarta. Salah satunya adalah layanan pengumpan Lebak Bulus-Senen koridor 6H Transjakarta. Berdasarkan survei statis dan survei dinamis, hasil evaluasi layanan ini menunjukkan bahwa jumlah armada bus yang disediakan tidak mampu memenuhi permintaan penumpang yang ada, yang ditunjukkan oleh besarnya nilai faktor muat bus yang memperlihatkan jumlah kebutuhan penumpang yang tinggi, namun waktu tunggu penumpang lebih besar daripada waktu kedatangan bus. Jumlah armada yang ada saat ini juga tidak mampu memenuhi pelayanan standar. Berdasarkan waktu tempuhnya, armada bus yang dibutuhkan adalah 35 unit, sedangkan dalam praktiknya hanya dioperasikan 26 unit kendaraan. Karena itu diperlukan perencanaan ulang dengan mempertimbangkan penambahan unit bus agar pelaksanaan layanan pengumpan Transjakarta Lebak Bulus-Senen sesuai dengan kebutuhan penumpang dan memenuhi Standar Pelayanan Minimal Transjakarta. Kata-kata kunci: bus pengumpan, layanan pengumpan, waktu tunggu, faktor mua

    KUALITAS PELAYANAN SISTEM INFORMASI PADA ANGKUTAN UMUM TRANSJAKARTA

    Get PDF
    Abstract Information system is very crucial in transportation service. In the delivery of information, there are some compulsory aspects of regularity which are subject to the Minimum Service Standards for Public Transportation regulated in both Ministerial Decree and other normative studies. The current development of technology impacts on the ease of moving across each individual’s space and time. It is also implemented in the dissemination of information on public transportation operation by means of website and application easily accessed by mobile devices. This research aims at evaluating the information system of public transportation with the case study of Transjakarta. The method of information system quality measurement will use the dimension of analysis service quality measurement SERVQUAL put in comparison with the aspects of public transportation service quality measurement generated from literature reviews. The result of comparative analysis of the two methods will be linked to WEBQUAL method, a technique to measure the quality of website and online application based on users’ perception. Keywords: service quality, information system services, public transportations, Transjakarta  Abstrak Sistem informasi adalah hal yang sangat penting dalam pelayanan transportasi. Dalam penyampaiannya pun terdapat aspek-aspek keteraturan yang harus dipenuhi sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal Angkutan Umum yang terdapat dalam Peraturan Menteri maupun kajian normatif lainnya. Perkembangan teknologi pada masa sekarang berdampak kepada kemudahan dalam melintasi ruang dan waktu setiap individu. Hal ini juga diimplementasikan dalam penyebaran informasi operasional angkutan umum, yaitu melalui halaman website maupun aplikasi yang dapat diakses melalui perangkat seluler. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem informasi angkutan umum dengan studi kasus bus Transjakarta. Metode pengukuran kualitas pelayanan sistem informasi akan menggunakan dimensi pengukuran kualitas jasa analisis SERVQUAL yang akan dikomparasikan dengan aspek-aspek pengukuran kualitas pelayanan angkutan umum, yang didapatkan dari studi pustaka dan literatur terkait lainnya. Hasil analisis kedua komparasi metode tersebut akan dikaitkan dengan metode WEBQUAL, yaitu teknik pengukuran kualitas website maupun aplikasi online yang didasarkan pada persepsi pengguna. Kata-kata kunci: kualitas pelayanan, pelayanan sistem informasi, angkutan umum, Transjakart

    DURABILITAS CAMPURAN BETON ASPAL MEMAKAI AGREGAT KARANG GUNUNG DARI SABANG DENGAN BAHAN PENGIKAT ASPAL PEN 60/70 DAN RETONA BLEND 55

    Get PDF
    Abstract Durability of asphalt concrete wearing course mixtures affects road pavement construction performance, because it functions as a road surface cover. The high value of stability and durability indicates that the surface layer of the road is strong and resistant to the influence of weather and water. This study was conducted to determine the durability of asphalt concrete mixtures using mountain coral for wearing course asphalt concrete mixtures, using Retona Blend 55 asphalt and Asphalt Pen 60/70 as binders. The results indicate that the physical properties of aggregates are not significantly different when compared with the Bina Marga specification standards. The mixture combination that gives the best value for Marshall Stability, which is 1,373.93 kg, is a combination of 50% Asphalt Pen 60/70 and 50% Retona Blend 55. While the best durability value, which is 90.60%, is obtained by the mixture with Asphalt Pen 60/70 without Retona. Keywords: asphalt concrete, mountain coral, aspal, stability, durability  Abstrak Durabilitas campuran beton aspal lapis aus mempengaruhi kinerja kontruksi perkerasan jalan, karena berfungsi sebagai lapisan penutup permukaan jalan. Nilai stabilitas dan durabilitas yang tinggi memberikan indikasi bahwa lapis permukaan jalan tersebut kuat dan tahan terhadap pengaruh cuaca dan air. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ketahanan campuran beton aspal yang menggunakan batu karang gunung untuk campuran beton aspal lapis aus, dengan menggunakan bahan pengikat aspal Retona Blend 55 dan Aspal Pen 60/70. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sifat-sifat fisis agregat tidak berbeda secara signifikan dengan bila dibandingkan dengan standar spesifikasi Bina Marga. Kombinasi campuran yang memberi nilai terbaik untuk Stabilitas Marshall, yaitu 1.373,93 kg, adalah kombinasi 50% Aspal Pen 60/70 dan 50% Retona Blend 55. Sementara nilai durabilitas terbaik, yaitu 90,60%, diperoleh untuk campuran dengan Aspal Pen 60/70 tanpa Retona. Kata-kata kunci: beton aspal, batu karang gunung, aspal, stabilitas, durabilita

    PENGARUH KOMPONEN MANAJEMEN KONSTRUKSI TERHADAP CAPAIAN MUTU PEMELIHARAAN PREVENTIF PERKERASAN LENTUR

    Get PDF
    Abstract Road maintenance management in Indonesia focuses mainly on preventive rather than reactive maintenance as written on Strategic Plan 2015-2019 of Directorate General of Highways. Construction management criteria play a significant role in successful delivery of a road preservation project. In an attempt to understand these construction management criteria and their links to quality performance on a flexible pavement preventive maintenance project, a hierarchical structural model is established. The method used in this research was the structural equation modeling involving 186 respondents that directly involved in the national road maintenance project on Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V. The results of the model show that the major factors that control the performance of flexible pavement preventive maintenance project considered in this study are: (1) supervising consultant by 93.6%; (2) Commitment Making Official (CMO) or PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) by 92.1%; (3) contractor by 89.8%; (4) material by 74.8%; and (5) project equipment by 72.1%.   Keywords: road maintenance, preventive maintenance, project management, flexible pavement  Abstrak Manajemen pemeliharaan jalan di Indonesia berfokus terutama pada pemeliharaan preventif daripada reaktif seperti yang tertulis pada Rencana Strategis 2015-2019 dari Direktorat Jenderal Bina Marga. Kriteria manajemen konstruksi memainkan peran penting dalam keberhasilan pengiriman proyek preservasi jalan. Dalam upaya untuk memahami kriteria manajemen konstruksi ini dan hubungannya dengan kinerja kualitas pada proyek pemeliharaan preventif perkerasan lentur, model struktural hierarkis didirikan. Model yang digunakan pada penelitian ini adalah Structural Equation Modeling dengan melibatkan 186 responden yang terlibat langsung dalam proyek pemeliharaan jalan nasional di Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa faktor utama yang mengontrol kinerja fleksibel proyek pemeliharaan preventif adalah: (1) konsultan pengawas 93,6%; (2) Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 92,1%; (3) kontraktor 89,8%; (4) materi 74,8%; dan (5) peralatan proyek 72,1%. Kata-kata kunci: pemeliharaan jalan, pemeliharaan preventif, manajemen proyek, perkerasan lentu

    468

    full texts

    512

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Transportasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇