Tugas Akhir Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
307 research outputs found
Sort by
Rancang Bangun Mesin Peniris Minyak Kapasitas 5kg
ABSTRAK Tujuan tugas akhir ini adalah merancang mesin peniris minyak kapasitas 5kg untuk mendapatkan hasil berupa gambar kerja dan menentukan komponen mesin peniris minyak kapasitas 5kg. Metode perancangan mesin peniris minyak kapasitas 5kg ialah dengan melakukan survei kebutuhan mesin peniris kapasitas 5kg, timbul permasalahan masih banyaknya kadar minyak pada keripik yang ditiriskan secara manual, kemudian melaksanakan perancangan konsep. Berdasarkan konsep, kemudian dirancang sebuah produk berupa desain gambar. Hasil tugas akhir ini adalah berupa desain atau rancangan mesin peniris minyak kapasitas 5kg yang dengan memanfaatkan gaya sentrifugal untuk penirisan minyaknya, komponen tabung putar peniris minyak dengan bahan stainless steel, komponen poros untuk menopang tabung peniris dengan ukuran diameter 26mm dan panjang 430mm dibuat oleh, puli dengan perbandingan 1/2 sebagai reducer pully tabung dengan pully motor 2/4 dari motor listrik 0,5 hp 1400 rpm menjadi 700 rpm. Kata Kunci: gambar kerja; metode perancangan; desain; perancangan; sentrifugal ABSTRACT The purpose of this thesis is to design engine oil drainer 5kg capacity to obtain results in the form of working drawings and determine the components of the engine oil drainer capacity of 5kg. Oil drainer machine design method 5kg capacity is to conduct a survey needs drainer engine capacity of 5kg, there are still many problems arise oil content in the chips are drained manually, and then implement design concepts. Based on the concept, then designed a product in the form of design drawings. Results of this thesis is a design or engine design drainer oil capacity of 5kg that by utilizing centrifugal force to draining oil, tubular components rotate peniris oil with stainless steel materials, components shaft to prop tube drainer with a diameter of 26mm and length of 430mm made by, pulleys with a ratio of 1/2 as a reducer of motor pully pully tube with 2/4 of the electric motor 0.5 hp 1400 rpm to 700 rpm. Keywords: working drawings; design method; design; design; centrifuga
Mesin Pencincang Daging dengan Penggerak Motor Listrik
ABSTRAK Anizal, Yusuf. dan Ikhwan, Temy Choirul. 2011. Mesin Pencincang Daging dengan Penggerak Motor Listrik. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Yuni Sunarto, Drs., M.Pd. (II) Basuki, Drs., M.Pd. Kata Kunci: pencincang daging, motor listrik DC, UKM. Kualitas produk berpengaruh kuat dalam menentukan kesuksesan UKM (Usaha Kecil Menengah) yang bergerak dibidang kuliner. Kualitas produk turut dipengaruhi oleh variasi yang ada pada bahan baku, salah satu bahan bakunya yaitu daging. Untuk mendapatkan jumlah produksi yang banyak maka diperlukan sebuah mesin untuk membantu proses produksi. Oleh karena itu dirancanglah mesin pencincang daging untuk menghemat energi dalam mencincang daging dan meningkatkan kualitas produk para pelaku UKM. Mesin pencincang daging adalah suatu mesin pencincang dengan sistem penggeraknya seperti pencincang daging manual, yang digerakkan dengan motor listrik. Mesin pencincang daging ini menggunakan motor listrik yang menggerakkan serangkaian pisau dangan penghubung V-Belt. Daya motor yang digunakan 0,5 HP memiliki putaran 1400 rpm, dan menggunakan poros S30C dengan putaran poros 400 rpm. Sehingga perbandingan reduksinya 3,1. memakai puli Ø50 dan Ø160. Menggunakan sabuk-v tipe A dengan keliling 42 inch, dan memakai bantalan gelinding terbuka nomor 6005. Anggaran Biaya tersebut mencapai Rp. 3.021.600 dan setelah diperhitungkan pajak dan labanya harga jual kembali mesin tersebut sebesar Rp. 3.625.92
MESIN PEMOTONG BAHAN KERIPIK PISANG SISTEM PEREDAM GESEKAN
ABSTRAK Fauzi, Luqman.Ishaqi, Muhammad, Yusuf. 2012 Mesin Pemotong Bahan KripikPisang Sistem Peredam Gesekan. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : ( I ) Yuni Sunarto, Drs., M.Pd. dan ( II ) Rr. PoppyPuspitasari, S.Pd., M.T., Ph.D Kata Kunci : Pemotong Bahan Keripik Pisang Sistem Peredam Gesekan, Motor listrik, dan UKM Perkembangan teknologi semakin meningkat dari masa ke masa,oleh sebab itu banyak orang yang mengembangkan teknologi menjadi semakin lebih baik,baik dalam bidang kesehatan,informasi maupun industri. Tujuan pembuatan Mesin pemotong bahan keripik pisang sistem peredam gesekan ini untuk mempercepat proses produksi pembuatan keripik pisang menjadi lebih cepat, hemat waktu, biaya dan dengan hasil pemotongan yang relatif sama. Karena bila dikerjakan dengan manual akan memperlambat proses produksi, waktu dan hasil potongan relatif tidak sama. Prinsip kerja mesin ini adalah mengubah gerak putar menjadi gerak maju mundur dengan menghubungkan puli pada Hopperinmenggunakan setang penghubung, karena adanya gerak maju mundur pada Cincin Slidinghopperindengan poros slidingmengakibatkan gesekan, untuk memperkecil gesekan pada cincin slidingdiberi kuningan dan pada permukaan poros sliding diperhalus karena kuningan yang sifatnya licin bila bergesekan pada poros yang halus akan mengurangi gaya gesek. Pada hopperindiberi Per penekan agar saat mesin di Onkan pisang akan terpotong sedikit demi sedikit karena tertekan oleh Per. Mesin pemotong bahan keripik pisang sistem peredam gesekan merupakan mesin yang berdimensi tidak terlalu besar dengan panjang 60 cm, lebar 25 cm, dan tinggi 50 cm, yang mudah disimpan dengan perawatan mesin yang mudah serta bisa dipindah-pindah dengan mudah. Mesin pemotong bahan keripik pisang sistem peredam gesekan ini digerakkan dengan motor listrik yang mempunyai daya 0,5 HP( 0,373 KW) dengan putaran motor 1450 Rpm cara menghidupkan mesin menggunakan tombol ON/OFF pada mesin. Mesin pemotong bahan keripik pisang sistem peredam gesekan ini mempunyai kapasitas mesin 4 kg/menit,atau dalam waktu 1 jam mampu memotong pisang sebanyak 240 kg
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PENGAPIAN PADA SISIWA KELAS X TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMK PGRI 3 MALANG TAHUN AJAR 2014/2015
ABSTRAK Hawari, Mikdat. 2015. “Faktor-faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar Mata Pelajaran Pengapian pada Siswa Kelas X Teknik Kendaraan Ringan SMK PGRI 3 Malang Tahun Ajaran 2014/2015”. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin , Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (1) Drs.H. Sumarli, M.Pd , M.T (2) Drs. Partono M.Pd Kata Kunci : Faktor –faktor, Hasil Belajar, Pengapian, Malang. Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa adalah faktor internal dan eksternal yang meliputi minat, bakat, motivasi, kesehatan jasmani, cacat tubuh, ketaatan siswa dalam melaksanakan peraturan sekolah, kebiasaan belajar, lingkungan keluarga seperti orang tua, lingkungan sekolah seperti guru, alat/media pengajaran, kondisi gedung. Sistem pengapian pada mesin bensin berfungsi untuk membakar campuran udara dan bensin di ruang bakar pada akhir langkah kompresi, sehingga dihasilkan daya mekanik. Hasil belajar adalah perubahan tingkah laku sebagai hasil belajar dalam pengertian yang lebih luas mencakup bidang kognitif, afektif, dan psikomotorik. Hasil belajar yang dicapai oleh siswa merupakan hasil dari interaksi antara berbagai macam faktor yang mempengaruhinya. Faktor tersebut terdiri dari faktor intern yang terdiri dari faktor jasmani, psikologis, dan kelelahan dan ekstern yang terdiri dari lingkungan keluarga, dan lingkungan sekolah. Kenyataan bahwa siswa bidang keahlian Teknik Kendaraan Ringan dalam mengikuti pembelajaran teori maupun kegiatan praktek masih terlihat ada hambatan-hambatan yang di alami, sehingga masih ada siswa yang hasil belajarnya di bawah KKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa (minat, bakat, motivasi, kesehatan jasmani, cacat tubuh, ketaatan siswa dalam melaksanakan peraturan sekolah, kebiasaan belajar, lingkungan keluarga seperti orang tua, lingkungan sekolah seperti guru, alat/media pengajaran, kondisi gedung) mata pelajaran Pengapian pada siswa kelas X TKR SMK PGRI 3 Malang tahun ajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskripif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan metode dokumentasi dan angket. Metode dokumentasi adalah untuk mengetahui jumlah siswa dan hasil belajar siswa teknik kendaraan ringan SMK PGRI 3 Malang. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 196 siswa dan diambil sampel sebanyak 131 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Adapun pengolahan data menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda dengan bantuan program SPSS 19 for windows. Berdasarkan hasil analisis Regresi Linier Berganda tersebut, diperoleh sebelas simpulan sebagai berikut, yaitu kondisi gedung, kesehatan jasmani, ketaatan siswa,motivasi, keluarga, alat/media, guru, minat, kebiasaan belajar, cacat tubuh tidak berpengaruh terhadap hasil belajar dan bakat mekanik berpengaruh terhadap hasil belajar. Sedangkan saran (1) bagi pendidik atau guru mata pelajaran Pengapian SMK PGRI 3 Malang pada khususnya dan guru mata pelajaran lain pada umumnya diharapkan dapat memperhatikan kemudian menindak lanjuti faktor apa saja yang dapat mempengaruhi hasil belajar siswa dari sekian banyak faktor yang ada sehingga peneliti berharap dapat meningkatkan hasil belajar siswa. (2) Bagi sekolah berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu memecahkan masalah dalam memperbaiki hasil belajar siswa guna meningkatkan mutu pendidikan sekolah. (3) Bagi peneliti selanjutnya yang berkeinginan melakukan penelitian sejenis disarankan untuk dapat mengidentifikasi variabel-variabel lain yang dapat mempengaruhi hasil belajar. (4) bagi siswa dengan hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu siswa dalam meningkatkan hasil belajar
Perancangan Mesin Penarik Adonan Permen dengan Pembatas Waktu Otomatis
ABSTRAK Adityansah, Ivan Ari. dan Setiawan, Wili. 2012. Perancangan Mesin Penarik Adonan Permen dengan Pembatas Waktu Otomatis. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Abdul Qolik, Drs. H. M.M., M.Pd (II) Djonni Bangun, Drs.M.Pd Kata Kunci:Mesin Penarik Adonan Permen, (Usaha Kecil Menengah) UKM. UKM (Usaha Kecil Menengah) adalah salah satu usaha yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Indonesia, salah satu peluang bisnis UKM yang dapat dilakukan adalah menjual dan memproduksi permen, dimana permen merupakan salah satu dari sekian banyak makanan ringan yang paling disukai dari berbagai kalangan, khususnya permen rasa buah, namun juga banyak pilihan atau macam-macam permen yang memanfaatkan bahan-bahan lain sebagai pendukung untuk penyajian, contohnya adalah permen hardcandy, lolipop, permen karet, permen tradisional dan jenis permen lainnya. Jenis permen yang bermacam-macam tersebut yang menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen maupun produsen permen, dalam memproduksi permen yang baik perlu diperhatikan kualitas bahan atau rasa yang akan di proses menjadi permen, karena perpaduan bahan-bahan tersebut yang menentukan cita rasa permen menjadi lezat dan nikmat, sehingga banyak kalangan yang sangat menyukai jajanan yang satu ini, terutama kalangan anak-anak. Mesin penarik adonan permen adalah suatu mesin yang dapat menjadi pilihan untuk UKM karena mesin ini dapat menekan biaya produksi, upah karyawan, dan dapat meningkatkan kualitas produksi, mesin penarik adonan permen ini dapat digunakan pada saat proses penarikan adonan permen, karena proses tersebut yang menentukan mengembangnya adonan dan ratanya tekstur adonan, timer otomatis akan sangat berguna untuk lama waktu proses kerja mesin disetiap penarikan serta meratanya jenis adonan satu dengan adonan yang lainnya. Spesifikasi mesin yang telah direncanakan adalahdaya motor listrik mesin ini sebesar 1/4 HP dan mempunyai putaran motor1400 rpm kemudian motor mengalami reduksi gearbox 1:10 menjadi 140 rpm. Bahan poros yang digunakan dalam konstruksi ini adalah baja S30C yang mempunyai kekuatan tarik 48kg/mm² dengan diameter poros 25 mm, dalam mesin penarik permen ini poros pada rantai mempunyai kecepatan putar 70 rpm untuk memutar tuas tarik, ini bertujuan untuk mendapatkan hasil tarikan adonan yang maksimal, cepat dan mampu memproduksi 150 kgdalam 1 jamnya, atau 1200 kg sehari, yang sebelumnya hanya mampu memproduksi 160 kg per hari. Diameter pulley penggerak dan diameter pulleypada poros ini berbanding1:2, yaitu 140mm dan 270mm, sprocket menggunakan dua sprocket dengan jumlah gigi 28 untuk poros dan dua sprocket dengan jumlah gigi 12 untuk rangkaian rantai. Mesin penarik permenini menggunakan sabuk–V tipe B. Untuk bantalan digunakan bantalan gelinding pillow blockUCP205-16 diameter 1 inch4 buah digunakan pada dua poros penggerak lengan tuas
Perancangan Mesin Penarik Adonan Permen dengan Pembatas Waktu Otomatis
ABSTRAK Adityansah, Ivan Ari. dan Setiawan, Wili. 2012. Perancangan Mesin Penarik Adonan Permen dengan Pembatas Waktu Otomatis. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Abdul Qolik, Drs. H. M.M., M.Pd (II) Djonni Bangun, Drs.M.Pd Kata Kunci:Mesin Penarik Adonan Permen, (Usaha Kecil Menengah) UKM. UKM (Usaha Kecil Menengah) adalah salah satu usaha yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Indonesia, salah satu peluang bisnis UKM yang dapat dilakukan adalah menjual dan memproduksi permen, dimana permen merupakan salah satu dari sekian banyak makanan ringan yang paling disukai dari berbagai kalangan, khususnya permen rasa buah, namun juga banyak pilihan atau macam-macam permen yang memanfaatkan bahan-bahan lain sebagai pendukung untuk penyajian, contohnya adalah permen hardcandy, lolipop, permen karet, permen tradisional dan jenis permen lainnya. Jenis permen yang bermacam-macam tersebut yang menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen maupun produsen permen, dalam memproduksi permen yang baik perlu diperhatikan kualitas bahan atau rasa yang akan di proses menjadi permen, karena perpaduan bahan-bahan tersebut yang menentukan cita rasa permen menjadi lezat dan nikmat, sehingga banyak kalangan yang sangat menyukai jajanan yang satu ini, terutama kalangan anak-anak. Mesin penarik adonan permen adalah suatu mesin yang dapat menjadi pilihan untuk UKM karena mesin ini dapat menekan biaya produksi, upah karyawan, dan dapat meningkatkan kualitas produksi, mesin penarik adonan permen ini dapat digunakan pada saat proses penarikan adonan permen, karena proses tersebut yang menentukan mengembangnya adonan dan ratanya tekstur adonan, timer otomatis akan sangat berguna untuk lama waktu proses kerja mesin disetiap penarikan serta meratanya jenis adonan satu dengan adonan yang lainnya. Spesifikasi mesin yang telah direncanakan adalahdaya motor listrik mesin ini sebesar 1/4 HP dan mempunyai putaran motor1400 rpm kemudian motor mengalami reduksi gearbox 1:10 menjadi 140 rpm. Bahan poros yang digunakan dalam konstruksi ini adalah baja S30C yang mempunyai kekuatan tarik 48kg/mm² dengan diameter poros 25 mm, dalam mesin penarik permen ini poros pada rantai mempunyai kecepatan putar 70 rpm untuk memutar tuas tarik, ini bertujuan untuk mendapatkan hasil tarikan adonan yang maksimal, cepat dan mampu memproduksi 150 kgdalam 1 jamnya, atau 1200 kg sehari, yang sebelumnya hanya mampu memproduksi 160 kg per hari. Diameter pulley penggerak dan diameter pulleypada poros ini berbanding1:2, yaitu 140mm dan 270mm, sprocket menggunakan dua sprocket dengan jumlah gigi 28 untuk poros dan dua sprocket dengan jumlah gigi 12 untuk rangkaian rantai. Mesin penarik permenini menggunakan sabuk–V tipe B. Untuk bantalan digunakan bantalan gelinding pillow blockUCP205-16 diameter 1 inch4 buah digunakan pada dua poros penggerak lengan tuas
Mesin Penghancur dan Pengayak Pasir
ABSTRAK Faishal, Mochammad, Andre. 2012 Permadi, Abing. 2012. Mesin Penghancur dan Pengayak Pasir. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : ( I ) Drs., H. Putut Murdanto, S.T., M.T. dan (II) Drs. Yuni Sunarto, M.Pd. Kata Kunci : Mesin Penghancur dan Pengayak Pasir, Motor listrik, dan Pengecoran Perkembangan Teknologi semakin meningkat dari masa ke masa, oleh sebab itu banyak orang yang mengembangkan teknologi menjadi semakin lebih baik. Dalam praktik pengecoran Sand Casting Universitas Negeri Malang. Proses penghancuran dan pengayakan pasir masih menggunakan peralatan yang membutuhkan tenaga lebih, karena mesin pengayak di laboratorium teknik Universitas Negeri Malang tidak dilengkapi penghancur pasir. Jika mesin dinyalakan, mesin bergerak maju dan menimbulkan getaran yang sangat besar. Oleh karena itu, beberapa orang perlu memegang mesin ayakan pasir. Hal tersebut membuat waktu dan tenaga terbuang dengan percuma. Pemanfaatan teknologi sangat tepat digunakan untuk memberikan solusi terhadap peningkatan keefektifitasan pengolahan pasir cetak. Salah satunnya adalah pembuatan mesin penghancur dan penganyak pasir. Pentingnya pembuatan mesin penghancur dan pengayak pasir adalah untuk lebih mengoptimalkan fungsi dan efisiensi dalam melakukan praktik pengecoran mahasiswa Teknik Mesin Universitas Negeri Malang. Prinsip kerja mesin ini adalah menggunakan dua poros, poros pertama berputar dengan kecepatan tinggi dan poros kedua merubah gerak putar menjadi gerak maju mundur secara perlahan. Poros pertama berputar dengan kecepatan tinggi guna piringan yang ada di poros bisa menumbuk pasir dan menjadikannya halus karena pasir berupa gumpalan. Poros kedua yang dengan pengurangan kecepatan yang tepat dengan menggunakan pully, poros akan bergerak secara perlahan untuk menggerakan ayakan/saringan agar mesin tidak bergoyang dan diam di tempat. Pasir dikeluarkan melalui empat corong, corong pertama adalah hasil pasir yang sudah dihancurkan tetapi belum diayak, corong kedua adalah pasir yang sudah diayak oleh ayakan pertama, corong ketiga adalah pasir yang sudah diayak oleh ayakan pertama dan ayakan kedua, corong ke empat adalah pasir yang sudah diayak dengan semua pengayak. Mesin penghancur dan pengayak pasir merupakan mesin yang berdimensi tidak besar dengan panjang 660mm, lebar 610mm dan tinggi 1400mm, yang mudah disimpan di tempat lab pengecoran Universitas Negeri Malang Jurusan Teknik Mesin serta bisa dipindahkan dengan mudah. Mesin penghancur dan pengayak pasir ini digerakan dengan motor listrik 1 HP dengan putaran 1450 rpm. Cara menghidupkan mesin menggunakan tombol ON/OFF pada mesin. Mesin penghancur dan pengayak pasir ini mempunyai kapasitas mesin 5kg/menit atau dalam waktu satu jam bisa mengayak pasir sebayak 300kg
Pengaruh Cuaca, Motivasi dan Pendidikan Terhadap Volume Pekerjaan dan Waktu Kerja Tukang pada Proyek Konstruksi di Kota Malang Studi Kasus Proyek Perumahan Permata Jingga, Ijen Nirwana dan De Lavender Town House
ABSTRAK Azizi, Tahsin Fadlulloh. 2015. Pengaruh Cuaca, Motivasi dan Pendidikan Terhadap Volume Pekerjaan dan Waktu Kerja Tukang pada Proyek Konstruksi di Kota Malang Studi Kasus Proyek Perumahan Permata Jingga, Ijen Nirwana dan De Lavender Town House. Skripsi,Program Studi S1 Teknik Sipil Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Made Wena, M.Pd., M.T, (2) Imam Alfianto, S.T., M.T. Kata Kunci: Cuaca, Motivasi, Pendidikan, Volume Pekerjaan, Waktu Kerja Setiap proyek konstruksi memiliki tujuan yang sama yaitu mendapatkan keuntungan yang maksimal dengan usaha yang minimal. Salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap tujuan tersebut adalah produktivitas tukang. Banyak faktor yang mempengaruhi produktifitas kerja tukang pada proyek konstruksi. Cuaca yang kurang baik merupakan salah satu faktor yang menyebabkan produktivitas kerja tukang. Motivasi kerja dan tingkat pendidikan tukang juga merupakan faktor penting yang mempengaruhi produktifitas kerja tukang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh cuaca, motivasi dan pendidikan terhadap volume pekerjaan dan waktu pekerjaan tukang. Penelitian ini merupakan penelitian ex post fakto. Subjek dalam penelitian ini adalah semua tukang batu yang bekerja pada proyek pembangunan dan pengembangan perumahan Permata Jingga, Ijen Nirwana dan De Lavender Town House yang berjumlah 132 tukang batu, sementara sampel yang diambil berjumlah 55 tukang batu. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan metode angket, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis MANOVA. Hasil analisis data, diperoleh (1) kondisi cuaca cerah, mendung dan hujan berdasarkan suhu, kelembaban udara, tekanan udara, kecepatan angin dan curah hujan rata-rata normal, motivasi dari tukang masuk dalam kategori tinggi, pendidikan dari tukang batu rata-rata tamat SMP/sederajat, sedangkan untuk pendidikan non formal rata-rata tukang batu lebih dari 2 kali mengikuti pelatihan, volume pekerjaan tukang yang dihasilkan pada saat kondisi cuaca cerah termasuk kategori rendah, kondisi cuaca mendung termasuk kategori sedang dan pada saat kondisi cuaca hujan termasuk kategori rendah, sedangkan untuk waktu kerja tukang pada ketiga kondisi yaitu kondisi cuaca cerah, mendung dan hujan termasuk kategori sangat baik (2) ada pengaruh signifikan cuaca terhadap volume pekerjaan maupun waktu kerja, (3) tidak ada pengaruh signifikan motivasi terhadap volume pekerjaan maupun waktu kerja tukang (4) tidak ada pengaruh yang signifikan tingkat pendidikan baik pendidikan formal maupun pendidikan non formal terhadap volume pekerjaan maupun waktu kerja tukan
RANCANG BANGUN MESIN PELARUT PRINTED CIRCUIT BOARD DENGAN SISTEM OTOMATIS WAKTU
ABSTRAKHery dan Try Erdy.2014. Mesin Pelarut printed circuit board dengan sistem otomatis waktu. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Eddy Sutadji Dr.,M.Pd. (II) Widiyanti,Hj.Dra.,M.Pd.Kata kunci : Mesin pelarutan, printed circuit board (PCB)Dalam kehidupan sehari-hari tentunya sudah sering berhubungan dengan peralatan elektronika seperti televisi, komputer, radio dan lain-lain. Di dalam peralatan terdapat banyak komponen-komponen elektronika seperti resistor, transistor, kapasitor dan lain sebagainya. Untuk menampung segala komponen-komponen elektronika tersebut dibutuhkan suatu tempat berbentuk sebuah papan pertinac yang dilapisi tembaga atau disebut juga printed circuit board (PCB). Dengan adanya PCB maka komponen-komponen elektronika itu menjadi terlihat rapi tidak semrawut dan mudah untuk melacak kesalahan atau kerusakan bila peralatan tersebut mengalami gangguan.Dalam proses pembuatan PCB tidak jarang mengalami kesulitan dan terkena resiko bahaya dikarenakan menggunakan bahan-bahan kimia. Terinspiransi dari hal di atas dibutuhkan suatu mesin guna membantu, memudahkan dan mengurangi resiko kecelakaan waktu proses kerja dalam melarutkan PCB yaitu membuat rancang bangun mesin pelarut feroklorida dengan sistem otomatis waktu. Komponen utama mesin yakni dari timer switch, motor, gear box, bantalan (bearing), poros dan komponen penunjang lainnya. Mesin pelarut PCB adalah mesin yang menggunakan sistem transmisi yang digerakkan oleh motor prinsip kerjanya yaitu motor dengan daya 1400 rpm direduksi melalui gear box untuk menggerakan sprocket kecil diteruskan ke sprocket besar dengan perbandingan 1:20 dengan media penghubung rantai sehingga turun menjadi 70 rpm kemudian sprocket besar tersebut menggerakkan poros eksentrik turun menjadi 35 rpm. Poros eksentrik yang nantinya akan menggerakkan papan pengait PCB di dalam wadah larutan yang berisi feroklorida (FeCl3)
Rancang Bangun Mesin Magnetic Conveyor Separator
ABSTRAK Chakim, Mochammad. 2013. Mesin Magnetic Conveyor Separator. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs.Yuni Sunarto (II) Drs. Yoto, S.T., M.Pd., M.M. Kata kunci : Conveyor, Produktivitas Karakter pasir pantai di kabupaten Lumajang mempunyai kandungan logam besi, tetapi pasir besi disepanjang pantai selatan kabupaten Lumajang mulai dari desa Wotgalih kecamatan Yosowilangun sampai desa Bulurejo kecamatan Tempursari, mengandung 40,2 % bahan pengotor dan kandungan Fe-nya masih rendah. Oleh karena itu, perlu adanya terobosan teknologi yang canggih dan tepat untuk mengolahnya. Salah satu cara meningkatkan daya guna pasir besi adalah memisahkan bahan pengotor dari Fe. Tujuan membuat Mesin Magnetic Conveyor Separator ini yaitu untuk membantu industri tambang pasir besi di daerah kabupaten Lumajang agar mempermudah dalam proses pemisahan pasir besi dengan bahan pengotor dan untuk meningkatkan kualitas pasir besi. Mesin magnetic separator ini memiliki prinsip kerja dengan melewatkan pasir besi pada suatu bagian pada magnet separator yang di beri medan magnet, maka besi akan menempel pada medan magnet oleh karena adanya garis-garis medan magnet. Cara ini dipakai karena di alam ada material yang bila di letakkan dimedan magnet maka dia akan tertarik. Secara umum yang tertarik magnet disebut magnetik mineral dan yang tidak tertarik magnet disebut non-magnetik mineral. Adalah proses konsentrasi yang memanfaatkan perbedaan sifat kemagnetan (magnetic susceptibility) yang dimiliki mineral. Pembuatan Mesin magnet separator ini dimulai dari proses desain gambar. Dilanjutkan dengan perhitungan dan perencanaan mesin. Ini dimaksudkan agar diketahui bahan dan ukuran komponen mesin yang akan di gunakan, mesin magnet separator ini memiliki panjang 1155 mm, lebar 266 mm, dan tinggi 580 mm, menggunakan tenaga motor listrik AC dengan daya 60 w, bahan poros menggunakan baja karbon untuk konstruksi mesin tipe S30C, untuk bantalan di pilih bantalan gelinding jenis terbuka nomor 6004. Setelah diketahui komponen mesin yang akan di gunakan maka dilanjutkan dengan proses pemasangan komponen mesin yaitu meliputi poros, bearing, gear sprocket, rantai, belt conveyor, motor, dan magnet. Harga jual dari alat Magnet Separator ini adalah Rp 2.973.300. Perawatan dan pemeliharan Mesin Magnetic conveyor Separator, Perawatan setiap komponen berbeda-beda waktunya hal ini dikarenakan jenis pekerjaannya di mesin yang berbeda pula. Magnet pemisah dapat dirawat dengan melakukan pembersihan dengan cara di bersikan menggunakan kuas ukuran sedang. Perawatan untuk bantalan dengan pemberian pelumas pada bantalan, hal ini untuk menjaga agar bantalan menjadi lebih tahan lama serta tidak mudah aus. Perawatan gear sprocket dan rantai roll, yaitu dengan memberi pelumas di sekitar gigi sprocket dan pengecekan kekencangan ratai roll. Mesin magnetic conveyor separator adalah sebuah mesin dengan bentuk modifikasi sederhana yang terdiri dari elemen-elemen yang berputar yang ber¬fungsi untuk memisahkan biji besi dari bahan pengotor. Prinsip kerja dari mesin magnetic conveyor separator ini adalah pasir besi dimasukan melalui saluran masuk dan masuk ke belt conveyor yang berputar, karena ke tinggian pasir terlalu tinggi maka harus diratakan terlebih dahulu, menggunakan alat perata yang sudah di pasang pada mesin. Setelah melewati perata teresbut maka besi yang terkandung pada pasir akan di tarik dengan magnet dan akan di pisahkan oleh pemisah yang ada di bagian depan mesin. Hasil hasil pemisahan yang berupa biji besi akan keluar melalui pemisah bagian belakang sedangkan bahan pengotor akan kluar melalui pemisa bagian depan