Tugas Akhir Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
    307 research outputs found

    RANCANG BANGUN MESIN PELUBANG JAHITAN AL-QURAN OTOMATIS DENGAN SISTEM PNEUMATIK

    No full text
    ABSTRAK Di Indonesia industri percetakan Al-Qur’an skala kecil masih banyak kita temui. Salah satu home industri yang masih beroprasi saat ini adalah percetakan Al-Quran yang beralamat di Dusun Bulu Desa Mukuh Kecamatan Kayen Kidul Kabupaten Kediri yang dimiliki oleh Bapak Purwanto. Menurut narasumber banyak kendala yang sering dihadapi dalam proses produksi Al-Qur’an, salah satunya adalah pembuat lubang jahitan yang masih manual menggunakan tenaga manusia. Dengan alat manual tersebut pekerjaan menjadi kurang efisien karena memerlukan tenaga yang besar dan membutuhkan waktu yang banyak. Dengan latar belakang masalah tersebut maka di perlukan alat yang efektif dan efisien untuk membuat lubang jahitan Al-Qur’an. Banyak teknologi yang dapat kita manfaaatkan dalam pengembangan alat tersebut. Salah satunya yaitu menggunakan pneumatik sebagai pengganti tenaga manusia.  Sistem kerja pneumatik adalah sebuah sistem penggerak yang menggunakan tekanan udara sebagai tenaga penggerak. Pneumatik tersebutlah yang akan menggerakkan pisau pelubang jahitan, dengan konstan dan teratur. Pengoperasian mesin ini hanya mengunakan tombol power on dan off sehingga praktis dan mudah di operasikan Perancangan mesin ini melalui beberapa tahap diantaranya 1) Rancangan awal (draft design), 2) Rancangan teknik (engineering design), 3) Rancangan manufaktur (manufactur design). Setelah rancangan selesai mesin dapat di uji coba dan di analisa. Hasil dari rancang bangun mesin ini adalah gambar mesin dan komponen-komponen dengan spesifikasi sebagai berikut: Silinder Pneumatik dengan panjang langkah minimal 150 mm dan diameter torak 25 mm, katup 5/2 single selenoid dengan kapasitaas 24 v DC, Adaptor pengubah arus 220 v AC ke 24 v DC, plat stainlees stell dengan tebal 2 mm dan pahat pelubang yang terbuat dari paku baja

    Sistem Aktuator (injektor) Mesin Toyota Avanza

    No full text
    ABSTRAK   Fajar, Farid. 2017. Sistem aktuator pada mesin Toyota Avanza. Tugas Akhir. D3 Mesin Otomotif. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Paryono, Drs. , S.T , M.T.   Kata Kunci: Sistem Aktuator (Injektor) Toyota Avanza. Selaras dengan perkembangan teknologi modern, khususnya dalam dunia teknologi otomotif mengalami perkembangan yang sangat pesat. Oleh karena itu dengan berangkat dari perkembangan teknologi yang semakin pesat dan sebagai alat peraga dalam praktikum teknik otomotif di Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang, untuk melakukan perancangan Sistem Aktuator (Injektor) Mesin Toyota Avanza. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menghitung perancangan sistem aktuator (injektor) pada mesin Toyota Avanza. Dalam khasus tekanan injeksi bahan bakar kondisi aliran tinggi di dalam lubang injeksi bahan bakar memiliki pengaruh penting pada pengembangan semprot. Oleh karena itu desain injektor bahan bakar ini sangat penting untuk kinerja mesin. Dari pernyataan diatas bahwa kesimpulan tugas akhir ini adalah merancang ulang Injektor dari specsifikasi asli komponen injektor Toyota Avanza. Dan untuk mengetahui beberapa ukuran komponen yang akan dirancang

    sistem pelumasan pada engine stand toyota avanza

    No full text
    ABSTRAK   Irwansyah, Afif. 2017. Sistem PelumasanPada Engine Stand Toyota Avanza.TugasAkhir, Diploma 3 Teknik Otomotif FakultasTeknik, Universitas Negeri Malang. Drs. Partono M.Pd Pelumasan di mesin ini sangat penting karena tanpa pelumasan komponen mesin akan memiliki gesekan langsung sehingga dapat menimbuilkan berlebihan memakai dan mesin kerusakan komponen yang vital. Sistem pelumasan Toyota Avanza menggunakan system pelumasan tekanan yang terdiri dari beberapa komponen utama seperti panic minyak, pompa minyak, filter oli, indicator tekanan oli, dan system control tekanan minyak. Sistem ini memanfaatkan hisap dan pompa tekanan gigi tipe internal minyak pelumas untuk pelumas beredar di seluruh komponen mesin yang bersinggungan. Penggunaan minyak pelumas harus menggunakan minyak kualitas baik sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan sehingga tidak menyebabkan kerusakan pada komponen mesin. Gangguan yang sering terjadi pada system pelumasan adalah tekanan minyak terlalu rendah, tekanan oli terlalu tinggi, pemborosan minyak, dan minyak berubah menjadi cairan. Pencegahan kerusakan pada system pelumasan adalah untuk melakukan pemeliharaan dan penggantian komponen dalam system pelumasan mesin.Tujuan penelitian adalah untuk memberikan wawasan bagi siapa saja yang ingin memahami lebih lanjut tentang system pelumasan, baik praktek dan teori

    PENGARUH PREHEAT DAN KUAT ARUS TERHADAP KETANGGUHAN IMPACT BAJA SS400 DENGAN PENGELASAN TUNGSTEN INERT GAS (TIG)

    No full text
    Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh Preheat dan kuat arus terhadap ketangguhan impact baja SS 400 dengan pengelasan Tungsten Inert Gas dengan menggunakan kampuh V terbuka. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah rancangan penelitian eksperimental. Jenis pendekatan dan rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kuantitatif dan rancangan penelitian faktorial 3x3 yaitu tiga variasi preheat dan tiga variasi kuat arus. Penelitian ini menggunakan baja SS400 sebagai objek penelitian dan lembar observasi yang berisi data angka uji ketangguhan impact baja SS400 dengan pengelasan TIG dan WPS (Welding Procedure Specification) sebagai instrument penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Variasi preheating pada pengelasan TIG (Tungsten Inert Gas) material baja SS400 memberikan pengaruh terhadap ketangguhan impact baja hasil pengelasan: Preheating sebesar 2000C memberikan angka ketangguhan impact tertinggi pada setiap daerah pengelasan yaitu sebesar 0.2461 kgm, Kuat arus 125 A memberikan nilai ketangguhan impact tertinggi yaitu sebesar 0.2461 Kgm, Pengaturan variasi preheating dan kuat arus memberikan angka ketangguhan impact tertinggi pada setiap hasil pengelasan dengan varisi sebesar 2000C/120 A. dari beberapa variasi yang ada yaitu (500C, 1500C, 2000C dan 70 A, 95 A, dan 120 A). Hasil terbaik penilitian ini menggunakan preheating dan kuat arus sebesar 200oC dan 150A

    PENGELOLAAN KESISWAAN BIDANG AKADEMIK DI SMK NEGERI 1 TUBAN

    No full text
    Pengelolaan didalam dunia pendidikan merupakan komponen yang berguna sebagai pengatur segala sesuatu yang terkait dengan pendidikan. Pengelolaan berfungsi guna terlaksananya suatu tujuan secara efektif dan efisien. Pengelolaan peserta didik adalah mengelola segala sesuatu terkait dengan peserta didik mulai dari awal masuk hingga dinyatakan lulus. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Lembaga Pember­dayaan Pengembangan Kepala Sekolah (LPPKS) menyebutkan bahwa tujuan khusus dari pengelolaan peserta didik sebagai berikut: (1) meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan psikomotorik peserta didik, (2) Menyalurkan dan mengembangkan kemampuan umum (kecerdasan), bakat dan minat peserta didik, (3) menyalurkan aspirasi, harapan dan memenuhi kebutuhan peserta didik, dan (4) peserta didik dapat belajar dengan baik dan tercapai cita-cita mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) bagaimanakah proses penerimaan peserta didik baru di SMK Negeri 1 Tuban; (2) bagaimanakah pengelolaan peserta didik selama proses belajar mengajar berlangsung di SMK Negeri 1 Tuban; (3) bagaimana evaluasi hasil bela        jar peserta didik di SMK Negeri 1 Tuban; dan (4) bagai­manakah prosedur mutasi dan pengelolaan alumni di SMK Negeri 1 Tuban. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data diperoleh dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, wakil kepala sekolah bidang humas dan guru BK. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara bebas dan mendalam, studi dokumentasi, dan observasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan analisis deskriptif  kualitatif.             Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa proses penerimaan peserta didik baru di SMK Negeri 1 Tuban telah terencana dengan baik dengan adanya penyusunan kepanitiaan, pengumuman penerimaan peserta didik baru, pembuatan petunjuk teknis dan koordinasi dengan diknas. Proses pene­rimaan peserta didik baru dilakukan secara online, kemudian validasi data ke sekolah untuk mendapatkan nomor ujian. Orientasi dikenal dengan sebutan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) dengan materi pengenalan sekolah secara keseluruhan. Penjurusan peserta didik dilakukan saat pertama kali melakukan pendaftaran dengan diberikan pilihan maksimal tiga jurusan/kom­petensi keahlian dan ada fasilitas konsultasi mengenai jurusan yang diinginkan oleh peserta didik baru. Pengelolaan peserta didik telah dikelola dengan baik sesuai pedoman yang telah ada dengan mengelompokkan peserta didik berdasarkan urut abjad sesuai dengan nama peserta didik.Kehadiran dan ketidakhadiran peserta didik dilakukan absensi dengan meng­gunakan fingerprint pada beberapa jurusan dan ada tindak lanjut dari guru BP/BK untuk peserta didik yang bermasalah dengan ketidakhadiran.Pengembangan dan pembinaan diberikan fasilitas yang maksimal untuk mengembangkan bakat dan minat peserta didik, peserta didik diberikan pilihan ekstrakulikuler wajib dan pilihan. Proses evaluasi dilaku­kan secara berkesinambungan dan terstrukur. Kenaikan kelas adalah hal yang wajib namun memiliki persyaratan yang harus dipenuhi untuk dapat dinyatakan naik ke tingkat selanjutnya, kelulusan tidak jauh berbeda dengan kenaikan kelas hanya saja yang membedakan adalah adanya ujian kompetensi dan harus mengikuti semua pembelajaran dari kelas X sampai dengan XII. Prosedur mutasi yang dilakukan mengacu pada aturan dinas, memiliki persyaratan umum dan administrasi yang harus dipenuhi untuk dapat melakukan mutasi. Pengelolaan alumni telah memiliki sebuah organisasi  yaitu ikatan alumni (IKA) yang memiliki fungsi dan peran bagi sekolah. Bagi kepala sekolah diharapkan dapat mempertahankan kebijakan pengelolaan yang telah dirasa baik dan memperbaiki kebijakan pengelolaan yang dirasa masih memiliki kekurangan. Didalam proses penerimaan peserta didik baru diharapkan meningkatkan promosi mengenai jalur khusus terutama untuk jalur khusus melalui hafidz Al-Quran. Dalam hal pengelompokan peserta didik dapat dipertim­bangkan untuk melakukan pengelompokan secara acak untuk menghindari terjadinya nama yang homogen dalam satu kelompok. Kehadiran dan ketidak­hadiran peserta didik dapat dilakukan dengan menerapkan penggunaan fingerprint pada semua jurusan untuk mempermudah dalam menindaklanjuti masalah kehadiran dan ketidakhadiran peserta didik. Pengelolaan alumni lebih diperkuat dengan sering diadakannya pertemuan antar alumni dan lebih memfungsikan organisasi IKA. Kepada guru, diharapkan dapat lebih terlibat dalam pengelolaan kesiswaan, dija­dikan sebagai pengetahuan mengenai pengelolaan peserta didik didalam kelas lebih khusus saat proses belajar mengajar berlangsung. Kepada peneliti berikutnya, hendaknya hasil penelitian ini dapat diguna­kan sebagai referensi pada penelitian sejenis serta dapat mengembangkan penelitian yang terkait dengan pengelolaan kesiswaan

    Mesin Pengamplas Kayu menggunakan Sistem Penggerak Elektro Pneumatik (Fokus Penggerak Motor Listrik)

    No full text
    ABSTRAK   Nugroho, Dimas Satrio & Estrada, Gustab Rory. 2017. Mesin Pengamplas Kayu menggunakan Sistem Penggerak Elektro Pneumatik (Fokus Penggerak Motor Listrik). Tugas Akhir. Program Studi Diploma 3 Teknik Mesin, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs, Solichin, S.T., M.Kes.   Kata Kunci : motor listrik, mesin pengamplas, kayu, elektro pneumatik Industri kayu di Indonesia saat ini terus mengalami peningkatam, khususnya pada industri pengamplasan kayu seperti industri meubel yang terletak di jalan Bukirsari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang yang mengeluh kesulitan akan kesulitan dan membuang waktu dan tenaga yang banyak. Sehingga diperlukan mesin yang bisa mengamplas secara cepat dan tidak banyak membuang tenaga. Berdasarkan permasalahan tersebut maka muncul pemikiran untuk membuat inovasi mesin pengamplas kayu menggunakan sistem penggerak pneumatik dan motor listrik. Mesin ini selain dibuat untuk memudahkan dalam melakukan pengamplasan juga di rancang sesederhana mungkin dan mudah digunakan. Mesin ini tidak diperlukan keahlian khusus saat pengoperasiannya. Mesin ini secara otomatis dapat melakukan pengamplasan dengan tenaga mekanik putaran dari motor yang ditransmisikan ke landasan pengamplas. Pengoperasiannya hanya menggunakan tombol power on dan off menyetel ragum. Perancangan mesin ini melalui proses diantaranya 1) Rancangan awal (draft design), 2) Rancangan teknik (engineering design), 3) Rancangan manufaktur (manufacture design), setelah rancangan selesai mesin dapat di uji coba dan di analisa. Hasil rancang bangun mesin ini adalah gambar mesin dan komponen-komponen dengan spesifikasi sebagai berikut: motor listrik 220 dengan ½ daya kuda dan rpm 1400, diameter puli 75 dan 100 mm, pillow block tipe 205-16 mm, dan memiliki diameter poros 25 mm dan panjang 300 mm

    Mesin Perontok Bulu Ayam Berkapasitas 15 Kg dengan Inverter Sebagai Media Pengatur Kecepatan Mesin

    No full text
    ABSTRAK "> Pembaharuan teknologi pemesinan khususnya dalam bidang usaha ayam potong, salah satunya mereka mengerjakan proses pembubutan dengan manual maupun dengan peralatan. Hal tersebut masih terasa kurang tercapainya nilai efisiensi sebab masih banyak mengunakan tenaga manual dan mesin membutuhkan waktu yang lama dalam proses pengerjaan dan hasil yang kurang memadai dan kapasitas minim. Oleh karena itu dirancanglah Mesin Perontok Bulu Ayam Berkapasitas 15 kg Dengan Inverter Sebagai Media Pengatur Kecepatan Mesin. Mesin ini dirancang dengan kapasitas 15 kg, dilengkapi inverter sebagai pengatur kecepatan putaran motor sesuai kebutuhan yaitu 0 rpm – 1430 rpm. Dan setelah ditemukan ide dari mesin ini maka tujuan selanjutnya adalah membuat rancangan awal (draf design), rancangan teknik (engineering design), rancangan manufaktur (manufactur design) agar mesin ini dapat di produksi. Sebelum membuat mesin ini digunakan juga metode-metode pengerjaan mesin seperti observasi, interview, studi pustaka, merancang mesi, produksi, fabrikasi, dan komponen mesin. Metode ini digunakan agar pengerjaan mesin dapat terencana dengan baik dan menjaga agar tidak terjadi kesalahan dalam pengerjaan mesin ini. Konstruksi dari mesin ini dibuat sesederhana mungkin, sehingga dapat menekan biaya pembuatan dan mudah dalam pengoperasian. Mesin ini mampu mempunyai peranan yang sangat besar dalam usaha produksi ayam potong. pemaksimalan kerja mesin diharapkan dapat mempermudah, mempercepat produksi ayam potong, menghasilkan ayam yang lebih bersih dan menjadikan kualitas ayam yang dijual dipasaran menjadi lebih baik. Untuk saran dalam pengoperasian mesin, Selalu operasikan mesin sesuai dengan prosedur, lakukan perawatan mesin dengan teratur agar mesin terhindar dari kerusakan yang tidak diinginkan

    Perancangan sistem kelistrikan kamera parkir sebagai media pembelajaran pada Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK   Hilmansyah, Rio. 2017. Sistem Kelistrikan Kamera Parkir sebagai Media Pembelajaran di Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Tugas akhir, Jurusan Teknik Mesin,  Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Imam Muda Nauri, S.T., M.T.   Kata Kunci: sistem kelistrikan, kamera parkir, audio video Kamera Parkir merupakan salah satu komponen aksesoris audio video. Kamera parkir belakang (Rear camera) merupakan salah satu aksesoris tambahan pada mobil yang sangat berfungsi untuk membantu pada saat mobil akan parkir atau mundur. Perlunya media pembelajaran sistem kelistrikan audio video sebagai sarana media pembelajaran praktik khususnya pada mata pelajaran yang berhubungan dengan kelistrikan. Kurangnya media pembelajaran tentang kelistrikan membuat mahasiswa sulit dalam memahami apa yang didapat secara teori dengan apa yang ada dilapangan. Berkaitan dengan itu, maka dibuatlah sistem kelistrikan kamera parkir. Tugas akhir ini dilaksanakan dengan tujuan untuk agar mahasiswa mengerti cara kerja sistem audio pada mobil terutama di bagian kamera parkir, sehingga mahasiswa dapat melakukan perbaikan saat terjadi trouble shooting

    Pengembangan Media Pembelajaran CAD Berbasis Multimedia pada Bidang Keahlian Teknik Permesinan

    No full text
    ABSTRAK    Anggriawan, Richo. 2015. Pengembangan Media Pembelajaran CAD Berbasis Multimedia pada Bidang Keahlian Teknik Permesinan . Skripsi, Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. H. Muhammad Alfian Mizar ,M.P. (2) Drs. Imam Sudjono, M.T.   Kata kunci: pengembangan media CAD, multimedia, teknik pemesinan Autodesk Inventor merupakan salah satu program CAD yang digunakan untuk program permodelan solid berbasis fitur parametrik sehingga semua objek dan hubungan antargeometri dapat dimodifikasi kembali. Siswa Teknik Permesinan harus menguasai CAD karena CAD mengikuti perkembangan industri. Keterbatasan waktu merupakan faktor penghambat utama siswa untuk menguasai mata pelajaran menggambar dengan menggunakan Autodesk Inventor. Oleh karena itu perlu dikembangkannya suatu media pembelajaran Autodesk Inventor. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan dengan melakukan pengembangan media dan dilanjutkan dengan analisis data. Research and Development (R dan D) dari Borg and Gaal dipilih sebagai metodologi penelitian.  Pengambilan data dilakukan di SMK Negeri 1 Kediri dikelas XII TPM 1 dengan tujuan: (1) Mengetahui karakteristik multimedia pembelajaran yang akan dirancang untuk mata pelajaran CAD, (2) Mengetahui cara mengoperasikan media pembelajaran menggambar mesin,(3) Mengetahui analisis validasi media Proses Pemodelan Menggunakan Autodesk Inventor.  Teknik pengambilan data adalah dengan memberikan kuesioner pada siswa perseorangan, kelompok kecil yaitu siswa-siswa SMK Negeri 1 Kediri, pengguna media yaitu pendidik dan ahli media yang merupakan dosen Teknik Elektro UM. Analisis data dalam penelitian pengembangan dipaparkan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil validasi penelitian adalah 87,5 % untuk pengguna media, 84,7% ahli media, 95% siswa perseorangan dan 90,3% kelompok kecil. Hasil yang didapatkan media pengembangan ini tergolong valid, layak digunakan dan tidak revisi

    Rancang Mesin Cetak Roti Kastengel

    No full text
    Pada akhir semester ini kami memiliki sebuah pemikiran untuk merancang atau membuat sebuah mesin cetak roti kastengel.Seperti yang kita ketahui pada saat ini banyak wirausahawan yang mulai muncul ditengah-tengah masyarakat, banyak industry rumahan yang berkembang.Begitu juga dengan industry makanan, semakin ketatnya persaingan dalam industry dalam bidang makanan membuat para pengusaha berinovasi untuk membuat produknya berkembang, mulai dari segi penampilan produk, penampilan kemasan, rasa. Mesin Cetak Roti Kastengel ini untuk mencetak adonan roti kastengel menjadi ukuran adonan siap untuk langsung di oven dengan sekali proses tanpa harus memotong adonan  roti lagi sehingga dapat mempercepat dan mempermudah proses produksi. Spesifikasi mesin yang telah direncanakan adalah daya motor listrik mesin ini sebesar 1/2 HP dan mempunyai putaran motor 1420 rpm kemudian motor mengalami reduksi gearbox 1:50 menjadi 28,4 rpm dan daya montor pada Conveyor sebesar 1/4 HP yang mempunyai putaran motor 1400 rpm kemudian motor mengalami reduksi gearbox 1:50 menjadi 28 rpm. Bahan Roll yang digunakan dalam konstruksi ini adalah Besi Stenlis yang mempunyai kekuatan dorong untuk dikeluarkan pada nozzle hopper adonan, kemudian gaya yang di gunakan untuk memotong adonan roti dari lubang nozzle. Adonan yang keluarakan di potong menggunakan alat potong yang berjenis plat. Dalam mesin cetak roti kastengel ini menggunakan sprocket dengan diameter 35mm sama rata berjarak sumbu poros 142mm yang mempunyai daya 0,372Kw untuk memutar roll adonan dan pemotong adonan, ini bertujuan untuk mendapatkan hasil adonan maksimal. Mesin cetak roti kastengel ini menggunakan sabukV- belt tipe A dengan tinggi 9 mm dan lebar 12,5 mm. Untuk bantalan digunakan bantalan gelinding pillow block 6005 diameter dalam 12mm, diameter luar 36mm dan kapasitas nominal spesifik 790Kg yang digunakan pada dua poros penggerak lengan tuas

    0

    full texts

    307

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Tugas Akhir Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇