Pusat Jurnal Ilmiah Universitas Pasir Pengaraian
Not a member yet
1713 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN MOTIVASI IBU DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI KLINIK HENY KASIH
Pemberian ASI Eksklusif merupakan faktor yang berpengaruh dalam pertumbuhan stabilitas bayi usia 0-6 bulan. Dari hasil survey awal di Klinik Heny Kasih menemukan dari 5 orang ibu nifas terdapat 2 orang ibu nifas tidak memberikan ASI Eksklusif, hal ini menyebabkan karena pengetahuan ibu yang masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Dengan Motivasi Ibu dalam Pemberian ASI Eksklusif di Klinik Heny Kasih. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional dan teknik pengambilan sampel menggunakan total population, melibatkan 30 ibu nifas dengan bayi usia 0-6 bulan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode univariat dan bivariat, dengan uji Chi-square untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan dari 30 responden bahwa 56,7% responden memiliki pengetahuan cukup, 40,0% baik, dan 3,3% kurang. Motivasi pemberian ASI tergolong tinggi pada 60,0% responden, sedang pada 36,7%, dan rendah pada 3,3%. Uji chi-square menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan dan motivasi (p = 0,000). Kesimpulan penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan dan motivasi dalam pemberian ASI Eksklusif. Saran dalam penelitian ini yaitu agar ibu dapat meningkatkan pengetahuannya tentang pentingnya pemberian ASI Ekslusif kepada bayi 0-6 bulan dengan cara rutin mengikuti penyuluhan terkait pertumbuhan dan perkembangan bayi, rajin scrolling media social, dan aktif mengikuti posyandu setiap bula
Gambaran Pengetahuan dan Sikap Hygiene Genetalia Pada Remaja Putri di SMPN 12 Denpasar Tahun 2025
Hygiene genitalia merupakan pemeliharaan kebersihan yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari pada area genitalia. Seorang remaja sangat penting untuk menjaga kebersihan organ genetalia terutama pada remaja putri. Apabila remaja putri tidak memperhatikan kebersihan organ genetalia maka akan menyebabkan banyak penyakit yang timbul. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap hygiene genetalia pada remaja putri di SMPN 12 Denpasar. Pelaksanaan penelitian ini pada tanggal 17 April 2025. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional menggunakan besar sampel sebanyak 69 responden remaja putri yang memiliki kriteria inklusi. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan realibilitas. Pengumpulan data dengan membagikan kuesioner pengetahuan dan sikap tentang hygiene genetalia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian responden memiliki pengetahuan baik sebanyak (66,7%) , pengetahuan cukup (20,3%) dan (13,0%) berpengetahuan kurang. Sebagian besar responden memiliki sikap positif sebanyak (65,2%) dan (34,8%) dengan sikap negatif. Simpulan pada penelitian ini adalah pengetahuan yang dimiliki oleh remaja putri di SMPN 12 Denpasar sebagian besar memiliki pengetahuan yang baik tentang hygiene genetalia dan sikap yang dimiliki oleh remaja putri SMPN 12 Denpasar sebagian besar memiliki sikap positif tentang hygiene genetalia. Disarankan untuk peneliti selanjutnya bisa menyempurnakan penelitian ini dengan melakukan penelitian lebih mendalam mengenai kesehatan reproduksi
Evaluasi Kualitas Proyek Semenisasi di Kecamatan Kepenuhan Berdasarkan Persepsi Masyarakat
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas proyek semenisasi di Kecamatan Kepenuhan berdasarkan persepsi masyarakat selama pelaksanaan proyek. Jenis penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif yaitu metode yang didasarkan pada data hasil pengukuran variabel penelitian melalui studi pustaka dan penyebaran angket kepada 30 responden. Data kuesioner dianalisis dengan menggunakan analisis statistik produk momen dan Cronbach Alfa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi kualitas proyek semenisasi ditinjau dari aspek kualitas material konstruksi yaitu A1 = material yang digunakan pada proyek semenisasi terlihat berkualitas baik (nilai indeks = 3,067); pada aspek ketepatan waktu pelaksanaan yaitu B1 = Proyek semenisasi selesai sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan (nilai indeks = 2,766); pada aspek pengawasan dan transparansi yaitu C1 = Terdapat pengawasan teknis dari pihak berwenang selama proyek berlangsung (nilai indeks = 2,733); aspek kepuasan dan dampak sosial yaitu D1 = Jalan hasil semenisasi mempermudah aktivitas harian masyarakat (nilai indeks = 2,933)
Pengaruh Jenis Tanah Terhadap Penurunan Timbunan Pada Opprit Jembatan Gantung Sei. Batang Kumu Pada Ruas Jalan Desa Payung Sekaki – Bangun Jaya
Pemanfaatan tanah sebagai material timbunan baik untuk badan jalan, bendungan atau tanggul maupun oprit jembatan tidak dapat dihindari dan merupakan pilihan yang harus digunakan dalam penelitian ini penulis menganalisa berapa besar pengaruh penurunan tanah timbunan berdasarkan jenis material timbunan dengan memperhitungkan analisis data tanah dan perubahan angka pori pada setiap pembebanan diatasnya. Hal ini sangat penting karena dalam pelaksanaan pekerjaan pembangunan jembatan gantung Sei. Batang Kumu menggunakan dua jenis material timbunan yang berbeda. Dimana material tanah timbunan di daerah Kabupaten Rokan Hulu khususnya Kecamatan Tambusai Utara memiliki perbedaan visual yaitu pada warna material timbunan sehingga menarik untuk mengetahui pengaruh penurunan dengan perubahan nilai angka pori material tersebut, secara analitis penulis melakukan pengujian di laboratorium dengan menggunakan Triaxial Compression Test (ASTM D 2850).
Kemudian diketahui berdasarkan pengujian kedua jenis tanah lempung berpasir tersebut memiliki nilai penurunan yang berbeda. Nilai angka pori pada kedua jenis tanah lempung diketahui memiliki nilai penurunan rata-rata angka pori tanah pada oprit jembatan I penurunan material tanah timbunan yang terjadi selama 60’’ sebesar 0,001 cm, dan material tanah timbunan pada oprit jembatan II diketahui penurunan rata- rata angka pori tanah yang terjadi selama 60’’ sebesar 0,006 cm. Penurunan tanah lempung berpasir yang berwarna kecoklatan lebih mampu menahan beban dibandingkan tanah lempung berpasir yang berwarna keputihan. Hasil penurunan material tanah kedua tanah timbunan tersebut terjadi karena pengaruh perbedaan nilai berat volume tanah timbunan
Distribusi Panas pada Mesin Pengering Biji Kakao Berbasis Simulasi CFD dengan Variasi Sudut Ventilasi dan Kemiringan Corong
Pengeringan biji kakao merupakan tahap pasca panen yang sangat penting dan sangat mempengaruhi kualitas akhir produk, namun proses pengeringan konvensional masih menghadapi masalah distribusi panas yang tidak merata yang mempengaruhi kualitas dan efisiensi energi. Studi ini menganalisis pengaruh variasi sudut ventilasi dan kemiringan corong terhadap distribusi suhu dan pola aliran udara dalam mesin pengering biji kakao. Metode yang digunakan adalah simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) berdasarkan analisis transfer panas dan aliran fluida dengan variasi sudut ventilasi 45°, 60°, dan 80°, serta sudut kemiringan corong 104°, 115°, dan 121°. Sudut ventilasi 45° menghasilkan distribusi temperatur paling merata akibat aliran udara panas yang menyilang dan waktu tinggal udara yang lebih panjang di dalam ruang pengering dan kemiringan corong 104° disarankan karena dapat menghasilkan aliran udara yang stabil dan distribusi suhu yang lebih seragam. Temuan ini menunjukkan bahwa mengoptimalkan geometri ventilasi dan corong secara signifikan meningkatkan kinerja termal mesin pengering, sehingga meningkatkan efisiensi proses dan kualitas pengeringan biji kakao
The Improving students’ mathematics learning outcomes through problem-based learning
The low level of students’ mathematics learning outcomes served as the primary motivation for this study. This research aimed to improve the mathematics learning outcomes of ninth-grade students at Babussalam Junior High School, Pekanbaru, through the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) model. The study employed a Classroom Action Research design consisting of two cycles, each comprising the stages of planning, action, observation, and reflection. The participants were 24 students from class IX.3 during the even semester of the 2024/2025 academic year. Data were collected using mathematics achievement tests administered at the end of each cycle. Data analysis focused on comparing students’ learning outcomes across the pre-cycle, Cycle I, and Cycle II. The results indicate a significant improvement in students’ mathematics learning outcomes following the implementation of the PBL model. The percentage of students achieving the expected level of learning mastery increased from 25% in the pre-cycle to 45.83% in Cycle I, and further rose to 91.66% in Cycle II. These findings demonstrate that the Problem-Based Learning model is effective in improving students’ mathematics learning outcomes. Therefore, the application of PBL can be considered a viable instructional approach for enhancing mathematics achievement at the junior secondary level
Exploring student’s mathematical reasoning in solving probability problems based on Polya\u27s theory
Mathematical reasoning is a fundamental competency in mathematics learning, particularly in solving probability word problems that require systematic and logical thinking. One widely used framework to support problem solving is Polya’s problem-solving theory, which consists of four stages: understanding the problem, devising a plan, carrying out the plan, and reviewing the solution. This study aims to analyze students’ mathematical reasoning abilities in solving probability word problems based on Polya’s steps. Polya’s theory is employed as an analytical framework to examine how students reason through probability tasks. The study adopted a qualitative descriptive approach involving tenth-grade students at a vocational high school in Jambi City. Data were collected through probability word problem tests, interviews, and classroom observations. The findings indicate that students’ mathematical reasoning abilities vary across the stages of Polya’s problem-solving process. At the understanding stage, most students were able to identify relevant information, although some experienced difficulties with probability terminology. During the planning stage, only a small number of students could formulate systematic solution strategies. In the execution stage, many students performed basic calculations correctly, but errors emerged when applying formulas to more complex problems. The reviewing stage was the least practiced, resulting in many undetected errors. These results suggest that while students possess basic problem-solving skills, they require further guidance to develop systematic and reflective reasoning. Therefore, reinforcing each stage of Polya’s problem-solving process is essential for improving students’ mathematical reasoning in solving probability word problems
Perancangan Sistem Informasi Pengelolaan Buku Tamu dengan Analisis Statistik dan Laporan Otomatis
Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan efisiensi dalam manajemen data kunjungan, metode buku tamu tradisional mulai dianggap kurang memadai, terutama dalam aspek pencatatan, pencarian informasi, dan pembuatan laporan. Studi ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi pengelolaan buku tamu berbasis web yang dilengkapi dengan fitur analisis statistik serta laporan otomatis. Sistem ini memungkinkan pencatatan data tamu dilakukan secara digital, aman, dan terstruktur. Fitur analisis statistik ditampilkan dalam grafik interaktif yang membantu pengelola memahami pola kunjungan tamu berdasarkan waktu, tujuan, dan instansi asal. Pengembangan sistem ini menggunakan metode waterfall, dimana proses pengembangannya dilakukan secara bertahap dan terstruktur. Dengan memanfaatkan teknologi seperti PHP, MySQL, dan antarmuka berbasis web, sistem ini menawarkan solusi yang praktis, efektif, dan mudah diakses. Hasil dari implementasi menunjukkan peningkatan dalam kecepatan pencatatan, akurasi data, serta kemudahan dalam mengevaluasi kunjungan
Rancang Bangun Aplikasi M-Learning Komunitas IT SMANSA Parepare
Kemajuan dalam teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah proses pembelajaran, terutama dalam ekosistem pembelajaran digital. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan aplikasi pendidikan berbasis Progressive Web App (PWA ) untuk komunitas IT di SMAN 1 Parepare. Masalah utama yang diidentifikasi adalah keterbatasan platform pembelajaran digital yang ada untuk komunitas pendidikan dan kebutuhan akan sistem yang tetap dapat diakses secara offline dan berfungsi dengan efisien di perangkat Mobile. Pengembangan dilakukan menggunakan metodologi waterfall, yang meliputi fase analisis kebutuhan, desain, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Aplikasi dikembangkan menggunakan PHP Native dengan basis data MySQL dan mengintegrasikan komponen PWA , termasuk Service Workers, Web App Manifest, dan notifikasi push. Fitur utama meliputi autentikasi berbasis peran (Anggota, Administrator, Mentor), manajemen kurikulum oleh divisi IT (Hardware, Software, Editing Video, Desain Grafis, Jaringan), modul pembelajaran (sumber daya dan penilaian), forum diskusi, pengiriman tugas, manajemen jadwal, dan dukungan Mobile-first yang memfasilitasi fungsi offline. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi ini memenuhi kebutuhan pendidikan komunitas, dengan skor Lighthouse melebihi 85 dan kecepatan muat halaman di bawah 5 detik. Implementasi ini bertujuan untuk membuat proses pembelajaran di Komunitas IT SMAN 1 Parepare lebih terstruktur, efisien, dan sesuai dengan karakteristik generasi digital yang terampil dalam penggunaan perangkat Mobile dan pembelajaran mandiri
ANALISISIS TRATEGI PEMASARAN DAN INOVASI PRODUK PANGAN UNTUK MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran dan inovasi produk dalam meningkatkan volume penjualan pada UMKM Ayam Geprek Ratu di Kota Tengah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Analisis dilakukan melalui pendekatan SWOT dan pengolahan data menggunakan indeks TCR dari hasil survei pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital melalui media sosial dan layanan pesan antar berpengaruh signifikan terhadap peningkatan penjualan. Inovasi produk seperti varian rasa baru, kemasan ramah lingkungan, dan menu paket hemat mendapatkan respons positif dengan skor TCR sebesar 73,29% (Baik). Selain itu, analisis kualitatif menunjukkan bahwa kualitas layanan dan pengalaman pelanggan berperan penting dalam membangun loyalitas konsumen. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kombinasi strategi pemasaran digital, inovasi produk, dan peningkatan layanan menjadi faktor utama keberhasilan UMKM Ayam Geprek Ratu