Pusat Jurnal Ilmiah Universitas Pasir Pengaraian
Not a member yet
    1713 research outputs found

    Analisa Variasi Pembukaan Dumper Pada Primary dan Secondary Air Fan Terhadap Pembakaran Black Liquor Pada Recovery Boiler PT. Indah Kiat Pulp & Paper Tbk.

    Full text link
    Primary air fan berfungsi untuk mengontrol seberapa banyak udara yang akan masuk ke dalam runag furnace. Secondary air fan berfungsi untuk menekan udara masuk ke dalam furnace untuk membantu proses pembakaran black liquor di dalam furnace. Dumper berfungsi untuk menciptakan aliran udara dari lingkungan luar yang akan digunakan untuk membantu proses pembakaran black liquor yang terjadi di dalam furnace sekaligus mengontrol seberapa banyak udara yang dibutuhkan dalam proses pembakaran black liquor. Black liquor merupakan limbah industri yang di manfaatkan dengan mencampurkan dengan senyawa kimia seperti garam sodium, 50% lignin, NaOH dan Na2S. Nilai kalor adalah jumlah energi panas yang terdapat didalam suatu bahan bakar dan di tentukan oleh pembakaran sempurna dengan jumlah tertentu pada tekanan konstan dan dalam kondisi normal. Penelitian ini dilakukan di PT. Indah Kiat Pulp & Paper Tbk dengan tujuan penelitian melihat kualitas smelting dan bentuk charbed pada black liquor di dalam furnace. Nilai dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa nilai flow dan pembukaan dumper dapat mempengaruhi kualitas dan bentuk dari hasil pembakaran black liquor. Dapat disimpulkan bahwa pengaruh flow dan pembukaan dumper pada proses pembakaran black liquor dapat mempengaruhi kualitas smelt dan bentuk charbed pada black liquor dan selalu melakukan perawatan preventive

    Development of teaching materials based on realistic mathematics education to facilitate students mathematical critical thinking skills

    Full text link
    This study aims to develop mathematics teaching material based on the Realistic Mathematics Education (RME) approach that is valid and practical to facilitate the mathematical critical thinking skills of eighth-grade junior high school students. The research was motivated by the low level of students\u27 critical thinking skills and the lack of teaching materials that support their development. This research employed a development method using the 4D model, which includes the stages of define, design, develop, and disseminate. The limited trial involved 17 eighth-grade students at SMP Negeri 2 in the Suliki subdistrict. The instruments used included expert validation sheets and student response questionnaires. The results showed that the teaching material obtained a validity score of 85.05% (valid category) and a practicality score of 87.38% (very practical category). Analysis of students written work also showed that the material effectively facilitated critical thinking indicators such as interpretation, analysis, and inference. Therefore, the developed teaching material is recommended for use in mathematics instruction for eighth-grade students

    Development of a test instrument to measure mathematical communication skills on the topics of three-variable linear equations and two-variable linear inequalities

    Full text link
    Mathematical communication skills are essential in helping students express, interpret, and solve mathematical problems. However, these skills are often underdeveloped due to a lack of targeted test instruments aligned with relevant mathematical content. This study aims to develop a valid and reliable test instrument to measure mathematical communication skills in the context of three-variable linear equations and two-variable linear inequalities. Using a development research approach with preliminary and formative evaluation stages adapted from Tessmer\u27s model, the instrument was systematically designed, validated, and tested. Data were collected through expert reviews, student responses, and field testing involving 30 participants. Internal validation results indicated a very high validity score (92.80%), while field testing showed that 12 of the 13 developed items were externally valid. The reliability coefficient was 0.80, categorized as very high. The final test set included one easy item, nine medium items, and two difficult items, with discriminating power ranging from sufficient to very good. These findings demonstrate that the developed test instrument is both valid and reliable, and it effectively assesses mathematical communication skills with an appropriate balance of difficulty and item discrimination

    Validity of integral calculus textbook with indonesian cultural and religious values

    Full text link
    Students\u27 difficulties in understanding Integral Calculus material is one of the factors of low learning outcomes. This research aims to develop an Integral Calculus textbook with nuances of Indonesian culture and religious moderation in accordance with the curriculum in the Tadris Mathematics Study Program at UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. The type of research carried out is Research and Development (R&D) with ADDIE (Analysis, Design, Develop, Implementation, and Evaluation) model is used. The instrument used in this research is an expert validation sheet consisting of material validation, learning, design, and moderation religious. The results of expert validation regarding material, learning, design, and religious moderation with percentages of 91.07%; 93,75%; 85% and 90%, respectively, the textbooks are declared valid 86% met the very positive criteria. Based on the validity test and positive student responses, it was concluded that the textbook was valid so it could be used in teaching Integral Calculus

    PENGARUH ABU CANGKANG KEONG SAWAH SEBAGAI SUBTITUSI SEMEN TERHADAP NILAI KUAT TEKAN BETON DAN ABSORPSI

    Full text link
    Keong sawah (Pila ampullacea) adalah sejenis siput air yang mudah dijumpai di perairan tawar Asia tropis, seperti di sawah, aliran parit, serta danau.. Kandungan pada cangkang keong sawah hampir seluruhnya dari kalsium karbonat. Kalsium fosfat, silikat magnesium karbonat, besi dan zat organik lainnya membentuk sisa komposisi protien struktural dan senyawa fosfor. Komponen penyusun cangkang keong sawah adalah kapur (CaO) 50,25%, Silika (SiO2) 2,47%, Oksida Besi (Fe2O3) 1,17%, Alumina (Al2O3) 0,81%, Pottasium (K2O) 0,08%, Posfor Pentaoksida (P2O5) 0,27%, dan Kadar Air 0,36%. Pada penelitian ini abu cangkang keong sawah digunakan sebagai bahan subtitusi semen dengan variasi 0%, 5%, 10%, 15%, Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada SNI 03-2834-2000 dengan mutu beton yang direncanakan k-225, dengan jumlah benda uji sebanyak 36 sampel dengan setiap variasi 12 kubus dan telah dilakukan pengujian kuat tekan pada umur 7, 14 dan 28 hari. Dari hasi penelitian menunjukkan bahwa nilai kuat tekan beton kubus pada umur 28 hari dengan bahan subtitusi abu cangkang keong sawah  0% didapat nilai kuat tekan rata-rata sebesar 228,15 kg/cm2, subtitusi abu cangkang keong sawah telur 5% didapat nilai kuat tekan rata-rata sebesar 223,70 kg/cm2, subtitusi abu cangkang keong sawah 10% didapat nilai kuat tekan rata-rata sebesar 208,89 kg/cm2, subtitusi abu cangkang keong sawah 15% didapat nilai kuat tekan rata-rata sebesar 173,33 kg/cm2, Dengan demikian komposisi abu cangkang keong sawah optimum adalah 5% dengan nilai kuat tekan 223,70 kg/cm2.   Abstract The rice snail (Pila ampullacea) is a type of water snail that is easily found in fresh waters in tropical Asia, such as in rice fields, ditches and lakes. The content of the rice field snail\u27s shell is almost entirely calcium carbonate. Calcium phosphate, magnesium carbonate silicate, iron and other organic substances form the remaining composition of structural protien and phosphorus compounds. The components of rice snail shells are lime (CaO) 50.25%, Silica (SiO2) 2.47%, Iron Oxide (Fe2O3) 1.17%, Alumina (Al2O3) 0.81%, Potassium (K2O) 0.08 %, Phosphorus Pentoxide (P2O5) 0.27%, and Water Content 0.36%. In this research, rice snail shell ash was used as a cement substitute material with variations of 0%, 5%, 10%, 15%. The method used in this research refers to SNI 03-2834-2000 with a planned concrete quality of k-225, with The number of test objects was 36 samples with each variation of 12 cubes and compressive strength tests were carried out at the ages of 7, 14 and 28 days. The results of the research show that the compressive strength value of cube concrete at the age of 28 days with 0% substitute for rice field snail shell ash obtained an average compressive strength value of 228.15 kg/cm2, with 5% substitute for rice field snail shell ash, the compressive strength value was obtained. an average of 223.70 kg/cm2, 10% substitution of rice snail shell ash obtained an average compressive strength value of 208.89 kg/cm2, 15% substitution of rice snail shell ash obtained an average compressive strength value of 173, 33 kg/cm2. Thus, the optimum composition of rice snail shell ash is 5% with a compressive strength value of 223.70 kg/cm2

    ANALISIS PENGARUH KERUSAKAN JALAN DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) DAN SURFACE DISTRESS INDEX (SDI) TERHADAP KECEPATAN KENDARAAN DI RUAS JALAN LINGKAR BOTER, KABUPATEN ROKAN HULU STA 0+000 – STA 2+800

    Full text link
    Abstrak Jalan merupakan prasarana angkutan darat yang sangat penting di Indonesia. Penelitian dilakukan di ruas Jalan Lingkar Boter, Kabupaten Rokan Hulu pada Sta 0+000 s/d Sta 2+800 yang bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan tingkat kerusakan lapis perkerasan jalan serta pengaruhnya terhadap kecepatan kendaraan pada kondisi aktual.  Penelitian ini menggunakan dua metode yaitu metode PCI, SDI dan survei waktu tempuh kendaraan LV, HV dan MC setiap Sta tersebut untuk memperoleh pengaruh kerusakan jalan. Kemudian data PCI dan SDI dianalisis menggunakan uji Regresi Linier sederhana menggunakan Software SPSS. Jenis kerusakan dengan metode Pavement Condition Index (PCI) yaitu amblas 59%, sempurna 19%, retak kulit buaya 11%, tambalan 5%, sungkur 2%, retak pinggir 2%, dan retak memanjang 2%. Rata-rata nilai PCI adalah 41,21 maka dikategorikan Sedang (Fair). Sedangkan dengan metode Surface Distress Index (SDI) adalah retak 31%, lubang 39%, alur ban 16%, dan sempurna 14%. Rata-rata nilai SDI adalah 52,83 maka dikategorikan Sedang. Berdasarkan analisis statistik dengan Software SPSS antara nilai PCI dan SDI, nilai kecepatan pada segmen terpilih diperoleh bahwa kondisi perkerasan jalan mempengaruhi kecepatan kendaraan. Hasil analisis regresi linier sederhana diperoleh nilai R2 yaitu 0,684 dengan persamaan LV = 6,071+0,558 PCI, nilai R2 yaitu 0,707 dengan persamaan HV = 7,150+0,376 PCI, nilai R2 yaitu 0,654 dengan persamaan MC = 15,173+0,574 PCI, nilai R2 yaitu 0,553 dengan persamaan LV = 58,126-0,222 SDI, nilai R2 yaitu 0,588 dengan HV = 42,298-0,152 SDI, nilai R2 yaitu 0,609 dengan persamaan MC = 69,506-0,245 SDI.   Abstract Roads are a very important land transportation infrastructure in Indonesia. The research was carried out on the section of the Boter Ring Road, Rokan Hulu Regency at Sta 0+000 to Sta 2+800 which aims to identify the type and level of damage to the road pavement layer and its effect on vehicle speed in actual conditions.  This study uses two methods, namely the PCI, SDI method and the travel time survey of LV, HV and MC vehicles for each station to obtain the influence of road damage. Then PCI and SDI data were analyzed using a simple Linear Regression test using SPSS Software. The types of damage using the Pavement Condition Index (PCI) method are 59% collapse, 19% perfect, 11% crocodile skin cracks, 5% patches, 2% slumps, 2% edge cracks, and 2% longitudinal cracks. The average PCI score is 41.21, so it is categorized as Fair (Fair). Meanwhile, with the Surface Distress Index (SDI) method, it is 31% cracked, 39% potholes, 16% tire grooves, and 14% perfect. The average SDI score is 52.83, so it is categorized as Moderate. Based on statistical analysis with SPSS Software between PCI and SDI values, the speed values in the selected segment were obtained that the condition of the road pavement affected the speed of the vehicle. The results of the simple linear regression analysis obtained an R2 value of 0.684 with the equation LV = 6.071 + 0.558 PCI, an R2 value of 0.707 with the equation HV = 7.150 + 0.376 PCI, an R2 value of 0.654 with the equation MC = 15.173 + 0.574 PCI, an R2 value of 0.553 with the equation LV = 58.126-0.222 SDI, an R2 value of 0.588 with HV = 42.298-0.152 SDI, R2 value is 0.609 with the equation MC = 69.506-0.245 SD

    Rancang Bangun Tungku Pembakaran Berbahan Baku Oli Bekas

    Full text link
    Krisis energi dan pencemaran lingkungan akibat limbah oli bekas mendorong perlunya inovasi pemanfaatan limbah sebagai sumber energi alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun tungku pembakaran yang menggunakan oli bekas sebagai bahan bakar utama. Proses perancangan mencakup studi karakteristik oli bekas, sistem pembakaran, dan efisiensi panas. Tungku dirancang dengan ruang pembakaran tertutup, sistem pemanas awal, serta saluran udara terkontrol untuk mendukung pembakaran optimal. Pengujian dilakukan untuk mengevaluasi temperatur maksimum, waktu pemanasan, dan efisiensi bahan bakar. Hasil menunjukkan bahwa tungku mampu mencapai suhu hingga 200°C dengan konsumsi oli bekas yang efisien dan emisi asap yang terkendali. Inovasi ini tidak hanya memberikan solusi pengolahan limbah oli bekas, tetapi juga berpotensi sebagai sumber panas alternatif bagi industri kecil dan rumah tangga. Dengan efisiensi dan biaya operasional rendah, sistem ini diharapkan dapat menjadi opsi energi terbarukan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan

    Pengaruh Tepung Tapioka Sebagai Bahan Perekat Terhadap Waktu Pembakaran Briket Dari Tandan Kosong Kelapa Sawit

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tepung tapioka sebagai bahan perekat terhadap  waktu pembakaran briket dari tandan kosong kelapa sawit. Penilitian ini akan mengkaji studi eksperimen dari briket berbasis tandan kosong kelapa sawit. Diagram alir penilitian, metode yang digunakan dalam penilitian ini adalah dengan metode numerik dimana material yang akan diuji dilakukan untuk mengetahui pengaruh tepung tapioka sebagai bahan perekat terhadap waktu pembakaran briket TKKS. Pada penelitian ini menggunakan material yang akan diuji dilakukan untuk mengetahui pengaruh tepung tapioka sebagai bahan perekat terhadap waktu pembakaran briket TKKS dan mengetahui data perhitungan informasi fisik briket dari tkks. Berdasarkan dari hasil pengujian analisis waktu pembakaran pada variasi perekat tepung tapioka 16% pada briket degester maka mendapatkan hasil 2,6 gram/menit. Berdasarkan hasil perhitungan informasi fisik briket dari TKKS proses degester dan kontineus maka nilai kalor tertinggi terjadi pada tandan kosong kelapa sawit degester dengan perekat 16% = 9031 kal/gram. Dan untuk nilai kadar abu terendah terdapat pada bahan degester dengan perekat 21% = 361 gram dan untuk kadar air terendah terdapat pada bahan baku degester dengan perekat 21% = 26 gram

    The Rancang Bangun Alat Pengukur Panel Surya Monocrystalline Dan Polycrystalline Dengan Metode pulse Repair Battery Charger

    No full text
    Salah satu tantangan global, termasuk di Indonesia, adalah masalah energi. Indonesia memiliki potensi energi surya sebesar 4,8 kWh/m²/hari, menjadikannya pilihan tepat untuk energi terbarukan, terutama di rumah tangga. Panel surya tipe monocrystalline dan polycrystalline umumnya digunakan, namun kinerjanya bergantung pada produsen dan kondisi pengujian. Pengujian standar dilakukan di bawah Standard Test Conditions (STC) berdasarkan IEC 61215, namun kondisi ini jarang terjadi dalam praktik sehari-hari. Efisiensi aktual panel dipengaruhi oleh faktor seperti lokasi, suhu, dan intensitas radiasi, yang menyebabkan perbedaan antara kinerja lapangan dan spesifikasi pabrikan. Penelitian ini bertujuan mengukur dan membandingkan kinerja kedua tipe panel menggunakan alat Pulse Repair Battery Charger. Metode eksperimental ini menghasilkan data yang dianalisis dalam tabel. Hasilnya menunjukkan bahwa panel monocrystalline dan polycrystalline memiliki kinerja suboptimal dengan efisiensi masing-masing 7,19% dan 7,29%. Nilai Fill Factor sebesar 0,2 menunjukkan masalah kualitas material. Untuk meningkatkan kinerja, diperlukan evaluasi lebih lanjut terhadap resistansi internal serta optimasi desain dan pemeliharaan panel.&nbsp

    Analisis Penggunaan Ketenagalistrikan Golongan R1-R3 Di Wilayah Sumatera Utara: Universitas medan area

    No full text
    Rumah tangga menjadi salah satu konsumen listrik terbesar dengan peningkatan konsumsi yang signifikan setiap tahunnya. Pola konsumsi listrik rumah tangga ini menjadi indikator penting dalam perencanaan dan pengembangan infrastruktur kelistrikan nasional. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi pola konsumsi listrik rumah tangga, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi, serta merumuskan rekomendasi untuk meningkatkan efisiensi penggunaan listrik. Analisis yang dilakukan mencakup pengumpulan data konsumsi listrik dari sampel rumah tangga, analisis statistik pola penggunaan, serta wawancara mendalam dengan konsumen. Hasil yang di analisis pada pelanggan RI (450 VA) beban 0.8334 kWh, pelanggan RI (900 VA) beban 1.188 kWh, pelanggan RI (1300 VA) 1.592 kWh, pelanggan RI (2200 VA) beban 2.196 kWh, pelanggan R2 (3500 - 5500 VA) beban beban 4.711 kWh , dan pelanggan R3 (>6600 VA) beban 6.652 kWh

    1,399

    full texts

    1,713

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Pusat Jurnal Ilmiah Universitas Pasir Pengaraian
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇