Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH
Not a member yet
1079 research outputs found
Sort by
Keragaan Agroindustri Kerupuk Firdaus Pratama (Kfp) Di Kecamatan Pekalongan Lampung Timur
Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengadaan bahan baku kerupuk, menganalisis kinerja agroindustri dan bauran pemasaran kerupuk. Penelitian dilakukan di Agroindustri Kerupuk Firdaus Pratama (KFP), Desa Kali Bening, Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur. Data penelitian diambil pada bulan Oktober sd November 2020. Pengadaan bahan baku kerupuk dianalisis menggunakan metode enam tepat. Kajian kinerja produksi menggunakan analisis produktivitas, keuntungan, biaya produksi, dan harga pokok penjualan. Bauran pemasaran dianalisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengadaan bahan baku kerupuk di Agroindustri KFT sudah mengikuti enam tepat. Kinerja Agroindustri KFP tergolong baik berdasarkan produktivitas produksi, produktivitas tenaga kerja, biaya produksi, dan harga pokok penjualan. Bauran pemasaran Agroindustri KFP cukup baik ditinjau dari empat aspek yaitu produk, harga, tempat, dan promosi.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN AYAM GEPREK BENSU MELALUI GOFOOD DI KOTA GRESIK
Awal tahun 2020 tepatnya pada 11 Maret 2020 WHO menyatakan penyebaran virus Covid 19 sebagai sebuah pandemi. pemerintah menganjurkan seluruh rakyat Indonesia untuk tidak keluar dari rumah, atau mengurangi kegiatan di luar rumah. Perkembangan internet yang semakin pesat juga mempengaruhi dunia bisnis, salah satunya jasa layanan online, yaitu Gojek. Kehadiran Gojek sangat berpengaruh terhadap kebutuhan masyarakat dalam sehari-hari, terutama di tengah pandemi Covid 19. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik konsumen dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian Ayam Geprek Bensu melalui Gofood. Penelitian ini menggunakan data primer. Sampel yang digunakan sebanyak 80 sampel dengan menggunakan kuesioner dan teknik sampling non probability sampling. Metode analisis yang digunakan adaah metode analisis deskiptif kualitatiif dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa responden paling banyak berada pada rentang usia 20-35 sebanyak 48 (60%), sedangkan usia responden terendah berada pada usia > 35 tahun sebanyak 12 (15%). Pada jenis kelamin perempuan mendapatkan sebanyak 43 responden (53.75%), sedangkan pada jenis kelamin laki-laki berjumlah 37 responden (46.25%). Pada ketagori pendidikan terakhir yang berada palin atas adalah SMA sebanyak 44 (55%). Kategori pekerjaan yang berada paling banyak pada pelajar sebanyak 55 (68.75%). Sedangkan faktor produk, harga, promosi, tempat, dan psikologis berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian Ayam Geprek Bensu melalui Gofood. Sedangkan, faktor Budaya, Sosial, dan Individu tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian Ayam Geprek Bensu melalui Gofood.Awal tahun 2020 tepatnya pada 11 Maret 2020 WHO menyatakan penyebaran virus Covid 19 sebagai sebuah pandemi. pemerintah menganjurkan seluruh rakyat Indonesia untuk tidak keluar dari rumah, atau mengurangi kegiatan di luar rumah. Perkembangan internet yang semakin pesat juga mempengaruhi dunia bisnis, salah satunya jasa layanan online, yaitu Gojek. Kehadiran Gojek sangat berpengaruh terhadap kebutuhan masyarakat dalam sehari-hari, terutama di tengah pandemi Covid 19. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik konsumen dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian Ayam Geprek Bensu melalui Gofood. Penelitian ini menggunakan data primer. Sampel yang digunakan sebanyak 80 sampel dengan menggunakan kuesioner dan teknik sampling non probability sampling. Metode analisis yang digunakan adaah metode analisis deskiptif kualitatiif dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa responden paling banyak berada pada rentang usia 20-35 sebanyak 48 (60%), sedangkan usia responden terendah berada pada usia > 35 tahun sebanyak 12 (15%). Pada jenis kelamin perempuan mendapatkan sebanyak 43 responden (53.75%), sedangkan pada jenis kelamin laki-laki berjumlah 37 responden (46.25%). Pada ketagori pendidikan terakhir yang berada palin atas adalah SMA sebanyak 44 (55%). Kategori pekerjaan yang berada paling banyak pada pelajar sebanyak 55 (68.75%). Sedangkan faktor produk, harga, promosi, tempat, dan psikologis berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian Ayam Geprek Bensu melalui Gofood. Sedangkan, faktor Budaya, Sosial, dan Individu tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian Ayam Geprek Bensu melalui Gofood
ANALISIS EFISIENSI TEKNIS, ALOKATIF DAN EKONOMI USAHA TAMBAK IKAN BANDENG DI DESA KALANGANYAR KABUPATEN SIDOARJO
Tingkat produktivitas petambak di Desa Kalangayar Kabupaten Sidoarjo mengalami fluktuatif yang berhubungan pada faktor produksi dan harga serta tingkat efisien dalam input yang digunakan. Masalah lain yang dialami yaitu usaha tambak ikan bandeng masih dianggap kurang dan belum mencapai keuntungan tertinggi. Alat analisis yang digunakan adalah penelitian ini adalah pendekatan frontier analysis. Pengambilan contoh menggunakan metode proportionate stratafied random sampling sehingga didapatkan 37 sampel petambak. Hasil penelitian diperoleh pada efisiensi teknis tidak mencapai efisien karena nilainya 0,999 yang kurang dari 1, usaha tambak ikan bandeng juga tidak efisien secara alokatif dengan nilai NPM (<1), dan nilai efisiensi ekonomi usaha tambak ikan bandeng sebesar 0,771 < 1, sehingga belum efisiensi secara ekonomi.Kata Kunci : Ikan Bandeng, Efisiensi Teknis, Alokatif, Ekonom
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Partisipasi Anggota Koperasi 64 Bahari Kecamatan Bulak, Surabaya
Partisipasi anggota sangat diperlukan demi perkembangan suatu koperasi. Hasil observasi menunjukkan partisipasi anggota pada Koperasi nelayan 64 Bahari mengalami fluktuasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pelayanan koperasi, pengetahuan berkoperasi, dan motivasi berkoperasi terhadap partisipasi anggota koperasi. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh anggota Koperasi 64 Bahari berjumlah 161 orang. Metode sampling yang digunakan adalah simple random sampling, maka didapatkan sampel berjumlah 62 orang. Variabel pada penelitian ini meliputi variabel bebas yakni pelayanan koperasi (X1), pengetahuan berkoperasi (X2), motivasi berkoperasi (X3), dan partispasi anggota (Y) sebagai variabel terikat. Metode pengumpulan data: wawancara, kuesioner, observasi. Metode analisis data yaitu analisis deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan pelayanan koperasi, pengetahuan berkoperasi, dan motivasi berkoperasi terhadap partisipasi anggota dengan nilai signifikansi 0,000 <0,05; dan R Square sebesar 0,797 atau 79,7%
Analisis Ketahananpangan Rumah Tangga Petani Padi Di Desa Campaka Kecamatan Cigugur Kabupaten Pangandaran
Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui: (1), struktur pendapatan rumah tangga petani di desa Campaka, kecamatan Cigugur, pemerintah Pangandaran, (2), struktur pengeluaran rumah tangga petani di desa Campaka, kecamatan Cigugur, kabupaten Pangandaran, ( 3), ketahanan pangan rumah tangga petani padi di Desa Campaka, Kecamatan Cigugur, Pemerintah Pangandaran. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. . Pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling dengan sampel petani padi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Total pendapatan rumah tangga petani di Desa Campaka, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran adalah sebesar Rp 2.356.342. Dari total pendapatan tersebut, pendapatan petani sebagai kepala rumah tangga sebesar Rp 1.856.342. Pendapatan usahatani Rp 475.122. pendapatan non pertanian sebesar Rp 358.171. dan pendapatan non pertanian Rp 1.023.094, pendapatan anggota keluarga Rp 500.000, pendapatan usahatani Rp 350.000, pendapatan non pertanian Rp 150.000, total pendapatan rumah tangga keluarga. (2) Pengeluaran rata-rata rumah tangga petani sebesar Rp 1.320.000, per bulan biaya yang dialokasikan untuk kebutuhan non pangan sebesar Rp 830.000, dan untuk kebutuhan pangan sebesar Rp 490.000, total pengeluaran rumah tangga. (3) tingkat ketahanan pangan petani didasarkan pada rata-rata ketersediaan pangan, rata-rata daya beli, dan rata-rata rasio pengeluaran pangan
MENGUKUR KESERIUSAN PETANI DALAM MENGIKUTI PROGRAM ASURANSI USAHATANI PADI BERDASARKAN TANGGA PARTISIPASI ARNSTEIN
Asuransi Usahatani Padi (AUTP) adalah perjanjian antara petani dan pihak perusahaan asuransi untuk mengikatkan diri dalam pertanggungan risiko usahatani padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis alasan petani mengikuti program AUTP, menganalisis tingkat partisipasi petani pada program AUTP berdasarkan teori tangga Arnstein, dan mengetahui kesediaan petani membayar premi AUTP. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Metode pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak sebanyak 79 petani peserta AUTP. Untuk tujuan pertama dan kedua dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan tujuan ketiga menggunakan metode Contingent Valuation Method (CVM). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: 1) Mayoritas petani responden mengikuti program AUTP dikarenakan mendapatkan bantuan premi dari Perpadi yaitu sebanyak 58,23%, 2) Tingkat partisipasi petani berada pada tangga perbaikan (theraphy), serta 3) Nilai rataan WTP keseluruhan sebesar Rp30.076,-/Ha/MT yaitu lebih kecil dari premi yang ditetapkan pemerintah sebesar RP36.000,-/Ha/MT
Analisis Risiko Produksi Padi Sawah di Desa Karanganyar Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis
Petani dalam menjalankan usahataninya selalu dihadapkan pada risiko dan ketidakpastian. Risiko produksi merupakan salah satu yang paling banyak merugikan petani dalam menjalanjakan usahataninya. Oleh karena itu, penelitian ini berutujuan membahas mengenai risiko produksi yang merugikan petani di Desa Karanganyar, Kecamatan Cijeungjing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko produksi padi sawah pada dua musim tanam padi di Desa Karanganyar Kecamatan Cijeungjing. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survey pada 82 orang petani yang diambil secara acak sederhana. Teknis analisis data menggunakan standar deviasi dan koefisien variasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Petani di Desa Karanganyar pada musim tanam satu memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan musim tanam dua. Nilai koefisien variasi pada MT I sebesar 0,68 sedangkan nilai koefisien variasi pada MT II sebesar 0,56. Secara keseluruhan risiko produksi padi sawah di Desa Karanganyar termasuk ke dalam risiko kecil
ANALISIS RISIKO PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI CENGKEH DI DESA SAWAHAN KECAMATAN SAWAHAN KABUPATEN NGANJUK
Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menganalisis pendapatan usahatani cengkeh 2) Menganalisis sumber risiko produksi dan risiko pendapatan mengenai kegiatan usahatani komoditas tanaman cengkeh di Desa Sawahan, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk. Lokasi penelitian ini dipilih menggunakan metode purposive methods. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian lapang ini dilakukan pada bulan Maret - April 2022. Penentuan sampel ditentukan secara acak sederhana (simple random sampling) dengan jumlah populasi sebanyak 150 petani cengkeh, sehingga sampel yang ditetapkan sejumlah 30 orang petani cengkeh. Analisis pendapatan dan analisis Koefisien Variasi (KV) yang digunakan dalam penelitian ini. Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan menunjukkan bahwa dengan luasan lahan rata-rata 0,3 Ha diketahui hasil rata-rata produksi sebesar 168 Kg/Tahun, kondisi rata-rata harga sebesar Rp. 105.733/Tahun dan kondisi rata-rata pendapatan sebesar Rp. 9.177.130/Tahun serta sumber risiko usahatani cengkeh adalah faktor cuaca, hama dan penyakit yang menyerang tanaman cengkeh, serta harga jual cengkeh yang berubah (fluktuatif). Selain itu hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat risiko produksi usahatani cengkeh dengan nilai koefisien variasi (KV) sebesar 0,028 dan 0,039 untuk risiko pendapatan
ANALISIS NILAI TAMBAH HOME INDUSTRY BAWANG GORENG “MIJI-MIJI FOOD” KABUPATEN GRESIK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah untuk meninjau penambahan nilai (added value) dari aktivitas pengolahan bawang merah menjadi bawang merah goreng. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis nilai tambah dengan menggunakan metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pengolahan bawang merah di Miji Miji Food mampu memberikan nilai tambah. Hal ini dapat dilihat bahwa mampu memberikan nilai tambah sebesar 75% dengan diperoleh rasio nilai tambah pada pengolahan bawang merah > 50%. Dengan demikian, maka hipotesis yang menyatakan bahwa nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan bawang merah menjadi bawang goreng di daerah penelitian adalah tinggi
ANALISIS DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP KINERJA PETANI PADI DI KOTA SALATIGA
Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis dampak Covid-19 terhadap petani padi di Kota Salatiga dan menganalisis strategi yang dilakukan petani dalam mengatasi dampak Covid-19. Penelitian dilakukan pada bulan September-Oktober 2020 di Kota Salatiga. Jenis penelitian yaitu diskriptif kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Pada penelitian ini menggunakan 3 partisipan yaitu petani padi yang akan memulai penanaman, petani padi yang sedang masa tanam, dan petani yang telah memulai pemanenan. Kemudian informan kunci adalah ketua kelompok tani. Teknik analis data berupa reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil Penelitian menunjukan bahwa pandemi Covid-19 tidak terlalu berdampak terhadap kinerja petani padi di Kota Salatiga. Petani saling bertukar informasi mengenai permasalahan dari kondisi tertentu dan solusi menghadapinya. Petani meracik sendiri untuk obat-obatan tanaman yang digunakan untuk menekan biaya dan menambah jumlah pupuk yang dipakai di lahan pertanian untuk tetap menghasilkan panen dan harga yang baik untuk membantu perekonomian.