Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH
Not a member yet
1079 research outputs found
Sort by
ANALISIS RANTAI PASOK SIRUP HONJE (Studi Kasus Pada UMKM Rengganis di Kelurahan Mulyasari Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya)
Honje (Erlingera hemispaerica) merupakan tumbuhan rempah-rempah dari famili jahe-jahean yang bunganya memiliki aroma yang khas. Pemanfaatan buah honje sebagai buah yang bisa dimakan masih kurang karena teksturnya yang keras dan rasanya yang asam. honje termasuk tumbuhan yang dapat dimanfaatkan mulai dari rimpang hingga buahnya. Namun masalah yang dihadapi produsen sirup terhormat di UMKM Rengganis saat ini adalah tidak menemukan rantai rantai pasok dan kinerja rantai pasok untuk sirup produk yang mereka produksi. Penelitian ini bertujaun untuk; 1) Pembaruan sistem rantai pasok sirup honje 2) Pembaruan kinerja rantai pasok sirup honje. Responden penelitian merupakan produsen sirup honje. Keputusan produsen ditentukan dengan metode purvosive sampling dan Lembaga pemasaran ditentukan dengan metode snowball sampling. Metode yang digunakan untuk mengetahui rantai pasokan adalah dengan pendekatan manajemen rantai pasok dan analisis deskriptif. Kinerja rantai suplai sirup honje diukur dengan pangsa produsen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat satu rantai pasokan Sirup Honje pada UMKM Rengganis di Kelurahan Mulyasari Kecamatan Tamansari yang melibatkan pengepul honje, produsen, penjualan, dan konsumen. Aliran produk yang mengalir dari produsen sirup honje ke konsumen, aliran keuangan yang mengalir dari konsumen sampai ke produsen sirup honje, dan aliran informasi yang mengalir baik dari produsen sirup honje ke konsumen atau sebaliknya. Nilai margin pemasaran untuk setiap satu botol sirup honje adalah sebesar Rp 2.000. rantai pasok sirup honje pada UMKM Rengganis di Kelurahan Mulyasari Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya bisa masuk kategori efisien
ANALISIS KETERSEDIAAN BAHAN BAKU DAN KELAYAKAN AGROINDUSTRI TELUR ASIN DI DESA PAKEMITAN KECAMATAN CIKATOMAS
ABSTRAK Telur asin merupakan telur yang mengalami pengasinan. Proses pengasinan ini dapat dapat meningkatkan masa simpan telur, menambah cita rasa dan mengurangi bau amis dari telur itik. Analisis pendapatan dan kelayakan di perlukan dalam suatu usaha agar tidak mendapatkan kerugian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana ketersediaan bahan baku, Besarnya biaya dan pendapatan yang di peroleh pada agroindusti Kabita Farm di Desa pakemitan Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya. kelayakan dan R/C Ratio pada agroindustri Kabita Farm di Desa Pakemitan Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan kulatitatif,penentuan sampel digunakan secara sengaja (purposive sampling). Lokasi penelitian di Desa Pakemitan Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya. Data yang digunakan adalah data primer dan skunder.Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Besarnya biaya total (Total Cost) pada usaha Telur Asin per satu kali produksi adalah sebesar Rp 500.000,- yang terdiri dari biaya tetap (Fixed Cost) sebesar Rp 92.000,- dan biaya variabel (Variabel Cost) sebesar Rp 408.000,-. Sedangkan nilai penerimaan sebesar Rp 750.000,- sehingga didapat nilai pendapatan sebesar Rp 250.000,-.. 2) Besarnya nilai R/C usaha Telur Asin adalah 1,5. Artinya setiap Rp 1,- biaya yang dikeluarkan akan memperoleh nilai penerimaan sebesar Rp 1,5 dan nilai pendapatan sebesar Rp 0,5
ANALISIS KELAYAKAN AGROINDUSTRI DAN NILAI TAMBAH KUE JAHE (Studi Kasus pada Agroindustri Ma Bolu di Desa Sidamulya Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis)
Pertanian adalah salah satu sektor utama yang menopang kehidupan masarakat. Oleh karena itu pertanian merupakan mata pencaharian bagi penduduk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Mengetahui berapa besarnya biaya, penerimaan, dan pendapatan pada agroindustri kue jahe Ma Bolu di Desa Sidamulya Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis. 2) Mengetahui bagaimana R/C pada agroindustri kue jahe Ma Bolu di Desa Sidamulya Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis. 3) Mengetahui berapa besarnya nilai tambah pada agroindustri kue jahe Ma Bolu di Desa Sidamulya Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis. Penelitian ini yang dilaksanakan di agroindustri kue jahe Ma Bolu di Desa Sidamulya Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis dengan jenis penelitian kualitatif. Data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan: 1) biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi kue jahe dalam satu kali proses produksi yaitu sebesar Rp. 1.036.357 dengan penerimaan sebesar Rp.1.824.000 dan pendapatan sebesar Rp. 787.643 2) R/C sebesar 1,76 yang artinya usaha agroindustri kue jahe Ma Bolu layak untuk dijalankan. 3) Besarnya nilai tambah pada agroindustri kue jahe Ma Bolu yaitu sebesar Rp. 185.309 per kilogram dalam satu kali proses produksi
ANALISIS PERUBAHAN PERILAKU KONSUMEN SALURAN RETAIL WARUNG SEBELUM DAN SESUDAH PANDEMI COVID-19
Pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia sejak Maret 2020 membuat kondisi dan sistem yang berjalan di dalamnya menjadi tidak stabil. Tentunya pemerintah dan masyarakat tidak berdiam saja dalam menghadapi pandemi ini. Salah satu upaya yang diterapkan pemerintah adalah PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Adanya kebijakan yang diambil oleh pemerintah tersebut memaksa masyarakat untuk melakukan adaptasi terhadap kebiasaan yang baru ini, tak terkecuali terhadap perilaku konsumen di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak yang disebabkan oleh pandemi COVID-19 terhadap perilaku konsumen dalam berbelanja, khususnya berbelanja di warung. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Responden yang dijadikan sampel dalam penelitian ini berjumlah 80 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebar kuesioner online berbentuk Google Form. Data yang dikumpulkan berupa data primer. Data dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (ada/tidak ada) perubahan signifikan pada perilaku konsumen dalam berbelanja di warung pada saat pandemi COVID-19
STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI SALE PISANG
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan maret 2023 di kecamatan Pamarican kabupaten Ciamis yang bertujuan mengetahui alternative strategi pengembangan agroindustri sale pisang, yang dilakukan secara purposive bahwa wilayah ini merupakan salah satu daerah yang memiliki jumlah pelaku agroindustri sale pisang terbanyak yang ada di kabupaten Ciamis.Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah sale pisang layak untuk di usahakan dan strategi pengembangan usaha sale pisang. Metode penarikan sampel menggunakan Sample Jenuh yaitu semua anggota populasi diambil sebagai anggota sampel.Hasil penelitian yang diperoleh dari argoindustri sale pisang ini sangat layak dikembangkan di daerah penelitian, karena selain keuntungannya yang besar proses pengolahan juga cukup mudah. Strategi pengembangan yang harus dilakukan usaha sale pisang adalah strategi SO (Strength - Opportunities), yaitu meningkatkan kualitas produksi serta melakukan promosi secara terus menerus agar keinginan konsumen terpenuhi (S1,3 dan O1).Rekomendasi penelitian : Semoga penelitian ini dapat bermanfaat terhadap pelaku usaha sale pisang, karena dari hasil penelitian yang saya lakukan usaha sale pisang sangat baik kedepannya. Semoga dengan adanya penelitian ini dapat memotivasi pelaku usaha sale pisang untuk lebih meningkatkan produksi dalam usaha sale pisang
ANALISIS DAMPAK COVID-19 TERHADAP PERILAKU KONSUMEN DALAM BERBELANJA DI TEMPAT BELANJA RETAIL STUDI KASUS GRIYA DEPARTEMENT STORE
Tujuan dari penelitian ini untuk melihat seberapa berpengaruh pandemi Covid-19 terhadap tingkat konsumsi masyarakat dalam berbelanja. Dalam penelitian ini ritel Griya yang menjadi sampel penelitian. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data statistik inferensial. Penelitian ini melakukan uji hipotesis dengan menggunakan uji beda yang disesuaikan dengan sampel penelitian, yaitu sampel berpasangan. Uji beda yang digunakan Wilcoxon. Namun, Uji normalitas data dilakukan terlebih dahulu sebelum dilakukan uji beda. Teknik uji normalitas yang digunakan adalah Kolmogorov-Smirnov. Tingkat standar error yang digunakan adalah 5%. Sampel penelitian ini adalah auditor yang sebagian besar mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner yang disebarkan sebanyak total 80 responden. Adanya perubahan perilaku belanja konsumen diakibatkan dari kebijakan pemerintah yang memberlakukan pembatasan sehingga konsumen bisa berbelanja di ritel Griya dengan waktu yang telah ditetapkan. Semenjak pandemi, tingkat kesadaran masyarakat akan kesehatan meningkat, hal tersebut berpengaruh kepada pengeluaran konsumen terhadap produk makanan
RESPON PETANI TERHADAP PROGRAM PEKARANGAN PANG AN LESTARI (P2L) DI KELOMPOK WANITA TANI MELATI DESA BENGBULANG KECAMATAN KARANGPUCUNG KABUPATEN CILACAP
Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) sudah digulirkan selama 3 tahun, namun program ini relatif masih dianggap baru oleh masyarakat. Sebagai program baru, Pekarangan Pangan Lestari (P2L) pasti mendapatkan tanggapan (respon) yang beragam dari masyarakat, sehingga diperlukan kajian mengenai respon petani terhadap program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Kelompok Wanita Tani Melati. Tujuan penelitian ini untuk menegtahui 1) Respon petani terhadap program P2L. 2) Kendala yang dihadapi petani pada program P2L. Jenis penelitian yag digunakan menggunakan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus di Desa Bengbulang Kecamatan Karangpucung Kabupaten Cilacap. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan kelas interval. Data yang diperoleh berasal dari data primer dan sekunder. Hasil dari penelitian ini menunjukan respon petani terhadap aspek pengetahun memperoleh nilai 25, 01 dengan kategori tinggi, untuk respon petani terhadap aspek sikap tinggi dengan nila 13,00 sedangkan pada aspek keterampilan respon petani dalam kategori tinggi dengan nilai 12,0
ANALISIS USAHATANI SELADA HIDROPONIK SISTEM DFT (DEEF FLOW TEHCNIQUE) DI DESA SUKASETIA KECAMATAN CIHAURBEUTI KABUPATEN CIAMIS
SILVANI RIZKI, 2023. Analisis Usahatani Selada Hidroponik Sistem DFT (Deef Flow Technique) di Desa Sukasetia Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis. Dibawah Bimbingan Iwan Setiawan dan Saepul Aziz.Sebagai budidaya teknik baru, hidroponik lebih banyak digunakan dalam usahatani tanaman sayuran, terutama di perkotaan. Namun, di Desa Sukasetia ada satu usaha hidroponik tanaman selada, tentu menarik dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pembiayaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya biaya produksi, penerimaan, pendapatan, serta besarnya R/C rasio usahatani selada hidroponik. Penelitian ini didesain secara kualitatif dengan menguunakan metode studi kasus dan teknik pengambilan sampel secara purposive di CV. Kebun Arurangfarm Desa Sukasetia Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis. Sampel pada penelitian ini adalah petani hidroponik selada pada CV. Kebun Arurangfarm. Hasil penelitian menunjukan bahwa besar biaya produksi, penerimaan, dan pendapatan selada hidroponik selada di CV. Kebun Arurangfarm sebesar Rp.3.855.823,2, Rp. 6.750.000, Rp. 2.894.176,8 serta besarnya R/C Rasio usahatani selada hidroponik selada di CV. Kebun Arurangfarm sangat menguntukan dan efisien dengan nilai RCR 1,75
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI PADI ORGANIK DI KECAMATAN CIHAURBEUTI KABUPATEN CIHAURBEUTI
ABSTRAKTren permintaan beras organik meningkat sejak kampanye Go Organic 2010, sehingga dihargai tinggi di pasaran. Namun, minat petani untuk mengusahakan padi organik tidak meningkat secara nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usahatani padi organik, terutama terkait dengan besarnya biaya, penerimaan, dan pendapatan yang diperoleh petani padi organik di Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis. Penelitian didesain secara kuantitatif dengan metode survey. Data primer dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dengan menggunakan kuisioner dari 34 orang petani sampel yang diambil secara purposive. Data yang terkumpul kemudian ditabulasi dan dianalisis secara statistic deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) besarnya rata-rata biaya usahatani padi organik sebesar Rp. 16.485.539,90 dan perimaannya sebesar Rp. 58.509.269,80/hektar per satu kali musim tanam. Hasil produksi padi organik rata-rata 1.705,58 kg/hektar dan harga 8.000/kg, sehingga diperoleh rata-rata pendapatan sebesar Rp. 42.023.729,00/hektar per satu kali musim tanam. (2) R/C usahatani padi organik sebesar 3,54, yang berarti untuk setiap pengeluaran Rp. 1,00 maka petani padi organik mendapatkan penerimaan sebesar Rp. 3,54. Sehingga memperoleh pendapatan Rp. 2,54. Dengan demikian, usahatani padi organik terkategori layak untuk diusahakan
PROFITABILITAS DAN NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI GULA SEMUT AREN DI DESA SUKAHARJA KECAMATAN SARIWANGI KABUPATEN TASIKMALAYA
Wilayah Kecamatan Sariwangi merupakan salah satu daerah penghasil usaha gula semut aren yang ada di Kabupaten Tasikmalaya. Usaha pengolahan gula semut aren telah berjalan lebih dari delapan tahun. Karena Agroindustri ini merupakan satu-satunya industri gula semut aren yang ada di Kecamatan Sariwangi, maka peneliti tertarik untuk melihat kelayakan usaha melalui pendekatan profitabilitas yang merupakan perbandingan antara laba dan modal serta nilai tambah yang merupakan selisih antara biaya input dan nilai output. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai profitabilitas dan nilai tambah serta biaya, penerimaan dan pendapatan gula semut aren. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus, dan alat analisis rasio profitabilitas dan nilai tambah. Teknik purposive sampling, dengan kriteria bahwa agroindustri ini memproduksi gula semut aren dengan produksi langsung dari nira aren diolah menjadi gula semut aren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Biaya produksi yang dikeluarkan oleh agroindustri ini Rp 947.980,00,- per satu kali produksi. Penerimaan usaha ini adalah Rp 1.245.000/satu kali produksi dengan produksi 25 kg. Harga jual Rp 15.000,-/bungkus dan Rp 40.000,-/kg. Pendapatan yang diperoleh Rp 297.020,00,-/satu kali produksi. 2) Nilai profitabilitas yang diperoleh dalam satu kali produksi yaitu 23,857 persen. 3) Nilai tambah yang diperoleh agroindustri dalam satu kali proses produksi yaitu Rp. 7.189,- dengan rasio nilai tambahnya 28,756 persen. Artinya, bahwa usaha agroindustri gula semut aren memperoleh keuntungan dan layak untuk dikembangkan