Research Report - Humanities and Social Science
Not a member yet
    148 research outputs found

    Deskripsi Implementasi Sosialisasi ASEAN Community oleh Sekretariat Nasional ASEAN di Propinsi Jawa Barat Studi Kasus Kabupaten Sukabumi , Cianjur dan Kotamadya Bandung

    Get PDF
    Penelitian ini menemukan bahwa ternyata harapan pemerintah untuk menjadikan Komunitas ASEAN, sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakatnya terbantahkan bila yang diambil sampel adalah anak muda khususnya siswa SMU. Dari survai ke tiga SMU : Cianjur, Sukabumi dan Bandung Raya ditemukan bahwa yang mengetahui menegnai ASEAN hanya berkisar sepertiga saja dari populasi.Penelitian ini menggunakan survai dan wawancara mendalam dengan pihak guru sekolah mengenai pengetahuan ASEAN serta menggunakan teori persepsi dari prof Mar’at

    RUMAH BUDAYA SEBAGAI RUANG PUBLIK UNTUK MENGEMBANGKAN KEGIATAN KEPARIWISATAAN DI DESA WISATA RAWABOGO, KECAMATAN CIWIDEY, KABUPATEN BANDUNG

    Get PDF
    Desa Rawabogo, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, telah terpilih menjadi Desa Wisata. Terpilihnya desa ini sebagai Desa Wisata bukanlah tanpa alasan. Setiap desa yang terpilih menjadi Desa Wisata tentu memiliki daya tarik wisata yang dapat mengundang wisatawan untuk datang ke desa tersebut. Namun, yang harus dipertimbangkan untuk menjadi Desa Wisata tidak cukup hanya adanya daya tarik wisata tetapi juga adanya fasilitas-fasilitas dan infrastruktur yang memadai yang mendukung dan mempermudah para wisatawan untuk datang ke desa tersebut, misalnya akses jalan yang mudah dan aman, sarana transportasi, dan akomodasi yang terdiri dari fasilitas penginapan dan rumah makan. Banyak hal yang perlu dipersiapkan untuk benar benar menjadi Desa Wisata. Penelitian ini bertujuan untuk membantu masyarakat Desa Rawabogo mempersiapkan diri menjadi Desa Wisata. Apabila Desa Rawabogo telah menjadi Desa Wisata yang memiliki fasilitas-fasilitas yang memadai maka akan semakin banyak wisatawan yang datang. Dengan semakin banyaknya para wisatawan yang datang maka perekonomian desa tersebut akan semakin meningkat karena para wisatawan akan memberikan banyak penghasilan bagi masyarakat dari fasilitas penginapan, rumah makan, jajanan, pertunjukan kesenian, kerajinan tangan dan lain-lain yang disediakan oleh desa tersebut. Tujuan jangka panjang penelitian ini jelas adalah peningkatan perekonomian masyarakat Desa Rawabogo.Fasilitas-fasilitas yang perlu dilengkapi oleh Desa Rawabogo begitu banyak sehingga tidak mungkin dipenuhi dalam waktu singkat. Ini harus dilakukan secara bertahap. Penelitian ini membantu masyarakat desa untuk melihat kebutuhan apa yang penting dan mendesak untuk dipenuhi demi pengembangan desa tersebut sebagai Desa Wisata. Target khusus penelitian ini adalah membantu masyarakat desa untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Dari hasil penelitian, ternyata Rumah Budaya adalah kebutuhan yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Dengan demikian, para peneliti dengan dibantu beberapa orang (diantaranya Bapak Bambang, koordinator Gladi Budaya PKH-UNPAR dan Bapak Lilik Alika, salah satu dosen pembimbing Gladi Budaya) membantu mewujudkan Rumah Budaya ini. Dengan demikian, target konkret penelitian ini atau indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah berdirinya Rumah Budaya. Penelitian ini merupakan wujud pengabdian peneliti kepada masyarakat

    PERLINDUNGAN HUKUM DAN PEMULIHAN BAGI ANAK DAN PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN (STUDI KASUS DI PENGADILAN NEGERI BREBES)

    Get PDF
    Social change that will be studied here is on a problem of family violances. Many cases showed that children and women were the victim of family violances. The problem is that the Indonesian social culture sees the fenomena were privat or family internal problem.This research concluded that Indonesian positive law has tried to change this fenomenon. There are two undangs-undangs those change this fenomenon. They are:Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2003 on Children ProtectionUndang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 on Elimination to Violances in HouseholdsThe problem is in the implementation of those two undang-undangs

    ANALISIS FAKTOR STIMULI PEMASARAN DALAM KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPEDA MOTOR BARU OLEH KONSUMEN DI KOTA JAKARTA

    Get PDF
    Dalam proses pembelian produk barang dan jasa, seorang konsumen pada umumnya menggunakan banyak faktor yang dipertimbangkan sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli. Faktor-faktor tersebut disebut sebagai stimuli yang terdiri dari stimuli internal dan stimuli eksternal. Salah satu stimuli eksternal adalah stimuli pemasaran yang akan menjadi pokok bahasan dalam penelitian ini. Stimuli pemasaran juga dibutuhkan dalam hal konsumen membeli sepeda motor baru. Sepeda motor adalah salah satu alat angkutan pribadi yang penggunaannya di jalan raya sangat meningkat beberapa tahun belakangan ini. Dalam penelitian ini faktor-faktor stimuli pemasaran akan dianalisis menggunakan aplikasi Factor Analysis yang ada dalam perangkat lunak SPSS. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terbentuknya tiga faktor dari delapan variabel yang diteliti. Faktor 1 terdiri dari mesin kuat, harga terjangkau, tempat servis banyak, nyaman dikendarai, irit bensin, jaminan purna jual dengan nama Faktor Keunggulan. Faktor 2 terdiri tampilan sporti, desain mutakhir dan warna menarik dengan nama Faktor Desain. Faktor 3 terdiri dari satu variabel saja yaitu promosi gencar dengan nama Faktor Promosi

    PENGARUH SURPLUS KOMODITAS RRC DALAM MEMBENTUK KECENDERUNGAN KONSUMEN DI PASAR DOMESTIK INDONESIA DALAM KONTEKS PERDAGANGAN BEBAS RI-RRC

    Get PDF
    Penelitian ini bermaksud mengungkapkan persepsi dan kecenderungan konsumen dalam membeli atau tidak membeli produk RRC dan faktor yang mempengaruhinya. Dalam penelitian ini digunakan metoda eksploratif dengan jenis pengumpulan data survai dan berbasiskan pada teori perilaku konsumen beserta teori perseps

    UPAYA PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA

    Get PDF
    Guna mengatasi kekerasan dalam keluarga, dasar hukum sudah ada. Mulai dari Undang-undang sampai pada Peraturan Pemerintah, agaknya sudah cukup sebagai dasar untuk mengatasi kekerasan ini. Namun pelaksanaan Undang-undang ini memerlukan upaya dan dukungan dari semua lapisan masyarakat tanpa kecuali. Untuk itu diselenggarakanlah Pengabdian Masyarakat di Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini adalah :Memberikaan penjelasan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) untuk membangun kesadaran bahwa persoalan KDRT adalah persoalan social bukan individu.Memperkecil, menghapus/menghilangkan setiap perbuatan terhadap perempuan, suami, anak, atau anggota keluarga yang ikut dalam satu rumah tangga atau pihak yang ter-subordinasi yang menimbulkan kesengsaraan/penderitaan fisik, seksual, ekonomi, social, psikologi, termasuk ancaman pemaksaan dan pemerkosaan dalam lingkungan keluarga.Terwujudnya kesetaraan dan keadilan gender dalam lingkup keluarga dan masyarakat

    MATERIALISASI IDE INDONESIA DALAM INSTITUSI-INSTITUSI INTERNASIONAL

    Get PDF
    Indonesia dalam lima tahun belakangan ini telah diasosiakan sebagai ‘emerging economy’, negara demokrasi terbesar ketiga di dunia (the world’s third largest democracy), dan the world’s largest Muslim country.  Penelitian kualitatif ini mengkaji seberapa jauh ‘peningkatan label profil power’ Indonesia (setidaknya dalam bidang ekonomi dan demokratisasi) meningkatkan kemampuan pemerintah Indonesia dalam mempengaruhi proses pembentukan agenda dalam PBB, APEC, OKI, GNB dan G-20. Penelitian ini dimaksudkan untuk melihat bagaimana Indonesia mendefinisikan peran ideational ketiga organisasi internasional tersebut dan bagaimana Indonesia berkontribusi dalam merealisasikan idenya dalam institusi-institusi internasional tersebut

    IDENTIFIKASI dan KLASIFIKASI UKM di SEKITAR UNPAR

    Get PDF
    UKM saat ini dibutuhkan tetapi belum mendapat perhatian yang cukup. UKM dengan segala perannya, masih memiliki banyak kendala disamping peluang yang juga banyak. Unpar sebagai salah satu institusi pendidikan harus mulai memiliki peran terhadap UKM terutama UKM disekitar Unpar.Penelitian ini hanyalah awal dari penelitian, pengabdian serta penugasan pengajaran pada Jurusan Manajemen yang coba dibuat dan diaplikasikan dimulai dari semester ganjil 2012/2013, diharapkan dapat berkelanjutan seterusnya.Kata kunci: UKM, Unpar, identifikasi, klasifikas

    Eksplorasi paradigma negativitas sebagai akar kekerasan kultural

    Get PDF
    Kekerasan tidak hanya digeluti dengan pendekatan sosiologis, politis, ekonomis atau anthropologis. Melengkapi pendekatan tersebut, kekerasan sebagai fenomena manusia didekati pula dari perspektif filosofis. Sebagai fenomena manusia, kekerasan tidak hanya berkaitan dengan sistem ekonomi, politik, budaya dan sosial; juga tidak hanya berkaitan dengan struktur sosial. Kekerasan terjadi juga pada wilayah kultural. Kekerasan kultural menuntun kita masuk pada wilayah internal manusia, yakni pada ranah kesadaran dan ketaksadaran. Karena itulah, kajian terhadap kekerasan kultural membutuhkan pula pendekatan filosofis: salah satunya pendekatan hermeneutika. Kajian hermeneutik akan menelusuri pola-pola berpikir yang mempengaruhi pemikiran dan kesadaran individual dan kolektif sedemikian rupa sehingga opsi yang dinyatakan ialah agenda dan praksis kekerasan. Pola berpikir yang dimaksud berkaitan dengan paradigma negatif. Paradigma negatif ini berkaitan dengan pola pikir yang terjajah (colonized mind). Pola pikir tersebut dapat dicermati melalui ungkapan verbal yang bersifat diametrikal seperti pribumi dan non-pribumi, asli dan pendatang. Preferensi pada paradgima negatif ini cenderung mendorong pilihan untuk melakukan kekerasan kultural, yang tampil baik dalam sistem dan struktur sosial. Dalam penelitian filosofis ini, kami memilih kasus kekerasan terhadap orang Tionghoa Indonesia sebagai konteks medan penelaahan epistemologis terhadap kekerasan kultural. Telaah epistemologi dalam rekaman sejarah kasus kekerasan terhadap orang Indonesia ini mencoba menyoroti preferensi pada negativitas sebagai salah satu akar fenomena kekerasan. Penelitian ini juga berupaya menawarkan paradigma afirmatif, sebagai wacana bagi preferensi opsi kepada pembentukan paradigma dan praksis yang mengutamakan pendekatan tanpa-kekerasan.Kata kunci: kekerasan kultural, Tionghoa Indonesia, hermeneutika kecurigaan, Paradigma negatif, pola pikir yang terjajah, paradigma afirmatif

    Aspek Hukum Pengelolaan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Bandung

    No full text
    Taman Hutan Raya memiliki fungsi sebagai kawasan konservasi beragam keanekaragaman hayati Indonesia, demikian pula Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda. Kajian ini lebih menyoroti bagaimana pengelolaan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda yang telah diserahkan kepada Provinsi Jawa Barat. Selain itu, masyarakat umumnya didudukkan sebagai pemangku kepentingan yang setiap saat perlu diikutsertakan olehpemerintah dalam pengelolaan tata ruang maupun lingkungan hidup. Bagaimana hak untuk berperan serta itu dapat diwujudkan dalam pengelolaan Taman Hutan Raya Djuanda yang terletak di Kawasan Bandung Utara dan dibelah oleh sub-das Citarum (Sungai Cikapundung) yang juga berfungsi sebagai penyangga daya dukung lingkungan cekungan Bandung, Jawa Barat bahkan DKI Jakarta, menjadi fokus utama penelitian ini. Temuan yang terpenting adalah mengungkapkan peluang hukum apa yang tersedia guna mewujudkan peran serta tersebut. Sebagai kajian yuridisi normatif, kajian akandifokuskan pada data hukum (sumber-sumber hukum) dan persepsi para pemangku kepentingan yang diungkap melalui wawancara, focus group discussion, dan pengamatan lapangan secara sekilas

    141

    full texts

    148

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Research Report - Humanities and Social Science
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇