49971 research outputs found
Sort by
Analisis Short Circuit Pada Rancangan Sistem Pembangkit Energi Surya On-Grid Dermaga Dwimatama Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dengan Metode Perhitungan
Penelitian ini menganalisis gangguan hubung singkat tiga fasa pada sistem pembangkit listrik hybrid on-grid tenaga surya. Metode yang digunakan mencakup pemodelan sistem, analisis serta perhitungan arus dan waktu terjadinya gangguan hubung singkat, serta perhitungan tambahan daya reaktif untuk mengatasi gangguan tersebut. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa irradiance tertinggi terjadi pada bulan September dengan nilai rata-rata sebesar 900,16 W/m² selama periode 2020 hingga 2024. Berdasarkan data tersebut, dipilih panel surya dengan total daya sebesar 2.006.590 W, yang disusun dalam konfigurasi 38 seri dan 118 string paralel, dengan total 4484 unit panel. Output sistem menghasilkan tegangan 1500 V dan arus 1.320,42 A, yang disesuaikan dengan inverter Sunny Central 2500-EV dan trafo step-down. Analisis gangguan hubung singkat menunjukkan arus tertinggi pada titik 1 sebesar 1189,551 A dan titik 5 sebesar 1337,852 A, dengan penurunan tegangan sebesar 39,38% pada titik 1 dan 16% pada titik 5. Untuk mempertahankan kestabilan tegangan pada kedua titik tersebut, kapasitor dengan nilai 414.357,3552 microfarad diinjeksikan pada titik 1 dan 638.417,63 microfarad pada titik 5.
==============================================================================================================================
This study analyzes three-phase short circuit disturbances in a hybrid on-grid solar power generation system. The research employs system modeling, analysis, and calculation of the current and duration of short circuit events, as well as the computation of reactive power injection to mitigate the effects of these disturbances. The results indicate that the highest irradiance occurs in September, with an average value of 900.16 W/m² over the period from 2020 to 2024. Based on this data, solar panels with a total power capacity of 2,006,590 W were selected, configured in 38 series and 118 parallel strings, totaling 4,484 panels. The system's output yields a voltage of 1500 V and a current of 1,320.42 A, which are adapted to the Sunny Central 2500-EV inverter and a step-down transformer. The short circuit analysis revealed the highest current at point 1 (1189.551 A) and point 5 (1337.852 A), with voltage drops of 39.38% and 16%, respectively. To maintain voltage stability at these points, capacitors of 414,357.3552 microfarads and 638,417.63 microfarads were injected at points 1 and 5, respectively
Perancangan Environmental Graphic Design Kawasan Simpang Lima Gumul Sebagai Ruang Publik Ikonik Kabupaten Kediri
Perancangan Environmental Graphic Design (EGD) untuk kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) bertujuan untuk mengintegrasikan, memperjelas arah dan tujuan pengunjung, memudahkan identifikasi dan orientasi pengunjung sekaligus juga meningkatkan value Kawasan Simpang Lima Gumul dalam aspek fungsionalitas dan juga estetika, mengingat adanya indikasi keterbatasan persepsi wisatawan terhadap Kawasan SLG yang belum menyeluruh serta adanya kesulitan dalam mencari dan menemukan lokasi tujuan pada Kawasan SLG. Metode yang digunakan meliputi tiga tahap utama, yang berfokus pada pra-desain dan desain tanpa melakukan pasca desain. Penelitian ini juga menggabungkan analisis data primer dan sekunder, studi eksisting, serta wawancara mendalam untuk memahami kebutuhan target audiens dan nilai-nilai budaya lokal. Hasilnya adalah konsep desain yang mengintegrasikan elemen tradisional dan modern, menggunakan motif khas seperti batik parang dan aksara Kawi untuk menciptakan signage dan wayfinding yang terintegrasi pada Kawasan SLG. Implementasi meliputi desain peta kawasan, sistem signage, dan elemen wayfinding yang sesuai dengan prinsip inklusivitas dan keberlanjutan. Desain ini tidak hanya menjawab kebutuhan informasi dan navigasi, tetapi juga memperkuat daya tarik estetika kawasan SLG sebagai destinasi wisata dan ruang publik utama di Kediri. Diharapkan, perancangan ini dapat meningkatkan pengalaman pengunjung dengan memudahkan akses informasi tentang arah, letak, identifikasi, serta orientasi wilayah.
================================================================================================================================
The Environmental Graphic Design (EGD) for the Simpang Lima Gumul (SLG) area aims to integrate and clarify visitor directions and destinations, facilitate identification and orientation, and enhance the functional and aesthetic value of SLG. This initiative is driven by indications of visitors' limited perception of the area and difficulties in locating and identifying destinations within SLG. The methodology consists of three main stages, focusing on the pre-design and design phases without including the post-design phase. This study incorporates primary and secondary data analysis, existing condition studies, and in-depth interviews to understand the target audience’s needs and local cultural values. The resulting design concept integrates traditional and modern elements, incorporating distinctive motifs such as batik parang and aksara Kawi to create a cohesive signage and wayfinding system within SLG. The implementation includes area maps, a comprehensive signage system, and wayfinding elements designed in accordance with principles of inclusivity and sustainability. This design not only addresses informational and navigational needs but also enhances the aesthetic appeal of SLG as a major tourist destination and public space in Kediri. Ultimately, this project aims to improve visitor experience by facilitating access to information regarding directions, locations, identification, and spatial orientation
Analisis Numerik Energi Gelombang Laut Tipe Oscillating Water Column Terintegrasi Breakwater dengan Modifikasi Chamber Step
Teknologi Oscillating Water Column (OWC) merupakan metode yang menjanjikan untuk konversi energi gelombang, terutama ketika diintegrasikan dengan struktur pemecah gelombang. Studi ini meneliti pengaruh modifikasi langkah ruang (chamber step) terhadap dinamika aliran udara, distribusi tekanan, dan efisiensi konversi energi melalui simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD). Metodologi yang digunakan melibatkan penyelesaian persamaan Navier-Stokes dengan pendekatan Volume of Fluid (VOF) dalam ANSYS Fluent, menggunakan pemodelan multifase dan kondisi batas gelombang yang divalidasi dengan model eksperimental skala 1:4 berdasarkan studi Bingham. Analisis dilakukan terhadap berbagai konfigurasi langkah ruang untuk mengoptimalkan penangkapan energi sekaligus mengurangi penggunaan material dan biaya konstruksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modifikasi langkah atas meningkatkan efisiensi konversi energi hingga 33,67%, sedangkan desain langkah bawah justru menurunkan kinerja. Analisis aliran udara secara mendetail menunjukkan peningkatan fluktuasi tekanan dan pengendalian turbulensi dalam konfigurasi yang dioptimalkan, sehingga meningkatkan ekstraksi energi. Temuan ini memberikan wawasan penting dalam optimalisasi OWC, menegaskan bahwa geometri ruang memainkan peran krusial dalam konversi energi gelombang. Studi ini berkontribusi terhadap pengembangan solusi energi gelombang yang lebih efisien, hemat biaya, dan dapat diskalakan. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi ketahanan struktur dalam jangka panjang serta kelayakan penerapan dalam skala penuh.
====================================================================================================================================
Oscillating Water Column (OWC) technology is a promising method for wave energy conversion, especially when integrated with breakwater structures. This study investigates the effect of chamber step modification on airflow dynamics, pressure distribution, and energy conversion efficiency through Computational Fluid Dynamics (CFD) simulations. The methodology used involves solving the Navier-Stokes equations with the Volume of Fluid (VOF) approach in ANSYS Fluent, using multiphase modeling and wave boundary conditions validated with a 1:4 scale experimental model based on Bingham's study. Analysis was performed on various chamber step configurations to optimize energy capture while reducing material usage and construction costs. The results show that the upper step modification improves energy conversion efficiency by 33.67%, while the lower step design actually decreases performance. Detailed airflow analysis shows improved pressure fluctuation and turbulence control in the optimized configuration, thereby enhancing energy extraction. These findings provide important insights into OWC optimization, confirming that chamber geometry plays a crucial role in wave energy conversion. This study contributes to the development of more efficient, cost-effective, and scalable wave energy solutions. Further research is needed to explore the long-term resilience of the structure as well as the feasibility of full-scale implementatio
Unveiling The Impact Of Internal Control System On Supply Chain Risk Management: Insight From Coso Framework
Penelitian ini menggunakan Kerangka Pengendalian Internal yang dirancang oleh COSO untuk mengeksplorasi peran struktur pengawasan dalam mengelola risiko rantai pasokan dalam perusahaan manufaktur Indonesia, khususnya industri makanan dan minuman. Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan antara penerapan ini dan efektivitas manajemen risiko rantai pasokan serta menentukan apakah penerapan gabungan praktik manajemen risiko dan prinsip pengendalian internal berdampak positif pada kinerja operasional. Data dikumpulkan dari manajer menggunakan sampel yang dipilih secara acak dari 94 orang, dan data kuesioner dianalisis melalui PLS-SEM. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa Manajemen Risiko Rantai Pasokan (SCRM) berfungsi sebagai perantara dalam hubungan antara efektivitas pengendalian internal dan efisiensi operasional. Hasil tersebut menunjukkan korelasi positif yang signifikan secara statistik antara penerapan pengendalian internal dalam SCRM dan peningkatan kinerja operasional perusahaan manufaktur di sektor makanan dan minuman di Indonesia.
====================================================================================================================================
This research utilizes the Internal Control Framework devised by COSO to explore the role of oversight structures in managing supply chain risks within Indonesian manufacturing firms, specifically the food and beverages industry. The research aims to assess the relationship between this implementation and supply chain risk management effectiveness as well as determine if the combined application of risk management practices and internal control principles positively impacts operational performance. Data was gathered from managers using a randomly selected sample of 94 individuals, and the questionnaire data was analyzed through PLS-SEM. The findings of this research reveal that Supply Chain Risk Management (SCRM) serves as an intermediary in the linkage between internal control effectiveness and operational efficiency. Those results indicate a statistically significant positive correlation between the application of internal control in SCRM and improved operational performance of manufacturing companies in the food and beverages sector in Indonesi
Pengaruh Perceived Quality Terhadap Customer Satisfaction Dan Customer Loyalty Di Afterwork Caffeine Gwalk
Salah satu pemain industri coffee shop yang terkenal yaitu Afterwork Caffein merupakan sebuah coffee shop atau kafe yang terletak di Gwalk, Citraland, Surabaya Barat. Kafe ini didirikan pada tahun 2020 menawarkan suasana yang nyaman dan modern serta berbagai pilihan makanan dan minuman. Akan tetapi kafe ini menghadapi tantangan dalam menjaga stabilitas penjualan bulanan yang cenderung naik turun. Dilihat dari jumlah pendapatan Afterwork yang sempat beberapa kali mengalami penurunan pendapatannya dan mendapatkan komentar-komentar negatif dari pelanggannya. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh perceived product quality, perceived service quality, dan perceived experience quality terhadap customer satisfaction dan customer loyalty di Afterwork Coffee Gwalk menggunakan Metode SEM (Structural Equation Model). Didapatkan hasil bahwa variabel yang berpengaruh secara signifikan terhadap Customer Satisfaction (CS) adalah Perceived Experience Quality (PEQ). Sedangkan variabel yang berpengaruh secara signifikan terhadap Customer Loyalty (CL) adalah Perceived Product Quality (PPQ) dan Customer Satisfaction (CS).
======================================================================================================================================
One of the well-known players in the coffee shop industry is Afterwork Caffein, a coffee shop located in Gwalk, Citraland, West Surabaya. Established in 2020, this café offers a comfortable and modern atmosphere along with a wide selection of food and beverages. However, the café faces challenges in maintaining stable monthly sales, which tend to fluctuate. Based on Afterwork's revenue reports, the café has experienced several declines in revenue and received negative feedback from customers. Therefore, this study aims to examine the influence of perceived product quality, perceived service quality, and perceived experience quality on customer satisfaction and customer loyalty at Afterwork Coffee Gwalk using the Structural Equation Model (SEM) method. The results reveal that the variable significantly affecting Customer Satisfaction (CS) is Perceived Experience Quality (PEQ), while the variables significantly affecting Customer Loyalty (CL) are Perceived Product Quality (PPQ) and Customer Satisfaction (CS)
Pengembangan Model Minat Penggunaan Platform E-commerce Shopee berdasarkan Gender menggunakan TRITAM (Trust, Risk, Technology Acceptance Model)
Perkembangan teknologi informasi dan internet telah mengubah lanskap bisnis di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana faktor-faktor TRITAM (Perceived Trust, Perceived Risk, Perceived Ease of Use, dan Perceived Usefulness) mempengaruhi minat penggunaan Shopee berdasarkan Gender. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan dari 270 responden pengguna Shopee di Indonesia dan dianalisis menggunakan SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived Trust adalah faktor yang paling signifikan mempengaruhi minat penggunaan Shopee pada kedua Gender. Perceived Risk lebih signifikan pada pengguna Perempuan, sementara Gender. Perceived Trust dan Perceived Risk adalah faktor penting dalam minat penggunaan Shopee, terutama bagi pengguna Perempuan. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pengembangan strategi pemasaran dan kebijakan keamanan di Platform E-commerce.
==================================================================================================================================
The development of information Technology and the internet has transformed the business landscape in Indonesia. This study aims to understand how TRITAM factors (Perceived Trust, Perceived Risk, Perceived Ease of Use, and Perceived Usefulness) influence the intention to use Shopee based on Gender. This research employs a quantitative approach with a survey method. Data were collected from 270 Shopee users in Indonesia and analyzed using SEM techniques. The results show that Perceived Trust is the most significant factor influencing the intention to use Shopee for both Genders. Perceived Risk is more significant for female users, while Perceived Ease of Use and Perceived Usefulness are not significant for either Gender. Trust and risk are important factors in the intention to use Shopee, especially for female users. These findings provide practical implications for the development of marketing strategies and security policies on E-commerce Platforms
Time Series Transformer Untuk Klasifikasi Kantuk Multi Kelas Berdasarkan Fitur Pola Kedipan
Penelitian Disertasi ini membahas tantangan dalam mengklasifikasikan tingkat kantuk secara akurat berdasarkan Skala Kantuk Karolinska (KSS) menggunakan data Eye Aspect Ratio (EAR), terutama ketika ketidakseim bangan kelas menyebabkan prediksi yang bias. Penelitian ini mengusulkan kerangka kerja pembelajaran mendalam yang mengintegrasikan Multi-Layer Perceptron (MLP) dengan Synthetic Minority Oversampling Technique (SMO TE) untuk menyeimbangkan data pelatihan. Fitur EAR, yang mewakili pola penutupan mata, diekstraksi dari bingkai video, dan SMOTE diterapkan untuk menghasilkan data sintetis untuk kelas kantuk yang kurang terwakili. Dengan melatih model MLP pada kumpulan data yang seimbang ini, sistem mencapai akurasi klasifikasi 97,6% dalam membedakan empat tingkat kantuk yang berbeda berdasarkan KSS, yang menunjukkan efektivitasnya dalam mengurangi bias prediksi dan mengelola ketidakseimbangan kelas—keduanya penting untuk sistem deteksi kantuk waktu nyata. Penelitian ini juga mengembangkan kerangka kerja berbasis deep learning yang mengintegrasikan ResNet50 dan Time Series Transformer (TST) un tuk meningkatkan performa klasifikasi kantuk. ResNet50 digunakan untuk mendeteksi kondisi mata dan menghasilkan pola kedipan biner, sementara TST dirancang untuk menangkap dependensi temporal dalam pola kedipan tersebut. Dengan mengekstraksi fitur statistik seperti rata-rata, varians, dan durasi kedipan, pendekatan ini menyederhanakan prapemrosesan data sekaligus meningkatkan ketahanan terhadap gangguan lingkungan. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa model yang diusulkan mampu mencapai akurasi 97%, dengan nilai precision, recall, dan skor F1 yang seban ding. Sistem ini dirancang untuk beroperasi secara real-time dengan efisiensi komputasi yang tinggi, menjadikannya solusi praktis untuk meningkatkan keselamatan berkendara melalui deteksi kantuk yang andal dan responsif. Pendekatan ini diharapkan dapat menjadi landasan untuk pengembangan lebih lanjut dalam bidang transportasi cerdas dan keselamatan berkendara.
=====================================================================================================================================
This research dissertation addresses the challenges in accurately classifying drowsiness levels based on the Karolinska Sleepiness Scale (KSS) using Eye Aspect Ratio (EAR) data, particularly when class imbalance leads to biased predictions. The study proposes a deep learning framework that integrates a Multi-Layer Perceptron (MLP) with the Synthetic Minority Oversampling Technique (SMOTE) to balance the training data. EAR features, which represent eye closure patterns, are extracted from video frames, and SMOTE is applied to generate synthetic data for underrepresented drowsiness classes. Training the MLP model on this balanced dataset achieves a classification accuracy of 97.6% in distinguishing four different drowsiness levels based on KSS, demonstrating its effectiveness in reducing prediction bias and addressing class imbalance—both of which are critical for real-time drowsiness detection systems. The research further develops a deep learning-based framework that com bines ResNet50 and the Time Series Transformer (TST) to enhance drowsiness classification performance. ResNet50 is utilized to detect eye conditions and generate binary blink patterns, while TST is designed to capture temporal dependencies in these patterns. By extracting statistical features such as mean, variance, and blink duration, the proposed approach simplifies data preprocessing while improving robustness against environmental disturbances. Experimental results demonstrate that the proposed models achieve an accuracy of 97%, with precision, recall, and F1 scores at comparable levels. The system is designed to operate in real-time with high computational efficiency, providing a practical solution for improving driving safety through reliable and responsive drowsiness detection. This approach is expected to serve as a foundation for further developments in intelligent transportation and road safety systems
Perancangan Project Management Information System (Pmis) Dengan Quality Function Deployment (Qfd) Pt Len Industri (Persero)
Kebutuhan penyelarasan tools project management untuk pelaksanaan proyek merupakan kebutuhan perusahaan, yang berguna untuk memantau kinerja, operasional dan pengendalian proyek. Project Management Information System (PMIS) merupakan tools yang akan dipergunakan untuk melakukan monitoring dan control terhadap kinerja proyek di PT Len Industri (Persero). Rumusan masalah pada penelitian ini adalah kebutuhan dan penilaian pengguna terkait dengan rancangan aplikasi Project Management Information System dari dashboard yang ada di PT Len Industri (Persero). Apa saja atribut yang dijadikan prioritas dalam rancangan aplikasi Project Management untuk mencapai user satisfaction. Bagaimana inovasi yang diperlukan pada rancangan aplikasi Project Management. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kebutuhan pengguna untuk kebutuhan aplikasi Project Management Information System (PMIS) dibandingkan dengan aplikasi lain yang sejenis, menganalisis atribut apa saja yang masih memerlukan perhatian yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan guna mencapai aplikasi yang optimal, merumuskan rekomendasi mengenai inovasi yang perlu dikembangkan pada aplikasi project management. Penelitian ini menawarkan pendekatan khusus menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD) level 1 untuk implementasi Project Management Information System (PMIS). Metode penelitian diawali dengan menentukan atribut berdasarkan parameter project management yang terdiri dari planning, organizing, actuating, dan controlling kemudian dilanjutkan dengan evaluasi kesenjangan pelayanan antara pelayanan yang dirasakan dan pelayanan yang diharapkan, penentuan skor Kansei. Hasil yang diperoleh merupakan atribut serta penilaian yang didapatkan dari narasumber yang dijadikan inovasi untuk rancangan aplikasi Project Management Information System (PMIS) yang handal untuk meningkatan akuntabilitas data bagi perusahaan
====================================================================================================================================
The need for alignment of project management tools for project implementation is a company need, which is useful for monitoring project performance, operations and control. Project Management Information System (PMIS) is a tool that will be used to monitor and control project performance at PT Len Industri (Persero). The formulation of the problem in this study is the needs and assessments of users related to the design of the Project Management Information System application from the dashboard at PT Len Industri (Persero). What are the attributes that are prioritized in the design of the Project Management application to achieve user satisfaction. How is the innovation needed in the design of the Project Management application. The purpose of this study is to identify user needs for the needs of the Project Management Information System (PMIS) application compared to other similar applications, analyze what attributes still require attention that need to be fixed and improved in order to achieve optimal applications, formulate recommendations regarding innovations that need to be developed in the project management application. This study offers a special approach using the Quality Function Deployment (QFD) level 1 method for the implementation of the Project Management Information System (PMIS). The research method begins by determining attributes based on project management parameters consisting of planning, organizing, actuating, and controlling then continued with an evaluation of the service gap between perceived service and expected service, determining the Kansei score. The results obtained are attributes and assessments obtained from sources that are used as innovations for the design of a reliable Project Management Information System (PMIS) application to improve data accountability for the company
Modifikasi Permukaan Anoda Aluminium Pada Baterai Aluminium-Udara Melalui Elektrodeposisi Zinc-Manganese
Baterai Aluminium-Udara (BAUD) merupakan salah satu teknologi baterai yang menjanjikan karena memiliki ketersediaan bahan baku yang melimpah, kapasitas teoritis yang tinggi, biaya rendah, dan aman. Namun, pengembangan baterai ini terhambat oleh terbatasnya efisiensi energi akibat tingkat self-corrosion anoda aluminium yang tinggi dalam larutan basa, baik pada kondisi open-circuit maupun saat discharging baterai. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja anoda aluminium dalam sistem penyimpanan energi BAUD dengan menggunakan paduan aluminium sebagai anoda dan mememodifikasi permukaannya melalui elektrodeposisi logam seng dan mangan (Zn-Mn). Pada penelitian ini digunakan paduan aluminium 6061, 5052, 3003, dan 7075 sebagai anoda untuk mengamati pengaruh paduan aluminium terhadap kinerja anoda pada baterai aluminium udara. Elektrodeposisi Zn-Mn dilakukan dengan arus 0,3 A/cm2. Basis elektrolit yang digunakan pada BAUD ini bersifat basa, yaitu KOH. Ditambahkan juga zat aditif pada elektrolit basa berupa ZnO dan CTAB sebagai inhibitor korosi untuk meningkatkan stabilitas system baterai. Setelah proses pelapisan, anoda akan dikarakterisasi menggunakan X-Ray Diffraction (XRD) dan Scanning Electron Microscopy (SEM) untuk menganalisa morfologi dan hasil elemen paduan yang tertdeposisi. Pengujian Cyclic Voltametry (CV) dan Linear Polarization (LP)) dilakukan untuk mengobservasi sifat elektrokimia setengah sel anoda. Pengujian sel baterai penuh dilakukan dengan uji charge-discharge.
==============================================================================================================================
The Aluminum-Air Battery (AAB) is a promising energy storage technology due to its abundant raw material availability, high theoretical capacity, low cost, and inherent safety. However, its development is hindered by limited energy efficiency caused by the high self-corrosion rate of the aluminum anode in alkaline electrolytes, both in open-circuit conditions and during discharge. This study aims to enhance the performance of aluminum anodes in AAB systems by utilizing aluminum alloys as anode materials and modifying their surface through zinc-manganese (Zn-Mn) electrodeposition. In this research, aluminum alloys 6061, 5052, 3003, and 7075 were employed as anodes to evaluate the effect of alloy composition on anode performance in an aluminum-air battery system. Zn-Mn electrodeposition was conducted using a current density of 0.3 A/cm². The alkaline electrolyte used in the AAB system consisted of KOH, with the addition of ZnO and CTAB as corrosion inhibitors to improve battery stability. Following the electrodeposition process, the anodes were characterized using X-Ray Diffraction (XRD) and Scanning Electron Microscopy (SEM) to analyze their surface morphology and the composition of the deposited alloy elements. Electrochemical performance was assessed through Cyclic Voltammetry (CV) and Linear Polarization (LP) to examine the half-cell electrochemical properties of the anode. Furthermore, full-cell battery performance was evaluated through charge-discharge testing
Identifikasi Solusi Sistem Persamaan Linier untuk Latin Square pada Maxmin-ω
Maxmin-ω adalah perluasan dari aljabar maxmin dengan melibatkan parameter ω (0 < ω ≤ 1). Untuk ω = 1, sistem ini berkorespondensi dengan operasi max, sedangkan ketika ω mendekati 0, sistem ini berkaitan dengan operasi min. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi solusi dari sistem persamaan linier dalam aljabar maxmin-ω yakni A⊗ω x = b, di mana A adalah matriks Latin square. Selain itu, penelitian ini menganalisis pengaruh nilai ω dan struktur permutasi matriks terhadap solusi dari sistem tersebut. Metode yang digunakan adalah metode analitis yang mengaplikasikan teori aljabar maxmin-ω untuk mengeksplorasi eksistensi solusi dan dampak variasi ω pada sistem persamaan linier berbasis Latin square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi solusi sangat dipengaruhi oleh elemen-elemen pada matriks A dan b namun nilai ω tidak mempengaruhi solusi secara signifikan kecuali pada kasus tertentu. Selanjutnya, permutasi kolom A tidak mengubah eksistensi
solusi, sementara permutasi baris dan elemen dapat mengubah struktur sistem, sehingga tidak dijamin adanya solusi.
==============================================================================================================================
Maxmin-ω is an extension of maxmin algebra that incorporates the parameter ω (0 < ω ≤ 1). For ω = 1, this system corresponds to the max operation, whereas as ω approaches 0, it relates to the min operation. This study aims to identify solutions to the linear equation system in maxmin-ω algebra, given by A ⊗ω x = b, where A is a Latin square matrix. Additionally, this research analyzes the impact of the ω parameter and matrix permutation structure on the solutions of the system. The methodology employed is an analytical approach that applies the theory of maxmin-ω algebra to explore the existence of solutions and the effects of ω variations in Latin square-based linear equation systems. The findings indicate that the existence of solutions is highly influenced by the elements of matrices A and b, whereas the ω value does not significantly affect the solution, except in specific cases. Furthermore, column permutations of A do not alter the existence of solutions, whereas row and element permutations can modify the system structure, thereby not guaranteeing the existence of a solution