Sepuluh Nopember Institute of Technology

ITS Repository
Not a member yet
    49971 research outputs found

    Arahan Penataan Kawasan Berbasis Elemen Perancangan Pada Koridor Komersial Jalan Ahmad Yani Kabupaten Jombang

    No full text
    Koridor Jalan Ahmad Yani Kabupaten Jombang merupakan kawasan komersial yang mengalami perkembangan pesat namun belum ditata secara optimal. Koridor komersial harus memperhatikan keselamatan, kenyamanan sekaligus keindahan bagi semua kalangan termasuk kelompok rentan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan arahan penataan kawasan berdasarkan variabel yang telah diprioritaskan dengan cara menganalisis karakteristik kawasan berbasis elemen perancangan kota berdasarkan teori Hamid Shirvani dan Charmona mengenai koridor komersial dan mempertimbangkan preferensi dari masyarakat Kabupaten Jombang. Metode yang digunakan adalah mix-method atau pendekatan kualitatif-kuantitatif melalui studi literatur, observasi lapangan dan penyebaran kuesioner kepada masyarakat Kabupaten Jombang. Untuk menentukan elemen yang diprioritaskan, digunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process) berdasarkan penilaian para ahli. Dari sebelas elemen perancangan kota berdasarkan tiga kriteria penataan, Keselamatan menjadi kriteria utama dan variabel Aksesibilitas merupakan variabel yang diprioritaskan dalam arahan penataannya. Pada penelitian ini, preferensi masyarakat digunakan sebagai landasan dalam menyusun arahan dengan mempertimbangkan persepsi dan harapan masyarakat. Hasil penelitian ini berupa arahan penataan untuk koridor komersial Jalan Ahmad Yani berdasarkan kriteria Keselamatan yang telah diurutkan berdasarkan variabel prioritas menurut ahli yang dirumuskan dari analisis karakteristik kawasan, preferensi masyarakat, diperkuat dengan regulasi dan pedoman yang relevan serta contoh penerapan yang terbukti efektif pada suatu wilayah lain (best practice). Hasil yang didapat membuktikan bahwa kondisi eksisting pada lokasi penelitian memang perlu dilakukan penataan kawasan. Diharapkan penelitian ini bisa menjadi referensi bagi Pemerintah Kabupaten Jombang untuk menata sekaligus mengembangkan kawasan Koridor Jalan Ahmad Yani sesuai dengan preferensi masyarakat. ===================================================================================================================================== The Jalan Ahmad Yani corridor in Jombang Regency is a commercial area that has experienced rapid development but has not been optimally arranged. Commercial corridors must pay attention to safety, comfort and beauty for all groups, including vulnerable groups. This study aims to formulate the direction of regional planning based on the variables that have been prioritized by analyzing the characteristics of areas based on urban design elements based on the theory of Hamid Shirvani and Charmona regarding commercial corridors and considering the preferences of the people of Jombang Regency. The method used is a mix-method or qualitative-quantitative approach through literature studies, field observations, and the distribution of questionnaires to the people of Jombang Regency. To determine the prioritized elements, the AHP (Analytical Hierarchy Process) method is used based on the assessment of experts. Of the eleven elements of urban design based on three structuring criteria, Safety is the main criterion and the Accessibility variable is the variable that is prioritized in the direction of the arrangement. In this study, community preferences are used as a basis for formulating directions by taking into account people's perceptions and expectations. The results of this study are in the form of structuring directions for the commercial corridor of Jalan Ahmad Yani based on safety criteria that have been sorted based on priority variables according to experts formulated from the analysis of regional characteristics, community preferences, strengthened by relevant regulations and guidelines as well as examples of implementation that have proven effective in another area (best practice). The results obtained prove that the existing conditions at the research site do need to be arranged in the area. It is hoped that this research can be a reference for the Jombang Regency Government to organize and develop the Ahmad Yani Street Corridor area in accordance with community preferences

    Rancang Bangun Aplikasi Web "Node Clash": Permainan Edukatif Penyerangan dan Pertahanan Keamanan Siber

    No full text
    Insiden serangan siber pada organisasi dan individu semakin meningkat, dengan kerugian finansial dan risiko kebocoran data yang signifikan, seperti kasus UnitedHealthcare Group yang mengalami kerugian hampir 2miliarakibatseranganransomware.DiIndonesia,BadanSiberdanSandiNegara(BSSN)mencatat1.417aduansiberpada2023,menunjukkanurgensipenguataninfrastrukturkeamanansiber.Namun,edukasikeamanansiberbagimasyarakatawammasihterbatas,karenametodesepertiCaptureTheFlag(CTF)dinilaiterlalukompleks.Untukmengatasihalini,penelitianinimengembangkanpermainanedukatifberbasissimulasipenyerangandanpertahanansibergunameningkatkanpemahamandankesadarankeamanansiber.Pengujianpermainandilakukanmelaluitigaaspek,yaituefektivitaspembelajaran,kegunaan,dandampak.Hasilmenunjukkanbahwapermainandapatmeningkatkannilaidaripretestkeposttestpesertapadaperanattacker(+11,9======================================================================================================================================Cyberattackincidentstargetingorganizationsandindividualsareontherise,causingsignificantfinanciallossesanddatabreachrisks,suchastheUnitedHealthcareGroupcase,whichsufferednearly2 miliar akibat serangan ransomware. Di Indonesia, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat 1.417 aduan siber pada 2023, menunjukkan urgensi penguatan infrastruktur keamanan siber. Namun, edukasi keamanan siber bagi masyarakat awam masih terbatas, karena metode seperti Capture The Flag (CTF) dinilai terlalu kompleks. Untuk mengatasi hal ini, penelitian ini mengembangkan permainan edukatif berbasis simulasi penyerangan dan pertahanan siber guna meningkatkan pemahaman dan kesadaran keamanan siber. Pengujian permainan dilakukan melalui tiga aspek, yaitu efektivitas pembelajaran, kegunaan, dan dampak. Hasil menunjukkan bahwa permainan dapat meningkatkan nilai dari pre-test ke post-test peserta pada peran attacker (+11,9%) dibanding metode konvensional menggunakan modul (+4,4%). Namun, peran defender mengalami penurunan nilai pada permainan edukatif (-0,6%) yang lebih rendah dibanding metode konvensional (+23%). Evaluasi kegunaan menggunakan System Usability Scale (SUS) menghasilkan skor rata-rata 55,31 (kategori marginal atau batas), mengindikasikan perlunya penyempurnaan antarmuka dan mekanik permainan. Namun, permainan berhasil mendapatkan persepsi positif dari peserta dengan skor rata-rata 4,19 (dari 5), menunjukkan potensinya sebagai media edukasi interaktif. Kesimpulan penelitian ini adalah permainan edukatif dapat menjadi alat pembelajaran keamanan siber yang menarik bagi pengguna awam, meskipun perlu penyederhanaan mekanisme, terutama untuk peran defender, serta peningkatan kegunaan antarmuka. Implementasi elemen pendukung seperti panduan yang lebih jelas dapat meningkatkan efektivitas dan keterlibatan pengguna secara merata. ====================================================================================================================================== Cyberattack incidents targeting organizations and individuals are on the rise, causing significant financial losses and data breach risks, such as the UnitedHealthcare Group case, which suffered nearly 2 billion in losses due to a ransomware attack. In Indonesia, the National Cyber and Crypto Agency (BSSN) recorded 1,417 cyber complaints in 2023, highlighting the urgency of strengthening cybersecurity infrastructure. However, cybersecurity education for the public remains limited, as methods like Capture the Flag (CTF) are often considered too complex. To address this, this study developed an educational game based on cyber-attack and defense simulations aimed at improving cybersecurity understanding and awareness. The game was evaluated through three aspects: learning effectiveness, usability, and impact. Results showed that the game could improve the scores from pre-test to post-test of participants in the attacker role (+11.9%) compared to conventional module-based methods (+4.4%). However, the defender role saw a decrease in scores in the game (-0.6%) versus an increase with conventional methods (+23%). Usability evaluation using the System Usability Scale (SUS) yielded an average score of 55.31 (marginal category), indicating the need for improvements in interface and game mechanics. Nonetheless, the game managed to gain positive perception from participants, with an average score of 4.19 out of 5, demonstrating its potential as an interactive educational tool. The study concludes that educational games can serve as engaging learning tools for cybersecurity among general users, though simplification of game mechanics, particularly for the defender role, and interface usability improvements are necessary. Implementing supporting elements such as clearer guides could enhance effectiveness and user engagement more evenly

    Peningkatan Daya Serap Spons dengan Karbon Dots Terdoping Nitrogen (N-CDs) sebagai mMaterial Penyerap Minyak

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat dan karakterisasi dari N-CDs yang di sintesis menggunakan metode bottom-up dengan teknik iradiasi gelombang mikro, mengonjugasikan N-CDs dan spons sebagai bahan penyerap minyak, dan membandingkan daya serap minyak spons dengan N-CDs dan tanpa N-CDs. Sintesis N-CDs dilakukan dengan metode bottom-up menggunakan teknik iradiasi gelombang mikro, dengan prekursor citric acid dan carbonyl diamide. Penambahan doping nitrogen pada CDs dapat meningkatkan sifat optiknya. N-CDs yang dihasilkan dikarakterisasi menggunakan Transmission Electron Microscope (TEM) dan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) mengetahui strukturnya, Ultraviolet-Visible Spectroscopy (UV-Vis) dan fotoluminesensi untuk mengetahui sifat optiknya. Untuk meningkatkan efisiensi penyerapan minyak, diperlukan modifikasi permukaan spons poliuretan (PU) melalui pelapisan spons dengan N-CDs. Dalam penelitian ini diuji 4 spons, yaitu spons A berupa variasi dengan dan tanpa N-CDs pada variasi suhu 200℃ dan spons B berupa variasi dengan dan tanpa N-CDs pada variasi suhu 250℃. Pada spons A memiliki daya serap minyak yang lebih tinggi dibandingkan dengan spons B, hal ini berkaitan dengan besar pori pada spons berbahan dasar PU yang dikonjugasikan dengan N-CDs dengan variasi suhu yang tidak terlalu tinggi, sehingga pengaplikasian penyerapan pada spons meningkat tanpa ada hilangnya gugus fungsi yang ada pada N-CDs untuk menunjang peningkatan kinerja spons sebagai penyerap minyak. Selain itu, kapasitas penyerapan minyak juga meningkat secara signifikan, yakni dari 6,53 gr/gr menjadi 9,75 gr/gr untuk spons A, dan dari 6,87 gr/gr menjadi 7,58 gr/gr untuk spons B. konjugasi N-CDs ke dalam spons PU mampu meningkatkan kapasitas penyerapan minyak hingga 50%. ====================================================================================================================================== This study aims to determine the properties and characterization of N-CDs synthesized using the bottom-up method with microwave irradiation technique, conjugating N-CDs and sponges as oil absorbent materials, and comparing the oil absorption capacity of sponges with and without N-CDs. The synthesis of N-CDs was carried out using the bottom-up method with microwave irradiation, employing citric acid and carbonyl diamide as precursors. The addition of nitrogen doping to CDs can enhance their optical properties. The resulting N-CDs were characterized using Transmission Electron Microscopy (TEM) and Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) to determine their structure, Ultraviolet-Visible Spectroscopy (UV-Vis) and photoluminescence to determine their optical properties. To improve oil absorption efficiency, surface modification of polyurethane (PU) sponges is required through coating the sponges with N-CDs. In this study, four sponges were tested: Sponge A, which varied with and without N-CDs at a temperature of 200°C, and Sponge B, which varied with and without N-CDs at a temperature of 250°C. Sponges A exhibited higher oil absorption capacity compared to sponges B, which is attributed to the larger pore size of the PU-based sponge conjugated with N-CDs at relatively low temperatures, thereby enhancing absorption efficiency without compromising the functional groups of N-CDs, thereby supporting improved performance of the sponge as an oil absorber. Also, oil absorption capacity increased significantly, from 6.53 g/g to 9.75 g/g for Sponge A, and from 6.87 g/g to 7.58 g/g for Sponge B. Conjugating N-CDs into PU sponges can increase oil absorption capacity by up to 50%

    Analisis Strategi dan Dampak Program CSR PLN “Light Up the Dream” di Kecamatan Taman, Sidoarjo

    No full text
    Akses terhadap listrik merupakan kebutuhan dasar yang berpengaruh langsung terhadap kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Di tengah upaya pemerataan pembangunan, masih terdapat kelompok masyarakat yang belum mampu menikmati fasilitas listrik secara layak. Menjawab persoalan tersebut, PT PLN UP3 Surabaya Barat menjalankan program Light Up the Dream (LUTD) sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi serta dampak sosial dan ekonomi dari program LUTD yang menyasar masyarakat kurang mampu di Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus dan teknik pengumpulan data malalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik purposive sampling digunakan untuk mengidentifikasi informan dan pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi program berlangsung secara kolaboratif antara PLN dan mitra sosial, namun partisipasi aktif masyarakat penerima manfaat dalam tahap perencanaan dan evaluasi masih terbatas. Dari sisi dampak, program ini terbukti berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup, efisiensi pengeluaran rumah tangga, dan munculnya peluang usaha kecil. Namun, belum seluruh penerima manfaat mengalami peningkatan kapabilitas atau pendapatan, disebabkan oleh faktor internal seperti keterbatasan ruang, usia, dan akses modal. Dengan demikian, program LUTD dinilai berhasil sebagai inisiatif CSR berbasis sukarela, tetapi masih menyimpan potensi besar untuk ditingkatkan melalui pendekatan pemberdayaan yang lebih partisipatif dan berkelanjutan. ====================================================================================================================================== Access to electricity is a basic necessity that directly affects the quality of life and wellbeing of communities. Despite efforts to promote equitable development, there are still groups of people who are unable to enjoy adequate electricity facilities. To address this issue, PT PLN UP3 Surabaya Barat is implementing the Light Up the Dream (LUTD) program as part of its corporate social responsibility (CSR). This study aims to analyze the implementation and social and economic impacts of the LUTD program targeting underprivileged communities in Taman Subdistrict, Sidoarjo Regency. The study employs a qualitative method with a case study approach and data collection techniques including in-depth interviews, observations, and documentation. Purposive sampling was used to identify informants, and data collection utilized both primary and secondary data. The results of the study indicate that the program is implemented collaboratively between PLN and social partners; however, the active participation of beneficiary communities in the planning and evaluation stages remains limited. In terms of impact, the program has proven to contribute to improved quality of life, household expenditure efficiency, and the emergence of small business opportunities. However, not all beneficiaries have experienced increased capabilities or income, due to internal factors such as limited space, age, and access to capital. Thus, the LUTD program is considered successful as a voluntary -based CSR initiative, but it still holds significant potential for improvement through a more participatory and sustainable empowerment approach

    Analisis Pondasi Dalam Dan Perbandingan Alternatif Pondasi Bored Pile Dan Spun Pile Dengan Pondasi Eksisting Pada Gedung Rs Mitra Keluarga Sidoarjo

    No full text
    Pembangunan Rumah Sakit Mitra Keluarga Sidoarjo merupakan tempat pelayanan kesehatan komprehensif dan edukasi bagi masyarakat sekitar. Lokasi gedung ini terletak pada lapisan tanah lembek yang terbentuk dari endapan sungai sehingga memiliki daya dukung rendah dan penurunan yang besar. Oleh sebab itu rumah sakit tersebut menggunakan spun pile sebagai pondasi dalam menahan struktur bangunan diatasnya baik pondasi tiang tunggal dan kelompok. Pembangunan rumah sakit ini memiliki masalah dimana perlu mengetahui besar settlement pada tanah yang dibutuhkan, serta alternatif yang dapat meningkatkan daya dukung dan settlement. Dalam rangka mengetahui efektifitas dari pemakaian pondasi tiang eksisting tersebut, maka dalam penelitian ini akan dilakukan analisis terhadap pondasi eksisting untuk kemudian dibandingkan dengan alternatif dimensi dan kedalaman dari spun pile serta bored pile dalam menahan struktur bangunan gedung diatasnya. Analisis dilakukan terhadap daya dukung dan penurunan pondasi eksisting dan pondasi alternatif; selanjutnya dihitung kebutuhan material untuk ditemukan keefektifan pondasi dalam meningkatkan daya dukung dan penurunan tanah gedung tersebut. Berdasarkan hasil analisis penelitian ini didapatkan bahwa pondasi dengan harga paling efisien dengan daya dukung yang baik ialah pondasi bored pile, diharapkan bahwa hasil ini dapat memberikan rekomendasi perencanaan pondasi dalam yang paling efektif dan efisien dalam perencanaan pondasi gedung dari segi teknis, ekonomi, serta meningkatkan daya dukung dan penurunan dari tanah gedung. Dengan demikian diharapkan akan dihasilkan gedung rumah sakit yang sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna rumah sakit. ===================================================================================================================================== The construction of Mitra Keluarga Hospital in Sidoarjo serves as a comprehensive healthcare and educational facility for the surrounding community. The building is located on soft soil layers formed by river deposits, which are characterized by low bearing capacity and significant settlement. Therefore, the hospital utilizes spun piles as deep foundations to support the structure above, using both single and group pile systems. One of the main challenges in this construction is determining the magnitude of settlement that may occur in the soil, as well as identifying alternative solutions to improve bearing capacity and minimize settlement. To evaluate the effectiveness of the existing pile foundation, this study conducts an analysis of the current spun pile system and compares it with alternative dimensions and depths of both spun piles and bored piles in supporting the hospital building structure. The analysis includes evaluating the bearing capacity and settlement of both the existing and alternative foundation systems. In addition, material requirements are calculated to assess the overall effectiveness of each foundation type in improving soil bearing capacity and reducing settlement. Based on the results of this study, it was found that bored pile foundations provide the most cost-efficient solution with adequate bearing capacity. The findings are expected to serve as a recommendation for the most effective and efficient deep foundation design in terms of technical performance, economic feasibility, and geotechnical improvement. Ultimately, the goal is to ensure a hospital building that offers safety and comfort for its users

    Rancang Bangung Modul Olah Data Pasien pada Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Berbasis Web

    No full text
    Sistem Informasi Manajemen Kesehatan (SIMKES) Khanza berbasis desktop telah digunakan secara luas untuk mendukung pengelolaan data pasien, termasuk rekam medis, pencatatan kelahiran bayi, dan data pasien meninggal. Namun, sistem ini memiliki sejumlah keterbatasan, seperti fleksibilitas akses yang rendah, minimnya otomatisasi, serta kurangnya integrasi antar modul. Permasalahan ini berdampak pada efisiensi operasional dan kualitas layanan kesehatan secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) berbasis web yang didasarkan pada SIMKES Khanza, dengan fokus pada empat fitur utama: Data Pasien, Kelahiran Bayi, Pasien Meninggal, dan Rekam Medis. Selain itu, sistem ini juga dilengkapi dengan fitur pengelompokan pasien berdasarkan instansi tertentu untuk mendukung pencatatan administratif yang lebih fleksibel. Sistem ini dikembangkan menggunakan framework CodeIgniter untuk mendukung proses pembangunan aplikasi yang ringan dan efisien, Tailwind CSS untuk antarmuka pengguna yang responsif, serta PostgreSQL sebagai basis data utama yang andal. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa sistem ini mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan data, mempercepat proses administrasi, serta mendukung pengambilan keputusan melalui integrasi informasi lintas fitur. Dengan demikian, sistem ini dapat menjadi solusi efektif dalam mendukung digitalisasi layanan rumah sakit, khususnya pada pengolahan data pasien secara modern dan terintegrasi. ==================================================================================================================================== The desktop-based SIMKES Khanza (Hospital Health Information System) has been widely used to support patient data management, including medical records, birth documentation, and deceased patient records. However, the system presents several limitations, such as low access flexibility, minimal automation, and poor integration between modules. These issues impact operational efficiency and the overall quality of healthcare services. This study aims to develop a web-based Hospital Management Information System (SIMRS) based on SIMKES Khanza, focusing on four core features: Patient Data, Birth Records, Deceased Patient Management, and Medical Records. In addition, the system includes a patient grouping feature based on institutional affiliation to enhance administrative flexibility. The system is developed using the CodeIgniter framework for lightweight and efficient application development, Tailwind CSS for a responsive user interface, and PostgreSQL as a reliable primary database. The development results indicate that the system improves data management efficiency, accelerates administrative processes, and supports decision-making through cross-feature information integration. Therefore, the system offers an effective solution to support the digital transformation of hospital services, particularly in modern and integrated patient data processin

    Desain Automasi Proses Desalinasi Menggunakan Programmable Logic Controller (PLC) di Perusahaan X

    No full text
    Otomasi menjadi kebutuhan utama dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi proses industri, termasuk pengolahan air bersih melalui desalinasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem otomasi desalinasi menggunakan Programmable Logic Controller (PLC) Allen Bradley, yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas dan efektivitas pengolahan air laut menjadi air tawar. Metode penelitian mencakup observasi langsung terhadap sistem otomasi di Perusahaan X, pemilihan komponen utama seperti PLC Allen Bradley MicroLogic dan Software VMware, serta perancangan diagram ladder sebagai model kontrol proses. Hasil perhitungan performa sistem menunjukkan bahwa nilai yield desain sebesar 10,14%, sedangkan hasil aktual berkisar antara 7,84% hingga 8,11%, dengan deviasi kurang dari 5%, yang masih diterima dalam standar operasi industri. Hal ini menunjukkan bahwa sistem otomasi dapat bekerja secara stabil dan mendekati performa optimal. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam optimalisasi proses desalinasi melalui otomasi, menghasilkan sistem yang efisien, handal, dan mendukung keberlanjutan operasional industri. ================================================================================================================================= Automation is a primary need to improve the efficiency and accuracy of industrial processes, including clean water treatment through desalination. This study aims to design and implement a desalination automation system using Allen Bradley Programmable Logic Controller (PLC), which is designed to increase the productivity and effectiveness of seawater processing into fresh water. The research method includes direct observation of the automation system at Company X, selection of key components such as Allen Bradley MicroLogic PLC and VMware Software, and design of a ladder diagram as a process control model. The results of the system performance calculation show that the design yield value is 10.14%, while the actual yield ranges from 7.84% to 8.11%, with a deviation of less than 5%, which is still accepted in industrial operating standards. This indicates that the automation system can work stably and is close to optimal performance. This research makes a significant contribution to optimizing the desalination process through automation, resulting in an efficient, reliable system that supports the sustainability of industrial operations

    Simulation Of Speed Control Sensorless On BLDC Motor Using Field Oriented Control Method

    No full text
    Brushless DC (BLDC) motors offer a significant advantage in reliability over traditional DC motors due to the absence of mechanical brushes. The operation of BLDC motors relies on electronic switching, typically implemented using a six-pulse inverter. One effective control strategy is Field Oriented Control (FOC), which regulates the motor by independently controlling the d-axis (Id) and q-axis (Iq) currents. This method allows precise torque control similar to that of conventional DC motors. Additionally, by independently managing Id and Iq, This study explores the application of the FOC method to a 120 kW BLDC motor. Simulation results indicate that higher torque inputs lead to faster motor response in reaching nominal rotational speed, while lower speed reference values result in a longer transient period. The BLDC motor’s speed is effectively managed through a closed-loop speed control system. However, the presence of high torque ripple is noted, which is attributed to challenges in tuning the PI controllers, the high load condition of 100 Nm, and the influence of the trapezoidal nature of the motor's back-EMF

    Rancang Bangun Sistem Monitoring dan Active Cooling PV Berbasis IoT pada Sistem Hybrid PV-Wind sebagai Sumber Energi Autofeeder Tambak Ikan

    No full text
    Pemanfaatan energi terbarukan menjadi strategi penting dalam mendukung sistem otomatisasi di sektor perikanan budidaya. Penelitian ini merancang dan membangun sistem monitoring serta pendinginan aktif photovoltaic (PV) berbasis Internet of Things (IoT) pada sistem hybrid PV-Wind sebagai sumber energi untuk Autofeeder tambak ikan. Sistem ini mengintegrasikan, sensor arus dan tegangan hybrid PV-Wind, sensor pH, turbidity, temperatur dan dissolved oxygen untuk monitoring serta sensor suhu (DS18B20 dan DHT22) dengan pompa air sebagai aktuator pendinginan PV, yang dikendalikan oleh mikrokontroler ESP32. Data dikirim ke platform Blynk dan ThingSpeak, dengan skema interval tergantung konektivitas internet. Sistem dirancang tetap dapat beroperasi secara mandiri (standalone) dalam kondisi tanpa jaringan dan mendukung kontrol manual (override) dari pengguna saat online. Integrasi untuk setiap sistem kecil dilakukan via ESP-Now dan protokol komunikasi UART. Hasil kalibrasi menunjukkan nilai ketidakpastian sensor DS18B20 sebesar ±1,56 °C, DHT22 untuk suhu sebesar ±1,49 °C, dan kelembapan sebesar ±1,51 %RH (dengan tingkat kepercayaan 95%). Performa jaringan menunjukkan delay dan packet loss pada seluruh sistem berada di bawah ambang batas standar ITU-T G.114, dengan nilai packet loss <3%. Sistem pendinginan aktif mampu menurunkan suhu rata-rata panel dari 38,0 °C menjadi 33,9 °C dan meningkatkan efisiensi relatif PV dengan pendingin menjadi 10,59% (sepanjang hari) dan 20,35% (Pukul 10:00 – 12:00) lebih besar dibanding tanpa pendingin. Sistem juga berhasil mempertahankan fungsinya dalam operasi melalui fitur safety dan remote, yang dapat mengatasi gangguan sensor. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem mampu meningkatkan efisiensi energi dan menjadi solusi prototipe yang aplikatif untuk otomasi tambak ikan berbasis energi terbarukan dan IoT

    Implementasi Metode HAZOP Dan FTA Dalam Analisis Resiko Kecelakaan Kerja Pada Proses Loadout CO Boiler Menggunakan SPMT

    No full text
    Proses Loadout CO Boiler menggunakan Self-Propelled Modular Transporter (SPMT) memiliki potensi risiko kecelakaan kerja yang dapat mempengaruhi keselamatan pekerja serta kelancaran operasi.Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi risiko kecelakaan kerja yang mungkin terjadi selama proses Loadout CO Boiler di PT. XYZ dengan menggunakan metode Hazard and Operability Study (HAZOP) dan Fault Tree Analysis (FTA). Metode HAZOP digunakan untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan penyimpangan operasional pada setiap tahapan proses Loadout dengan mempertimbangkan aspek teknis dan prosedural. Sementara itu, metode FTA diterapkan untuk menentukan akar penyebab dari setiap kejadian kegagalan yang telah teridentifikasi dalam analisis HAZOP. Dengan mengombinasikan kedua metode ini, penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan pemetaan risiko yang lebih komprehensif serta memberikan rekomendasi dalam meningkatkan standar keselamatan kerja. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan pemahaman terhadap risiko kecelakaan kerja dalam proses Loadout CO Boiler serta memberikan dasar bagi pengembangan strategi mitigasi yang efektif guna meningkatkan keselamatan kerja di PT. XYZ. ======================================================================================================================================== The Loadout process of the CO Boiler using a Self-Propelled Modular Transporter (SPMT) carries potential work accident risks that may affect worker safety and operational efficiency. Therefore, this study aims to identify and analyze potential work accident risks that may occur during the CO Boiler Loadout process at PT. XYZ using the Hazard and Operability Study (HAZOP) and Fault Tree Analysis (FTA) methods.mThe HAZOP method is used to identify potential hazards and operational deviations at each stage of the Loadout process,considering technical and procedural aspects. Meanwhile, the FTA method is applied to determine the root causes of each failure event identified in the HAZOP analysis. By combining these two methods, this study is expected to produce a more comprehensive risk mapping and provide recommendations for improving workplace safety standards.This research is expected to contribute to a better understanding of work accident risks in the CO Boiler Loadout process and serve as a basis for developing effective mitigation strategies to enhance workplace safety at PT. XYZ

    25,191

    full texts

    49,971

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    ITS Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇