Saraswati
Not a member yet
696 research outputs found
Sort by
Perancangan Motion Komik Alih Wahana Rubrik Jagading Lelembut Pada Majalah Mingguan Bahasa Jawa Djaka Lodang
Majalah Djaka Lodang adalah sebuah majalah berbahasa jawa yang berdiri sejak 1 juni 1971 dan merupakan satu - satunya majalah berbahasa Jawa yang mampu bertahan hingga saat ini dalam menjaga kelestarian ideologi dan budaya Jawa. Majalah Djaka Lodang memuat cerita rakyat, cerita wayang, cerita jawa, sastra jawa dan lain-lain. Selain cerita-cerita tersebut ada juga liputan seputar daerah Yogyakarta, profil pendidikan / pawiyatan, perhitungan hari, perhitungan neptu, primbon dan lain-lain.Dewasa ini, walaupun Djaka Lodang memiliki pelanggan yang tetap namun majalah tersebut mempunyai kendala dalam sisi regenerasi pembacanya dan hanya diminati oleh rentang umur 35 tahun keatas dengan tingkat ekonomi menengah kebawah. Oleh sebab itu pihak redaksi Djaka Lodang memerlukan adanya sebuah sebuah media publikasi yang menarik dan inovatif untuk mengenalkan majalah Djaka Lodang kepada target audiens yaitu dengan perancangan motion comic yang mengangkat salah satu rubrik yang paling banyak dibaca oleh kaum muda yaitu Rubrik Jagading Lelembut. Perancangan ini menggunakan metode pengumpulan data berupa wawancara dan sudi literatur melalui naskah rubrik mingguan djaka lodang dengan metode analisis SWOT yang diharapkan mampu memberikan perancangan motion comic sebagai media baru yang efektif, komunikatif, dan mempunyai cara pendekatan baru kepada target audience. Kata kunci : motion comic, DKV, majala
Visualisasi Parodi Karya Masterpiece Dengan Teknik Kolase
Visualisasi Parodi Karya Masterpiece dengan Teknik Kolase merupakan konsep penciptaan karya seni fotografi sebagai ekspresi pribadi dalam menanggapi keadaan yang terjadi disekitar kehidupan kita dilingkungan masyarakat. Parodi merupakan suatu imitasi dan pengulangan yang dilengkapi dengan ruang kritik yang mengungkapkan perbedaan ketimbang persamaan. Dalam penciptaan ini karya masterpiece dari seniman-seniman besar di dijadikan objek untuk diparodikan dengan teknik kolase. Teknik kolase ini dipilih untuk proses penciptaan tugas akhir ini karena pada proses kolase ini menimbulkan rasa keintiman antara pencipta dan karya yang diciptakan. Karya-karya yang diciptakan pada penciptaan tugas akhir ini bertujuan untuk merespons gejala-gejala sosial yang terjadi dilingkungan sekitar kita dengan menggunakan parody dari karya masterpiece dari seniman terkenal di dunia dan menggunakan teknik kolase. Kata kunci : Parodi, masterpiece, teknik kolas
Perancangan Buku Ilustrasi Kapal Layar Tradisional Indonesia
Indonesia merupakan negara kepulauan yang terletak di antara 2 benua dan 2 samudera serta tepat berada di garis khatulistiwa. Letak Indonesia tersebut membuatnya menjadi negara dengan budaya agraris dan juga disebut dengan budaya maritim. Pengalaman Bangsa Indonesia terhadap budaya maritim tersebut memberikan inspirasi bagi Ibu Sud untuk menciptakan sebuah lagu berjudul “Nenek Moyangku Seorang Pelaut” (1940) yang menggambarkan tentang kehebatan dan kebanggan terhadap seorang pelaut. Kapal layar merupakan salah satu bagian dari budaya maritim yang cukup penting. Kapal merupakan alat transportasi yang biasa digunakan di atas air. Sejarah di Indonesia cukup banyak menyebutkan tentang kapal-kapal. Mulai dari kapal-kapal warisan dari penjajah bangsa Eropa sampai kapal-kapal yang dibuat sendiri oleh orang Indonesia. Perancangan ini kemudian dibuat untuk mengenalkan kepada masyarakat luas kapal-kapal yang ada di Indonesia, dalam hal ini adalah membuat sebuah buku ilustrasi. Buku ilustrasi ini akan memberikan informasi tentang beberapa kapal layar yang ada di Indonesia, lengkap dengan ilustrasi kapal bergaya arsir dan berwarna yang dibuat dengan bantuan komputer. Kata kunci : Buku, Ilustrasi, Kapal Laya
Simbol Istana Kesultanan Alwatzikhoebillah Sambas Dalam Penciptaan Karya Kriya Seni Keramik Ekspresi
Saat ini beberapa pemahaman dan eksplorasi masyarakat tentang simbol istana Kesultanan Alwatzikhoebillah Sambas semakin menjauhi acuan aslinya serta penggunaannnya yang dirasa kurang tepat. Untuk itu penulis menciptakan bentuk dimensi dari gambar simbol istana berdasarkan analisis dan sejarahnya. Disamping itu untuk mempublikasikan kepada masyarakat luar tentang keberadaan istana Kesultanan Alwatzikhoebillah Sambas. Mengangkat sejarah istana beserta unsur budaya Melayu, tepatnya di Kabupaten Sambas, sebagai salah satu upaya dalam mengembangkan dan melestarikan seni dan budaya yang dikreasikan ke dalam karya kriya seni keramik ekspresi. Gambar simbol istana dideformasikan agar pesan yang ingin disampaikan kepada apresiator dapat tercapai melalui visualisasi bentuk tiga dimensi kriya keramik berbahan tanah liat (stoneware) mengikuti rancangan karya. Proses pembentukan menggunakan teknik hollow casting (cetak tuang), press mould (cetak tekan), pinch (pijit), coil (pilin) dan Slab (lempengan). Pendekorasian menggunakan teknik tempel (sprig decoration), ukir (Carving) dan terawang (Pierching). Keseluruhan teknik ini merupakan hand building agar mempermudah penuangan ekspresi serta dapat merasakan lebih dekat dengan karya yang dibuat. Simbol istana ini merupakan perpaduan bentuk dari burung Elang dan Naga. Hasil analisis penulis ini juga sependapat dengan sesepuh istana Kesultanan Alwatzikhoebillah Sambas sebagai narasumber dan beberapa rancangan karya juga telah dikonsultasikan. Upaya ini dilakukan agar karya nantinya dapat diterima oleh masyarakat Sambas karena sudah dibekali dengan rekomendasi izin penelitian dan diskusi bersama pihak yang berwenang, sehingga karya yang diciptakan ini tidak sekedar ekspresi dan imajinasi, melainkan juga sebagai pengetahuan tentang bentuk dimensi dari gambar simbol istananya. Inspirasi ini juga terdorong karena rasa ingin terus menggali kemampuan dan pematangan karakter dalam menggubah bentuk, melestarikan budaya Melayu Sambas dan berestetika dalam keramik seni. Kata kunci : Simbol Istana, Kesultanan Alwatzikhoebillah Sambas, Keramik Sen
Penyalahgunaan Trotoar Di Kota Yogyakarta Dengan Visualisasi Hantu Dalam Staged Photography
Berkembangnya teknologi digital dalam fotografi saat ini memudahkan bagi pelaku fotografi baik jurnalistik, komersial, maupun seni. Penciptaan karya Penyalahgunaan Trotoar di Kota Yogyakarta dengan Visualisasi Hantu dalam Staged Photography tidak berhenti seputar teknis, tetapi sebuah penciptaan karya fotografi ekspresi dengan konsep staged photography yaitu dapat mengkomunikasikan apa yang direncanakan oleh Kreator kepada penerimanya secara lebih baik, karena seniman tidak "mencari atau menunggu" sebuah momen, tetapi membuat sebuah kejadian atau peristiwa yang memang diharapkan sesuai seperti yang dipikirkan, sehingga capaian nilai artistik dan estetik bisa diwujudkan. Melalui fotografi sebagai perilaku dasar dalam melihat segala hal, menjadi alternatif dalam mewujudkan karya seni yang benar-benar memiliki kedekatan objek memang tidak diragukan lagi. Hal ini merupakan sebuah pengalaman empiris bagi fotografer dalam melihat setiap objek yang dijadikan karya fotografi ekspresi terkait dengan nilai estetisnya. Kemudian secara peran, fotografi pada dasarnya sebagai alat untuk menyampaikan sesuatu melalui sebuah gambar.Kata kunci : Staged Photography, Penyalahgunaan Trotoar, Fotografi Ekspres
Analisis Improvisasi Jazz Bass Elektrik Pada Lagu My Angelita Karya Barry Likumahuwa
Berbicara tentang musik jazz maka akan selalu berhubungan dengan improvisasi. Improvisasi adalah seni dalam memainkan atau mengembangkan sebuah lagu tanpa adanya notasi tertulis, dengan kata lain improvisasi sering disebut mengembangkan sebuah lagu tanpa ada persiapan sebelumnya. Improvisasi memiliki beberapa pendekatan diantaranya chordal approach, modal approach, bebop approach (lick) dan free jazz improvisation. Tidak hanya penyanyi atau pemain melodi yang berimprovisasi, pemain bass elektrik pun dapat berimprovisasi dalam sebuah band salah satunya Barry Likumahuwa. Barry Likumahuwa salah satu solois bass terbaik di Indonesia. Barry Likumahuwa melakukan improvisasi hampir disetiap lagunya diantaranya lagu My Angelita. Lagu My Angelita adalah karya dari Barry Likumahuwa sendiri. Improvisasi yang dilakukan Barry berisi beberapa pendekatan dan pengembangan ritmis yang menarik untuk diteliti. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan langkah-langkah seperti: pengumpulan data, pengolahan data dan pembuatan laporan. Hasil penelitian ini adalah analisis improvisasi Barry Likumahuwa pada lagu My angelita. Kata kunci : Analisis improvisasi, My Angelita, pendekatan improvisas
Perancangan Motion Graphic Biografi Grup Dan Musisi Pelopor Musik Rock Di Indonesia Edisi Majalah Rolling Stone Indonesia
Awal perkembangan musik rock di Indonesia dimulai saat peralihan pemerintahan orde lama menjadi orde baru. Keterbukaan kebudayaan yang semakin luas telah dimanfaatkan oleh musisi, produser rekaman dan para promotor pementasan sehingga grup rock bermunculan di Indonesia. Kemunculan grup rock di Indonesia saat itu tidak disertai dengan media yang memadai generasi muda sekarang yang tidak mengenal atau tahu siapa saja pelopor musik rock di Indonesia. Maka, diperlukan suatu mengenai grup dan mussisi pelopor musik rock Indonesia dengan menarik, yaitu motion graphic. Motion graphic ini berisi tentang biografi para Musisi dan grup rock yang berpengaruh dalam dunia musik rock di Indonesia pada tahun 1970-an, yaitu grup The Rollies, God Bless, AKA, Giant Step, serta musisi Achmad Albar dan Ucok Harahap. Motion Graphic ini menyajikan biografi singkat mereka dengan rangkaian ilustrasi video yang dapat di download secara gratis di website Rolling Stone Indonesia. Kata kunci : Motion graphic, biografi, musik rock Indonesi
Deformasi Manusia Sirkus Sebagai Ide Dalam Penciptaan Canting Cap Logam
Sirkus adalah sekelompok orang yang berkelana untuk menghibur penonton dengan atraksi akrobat, badut, binatang terlatih, aksi trapeze, berjalan di atas tali, juggling, sepeda roda satu dan hiburan-hiburan lainnya dipadukan dengan musik atau efek suara lainnya.Pada tugas akhir ini penulis membuat canting cap hasil deformasi manusia sirkus, yang hasilnya diaplikasikan dalam bentuk poster atraksi sirkus, berupa kain batik fungsional yang bisa dikembangkan lagi menjadi motif pada selimut kecil, sarung bantal, tas, baju, gorden, dan barang fungsional lainnya. Metode penciptaan yang dilakukan adalah melakukan tahap eksplorasi yaitu aktivitas penjelajahan menggali sumber ide. Tahap perancangan yaitu memvisualisasikan hasil deskripsi data ke dalam berbagai alternatif desain (sketsa). Tahap Perwujudan yaitu mewujudkan rancangan terpilih. Metode pendekatan yang dilakukan adalah Estetis yaitu metode yang digunakan mengacu pada nilai-nilai estetis yang terkandung dalam seni rupa. Metode pendekatan fungsional terdiri dari fungsi personal, fungsi sosial, dan fungsi fisik, namun yang digunakan pada penulisan disini adalah fungsi fisik. Metode pengumpulan data digunakan untuk mengkaji berbagai sumber yang relevan dengan permasalahan dalam menciptakan ide. Dalam proses perwujudan disini menggunakan tembaga lembaran ukuran 0,4mm. Tekhnik pengerjaannya, dari sketsa yang terpilih kemudian dipola, agar mempermudah saat mengukur dan merangkai. Dalam pembuatan canting cap menggunakan tekhnik mematri, patri yang digunakan mencakupserbukperakcampurtembagadanseng, kemudian dicampur dengan pijer. Proses melehnya pijer dengan cara dibakar menggunakan arang. Kemudian tahap finishing dengan mencetak sementara canting cap menggunakan gondorukem, lalu dikikir hingga rata. Hasil yang dicapai berupa canting cap motif deformasi manusia sirkus yang bisa difungsikan untuk mengecap di kain. Kemudian bisa dikembangkan pada barang-barang fungsional seperti gordin, selimut kecil, dan sapu tangan yang sudah bisa berhasil dicapai. Kata kunci : Deformasi, manusia, sirku
Figur Naratif Dalam Seni Patung
Abstrak Tugas Akhir ini mengangkat tema tentang figur naratif yang divisualisasikan melalui karya seni tiga dimensi. Kecintaan penulis terhadap mainan anak dan pengaruh siaran televisi berdampak pada penciptaan karya. Aktifitas mengumpulkan mainan dan menonton film animasi merupakan suatu kesenangan tersendiri bagi penulis yang secara tidak sadar telah mempengaruhi penulis dalam berbuat atau pun membuat karya seni yang dilakukan selama ini. Begitu juga dengan cerita dari sebuah film, juga dijadikan sebagai konsep dalam berkarya. Sebuah cerita naratif juga dijadikan sebagai konsep atas perwujudan karya, seperti halnya dalam komik. Dalam komik penikmat dapat langsung menangkap pesan yang masuk di dalamnya, karena adanya teks yang memperkuat gambar. Dalam pembuatan karya dalam tugas akhir ini penulis mencoba menghadirkan cerita naratif dalam wujud karya tiga dimensi. Dalam perwujudan karya yang menempatkan cerita sebagai landasan awal dalam membuat bentuk, didapati sebuah realitas baru saat proses pengerjaan karya dengan teknik dan material .Teknik yang dipakai penulis yang mayoritas menggunakan material dari barang temuan menyebabkan cerita tidak dapat diwujudkan secara terperinci dan detail seperti halnya pada komik ataupun pada novel grafis. Kata kunci : figur, naratif, cerita, assemblage, mainan ana
Analisis Lagu allah Bapa kami Puja dalam Format Paduan suara di gereja baptis Indonesia Golgota Kroya Cilacap
Karya tulis ini berisi tentang analisis lagu Allah Bapa Kami Puja yang dinyanyikan dalam format paduan suara di Gereja Baptis Indonesia Golgota Kroya. Analisis lagu Allah Bapa Kami Puja berupa bentuk struktur dan interpretasi dari lagu tersebut.Tujuan penelitian ini yaitu untuk dasar berpijak dalam menghayati dan menyanyikan lagu Allah Bapa Kami Puja dengan baik. Setelah melalui penelitian secara kualitatif dengan tahapan studi pustaka, observasi,dokumentasi,dan wawancara, ditemukan bahwa struktur bentuk lagu Allah Bapa Kami Puja mempunyai dua periode A,yaitu periode yang terletak pada birama 5 sampai birama 12, periode B yang terletak pada birama 13 sampai birama 20. Periode Apa dan lagu Allah Bapa Kami Puja memiliki frase a dan frase a'.Periode B pada lagu Allah Bapa KamiPuja memiliki frase b dan frase b'.Hasil dari penelitian ini dapat menambah wawasan tentang lagu Allah Bapa Kami Puja yang dinyanyikan dalam format paduan suara. Kata kunci : analisis lagu, Allah Bapa Kami Puja, paduan suar