Saraswati
Not a member yet
696 research outputs found
Sort by
Penggunaan musik dalam program berita Di metro tv dan tv one Studi kasus penggunaan musik pada berita straight news Di metro siang dan kabar petang
Metro TV dan TV One Merupakan Televisi Berita swasta di Indonesia, program berita tersebut adalah program berita straight news yang hadir setiap hari. Metro Siang adalah program berita yang tayang di Metro TV, Kabar Petang adalah program berita yang tayang di TV One. Kedua berita tersebut menggunakan musik dalam beberapa menu berita yang disajikan.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan di bidang menu berita apa saja musik paling banyak digunakan, dan mendeskripsikan fungsi penggunaan musik pada penyajian program berita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis kuantitatif dan kualitatif, metode kuantitatif melibatkan perhitungan dan penjumlahan fenomena yang digunakan untuk mendukung kajian-kajian mengenai sesuatu yang sifatnya lebih. Kualitatif adalah penelitian yang bersifat deskriftif dan cenderung menggunakan analisis dengan pendekatan induktif. Pendekatan yang dilakukan yaitu bersifat non partisipatif, dimana pelaku penelitian tidak melibatkan diri secara langsung tetapi melakukan pengamatan dengan langkah-langkah penelitian antara lain menggunakan studi pustaka kemudian mengamati melalui rekaman video, melakukan validitas yang dilakukan oleh dua pengkode, dan membandingkan Metro Siang dan Kabar Petang dalam penyajian penggunaan musik dalam program berita di Televisi.Metro Siang dan Kabar Petang menggunakan musik sebagai latar dalam membina ketegangan dramatik, mencetus tanggapan yang sudah terbentuk dan juga sebagai identitas Program. Penggunaan Musik pada Menu berita, Fungsi musik tersebut disesuaikan dengan Jenis Musik yang digunakan yaitu Jenis Musik Ilustrasi, Lagu dan Musik Logo.Kata Kunci:Metro Siang, Kabar Petang, Program Berita, Musik, Fungsi Musi
Model Pembelajaran Musik Gong Untuk Upacara Pernikahan Di Sanggar Ompe Harmoni Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Model Pembelajaran Musik Gong Untuk Upacara Pernikahan Di Sanggar Ompe Harmoni Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan tekhnik pengamatan langsung dan teknik wawancara langsung dengan beberapa narasumber yang kompeten. Penelitian ini mengamati kegiatan Sanggar OMPE Harmoni meliputi proses latihan, repertoar musik yang dimainkan, motivasi para anggota serta hambatan-hambatan yang dihadapi oleh sanggar tersebut. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Pembelajaran Musik Gong Untuk Upacara Pernikahan Di Sanggar Ompe Harmoni Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat ada beberapa tahap yaitu; (1) Murid mengamati dan mendengarkan (2) Murid mengingat pola melodi dan ritmik (3) Murid melafalkan alunan melodi dengan siulan atau gumaman (4) Murid memainkan instrumen di rumahnya (5) Murid memainkan di depan pengajar (6) Murid memainkan di depan khalayak ramai. endala yang ditemui dapat dilihat sebagai faktor eksternal dan faktor internal. Faktor eksternal adalah keadaan masyarakat yang cenderung meninggalkan musik tradisi. Faktor internal adalah ukuran ruang, rasa percaya diri murid, sulitnya pengajar untuk memberikan koreksi. serta murid yang tidak selalu memiliki instrument musik gongKata kunci : musik gong, sanggar OMPE Harmon
EROTISME DALAM FOTOGRAFI: Studi Kasus Foto Pentas Biduanita Dangdut dalam Akun Facebook “HaSoe SE”
Eroticism in a photograph show dangdut female singers can not be separated from intervening the photographers. Intentionally or not, the impression of erotic present by itself through a number of photographic visual elements. This research is a study eroticism in photography with a case studi of dangdut show photos female singers from in facebookaccount “HaSoe SE”. A method of research using approach descriptive qualitative analysis by operating two devices namely photography and eroticism. The result from the sample of the elections with the methods convienence of sampling, been gained 13 photograph as a sample of being regarded as having value representation of data. Thirteen a photograph is then divided into three categories photograph erotic covering, a charm the body (a photograph show of singers dangdut woman when the body singer present in a singular manner or to predominant), bid and surrender (photograph presented meaning gaze and body positioning), the body and mediation a sense of sexual (photo events, sexual interaction of depicting someone good singer and people who are around him involved in the demonstration like the individual who is conducting sexual intercourse).Keywords: erotic, Dangdut photo, Hasoe
Penyutradaraan Dokumenter Investigasi "Kehidupan Rokok"
Dokumenter televisi “Kehidupan Rokok” merupakan hasil karya seni tugas akhir yang menerapkan bentuk dokumenter investigasi. Karya ini mengupas dampak regulasi yang mengatur tentang produk hasil tembakau yakni rokok atau kretek terhadap daerah Kediri. Sebagian besar masyarakat Kediri bermata pencaharian dari sektor industri rokok, sehingga dampak dari regulasi tersebut akan sangat berpengaruh bagi perekonomian masyarakat Kediri pada khususnya.Penerapan bentuk dokumenter inverstigasi bertujuan untuk memaparkan cerita dengan menelusuri fakta mengenai kontroversi regulasi yang belum banyak diketahui oleh masyarakat umum.Penggungaan bentuk investigasi dalam karya dokumenter ini berhasil menemukan sebuah informasi baru yang tergali bahwa ada fakta-fakta regulasi yang mengatur tentang produk hasil tembakau masih belum fokus pada permasalahan yang diatur. Regulasi tersebut bahkan cenderung tebang pilih danada muatan kepentingan asing di dalamnya yang berkaitan dengan kepentingan persaingan dagang industri rokok nasional dengan industri rokok asing dan farmasi.Kata kunci : Dokumenter, Investigasi, Regulasi, Roko
Problematika Sepakbola Indonesia Sebagai Sumber Inspirasi Lukisan
Karya-karya yang digambarkan penulis bermaksud ingin mengartikan sepakbola bukan hanya permainan belaka, yang hanya berbicara soal skor dan hasil akhir pertandingan, maupun highlights kejadian-kejadian dari lapangan hijau serta tokoh-tokoh yang terlibat di dalamnya. Tetapi juga problematika yang terjadi di seputar sepakbola Indonesia yang sedemikian banyak memberikan ide dan pengetahuan, sehingga mampu memberi inspirasi serta spirit untuk diwujudkan ke dalam karya seni. Karya yang sangat optimal secara ide adalah karya yang berjudul “Garuda di Dadaku”, karena penggambaran ide ke dalam wujud lukisan sangat tepat. Penulis secara keseluruhan berusaha menampilkan yang terbaik, baik secara teknik maupun isi pada seluruh karya, yang selanjutnya apresiator nantinya yang akan menilai, mengkritisi dan mengomentari seluruh karya pada Tugas Akhir. Kata kunci : seni lukis, problematika, sepakbola
“Kidung Donga” Komposisi Musik Untuk Mix Ansambel Menggunakan Idiom Musik Metal
Gagasan itu muncul ketika melihat gejala dalam masyarakat yang beranggapan bahwa musik metal lekat hubungannya dengan isu satanisme. Terutama oleh agama, metal disebut sebagai musik setan, salah satunya karena lirik musik metal mengandung unsur pemujaan kepada setan, kekerasan, pelecehan terhadap agama, dan anti ketuhanan. Padahal tidak semua musik metal mengandung unsur satanisme. Ada yang liriknya berisikan semangat, perlawanan, perdamaian, dan bahkan pujian kepada Tuhan. Secara musikal, idiom musik metal sangat menarik untuk dikembangkan. Hal itu yang kemudian melandasi penciptaan karya ”Kidung Donga”, sebuah karya musik yang menggunakan idiom-idiom musik metal dengan lirik dari doa-doa berbagai agama dan dikemas dalam format mix ansambel. Musik metal memiliki berbagai karakter dan gaya yang unik dan menarik untuk dikembangkan. Penggunaan efek distorsi menjadi warna yang khas dalam musik metal, beberapa menggunakan orkestra, teknik vokal yang tidak lazim seperti pada musik-musik populer yang lain. Idiom-idiom metal yang digunakan seperti timbre, melodi, harmoni, teknik instrumentasi diolah dengan menggunakan teori-teori harmoni tonal dan atonal, penerapan teknik-teknik baru untuk menghasilkan warna suara yang berbeda, dan teori-teori orkestrasi. Dalam proses penciptaan terdapat beberapa tahap yaitu, pemilihan lirik doa, pemilihan idiom-idiom musik metal, pemilihan instrumen. Lirik yang digunakan mengambil dari doa-doa beberapa agama antara lain, Kidung rumeksa ing wengi, Al-Fatihah, mazmur Daud ayat 23, Buddhābhivādanā, Gayatri Mantram. Pemilihan idiom metal sangat berkaitan dengan pemilihan instrumen. Idiom metal digunakan berdasarkan teknik yang bisa diterapkan pada instrumen Kata kunci : kidung,doa,meta
FOTOGRAFI PERJALANAN DENGAN OBJEK KEPULAUAN KARIMUNJAWA
Photography is believed to tell the return of the reality that is seen by the eye, in the making of the final project work of The TripPhotography to Karimunjawa Island, using the basis of the theory of the creation of documentary photography by applying photographic documentary into a sightseeing trip to the Karimunjawa Island, covering back in a series of stories which will be described to the public as information to others about the tour on the Karimunjawa Island. A trip can be conducted by many people in different ways, even if it is in the same destination. Therefore, every pictures that is produced by photographers that are documenting a journey to places among the tourist will always differrent. Karimunjawa archipelago consists of 27 islands; Karimunjawa, Kemujan, Parang, Nyamuk (mosquitos), Genting, Menjangan Besar, Menjangan Kecil, Cemara Besar, Cemara Kecil, Gleang, Burung, Bengkoang, Menyawakan, Kembar, Katang, Krakal Besar, Krakal Kecil, Sintok, Mrico / Mrican, Tengah, Pinggir, Kecil, Gundul, Seruni, Sambangan, Cendikian and Kumbang. With the main island at the center of his district, and is located in Jepara district with 98 kms distance the trip uses boats. Karimunjawa has the natural-beauty worthy of a tour destination. This project is made from the process of observating, explorating, tol the formating process works with digital printed on glossy photo paper and packed in a frame for display. This photography project is a hobby that is applied to the final project, then to be told again about the trip conducted by the author in Karimunjawa with the medium of documentary photography that is applied into the tour as information to the public about the realities of travel in Karimunjawa and also for personal archiving on Karimunjawa. Keywords: Photography, Travel, Publication
Perancangan City Branding Kota Bukittinggi Sebagai Pembentuk Indentitas Kota
Perancangan city branding ini digunakan untuk membangun suatu identitas untuk kota Bukittinggi dan mempromosikan kota Bukittinggi, sehingga memberikan suatu gambaran pikiran, perasaan, asosiasi dan ekspetasi yang datang dari benak seseorang ketika seseorang tersebut melihat atau mendengar nama atau kata Bukittinggi. Kota yang dipilih adalah Bukittinggi karena kota Bukittinggi dianggap cukup layak untuk jadikan brand kota karena kekayaan potensi alam dan wisatanya. Dengan perancangan city branding Kota Bukittinggi ini diharapkan terciptanya suatu identitas yang sangat lekat dengan kota Bukittinggi sehingga memberikan perasaan bangga terhadap masyarakat yang tinggal di Bukittinggi. Kata kunci: City Branding, identitas, Bukittingg
PELITA SENJA
“Pelita Senja” terdiri dari 2 suku kata yaitu pelita dan senja. Pelita memiliki beberapa arti atau makna, diantaranya ialah cahaya dan/atau kekasih. Kemudian, “senja” selain memiliki makna waktu di sore saat matahari terbenam, dapat juga berarti tua, di mana tua sekaligus menjadi sebuah kepastian yang tidak bisa dihindari bagi manusia. Berdasarkan sudut pandang penata, Pelita Senja merupakan judul yang memiliki arti suatu cahaya yang bersifat menerangi, hangat, bagi orang yang terkasih hingga masa tua. Judul ini sebagai lukisan atau gambaran dari karya tari yang penata gambarkan melalui gerak.Pelita Senja digarap berdasarkan rangsang ideasional penata akan sosok budhe. Pelita sebagai cahaya yang bersifat menerangi dan berguna bagi orang lain diibaratkan sebagai penggambaran sosok budhe yang menjadi tumpuan hidup orang lain. Senja, menunjukkan usia yang sudah tidak lagi muda. Kisah hidup Budhe tersebut digarap dalam rangkaian seni tari dramatik yang didasarkan pada pengolahan gerak simbolis-representasional. Sebagai proses perwujudannya digunakanlah gerak dan sifat atau karakter wanita pada umumnya, seperti kelembutan, egois, manja, elegan, anggun, dll sebagai gerak dasar. Geraknya lebih pada liukan badan merupakan esensi yang penata ambil dari bentuk ketubuhan wanita serta keuletan karakter wanita pada umumnya.Kata kunci: pelita, senja, simbolik, tari dramati
Perancangan Komik Untuk Remaja Memaknai Persahabatan Dengan Donor Darah
Komik merupakan salah satu dari banyaknya media hiburan yang cukup populer dikalangan anak-anak hingga remaja, misalnya komik Detektif Conan, Samurai X, Naruto, dan lain-lainnya. Komik adalah media yang merupakan perpaduan dari kata berupa informasi dan gambar menarik yang mampu menampilkan suatu cerita menarik sehingga tidaklah heran jika kalangan remaja merupakan penggemar media yang berupa komik. Dari latar belakang seperti di atas dapat di rumuskan masalah sebagai berikut: Bagaimana merancang komik donor darah untuk remaja yang menarik dan edukatif sehingga dapat meningkatkan atau menumbuhkan jiwa sosial seperti yang terkandung didalam komik ”Memaknai Persahabatan dengan Donor Darah” sehingga dapat meningkatkan rasa kepedulian dan saling menolong terhadap sesama manusia? Perancangan ini akan menghasilkan komik untuk remaja tentang kegiatan donor darah yang didalamnya terdapat berbagai penjelasan tentang donor darah dan fungsi donor darah itu sendiri. Di dalamnya juga berisi cerita dengan unsur drama yang nantinya menjelaskan tentang siapa saja yang boleh dan bisa berdonor serta kemana kita bisa mendonorkan darah. Target audien dari perancangan komik donor darah ini adalah remaja usia 17 - 21 tahun. Tujuan Perancangan UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta Perancangan ini nantinya hanya akan terfokus pada merancang media yang berupa komik untuk remaja. Dalam hal ini akan berupa komik yang di dalamnya terdapat ajakan berupa ilmu-ilmu dan syarat-syarat tentang donor darah dan dibuat menarik berupa visualisasi yang dekat dengan dunia remaja agar dapat merangsang antusiasme remaja untuk melakukan kegiatan sosial berupa transfusi darah secara rutin. Kata kunci : komik,donor darah, syarat donor dara