696 research outputs found

    Band Sebagai Musik Pengiring Ibadah Di Gereja Baptis Indonesia Ngadinegaran Yogyakarta

    No full text
    Band merupakan salah satu bentuk iringan musik yang digunakan pada saat ibadah di gereja. Band adalah sebuah kelompok musik yang terdiri dari beberapa pemain musik. Peran band di gereja adalah untuk mengiringi jemaat dalam memuji Tuhan, iringan musik band dapat membawa suasana ibadah menjadi lebih meriah dan memberikan semangat kepada seluruh jemaat di gereja. Jemaat dapat termotivasi untuk lebih antusias dalam memuji Tuhan. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui proses terbentuknya band sebagai musik pengiring ibadah di Gereja Baptis Indonesia Ngadinegaran Yogyakarta. (2) Untuk mengetahui pengaruh band sebagai musik pengiring ibadah terhadap para jemaat di Gereja Baptis Indonesia Ngadinegaran Yogyakarta. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah band dapat mempengaruhi banyak hal pada kegiatan ibadah di Gereja Baptis Indonesia Ngadinegaran Yogyakarta. Pengaruh band tersebut adalah pengaruh band bagi jemaat di Gereja Baptis Indonesia Ngadinegaran Yogyakarta. Kata kunci : Band, Musik Pengiring, Pengaru

    Fungsi Tari Topeng Dalam Upacara Adat Ngarot Di Desa Lelea Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu Jawa Barat

    No full text
    Tari topeng merupakan tarian rakyat yang berasal dari Cirebon. Tari topeng memiliki lima karakter inti yaitu tari Topeng Panji, Pamindo, Rumyang, Tumenggung dan Klana. Tari topeng khususnya di Indramayu masih di pentaskan dalam acara hajat warga seperti pernikahan, khitanan dan, rasulan. Sedangkan acara hajat desa yang masih dilakukan yaitu upacara adat ngarot merupakan upacara menyambut musim penghujan dan para petani mengharapkan berkah kesuburan. Acara ini dikhususkan untuk para pemuda-pemudi yang belum menikah atau yang disebut kasinoman. Pada acara ngarot para kasinoman laki-laki disuguhkan pertunjukan Ronggeng Ketuk dimana para laki-laki tersebut menari bersama dengan sang ronggeng. Sedangkan untuk kasinoman perempuan disuguhkan tari Topeng Lanang yang ditarikan oleh laki-laki. Pembahasan yang digunakan untuk mengupas tentang fungsi tari topeng dalam upacara adat ngarot di desa Lelea yaitu menggunakan pendekatan secara sosiologi. Pendekatan sosiologi yang digunakan membantu untuk memahami keberadaan tari topeng di masyarakat khususnya dalam upacara adat ngarot. Teori Raymond Williams dalam tulisan Y.Sumandiyo Hadi dipinjam untuk membedah masalah yang akan dijelaskan dalam pembahasan. Menurut Raymond Williams dalam sosiologi budaya (sociology of culture) dapat ditemukan adanya tiga studi atau komponen pokok yaitu pertama, institutions atau lembaga-lembaga budaya, kedua content atau isi budaya, ketiga effects atau efek maupun norma-norma budaya. Fungsi tari topeng dalam upacara adat ngarot selain sebagai hiburan juga sebagai pengikat solidaritas, sebagai alat komunikasi dan sebagai ajang keberanian khususnya untuk para kasinoman. Kata kunci : fungsi tari, tari topeng, upacar

    Turunani Dalam Adat Molapi Saronde Pada Upacara Pernikahan Di Provinsi Gorontalo

    No full text
    Molapi saronde adalah prosesi tarian yang hanya dilakukan oleh pengantin laki-laki di pernikahan adat di Provinsi Gorontalo pada saat melaksanakan adat Hui Mopotilandahu (malam pertunangan). Prosesi ini disebut juga sebagai proses molile huali atau meninjau kamar pengantin yang dilaksanakan pada satu hari sebelum diadakannya akad nikah. Prosesi Molapi Saronde dilaksanakan bersama dengan Turunani. Turunani adalah kesenian vokal bernuansa Islam yang diiringi dengan tabuhan rebana. Peran penting turunani dalam molapi saronde adalah sebagai media komunikasi, representasi simbolis, respons fisik, memperkuat konformitas normanorma sosial, dan sebagai upaya untuk melestarikan kebudayaan. Tanpa Turunani Molapi Saronde belum bisa dilaksanakan hal ini berkaitan dengan lirik dan musik turunani yang menjadi patokan dalam melakukan gerakan tarian mulai dari berdiri hingga selesai dan duduk kembali. Pada semua prosesi Molapi Saronde penari wajib mengikuti musik Turunani dalam melakukan gerakan tari. Bentuk musik Turunani dalam setiap sajian berbeda mulai dari durasi permainan, tempo yang digunakan, jenis lagu, bahasa, pola tabuhan, nada dasar, dan makna syair. Seperti yang digunakan dalam prosesi Molapi Saronde di kabupaten Gorontalo. Tempo yang digunakan sekitar 85 ketukan per menit, tempo ini dalam setiap prosesi di tiap daerah berbeda, namun pada umumnya mendekati 85 MM (metronome) dengan bentuk lagu tiga bagian, menggunakan pola tabuhan 7, bahasa daerah Gorontalo yang dipadukan dengan bahasa Arab, jenis lagu yang digunakan adalah Suluta, durasi dalam setiap prosesi adalah 15-30 menit, salah satu nada dasar yang digunakan pada pernikahan di kabupaten limboto adalah F#, nada dasar disini bersifat fleksibel atau sesuai dengan kemampuan penyanyi Turunani, karena Turunani tidak mempunyai alat musik pengiring melodis yang digunakan sebagai pitch tetap. Maka akan ditemui perbedaan nada dasar di setiap pelaksanaan Molapi Saronde. Makna lagu dari Turunani dalam adat Molapi Saronde adalah mempersatukan kedua calon pengantin dengan aturan-aturan adat yang berlaku dalam masyarakat serta mempererat tali silaturahmi antara keluarga calon pengantin laki-laki dan perempuan. Kata kunci : Turunani, Molapi Saronde, Pernikaha

    Visualisasi Konsep Bulatan Dalam Pandangan Kosmologis Melalui Rupa Instalasi Keramik

    No full text
    Bulatan menjadi sebuah sarana penggungkapan ekspresi yang berdasarkan pada pengamatan dan perenungan atas berbagai persoalan. Secara bentuk bulatan adalah komposisi yang seimbang. Bulatan juga mudah dijumpai dalam kehidupan kita, hampir setiap mata memandang, maka setiap itu pula bulatan itu ada. Terkadang karena begitu mudahnya dijumpai bulatan menjadi sesuatu yang sepele dan bahkan terabaikan. Berbekal kreatifitas dan inovasi penulis menjadikan bulatan menjadi sesuatu yang lebih bernilai, bisa dipelajari dan bahkan bisa dijadikan sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan. Berawal dari sumber ide, sketsa, pemilihan bahan, sampai pada tahapan pengerjaan yang menggunakan berbagai macam teknik yaitu: teknik cetak padat, teknik cetak tuang, teknik pijit, teknik putar sambung dan teknik gores. Tahapan berikutnya pengeringan, pembakaran, penggelasiran, mengkombinasikan berbagai material hingga menjadi satu karya yang utuh. Masing-masing proses tersebut harus dilalui secara berurutan dan teliti. Penulis memperkuat karya dengan teori pendukung, antara lain teori semiotika, kosmologi, instalasi, dan teori tentang desain. Untuk teori semiotika penulis menggunakan gagasan Charles Sanders Peirce dan Ferdinand de Saussure sehingga menjadikan karya yang bukan hanya berbobot secara visual namun juga secara konseptual. Karya penulis termasuk dalam jenis karya instalasi keramik yang bermuatan kosmologis. Keunggulan dari karya keramik instalasi ini selain dapat dijadikan sebagai bahan introspeksi diri maupun belajar mengenai kosmologi, juga dapat dijadikan sebagai element interior dan eksterior rumah, restaurant, hingga perkantoran. Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa karya yang dapat menghiasi lantai, dinding, sudut ruangan hingga taman. Keindahan bentuk bulatan tidak akan pernah habis untuk dipelajari dan dijadikan materi dalam berkarya, belajar memahami apa yang ada disekeliling kita menjadi solusi atas permasalahan yang ada. Kata kunci : Bulatan, Kosmologis, Instalasi Kerami

    Fantasi Bentuk Serangga Dalam Seni Patung (Penggabungan Imaji Serangga Dan Benda Buatan Manusia Dalam Karya Seni Patung)

    No full text
    Melalui proses penciptaan karya, banyak pelajaran diperoleh sepanjang proses yang dilalui dalam pembuatan karya seni patung. Fantasi bentuk serangga yang diwujudkan dalam karya merupakan hasil dari penggabungan dan asosiasi bentuk dengan benda-benda buatan manusia yang memiliki kesamaan bentuk, maupun katakter. Karya-karya ini meliputi fantasi bentuk bealalang dengan mobil pick up, belalang dengan truk bak terbuka, jangkrik dengan piano, capung dengan helikopter, kumbang dengan pisau lipat, kepik dengan mobil VW, ulat dengan kereta api, kecoak dengan kloset, kupu-kupu dengan pensil warna, dan nyamuk dengan mesin bor. Hasil karya seni patung fantasi bentuk serangga ini mewakili gambaran akan kebebasan berkreasi dalam dunia seni khususnya seni patung. Hal-hal yang tidak mungkin ada dalam dunia nyata dapat diwujudkan dalam suatu karya sehingga seolah-olah menjadi mungkin. Aspek kebentukan yang diperoleh dari dua unsur objek adalah hal utama yang ditonjolkan dalam penciptaan karya patung pada Tugas Akhir ini.Melalui bentuk baru dari penggabungan serangga dengan benda buatan manusia, dapat diperoleh makna sebagai bentuk-bentuk benda buatan manusia sebagian besar terpengaruh dari bentuk yang ada di alam, dan alam merupakan guru bagi seorang seniman. Kata kunci : fantasi bentuk, Serangga, belalang, mobil pick u

    Perancangan Ilustrasi Buku Legenda Reyog Dan Warok Ponorogo

    No full text
    Perancangan Ilustrasi Buku Legenda Reyog dan Warok Ponorogo merupakan salah satu upaya dalam melestarikan sejarah dan kebudayaan, khususnya sejarah yang memfokuskan bahasannya pada legenda Reyog dan Warok Ponorogo, yang semakin lama akan luntur jika tidak ada peran dari generasi penerus serta seluruh elemen masyarakat untuk mempelajari dan melestarikan sebagai kesenian dan budaya warisan leluhur yang haris di jaga. Oleh karena itu dalam perancangan ilustrasi buku ini akan berisi tentang bagaimana kisah asal mula terjadinya kesenian Reyog dan juga menyertakan informasi tentang tokoh Warok yang menjadi icon bagi masyarakat Ponorogo, yang disajikan dengan keunikan visual berupa gambar dengan teknik manual drawing dan kelengkapan deskripsi. Dengan menggunakan teknik tradisional yang sangat efektif dan mempunyai daya tarik dalam mewujudkan visualisasi dan komunikasi, diharapkan perancangan ilustrasi buku ini dapat diapresiasi sebagai wacana untuk membangun minat masyarakat khususnya para pelajar untuk mempelajari dan melestarikan kebudayaan. Kata kunci : Ilustrasi Buku, Legenda, Reyo

    Perancangan Komunikasi Visual Promosi Produk Kepemilikan Logam Mulia Brisyariah Karya Desain

    No full text
    Investasi dalam bentuk kepemilikan logam mulia seperti emas merupakan investasi yang aman dan tahan terhadap inflasi dan kebal terhadap intervensi politik. Emas sebagai mata uang alternatif mempunyai keunggulan dibandingkan dengan uang kertas, karena tidak bisa dimanipulasi kebijakan pemerintah. Dalam peracangan ini perancang berusaha membuat sebuah pengenalan investasi emas dan sebagai usaha promosi program KLM (Kepemilikan Logam Mulia) BRISyariah berupa perancangan melalui kaidah komunikasi visual. Perancangan Komunikasi Visual ini mengacu pada pembuatan komunikasi yang terintegrasi yang memanfaatkan sistem IMC (integrated marketing communication). Perancangan ini menggunakan metode pengumpulan data dan wawancara. Adapun metode analisis yang digunakan dalam perancangan ini adalah metode analisis SWOT. Melalui perancangan ini diharapkan dapat membuka wawasan pembaca mengenai pendekatan perancang kepada target audience, sehingga target audience bisa dijadikan acuan dalam melakukan sebuah analisis yang dapat mewujudkan konsep media dan konsep kreatif dari media-media promosi yang akan digunakan. Kata kunci : DKV, promosi, Bank

    Gaya Hiperbola Dalam Iklan Layanan Masyarakat “Mendekatkan Yang Jauh, Menjauhkan Yang Dekat

    No full text
    Teknologi komunikasi berkembang dengan sangat pesat sejak kemunculan internet, termasuk media sosial. Media sosial dapat mempermudah komunikasi antar orang bahkan komunikasi antar orang yang berada pada jarak yang jauh. Media sosial dapat mengakibatkan candu jika digunakan secara berlebihan. Sikap candu inilah yang menyebabkan orang menjadi asyik dengan media sosial dan tidak peduli dengan keadaan nyata di sekitarnya. Oleh karena itu diperlukan kesadaran agar orang menggunakan media sosial secara bijak. Iklan layanan masyarakat adalah iklan dengan tujuan nonkomersil yang mengkritisi dan menyindir tentang masalah-masalah sosial, serta mengajak untuk melakukan hal positif dari masalah-masalah sosial yang ada tersebut. Sebuah iklan layanan masyarakat yang bersifat mengajak akan lebih mudah diterima masyarakat dengan memberikan paparan fenomena sosial disekitar. Hiperbola merupakan suatu keadaan yang dilebih-lebihkan. Sebuah iklan mengandung pesan yang digambarkan dengan adegan hiperbola akan menimbulkan kesan dan mudah diingat oleh penonton, sehingga penonton menjadi lebih mudah menangkap dan mengingat pesan yang ada dalam iklan ini. Iklan layanan masyarakat “Mendekatkan yang Jauh, Menjauhkan yang Dekat” ini dibuat dengan pendekatan gaya hiperbola agar penonton dapat terkesan dengan iklan ini dan dapat menangkap pesan yang disampaikan melalui iklan layanan masyarakat ini dengan mudah. Kata kunci : media sosial, iklan, hiperbol

    Teenager

    No full text
    Karya tari dengan judul Teenager adalah sebuah karya tari yang menggambarkan tentang kehidupan seorang remaja putri. Teenager dalam bahasa Inggris berarti remaja. Kehidupan remaja yang sedang dalam masa transisi dari anak-anak menuju dewasa menari perhatian penata. Masa remaja adalah masa dimana seseorang sedang mencari jati dirinya. Cerpen berjudul Tak Bisa Lepas karya Rina Muryantina menjadi inspirasi cerita yang diangkat oleh penata. Cerpen ini menceritakan tentang seorang gadis remaja yang dikhianati temannya. Cerpen tersebut lalu dihubungkan dengan pengalaman serta fenomena remaja yang ada disekitar penata. Seorang remaja akan mengalami perubahan kelekatan, dari orang tua menjadi dekat dengan teman sebayanya. Garapan tari ini lebih memfokuskan pada remaja putri. Sosok ibu dihadirkan karena seorang anak perempuan biasanya lebih dekat dengan ibunya, daripada dengan ayahnya. Seorang ibu akan lebih mengerti seperti apa kehidupan anak perempuannya, karena ibu pastinya pernah mengalaminya.sifat remaja putri yang ceria, serta berbagai masalah yang biasanya terjadi disajikan dalam karya ini. Masalah yang umum terjadi pada kehidupan nyata disajikan dalam sebuah cerita, yang disajikan dalam sebuah karya tari. Tipe tari yang digunakan penata adalah dramatari. Karya ini ditarikan oleh empat belas penari. Tujuh penari putri sebagai remaja putri, salah satunya sebagai peran utama. Satu orang penari putri sebagai ibu, dan satu penari putri sebagai anak kecil. Empat orang penari sebagai penari badut, satu badut dengan properti bola juggling, satu badut tanpa properti, dan dua orang badut dengan egrang. Gerakkan yang disajikan dalam karya ini mengembangkan gerakkan atau kegiatan sehari-hari. Gerak sehari-hari, seperti berdandan, memeluk membaca, diberi banyak pengembangan koreografi, seperti pengembangan waktu, ruang, dan tenaga. Variasi juga diberikan pada motif-motif tertentu agar tidak membosankan. Karya ini memberi suasana berbeda disetiap adegannya. Kata kunci : Teenager, transisi, kasih sayang ib

    Perancangan Informasi Visual Objek Wisata Di Kecamatan Mantrijeron Kota Yogyakarta

    No full text
    Sistem informasimerupakan elemen penting ketika membicarakan tentang fungsinya dalam pembangunan sebuah kota. ‘Kota’ sendiri mempunyai definisi sebagai kawasan pemukiman yang secara fisik ditunjukan oleh kumpulan sistem yang kompleks untuk sanitasi, utilitas, penggunaan lahan, perumahan, dan transportasi. Kesemuanya ini merupakan bagian dari tata ruang kota yang menyediakan berbagai fasilitas untuk mendukung kehidupan warganya secara mandiri. Perancangan informasi panduan wisata ini di tujukan utuk wisata kota di suatau kecamatan di Yogyakarta yang memiliki potensi wisata kota yang cukup beragam. Penggunaan media Website dan QR Code serta ponsel pintar sebagai alat bantu bertujuan untuk mempermudah dalam mengakses informasi visual tersebut. Isi dari informasi wisata tersebut merupakan pemetaan tempat wisata di Mantrijeron yang dirancang sedemikian rupa agar para wisatawan dapat dengan mudah menemukan lokasi tempat wisata di kawasan tersebut. Kata kunci : Informasi Wisata, Sign System, Wisata Kot

    0

    full texts

    696

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Saraswati
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇