696 research outputs found

    Perancangan Rebranding Produk Tas Merek Think Dalam Rangka Mengangkat Motif Nusantara

    No full text
    Dunia fashion, model lama yang boleh dibilang kuno, masih sangat digemari di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Model-model old-fashioned yang sedang –“in” dan kembali menjadi trend setter pada masa kini, inilah yang disebut dengan gaya Vintage. Vintage adalah mode tahun 20-an sampai 60-an. Vintage tampak elegan tetapi lebih simpel dan praktis modelnya. Fashion vintage tak lekang di makan jaman. Hal ini mempengaruhi gaya fashion anak muda saat ini. Baik dalam pakaian, sepatu, aksesoris ataupun tas yang dipergunakannya sehari-hari. Dan kebanyakan barang-barang tersebut diproduksi secara indie ataupun diperoleh dalam keadaan bekas. “Think” adalah brand tas handmade dari Yogyakarta yang memiliki ketertarikan terhadap gaya vintage sekaligus kain-kain motif dari hasil kebudayaan Indonesia yang dituangkannya didalam produk “Think”. Ketatnya persaingan pasar khususnya dalam fashion, memaksa para produsen lokal sekalipun harus menerapkan strategi pemasaran sehingga target penjualan terpenuhi dan untuk memasarkan produk diperlukan perancangan promosi. “Think” merupakan brand tas vintage yang memiliki potensi untuk menjadi trend setter dalam persaingan pasar karena “Think” memiliki karakter pada gaya desain maupun konsep branding yang mengusung style vintage yang dikombinasi dengan etnik Nusantara. Namun “Think” memiliki kendala pada strategi maupun budget promosi yang terbatas. Oleh karena itu penting adanya perencanaan media promosi “Think”. Dimana perencanaan tersebut menggunakan media-media promosi dengan biaya terjangkau namun dapat mengkombinasikan pesan, image, atau karakter produk yang ingin disampaikan kepada target audience secara insight full. Perencanaan ini bertujuan untuk menghasilkan branding “Think” dengan menggunakan perancaangan dan strategi promosi dengan dana seminim mungkin akan tetapi dapan mengkomunikasikan pesan secara insight full kepda pecinta fashion vintage sebagai target audience . Kata kunci : fashion, fashion vintage, ba

    Penerapan Harmoni Manual Pada Lagu Yogyakarta Karya Band Kla Project Menggunakan Instrumen Gitar Klasik

    No full text
    Penerapan harmoni manual menggunakan gitar klasik tentu memerlukan pengetahuan tentang instrumentasi, teori musik, basik posisi pada instrumen gitar sebagai pengacu dalam penggarapan harmoni manual, sejarah dan analisa musik, dalam karya tulis ini penulis mengharmoni manualkan lagu Yogyakarta menggunakan instrumen gitar, tentunya dalam penggarapan harmoni manual menggunakan instrumen gitar sangat berbeda dengan instrumen piano, dalam penggarapan harmoni manual lagu Yogyakarta menggunakan instrumen gitar klasik terdapat teknik permainan instrumen yang berbeda, dan tidak memungkinkan untuk dimainkan pada instrumen piano. Kata kunci : Harmoni manual, Gitar, Yogyakart

    Proses Pembelajaran Klarinet Pada Siswa Kelas 3 Di SMK Negeri 11 Medan

    No full text
    Karya tulis yang berjudul Proses Pembelajaran Klarinet pada Siswa Kelas 3 di SMK Negeri 11 Medan dilaksanakan untuk membahas metode yang digunakan dalam proses pembelajaran di SMK Negeri 11 Medan. Karya tulis ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan musikologis dan aplikatif/menirukan. Melalui observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi disimpulkan bahwa metode pembelajaran yang digunakan di SMK Negeri 11 Medan adalah metode ceramah dan imitasi. Dalam proses pembelajaran klarinet di SMK Negeri 11 Medan ada materi yang penting untuk diajarkan sebagai dasar yaitu posisi bermain klarinet, tangga nada, etude, dan lagu. Kata kunci : Pembelajaran, Klarinet, SMK Negeri 11 Meda

    Badak Jawa Sebagai Sumber Inspirasi Penciptaan Seni Kriya Logam

    No full text
    Menciptakan karya dengan sumber inspirasi Badak Jawa didasari atas ketertarikan penulis terhadap binatang badak khususnya Badak Jawa. Badak Jawa memiliki keunikan tersendiri dari badak lainnya dan fenomena kepunahan yang terjadi saat ini seperti bentuk fisik kulit badak yang belipat seperti membentuk baju baja, cula, dan tergolong hewan yang hampir punah sehingga penulis tertarik untuk menciptakan sebuah karya seni kriya logam bertemakan badak jawa ke dalam tugas akhir ini sekaligus sebagai syarat menyelesaikan studi S1 jurusan kriya Metode pendekatan yang digunakan adalah ekspresi, kontemplasi, estetis, kemudian metode pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka dan observasi. Proses penciptaan karya seni ini memalui tiga tahapan yaitu, eksplorasi, perancangan, dan perwujudan. Karya logam yang disajikan dalam Tugas Akhir ini merupakan karya figuratif dan dikembangkan objeknya yang merupakan hasil dari perwujudan badak Jawa. Hasil karya ini adalah seni kriya logam tiga dimensi dengan bentuk badak Jawa sebagai inspirasi dari penciptaan seni kriya dan memiliki pengembangan bentuk yang sedemikian rupa. Diharapkan karya ini dapat berkomunikasi dengan masyarakat secara baik. Karya seni kriya logam ini dibuat bukan dimaksudkan untuk mencari solusi ataupun menyelesaikan masalah, tetapi merupakan sebuah sentuhan ekspresi dan sarana penyampaian ide pribadi yang disampaikan kepada penikmat seni pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Kata kunci : Badak Jawa, Seni kriya, Kriya loga

    Adaptasi Teknik Permainan Biola Dengan Gaya Permainan Rebab Jawa Dalam Sebuah Langgam Jawa Nyidam Sari Karya Andjar Ani

    No full text
    Nyidam Sari merupakan bentuk lagu langgam Jawa karya Andjar Ani yang sudah banyak dikenal oleh masyarakat Jawa. Penyajian lagu langgam Jawa Nyidam Sari pada umunya dimainkan oleh kelompok pemain keroncong asli yang terdiri dari tujuh pemain musik yaitu: biola dan flute sebagai pemain depan, cak, cuk, gitar, cello, bass sebagai pengiring/combo. Biola dalam langgam Jawa merupakan pemain depan yang sangat berperan penting. Biola dalam langgam Jawa yang pada awalnya diadaptasi dari alat musik rebab pada gamelan Jawa. Dalam penulisan tugas akhir ini, irama biola dengan gaya permainan langgam Jawa akan dimainkan menggunakan irama gaya rebaban Jawa. Metode kualitatif dengan pendekatan musikologis pada cakupan ilmu di dalamnya yang membahas mengenai teknik permainan, melodi dan harmoni merupakan metode yang digunakan dalam penulisan ini. Hasil dalam penulisan ini, bahwa lagu langgam Jawa Nyidam Sari yang dimainkan biola dengan gaya rebab Jawa mempunyai banyak tanda hias pada setiap bentuk lagunya dibandingkan dengan permainan biola langgam Jawa biasa. Kesimpulan pada penelitian ini menunjukan bahwa akan ada warna baru pada musik langgam Jawa, terutama pada irama yang dimainkan oleh biola dengan menggunakan banyak tanda hias seperti permainan rebab. Langgam Jawa yang diadaptasi dari gamelan Jawa merupakan unsur dari budaya Indonesia, walaupun alat-alat musik yang digunakan oleh pemain langgam Jawa bukan berasal dari Indonesia. Kata kunci : Biola, gaya rebab Jawa,langgam Jaw

    Komposisi Kitab Kejadian : 7 Hari Penciptaan Untuk Piano Dan Strings

    No full text
    Kitab Kejadian adalah kitab pertama yang bisa ditemukan di dalam Alkitab, kitab suci umat Kristiani. Naskah dalam Kitab Kejadian yang berisikan tujuh hari penciptaan, inilah yang menarik bagi komponis untuk menjadikannya sebagai sebuah ide musikal dalam membuat musik program. Berdasarkan acuan dari pengertian komposisi, maka untuk karya penelitian ini terfokus hanya pada piano dan strings. Pokok permasalahan didalam pembahasan ini adalah upaya komponis mentransformasikan idiom-idiom musik yang terwakili oleh instrumen piano dan strings, dimana kemudian idiom-idiom tersebut dituangkan dalam tujuh gerakan komposisi yang terispirasi dari kisah penciptaan alam semesta pada kitab kejadian. Komposisi tersebut Komponis beri judul “7 hari Penciptaan”. Proses pembuatan komposisi “7 hari Penciptaan” ini terdiri dari empat tahap. Yang meliputi penentuan ide pokok, pemilihan tujuh kisah dalam kitab kejadian, membuat kerangka bentuk musik dan membuat karya musik secara urut dan sistematis dari awal hingga akhir. Dengan segala usaha yang tidak luput dari kekurangan, komponis mampu mewujudkan ide pokok kisah penciptaan dunia berdasar pada kitab kejadian dalam musik program dengan formasi piano dan strings dimana secara naratif 7 kejadian digambarkan melalui alunan musik. Kata kunci : Kitab Kejadian, Transformasi, Komposis

    Kajian Semiotika Perubahan Maskot Majalah Anak-Anak ‘Bobo’ Pada Tahun 1973, 2007, Dan 2009

    No full text
    Majalah anak-anak “Bobo” telah berkiprah di Indonesia selama lebih dari 40 tahun. Selama itu pula, majalah “Bobo” berdinamika bersama pembaca dengan cara menyuguhkan konten dan visual, yang sesuai dengan pembacanya. Dinamika tersebut tampak dari maskot, bernama “Bobo”, yang selalu hadir di majalah untuk menyapa dan berkomunikasi dengan pembaca. Setiap maskot tentunya memiliki makna yang mampu menyampaikan visi dan misi sebuah brand. Selama empat puluh tahun berkiprah, majalah “Bobo” sudah mengalami enam kali perubahan maskot. Dari enam bentuk maskot tersebut, dipilih tiga maskot yang dianggap mewakili perubahan yang terjadi di masyarakat. Analisis dengan menggunakan teori semiotika dilakukan untuk mengungkap makna yang terkandung dalam maskot. Perubahan-perubahan tersebut disebabkan oleh berubahnya selera target audience dari majalah “Bobo”. Sedangkan perubahan selera pembaca disebabkan oleh adanya faktor eksternal yang dialami oleh anak-anak, sebagai pembaca majalah “Bobo”. Adanya perubahan trend pada cara berpakaian, hadirnya artis cilik yang menyanyikan berbagai lagu anak-anak, hingga penampilan idola cilik yang menjadi panutan pembaca, mampu menjadi petunjuk selera pembaca majalah “Bobo”. Penampilan maskot majalah anak-anak “Bobo” ini berubah dengan mengikuti selera pembacanya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa maskot berubah dengan mengikuti selera pembaca. Makna yang terkandung pada maskot juga merepresentasikan kondisi pembaca pada tahun-tahun tertentu. Majalah anak-anak “Bobo” merupakan majalah yang cerdik karena menggunakan maskot yang memiliki fleksibilitas tinggi, sehingga maskot dapat menyesuaikan selera pembaca dan pembaca menjadi loyal terhadap “Bobo”. Kata kunci : Majalah anak, Bobo, maskot, semiotik

    Perancangan Interior Lobby, Restaurant, Honeymoon, Dan Spa. Hotel Resort Sanur, Bali

    No full text
    Saat ini perkembangan pariwisata sedang berkembang sangat pesat, terutama di daerah Bali yang semaik pesat. Di Bali banyak sekali pembangunan yang menyatu dengan alam. Maka banyak yang membangun villa dan resort di berbagai tempat khusus di Bali, seperti pinggir pantai, dekat sawah dan lain-lain. Hotel Resort Sanur ini adalah salah satu dari pembangunan resort-resort yang berada di pinggir pantai Sanur, Bali. Cakupan perancangan ini adalah Area Lobby, Area Resto, Area Honeymoon suite, dan Area Spa. Penerapan tema natural dengan gaya eklektik dipilih karena sesuai dengan keinginan klien yang ingin menggabungkan perpaduan dua budaya yaitu Bali dan Kalimantan ke dalam desain interior dan juga menginginkan agar ruangan lebih terbuka agar penghawaan dan pencahayaan alami dapat masuk ke dalam ruangan secara optimal. Dengan memilih bahan-bahan alam juga finishing yang natural, dapat mewakili image dari budaya Bali dan Kalimantan yang mengedepankan nilai-nilai filosofi dari alam. Kata kunci : Desain interior, resort, natura

    Respons Model Pembelajaran Piano Secara Visual Dan Audiovisual Pada Anak Asperger (Studi Kasus Di Sekolah Musik Indonesia Yogyakarta)

    No full text
    Pentingnya memahami karakter murid dan model pembelajaran yang tepat dalam dunia pendidikan ini sangat dibutuhkan oleh seorang guru. Terlebih disaat harus menghadapi murid berkebutuhan khusus yakni penyandang Asperger. Seperti dalam proses pembelajaran piano yang harus dibutuhkan ketelitian dan fokus yang tinggi ketika harus memainkan sebuah repertoar lagu. Penelitian kali ini berisi tentang respons dan bagaimana cara yang efektif untuk memberikan model pembelajaran kepada penyandang Asperger ketika mengikuti proses pembelajaran piano. Musik dapat menjadi sarana terapi bagi anak berkebutuhan khusus karena mampu meningkatkan multi kecerdasan melalui aktivitas memainkan musik dan berkarya yang terintegrasi dengan gerak serta meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi anak (Milyartini, 2010). Banyak ahli yang mengungkapkan bahwa melatih organ pendengaran anak autis merupakan hal yang penting dalam proses penyembuhan (Reza, 2011). Sehingga dengan menggunakan model pembelajaran secara visual dan audiovisual tentunya dapat memberikan respons yang berbeda bagi anak berkebutuhan khusus, dalam hal ini penyandang Asperger. Maka, dari dua model pembelajaran ini akan terlihat respons model pembelajaran bagi penderita Asperger dalam mengikuti proses pembelajaran piano. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Penelitian Kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus. Kesimpulan yang dapat ditarik dari studi ini adalah model pembelajaran audiovisual lebih baik digunakan dalam proses pembelajaran piano bagi subjek penyandang Asperger dalam penelitian ini. Hal ini dapat memberikan hasil yang maksimal bagi subjek tersebut dalam pemahaman dan permainan dalam sebuah repertoar lagu. Kata kunci : Asperger, Pembelajaran Piano, Visual-Audiovisua

    Perancangan Motion Comic Edukasi Pencegahan Bullying Untuk Anak Sekolah Dasar

    No full text
    Bullying bukan lagi menjadi sesuatu yang asing ditelinga kita, permasalahan yang sepertinya tidak pernah habis ini terjadi di hampir seluruh pelosok Dunia. Salah satu permasalahan Bullying yang sering terjadi adalah di dalam Dunia Pendidikan, dan ironisnya masyarakat umum menganggap Bullying adalah sebagian dari proses siswa tumbuh bermasyarakat. Berbagai macam efek yang ditimbulkan Bullying bagi korban adalah depresi atau stress, tidak jarang mereka yang tak mampu menyelesaikan masalahnya memilih untuk mengakhiri hidupnya dengan tragis. Kepedulian akan Bullying harus ditumbuhkan sejak dini baik untuk Orang Tua, Guru, dan Siswa Sekolah, agar permasalahan yang sudah sejak lama ini tidak berlarut-larut didalam dunia Pendidikan khusunya Indonesia. Perancangan Motion comic pencengahan Bullying pada anak Sekolah Dasar ini, adalah salah satu bentuk alternative media pembelajaran tentang bagaimana menyikapi tindakan Bully yang sering terjadi di kalangan sekolah, terutama Sekolah Dasar. Melalui pendekatan animasi (motion) diharapkan pesan-pesan yang terkandung didalam cerita dapat dengan mudah terkomunikasikan oleh anak. Bentuk pesan dalam Motion comic tentang Pencegahan Bully Pada Anak Sekolah Dasar ini menggunakan 2 pendekatan, yaitu secara visual dari tingkah laku tokoh dan verbal pada kalimat yang terdapat setiap panel cerita. Kata kunci : Bullying, Motion comic, anak, sekolah dasa

    0

    full texts

    696

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Saraswati
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇