E-Journal Universitas Paramadina
Not a member yet
    333 research outputs found

    PENGUNGKAPAN DIRI KELUARGA SUKU BATAK JAWA

    Get PDF
    Adanya perbedaan suku maka terdapat perbedaan pula dalam cara berkomunikasi termasuk di dalam sebuah keluarga. Pengungkapan diri yang dilakukan oleh orang tua dan anak harus memperhatikan bagaimana proses komunikasi yang akan dilakukan. Komunikasi memiliki peran yang sangat penting dalam menjalin hubungan baik antara tiap anggota keluarga. Studi kasus yang digunakan sebagai metode penelitian ini mengkaji bagaimana aktivitas pengungkapan diri yang dilakukan oleh dua keluarga keturunan suku Batak dan Jawa dengan mengumpulkan hasil penelitian berdasarkan wawancara oleh peneliti. Menurut Culbert, Person, Cox, Watson dan Alman Taylor, terdapat lima aspek dalam pengungkapan diri yaitu ketepatan, motivasi, waktu, keintensifan serta kedalaman dan keluasan. Penelitian ini membahas gambaran pengungkapan diri pada aspek ketepatan, motivasi, waktu, keintensifan serta kedalaman dan keluasan dalam keluarga keturunan suku Batak Jawa. Kesimpulan: Berdasarkan keseluruhan aspek, aspek yang kurang dijalankan dengan sempurna adalah aspek ketepatan, keintensifan serta kedalaman dan keluasan. Aspek motivasi dan waktu sudah baik dimiliki oleh kedua keluarga dalam pengungkapan diri. Kedua keluarga memiliki kesamaan di beberapa aspek. Pengungkapan diri yang dilakukan oleh tiap anggota keluarga memporsikan masing-masing informasi yang disampaikan. Komunikasi antarbudaya yang terjadi pada keluarga pertama didominasi oleh suku Batak berbanding terbalik pada keluarga kedua yang tidak adanya budaya yang mendominasi namun kedua keluarga tidak menjadikan hal tersebut sebagai permasalahan besar dalam keluarga. Kata Kunci: pengungkapan diri, keluarga, komunikasi, suku Batak Jawa

    ENTREPRENEURSHIP BEHAVIOR OF ACEH ETHNIC

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perilaku kewirausahaan pada Etnis Aceh, faktor sosial budaya etnis yang mempengaruhi perilaku kewirausahaan, serta dampak perilaku kewirausahaan pada Etnis Aceh terhadap dunia wirausaha. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Jumlah responden ditentukan dengan Teknik sampling sebanyak tiga orang pengusaha asal Etnis Aceh yang berada di yogyakarta, diwawancarai secara mendalam dan di observasi perilakunya saat wawancara dan keseharian dalam menjalankan usaha. Hasil Analisis data penelitian menunjukkan bahwa perilaku kewirausahaan etnis Aceh mencakup dalam tiga aspek. (a) Afeksi dimana adanya perasaan cinta pada tanah kelahiran, rasa kekeluargaan, dan rasa keimanan yang erat. (b) Kognitif terkait pengetahuan akan budaya dan nilai keagamaan, bidang usaha yang digeluti, pengalaman usaha yang dimiliki, dan tujuan akan masa depan. (c) Ketrampilan yaitu mencakup kerja keras, inovatif, terbuka dan berterus terang, mandiri, perilaku religius, professional, cekatan, dan tegas. Sosial budaya Etnis Aceh yang membawa pengaruh pada perilaku kewirausahaan masyarakat Etnis Aceh yaitu: (a) Tradisi keluarga, (b) Karakter religius kedaerahan, (c) Nasionalisme Daerah, (d) Tradisi daerah, (e) Budaya daerah, dan (f) Karakter daerah. Perilaku kewirausahaan pada Etnis Aceh menberikan dampak yang positif jika diterapkan dalam dunia wirausaha. Keunikan yang menjadi hasil penelitian adalah unsur nilai syariat yang kental, pengaruh sejarah, nilai serta karakter budaya etnis yang diterapkan dalam dunia usaha oleh pengusaha asal Etnis Aceh.This study plans to decide how innovative conduct in Acehnese Ethnicity, ethnic socio-cultural factors that impact pioneering conduct, and the effect of enterprising conduct on Acehnese Morals on the universe of business. This study also utilizes a subjective strategy with a phenomenological approach. The quantity of respondents was chosen by sampling technique upwards of three business people from Ethnic Aceh who are in Yogyakarta, were met inside and out and saw in their conduct during the meeting and day by day in maintaining a business. The aftereffects of the information examination show that the ethnic enterprising conduct of Aceh covers three viewpoints. (a) Love in which there is an inclination of adoration in the place where there is birth, a feeling of connection, and a feeling of close confidence. (b) Intellectual information identified with strict culture and qualities, the field of business they work in, business experience they have, and future objectives. (c) Aptitudes that incorporate difficult work, creative, open and candid, autonomous, strict conduct, proficient, workmanlike and emphatic. Aceh\u27s ethnic social culture that has an effect on the enterprising conduct of the Aceh Ethnic people group, to be specific: (a) Family custom, (b) Territorial strict character, (c) Local patriotism, (d) Provincial convention, (e) Local culture and (f) Local character. Innovative conduct on the Aceh Ethnic has a positive effect when applied in the realm of business. The uniqueness that turns into the aftereffect of research is the component of Shari\u27a values, historical influences, values ​​and characters of ethnic culture that is vigorously applied in the business world by Acehnese ethnic business visionarie

    GAMBARAN PROSES SELF-ACCEPTANCE PADA WANITA DEWASA MADYA YANG MENGALAMI KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran proses self-acceptance pada individu dewasa madya yang mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Partisipan dalam penelitian ini adalah wanita dewasa madya berjumlah 2 orang dengan 4 orang informan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa kedua subjek mampu menjalankan proses self-acceptance yang diawali dengan tahap keengganan (aversity), tahap keingintahuan (curiosity), tahap toleransi (tolerance), tahap pembiaran (allowing), dan tahap persahabatan (friendship). Meski demikian, kedua subjek memiliki keputusan akhir yang berbeda. Subjek DA memilih untuk menerima dan melanjutkan rumah tangganya, sementara Subjek ET memilih untuk menerima namun mengakhiri rumah tangganya.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran proses self-acceptance pada individu dewasa madya yang mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Partisipan dalam penelitian ini adalah individu dewasa madya berjumlah 2 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa kedua subjek mampu menjalankan proses self-acceptance yang diawali dengan tahap keengganan (aversity), tahap keingintahuan (curiosity), tahap toleransi (tolerance), tahap pembiaran (allowing), dan tahap persahabatan (friendship). Meski demikian, kedua subjek memiliki keputusan akhir yang berbeda. Subjek DA memilih untuk menerima dan melanjutkan rumah tangganya, sementara Subjek ET memilih untuk menerima namun mengakhiri rumah tangganya. Kata kunci: Self-Acceptance, Dewasa Madya, Kekerasan Dalam Rumah Tangga

    REKONSTRUKSI MAKNA BERHUTANG DALAM MEDIA SOSIAL

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui ideologi apa yang tersembunyi dibalik iklan iklan paylater dalam media baru, dan bagaimana makna berhutang di rekonstruksi oleh pengiklan, dalam iklan iklan paylater. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dan menggabungkan metode multimodal Anstey & Bull dan Kress van Leeuwen, menggunakan purpossive sampling dengan kriteria, produk fintech, yang beriklan di dalam new media, dan juga yang penulis nilai, di dalam iklan tersebut terdapat pergeseran makna dalam berhutang. Penulis memilih tiga iklan di dalam populasi sebagai sampel, yaitu adalah iklan Gopay paylater dan juga Traveloka Paylater. Dari data yang sudah peneliti dapat, yaitu berupa screenshot dari iklan iklan paylater dalam media baru, maka penulis menemukan adanya rekonstruksi makna dalam berhutang yaitu, , dimana pengiklan menggeser makna tersebut menjadi berhutang untuk memenuhi hasrat gaya hidup seseorang, dan juga pengiklan berusaha menyelipkan ideologi konsumerisme, dengan menggunakan gaya hidup sebagai bujuk rayu kepada konsumen. Kata Kunci : Gaya hidup, Konsumerisme, Multimodal, Komunikasi Simbolik, Semiotik

    Kausalitas dalam Sains dan Teologi: Perbandingan Pandangan Mu’tazilah dan Asyariyah

    Get PDF
    The Mu\u27tazilites believed in deterministic causality explained by human reason. Humans have freedom and are responsible for their actions. Ashariyah, on the other hand, believes in occasional causality controlled by God\u27s will. Events in the universe are not connected and only happen because of God\u27s will. Modern science, with its developments, shows that causality is not a simple concept. From classical physics to quantum physics, understanding of causality continues to evolve and challenge traditional thinking. The meeting point between theology and modern science lies in the question of God\u27s role in the universe. Theologians\u27 questions about miracles and divine intervention parallel physicists\u27 questions about cause-and-effect relationships and the behavior of objects. This journal concludes that causality is a complex and multidimensional concept that requires understanding from various perspectives, including theology and science

    The Design of Promotional Media for "Pesta Wastra Indonesia" Komunitas Remaja Nusantara (KRN) in Jakarta

    Get PDF
    Fabric tradition has been present since ancient times, but over time the use of fabrics in daily activities has shifted to formal fittings. Komunitas Remaja Nusantara (KRN) has activities to campaign for various types of fabrics / literature, especially for teenagers, under the name "Pesta Wastra Indonesia". Methods in design design and descriptive qualitative research are used to obtain precise and accurate data, so that the event design is in accordance with the target and the intended segment. The results of this design have a visual impact on increasing the amount of interest in teenagers to attend, because it is packaged with attractive visuals and in accordance with the teenage segment, as well as achieving the desired image, namely building the desire of teenagers to use fabrics in daily activities as a form of preservation of Indonesian cultural values.Fabric tradition has been present since ancient times, but over time the use of fabrics in daily activities has shifted to formal fittings. Komunitas Remaja Nusantara (KRN) has activities to campaign for various types of fabrics / literature, especially for teenagers, under the name "Pesta Wastra Indonesia". Methods in design design and descriptive qualitative research are used to obtain precise and accurate data, so that the event design is in accordance with the target and the intended segment. The results of this design have a visual impact on increasing the amount of interest in teenagers to attend, because it is packaged with attractive visuals and in accordance with the teenage segment, as well as achieving the desired image, namely building the desire of teenagers to use fabrics in daily activities as a form of preservation of Indonesian cultural values

    Penerapan Mindfulness Based Art Therapy (Mbat) terhadap Gejala Depresi yang Dialami Mahasiswa di Universitas Paramadina:

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas MBAT (mindfulness based art therapy) untuk mereduksi gejala depresi yang dialami mahasiswa. MBAT merupakan salah satu pendekatan terapi yang menggabungkan elemen inti dari kurikulum Mindfulness Based Stress Reduction (MBSR) dengan pendekatan art therapy. Responden penelitian ini berjumlah dua orang mahasiswa dengan gejala depresi pada level sedang atau berat. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Explanatory Mixed Methods Design dengan teknik pengumpulan data melalui Pretest-Posttest Control One Case Study Design. Pada penelitian ini, self-report yang digunakan adalah Beck Depression Inventory II (BDI-II) untuk mengukur gejala depresi, dan Mindfulness Attention Awareness Scale (MAAS) untuk menilai perhatian/kesadaran individu dalam keadaan penuh perhatian (mindful states) di dalam suatu situasi. Hasil penelitian ini menunjukan adanya penurunan gejala depresi dan juga peningkatan kesadaran (mindfulness) setelah diberikan intervensi MBAT selama 10 sesi pada kedua responden.Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas MBAT (mindfulness based art therapy) untuk mereduksi gejala depresi yang dialami mahasiswa. MBAT merupakan salah satu pendekatan terapi yang menggabungkan elemen inti dari kurikulum Mindfulness Based Stress Reduction (MBSR) dengan pendekatan art therapy. Responden penelitian ini berjumlah dua orang mahasiswa dengan gejala depresi pada level sedang atau berat. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Explanatory Mixed Methods Design dengan teknik pengumpulan data melalui Pretest-Posttest Control One Case Study Design. Pada penelitian ini, self-report yang digunakan adalah Beck Depression Inventory II (BDI-II) untuk mengukur gejala depresi, dan Mindfulness Attention Awareness Scale (MAAS) untuk menilai perhatian/kesadaran individu dalam keadaan penuh perhatian (mindful states) di dalam suatu situasi. Hasil penelitian ini menunjukan adanya penurunan gejala depresi dan juga peningkatan kesadaran (mindfulness) setelah diberikan intervensi MBAT selama 10 sesi pada kedua responden

    KETERBUKAAN DIRI DALAM INTERAKSI SOSIAL: STUDI PADA INDIVIDU USIA PRODUKTIF PENDERITA LUPUS ERITEMATOSUS SISTEMIK (LES)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran keterbukaan diri dalam melakukan interaksi sosial pada individu usia produktif penderita penyakit autoimun Lupus Eritematosus Sistemik atau LES (Systemic Lupus Erythemathosus). Penyakit autoimun merupakan penyakit dimana antibodi yang secara fisiologis berfungsi melindungi tubuh dari serangan kuman penyakit justru tidak mengenali tubuh dan kemudian antibodi tersebut berbalik menyerang tubuh. Gejala penyakit Lupus pada umumnya kerontokan rambut, kelelahan yang sangat terasa, demam yang sering, serta perubahan warna jari tangan atau anggota tubuh lain menjadi pucat, dari ungu kebiruan ke kemerahan sebagai akibat dari penyempitan pembuluh darah. Penyakit LES juga berdampak pada kondisi psikologis yang pada umumnya berupa depresi, putus asa, rendah diri, dan merasa tidak akan sembuh. Kondisi tersebut terjadi karena penyakit LES terjadi tanpa ada gejala yang tetap dan hasil diagnosa tidak pasti sehingga sering disebut sebagai penyakit seribu wajah, dan terjadi dalam rentang waktu yang lama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, wawancara dilakukan pada subyek penderita LES serta dilengkapi wawancara pada informan yang merupakan significant others dari subyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subyek membutuhkan proses serta waktu yang cukup lama untuk menerima kenyataan bahwa LES sebagai penyakit autoimun pada waktu tersebut belum dipahami oleh masyarakat secara umum, sehingga terjadi penilaian yang tidak tepat dan insensitivitas secara psikologis terhadap kondisi subyek oleh lingkungan sosial terdekat. Setelah beberapa tahun, secara bertahap subyek mulai menerima kondisi yang ada dan lebih bisa melakukan interaksi secara terbuka dimulai dari lingkungan sosial terdekat yaitu keluarga. Keterbukaan diri dalam melakukan interaksi sosial lebih terkait dengan kondisi fisik, kondisi psikologis, reaksi emosi yang dominan, dan hal-hal lain yang merupakan substansi umum maupun substansi privat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran keterbukaan diri dalam melakukan interaksi sosial pada individu usia produktif penderita penyakit autoimun Lupus Eritematosus Sistemik atau LES (Systemic Lupus Erythemathosus). Penyakit autoimun merupakan penyakit dimana antibodi yang secara fisiologis berfungsi melindungi tubuh dari serangan kuman penyakit justru tidak mengenali tubuh dan kemudian antibody tersebut berbalik menyerang tubuh. Gejala penyakit Lupus pada umumnya kerontokan rambut, kelelahan yang sangat terasa, demam yang sering, serta perubahan warna jari tangan atau anggota tubuh lain menjadi pucat, dari ungu kebiruan ke kemerahan sebagai akibat dari penyempitan pembuluh darah. Penyakit LES juga berdampak pada kondisi psikologis yang pada umumnya berupa depresi, putus asa, rendah diri, dan merasa tidak akan sembuh. Kondisi tersebut terjadi karena penyakit LES terjadi tanpa ada gejala yang tetap dan hasil diagnosa tidak pasti sehingga sering disebut sebagai penyakit seribu wajah, dan terjadi dalam rentang waktu yang lama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, wawancara dilakukan pada subyek penderita LES serta dilengkapi wawancara pada informan yang merupakan significant others dari subyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subyek membutuhkan proses serta waktu yang cukup lama untuk menerima kenyataan bahwa LES sebagai penyakit autoimun pada waktu tersebut belum dipahami oleh masyarakat secara umum, sehingga terjadi penilaian yang tidak tepat dan insensitivitas secara psikologis terhadap kondisi subyek oleh lingkungan sosial terdekat. Setelah beberapa tahun, secara bertahap subyek mulai menerima kondisi yang ada dan lebih bisa melakukan interaksi secara terbuka dimulai dari lingkungan sosial terdekat yaitu keluarga. Keterbukaan diri dalam melakukan interaksi sosial lebih terkait dengan kondisi fisik, kondisi psikologis, reaksi emosi yang dominan, dan hal-hal lain yang merupakan substansi umum maupun substansi privat

    Pengaruh Resiliensi Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Di Masa Pandemi Covid-19 Pada Departemen Business Operation PT AXA Mandiri Financial Services

    Get PDF
      Dunia dihebohkan dengan pandemi yang berawal dari munculnya virus Covid-19 yang berdampak bukan hanya terhadap kesehatan fisik saja namun juga kesehatan mental yang dapat memengaruhi ketahanan diri seseorang. Produktivitas kerja merupakan salah satu tolak ukur penilaian karyawan dalam melakukan pekerjaan di sebuah perusahaan, sehingga perusahaan harus memastikan karyawan tetap produktif dalam menjalankan pekerjaan disetiap situasi terutama di kondisi ketidakpastian seperti pandemi Covid-19 yang tentunya bisa berpengaruh terhadap ketahanan karyawan yang bisa menyebabkan produktivitas kerja karyawan menurun. Resiliensi merupakan ketahanan dalam diri seseorang untuk dapat bisa menghadapi segala situasi tantangan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hubungan antara resiliensi dengan produktivitas kerja karyawan di masa pandemi Covid-19 pada Departemen Business Operation PT AXA Mandiri Financial Services dengan melibatkan 49 responden yang masa kerjanya > 2 tahun yang sudah merasakan lingkup bekerja dari sebelum dan selama masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara resiliensi dengan produktivitas kerja. Semakin baik resiliensi karyawan maka semakin baik juga produktivitas kerja karyawan. Kata Kunci:Resiliensi, Produktivitas Kerja, AXA Mandir

    Nilai Etika dalam Seni Islam: Studi Pemikiran Seyyed Hossein Nasr

    Get PDF
    The development of thought and creativity in Islamic art is increasingly showing progress. Artworks provide teachings in everyday life that are useful for creating good Muslims. Various Muslim scholars also studied Islamic art and even Muslims produced Islamic art. One of them is Seyyed Hossein Nasr who approaches Islamic art with spirituality. This research is a library research or literature with qualitative research methods. Research library data sources from books, manuscripts, scientific articles and other sources of literature that can be trusted. One of the primary data sources is Seyyed Hossein Nasr\u27s book entitled Islamic Art and Spirituality which has been translated into Indonesian by Sutejo with the title Spirituality and Islamic Art. The results show that Islamic art contains ethical values ​​that are useful for everyday life. As in the art of calligraphy which is attached to the lives of Muslims, such as in household furniture. In addition, Islamic teachings can be seen in Islamic poems. Other arts also such as music, dance, Islamic architecture and others. So it can be concluded that Islamic art contains ethical values ​​which for Nasr can be contemplated through spiritual activities

    291

    full texts

    333

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Paramadina
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇