E-Journal Universitas Paramadina
Not a member yet
    333 research outputs found

    Critical Analysis of Technological Intervention in the Humanitarian Crisis of Sudan and the UN Agencies Resistance

    Full text link
    Sudan is a country that has been described by the UN as the worst humanitarian crisis in 2024. Technology became the tool for the human rights violations by the conflicting parties and gun for UN agencies working in Sudan to entangle the social disaster and food security by providing short term and long-term actions and solutions in many fields. The data collection in this paper was carried out using history and data analysis. The limitation of this study paper was the absence of a chance for the researcher to go directly to Sudan to get first-hand data. All data will likely be checked into reliable sources. From the results analysis data in the paper, it can be concluded that technological intervention in the human crisis has contributed and succeeded in many positive ways to being the last platform for the victims and on the contrary, being abused, and failed to open the Sudanese issue to the international community.Sudan merupakan negara yang digambarkan oleh PBB sebagai negara dengan krisis kemanusiaan terburuk pada tahun 2024. Teknologi berperan sebagai mesin pelanggaran HAM oleh pihak yang berkonflik, dan menjadi senjata bagi badan PBB yang bekerja di Sudan untuk mengatasi bencana sosial dan ketahanan pangan dengan memberikan tindakan dan solusi jangka pendek dan jangka panjang melingkupi berbagai bidang. Pengumpulan data dalam tulisan ini dilakukan dengan menggunakan sejarah dan analisis data. Keterbatasan makalah penelitian ini adalah tidak adanya kesempatan bagi peneliti untuk terjun langsung ke Sudan dan mendapatkan data langsung. Sebelum melakukan penggolahan data, semua data akan diperiksa validistasnya ke dalam sumber terpercaya. Dari hasil analisis data dalam makalah tersebut, dapat disimpulkan bahwa intervensi teknologi dalam krisis kemanusiaan telah berkontribusi dan berhasil dalam banyak hal positif dengan menjadi harapan terakhir bagi para korban dan sebaliknya, disalahgunakan dan kurang efektif untuk membuka masalah Sudan kepada komunitas internasional

    The Impact of Meaningful Work on Employees:A Systematic Literature Review

    Full text link
    Meaningful work refers to the extent to which individuals perceive their jobs as valuable, impactful, and aligned with their life purpose. This concept has gained increasing importance in the modern workplace, as it has been shown to contribute to both employee well-being and organizational effectiveness. This study aims to examine the impact of meaningful work experienced by employees using a systematic literature review method, with research findings sourced from credible academic articles identified through the software Publish or Perish version 8 and selected using Rayyan.id. The inclusion criteria for reviewed articles were: publications between 2016 and 2025, written in Indonesian, employing a quantitative research design, and focused on employees in Indonesian companies. After a thorough selection process, the study revealed that meaningful work has a significant positive influence on several key aspects of work life, including organizational commitment, job stress levels, employee loyalty, creativity, and work engagement. Meaningful work not only enhances individual psychological well-being but also plays a strategic role in supporting overall organizational performance.Kebermaknaan kerja merujuk pada sejauh mana seseorang memandang pekerjaannya sebagai sesuatu yang bernilai, berdampak, dan selaras dengan tujuan hidupnya. Konsep ini menjadi semakin penting dalam dunia kerja modern karena terbukti berkontribusi pada kesejahteraan karyawan dan efektivitas organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak keberadaan makna kerja yang dimiliki karyawan dengan menggunakan metode systematic literature review, dimana hasil penelitian diperoleh dari sumber-sumber artikel ilmiah yang kredibel dari software Publish or Perish version 8 dan melalui proses seleksi pada software Rayyan.id. Kriteria inklusi artikel yang direview yaitu artikel yang diterbitkan antara tahun 2016 - 2025, menggunakan bahasa Indonesia, menggunakan desain kuantitatif, dan dalam konteks pada karyawan di Perusahaan Indonesia. Setelah melalui seleksi sumber artikel ilmiah, penelitian ini menunjukan bahwa kebermaknaan kerja memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap berbagai aspek penting dalam dunia kerja, di antaranya komitmen organisasi, tingkat stres kerja, loyalitas, kreativitas, dan keterlibatan karyawan. Kebermaknaan kerja tidak hanya berkontribusi terhadap kesejahteraan psikologis individu, tetapi juga berperan strategis dalam mendukung performa organisasi secara keseluruhan

    Analisis Semiotika Roland Barthes pada Sampul Majalah Tempo (Revolusi 4.0 adalah Kunci) edisi 12-18 November 2018

    No full text
    Book/magazine covers are one of the important things in protecting books, apart from that, they are also useful in introducing what is in the book, to communicate to the public, so that it is more attractive, appropriate illustrations or designs are needed and represent the contents of the magazine or book. Next, it is necessary to study the meaning of connotation and denotation through Roland Barthes\u27 semiotic theory.Sampul buku/majalah merupakan salah satu hal yang penting dalam melindungi buku, selain itu juga berguna dalam memperkenalkan apa yang ada di dalam buku tersebut, untuk mengkomunikasikan kepada masyarakat, agar lebih menarik diperlukan ilustrasi atau desain yang sesuai dan mewakili isi dari majalah atau buku tersebut. Selanjutnya, perlu dikaji makna konotasi dan denotasi melalui teori semiotika Roland Barthes

    PERAN KOMUNIKASI ANTAR SANTRI DALAM MENJAGA KESEHATAN MENTAL DI MASA PANDEMI COVID-19: STUDI ATAS ALUMNI PONDOK MODERN AL-RIFAIE 2 MALANG

    Full text link
    Penelitian ini mengeksplorasi peran komunikasi interpersonal antar santri di Pondok Modern Al-Rifa’ie 2 Malang dalam menjaga kesehatan mental selama pandemi COVID-19. Fokus penelitian adalah pada bagaimana interaksi sosial dan dukungan teman sebaya membantu mengatasi tekanan mental akibat pembatasan sosial. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menggali pengalaman alumni dalam memanfaatkan komunikasi antarpribadi selama masa pandemi. Temuan menunjukkan bahwa komunikasi antar santri memainkan peran penting dalam menciptakan solidaritas, mengurangi kecemasan, dan memperkuat ketahanan mental. Meskipun ada tantangan seperti karakteristik individualis pada beberapa santri, interaksi yang intensif melalui berbagai kegiatan bersama berhasil menciptakan rasa aman dan dukungan emosional. Aktivitas bersama dan percakapan sehari-hari menjadi mekanisme penting untuk mengalihkan perhatian dari tekanan mental, terutama selama masa isolasi yang ketat. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya komunikasi interpersonal sebagai sarana pertukaran informasi dan dukungan emosional dalam konteks lingkungan sosial yang unik seperti pesantren. Hasil penelitian memberikan wawasan tentang bagaimana komunikasi interpersonal dapat diterapkan secara efektif dalam mendukung kesehatan mental, tidak hanya di lingkungan pesantren tetapi juga dalam konteks kelompok sosial lainnya. Studi ini merekomendasikan pengembangan program berbasis komunikasi untuk mendukung kesejahteraan mental santri di masa depan

    Determinasi Kompetensi, Pelatihan Dan Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Karyawan Pada Badan Penghubung Provinsi X di Jakarta

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Kompetensi, Pelatihan dan Pengembangan Karir terhadap Kinerja Karyawan (Studi kasus pada Badan Penghubung Provinsi X di Jakarta). Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif kausal. yaitu mengetahui pengaruh antar variabel yang diteliti. Alat pengumpulan data mengunakan kuisioner yang disebarkan kepada Pegawai pada Badan Penghubung Provinsi X di Jakarta. Populasi yang diteliti pada penelitian ini sebanyak 60 Pegawai, sedangkan sampel yang digunakan sebanyak 60 Pegawai menggunakan teknik sampling jenuh. Metode Analisis data dalam penelitian ini menggunakan SEM PLS dengan bantuan software untuk olah data Smart PLS, adapun tahapan-tahapan yang akan dilakukan dalam pegelolaan data sebagai berikut, melalui pengujian outer model, inner model dan uji hipotesis. Tahap pertama membuat instrument penelitian pada  masing-masing variable yang akan diteliti. Tahap kedua menguji instrument variabel Kompetensi, Pelatihan, Pengembangan Karir  dan Kinerja Karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompetensi tidak berpengaruh, sedangkan  Pelatihan dan Pengembangan Karir berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan Badan Penghubung Provinsi X di Jakarta

    Pengaruh Media Sosial dan Persepsi Harga terhadap Impulsive Buying dengan Positive Emotion sebagai Variabel Mediasi

    Full text link
    Penelitian ini menggunakan SEM untuk menguji bagaimana media sosial, persepsi harga, dan emosi positif memengaruhi pembelian impulsif produk kosmetik pada 154 konsumen Gudang Kosmetik Purwokerto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial secara langsung memengaruhi pembelian impulsif, sementara emosi positif berperan sebagai mediator antara persepsi harga dan pembelian impulsif. Temuan yang unik adalah bahwa peneliti tidak menemukan peran mediasi emosi positif dalam hubungan antara media sosial dan pembelian impulsif, mengindikasikan adanya mekanisme yang berbeda dalam memengaruhi konsumen. Temuan ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih mendalam tentang perilaku konsumen dalam era digital dan memiliki implikasi penting bagi pengembangan strategi pemasaran yang lebih efektif dalam industri kosmetik

    Optimasi Pengelolaan Data Pencarian Fasilitas Ekspedisi Berbasis Otomasi dengan Pendekatan Framework Waterfall

    Full text link
    Information technology (IT) has become an integral part of everyday life and plays an important role in various aspects of modern society.  With the rapid development of technology, IT has changed the way individuals and organizations communicate, work, and interact. PT XYZ, as a company engaged in logistics, faces a challenge in managing expedition facility search data. This study aims to automate the management of expedition facility search data using the Waterfall framework. The stages in Waterfall include stages such as needs analysis, design, implementation, testing and maintenance. The waterfall method is helpful because it provides a structured, clear, and organized process for project completion.Teknologi informasi (TI) telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari dan berperan penting dalam berbagai aspek masyarakat modern.  Dengan pesatnya perkembangan teknologi, TI telah mengubah cara individu dan organisasi berkomunikasi, bekerja, dan berinteraksi. PT. XYZ, sebagai perusahaan yang bergerak di bidang logistik menghadapi sebuah tantangan dalam mengelola data pencarian fasilitas ekspedisi. Studi ini bertujuan untuk melakukan otomatisasi pengelolaan data pencarian fasilitas ekspedisi dengan menggunakan metode Waterfall. Adapun tahap tahap dalam Waterfall mencakup tahap-tahap seperti analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian dan pemeliharaan. Metode waterfall sangat membantu karena menyediakan proses yang terstruktur, jelas, dan terorganisasi dalam penyelesaian proyek

    Visual Storytelling in the AI Era: A Study of the Uketsu Channel\u27s Narrative Graphic Design on YouTube

    Full text link
    This study concludes that artificial intelligence (AI) plays a transformative role in enhancing visual storytelling on YouTube, particularly through the case of the Uketsu channel. The integration of AI-generated visual elements—such as atmospheric illustrations, narrative-driven diagrams, and memory-based imagery—not only supports narrative immersion but also deepens emotional engagement with the audience. The use of niche AI tools like Kakashi, as explored in one of Uketsu\u27s most-viewed videos, reveals how personalized and emotionally resonant visuals can amplify horror storytelling. Furthermore, the findings highlight the importance of balancing human creativity with AI assistance to maintain originality and ethical integrity in digital content creation. While AI tools offer efficiency and personalization, creators must navigate challenges such as potential loss of artistic authenticity and overdependence on automated systems. Ultimately, this study offers insights into the evolving dynamics of narrative graphic design in the AI era, where technology serves not just as a tool but as an active participant in shaping audience experiences.Studi ini menyimpulkan bahwa kecerdasan buatan (AI) memainkan peran transformatif dalam meningkatkan narasi visual di platform YouTube, khususnya melalui studi kasus kanal Uketsu. Integrasi elemen visual yang dihasilkan oleh AI—seperti ilustrasi atmosferik, diagram berbasis narasi, dan citra yang mengandalkan memori—tidak hanya mendukung pendalaman narasi, tetapi juga memperkuat keterlibatan emosional dengan audiens. Penggunaan perangkat AI khusus seperti Kakashi, yang dianalisis dalam salah satu video paling populer di kanal Uketsu, menunjukkan bagaimana visual yang dipersonalisasi dan memiliki resonansi emosional dapat memperkuat penyampaian cerita horor. Lebih lanjut, temuan penelitian ini menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara kreativitas manusia dan bantuan AI guna mempertahankan orisinalitas serta integritas etis dalam penciptaan konten digital. Meskipun perangkat AI menawarkan efisiensi dan personalisasi, para kreator perlu menghadapi tantangan seperti potensi hilangnya autentisitas artistik dan ketergantungan berlebihan pada sistem otomatis. Pada akhirnya, studi ini memberikan wawasan mengenai dinamika yang terus berkembang dalam desain grafis naratif di era AI, di mana teknologi tidak hanya berfungsi sebagai alat, tetapi juga sebagai partisipan aktif dalam membentuk pengalaman audiens

    Etika Human-Centered Design Thinking: Refleksi Filosofis dan Implikasi bagi Manajemen Administrasi

    Full text link
    Design Thinking memiliki peran penting sebagai pendekatan inovasi yang berpusat pada manusia. Pendekatan ini tidak hanya menekankan penciptaan solusi kreatif, tetapi juga mengandung dimensi etika dan filsafat yang menempatkan martabat manusia sebagai inti. Melalui penelusuran literatur dan analisis konseptual, artikel ini menguraikan lima tahapan utama Design Thinking: membangun empati, merumuskan masalah, menghasilkan ide, membuat prototipe, dan melakukan pengujian. Setiap tahapan dikaji dari perspektif filsafat (humanisme, fenomenologi, pragmatisme, dan eksistensialisme) serta etika tanggung jawab. Selain itu, artikel ini menyoroti implikasi Design Thinking dalam manajemen administrasi, khususnya dalam konteks pengambilan keputusan, pelayanan publik, dan pengelolaan organisasi. Dengan demikian, Design Thinking dipahami bukan sekadar metode teknis, melainkan juga refleksi etis-filosofis yang memberi arah bagi manajemen administrasi yang humanis dan berkelanjutan

    Analisis Implementasi Kebijakan Luar negeri non-Intervensi Tiongkok Terhadap Myanmar Pasca Kudeta Militer Februari 2021

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsistensi implementasi prinsip non-intervensi Tiongkok terhadap Myanmar pasca kudeta mi-liter Februari 2021. Landasan teori yang digunakan yaitu prinsip non-intervensi serta teori pengambilan keputusan. Penelitian ini meng-gunakan metode kualitatif eksplanasi dengan tiga jalur analisis data kualitatif, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpu-lan. Pengumpulan data melalui studi literatur dari berbagai sumber pustaka yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun secara historis Tiongkok menjadikan non-intervensi sebagai pilar utama diplomasi sejak era Zhou Enlai 1953, pada praktiknya prinsip ini mengalami fleksibilitas signifikan, terutama ketika dihadapkan pada situasi konflik internal Myanmar yang menyentuh kepentingan strategis Tiongkok. Prinsip ini telah berubah dari retorika normatif menjadi instrumen diplomatik strategis dan selektif. Perubahan prin-sip non-intervensi Tiongkok menjadi pendekatan pragmatis mulai ter-lihat sejak April 2021, ketika Tiongkok terlibat aktif dalam proses di-plomasi ASEAN, hingga menekan junta untuk melindungi inves-tasinya, mempercepat proyek-proyek CMEC, dan merestrukturisasi ulang mekanisme proyek. Analisis berdasarkan teori pengambilan keputusan mengungkap bahwa respon Tiongkok mencerminkan pen-dekatan aktor rasional, di mana pemerintah bertindak sebagai entitas tunggal yang membuat keputusan berdasarkan kalkulasi untung-rugi untuk memaksimalkan kepentingan nasional. Dengan demikian, prin-sip non-intervensi Tiongkok lebih tepat dipahami sebagai alat diplo-matik yang lentur dan instrumental, bukan sebagai doktrin tetap yang dijalankan secara konsisten

    291

    full texts

    333

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Paramadina
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇