KARYA DOSEN Fakultas Sastra UM
Not a member yet
77 research outputs found
Sort by
Menyemai Islam Ramah di Perguruan Tinggi
Buku ‘Menyemai Islam Ramah di Perguruan Tinggi ini lahir atas kegelisahan penulis terhadap perkembang.usi gerakan pemikiran Islam yang banyak mengarah kepada radikalisme. Apalagi di kalangan kampus umum, perkemba- ngan pemikiran Islam radikal mendapatkan tempat di hati sebagian mahasiswa. Jika pemikiran ini dibiarkan begitu saja tanpa ada upaya penyeimbang, maka bisa membahayakan bagi Islam sendiri. Karena Islam bisa terkesan kaku dan sulit diterima. Melalui buku ini penulis ingin menyampaikan bah- wa Islam itu sebenarnya agama yang sangat ramah, jauh dari kesan angker dan menakutkan. Sebagai agama yang rahma- tan lil alamin, Islam harus dikaji dan difahami secara menda- lam, tidak hanya pada kulitnya. Karena itu, buku ini juga ingin menghadirkan ruang diskusi bagi kalangan akademisi, mahasiswa dan umat Islam pada umumnya untuk melihat sisi humanisme ajaran Islam yang dihadirkan Allah swt. kepada semua umat manusia
PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN MENULIS KREATIF CERPEN DAN NASKAH DRAMA SMP TERINTEGRASI KARAKTER
ABSTRAK Anisah, Giati. 2012. Pengembangan Instrumen Asesmen Menulis Kreatif Cerpen dan Naskah Drama SMP Terintegrasi Karakter. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Malang. Pembimbing: (I) Dr. Titik Hasiati, M.Pd., (II) Dr. Nurhadi, M.Pd. Kata kunci: instrumen asesmen, menulis kreatif cerpen, menulis kreatif naskah drama, penilaian karakter. Penelitian pengembangan ini dilatarbelakangi oleh penilaian kemampuan menulis kreatif bidang kesastraan khususnya cerpen dan naskah drama di SMP memiliki banyak kekurangan. Kekurangan tersebut terdiri dari empat hal, yakni (1) instrumen asesmen kurang memiliki validitas yang baik, (2) instrumen asesmen kurang reliabel sehingga porsi subjektivitas guru tinggi, (3) tugas kurang praktis sehingga tidak semua siswa mengumpulkan tugas pada batas waktu yang ditentukan, dan (4) kriteria penilaian proses kurang jelas. Kekurangan yang ada di lapangan tersebut perlu segera ditanggulangi. Membiarkan keadaan ini berlarut-larut akan menghambat kegiatan evaluasi yang valid. Penelitian ini akan menghasilkan seperangkat instrumen asesmen menulis kreatif cerpen dan naskah drama SMP terintegrasi kararkter. Instrumen asesmen terdiri dari tiga produk, yaitu (1) instrumen asesmen menulis kreatif cerpen bertolak dari peristiwa yang pernah dialami, (2) menulis kreatif naskah drama satu babak dengan memerhatikan keaslian ide, dan (3) menulis naskah drama berdasarkan peristiwa nyata. Setiap produk terdiri dari tugas menulis kreatif, rubrik observasi proses, dan rubrik penilaian hasil. Produk dikemas dalam sebuah buku berisi wujud instrumen yang dilengkapi karakteristik dan petunjuk penggunaan yang diselipkan di saku buku tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan instrumen asesmen menulis kreatif cerpen dan naskah drama SMP terintegrasi karakter. Produk yang dikembangkan memperhatikan syarat-syarat instrumen asesmen yang baik yakni memiliki validitas, kepraktisan, dan reliabilitas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Rancangan penelitian ini diadaptasi dari prosedur penelitian pengembangan instrumen Djaali dan Muljono (2008:60—62). Berdasarkan prosedur tersebut, terdapat dua belas tahap pengembangan instrumen asesmen, yakni (1) merumuskan konstruk, (2) mengembangkan dimensi dan indikator, (3) membuat kisi-kisi, (4) menentukan besaran kontinum, (5) menulis butir instrumen, (6) melakukan uji ahli, (7) merevisi berdasarkan hasil uji ahli, (8) penggandaan, (9) uji coba di lapangan, (10) perbaikan atau pengeluaran butir yang tidak valid, (11) penghitungan reliabilitas, dan (12) perakitan kembali butir yang valid. Penelitian ini memiliki dua jenis data, yaitu data numerik dan verbal. Data numerik didapat dari skor yang dituliskan ahli pada angket validasi. Data verbal dibedakan menjadi data verbal tertulis dan data verbal tidak tertulis. Data verbal tertulis berupa catatan, komentar, kritik, dan saran perbaikan mengenai validitas dan kepraktisan produk yang dituliskan subjek uji pada angket validasi. Data verbal tidak tertulis berupa informasi lisan yang diperoleh ketika wawancara. Instrumen asesmen menulis kreatif cerpen dan naskah drama SMP terintegrasi karakter yang dihasilkan penelitian ini dibutuhkan guru dan siswa. Instrumen tersebut telah memenuhi syarat-syarat instrumen yang baik, yakni validitas, kepraktisan, dan reliabilitas. Berdasarkan simpulan tersebut disarankan tiga hal, yakni (1) guru disarankan menggunakan instrumen untuk menilai keterampilan menulis kreatif cerpen dan naskah drama di SMP dengan mengintegrasikan pendidikan karakter, (2) diseminasi produk ini disarankan melalui internet. Jika memungkinkan produk akan diterbitkan, dan (3) hasil pengembangan dapat dipelajari dan diterapkan oleh guru dalam mengajarkan kompetensi menulis kreatif cerpen dan naskah drama. Dengan demikian, peneliti akan memperoleh tanggapan berupa komentar dan saran yang dapat menjadi pertimbangan bagi peneliti untuk mengembangkan instrumen asesmen yang lebih baik
PEMBELAJARAN MENULIS TEKS BERITA DI KELAS VIII D SMP NEGERI 9 MALANG
RINGKASAN Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran menulis berita pada siswa kelas VIIID SMP Negeri 9 Malang tahun pelajaran 2017/2018 yang memfokuskan pada perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data pada penelitian ini meliputi RPP, pelaksanaan pembelajaran yang terdiri atas aktivitas guru dan siswa, dan penilaian pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi, dan rekaman berupa foto. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian pembelajaran menulis berita pada siswa kelas VIIID SMP Negeri 9 Malang difokuskan pada tiga komponen antara lain, perencanaan dan pelaksanaan,. Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) menulis berita memiliki komponen yang terdiri atas identitas mata pelajaran, standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, materi ajar, alokasi waktu, metode pembelajaran, sumber belajar, kegiatan pembelajaran, dan penilaian hasil belajar. Semua komponen dalam perencanaan pembelajaran telah dipenuhi guru. Pelaksanaan pembelajaran menulis berita yang meliputi aktivitas guru dan siswa terdiri atas kegiatan pendahuluan, inti, dan kegiatan penutup telah dilaksanakan guru. Kata Kunci: Menulis, pembelajaran, dan teks berita. This study attempts to described learning writing news at a student of class VIIID junior high schools 9 malang in 2017/2018 which is focusing on lesson plans and implementation. The methodology that was used is the method qualitative descriptive .A source of data in this research include lesson plans , presentation of teaching material which is made up of the activity of teachers and students , and judgment of learning .The data collection was done by observation techniques , interview , documentation , in the form of a photograph and recording of .Data analysis technique using a technique qualitative descriptive . Research results learning wrote news on a student VIIID smpn 9 unfortunate focused on three component among others, planning and implementation. Implementation plan learning ( lesson plans ) wrote news having component parts which consists of identity subjects, standard competence, basic competence, indicators, the purpose of learning, teaching matter, allocation of time, a method of learning, a source of learning, learning activities, and assess the study results.All components in planning learning been filled with teachers.The learning wrote news that includes activity teachers and students consists of the introduction, the core, and activities cover has been implemented teachers.On the implementation of the learning teachers uses the talks, integration, discussion, and task, in the use of media, teachers using media slates to ease learning wrote news.Those three events be finished by teachers.Activity in the process of students. Keywords: writing, learning, and news text
Hubungan Kemampuan Literasi Informasi dengan Minat Baca Di Peprustakaan SMP Negeri 6 Malang
RINGKASAN Darista Yusna Pratiwi. 2018.Hubungan Kemampuan Literasi Informasi Dengan Minat Baca Peserta Didik di Perpustakaan SMP Negeri 6 Malang . Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr.Hj.Titik Harsiati, M.Pd (II) Setiawan S.Sos, M.IP Kata Kunci : literasi informasi, minat baca, sekolah Peserta didik di SMP Negeri 6 Malang telah melaksanakan program Gerakan Literasi Sekolah yang silaksanakan setiap hari jam ke 0 sebelum pelajaran belajar mengajar berlangsung, dengan tujuan meningkatkan kemampuan berliterasi, dengan berliterasi maka peserta didik secara otomatis akan juga mempunyai minat baca yang tinggi. Dalam kegiatan tersebut peserta didik bisa memilih semua jenis bacaan tidak hanya buku pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan literasi informasi dengan minat baca di sekolah. Pada institusi pendidikan salah satu pengembangan yang dapat dilakukan adalah dengan menumbuhkan dan meningkatkan minat baca peserta didik sejak dini, semakin meningkatnya minat baca maka peserta didik akan mampu mencari, mengevaluasi dan menggunakan informasi yang dibutuhkan secara efektif. Ditunjang dengan minat baca yang tinggi maka akan menjadi masyarakat yang literat. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui 3 hal, yaitu (1) kemampuan literasi informasi peserta didik, (2) minat baca peserta didik, (3) hubungan kemampuan literasi informasi dengan minat baca peserta didik. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Objek penelitian ini adalah minat baca peserta didik di SMP Negeri 6 Malang, sedangkan populasinya adalah semua peserta didik SMP negeri 6 Malang yang diambil secara acak. Teknik pengambilan sampel adalah probability sampling dengan metode random sampling. Adapun analisis data yang digunakan untuk pengujian hipotesis adalah teknik analisis korelasi product moment pearson. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang cukup kuat antara literasi informasi dengan minat baca. Kemampuan Literasi Informasi terdiri dari rata – rata 63,75 dan frekuensi hasil tergolong rendah dengan hasil 55% dari 100%. Minat Baca terdiri dari rata – rata 60,36 dan frekuensi hasil tergolong rendah dengan hasil 46% dari 100%. Dengan rincian hasil penelitian berdasarkan pedoman intepretasi koefisien korelasi terdapat hubungan yang signifikasi antara literasi informasi dengan minat baca sebesar 0,635 yang termasuk dalam kategori kuat. Saran dan penelitian seharusnya sekolah atau pengajar serta pustakawan dapat memanfaatkan program literasi dengan baik yaitu Gerakan Literasi Sekolah, maka dapat meningkatkan minat baca sehingga menjadi masyarakat yang melek akan informasi serta dengan begitu perpustakaan akan menjadi sarana yang sangat berpengaruh di SMP Negeri 6 Malang
Kesalahan Berbahasa Indonesia dalam Karangan Ilmiah Siswa Kelas XI SMAN 1 Kepanjen
ABSTRAK Trijayanto, Isa’sunu Pamungkas. 2014. Kesalahan Berbahasa Indonesia dalam Karangan Ilmiah Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Kepanjen. Skripsi, Prodi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah. Jurusan Sastra Indonesia. Fakultas Sastra. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr Imam Suyitno M. Pd, (2) Dewi Pusposari, S. Pd, M. Pd. Kata Kunci: kesalahan berbahasa Indonesia, karangan ilmiah Penelitian mengenai kesalahan berbahasa Indonesia dalam karangan ilmiah penting dilakukan karena menulis karangan ilmiah membutuhkan keterampilan dasar yang baik yaitu menulis. Kegiatan menulis karangan ilmiah sudah ada sejak tingkat SMP sehingga siswa pada tingkat SMA perlu dilihat tingkat kemahiran menulis karangan ilmiah dengan melihat sedikit dan tidaknya kesalahan yang dibuat. Dalam upaya melihat bagaimana tingkat kesalahan yang dibuat siswa SMA dalam menulis karangan ilmiah maka dilakukan penelitian dengan judul “Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia dalam Karangan Ilmiah Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Kepanjen”. Analisis kesalahan berbahasa penting dilakukan karena fakta yang ada di lapangan menunjukan bahwa masih ada kesalahan penulisan karangan ilmiah yang dilakukan oleh siswa. Tujuan dilakukannya analisis kesalahan berbahasa adalah untuk memberitahukan bentuk kesalahan yang ada pada karangan ilmiah siswa agar dapat membantu guru dalam hal menentukan urutan bahan pengajaran, memutuskan pemberian penekanan, penjelasan dan praktik yang diperlukan, memberikan remidi dan latihan-latihan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif sehingga hasil penelitian berupa deskripsi kesalahan pada aspek kata, kalimat dan paragraf. Kesalahan yang pada aspek kata meliputi kesalahan pada bentukan kata dan pilihan kata. Kesalahan data yang ditemukan pada bentukan kata meliputi kesalahan afiksasi dan reduplikasi, sedangkan pemajemukan tidak ditemukan kesalahan. Kesalahan afiksasi yang ditemukan adalah pada bagian prefiks dan simulfiks sementara infiks, sufiks, dan konfiks tidak ditemui kesalahan. Kesalahan reduplikasi yang ditemukan adalah reduplikasi sebagian, sedangkan reduplikasi keseluruhan, reduplikasi berubah bunyi, dan semu tidak ditemukan. Kesalahan yang ditemukan pada pilihan kata adalah kesalahan aspek pilihan kata yang tepat, seksama, dan lazim. Hasil penelitian pada aspek kalimat menunjukan kesalahan pada aspek kalimat meliputi kesalahan pada ketidaklengkapan unsur kalimat, dan kehematan, sementara kesalahan kalimat pada aspek kelogisan dan ambigu tidak ditemukan. Hasil penelitian pada aspek paragraf menunjukan kesalahan pada aspek paragraf meliputi kesalahan pada aspek kesalahan data yang ditemukan pada aspek paragraf adalah kesalahan pada aspek kesatuan, kesetalian, dan isi paragraf
The Perception of Junior High School Students about the Use of Online Games in Mastering English Vocabulary
ABSTRACT Kristanti, Dayu. 2017. The Perception of Junior High School Students about the Use of Online Games in Mastering English Vocabulary. Thesis. English Department, Faculty of Letters, State University of Malang. Advisor: (I) Prof. Utami Widiati, M.A., Ph.D. and Advisor: (II) Dr. Utari Praba Astuti, M.A Keywords: students’ perception, online games, English vocabularyThe virtual game world is one of the social media that was created as one of the applications to communicate. This application is built to make it easy for users to create and share ideas, information, and interests virtually. It attracts attention and becomes popular in the internet because playing online games; people stimulate the brain and influence the subconscious mind of the players to recognize the words that often appear. Continuous repetition of the structure and vocabulary will familiarize the learner with the language itself, making it easier for them to learn the language, in this context is English. The existence of this game application is expected to help students in learning English other than through formal learning. Therefore, mastering the vocabulary in various ways becomes a necessity. This study examines the perception of Junior High School students about the use of online games in mastering English vocabulary in Private Course Kifkaf Malang.This study is intended to describe the students’ perception about the use of online games in mastering their English vocabulary. This research uses survey method by using a set of questionnaires. Respondents in this study were 63 Junior High School students in Private Course Kifkaf Malang. The questionnaires that had been filled out then returned by the respondents were analyzed by calculating the percentage of students' perceptions to know their perceptions about the use of online games to master English vocabulary.The findings of the study were as follows. Firstly, the researcher collected the data obtained from students’ questionnaires and classified based on categories. Then, the researcher reduced the data gathered and presented in the form of percentages of each item by dividing the number of the students who gave the same answer with the total of the students, and multiplying it with 100%. The researcher made a table in which the researcher put the perceptions of all students on every item. Then the researcher calculated the percentage of the students’ perceptions for each aspect. After that, the data in the form of numbers were elaborated into sentences. The research findings showed that most respondents (96.8) in Private Course Kifkaf Malang were convinced of the importance of learning English and mastering English vocabulary. They also had a positive perception (72.4%) about the opportunities the help and the motivation they obtain through the use of online games in mastering English vocabulary. Based on the result of the study, it is suggested to master English vocabulary using online games. Besides, teacher should pay attention to students’ problems which they sometimes find difficult to interpret English vocabulary. For future research, it is suggested to do research in the same topic using broader subjects and add quantity of the observation
Pluralisme Agama dalam Sorotan Elit Agama Islam di Malang Raya
Abstrak: Pluralisme agama telah menjadi salah satu wacana kontemporer yang sering dibicarakan akhir-akhir abad 20. Wacana ini sebenarnya ingin menjembatani hubungan antaragama yang belakangan seringkali menunjukkan wajah disharmonis dengan banyaknya konflik yang mengatasnamakan agama sebagai sumber permasalahannya. Malang Raya sebagai salah satu wilayah yang menjadi pusat pengembangan agama- agama besar untuk wilayah Jatim memiliki potensi besar terhadap munculnya konflik antar umat. Atas pertimbangan itulah penelitian ini dilakukan. Adapun tujuan penelitian ini adalah mengungkap tentang pemahaman elit agama Islam dari kalangan NU dan Muhammadiyah dalam memaknai pluralisme agama yang meliputi makna pluralisme agama dan implikasi pluralisme agama terhadap keyakinan beragama. Selain itu juga untuk menjelaskan langkah-langkah ulama NU dan Muhammadiyah dalam membangun harmonisasi kehidupan beragama dan upaya pencegahan terhadap konflik keagamaan yang mungkin disebabkan oleh pluralitas pemahaman keagamaan. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriftif kualitatif. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbendaan yang mendasar antara pemahaman elit NU dan Muhammadiyah tentang pluralisme. Kata Kunci: Pluralisme, harmoni, NU dan Muhammadiya
tembang dolanan dalam festival teater tingkat sma 2016: kajian diksi bermuatan nilai pendidikan karakter
ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengkaji bentuk-bentuk lirik tembang dolanan dan terjemahnya, serta diksi dan makna yang terkandung dalam teks tembang dolanan. Dalam festival teater tingkat SMA yang diadakan dalam rangka Bulan Bahasa Sastra 2016 tema yang diangkat adalah permainan tradisional. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Sumber data pada penelitian ini adalah rekaman video tembang dolanan festival teater tingkat SMA 2016 yang ditranskrip ke dalam bentuk tulis. Teknik analisis data yang digunkan yaitu reduksi data, kodifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan verifikasi. Berdasarkan data yang diperoleh, ada beberapa kesimpulan yang didapat dari hasil penelitian. Pertama, terdapat sepuluh tembang dolanan yang ditemukan dalam festival teater tingkat SMA 2016. Tembang dolanan tersebut dibagi menjadi dua jenis yaitu tembang dolanan beserta permainannya dan tembang dolanan tanpa permainan. Tembang dolanan beserta permainannya antara lain Cublak-Cublak Suweng, Hompimpa, Jaranan, Jelangkung, Lir-Ilir, Ménthog-Ménthog, dan Wo Dowo. Selanjutnya, tembang dolanan tanpa permainan antara lain Cublak-Cublak Suweng; Gundul-Gundul Pacul; Kodhok Ngorèk; Ménthog-Ménthog (bahasa Indonesia); dan Tokécang. Kedua, terdapat lima tembang dolanan yang dapat dianalisis diksinya, kelima tembang dolanan tersebut antara lain Bocah-Bocah Cilik, Ménthog-Ménthog, Jelangkung, Kodhok Ngorèk, dan Lir-Ilir. Tembang dolanan tersebut kemudian dianalisis berdasarkan purwakanti dan diksi bahasa Jawa. Ketiga, terdapat sembilan nilai karakter yang ditemukan pada tembang dolanan. Sembilan nilai karakter tersebut antara lain nilai karakter religius, nilai karakter disiplin, nilai karakter kerja keras, nilai karakter kreatif, nilai karakter demokratis, nilai karakter rasa ingin tahu, nilai karakter bersahabat/komunikatif, nilai karakter peduli sosial, nilai karakter tangggung jawab. Sembilan nilai karakter ditemukan dalam tembang dolanan Cublak-Cublak Suweng, Gundul-Gundul Pacul, Jaranan, Kodhok Ngorèk, Lir-Ilir, Ménthog-Ménthog, dan Tokécang
PEMBELAJARAN MENULIS TEKS BERITA DI KELAS VIII D SMP NEGERI 9 MALANG
RINGKASAN Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran menulis berita pada siswa kelas VIIID SMP Negeri 9 Malang tahun pelajaran 2017/2018 yang memfokuskan pada perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data pada penelitian ini meliputi RPP, pelaksanaan pembelajaran yang terdiri atas aktivitas guru dan siswa, dan penilaian pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi, dan rekaman berupa foto. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian pembelajaran menulis berita pada siswa kelas VIIID SMP Negeri 9 Malang difokuskan pada tiga komponen antara lain, perencanaan dan pelaksanaan,. Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) menulis berita memiliki komponen yang terdiri atas identitas mata pelajaran, standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, materi ajar, alokasi waktu, metode pembelajaran, sumber belajar, kegiatan pembelajaran, dan penilaian hasil belajar. Semua komponen dalam perencanaan pembelajaran telah dipenuhi guru. Pelaksanaan pembelajaran menulis berita yang meliputi aktivitas guru dan siswa terdiri atas kegiatan pendahuluan, inti, dan kegiatan penutup telah dilaksanakan guru. Kata Kunci: Menulis, pembelajaran, dan teks berita. This study attempts to described learning writing news at a student of class VIIID junior high schools 9 malang in 2017/2018 which is focusing on lesson plans and implementation. The methodology that was used is the method qualitative descriptive .A source of data in this research include lesson plans , presentation of teaching material which is made up of the activity of teachers and students , and judgment of learning .The data collection was done by observation techniques , interview , documentation , in the form of a photograph and recording of .Data analysis technique using a technique qualitative descriptive . Research results learning wrote news on a student VIIID smpn 9 unfortunate focused on three component among others, planning and implementation. Implementation plan learning ( lesson plans ) wrote news having component parts which consists of identity subjects, standard competence, basic competence, indicators, the purpose of learning, teaching matter, allocation of time, a method of learning, a source of learning, learning activities, and assess the study results.All components in planning learning been filled with teachers.The learning wrote news that includes activity teachers and students consists of the introduction, the core, and activities cover has been implemented teachers.On the implementation of the learning teachers uses the talks, integration, discussion, and task, in the use of media, teachers using media slates to ease learning wrote news.Those three events be finished by teachers.Activity in the process of students. Keywords: writing, learning, and news text
Ajaran Moral Para Tokoh dalam Novel Masih Ada Kereta yang Akan Lewat Karya Mira Wijaya
ABSTRAK Safitrie, Indah. 2014. Ajaran Moral Para Tokoh dalam Novel Masih Ada Kereta yang Akan Lewat Karya Mira Wijaya. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Wahyudi Siswanto, M.Pd, (II) Musthofa Kamal, S.Pd, M.Sn. Kata Kunci: ajaran moral individual, ajaran moral sosial, novel Ajaran moral merupakanajaran yang dapat dipetik manfaatnya untuk mengetahui baik buruknya seseorang dalam masyarakat, setiap dalam setiap perilaku dapat dijadikan dasar hidup. Kelebihan novel Masih Ada Kereta yang Akan Lewat adalah mengangkat hakikat hidup yang sebenarnya. Tokoh Arini merupakan seorang perempuan yang sangat baik, dia sangat kuat menghadapi segala masalah yang terjadi padanya. Banyak nilai moral yang dapat diambil dari tokoh Arini maupun berbagai peristiwa dalam novel ini. Berdasarkan uraian tersebut, maka peneliti mengangkat judul Ajaran Moral Para Tokoh dalam Novel Masih Ada Kereta yang Akan Lewat Karya Mira Wijaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ajaran moral individual dan ajaran moral sosial dari para tokoh dalam novel Masih Ada Kereta yang Akan Lewat. Penelitianinimerupakanpenelitiankualitatifdenganmenggunakanpendekatan moral.Pendekatan moral dipilihkarenapenelitianinimendeskripsikantentangajaran moral paratokohdalam novel Masih Ada Kereta yang Akan Lewatkarya Mira Wijaya.Penelitianinidilaksanakandenganmenggunakandesaindeskriptif.Penggunaandesaindeskriptifdalampenelitianinimenghasilkan data deskriptiftulisdarisubjek yang diamati.Sumber data penelitianiniadalah novelMasih Ada Kereta yang Akan Lewatkarya Mira Wijaya.Novel tersebutdipilihsebagaisumber data karenapenelitiantentangajaran moral individual danajaran moral sosialpadanovel Masih Ada Kereta yang Akan Lewatinibelumpernahdilakukansebelumnya. Pengumpulan data dilakukan dengan membaca novel Masih Ada Kereta yang Akan Lewat secara kritis agar mendapatkan data-data yang valid. Selanjutnya, mengklasifikasikan data, yaitu (1) mengelompokkan data-data yang sudah ada sesuai dengan tujuan penelitian dan (2) mendeskripsikan data dengan memaparkan data sehingga memperoleh hasil analisis yang benar. Dari hasil penelitian di atas dapat diperoleh beberapa kesimpulan. Pertama, ajaran moral individual merupakan ajaran yang ditunjukkan dari perilaku baik buruknya seseorang secara individu.Ajaran moral individu yang paling awaldiperolehmelalui proses edukatif. Proses edukatifpertama kali diterapkankepadaanakdarikeluarga. Orang tuadiharapkanmenanamkannilai-nilai moral sejakdinikepadaanak, agar anakdapatmenanamkanajaranmoral dalamkehidupansehari-hari. Ajaran moral individual yang diajarkankepadaanaksejakdiniakanmenimbulkan proses berpikirkreatifuntuksalingpedulidengandirisendiridansesamamakhlukhidup.Kedua,ajaran moral sosialakanmunculdengansendirinyadari proses edukatif di keluarga, sekolah, danmasyarakat. Ajaran moral sosialmerupakanajaran moral yang ditunjukkandaribaikburuknyaperilaku di masyarakat yang timbulmelalui proses pendidikan yang membudayapadamasyarakat. Dengandemikian, perilakubaikburuknyaseseorangdapatberkembangmenjadisuatukebanggaanatasdirinya yang mampumenggunakanataumengontrolsikaptersebutsesuaipadatempatnya agar terhindardariperkembanganperilakudalamlingkungan yang buruk. ABSTRACT Safitrie, Indah. 2014. Moral Learning from Characters in “Masih Ada Kereta yang Akan Lewat” Novel Written by Mira Wijaya. Mini Thesis, Department of Indonesian Letters, Faculty of Letters, State University of Malang. Supervisors: (1) Prof. Dr. WahyudiSiswanto, M.Pd, (II) Musthofa Kamal, S.Pd, M.Sn. Keywords: individual moral learning, sosial moral learning, novel Moral learning is learning which the benefit can be taken to know about someone’s goodness and badness in society where every behavior can be made as live basic. The excess of Masih Ada Kereta yang Akan Lewatnovel is rising up the truly live basic. Arini character is a very good girl, she is really tough in facing all problems. There are many moral values that can be taken from Arini character or from many events in this novel. Based on the explanation above, then the researcher took the title of moral learning from characters in Masih Ada Kereta yang Akan Lewatwritten by Mira Wijaya. This research was aimed to describe individual moral learning and social moral learning from characters in Masih Ada Kereta yang Akan Lewatnovel. This research was qualitative research by using moral approach. Moral approach was selected because this research described about moral learning from characters in Masih Ada Kereta yang Akan Lewatnovel written Mira Wijaya. This research was conducted by using descriptive design. The use of descriptive design in this research resulted written descriptive data from the observed subject. Data source in this research was Masih Ada Kereta yang Akan Lewatnovel written by Mira Wijaya. The novel was selected as data source because the research about individual moral learning and sosial moral learning to the Masih Ada Kereta yang Akan Lewatnovel never been conducted before. Data collection was conducted by reading Masih Ada Kereta yang Akan Lewatnovel critically in order to obtain valid data. The next step was classifying data as follow: (1) grouping data that been suitable with the research objective and (2) describing data by explaining data thus it would obtain the right analysis result. From the research result above, it could be obtained many conclusions as follow: First, individual moral learning was the learning which showed from one good and bad behavior individually. The earliest individual moral learning was obtained through educative process. For the first, educative process taught to the children from family. Parent was expected to embed moral values since early to the children in order to make children can embed moral learning in their daily life. Individual moral learning that taught by children since early would create creative thought process to care with their own and with others. Second, social moral learning would appear by itself from educative process in family, school, and society. Social moral learning was moral learning that showed from good or bad behavior in society that appear through education process which became a culture in society. Therefore, someone good and bad behavior could be developed to a pride on their own which able to use or control the attitude as with the place in order to avoid behavior development in the bad environment