SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM
Not a member yet
361 research outputs found
Sort by
PENGARUH MEDIA BLOCK DIENES TERHADAP KEMAMPUAN BERHITUNG PENJUMLAHAN SISWA TUNAGRAHITA KELAS V DI SDLB IDAYU I MALANG
Berhitung penjumlahan adalah kemampuan menghitung banyaknya benda sejenis yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari untuk memecahkan berbagai masalah. Anak tunagrahita memiliki hambatan dalam berhitung khususnya berhitung penjumlahan. Dalam menangani hambatan berhitung penjumlahan anak tunagrahita menggunakan media block dienes. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan kemampuan berhitung penjumlahan puluhan 10–50 sebelum penggunaan media Block Dienes, (2) mendeskripsikan kemampuan berhitung penjumlahan puluhan 10–50 setelah penggunaan media Block Dienes, (3) mendeskripsikan pengaruh media Block Dienes terhadap kemampuan berhitung penjumlahan 10–50. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen berbentuk Pre-Experimental Design dengan desain One Group Pretest-Pottest Design. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes kinerja disertai rubrik penilaian, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis statistik non parametrik. Uji hipotesis menggunakan Uji Wilcoxon The Signed Rank Test. Hasil penelitian ini menunjukkan pada kondisi pre-test kemampuan berhitung penjumlahan memperoleh nilai rata-rata sebesar 58 dan pre-test tes tulis sebesar 58. Setelah diberikan treatment atau perlakuan menggunakan media block dienes mengalami peningkatan yang dapat dibuktikan melalui nilai rata-rata post-test kemampuan berhitung penjumlahan 80, sedangkan nilai rata-rata post-test tes tulis yaitu 80. Dari hasil post-test yang telah dilakukan, hal ini menunjukkan bahwa media block-dienes berpengaruh terhadap kemampuan berhitung penjumlahan. Kesimpulan penelitian yaitu media block dienes memiliki pengaruh terhadap kemampuan berhitung penjumlahan anak tunagrahita kelas V SDLB Idayu I Malang. Saran yang dapat diberikan yaitu: 1) guru harus menggunakan media yang kreatif dan menarik agar kegiatan belajar mengajar lebih menyenangkan, 2) media agar tetap diterapkan dalam mata pelajaran matematika. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan agar lebih mengembangkan penelitian menggunakan media block dienes kepada karakteristik anak yang berbeda. Oleh karena itu, adanya media yang efektif, bervariatif, dan menarik akan memberikan pengetahuan yang luas bagi dunia pendidikan terutama bagi penyelenggara pendidikan untuk peserta didik yang memiliki kecerdasan luar biasa atau biasa disebut pendidikan khusus
Pengaruh Metode Mimicry-memorization terhadap Kemampuan Menyusun Kalimat Sederhana Anak Tunarungu di SDLB B YPTB Malang.
Anak tunarungu adalah anak dengan hambatan pendengaran sehingga terjadi hambatan dalam mengakses bunyi atau suara dan mempengaruhi pada perolehan Bahasa. Anak tunarungu mengalami permasalahan dalam menyusun kalimat sederhana. Hal tersebut merupakan ciri khas dari anak tunarungu dalam aspek kebahasaannya. Oleh karena itu dibutuhkan suatu metode khusus agar anak tunarungu dapat meningkatkan kemampuan menyusun kalimat sederhana. Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) Untuk mengetahui adanya perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan metode Mimicry-Memorization terhadap kemampuan kemampuan menyusun kalimat sederhana anak tunarungu di SDLB B YPTB Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian quasi experiment dengan desain time series. Pada penelitian ini peneliti membandingkan subyek yang sama tetapi dengan kondisi yang berbeda yaitu sebelum diberi treatment dan setelah diberi treatment. Variabel dalam penelitian ini adalah metode mimicry-memorization dan kemampuan menyusun kalimat sederhana. Hasil penelitian menunjukkan perolehan nilai rata-rata pada pre-test sebesar 53,5, dan perolehan nilai rata-rata post-test meningkat menjadi 87,43 setelah diberikan treatment. Dari perhitungan tersebut dapat dinyatakan adanya pengaruh penggunaan metode mimicry-memorization sebagai bentuk perlakuan atau treatment terhadap kemampuan menyusun kalimat sederhana. Adapun saran bagi Guru dalam penelitian ini adalah Guru dapat menggunakan metode dalam pembelajaran disesuaikan dengan karakteristik anak dan kebutuhan dari siswa. Untuk peneliti selanjutnya diharapkan lebih kreatif supaya dapat mengembangan metode pembelajaran yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan menyusun kalimat sederhana anak tunarungu
. Pemanfaatan Media ‘Animals Card’Untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Kalimat Sederhana Siswa Tunagrahita Ringan Kelas III SDLB Sumber Dharma Kota Malang
ABSTRAK Geas Yunianti. 2017. Pemanfaatan Media ‘Animals Card’Untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Kalimat Sederhana Siswa Tunagrahita Ringan Kelas III SDLB Sumber Dharma Kota Malang Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof.Dr. Mohammad Efendi, M.Pd., (2)dr. Agung Kurniawan , M. Kes.Katakunci: Animals card, Menulis kalimat sederhana,Anak Tunagrahita. Berdasarkan studi pendahuluan ada beberapa permasalahan dalam penulisan kalimat sederhana anak tunagrahita kelas III di SDLB Sumber Dharmakota Malang antara lain: (1) siswa menulis masih belum sesuai dengan SPO (2) penulisan masih banyak yang salah dan terbolak-balik dengan kata yang acak. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan pemanfaatan media animals card di kelas IIISDLB Sumber Dharma kota Malang, (2) untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan menulis kalimat sederhana dengan pemanfaatan media animals card siswa tunagrahita ringan kelas III di SDLB Sumber Dharma kota malang. Penelitian ini menggunakan eksperimen. Subjek penelitian ini adalah siswa tunagrahita kelas III SDLB Sumber Dharma kota Malang . waktu dan lama penelitian dimulai dari 13 April 2017 sampai 27 April 2017. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan siswa menulis kalimat sederhana dengan menggunakan media animals card dapat dilihat dari nilai rata-ratapre test siswa sebesar 48,00 dan setelah diberikan perlakuan (treatment), nilai rata-rata post test siswa meningkat 62,00. Berdasarkan hasil penelitian disarankan agar dalam meningkatkan keterampilan menulis kalimat sederhana, guru hendaknya menggunakan media yang menarik siswa sehingga tidak membosankan. Guru hendaknya kreatif dalam memotivasi siswa untuk lebih semangat dalam mengikuti pembelajaran
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SANDPAPER LETTERS TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PERMULAAN ANAK DOWN SYNDROME KELAS B RA AR-ROHMAH MALANG
ABSTRAK Wulandari, Nur. 2018. Pengaruh Penggunaan Media Sandpaper Letters Terhadap Kemampuan Menulis Permulaan Anak Down Syndrome Kelas B RA Ar-Rohmah Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs.Ir. Endro Wahyuno, M.Si, (2) Sopingi, S. Sos, M.Pd Kata kunci: Down Syndrome, Media Sandpaper Letters, Menulis Permulaan. Anak Down Syndrome pada umumnya mengalami kesulitan dalam hal koordinasi motorik dan kemampuan dasar akademik, namun beberapa anak down syndrome memiliki kemampuan calistung yang baik, sehingga masih dapat dikembangkan untuk menguasai keterampilan dasar akademik. Salah satu anak down syndrome kelas B KB-RA Ar-Rohmah masih kesulitan dalam hal menulis, sehingga membutuhkan media yang memudahkan anak dalam menulis yaitu dengan menggunakan media sandpaper letters. Tujuan penelitian ini (1) untuk mendeskripsikan kemampuan menulis permulaan anak down syndrome kelas B RA Ar-Rohmah sebelum menggunakan media sandpaper letters, (2) untuk mendeskripsikan kemampuan menulis permulaan anak down syndrome kelas B RA Ar-Rohmah sesudah menggunakan media sandpaper letters, (3) untuk mengetahui pengaruh penggunaan media sand paper letters terhadap kemampuan menulis permulaan anak down syndrome kelas B RA Ar-Rohmah. Metode penelitian dengan menggunakan Single Subject Research dengan desain A-B-A.Teknik analisis data menggunakan analisis visual dalam bentuk grafik data dalam kondisi dan antar kondisi. Hasil penelitian menunjukkan persentase overlap sebesar 0% yang berarti bahwa intervensi berupa penggunaan media sandpaper letters berpengaruh baik terhadap kemampuan menulis permulaan anak down syndrome kelas B RA Ar-Rohmah Malang. Selain itu, hasil analisis data menunjukkan kemampuan menulis permulaan anak down syndrome mengalami peningkatan pada kondisi baseline-2 setelah diberi intervensi yaitu skor stabil sebesar 64,28%, skor tersebut lebih tinggi daripada kondisi baseline-1 (A1) dengan skor stabil 41%. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa media sandpaper letters dapat berpengaruh terhadap kemampuan menulis permulaan anak down syndrome kelas B RA ar-Rohmah Malang. Saran yang dapat diberikan adalah: (1) Bagi Guru disarankan untuk dapat mengoptimalkan kemampuan menulis anak down syndrome dengan menggunakan media sandpaper letters (2) Bagi peneliti selanjutnya dapat menggunakan media sandpaper lettersdalam pembelajaran menulis permulaan dan mengembangkan media belajar yang baru sesuai dengan kebutuhan belajar anak dalam meningkatkan kemampuan menulis permulaan pada anak down syndrome
Pengaruh Metode Self management terhadap Penurunan Blindism pada Tunanetra
ABSTRAK Miladibah, Zahiro . 2018. Pengaruh Metode Self management terhadap Penurunan Blindism pada Tunanetra. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. M. Shodiq AM, M. Pd, (2) Dr. Sulthoni, M. Pd. Kata kunci: Metode self management, blindism, tunanetra. Kesempatan tunanetra untuk belajar berperilaku dari lingkungan sosial melalui pengamatan visualnya sangat kurang sehingga tidak dapat mengadopsi perilaku baik yang diterima melalui interaksi sosial mereka. Hal ini berimplikasi terhadap munculnya fenomena sosial yang kurang wajar pada diri tunanetra dan sulit untuk diterima secara sosial yaitu dengan menampilkan perilaku-perilaku yang tidak lazim dilakukan oleh orang awas. Perilaku ini sering disebut dengan perilaku blindism. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh metode Self management terhadap perilaku blindism tunanetra. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif jenis penelitian eksperimen menggunakan pendekatan Single Subject Reserch dengan desain penelitian A-B-A. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisis visual dalam bentuk grafik data antar kondisi dan dalam kondisi. Subjek penelitian ini adalah seorang siswa tunanetra yang bersekolah di inklusi SD Muhammadiyah 4 Batu. Subjek memiliki perilaku blindism berupa menekan kedua mata. Hasil penelitian yang telah dilakukan selama 18 kali pertemuan menunjukkan bahwa perilaku blindism berangsur-angsur menurun dari frekuensi terbanyak sebanyak 26 kali menjadi 7 kali Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Self management yang dikombinasikan dengan kontrak perilaku, modifikasi lingkungan dan token ekonomi. Penerapan self management dilakukan oleh siswa dengan mengamati, mencatat, dan mengevaluasi frekuensi blindism yang dilakukan oleh subjek.. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh antara penggunaan metode self management terhadap penurunan perilaku blindism pada tunanetra. Hal tersebut dibuktikan dengan perolehan presentase overlap 0% yang menunjukkan bahwa tidak ada data dari kondisi intervensi (B) yang tumpang tindih pada kondisi baseline-1 sehingga disimpulkan bahwa intervensi yang diberikan berpengaruh terhadap target behavior. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa penerapan metode self management berpengaruh terhadap penurunan perilaku blindism pada tunanetra. Saran yang dapat diberikan bagi orangtua adalah metode self management ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif bagi orang tua siswa tunanetra untuk dapat menghilangkan perilaku blindism pada tunanetra agar tidak menjadi kebiasaan yang mengganggu dalam masa yang lama, dan bagi peneliti adalah agar peneliti dapat mengembangkan menggunakan metode yang disesuaikan berdasarkan karakteristik siswa khususnya tunanetra yang memiliki perilaku stereoptik atau blindism yang berbeda pada tiap individu
Pengaruh Strategi Pembelajaran Inquiry Terbimbing Melalui Pemanfaatan Smartphone Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Kelas VIII Siswa Tunarungu SMPLB-B YPTB Malang
ABSTRAK Mariana, Niky. 2018. Pengaruh Strategi Pembelajaran Inquiry Terbimbing Melalui Pemanfaatan Smartphone Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Kelas VIII Siswa Tunarungu SMPLB-B YPTB Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Mohamad Efendi, M.Pd, M.Kes., (II) Dr. sihkabuden, M.Pd Kata. Kunci: Metode Inquiry, hasil belajar IPA, anak tunarungu Peserta didik tunarungu mempunyai banyak permasalahan khususnya dalam belajar. Salah satu permasalahan yang dialami di era teknologi komunikasi yang cukup berkembang adalah kurangnya pemanfaatan smartphone untuk belajar sehingga membuat siswa menggunakan smartphone hanya untuk bermain game dan eksis di sosial media, hal ini dapat mempengaruhi hasil belajar khususnya dalam penelitin ini adalah mata pelajaran IPA. Untuk meningkatkan hasil belajar IPA maka diberikan metode inquiry terbimbingmelalui pemanfaatan smartphone untuk menyampaikan materi yang tidak bisa disampaikan dengan lisan, seperti suatu proses kejadian kerusakan organ tubuh manusia yang diakibatkan oleh rokok maka dibutuhkan bantuan seperti animasi yang menjelaskan secara detail dan membuat siswa untuk lebih mudah memahami.. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hasil belajar IPA sebelum dan sesudah diberikan metode inquiry terbimbing melalui pemanfaatan smartphone, dan mendeskripsikan pengaruh pemberian metode inquiry terbimbing melalui pemanfaatan smartphone terhadap hasil belajar IPA kelas VIII SMPLB YPTB Malang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian one group pre-test post-test. Pengambilan data dilakukan dengan test tulis melalui pre-test dan post-test. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data non parametik. Subjek terdiri dari 7 peserta didik kelas VIII SMPLB-B YPTB Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar IPA siswa tunarungu sebelum diberi metode inquiry terbimbing melalui pemanfaatan smartphone cenderung rendah (2) hasil belajar IPA pada siswa tunarungu sesudah diberi metode inquiry terbimbing melalui pemanfaatan smartphone mengalami peningkatan (3) adanya pengaruh penggunaan metode inquiry terbimbing melalui pemanfaatan smartphonepada peserta didik tunarungu. Penghitungan dengan menggunakan statistic non parametric memperoleh Thitung (28) > Ttabel (4), maka H0 ditolak, maka kesimpulannya adalah terdapat pengaruh dalam penggunaan metode inquiry melalui pemanfaatan smartphone Saran yang diberikan peneliti adalah (1) diharapkan guru dapat melanjutkan penerapan metode inquiry terbimbing dalam pembelajaran, dikarenakan dapat memberi pengaruh positif terhadap kemampuan berbicara. (2) Bagi peneliti selanjutnya, Hendaknya dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai penerapan metode inquiry terbimbing terhadap potensi lainnya sehingga nantinya dapat diketahui efektifitasnya terhadap peningkatan potensi yang dimiliki peserta didik tunarungu
PENGARUH STRATEGI REINFORCEMENT TERHADAP PERILAKU HIPERAKTIF ANAK AUTIS DI SLB PAEDAGOGIA MAOSPATI
RINGKASAN Abstrac : Autistic children are children who experience neurobiological developmental disorders characterized by delays or deficiencies in the fields of positivity, behavior, social interaction, communication and language, and emotional disturbances and sensory perceptions even in their motor aspects. The objectives of the study are: (1) Describe how hyperactive behavior before given reinforcement strategies, (2) Describe hyperactive behavior after given a reinforcement strategy, (3) Describe how the use of reinforcement strategies on hyperactive behavior In this study uses Single Subject Research (SSR) or research with a single subject, namely SSR research focuses on individual data as a sample of research. The results of the percentage overlap of 0% showed that the intervention in the form of a reinforcement strategy affected the lack of attention (eye contact) of autistic children in the Maospati Paedagogia SLB. The conclusion is that reinforcement strategies have an influence on the hyperactive behavior of autistic children in the Maospati Paedagogia SLB. Suggestions that can be conveyed are: 1) for teachers to increase creativity and specific tips to find appropriate actions in overcoming the hyperactive behavior of autistic children, the teacher should implement a reinforcement strategy in handling because it can change the hyperactive behavior of autistic children. 2) in the process of learning activities always apply the Reinforcement Strategy as an additional regulation. During the handling takes place should not be in a tense situation but a situation that is relaxed, pleasant and firm so that the results obtained are maximal. 3) The role of parents should be involved in the handling process is very necessary so that the results obtained can be maximized. Keywords: reinforcement strategy , behaviour hyperactivity , autism Abstrak : Anak autis adalah anak yang mengalami gangguan perkembangan neurobiologis yang ditandai dengan adanya keterlambatan atau kekurangan dalam bidang koqnitif, perilaku, interaksi sosial, komunikasi dan bahasa, serta gangguan emosi dan persepsi sensori bahkan pada aspek motoriknya.Tujuan dari penelitian adalah : (1) Mendiskripsikan bagaimana perilaku hiperaktif sebelum diberikan strategi reinforcement, (2)Mendiskripsikan perilaku hiperaktif setelah diberikan strategi reinforcement, (3)Mendiskripsikan bagaimana pengaruh penggunaan strategi reinforcement terhadap perilaku hiperaktif. Dalam penelitian ini menggunakan Single Subject Research (SSR) atau penelitian dengan subyek tunggal, yaitu penelitian SSR memfokuskan pada data individu sebagai sample penelitian. Perolehan persentase data overlap dari baseline-1 (A1) ke intervensi adalah 0%, untuk persentase overlap pada intervensi ke baseline-2 (A2) tidak dihitung dikarenakan bertindak sebagai control. Hasil persentase overlap sebesar 0% menunjukkan pemberian intervensi berupa strategi reinforcement berpengaruh terhadap perilaku kurang perhatian (kontak mata) anak autis di SLB Paedagogia Maospati. Kesimpulannya bahwa strategi reinforcement memiliki pengaruh terhadap perilaku hiperaktif aanak autis di SLB Paedagogia Maospati. Saran yang bisa disampaikan yaitu : 1) untuk guru bisa meningkatkan kreativitas dan kiat-kiat khusus untuk mencari tindakan yang tepat dalam mengatasi perilaku hiperaktif anak autis, 2) dalam proses kegiatan pembelajaran selalu menerapkan Strategi Reinforcement sebagai peraturan tambahan. 3) Peran orangtua sebaiknya dilibatkan dalam proses penanganan ini sangat diperlukan agar hasil yang diperoleh bisa maksimal. Kata Kunci : strategi reinforcement, perilaku hiperaktif, auti
PeningkatanKemampuanBerhitung 1 Sampai 10 MelaluiPenggunaan Media Hanger AngkaFlanelBagiSiswa TunagrahitaRinganKelas II Di SDLB NegeriBendo Kota Blitar.
RINGKASAN Pradana, Wahyu. 2018. Peningkatan Kemampuan Berhitung 1 Sampai 10 Melalui Penggunaan Media Hanger Angka Flanel Bagi Siswa Tuna grahita RinganKelas II Di SDLB Negeri Bendo Kota Blitar. Skripsi. Jurusan Pendidikan Luar Biasa. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (1)Drs. M. Shodiq, AM, M.Pd., (2) dr.AgungKurniawan, M. Kes Kata Kunci : Media Hanger Angka Flanel, Kemampuan berhitung 1 sampai 10,Tunagrahitaringan Siswa Tunagrahita Ringan adalah siswa yang memiliki tingkat kecerdasan di bawah siswa normal sehingga tidak mampu mengikuti program pendidikan di sekolah regular namun masih memiliki kemampuan yang dapat dikembangkan melalui pendidikan meskipun hasilnya kurang maksimal karena minimnya pemahaman mereka terhadap materi pelajaran, termasuk pada mata pelajaran matematika mengenai kemampuan berhitung 1 sampai 10 yang didalamnya tedapat mengenal angka. Oleh karena itu, penggunaan media pembelajaran sangat diperlukan mengingat mereka mengalami keterbatasan dalam hal mengingat.Salah satu media pembelajaran yang digunakan adalah media hanger angka flanel. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penggunaan media hanger angka flannel bagi siswa tunagrahita ringan kelas II dalam meningkatkan kemampuan berhitung 1 sampai 10 di SDLBN Bendo Kota Blitar dan mendiskripsikan peningkatan kemampuan berhitung dengan menggunakan media hanger angka flannel. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas.Penelitian ini dilakukan sesuai dengan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dengan 2 siklus, siklus 1 dengan 2 kali pertemuan dan siklus 2 dengan 2 kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas II tunagrahitaringan yang berjumlah 5 siswa, dengan rincian 3 siswa laki-laki dan 2 siswa perempuan.Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrument observasi, tes, dan dokumentasi.Penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif dan kuantitatif.Teknik deskriptif digunakan untuk melihat yang terjadi dalam pembelajaran sedangkan teknik analisis kuantitatif dilakukan untuk mengetahui hasil belajar siswa yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan pemberian kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah dilakukan pembelajaran menggunakan media hanger angka flannel padasiklus I nilai rata-rata mencapai 68,00 dengan ketuntasan belajar klasikal 60%. Pada siklusII diperoleh nilai rata-rata 80,00 dengan ketentuan ketuntasan belajar klasikal 80%. Sedangkan sebelum dilakukan tindakan pada pratindakan diperoleh nilai rata-rata 62,00 dengan ketuntasan belajar klasikal 20%. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu penggunaan media hanger angka flanel dapat meningkatkan kemampuan berhitung 1 sampai 10 bagi siswa tunagrahita ringan kelas II di SDLBN Bendo Kota Blitar.Rekomendasi sekolah untuk menggunakan media pembelajaran sesuai kebutuhan dan kemampuan siswa tunagrahita ringan terutama dalam pembelajaran berhitung 1 sampai 10
Pengaruh Penggunaan Media Virtual Reality Terhadap Hasil Belajar Materi Tata Surya Siswa Tunarungu Kelas VIII SLB BC Kepanjen
ABSTRAK Ardiansyah Rochman. 2017.Pengaruh Penggunaan Media Virtual Reality Terhadap Peningkatan Kemampuan Menjelaskan Materi Tata Surya Bagi Siswa Tunarungu Kelas VIII SLB BC Kepanjen.. Skripsi, JurusanPendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof.Dr Mochammad Effendi, M.Pd,M.Kes (II) Dr. Sulthoni, M.Pd Kata Kunci: Virtual Reality, Materi Tata Surya , Tunarungu. Kemampuan anak tunarungu dalam berfantasi dibawah rata-rata anak pada umumnya. Akibat dari hal ini pemahaman anak tunarungu dalam materi yang bersifat abstrak masih kurang. Diantara materi tersebut adalah materi tentang tata surya. Berdasarkan permasalahan ini peneliti tertarik untuk meneliti pengaruh penggunaan media virtual reality terhadap pemahaman siswa tunarungu pada materi tata surya. Pemilihan media ini disebabkan karena tunarungu menggunakan indra penglihatannya untuk memperoleh informasi disekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman siswa tunarungu SMPLB BC Kepanjen terhadap materi tata surya sebelum dan sesudah penggunaan media virtual realitydan untuk mengetahui pengaruh media virtual reality terhadap peningkatan pemahaman siswa dalam materi tata surya. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen semu atau quasi experiment dengan desain one group pretest posttest design. Pengumpulan data diperoleh dari hasil tes tulis. Terdapat dua jenis data yaitu hasil pretest (sebelum diberikan perlakuan) dan post test (setelah diberikan perlakuan). Penelitian ini dilaksanakan di SMPLB BC Kepanjen, dengan subjek yang dipilih adalah siswa kelas VIII yang berjumlah lima orang siswa. Teknik analisis yang digunakan adalah Uji hipotesis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil analisis data diketahui nilai Thitung = 0 nilai kritis untuk uji Wilcoxon adalah a = 0,05 dan n = 5 (jumlah sampel) dari daftar uji Wilcoxon diperoleh Ttabel =1Berdasarkan kriteria tersebut maka Hi diterima dan Ho ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media virtual reality berpengaruh terhadap peningkatan pemahaman materi tata surya siswa kelas VIII SMPLB BC Kepanjen. Berdasarkan hasil penelitian maka saran yang diajukan bagi sekolah dan guru media pembelajaranvirtual reality dapat dijadikan alternatif media dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam sehingga mampu meningkatkan pemahaman siswa. Sedangkan untuk peneliti selanjutnya dapat dijadikan sebagai salah satu bahan rujukan dalam sebuah penelitian dan dapat diterapkan pada bidang studi lain, serta dapat lebih mengembangkan materi yang disampaikan
Efektivitas Media HurufBergambarTerhadapKemampuanMenulisPermulaanBagiSiswaTunagrahitaRinganKelasI SDLB BCKepanjenKabupaten Malang.
ABSTRAK Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di SDLB BC Kepanjen Kabupaten Malang, diketahui bahwa kemampuan menulis permulaan siswa tuna grahitaringan kelas I masih kurang. Pada kagiatan menulis siswa diketahui ada beberapa yang belumbisamenulis, siswahanyamerobekbukuketikadiberibukuataulembarkerja, dansiswacenderungpasif.Selainitu guru juga belum menggunakan media yang bervariasi sehingga siswa tidak memiliki ketertarikan dalam belajar siswa. Siswa hanya menyalin tulisan dari papan tulis tanpa adanya media. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui kemampuan menulis permulaan siswa tuna grahitaringan kelas I SDLB BC Kepanjen Kabupaten Malang sebelum diberikannya perlakuan, (2) untuk mengetahui kemampuan menulis permulaan siswa tunagrahitaringan kelas I SDLB BC Kepanjen Kabupaten Malang sesudah penggunaan media huruf bergambar, (3) untuk mengetahui efektivitas media huruf bergambar terhadap kemampuan menulis permulaan siswa tunagrahitaringan kelas I SDLB BC Kepanjen Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimenden gandesain One Group Times Series Desain. Subjek penelitian ini adalah siswa tunagrahitaringan kelas I SDLB BC Kepanjen Kabupaten Malang yang berjumlah 5 siswa.Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa instrument testulis.sebelum menggunakan media huruf bergambar diketahui nilai rata-rata pretest siswa 39. Sesudah menggunakan media huruf bergambar diketahui nilai rata-rata posttest siswamengalami peningkatan menjadi 72,75. Dari hasil analisis ujihipotesis menggunakan uji t menunjukkan nilai sig 2 tailed sebesar 0,01. Nilai sig 2 tailed 0,01< 0,05 makahal ini menunjukkan Ha diterima dan Ho ditolak Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh kesimpulan bahwa ada pengaruh media huruf bergambar terhadap kemampuan menulis permulaan siswa tunagrahitaringan kelas I SDLB BC Kepanjen Kabupaten Malang. Saran pada penelitian ini ditunjukkan kepada: (1) Kepala sekolah, diharapkan dapat menjadikan hasil penelitian ini sebagai acuan untuk pengembangan pembelajaran di sekolah, (2) Guru, diharapkan dapat menerapkan media huruf bergambar dalam pembelajaran menulis permulaan , (3) Peneliti selanjutnya, diharapkan dapat mengembangkan penelitian dengan menggunakan media huruf bergambar pada subjek penelitian dengan hambatan dan karakteristik yang berbeda