SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM
Not a member yet
    361 research outputs found

    Implementasi Manajemen Pendidikan Layanan Autistik di UPT Layanan Pendidikan ABK kota Malang

    No full text
    ABSTRAK   Yuliana, Patricia, 2018. Implementasi manajemen pendidikan layanan autistik di               UPT Layanan Pendidikan ABK kota Malang. Skripsi, Jurusan                                                        Pendidikan               Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang.               Pembimbing (I) Dra. Wiwik Dwi Hastuti, S.Pd, M.Pd, Pembimbin                                                (II) Dr. Asim, M.PD   Kata kunci:  Implementasi manajemen pendidikan, Layanan Autistik, Standar Pendidikan Nasional   Autistik adalah gangguan perkembangan individu yang mempengaruhi perkembangan perilaku, kontak sosial, dan komunikasi. Hal ini menjadi kekhawatiran bagi sebagian orang tua, terutama ketika mereka menyadari bahwa mereka  mungkin tidak dapat mendampingi anaknya untuk memasuki masa dewasa, sehingga autistik memerlukan layanan yang disalurkan melalui sebuah lembaga-lembaga pusat layanan autistik. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan implementasi manajemen pendidikan dalam melaksanakan rangkaian program yang telah ditetapkan dengan proses dan acuan untuk mencapai tujuan dalam mengoptimalkan layaan autistik terhadap standar pendidikan nasional. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan studi kasus. Pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap penelaahan seluruh data, reduksi data, penyusunan satuan, kategorisasi, keabsahan data. Berdasarakan hasil analisis data tersebut , diperoleh data sebagai berikut: (1) Manajemen pendidikan pada standar kompetensi lulusan, (2) manajemen pendidikan pada standar isi, (3) manajemen pendidikan pada standar proses, (4) manajemen pendidikan pada standar penilaian, (5) manajemen pendidikan pada standar pendidik dan tenaga kependidikan, (6) manajemen pendidikan pada standar sarana dan prasarana, (7) manajemen pendidikan pada standar pengelolaan, (8) manajemen pendidikan pada standar pembiayaan. Implementasi manajemen pendidikan terhadap standar pendidikan nasional di unit layanan intervensi dini dilakukan dengan cukup baik dalam mengelola serangkaian program yang  telah ditetapkan dengan proses dan  prosedur di UPT Pendidikan ABK. Pengimplementasian manajemen pendidikan melibatkan terapis-terapis dan koordinator dalam bekerja sama dan melakukan tugas dan tanggung jawab. Manajemen pendidikan ini sangat penting di implemetasikan pada setiap lembaga pendidikan dalam meningkatkan mutu lembaga pendidika

    Mereduksi Perilaku Seks Anak Remaja Autis (Studi Kasus di SLB Autis Laboratorium Universitas Negeri Malang)

    No full text
    ABSTRAK   Yolanda, Serfina, 2018. Mereduksi Perilaku Seks Anak Remaja Autis (Studi Kasus di SLB Autis Laboratorium Universitas Negeri Malang). Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. H. Abdul Huda, M.Pd, Pembimbing (II) Drs. Usep Kustiawan, M.Sn Kata kunci: Mereduksi, perilaku seks, anak remaja autis Mereduksi perilaku seks anak remaja autis sangatlah perlu dimaksimalkan dalam perkembangan anak autis, dengan pendidikan seks yang sesuai dengan kebutuhan anak remaja autis, dan penanganan yang tepat terhadap anak remaja autis yang memunculkan perilaku seks, serta pemberian upaya pencegahan sejak dini bagi anak anak autis. Sehingga SLB Autis Laboratorium Universitas Negeri Malang akan mudah dalam mereduksi perilaku seks berlebihan yang muncul pada anak remaja autis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Teknik mereduksi perilaku seks anak remaja autis, mendeskripsikan Pemberian aktivitas dalam mereduksi perilaku seks anak remaja autis, dan mendeskripsikan penerapan pendidikan seks bagi anak remaja autis dalam kegitan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Sumber data diperoleh dari SLB Autis Laboratorium Universitas Negeri Malang. Pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Setelah data diperoleh kemudian data dianalisis dengan cara menelaah data, reduksi data, penyusunan satuan, kategorisasi, keabsahan data. Hasil temuan dalam penelitian ini yaitu mengetahui bagaimana teknik penanganan yang tepat untuk mereduksi perilaku seks yang berlebihan bagi anak remaja autis. Kesimpulan dari penelitian ini, yaitu dalam teknik mereduksi perilaku seks anak remaja autis ialah dengan pengalihan pada aktivitas fisik, yang telah terjadwal sesuai kempuan dan kebutuhan anak remaja autis. Aktivitas fisik yang berupa aktivitas olahraga seperti senam, melempar bola, memindahkan benda, dan aktivitas vokasional sebagai bentuk penyaluran pada hal positif, pendekatan secara personal selain penanganan terapi perilaku, anak remaja autis juga dibimbing untuk dapat mengontrol emosi dalam mengurangi dorongan seksnya. Dengan adanya teknik tersebut maka penanganan dalam mereduksi perilaku seks berlebihan bagi anak remaja autis dapat terlihat dengan baik, dan mencapai hasil yang maksimal. Penerapan pendidikan seks bagi anak autis di SLB Autis Laboratorium Universitas Negeri Malang dikategorikan baik, dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari guru mengenalkan sejak dini organ tubuh dan fungsi nya, guru juga melatih kemandirian anak remaja autis dengan membiasakan anak remaja autis melakukan kegiatan di kamar mandi sendiri

    Penggunaan Media Busy Book untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Permulaan Anak Tunagrahita Ringan Kelas III SLB Paedagogia Maospati Magetan.

    No full text
    RINGKASAN Wilujeng, Hastin. 2018. Penggunaan Media Busy Book untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Permulaan Anak Tunagrahita Ringan Kelas III  SLB Paedagogia Maospati Magetan. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Abdul Huda, M.Pd, (II) Drs. Usep Kustiawan, M.Sni.   Kata Kunci : busy book, menulis permulaan, tunagrahita ringan Kemampuan menulis permulaan siswa tunagrahita ringan kelas III di SLB Paedagogia Maospati Magetan masih kurang. Pada kegiatan menulis siswa diketahui ada beberapa yang belum bisa menulis, siswa hanya merobek buku ketika diberi buku atau lembar kerja, dan siswa cenderung pasif. Selain itu guru juga belum menggunakan media yang bervariasi sehingga siswa tidak memiliki ketertarikan dalam belajar siswa. Siswa hanya menyalin tulisan dari papan tulis tanpa adanya media. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui proses penggunaan media busy book terhadap kemampuan menulis permulaan siswa tunagrahita ringan kelas III SLB Paedagogia Kabupaten Magetan, (2) untuk mengetahui peningkatan kemampuan menulis permulaan siswa tunagrahita ringan kelas III SLB Paedagogia Kabupaten Magetan dengan menggunakan media busy book. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (action classroom research). Subjek penelitian ini adalah siswa tunagrahita ringan kelas III SLB Paedagogia Maospati Kabupaten Magetan yang berjumlah 4 siswa. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa instrument tes tulis dan teknik observasi. Siklus I dilaksanakan pada 16 dan 17 Juli 2018 dan siklus II pada 23 dan 24 Juli 2018. Pada setiap siklus dilakukan pengamatan terhadap kemampuan menulis permulaan siswa. Hasil penelitian diperoleh data pada siklus I bahwa perolehan nilai rata-rata mencapai 61 dan siklus II nilai rata-rata yang diperoleh mencapai 73. Hasil evaluasi siklus II telah mencapai indikator keberhasilan yaitu ketuntasan belajar individual minimal 60. Penelitian tindakan kelas ini dapat disimpulkan bahwa melalui penggunaan media busy book kemampuan menulis permulaan anak tunagrahita ringan kelas III SLB Paedagogia Maospati Kabupaten Magetan dapat meningkat

    Pengaruh Pemanfaatan Media Sempoa terhadap Kemampuan Menghitung Penjumlahan Siswa Tunanetra SLB Nur Husnina Kota Madiun.

    No full text
    RINGKASAN Sempoa adalah alat untuk berhitung dengan sederetan poros berisi manik manik yang dapat digeser-geserkan. Sempoa digunakan untuk melakukan operasi aritmatika seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian dan akar kuadrat. Sempoa untuk tunanetra dapat dengan mudah dirasakan dengan jari-jarinya sehingga siswa tunanetra tidak perlu melihat dengan matanya untuk membaca sempoa tetapi mereka dapat menggunakan indera perabaannya untuk membaca sempoa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh pemanfaatan media sempoa terhadap kemampuan menghitung penjumlahan siswa tunanetra SLB Nur Husnina Kota Madiun. Rancangan dalam penelitian ini menggunakan Single Subject Research (SSR). Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah A1-B-A2. Penelitian diawali dari pengukuran fase baseline 1 sebanyak 3 sesi dalam periode 30 menit/sesi, dilanjutkan dengan pengukuran fase intervensi sebanyak 5 sesi dalam periode 30 menit/sesi dan pengukuran fase baseline 2 sebanyak 3 sesi dalam periode 30 menit/sesi. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa pemanfaatan media sempoa terbukti dapat memberikan pengaruh yang positif terhadap kemampuan menghitung penjumlahan siswa tunanetra SLB Nur Husnina Kota Madiun. Hasil tersebut dapat dibuktikan dengan hasil overlap 0% . Semakin kecil persentase overlap semakin baik pengaruh intervensi. Kemampuan siswa pada fase baseline-1 Rentang nilai siswa hanya di nilai 40 dan tidak ada perubahan, mean level 40. Kemampuan siswa pada fase intervensi rentang nilai siswa 67-73 dengan mean level sebesar 69,4 peningkatan nilai perolehan siswa menunjukkan sudah adanya pengaruh. Kemampuan siswa pada fase baseline-2 rentang nilai siswa 80-87 dengan mean level sebesar 82,3 peningkatan nilai perolehan siswa menunjukkan adanya pengaruh yang positif dan siswa sudah memenuhi tujuan pembelajaran yang diharapkan

    PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS DENGAN SENI KOLASE PADA ANAK TUNADAKSA KELAS IV DI SLBN MANISREJO KOTA MADIUN

    No full text
    RINGKASAN Dampak gagguan intelegensi yang dialami bagi siswa tunadaksa mengakibatkan hambatan perkembangan dalam bergerak, tersenyum, menunjukkan minat pada berbagai hal, menggunakan tangannya, duduk, berjalan, berbicara dan mengerti. Hal ini mengakibatkan bagi siswa tunadaksa mengalami kesulitan dalam menggerakkan motorik halusnya, sehingga dalam melatih motorik halus bagi siswa tunadaksa membutuhkan suatu pembelajaran ketrampilan yang dapat merangsang otot – otot pada jari jemarinya agar dapat lebih kuat dan terkontrol.Penelitian ini menerapkan pembelajaran seni kolase yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan motorik halus bagi siswa tunadaksa kelas IV di SLB Manisrejo Kota Madiun.Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan rancangan penelitian tindakan kelas ( PTK ). Penelitian ini dilaksanakan dengan 2 siklus, dari masing – masang siklus terdiri atas empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan evaluasi, serta refleksi. Pengumpulan data menggunakan tes praktek untuk mengetahui hasil kemampuan motorik halus sebelum dan sesudah diberikan treatment. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motorik halus melalui pembelajaran seni kolase dengan hasil nilai rata – rata pada  pra tindakan 38,9%, pada siklus I 45,4% dan pada siklus II 72,2%. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa “ ada peningkatan motorik halus peserta didik tunadaksa kelas IV melalu pembelajaran seni kolase di SLB Manisrejo Kota Madiun”. Agar persiapan pembelajaran lebih matang, mudah dalam mengkondisikan kelas, dan pembelajaran tidak membuat siswa jenuh maka guru sebaiknya menyiapkan materi – materi yang akan diajarkan terlebih dahulu dan menggunakan media yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan siswa

    HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA TUNARUNGU KELAS XI DI SMALB BHAKTI WANITA LUMAJANG

    No full text
    ABSTRAK   Sushmitha, Ekawidi. 2017. HubunganAntara MotivasiBelajarDenganKemandirianBelajarSiswaTunarunguKelas XI di SMALB Bhakti Wanita Lumajang, Skripsi, S1 Pendidikan LuarBiasa, FakultasIlmu Pendidikan, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. WiwikDwiHastuti, S.Pd, M.Pd. (II) Dr. Sihkabuden, M.Pd.   Kata Kunci: Motivasibelajar, danKemandirianBelajarSiswaTunarungu   Dalam mencapai prestasi belajar maksimal perludorongan yang memacu siswa untuk tekun dalam belajar. Proses yang terjadi dalam belajar melibatkan indra untuk membentuk pengetahuan baru. Pengetahuan baru akan menimbulkan perubahan dalam diri individu. Dorongan diperlukan agar siswa menyadari posisinya sebagai seorang pembelajar yang mandiri. Hasil observasi awal ditemukan adanya hubungan antara motivasi belajar dan kemandirian belajar siswa tunarungu kelas XI. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hubungan antara motivasi belajar dan kemandirian belajar siswa tunarungu kelas XI di SMALB Bhakti Wanita Lumajang. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif menggunakan rancangan penelitian korelasional. Dilakukan di SMALB Bhakti Wanita Lumajang dengan jumlah responden sebanyak 10 siswa tunarungu kelas XI. Pengambilan data dilakukan dengan angket dan observasi. Data dianalisis dengan analisis korelasional Rank Spearman. Hasil penelitian: terdapat hubungan signifikan antara motivasi belajar dan kemandirian belajarsiswa tunarungu kelas XI, dimana nilai korelasi spearman rho sebesar 0.815 dengan taraf signifikansi 0.004. Simpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan linier positif dan searah antara motivasi belajar dan kemandirian belajarsiswa tunarungu kelas XI dan memiliki hubungan yang kuat. Orangtua dan guru hendaknya perlu memperhatikan motivasi belajar siswa tetap terjaga sehingga akan memunculkan kemandirian belajar pada siswa, jika kemandirian belajar dapat tercapai maka tujuan belajar akan  terwujud dan prestasi belajar siswa menjadi meningkat

    PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GEOBOARD TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP BANGUN DATAR BAGI SISWA TUNAGRAHITA RINGAN KELAS 3 DI SLB PGRI DLANGGU MOJOKERTO

    No full text
    ABSTRAK   Anak tunagrahita ringan merupakan anak yang memiliki IQ dibawah rata-rata sehingga dibutuhkan alat bantu atau media yang konkrit agar memudahkan anak dalam mengingat pelajaran. Media Geoboard diharapkan dapat membantu anak tunagrahita ringan untuk mengenal bentuk bangun datar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai yang didapat siswa saat sebelum dan sesudah menggunakan media geoboard dan mengetahui seberapa besar pengaruh media geoboard terhadap pemahaman konsep bangun datar pada siswa tunagrahita ringan kelas 3 di SLB PGRI Dlanggu Mojokerto.             Metode penelitian ini menggunakan Pre-experimental One Group Pretest-posttest. Data peneliti didapat dari perbandingan hasil pretest-posttest. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes tulis dan metode observasi sebagai mengukur proses kerja siswa dalam menggunakan media geoboard. kegiatan analisis data dengan membandingkan hasil pretest dan posttest. Pada tahap evaluasi data diolah dengan menggunakan uji Wilcoxon’s Signed Rank Test dengan bantuan program SPSS 16.0 for windows. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil bahwa pretest atau nilai yang didapat sebelum dilakukan treatment dengan nilai rata-rata 38. Siswa hanya mampu menyebutkan nama-nama bangun datar dan terlihat malas saat mengerjakan soal. Nilai  posttest merupakan nilai yang diperoleh setelah diberikan treatment dengan nilai rata-rata 92.  Siswa nampak antusias saat mengerjakan soal setelah diberikaan treatment terlihat siswa mampu mengerjakan soal. Terdapat nilai perbandingan hasil nilai rata-rata pretest dan nilai rata-rata posttest sebesar 54 %.             Berdasarkan hasil analisis data tersebut diperoleh kesimpulan bahwa ada pengaruh yang signifikan terhadap pemahaman konsep bangun datar siswa tunagrahuta ringan kelas 3 di SLB PGRI Dlanggu Mojokerto. Saran dari penelitian ini media geoboard dapat membantu bagi sekolah, guru, dan siswa karena dengan media geoboard siswa lebih mudah memahami konsep bangun datar. Peneliti mengharapkan ada penelitian lanjutan yang membahas tentang kemampuan pemahaman konsep bangun datar dengan menggunakan media geoboard

    IMPLEMENTASI MODEL PENDAMPINGAN MAHASISWA DIFABEL OLEH PUSAT STUDI DAN LAYANAN DISABILITAS (PSLD) UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG

    No full text
    ABSTRAK Jannah, Miftachul. 2017. Implementasi Pendampingan Mahasiswa Difabel: Deskripsi tentang PSLD Universitas Brawijaya dalam melaksanakan pendampingan bagi mahasiwa difabel. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Mohammad Efendi, M.Pd. M.Kes, (II) Dr. Sihkabuden, M.Pd.Kata kunci: Pendampingan, Mahasiswa difabel, PSLD UB            Setiap orang berhak mengembangkan diri dengan memperoleh pendidikan yang layak, termasuk para penyandang difabel. Undang-undang 19 Tahun 2011 Pasal 24 ayat 1 tentang ratifikasi Konvensi Internasional Hak-Hak Penyandang Disabilitas menyatakan bahwa negara-negara pihak mengakui hak penyandang disabilitas atas pendidikan tanpa diskriminasi dan wajib menjamin sistem pendidikan yang bersifat inklusif pada setiap jenjang, mulai dari tingkat dasar, menengah dan perguruan tinggi. Namun, pada pelaksanaannya masih sedikit perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan inklusi, hal ini membuat masih minimnya para penyandang difabel yang mendapat ijasah S1. Salah satu perguruan tinggi di Indonesia  yang menyelenggarakan pendidikan inklusi adalah Universitas Brawijaya. Perwujudan lingkungan inklusif di Universitas Brawijaya dilakukan dengan memberi layanan oleh Pusat Studi dan Layanan Disabilitas (PSLD) kepada mahasiswa difabel berupa pendampingan pada kegiatan akademik.            Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Peneliti mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Analisis data yang digunakan oleh peneliti adalah análisis data model Miles dan Huberman yangterdapat 3 aktivitas di dalamnya, yaitu 1) reduksi data, 2) data display, dan 3) verifikasi atau penyajian data disimpulkan. Sedangkan untuk menetapkan keabsahan data peneliti melakukan triangulasi sumber, triangulasi teknik dan member check. Hasil yang didapatkan oleh peneliti adalah pelaksanaan pendampingan mahasiswa difabel oleh PSLD UB sudah cukup baik. Hal ini terbukti dengan pelaksanaan pendampingan sudah sesuai dengan jenis hambatan, karakteristik dan kebutuhan belajar setiap mahasiswa difabel. Namun layanan pendampingan masih belum bisa mengatasi ketergantungan mahasiswa difabel terhadap pendamping, sehingga mereka masih tetap didampingi meskipun sudah berada di semester akhir bahkan ada yang masih mendapat pendampingan penuh sampai mereka lulus. Harapan dari peneliti adalah PSLD UB dapat memberi bimbingan kepada mahasiswa difabel untuk melatih kemandirian mereka, supaya mereka memiliki bekal untuk benar-benar siap terjun ke masyarakat dengan mandiri tanpa menggantungkan diri lagi pada orang lain

    PENGARUH METODE APPLIED BEHAVIOR ANALYSIS (ABA) BERBASIS ORANG TUA TERHADAP PERILAKU AGRESIF SISWA AUTIS KELAS 2 SDLB PUTRA JAYA KOTA MALANG

    No full text
    Perilaku agresif merupakan suatu perbuatan yang dapat menimbulkan permusuhan yang ditujukan kepada seseorang atau suatu benda. Anak autis memiliki hambatan dalam hubungan sosial dan lebih suka menyendiri, namun ada juga anak autis yang memperlihatkan perilaku agresif kepada orang lain. Dalam menangani perilaku agresif anak autis menggunakan metode Applied Behavior Analysis (ABA). Metode Applied Behavior Analysis (ABA) merupakan sebuah pendekatan perilaku untuk mengubah perilaku sesuai prinsip-prinsip yang telah ditentukan. Adapun penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode Applied Behavior Analysis (ABA) berbasis keluarga terhadap perilaku agresif anak autis kelas 2 SDLB Putra Jaya Malang.             Penelitian ini menggunakan metode eksperimen berbentuk Single Subject Research (SSR) dengan desain Multiple Baseline Cross Variables dengan variabel memukul dan mencubit orang lain. Penggunaan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar pengamatan, dokumentasi, dan wawancara. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi.             Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh metode Applied Behavior Analysis (ABA) berbasis orang tua terhadap perilaku agresif memukul dan mencubit anak autis kelas 2 SDLB Putra Jaya Malang dengan ditunjukkan adanya data overlap sebesar 0%. Mean level pada perilaku memukul diperoleh kondisi baseline (A) sebesar 24,5 dan pada kondisi intervensi (B) sebesar 12,25. Sedangkan mean level pada perilaku mencubit diperoleh kondisi baseline (A) sebesar 15,86 dan pada kondisi intervensi (B) sebesar 8,5. Hasil mean level yang diperoleh pada kondisi intervensi mempengaruhi kecenderungan arah dan jejak data yang menurun dan memiliki pengaruh positif (+).            Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa metode Applied Behavior Analysis (ABA) memiliki pengaruh terhadap perilaku agresif anak autis kelas 2 SDLB Putra Jaya Malang. Saran yang bisa diberikan yaitu: 1) bagi orang tua subjek selanjutnya diharapkan dalam menerapkan metode  Applied Behavior Analysis (ABA) ini dilakukan secara konsisten sehingga mendapatkan hasil yang maksimal. 2) Bagi peneliti selanjutnya diharapkan agar lebih mengembangkan penelitian menggunakan metode Applied Behavior Analysis (ABA) kepada karakteristik anak yang berbeda, sehingga dapat memberikan variasi dalam penelitian dan dapat memberikan pengetahuan yang semakin lua

    Pengaruh Media Shadow Puppet Terhadap Kemampuan Bercerita Siswa Tunagrahita Ringan Kelas VIII SMPLB Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK Puspitasari, Retno  2018. Pengaruh Media Shadow Puppet Terhadap Kemampuan Bercerita Siswa Tunagrahita Ringan Kelas VIII SMPLB Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Wiwik Dwi Hastuti, S.Pd,M.Pd, (2) Dr. Henry Praherdhiono, S.Si, M.Pd.Kata Kunci:Media Shadow Puppet, Kemampuan Bercerita, Tunagrahita Ringan.Tunagrahita adalah siswa yang  memiliki IQ dibawah rata-rata siswa reguler, karena memiliki masalah intelektual dan susah dalam berpikir abstrak maka menyebabkan siswa kesulitan dalam bercerita. Siswa tunagrahita ringan memerlukan pembelajaran khusus yang dapat membantu dalam bercerita, salah satunya dengan media shadow puppet. Media shadow puppet merupakan media yang diadopsi dari seni pertunjukan wayang kulit, yang dikemas secara modern dan mengikuti perkembangan zaman mulai dari bentuk wayang dan cerita yang ditampilkan, media shadow puppet dapat ditampikan pada siang hari akan tetapi dilakukan diruangan gelap.Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui perbedaan kemampuan bercerita siswa tunagrahita ringan kelas VIII SMPLB Negeri Malang sebelum dan sesudah menggunakan media shadow puppet, (2) Untuk mengetahui keefektifan penggunaan media shadow puppet sebagai media bercerita siswa tunagrahita ringan kelas VIII SMPLB Negeri MalangPenelitian ini menggunakan eksperimen semu (Quasi Experimental Design) dengan desain time-series. Subjek penelitian ini adalah 5 siswa tunagrahita ringan kelas VIII di SMPLB Negeri Malang. Instrumen penelitian menggunakan tes yaitu tes keterampilan bercerita, siswa membuat cerita kemudian menceritakan kembali cerita yang telah dibuat dengan susunan kaliman dan ketepatan ucapan yang baik. Pengumpulan data dalam penelitian ini dimulai dari penyusunan intrumen, memberikan pre test empat kali, pemberian treatment menggunakan media shadow puppet hingga kemampuan bercerita menjadi stabil, tahap post test empat kali. Analisis data menggunakan uji t.Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre test = 42, dan nilai rata-rata post test = 70, sedangkan hasil thitung  diperoleh nilai sig sebesar 9,51 dan ttabel sebesar 2,131. Hasil tersebut menunjukkan bahwa nilai si

    0

    full texts

    361

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇