SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM
Not a member yet
    361 research outputs found

    Peningkatan Kecakapan Sosial Melalui Kegiatan Kepramukaan bagi Siswa Tunagrahita di SLB Panca Bhakti Magetan

    No full text
    RINGKASAN Nuryani, Susi. 2018. Peningkatan Kecakapan Sosial Melalui Kegiatan Kepramukaan bagi Siswa Tunagrahita di SLB Panca Bhakti Magetan. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Dosen Pembimbing: (I) Drs. Abdul Huda, M.Pd. (II) Drs. Ir. Endro Wahyuno, M.Si.   Kata Kunci: Kecakapan Sosial, Kegiatan Kepramukaan, Tunagrahita Siswa tunagrahita sering mengalami masalah kecakapan sosial. Kecakapan Sosial ini mencakup kecakapan berkomunikasi dan kecakapan bekerja sama. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan mengadakan kegiatan kepramukaan bagis siswa. Kegiatan kepramukaan ini dikemas menjadi kegiatan yang menarik dan menantang. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kegiatan kepramukaan dalam mengembangkan kecakapan sosial siswa tunagrahita di SLB Panca Bhakti Magetan dan bagaimanakah peningkatan kecakapan sosial melalui kegiatan kepramukaan bagi siswa tunagrahita di SLB Panca Bhakti Magetan. Rancangan penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Tiap siklus meliputi empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subyek dalam penelitian ini yaitu lima siswa tunagrahita kelas IX SMPLB di SLB Panca Bhakti Magetan. Instrumen dalam penelitian ini berupa observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan kepramukaan yang telah dilakukan berupa upacara pembukaan latihan, upacara penutupan latihan, semaphore, permainan memasukkan paku ke dalam botol, pionering (pembuatan tandu) dan pendirian tenda memberikan dampak yang baik pada kemampuan berkomunikasi dan bekerja sama siswa. Hasil penelitian siklus I diperoleh persentase siswa yang tuntas  mencapai 40%. Pada siklus II meningkat menjadi 80%. Ketuntasan siswa dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 40%. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu 1)kegiatan kepramukaan dapat melatih siswa untuk berkomunikasi dan bekerja sama, 2)kegiatan kepramukaan dapat meningkatkan kecakapan sosial siswa tunagrahita di SLB Panca Bhakti Magetan

    Pengaruh Pemanfaatan Media Sempoa terhadap Kemampuan Menghitung Penjumlahan Siswa Tunanetra SLB Nur Husnina Kota Madiun

    No full text
    RINGKASAN Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh pemanfaatan media sempoa terhadap kemampuan menghitung penjumlahan siswa tunanetra SLB Nur Husnina Kota Madiun. Rancangan dalam penelitian ini menggunakan Single Subject Research (SSR). Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah A1-B-A2. Penelitian diawali dari pengukuran fase baseline 1 sebanyak 3 sesi dalam periode 30 menit/sesi, dilanjutkan dengan pengukuran fase intervensi sebanyak 5 sesi dalam periode 30 menit/sesi dan pengukuran fase baseline 2 sebanyak 3 sesi dalam periode 30 menit/sesi. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa pemanfaatan media sempoa terbukti dapat memberikan pengaruh yang positif terhadap kemampuan menghitung penjumlahan siswa tunanetra SLB Nur Husnina Kota Madiun. Hasil tersebut dapat dibuktikan dengan hasil overlap 0% . Semakin kecil persentase overlap semakin baik pengaruh intervensi

    PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS CERITA MELALUI MEDIA GAMBAR SERI SISWA TUNARUNGU KELAS VI SLB DHARMA WANITA KEBONSARI KABUPATEN MADIUN

    No full text
    RINGKASAN Sahara, Yomang. 2018. Peningkatan Kemampuan Menulis Cerita Melalui Media Gambar Seri Siswa Tunarungu Kelas VI di SLB Dharma Wanita Kebonsari.  Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. M.Shodiq A.M, M.Pd., (II) Drs. Ir. Endro Wahyuno, M.Si.   Kata Kunci: tunarungu, kemampuan menulis cerita, media gambar seri Menulis merupakan kegiatan yang tidak terpisahkan dari kegiatan belajar mengajar siswa tunarungu di sekolah.Akan tetapi dalam penerapannya banyak siswa tunarungu mengalami kesulitan untuk membiasakan menulis. Penyebabnya adalah metode pengajaran yang terlalu kaku sehingga menimbulkan kesan bahwa menulis itu sulit. Selain itu kurang tepatnya guru dalam memilih media pembelajaran juga dapat mempengaruhi minat siswa dalam materi menulis cerita.Untuk itulah penggunaan media sangat penting kehadirannya dalam pelajaran. Hal itu dimaksudkan agar siswa tidak hanya tinggi kualitas teoritisnya tetapi juga tinggi kualitas praktisnya.Salah satu media pengajaran yang dapat digunakan untuk menarik perhatian siswa dalam kegiatan menulis cerita adalah media gambar. Hal ini dimaksudkan dengan melihat media gambar yang jelas dan sesuai dengan pokok bahasan maka siswa akan berpikir lebih jelas terhadap suatu pokok bahasan atau materi yang disampaikan guru. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Model penelitian tindakan kelas yang digunakan yaitu peneliti berperan sebagai guru (pengajar dibantu oleh mitra peneliti guru kelas sebagai observer atau pengamat) yang terdiri dari 2 siklus. Siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah anak tunarungu kelas VI yang berjumlah 4 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik data kualitatif yang meliputi cara reduksi data, penyajian data, dan pemberian kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penggunaan media gambar seri dalam pembelajaran Bahasa Indonesia materi “Perubahan Cuaca” di sekolah sesuai dengan langkah-langkah dalam RPP dan dilaksanakan pada 2 siklus untuk mendapatkan hasil belajar siswa yang memenuhi KKM, (2) Penggunaan media gambar seri dalam meningkatkan hasil belajar Pada saat observasi diperoleh data hasil belajar siswa pada siklus I mendapat nilai rata-rata 65 dan pada Siklus II siswa mendapat nilai rata-rata 90. Ketuntasan belajar secara klasikalpada Siklus I  lebih dari sama dengan 70 mencapai 50 % dan 100 % pada siklus II. Ini berarti pada siklus Iada 3 siswa yang mendapat nilai diatas atau sama dengan KKM yang ditentukan yaitu 70. Sedangkan pada siklus II semua siswa mendapat nilai di atas atau sama dengan KKM yang artinya hasil belajar siswa setelah penggunaan media gambar seri memuaskan

    PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS DENGAN SENI KOLASE PADA ANAK TUNADAKSA KELAS IV DI SLBN MANISREJO KOTA MADIUN

    No full text
    RINGKASAN Tujuan dari penelitian ini mendiskripsikan : (1) penerapan kemampuan seni kolase dan ; (2) peningkatan kemampuan motorik halus  pada anak tunadaksa. Hasil penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK). Hasil penelitian ini menunjukkan (1) penerapan seni kolase membuat siswa berperanaktif dalam pembelajaran (2) penerapan menggambar kolase dapat meningkatkan kemampuan motorik halus pada siswa tunadaksa kelas IV SDLB

    STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF TERHADAP KEMANDIRIAN TUNAGRAHITA MELALUI PROGRAM LAYANAN REHABILITASI SOSIAL BERBASIS KELUARGA DI KECAMATAN PLAOSAN DAN SIDOREJO KABUPATEN MAGETAN

    No full text
    RINGKASAN Trisiknyo,Mohamad.2016. Studi Deskriptif Kualitatif Terhadap Kemandirian Tunagrahita Melalui Program Layanan Rehabilitasi Sosial Berbasis Keluarga Di Kecamatan Plaosan Dan Sidorejo Kabupaten Magetan. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Dra. Wiwik Dwi Hastuti, S.Pd, M.Pd, (II) Drs. H. Ahmad Sawawi, M. Hum.   Kata kunci :Kemandirian, Tunagrahita, Rehabilitasi Sosial Berbasis Keluarga Berdasarkan pengalaman empirik diketahui bahwa kemandirian penyandang disabilitas tunagrahita memiliki hambatan dan keterbatasan.Untuk membentuk kemandirian penyandang disabilitas perlu adanya suatu upaya yang melibatkan peranan keluarga dan pihak lain yang saling terintegrasi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemandirian penyandang disabilitas tunagrahita melalui program layanan rehabilitasi sosial berbasis keluarga di kecamatan plaosan dan sidorejo kabupaten magetan tahun 2014-2015. Pendekatan dan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.Responden dalam penelitian ini dalah para penerima manfaat tunagrahita dan keluarga penerima manfaat tunagrahita program reahbilitasi sosial berbasis keluarga (RSBK).Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, obervasi, dan dokumentasi.Teknik keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan perpanjangan pengamatan dan triangalasi data.Teknikanlisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, danverifikasi. Berdasarkan hasil penelitain dapat dideskripsikan sebagai berikut : 1) Proses pendampingan dalam program RSBK meningkatkan kemandirian penyandang disabilitas tunagrahita di kecamatan Sidorejo dan Plaosan dalam hal bina diri dan tanggung jawab terhadap pemanfataan dana stimulan usaha ekonomi produktif berupa pemeliharaan kambing, 2) proses pendampingan dalam program RSBK memberikan wawasan kepada keluarga dalam memberi pelayanan terhadap penyandang disabilitas tunagrahita, 3) peranan keluarga dalam pelayanan penyandang disabilitas tunagrahita memegang peranan yang dominan dalam pembentukan sikap dan perilaku yang diwujudkan dengan pembiasaan-pembiasaan yang baik karena waktu terbanyak penyandang disabilitas tunagrahita adalah bersama keluarga

    Pengaruh Media Kamus Bahasa Indonesia Bergambar Terhadap Pemahaman Kosakata Siswa Tunarungu Di SDLB BC Kepanjen

    No full text
    ABSTRAK     BuchikaWidamelia, Putri. 2017. Pengaruh Media Kamus Bahasa Indonesia Bergambar Terhadap Pemahaman Kosakata Siswa Tunarungu di SDLB BC Kepanjen.. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. M. Shodiq AM, M.Pd. (II) Dr. Hendry Praherdhiono, S.Si, M.Pd   Kata Kunci: Kamus Bahasa Indonesia bergambar, Pemahaman Kosakata, Tunarungu.   Kehilangan pendengaran adalah kendala yang dialami anak tunarungu terutama dalam berkomunikasi.Hambatan komunikasi pada anak tunarungu antaralain kurangnya pemahaman kosakata, sulit mengartikan ungkapan berkiasan dan sulit mengartikan kata-kata abstrak. Hal ini mengakibatkan sedikitnya pemahaman kosakata anak tunarungu. Berdasarkan kendala diatas, anak tunarungu membutuhkan media yang tepat. Peneliti menggunakan media yang berfokus kepada indra penglihatan dalam memperoleh informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh media kamus Bahasa Indonesia bergambar terhadap pemahaman kosakata anak tunarungu di SDLB BC Kepanjen. Penelitian ini adalah penelitian kuantitaif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Pre-Experimental Designs (nondesigns). Pengumpulan data diperoleh dari hasil tes tulis. Terdapat dua jenis data yaitu hasil pre test (sebelum diberikan perlakuan) dan post test (setelah diberikan perlakuan). Penelitian ini dilaksanakan di SDLB-BC Kepanjen, dengan subjek yang dipilih adalah siswa kelas VI yang berjumlah enam orang siswa. Teknik analisis yang digunakan adalah Uji hipotesis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil analisis data diketahui nilai rata-rata siswa pada pre-test ialah 56,1 dan rata-rata post-test ialah 91,6 Adapun hasil perhitungan Uji Wilcoxon diperoleh nilai = 0. Nilai kritis untuk uji Wilcoxon α = 0,05 dan n = 6 (jumlah sampel) dari daftar uji Wilcoxon dan diperoleh = 2. Dari perhitungan tersebut dinyatakan bahwa  diterima dan  ditolak,  sebabThitung (0) ≤ Ttabel (2).Maka bisa dikatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan menggunakan media Bahasa Indonesia bergambar terhadap pemahaman kosakata anak tunarungu. Berdasarkan hasil penelitian maka saran yang diajukan bagi sekolah dan guru, media pembelajaran kamus Bahasa Indonesia bergambardapat dijadikan alternatif media dalam pembelajaran bahasa indonesia sehingga mampu menambah kosakata siswa. Sedangkan bagi peneliti selanjutnya media ini dapat dijadikan referensi dan pertimbangan untuk penelitian dengan bidang studi yang lain

    Pengaruh Penggunaan Media Ular Tangga Kata Terhadap Kemampuan Menyusun Kalimat Efektif Pada Siswa Tunarungu Kelas VIII Di SMPLB Shanti Kosala Mas Trip Nganjuk

    No full text
    ABSTRAK   Kholifaturrohma, Rizki. 2017. Pengaruh Penggunaan Media Ular Tangga Kata Terhadap Kemampuan Menyusun Kalimat Efektif Pada Siswa Tunarungu Kelas VIII Di SMPLB Shanti Kosala Mas Trip Nganjuk. Skripsi S1 PLB, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Wiwik Dwi Hastuti, S.Pd, M.Pd, (2) Pramono, S.Pd, M.Or   Kata Kunci: Tunarungu, kemampuan menyusun kalimat efektif, media ular tangga   Siswa tunarungu memiliki hambatan dalam berkomunikasi, sehingga dalam berkomunikasi mereka hanya menggunakan kemampuan berbahasa yang sangat terbatas. Dalam berkomunikasi anak tunarungu seringkali mengucapkan kalimat yang tidak efektif dengan kalimat yang terbalik, sehingga orang lain sulit untuk memahami kalimat anak tunarungu, salah satu contoh kalimat yang diucapkan anak tunarungu "ambilkan tolong kakak itu buku"  maksud dari ucapan anak tunarungu tersebut adalah "tolong kakak ambilkan buku itu". Dengan adannya contoh kalimat yang telah diucapkan oleh anak tunarungu tersebut menunjukkan bahwa pada siswa kelas VIII SMPLB Shanti Kosala Mas Trip Nganjuk kemampuan berbahasa siswa tunarungu masih belum maksimal, kalimat yang diucapkan tidak terstruktur dengan benar.             Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh penggunaan media ular tangga kata terhadap kemampuan menyusun kalimat pada siswa tunarungu kelas VIII SMPLB Shanti Kosala Mas Trip Nganjuk. Penelitian ini menggunakan penelitian Eksperimen dengan desain One Group Pre Test-Post Test. Dimana penelitian ini hanya terdapat satu kelompok kontrol saja tanpa adannya kelompok pembanding. Hasil penelitian menunjukan kemampuan menyusun kalimat efektif pada siswa Tunarungu kelas VIII di SMPLB Shanti Kosala Mas Trip Nganjuk sebelum diberikan treatment (Pre Test) yakni semua siswa berada pada kategori kurang dengan rata-rata nilai sebesar 46. Setelah diberikannya treatment sebanyak tujuh kali kemampuan siswa tunarungu kembali di uji dengan adannya Post Test, hasil Post Test siswa tunarungu dapat diketahui sebanyak 40% siswa berada pada kategori baik, sedangkan sebanyak 60% siswa berada pada kategori sangat baik. Nilai rata-rata siswa pada hasil post test dalam kemampuan menyusun kalimat efektif pada siswa tunarungu kelas VIII SMPLB Shanti Kosala Mastrip Nganjuk menggunakan media ular tangga magnet adalahh 76 dan berada pada kategori baik. Dari perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa adannya pengaruh penggunaan media ular tangga kata terhadap kemampuan menyusun kalimat efektif pada siswa tunarungu kelas VIII di SMPLB Shanti Kosala Mas Trip Nganjuk. Saran pad penelitian ini diharapkan guru dapat menggunakan media ular tangga kata dalam peningkatan kemampuan menyusun kalimat efektif pada siswa tunarungu.

    Pengaruh Metode Sosiodrama Terhadap Kemampuan Memahami Isi Bacaan Pada Siswa Tunarungu Kelas VII Di SMPLB Bhakti Wanita Lumajang.

    No full text
    ABSTRAK   Laurentia, Risma. 2017. Pengaruh Metode Sosiodrama Terhadap Kemampuan Memahami Isi Bacaan Pada Siswa Tunarungu Kelas VII Di SMPLB Bhakti Wanita Lumajang. Skripsi S1 PLB, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. M. Efendi, M.Pd, M.Kes, (2) Dr. Sihkabuden, M.Pd   Kata Kunci: Tunarungu, kemampuan memahami isi bacaan, sosiodrama             Ketidakberfungsian organ pendengaran pada tunarungu mengakibatkan terhambatnya perkembangan bahasa dan bicara sehingga pada anak tunarungu mengalami hambatan dalam memperoleh informasi. Anak tunarungu diberi informasi dengan pengajaran khusus agar anak dapat mamahami konsep yang dimaksud dengan benar. Siswa tunarungu sangat memerlukan bimbingan dalam upaya menanamkan pembelajaran yang baik, efektif, dan menarik. Sehubungan dengan hal tersebut, siswa tunarungu perlu dibekali pengajaran memahami suatu isi bacaan. Tujuan pengajarannya adalah untuk meningkatkan kemampuan memahami isi bacaan. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui adanya perbedaan kemampuan memahami isi bacaan sebelum dan sesudah diberikan treatment berupa metode sosiodrama  pada siswa tunarungu kelas VII di SMPLB Bhakti Wanita Lumajang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Eksperimen dengan desain One Group Pre Test-Post Test. Dimana penelitian ini hanya terdapat satu kelompok saja tanpa adanya kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan perolehan rata-rata pada tahap pre test sebesar 42,5, sedangkan perolehan rata-rata pada tahap post test meningkat sebesar 79,5 setelah dilakukan intervensi. Dari perhitungan tersebut dapat dinyatakan adanya pengaruh penggunaan metode sosiodrama sebagai bentuk intervensi terhadap kemampuan memahami isi bacaan. Adapun saran bagi Guru dalam penelitian ini adalah Guru dapat menggunakan metode pembelajaran sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa.

    Pengaruh Bermain Origami terhadap Kemampuan Motorik Halus Tunagrahita di SDLB BC Kepanjen Malang

    No full text
    ABSTRAK   Rizkiyana, Sofia . 2018. Pengaruh Bermain Origami terhadap Kemampuan Motorik Halus Tunagrahita di SDLB BC Kepanjen Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1)Drs. M. Shodiq, AM, M.Pd (2) Drs. Usep Kustiawan, M.Sn. Keterampilan  motorik halus berperan sangat penting pada setiap individu, karena aktifitas sehari-hari hampir seluruhnya melibatkan keterampilan motorik halus. Setiap anak memiliki fase perkembangan motorik halusnya sendiri, bukan tidak mungkin seorang anak mengalami keterlambatan dalam perkembangan motorik halusnya. Salah satu cara mengembangkan motorik halus tunagrahita adalah dengan kegiatan bermain origami. Origami adalah kegiatan melipat kertas yang melibatkan gerakan jari tangan dan pergelangan tangan. Tujuan dari penelitian ini adalah (1)Mendeskripsikan kemampuan motoric halus tunagrahita di SDLB BC Kepanjen Malang sebelum bermain origami (2)Mendeskripsikan kemampuan motoric halus tunagrahita di SDLB BC Kepanjen Malang setelah bermain origami (3) Mendeskripsikan pengaruh bermain origami terhadap peningkatan kemampuan motorik halus siswa tunagrahita di SDLB BC Kepanjen Malang. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan jenis penelitian quasi eksperimental dengan desain “Time Series Design”. Dari hasil pengumpulan data  yang telah dilakukan peneliti menunjukkan bahwa (1) kemampuan motorik halus tunagrahita sebelum diberikan perlakuan bermain origami masih tergolong sangat kurang; (2) kemampuan motorik halus tunagrahita setelah diberi perlakuan bermain origami termasuk dalam kriteria sangat baik; (3) terdapat pengaruh bermain origami terhadap kemampuan motorik halus tunagrahita. Saran dalam penelitian ini diperuntukkan kepada Peneliti selanjutnya, dapat melanjutkan penelitian dengan kegiatan melipat kertas atau origami dalam meningkatkan motorik halus anak, namun  bukan hanya dalam hal kemampuan motorik halus namun dalam ranah yang lai

    Pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SMPLB-B YPTB Malang

    No full text
    ABSTRAK   Kurniawati, Rina. 2018. Pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SMPLB-B YPTB Malang. Skripsi. Jurusan Pendidikan Luar Biasa. Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:      (1) Drs. Abdul Huda, M.Pd, (2) Drs. Usep Kustiawan, M.Sn. Kata Kunci: Gerakan Literasi Sekolah, Tunarungu Gerakan Literasi Sekolah (GLS) merupakan kegiatan pembiasaan 15 menit membaca buku non pelajaran sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Gerakan Literasi Sekolah (GLS) bagi anak berkebutuhan khusus, khususnya tunarungu harus dapat mengembangkan keterampilan dasar berbahasa antara lain menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Meskipun mereka memiliki hambatan dalam mendengar dan berbicara (tunarungu), tahap pembiasaan literasi dasar yang inti dari literasi dasar itu meliputi kegiatan membaca, berpikir, menulis. Tujuan Penelitian ini meliputi: (1) Mendeskripsikan pelaksanaan GLS tahap pembisaan literasi dasar (2) Mendeskripsikan dampak pelaksanaan GLS tahap pembiasaan literasi dasar. (3) Mendeskripsikan hambatan pelaksanaan GLS tahap pembiasaan literasi dasar. (4) Upaya mengatasi hambatan pelaksanaan GLS tahap pembiasaan literasi dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti meliputi wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Dari hasil data yang diperoleh, maka dilakukan sebuah analisis data meliputi: (1) Reduksi, yaitu proses memilih, memilah dan membuang sesuatu yang tidak sesuai dengan fokus penelitian. (2) Penyajian data, dilakukan untuk melihat gambaran keseluruan hasil penelitian berupa pengkodean yang selanjutnya dapat ditarik sebuah kesimpulan. (3) Pengambilan kesimpulan, berupa mencari makna dari data yang diperoleh sampai dapat ditarik sebuah kesimpulan. Pengecekan keabsahan data diperlukan juga dalam penelitian kualitatif agar data yang diperoleh dapat dipertanggungjawabkan. Pengecekan keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan trianggulasi sumber, yaitu dengan mengecek data melalui beberapa sumber dan trianggulasi teknik, yaitu menguji data kepada sumber data dengan teknik yang berbeda. Hasil penelitian pelaksanaan gerakan literasi sekolah tahap pembiasaan literasi dasar berupa: (1) Pelaksanaan tahap pembisaan literasi dasar terdiri dari: kegiatan 35 menit membaca, jurnal membaca harian, lingkungan fisik, dan pemilihan jenis buku bacaan. (2) Dampak tahap pembiasaan literasi dasar berupa: inisiatif membaca, kepercayaan diri, pembendaharaan kata, pemahaman bacaan dan kreativitas. (3) Hambatan tahap pembiasaan literasi dasar meliputi : kondisi siswa dan sarana prasarana sekolah. (4) Upaya mengatasi hambatan tahap pembiaasan literasi dasar berupa: pemahaman bacaan diulang-ulang, buku-buku literasi diperbanyak dan tempat untuk literasi agar dibenahi. Saran dalam penelitian ini ditujukan: (1) Kepala sekolah, untuk selalu mengawasi, mengevaluasi dan meningkatkan sarana prasarana kegiatan literasi. (2) Guru kelas, meningkatkan kegiatan tahap pembiasaan literasi dasar agar lebih baik. (3) Peneliti lain, dapat dijadikan referensi untuk melakukan penelitian dengan jenis ketunaan yang berbeda yang lebih luas dan terencana

    0

    full texts

    361

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇