SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM
Not a member yet
    361 research outputs found

    Pengaruh Media Flipchart terhadap Hasill Belajar IPA Materi Sumber Energi untuk Siswa Tunagrahita Kelas IV di SDLB Negeri Kedungkandang Malang

    No full text
    ABSTRACTPertiwi, Agita Dian. 2016. Pengaruh Media Flipchart Terhadap Hasil Belajar IPA Materi Sumber Energi untuk Siswa Tunagrahita Kelas IV di  SDLB Negeri Kedungkandang Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. H. Moh. Efendi, M. Pd. M.Kes., (II) Dr. Asim, M. Pd. Kata kunci: Media flipchart, Hasil belajarPembelajaran IPA materi sumber energi akan sulit diterima jika pembelajaran dilaksanakan secara konvensional. Penjelasan yang bersifat abstrak membuat pembelajaran tidak terserap dengan maksimal, begitu juga dengan anak tunagrahita lebih kesulitan dalam memahaminya. Untuk mengatasi masalah yang terjadi maka perlu adanya pendekatan pembelajaran IPA materi sumber energi yang lebih banyak difokuskan pada masalah kontekstual. Media flipchart merupakan salah satu pembelajaran IPA materi sumber energi dengan media flipchart. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar IPA materi sumber energi anak tunagrahita sebelum menggunakan media flipchart, mendeskripsikan hasil belajar IPA materi sumber energi anak tunagrahita sesudah menggunakan media flipchart, mendeskripsikan pengaruh media flipchart terhadap hasil belajar IPA materi sumber energi anak tunagrahita di SDLB Negeri Kedungkandang Malang.Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen Pre Experimental Design dengan pembanding subyek yang sama dalam kondisi yang berbeda. Instrumen penelitian berupa tes untuk pre test dan post test. Teknik analisis yang digunakan adalah Uji Prasarat menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas yang diselesaikan dengan bantuan komputer program SPSS 23.0 for Windows dan uji F (Anova). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata pre test dan post test. Hasil analisis data diketahui bahwa rata-rata hasil belajar siswa pada saat pre test sebesar 45 sedangkan pada post test  sebesar 83. Hasil output diperoleh nilai sig. (2-tailed) sebesar 0, 027. Menunjukkan bahwa nilai sig. (2-tailed) ≤ α/2. Berdasarkan kriteria tersebut maka Ho ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa media flipchart berpengaruh terhadap hasil belajar IPA materi sumber energi anak tunagrahita di SDLB Negeri Kedungkandang Malang.  Saran yang diajukan untuk guru adalah penelitian ini dijadikan sebagai referensi pendekatan baru untuk memperbaiki pembelajaran IPA materi sumber energi menggunakan penilaian C1 dengan menggunakan media flipchart agar hasil belajar siswa lebih baik. Bagi peneliti lain disarankan untuk melakukan penelitian media flipchart materi selain macam-macam sumber energi dalam kehidupan sehari-hari disesuaikan dengan kondisi nyata di lingkungan peserta didik tinggal dan mengganti dengan model yang lebih relevan

    Pengaruh Permainan Monopoli Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Pada Siswa Tunagrahita Sedang Kelas IV di SDLB PGRI Genteng, Kabupaten Banyuwangi

    No full text
    ABSTRAK   Rosalina, Ika. 2016. Pengaruh Permainan Monopoli Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Pada Siswa Tunagrahita Sedang Kelas IV di SDLB PGRI Genteng, Kabupaten Banyuwangi. SKRIPSI, Jurusan Pendidikan Luar Biasa FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Ir. Endro Wahyuno, M.Si, (II) dr. Agung Kurniawan, M.Kes. Kata Kunci: permainan monopoli, membaca permulaan Membaca pada hakikatnya adalah suatu yang rumit yang melibatkan banyak hal, tidak hanya sekedar melafalkan tulisan, tetapi juga melibatkan aktivitas visual, berfikir, psikolinguistik, dan mekakoknitif. Bagi peserta didik yang mengalami tunagrahita, mengembangkan kemampuan membaca masih sangat sulit. Untuk mengatasi masalah yang tersebut, perlu adanya inovasi untuk mewujudkan pembelajaran yang menyenangkan. Permainan monopoli merupakan permainan yang terbuat dari papan yang berpetak-petak. Setiap petak monopoli akan diisi dengan bebrapa kata sederhana untuk dapat membantu meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan membaca permulaan peserta didik tunagrahita sebelum menggunakan permainan monopoli , mendeskripsikan kemampuan membaca permulaan peserta didik setelah menggunakan permainan monopoli, mendeskripsikan pengaruh pengunaan permainan monopoli terhadap kemampuan membaca permulaan peserta didik tunagrahita kelas IV di SDLB PGRI Genteng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata pre-tes dan nilai rata-rata post-tes. Diketahui hasil nilai rata-rata pre-test adalah 43,8 , sedangkan hasil nilai rata-rata post-test adalah 66,25. Hasil output diperoleh bahwa yang bertanda negatif sebanyak 15, dan yang bertanda positif sebanyak 0. Menunjukkan bahwa jhit < 0,05 maka Ho di tolak sehingga dapat disimpulkan bahwa permainan monopoli berpengaruh terhadap kemampuan membaca permulaan peserta didik tunagrahita kelas IV di SDLB PGRI Genteng.

    Pengaruh media Bagan Kartu Bergambar Untuk Meningkatkan Kemampuan Peserta Didik Tunagrahita Kelas I SDLB Eka Mandiri Kota Batu

    No full text
    ABSTRACT Pengaruh media Bagan Kartu Bergambar Untuk Meningkatkan Kemampuan Peserta Didik Tunagrahita Kelas I SDLB Eka Mandiri Kota BatuAnak tunagrahita memiliki karakteristik yang berbeda dengan anak pada umumnya. Dimana anak tunagrahita ini lamban dan susah untuk memahami hasil pembelajaran yang telah didapatkan selama proses pembelajaran. Sehingga media yang tepat dalam penelitian ini yaitu media bagan kartu bergambar yang mana media ini sebagai mewakili benda-benda yang tidak mungkin semuanya bisa ditunjukkan langsung kepada peserta didik.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) Kemampuan peserta didik sebelum diterpakannya media bagan kartu bergambar. (2) Kemampuan peserta didik sesudah diterpakannya media bagan kartu bergambar. (3) Pengaruh media bagan kartu bergambar untuk meningkatkan kemampuan mengenal konsep lambang bilangan.Penelitian ini dirancang  menggunakan eksperimen semu (Quasi Experiment) menggunakan desain Static Group Comparasion dan mengambil subyek penelitian satu kelas. Sampel yang dilibatkan dalam penelitian ini berjumlah 5 peserta didik. Instrument penelitian ini menggunakan tes yang berupa soal pre-test dan soal post-test dengan menggunakan kriteria penilaian. Teknik pengumpulan data dilakukan untuk mengetahui selisih atau gain score dari hasil nilai post-test dikurangi nilai pre-test peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji-t yang dapat diselesaikan dengan bantuan SPSS 19.0 for Windows.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh media bagan kartu bergambar terhadap meningkatkan kemampuan mengenal konsep lambang bilangan peserta didik tunagrahita kelas 1 SDLB Eka Mandiri. Dari hasil analisis data diketahui bahwa kemampuan mengenal konsep lambang bilangan pada kelas 1 SDLB memiliki nilai rata-rata 42,40 untuk pre-test dan 74,80 untuk post-test. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa ada pengaruh media bagan kartu bergambar untuk meningkatkan kemampuan mengenal konsep lambang bilangan peserta didik tunagrahita yang ditunjukkan dengan peningkatan nilai pre tes pos tes, saran yang dapat  diberikan adalah: (1) Bagi guru disarankan untuk menerapkan media bagan kartu bergambar agar memudahkan peserta didik dalam mengenal nama bilangan dan menulis lambang bilangan. (2) Bagi penelitian selanjutnya disarankan untuk penelitian selanjutnya yang melalukan penelitian eksperimen dengan melibatkan lebih dari 5 peserta didik. Hal ini belum sepenuhnya menggambarkan akurat penggunaan media bagan kartu bergambar terhadap kemampuan pemahaman peserta didik terhadap konsep lambang bilangan

    Pengembangan Media Apron Sistem Pencernaan Manusia Untuk Siswa Tunarungu Kelas V II SMPLB

    No full text
    ABSTRAK   Khasanah, Uswatun. 2016. Pengembangan Media Apron Sistem Pencernaan Manusia untuk Siswa Tunarungu Kelas VIII SMPLB. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar  Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dra. Sudarsini, M.Pd, (II) Drs. Ahmad Samawi, M. Hum.   Kata Kunci: Tunarungu, Media, Pengembangan Apron Sistem Pencernaan Manusia   Dari hasil observasi tentang pembelajaran IPA di kelas VIII SMPLB, materi yang paling sulit dipahami oleh siswa adalah sistem pencernaan manusia. Hal tersebut karena guru memiliki keterbatasan media. Selama ini guru menggunakan media gambar dan boneka torso, dimana media tersebut masih belum efektif untuk mempelajari materi sistem pencernaan manusia. Berdasarkan pada masalah tersebut peneliti ingin mengembangkan media apron. Media apron berbentuk seperti celemek yang terdapat gambar organ pencernaan manusia serta penjelasannya, selain itu juga terdapat dua kantong yang di dalamnya terdapat kartu mengenai fungsi organ dan penyakit pencernaan. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah menghasilkan produk berupa media pembelajaran Apron Sistem Pencernaan Manusia yang layak digunakan untuk siswa kelas VIII SMPLB. Metode penelitian ini menggunakan model pengembangan Borg and Gall yang diadaptasi oleh Sugiyono (2013) yang meliputi 9 langkah. Validasi Desain oleh 3 ahli yaitu ahli media, ahli materi, dan praktisi. Uji coba ada 2 tahap yaitu uji coba produk dan uji coba pemakaian. Jenis data yang diperoleh yaitu data kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data diperoleh dengan menggunakan instrumen angket dan tes. Teknik analisis data meliputi teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan media layak digunakan untuk siswa tunarungu kelas VIII SMPLB. Hal ini ditunjukkan dari perolehan skor validasi ahli media 99 (sangat valid), ahli materi 70 (sangat valid), praktisi 66 (valid), penilaian angket uji coba produk 103 (valid) dan uji coba pemakaian 99,5 (sangat valid). Kesimpulan dari penelitian dan pengembangan ini adalah media Apron Sistem Pencernaan Manusia telah dinyatakan valid oleh ahli media, ahli materi, dan praktisi. Berdasarkan hasil uji coba produk dan uji coba pemakaian menunjukkan bahwa media ini layak digunakan untuk siswa tunarungu kelas VIII SMPLB. Saran bagi guru disarankan untuk menggunakan media Apron Sistem Pencernaan Manusia. Saran bagi peneliti selanjutnya sebaiknya mengembangkan media apron pada materi Ilmu Pengetahuan Alam yang lain

    Pengaruh Aplikasi Pengolah Kata (Microsoft Office Word) Terhadap Kemampuan Mengeja Anak Tunarungu Kelas II di SDLB Putra Jaya Malang

    No full text
    ABSTRACT Al Qomariyah, Rifnurrohma.2016.Pengaruh Penggunaan Aplikasi Pengolah Kata (Microsoft Office Word) terhadap Kemampuan Mengeja Anak Tunarungu Kelas II SDLB PUTRA JAYA Malang.Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof.Dr.Moh.Efendi, M.Pd, M.Kes, (II) Henry Praherdhiono, S.Si, M.Pd.Kata kunci : Tunarungu, Aplikasi Pengolah Kata, Kemampuan MengejaTunarungu ialah suatu keadaan kehilangan pendengaran yang mengakibatkan seseorang tidak dapat menangkap berbagai rangsangan terutama melalui indra pendengaran. Anak yang mengalami ketunarunguan memiliki masalah komunikasi yang berdampak pada ketrampilan bahasa dan membaca. Dalam pembelajaran membaca diawali dengan mengeja, mengeja pada pembelajaran membaca merupakan kemampuan menyebutkan huruf satu demi satu. Dalam mengeja huruf, suku kata dan kata pada anak tunarungu sebaiknya menggunakan media pembelajaran agar memudahkan siswa untuk memahami pemenggalan suku kata dan kata. Salah satunya adalah penggunaan aplikasi pengolah kata.Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hasil belajar kemampuan mengeja sebelum penggunaan aplikasi pengolah kata pada anak tunarungu kelas II di SDLB PUTRA JAYA Malang, (2) mendeskripsikan hasil belajar kemampuan mengeja setelah penggunaan aplikasi pengolah kata pada anak tunarungu kelas II di SDLB PUTRA JAYA Malang, (3) menganalisis adanya pengaruh penggunaan aplikasi pengolah kata terhadap kemampuan mengeja anak  tunarungu kelas II di SDLB PUTRA JAYA Malang. Dalam penelitian ini digunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode penelitian Pre-Eksperimental dan design One Group Pre-Test Post-Test. Subjek adalah murid kelas II SDLB PUTRA JAYA Malang sebanyak 4 orang. Pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar mengeja sedangkan analisis data menggunakan uji t (Sign Test). Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh skor pre-test yaitu 37,5 dan skor post-test yang mencapai 66,25 menunjukkan nilai signifikansi 10,98 > 3.182. Hal ini menunjukkan kemampuan mengeja anak tunarungu  dengan menggunakan aplikasi pengolah kata lebih baik dibandingkan dengan tidak menggunakan aplikasi pengolah. Hal tersebut ditunjukkan dengan hasil nilai pre test dan post test yang meningkat.Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan mengeja anak tunarungu kelas II SDLB PUTRA JAYA Malang sesudah menggunakan aplikasi pengolah kata. Berdasarkan temuan penelitian, maka disarankan kepada guru agar menggunakan aplikasi pengolah kata sebagai salah satu media dalam kegiatan pembelajaran membaca untuk mengatasi kesulitan anak tunarungu.ABSTRACT Al Qomariyah, Rifnurrohma.2016.The Effect of Word Processing Aplication (Microsoft Office Word) Towards Spelling Ability for Children with Hearing Impairment in the Special Education School of Second Grade SDLB PUTRA JAYA Malang. Undergraduate Thesis, Department of Special Education, Faculty of Education, State University of Malang. Advisors: (I) Prof.Dr.Moh.Efendi, M.Pd, M.Kes, (II) Henry Praherdhiono, S.Si, M.Pd.Keywords : Children with Hearing Impairment, Word Processing Aplication, Spelling Ability Hearing impairment is a condition that results in a person's hearing loss that can not catch a variety of stimuli, especially through the senses of hearing impairment. Someone is categorized as hearing impairment if it not able to hear or less able to hear sounds. Children with hearing impairment have communication problem that impact on language and reading skills. In learning to read begins with spelling, seplling in learning to read is the ability to mention the letters one by one. In spelling letter, syllable and word, the hearing impairment children should use instructional media in order to understand the beheading of syllables and words.  One of the media is the use of word processing application.This study was conducted to determine: (1) learning outcomes of spelling ability before using a word processing application on a hearing impairment child in the Special Education School of second SDLB PUTRA JAYA Malang, (2) learning outcomes of spelling ability after using a word processing application on a hearing impairment child in the Special Education School of second grade SDLB PUTRA JAYA Malang, (3) the effect of word processing aplication usage towards spelling ability for children with hearing impairment in the Special Education School Of second grade SDLB Putra Jaya Malang. This study used quantitative research with pre-experimental methods and one group pre-test post-test design. The subjects were 4 students with hearing impairment in the Special Education School of class II SDLB Putra Jaya Malang. The collecting data was the test results of spell. The data analysis was a small sample t test.Based on the results of testing the hypothesis that originates in the pre-test score was 37.5 and post-test score was 66.25 that demonstrate the significant value reached 10.98 > 3,182. This showed that the spelling ability of hearing impairment children by using a word processing application was better than not using the processing application. This was indicated that by the results of the pre-test and post-test increased. The conclusion showed that there was the effect of word processing aplication usage towards spelling ability for children with hearing impairment in the Special Education School Of Class II SDLB Putra Jaya Malang before and after using a word processing application. Based on the research findings, it is suggested for teachers to use a word processing application as one of the media in the learning activities reading for children with hearing impairment to overcome difficulties

    Pengaruh Permainan Domino Math Terhadap Kemampuan Mengenal Bilangan Bagi Siswa Tunagrahita Kelas 1 di SDLB Negeri Kedungkandang Malang

    No full text
    ABSTRACT Restanti, Dwike Amalia. 2016. Pengaruh Permainan Domino Math Terhadap Kemampuan Mengenal Bilangan Bagi Siswa Tunagrahita Kelas 1 di SDLB Negeri Kedungkandang Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Abdul Huda, M.Pd, (II) Drs. Usep Kustiawan, M.Sn. Kata Kunci: Tunagrahita, Kemampuan Mengenal Bilangan, Domino Math Anak tunagrahita adalah mereka yang memiliki taraf kecerdasan di bawah rata-rata, sehingga  anak tunagrahita membutuhkan layanan dan bimbingan khusus. Siswa tunagrahita kelas 1 mengalami kesulitan dalam menyebutkan bilangan, memahami makna bilangan, menulis, dan menghitung bilangan secara urut. Permainan domino math dirancang untuk membantu siswa memahami bilangan. Permainan merupakan media yang meningkatkan perkembangan kognitif anak, sehingga dengan permainan domino math kemampuan mengenal bilangan anak tunagrahita dapat meningkat.Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan kemampuan siswa tunagrahita kelas I di SDLB Negeri Kedungkandang dalam mengenal bilangan sebelum dilakukan permainan domino math, (2) Mendeskripsikan kemampuan siswa tunagrahita di SDLB Negeri Kedungkandang Malanag dalam mengenal bilangan sesudah dilakukan permainan domino math, (3) Mendeskripsikan pengaruh permainan domino math terhadap kemampuan mengenal bilangan siswa tunagrahita kelas I di SDLB Negeri Kedungkandang Malang. Desain penelitian ini adalah Quasi Experimental Design dengan bentuk Time Series Design. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa tungrahita kelas 1 di SDLB Negeri Kedungkandang Malang yang terdiri dari 5 orang. Instrumen penelitian yang digunakan berbentuk tes atau ujian tertulis. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi ke sekolah, pemberian pre test, pelaksanaan treatment dengan menggunakan permainan domino math, kemudian pemberian post test. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji jenjang bertanda  Wilcoxon.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai hitung rata-rata pre test sebesar 45,5 termasuk dalam kategori sangat rendah. Terdapat perbedaan kemampuan mengenal bilangan sebelum diberikan permainan domino math dan sesudah diberikan permainan domino math, yang ditunjukkan dengan hasil nilai Thitung (15) > Ttabel (1), H1 diterima. Artinya bahwa, terdapat pengaruh permainan domino math terhadap kemampuan mengenal bilangan siswa tunagrahita kelas I di SDLB Negeri Kedungkandang Malang. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh permainan domino math terhadap kemampuan pengenalan bilangan pada siswa tunagrahita kelas 1 di SDLB Negeri Kedungkandang Malang. Saran untuk peneliti selanjutnya hendaknya dapat menggunakan permainan domino sebagai alat bantu belajar siswa pada matapelajaran yang lainnya. Tentu saja dengan bentuk kartu yang lebih menarik dan inovatif.

    Pengaruh Permainan Flash card Terhadap Hasil Belajar Menyusun Kalimat Sederhana Bahasa Inggris pada Siswa Tunarungu Kelas IX Di SMALB Pembina Tingkat Nasional Lawang

    No full text
    ABSTRACT Rohmah, F. 2016 Pengaruh Permainan Flash card Terhadap Hasil Belajar Menyusun Kalimat Sederhana Bahasa Inggris pada Siswa Tunarungu Kelas IX Di SMALB Pembina Tingkat Nasional Lawang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Mohammad Efendi, M.pd. M.kes.  (II) Dr. Asim. M.Pd.Kata Kunci: permainan Flash card, Menyusun Kalimat Sederhana Bahasa InggrisDi sekolah luar biasa khususnya pada kelas yang menangani siswa tunarunggu, kendala Bahasa Inggris adalah permasalahan yang paling utama  Dari kendala tersebut siswa tunarungu membutuhkan media yang tepat, salah satu kriteria dalam pemilihan media pembelajaran adalah interactive artinya media yang baik adalah media yang dapat memunculkan komunikasi dua arah atau interaktivitas. media itu sebagai alat bantu siswa beraktivitas seperti pada media Flash card yang dapat dikondisikan dalam bentuk permainan dan semua siswa terlibat baik secara fisik, intelektual maupun mental. Flash card merupakan media yang berbentuk kartu yang berisi gambar benda Bahasa Inggris dengan keterangan tulisan dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui, mengkaji dan mendiskripsikan pengaruh permainan Flash card terhadap hasil belajar menyusun kalimat sederhana Bahasa Inggris  pada siswa tunarungu di SMALB  Pembina Tingkat Nasional Bagian C Lawang.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian  kuantitatif dengan metode eksperimen, menggunakan desain Quasi Experiment atau Eksperimen semu dengan model satu kelompok pretest-posttest (One Group-Pretest-Posttest Design.) Instrumen yang digunakan berupa Program pembelajaran penggunaan permainan flash card dan form observasi pelaksanaan pembelajaran. Teknik pengumpulan data menggunakan uji WilcoxonBerdasarkan hasil tabel terdapat jumlah harga mutlak yang diambil (terkecil) adalah Thitung= 0. Sedangkan harga Ttabel pada tabel dengan taraf signifikan 5% sebesar= 2,571. Dari kriteria pengujian yang telah ditetapkan, maka Ho ditolak karena Thitung < Ttabel. Kesimpulan dari hasil di atas maka Ho ditolak , yang artinya terdapat pengaruh media kartu flash card terhadap hasil belajar menyusun kalimat sederhana Bahasa Inggris bagi siswa tunarungu.Berdasarkan kesimpulan diatas, penelitian mengajukan saran sebagai berikut: Guru dapat menggunakan metode permainan flash card sebagai upaya meningkatkan hasil belajar menyusun kalimat sederhana Bahasa Inggris  pada siswa tunarungu, dan untuk Peneliti lanjutan  mengharapkan adanya pengunaan media flash card dengan tema yang lain agar lebih banyak tema yang dapat dipelajari

    Pengaruh Pemanfaatan Media Video Pembelajaran Terhadap Kemampuan Menceritakan Kembali Peserta Didik Tunarungu Kelas VII Di SMPLB/B YPTB Malang

    No full text
    ABSTRACT Maulidiah, Ruri Tri. 2016. Pengaruh Pemanfaatan Media Video Pembelajaran Terhadap Kemampuan Menceritakan Kembali Peserta Didik Tunarungu Kelas VII Di SMPLB/B YPTB Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Sudarsini, M.Pd., (II) Henry Praherdiono, S.Si. M.Pd.Kata kunci: tunarungu, media video pembelajaran, kemampuan menceritakan kembali.Tunarungu adalah peserta didik dengan hambatan pendengaran dan biasanya diikuti hambatan dalam berbicara akibat dari tidak berfungsinya organ dengarnya sehingga membutuhkan pelayanan pendidikan khusus dalam pembelajarannya. Oleh karena itu, media pembelajaran yang dapat digunakan dalam pembelajaran peserta didik tunarungu untuk meningkatkan kemampuan berbicara dan lebih khususnya kemampuan menceritakan kembali yaitu dengan memanfaatkan media video pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menceritakan kembali peserta didik tunarungu kelas VII di SMPLB/B YPTB Malang sebelum dan setelah memanfaatkan media video pembelajaran, serta untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan media video pembelajaran terhadap kemampuan menceritakan kembali peserta didik tunarungu kelas VII di SMPLB/B YPTB Malang.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen, menggunakan desain Quasi Experiment atau eksperimen semu dengan model satu kelompok Pretest-Posttest (One Group-Pretest-Posttest Design). Instrumen yang digunakan berupa tes. Teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, melakukan pre-test dan post-test. Analisis data menggunakan uji wilcoxon.Berdasarkan hasil dari analisis data diperoleh sebelum menggunakan media video pembelajaran, kemampuan menceritakan kembali peserta didik dengan hasil rata-rata nilai pre-test sebesar 49,8. Setelah memanfaatkan media video pembelajaran, terjadi peningkatan kemampuan menceritakan kembali daripada sebelum memanfaatkan media video pembelajaran dengan hasil rata-rata nilai post-test sebesar 82,8.Kesimpulan dari penelitian, sebelum memanfaatkan media video pembelajaran, kemampuan menceritakan kembali peserta didik tunarungu banyak terjadi kesalahan pada penyusunan kalimat dan pengucapannya. Setelah memanfaatkan media video pembelajaran, kemampuan menceritakan kembali peserta didik tunarungu menjadi lebih meningkat, baik dalam penyusunan kalimat maupun pengucapannya yang sudah tepat. Saran yang diberikan oleh peneliti adalah agar dapat mengembangkan penelitian lanjutan yang membahas kemampuan menceritakan kembali peserta didik tunarungu melalui pemanfaatan media video pembelajaran

    Pengaruh Media Puzzle Kotak Pos Terhadap Persepsi Visual Anak Down Syndrome Kelas I di SDLB B-C Kepanjen Kabupaten Malang

    No full text
    ABSTRACTYahya, Aqidatun. 2016. Pengaruh Media Puzzle Kotak Pos Terhadap Persepsi   Visual Anak Down Syndrome Kelas I di SDLB B-C Kepanjen Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Wiwik Dwi Hastuti, S.Pd., M.Pd, (II) Drs. Usep Kustawan, M.Sn.Kata kunci: Down syndrome, persepsi visual, media puzzle kotak pos.Down syndrome mengalami kesulitan untuk berfikir abstrak. Hal tersebut berdampak pada kurang matangnya penguasaan prasyarat pembelajaran khususnya persepsi visual. Akibatnya peserta didik kesulitan membedakan bentuk bangun. Oleh karena itu, diperlukan media puzzle kotak pos yang dapat melatih kemampuan persepsi visual anak terhadap bentuk bangun datar. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan  pengaruh media puzzle kotak pos terhadap persepsi visual anak down  syndrome kelas I di SDLB B-C Kepanjen Kabupaten Malang.Metode penelitan yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan single subject research (SSR) dengan desain A-B-A. Subjek penelitian adalah seorang anak down syndrome berusia 14 tahun kelas I SDLB B-C Kepanjen Kabupaten Malang. Analisis data yang digunakan adalah analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi.Hasil penelitian menunjukkan perolehan mean level yang meningkat dari kondisi baseline-1 sebesar 46 dengan estimasi kecenderungan arah mendatar (=) dan stabil.  Intervensi sebesar 85 dengan estimasi kecenderungan arah meningkat (+) dan stabil. Baseline-2 sebesar 89 dengan estimasi kecenderungan arah meningkat (+) dan stabil. Selain itu, persentase overlap antara kondisi baseline-1 ke kondisi intervensi sebesar 0%.  Kesimpulan dari penelitian berdasarkan hasil analisis data adalah media puzzle kotak pos berpengaruh terhadap persepsi visual anak down syndrome kelas I di SDLB B-C Kepanjen Kabupaten Malang. Saran bagi guru SLB agar  dapat mengoptimalkan kemampuan yang dimiliki peserta didik down syndrome, terlebih yang masih memiliki kemampuan untuk mengikuti kegiatan dibidang akademik. Guru bisa mengaplikasikan media puzzle kotak pos untuk mematangkan konsep persepsi visual peserta didik. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian dengan menggunakan puzzle kotak pos pada subjek dengan karakteristik maupun target behavior yang berbeda untuk mematangkan  konsep persepsi visual

    Pengaruh Permainan Wayang Kartun Terhadap Kemampuan Menyimak Cerita Pada Siswa Tunagrahita Kelas V di SDLB Negeri Kedungkandang Malang

    No full text
    ABSTRACTFitri, Octavia Cipta. 2016. Pengaruh Permainan Wayang Kartun Terhadap Kemampuan Menyimak Cerita Pada Siswa Tunagrahita Kelas V di SDLB Negeri Kedungkandang Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Abdul Huda, M.Pd, (II) Dr. Sihkabuden, M.Pd.Kata Kunci: Wayang Kartun, Kemampuan Menyimak Cerita, TunagrahitaTunagrahita merupakan anak yang memiliki IQ di bawah rata-rata anak normal pada umumnya, sehingga menyebabkan fungsi kecerdasan dan intelektual mereka terganggu yang menyebabkan kesulitan dalam menyimak cerita. Siswa tunagrahita memerlukan pembelajaran khusus yang dapat membantu dalam menyimak cerita. Salah satunya memberikan pembelajaran yang disertai dengan permainan wayang kartun. Permainan Wayang kartun merupakan sumber informasi yang dapat dicerna melalui visual yang kuat. Siswa akan lebih berminat dalam pembelajaran menyimak cerita dengan permainan wayang kartun sehingga dapat meningkatkan kemampuan menyimak cerita.Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendiskripsikan kemampuan menyimak cerita siswa tunagrahita kelas V sebelum diberikan permainan wayang kartun,   (2) Mendiskripsikan kemampuan menyimak cerita siswa tunagrahita kelas V setelah diberikan permainan wayang kartun, (3) Mendiskripsikan pengaruh permainan wayang kartun terhadap kemampuan menyimak cerita bagi siswa tunagrahita ringan kelas V di SDLB Negeri Kedungkandang Malang.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Pre experimental design dengan bentuk One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V tunagrahita di SDLB Negeri Kedungkandang Malang yang berjumlah 5 siswa. Instrument yang digunakan adalah non tes dan tes. Non tes dalam penelitian ini adalah observasi yang digunakan untuk menilai proses sedangkan tes yang digunakan adalah tes objektif dan tes subjektif yang digunakan untuk menilai hasil belajar siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini diawali dengan merancang instrumen, memberikan pretest terhadap siswa memberikan treatment yaitu dengan memberikan pembelajaran menyimak cerita dengan menggunakan permainan wayang kartun, lalu tahap akhir memberikan post test. Analisis data menggunakan uji jenjang – bertanda Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test = 55,77 dan nilai rata-rata post test = 84,94. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai Thitung  (15) > Ttabel (1),maka Ho ditolak. Kesimpulannya adalah terdapat pengaruh permainan wayang kartun terhadap kemampuan menyimak cerita pada siswa tunagrahita kelas V di SDLB Negeri Kedungkandang Malang Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat Pengaruh  Permainan Wayang Kartun Terhadap Kemampuan Menyimak Cerita Pada Siswa Tunagrahita Kelas V  Di SDLB Negeri Kedungkandang Malang. Saran untuk guru diharapkan untuk menerapkan permainan wayang kartun dengan baik dalam proses pembelajaran siswa tunagrahita kelas V di SDLB Negeri Kedungkandang Malang

    0

    full texts

    361

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇