SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM
Not a member yet
    361 research outputs found

    Pengaruh Penggunaan Media Gambar Seri Berbasis Komputer Terhadap Keterampilan Menulis Karangan Deskripsi Pada Peserta Didik Tunagrahita Kelas VII SMPLB Negeri Tuban

    No full text
    ABSTRACT Prastikawati,F.A. 2016. “Pengaruh Penggunaan Media Gambar Seri Berbasis Komputer Terhadap Keterampilan Menulis Karangan Deskripsi Pada Peserta Didik Tunagrahita Kelas VII SMPLB Negeri Tuban”. Skripsi. Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. M. Efendi, M.Pd., M.Kes., (II) Drs. Abdul Huda, M. Pd.Kata Kunci: Media gambar seri berbasis komputer,  karangan deskripsi, peserta didik tunagrahitaPeserta didik tunagrahita mempunyai banyak permasalahan khusunya permasalahan dalam belajarnya. Salah satu permasalahan belajar yang dialami peserta didik tunagrahita adalah menulis karangan deskripsi. Hal ini sesuai dengan hasil observasi di kelas VII SMPLB Negeri Tuban  yang menyatakan bahwa semua peserta didik tunagrahita mengalami kesulitan dalam pembelajaran menulis karangan. Cara meningkatkan keterampilan menulis karangan deskripsi bagi peserta didik tunagrahita adalah dengan penggunaan media gambar seri berbasis komputer yang membuat anak tertarik dan aktif dalam pembelajaran serta mudah memahami pelajaran.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan keterampilan menulis karangan deskripsi sebelum dan sesudah menggunakan media gambar seri berbasis komputer pada peserta didik tunagrahita, serta mendeskripsikan pengaruh penggunaan media tersebut terhadap keterampilan menulis karangan deskripsi pada peserta didik tunagrahita kelas VII SMPLB Negeri Tuban.Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen. Dengan desain eksperimen quasi experimental design. Pola yang digunakan adalah times series design. Pengambilan data dilakukan dengan tes tulis melalui pre test dan post test. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data non parametik. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 6 orang peserta didik kelas VII SMPLB Negeri Tuban.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar menulis karangan deskripsi peserta didik tunagrahita sebelum menggunakan gambar seri berbasis komputer masih cenderung rendah; (2) hasil belajar menulis karangan deskripsi peserta didik tunagrahita setelah menggunakan gambar seri berbasis komputer menunjukkan terjadinya peningkatan; (3) ada pengaruh penggunaan media gambar seri berbasis komputer dalam meningkatkan keterampilan menulis karangan deskripsi peserta didik tunagrahita. Hal ini dibuktikan dengan menggunakan statistic non parametric rumus sign test yang hasilnya diperoleh ZH > Z, yaitu 2,9 > 1,96, atau Ho ditolak dan Ha diterima.  Berdasarkan hasil penelitian diatas, saran yang diajukan adalah sebagai berikut: (1) kepala sekolah disarankan untuk membantu pelaksanaan kelancaran kegiatan belajar mengajar dalam kelas melalui sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh peserta didik; (2) guru diharapkan menggunakan media pembelajaran yang menarik dan efektif demi tercapainya tujuan pembelajaran; (3) para peneliti selanjutnya hendaknya dapat dipakai sebagai tambahan pengetahuan dengan subtema yang berbeda

    Pengaruh Permainan Roulette Binatang Terhadap Prestasi belajar IPA siswa tunagrahita kelas VIII SMPLB Negeri Kedungkandang Malang

    No full text
    ABSTRACT Sinta, Valentina. 2016.  Pengaruh  Permainan Roulette Binatang terhadap prestasi belajar IPA siswa Tunagrahita kelas VIII SMPLB Negeri Kedungkandang  Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Wiwik D. Hastuti, S. Pd, M. Pd,  (II) Drs. Usep Kustiawan, M. Sn.Kata kunci : Tunagrahita Ringan, IPA karakteristik hewan, permainan Roulette Binatang, Prestasi belajar.Anak tunagrahita adalah anak  yang  memiliki kecerdasan  di bawah rata-rata anak  pada umumnya sehingga mereka kesulitan menerima materi pelajaran. Salah satu media yang sesuai dengan anak tunagrahita adalah permainan. Dalam penelitian ini siswa dituntut untuk dapat meningkatkan prestasi belajar IPA tentang karakteristik hewan dengan menggunakan permainan Roulette Binatang. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan  untuk mendeskripsikan pengaruh permainan Roulette terhadap prestasi belajar IPA. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian eksprimen  semu. Desain yang digunakan adalah time series dengan melakukan empat kali pre-test dan empat kali post-test. Instrumen yang digunakan berupa tes tulis dan observasi, sedangkan analisis data menggunakan uji Wilcoxon.Berdasarkan hasil analisis data tersebut, dapat dilihat hasil perhitungan  jumlah yang mutlak rata-rata nilai pre-test 63,15 dan post-test 80,85. Selisih dalam nilai tersebut mengalami peningkatan sejumlah 17%. Hal itu menunjukkan adanya pengaruh terhadap prestasi belajar IPA siswa tunagrahita kelas VIII setelah menggunakan  media permainan  Roulette Binatang.Peneliti berharap penelitian ini dapat memberi manfaat bagi guru untuk mengembangkan media agar tercapainya hasil belajar yang maksimal. Peneliti juga berharap adanya penelitian lanjutan untuk menjadikan penelitian ini lebih baik lagi.ABSTRACT Sinta, Valentina. 2016.  The Effect of Animal Roulette Games towards achievement of Science in Intellectual disability Second Grade of SMPLB Negeri Kedungkandang Malang City. Undergraduated Thesis. Special Eduacation Department, Faculty of Education, State University of Malang. Advidors: (I) Dra. Wiwik D. Hastuti, S. Pd, M. Pd,  (II) Drs. Usep Kustiawan, M. Sn.Keywords:  Intellectual Disability, Sains education, Roulette games.Retarded child is a child who has intelligence below average children in general. In addition, they have problems in adjusting to the environment. A person with low intelligence have difficulty in digesting the subject matter provided. Therefore the role of the teacher, the environment, and the media participated in learning activities that can sustain student achievement results tunagrahita.This research was conducted with the aim to describe some of the things, which includes a description of the Intellectual Disability kids, the nature of science of Nature, and Roulette games as a medium of learning.This research using a quantitative method with quasi experimental type. The design using “time series” by conducting pre-test post-test. Instruments used in the form of a written test and analyzed using the Wilcoxon test.Based on analysis of these data, we can see the results of the calculation of the absolute amount of the average value of the 63.15 in pre-test and 80.85 in post-test. The difference in the value of the increased amount of 17%. It shows their influence on science learning achievement after using Animal Roulette games. Researchers hope this research can provide benefits to schools and teachers to develop lesson media as a means of learning and achieving maximum learning results. Researchers also hope their research further research to make this work better

    PENGARUH PENGGUNAAN PAPAN FLANEL GEOMETRI TERHADAP KEMAMPUAN PENJUMLAHAN PADA SISWA TUNAGRAHITA RINGAN KELAS IV SDLB B/C KEPANJEN

    No full text
    ABSTRACT Hayumahastuti, Ajar. 2016. Pengaruh Penggunaan Media Papan Flanel Geometri Terhadap Kemampuan Penjumlahan pada Siswa Tunagrahita Ringan Kelas 4 SDLB B/C Kepanjen. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan , Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Ir. Endro Wahyuno, M.Si, (II) Drs. Ahmad Samawi, M.Hum.Kata kunci: Tunagrahita, Papan Flanel Geometri, Kemampuan PenjumlahanSiswa tunagrahita merupakan siswa yang memiliki hambatan dalam perkembangan kognitif dan bina diri. Subjek penelitian adalah siswa tunagrahita dengan IQ 50-75 yang masih bisa menerima pelajaran akademik di sekolah. Penjumlahan adalah salah satu dari ilmu hitung yang ada pada matematika yang artinya adalah menghitung jumlah bilangan satu dengan bilangan yang lain. Pembelajaran penjumlahan pada siswa tunagrahita ringan sebaiknya menggunakan media pembelajaran agar memudahkan siswa untuk memahami penjumlahan, salah satuya adalah media papan flanel geometri.Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan adanya pengaruh digunakannya media pembelajaran papan flanel geometri terhadap penjumlahan pada sista tunagrahuta ringan, (2) mendeskripsikan kemampuan penjumlahan siswa tunagrahita ringan sebelum dan sesudah menggunakan media papan flanel geometri.Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif, dengan jenis penelitian Pre-Eksperimental dengan One-Group Pre-test Post-test Design. Subjek penelitian adalah siswa tunagrahita ringan kelas IV SDLB B/C Kepanjen yang berjumlah 5 orang. Pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar matematika penjumlahan sedangkan analisis data menggunakan rumus uji t dengan Uji Paired Sample T-Test.Berdasarkan hasil pengujian hipotesis (1) ada pengaruh penggunaan media papan flanel geometri yaitu dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan (2) hasil belajar yang bersumber pada skor pre-test yaitu 54,0 dan skor post-test yang mencapai 88,0 yang menunjukkan adanya peningkatan. Hal ini menunjukkan hasil belajar penjumlahan siswa tunagrahita dengan menggunakan media papan flanel geometri lebih baik dibandingkan dengan tidak menggunakan media papan flanel geometri. Hal tersebut juga ditunjukkan dengan hasil nilai pre test dan post test yang meningkat dan keantusiasan siswa tunagrahita belajar penjumlahan dengan media papan flanel geometri.   Kesimpulan penelitian ini adalah (1) ada pengaruh yang signifikan antara kemampuan penjumlahan pada siswa  tunagrahita ringan kelas IV SDLB B/C Kepanjen dengan menggunakan media papan flanel geometri dan (2) adanya  peningkatan hasil belajar sebelum dan sesudah menggunakan media papan flanel geometri.Berdasarkan temuan penelitian, maka disarankan kepada guru agar menggunakan media papan flanel geometri dalam kegiatan pembelajaran penjumlahan untuk mengatasi kesulitan siswa tunagrahita dalam pembelajaran

    PENGEMBANGAN MEDIA KUBAH (KUBUS HIJAIYAH) DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA HURUF HIJAIYAH SISWA TUNARUNGU KELAS VIII DI SPMLBN KEDUNG KANDANG MALANG

    No full text
    ABSTRACTSholihah, Siti Mar’atus. 2016. Pengembangan Media KUBAH (Kubus Hijaiyah) dalam Pembelajaran Membaca Huruf Hijaiyah Siswa Tunarungu Kelas VIII di SMPLBN Kedung Kandang Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Abdul Huda, M.Pd, (II) Drs. Usep Kustiawan, M.Sn.  Kata Kunci: Kubus  Hijaiyah, Huruf Hijaiyah, Tunarungu.Saat studi pendahuluan ditemukan siswa tunarungu mengalami kesulitan, dan belum tersedia media pembelajaran dalam pembelajaran membaca huruf hijaiyah. Melihat karakteristik  anak tunarungu, pemilihan media yang sesuai dengan kemampuan dan karekteristik mereka yaitu menggunakan media visual. Dalam penelitian ini, peneliti mengembangkan KUBAH (Kubus Hijaiyah). Tujuan penelitian pengembangan secara umum yaitu  menghasilkan media pembelajaran KUBAH (Kubus Hijaiyah)  yang valid dimanfaatkan bagi siswa tunarungu kelas VIII dalam pembelajaran membaca huruf hijaiyah di SMPLBN Kedung Kandang Malang.Penelitian ini, menggunakanmodel pengembangan  Research and Development (R&D) Borg dan Gallyaitu: (1)Penelitian dan Pengumpulan data; (2) Perencanaan; (3) Pengembangan draf produk; (4) Uji coba lapangan awal; (5)Merevisi hasil uji coba; (6) Uji coba lapangan; (7) Penyempurnaan produk hasil uji lapangan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa KUBAH (Kubus Hijiayah) sangat valid untuk digunakan. Hasil dari ahli materi diperoleh skor 95 % (sangat layak), ahli media 100 % (sangat layak), ahli praktisi 93 % (sangat valid), dan untuk calon  pengguna 81 % (sangat layak). Kesimpulan dari penelitian dan pengembangan ini adalah sangat valid digunakan beradasarkan validasi dari ahli materi, ahli media, ahli praktisi dan calon pengguna. Berdasarkan uji coba penggunaan KUBAH pada siswa tunarungu kelas VIII secara kuantitatif dapat meningkatkan hasil belajar. Saran dari penelitian ini adalah: (1) KUBAH diharapkan lebih variatif  sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan; (2) Untuk subjek penelitian diharapkan lebih luas  lagi, tidak hanya di SMPLB Negeri Kedung Kandang Malang, tapi juga untuk ABK dan sekolah lainnya.

    Pengaruh Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Video Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Tunagrahita Kelas II SDLB Idayu 1 Malang

    No full text
    ABSTRACTLestari,Trisna Ayu.2016. Pengaruh Media Pembelajaran Interaktif Berbasis      Video terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Tunagrahita Ringan Kelas II SDLB Idayu I Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (1) Prof. Mohamad. Efendi. (II) Henry Praherdiono, M.SiKata Kunci : Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Video, Kemampuan Membaca Permulaan, Tunagrahita.Tunagrahita (Intelectual Disability) adalah siswa  yang kecerdasannya berada dibawah rata - rata . Mengalami gangguan dalam akademik, emosi, mentalnya, gangguan terhadap perilaku adaptif.Skor IQ tunagrahita ringan 69-55. Terkait pengertian tunagrahita tersebut, maka membutuhkan media pembelajaran Interaktif Berbasis Video untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa tunagrahita. Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Video adalah media pembelajaran yang menampilkan audiovisual dalam penyampaian materi.Tujuan penelitian : (1) menganalisis kemampuan membaca permulaan siswa sebelum menggunakan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Video, (2) menganalisis kemampuan membaca permulaan siswa tunagrahita setelah menggunakan Media Pembelajaran Berbasis Video, (3) menganalisis pengaruh dari penggunaan media pembelajaran Interaktif berbasis video dan membantu siswa untuk belajar membaca permulaan, khususnya pada siswa tunagrahita. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen Quasi Experimental dengan design Time – Series. Sampel yang digunakan pada penelitian berjumlah 5 siswa kelas II SDLB Idayu I Malang. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif statistik non parametris.Kesimpulan, menunjukkan sebelum penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis video mendapatkan hasil sebesar 65,3 dan setelah penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis video mendapatkan hasil sebesar 79,4. Dari hasil tersebut terlihat ada peningkatan sebesar 2% yang menyatakan bahwa ada pengaruh media pembelajaran interaktif berbasis video terhadap kemampuan membaca permulaan siswa tunagrahita kelas II SDLB Idayu I Malang

    Pengaruh Penggunaan Media Boneka Human Doll Pada Program Khusus Kesehatan Reproduksi Terhadap Kemampuan Merawat Kesehatan Reproduksi Siswi Tunarungu DI SMPLB B YPTB Malang,

    No full text
    ABSTRACTWati, Rina. 2016. Pengaruh Penggunaan Media Boneka Human Doll Pada Program Khusus Kesehatan Reproduksi Terhadap Kemampuan Merawat Kesehatan Reproduksi Siswi Tunarungu DI SMPLB B YPTB Malang, Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Mohammad Efendi, M.Pd, M.Kes, (2) Dr. Sihkabuden, M.PdKata Kunci: Media Boneka Human doll, Kesehatan Reproduksi, Tunarungu,Siswa tunarungu adalah individu yang mengalami gangguan pendengaran sehingga mengakibatkan sulit memahami materi pembelajaran yang bersifat abstrak. Program khusus kesehatan reproduksi merupakan sebuah program pembelajaran yang menekankan pada kemampuan merawat kesehatan reproduksi. Untuk bisa memahami cara merawat kesehatan reproduksi dengan benar maka siswa tuarungu membutuhkan media yang mampu menyampaikan pesan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan media boneka human doll pada program khusus kesehatan reproduksi terhadap kemampuan merawat kesehatan reproduksi bagi siswi tunarungu di SMPLB B YPTB Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain penelitian One-group pretest and posttes design. Instrumen yang digunakan berupa RPP dan tes unjuk kerja. Teknik pengumpulan data dengan observasi, dokumenttasi, dan tes praktik. Teknik analisis yang digunakan adalah uji hipotesis nonparametrik dengan menggunakan uji Wilcoxon.Hasil penelitian: 1) Pada analisis hasil penelitian dengan uji Wilcoxon dipaparkan bahwa nilai rata-rata pre-test dan post-test tidak sama,Jhitung < Jtabel . Karena nilai Jhitung adalah 0, sedangkan Jtabel adalah 1. Maka Ho ditolak, atau terdapat perbedaan perubahan nilai yang signifikan dengan menggunakan media boneka human doll. 2) Terdapat perbedaan hasil yang siginifkan antara nilai pre-test dan post-test, nilai rata-rata post-test lebih tinggi dari nilai rata-rata pre-test. 3) Penggunaan media boneka human doll pada program khusus kesehatan reproduksi berpengaruh terhadap kemampuan merawat kesehatan reproduksi siswi tunarungu di SMPLB B YPTB Malang. Saran ditujukan kepada guru untuk menerapkan penggunaan media boneka human doll pada pembelajaran program khusus kesehatan reproduksi khususnya bagi siswi tunarungu dalam hal merawat kesehatan reproduksi

    Pengembangan Stiker Keselamatan Berkendara Dalam Berlalulintas Bagi Tunarungu SMALB Kepanjen Malang

    No full text
    ABSTRAK   Hasan, Nur. 2016. Pengembangan Stiker Keselamatan Berkendara Dalam Berlalulintas Bagi Tunarungu SMALB Kepanjen Malang. Skripsi Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Abdul Huda, M.pd (II) Dr. Henry Prahendiono, M,Si   Kata Kunci: Stiker Keselamatan, Berkendara, Lalulintas, Tunarungu   Penyandang tunarungu memiliki hak dan kewajiban yang sama ketika dalam kawasan lalulintas. Pengendara tunarungu harus memakai tanda pengenal ketika berada dalam kawasan lalulintas. Pada kenyataannya belum dijumpai pengendara tunarungu yang menggunakan tanda pengenal khusus. Hal ini dikarenakan sosialisasi dari pemerintah yang kurang merata dan tingkat kesulitan pembuatannya, sehingga banyak dijumpai pengendara tunarungu tidak menggunakannya. Oleh karena itu peneliti mengembangkan tanda pengenal khusus tunarungu menjadi stiker keselamatan berkendara. Tujuan pengembangan ini menghasilkan stiker keselamatan berkendara dalam berlalulintas bagi tunarungu SMALB Kepanjen Malang yang valid serta membantu pemerintah dalam bersosialisasi mengenai peraturan berlalulintas khususnya tanda pengenal bagi pengendara disabilitas seperti tunarungu. Penelitian ini menggunakan model pengembangan dengan metode research and development (R & D) dengan mengadaptasi langkah-langkah model Borg & Gall terdiri dari 7 tahap. Subyek uji coba produk adalah ahli media, ahli materi, uji coba kelompok kecil yang berjumlah 10 siswa tunarungu, dan uji coba lapangan yang berjumlah 50 pengendara umum dengan sosialisasi dan pengisian angket. Hasil pengembangan menunjukkan tingkat kevalidan stiker keselamatan berkendara. Hasil penilaian ahli media memeperoleh persentase 95%, ahli materi memperoleh persentase 85% (baik atau produk bisa digunakan) uji coba kelompok kecil memperoleh persentase 78%, dan uji coba lapangan memperoleh persentase 94,5%. Presentase ini masuk dalam kriteria baik sekali atau layak digunakan. Saran yang diajukan adalah (1) agar siswa tidak malu atau gengsi untuk memakai tanda pengenal pada kendaraannya, (2) adanya pemerataan mengenai sosialisasi tanda pengenal pegendara khusus oleh pemerintah, (3) pengembang berikutnya agar lebih memperhatikan karakteristik tunarungu yang dibidik untuk dapat memberikan motivasi dalam sosialisasi yang tepat kepada orang/anak yang akan diteliti.

    Efektivitas Metode Penemuan Terbimbing untuk Meningkatkan Kemampuan Mengasosiasikan Soal Cerita “Perluang” pada Matapelajaran Matematika Siswa Tunanetra Kelas XI IPS SMALB PTN Lawang

    No full text
      ABSTRACTGadis, Evita Permatasari. Efektivitas Metode Penemuan Terbimbing untukMeningkatkan Kemampuan Mengasosiasikan Soal Cerita “Perluang” pada Matapelajaran Matematika Siswa Tunanetra Kelas XI IPS SMALB PTN Lawang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Ir. Endro Wahyuni, M.Si, (II) Eka Pramono Adi, S.IP, M.SiKata kunci: metode penemuan terbimbing, kemampuan mengasosiasi, matematika, tunanetraTujuan penelitian ini untuk mengetahui : (1) efektifitas metode penemuan terbimbing dalam bentuk buku panduan mengerjakan (2) peningkatan kemampuan siswa dalam mendeskripsikan soal cerita ke dalam bahasa matematika (3) perbedaan kemampuan mengasosiasikan soal cerita “Peluang” sebelum dan sesudah diterapkannya metode penemuan terbimbing.Pada Penelitian ini digunaka metode Single Subject Research (SSR) dengan menggunakan desain A-B-A-B. Kondisi baseline-1 (A-1) untuk mengetahui kemampuan awal siswa sebelum dilakukan intervensi dengan skor sebesar 18%. Kondisi Intervensi-1 (B-1) pelaksanaan treatment yang telah terbagi menjadi beberapa 5 sesi dengan skor rata-rata 80,4%. Kondisi baseline-2 (A-2) pelaksanaan untuk mengetahui kemampuan siswa sesudah dilakukan intervensi dengan skor sebesar 66%. Kondisi Intervensi-2 (B-2) pelaksanaan setelah dilakukan analisa kesalahan mengerjakan pada kondisi A-2 dengan perolehan skor sebesar 87%.Hasil penelitian berdasarkan desain A-B-A-B dengan penerapan metode penemuan terbimbing dalam bentuk modul panduan mengerjakan dapat dikatakan efektif karena terjadi peningkatan kemampuan mengasosiasikan soal cerita “Peluang” yang ditandai dengan perubahan skor sesudah dan sebelum dilaksanakan  kondisi B-1.  Kesimpulan bahwa penerapan metode penemuan terbimbing yang disusun dalam bentuk modul panduan mengerjakan yang dituliskan dalam bentuk braille memberikan pengaruh terhadap peningkatan kemampuan mengasosiasikan soal cerita “Peluang” pada siswa tunanetra kelas XI SMALB PTN Lawang

    PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK PERCAKAPAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA INGGRIS PESERTA DIDIK TUNARUNGU KELAS IX DI SMPLB B YPTB MALANG

    No full text
    ABSTRACTUtami, Norma Rita Febri. 2016. Pengembangan Media Komik Percakapan Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Inggris Peserta Didik Tunarungu Kelas IX di SMPLB B YPTB Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Mohammad Efendi M.Pd, M.Kes, (II) Dr. Sulthoni, M.Pd.Kata kunci: media komik percakapan, bahasa inggris, tunarungu.Pengucapan dalam Bahasa Inggris berbeda dengan cara penulisannya, tidak seperti Bahasa Indonesia dimana apa yang tertulis begitulah cara membacanya. Keterbatasan dalam  pendengaran membuat peserta didik tunarungu tidak memahami bagaimana pengucapan kata-kata dalam Bahasa Inggris yang benar. Contoh pada kata home dalam Bahasa Inggris diucapkan oleh anak tunarungu dengan home, yang seharusnya adalah houm. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan: (1) Menghasilkan produk media pembelajaran berupa komik percakapan dengan materi Bahasa Inggris SK 1 & 3 untuk kelas IX SMPLB B semester 1; (2) Menghasilkan media pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris peserta didik tunarungu kelas IX di SMPLB B YPTB Malang.Jenis penelitian ini menggunakan model pengembangan dari Borg & Gall, yang mana tahapan yang diterapkan terdiri dari: 1) research and information collecting; 2) planning; 3) develop preliminary form of product; 4) preliminary field testing; 5) main product revision; 6) main field testing; 7) operational product revision; 8) operational field testing; 9) final product revision. Tahap validasi dilakukan oleh ahli media, ahli materi, dan ahli praktisi pembelajaran. Media diuji coba pada tahapan uji lapangan operasional kepada 3 orang peserta didik kelas IX SMPLB B YPTB Malang            .Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berupa Komik Percakapan ini sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran Bahasa Inggris di kelas. Terbukti dengan perolehan skor validasi dari ahli media sebesar 99%, skor validasi dari ahli materi sebesar 91%, dan skor validasi dari ahli praktisi pembelajaran sebesar 76%. Kemudian diperoleh skor rata-rata tingkat kelayakan media dari ketiga ahli tersebut sebesar 88,7% yang artinya media sangat layak untuk digunakan. Pada uji lapangan operasional menggunakan media komik percakapan, terjadi peningkatan rata-rata skor pre-test sebesar 10 menjadi 36,63 pada skor post-test.Peneliti selanjutnya dapat mengembangkan media komik percakapan ini untuk mata pelajaran lain selain Bahasa Inggris dan dapat juga menggunakan media komik percakapan yang dikembangkan ini dalam penelitian eksperimen atau sejenisnya untuk menguji apakah benar media ini sangat berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan berbahasa Inggris peserta didik tunarungu.ABSTRACT Utami, Norma Rita Febri. 2016. Developing a Conversation Comic Media for Increasing English Ability of Hearing Impairment Students in the Class IX SMPLB B YPTB Malang. Undergraduate Thesis, Department of Special Education, Faculty of Education, State University of Malang, Advisors: (I) Prof. Dr. Mohammad Efendi M.Pd, M.Kes, (II) Dr. Sulthoni, M.Pd.Key words: Conversation Comic Media, English Language, Hearing Impairment.The English pronunciation is different with spelling, but Indonesian pronunciation and spelling are same. Hard to hearing makes students with hearing impairment not understand how to pronounce the English words with the right way. For example, student with hearing impairment spell home for the word “home” in English, which the right pronunciation is houm. Because of that, the objective of this study was: (1) Developing a conversation comic media for English lesson SK 1 & 3 in the class IX SMPLB B YPTB first semester.; (2) For Increasing English Ability of Hearing Impairment Students in the Class IX SMPLB B YPTB Malang.The development of this research was Borg & Gall’s model with 9 steps as follows: 1) research and information collecting; 2) planning; 3) develop preliminary form of product; 4) preliminary field testing; 5) main product revision; 6) main field testing; 7) operational product revision; 8) operational field testing; 9) final product revision. The validation phase was conducted by media expert, subject matter expert, and practitioners learning expert. The media was tested at this stage of the operational field testing for 3 students of class IX SMPLB B YPTB Malang. The result showed that level conversation comic media was valid for learning English in the classroom. Being proved by media expert was obtained  score 99%, subject matter expert was 91%, and practitioner expert learning was 76%.  The average score of the three media feasibility level was 88.7% meaning very feasible to use. In the operational field testing which using conversation comic media was10 of pre-test score than increasing to average of  36.63 in the post-test scores.  The next researcher can develop this conversation comic media for other subject than English lesson and also can use this media for experiment or other research to test whether the media is very influential to increase English language proficiency of students with hearing impairment

    Pengaruh Metode Visual Auditori Kinestetic and Tactile (VAKT) Terhadap Kemampuan Menulis Permulaan Anak Dysgraphia.

    No full text
    ABSTRAK Rahmansyah, Lutfia. 2016. Pengaruh Metode Visual Auditori Kinestetic and Tactile (VAKT) Terhadap Kemampuan Menulis Permulaan Anak Dysgraphia.  Skripsi S1 PLB Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Abdul Huda, M.Pd, (2) Dr. Saichudin, M.Kes. Kata kunci : Dysgrafia, kemampuan menulis permulaan, metode VAKT  Siswa dysgrafia merupakan suatu keadaan yang menunjuk pada kesulitan siswa mengekspresikan pikiran secara tertulis, yang berkaitan dengan tulisan tangan yang sangat jelek sehingga kesulitan melakukan ekspresi secara tertulis. Siswa dysgrafia memerlukan metode yang mampu memudahkan dalam menulis permulaan. Melalui penelitian ini digunakan metode VAKT yang sesuai karakter dan kebutuhan siswa. Metode VAKT merupakan metode pembelajaran yang menggunakan modalitas visual (penglihatan), auditory (pendengaran), tactile-kinesthetic (gerak-raba). Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan kemampuan menulis permulaan sebelum menggunakan metode VAKT (2) mendeskripsikan kemampuan menulis permulaan setelah menggunakan metode VAKT (3) mendeskripsikan pengaruh metode VAKT terhadap kemampuan menulis permulaan di SLB Raharja Sejahtera Kandangan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen yaitu SSR (Single Subject Research) dengan desain A-B-A sebanyak 14 sesi. Pada baseline-1 (A1) sebanyak 4 sesi, pada intervensi (B) sebanyak 6 sesi, pada baseline-2 (A2) sebanyak 4 sesi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tulis, lembar observasi dan lembar penilaian. Analisis data yang digunakan adalah analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi yang disajikan dengan tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada baseline-1 menunjukkan nilai rata-rata 53%. Intervensi menunjukkan nilai rata-rata 91%. Baseline-2 menunjukkan nilai rata-rata 76%. Dari ketiga fase terdapat peningkatan kemampuan menulis permulaan yang signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa metode VAKT mempengaruhi peningkatan kemampuan menulis permulaan anak dysgrafia di SLB Raharja Sejahtera Kandangan. Saran yang diberikan peneliti adalah (1) diharapkan guru dapat melanjutkan penerapan metode VAKT dalam pembelajaran, dikarenakan metode VAKT ini memberi pengaruh positif terhadap kemampuan menulis permulaan. (2) bagi peneliti selanjutnya, diharapkan mampu mengembangkan penelitian dengan ruang lingkup yang lebih luas yakni pada jenis anak berkebutuhan lainnya. ABSTRACT Rahmansyah, Lutfia. 2016. The Effect of VAKT (Visual Auditory Kinestetic and Tactile)  Method towards the Ability of Handwriting for Children with Dysgraphia. Under Graduated Thesis, Special Education Program, Faculty of Education, State University of Malang, Advisor (1) Drs. Abdul Huda, M. Pd, (2) Dr. Saichudin, M.Kes. Keyword : dysgrafia, handwriting, VAKT method Students with dysgrafia is a State which refers to difficulties in expressing their thoughts in writing, with regard to a very ugly handwriting so that difficulties do expressions in writing. Dysgrafia students need a method that is able to facilitate in writing commencement. This research is using a method of the appropriate VAKT which is based on character and needs of the students. The VAKT is a method of learning that using visual modalities (sight),  auditory (hearing), kinesthetic tactile (motion-touch). The purpose of the research was to describe (1) the ability of handwriting before being used VAKT methods (2) the ability of handwriting after being used VAKT methods (3) the effect of the VAKT method towards the ability of handwriting at SLB Raharja Sejahtera Kandangan. This research was using the experiments with SSR (Single Subject Research) with the A-B-A design in 14 sessions. At baseline-1 (A1) was four sessions, the intervention (B) was 6 sessions, the baseline-2 (A2) was 4 sessions. Techniques of collecting data used was the test board, sheets observation and sheet assessment. Analysis of the data used was the analysis of the conditions and analysis among the conditions that were presented by tables and graphs. Based on the results of the analysis of the data, the baseline-1 showed that the value of the average was 53%. Interventions demonstrated that the value of the average was 91%. In Baseline-2 showed that the value of an average of 76%. From the third phase there was an increase in the ability to handwriting were significant. It was demonstrated that the VAKT method effect the increase in the ability of handwriting children with dysgraphia. Suggestions are: (1)  the teacher is expected to continue the application of the method of learning because the VAKT method give positive influence towards the handwriting skills. (2) for the next researcher, is expected to develop a research with a broader scope on other types of children in need

    0

    full texts

    361

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇