SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM
Not a member yet
    361 research outputs found

    PENGARUH PENGGUNAAN DRTA (DIRECTEDREADING THINKING ACTIVITY) TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA TUNAGRAHITAKELAS IV SDLB EKA MANDIRI KOTA BATU

    No full text
    ABSTRAK Pujiati, Siti. 2016. Penggaruh Penggunaan DRTA (Directed Reading Thinking Activity) terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Tunagrahita Kelas IV SDLB Eka Mandiri Kota Batu. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. H. Mohamad Efendi, M. Pd, M. Kes, (2) Dr. Saichudin, M.Kes. Kata Kunci : DRTA, Membaca Pemahaman, Tunagrahita Pembelajaran membaca pemahaman pada siswa perlu mempertimbangkan potensi dan hambatan yang dialami siswa. Pemilihan metode yang digunakan guru dalam menyampaikan materi juga akan berpengaruh terhadap tingkat pemahaman siswa. Biasanya siswa lebih mudah menerima materi apabila siswa mengalami pembelajaran secara langsung dan siswa juga aktif selama proses pembelajaran. Penggunaan DRTA dalam pembelajaran dapat dijadikan alternatif dalam mengajarkan kemampuan membaca pemahaman  untuk siswa tunagrahita. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mendeskripsikan kemampuan membaca pemahaman siswa tunagrahita kelas IV SDLB Eka Mandiri sebelum menggunakan DRTA, (2) mendeskripsikan kemampuan membaca pemahaman siswa tunagrahita kelas IV SDLB Eka Mandiri setelah penggunaan DRTA, (3) mendeskripsikan pengaruh penggunaan DRTA terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa tunagrahita kelas IV di SDLB Eka Mandiri Kota Batu. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) yang tidak menggunakan kelompok kontrol dengan desain times series. Instrumen penelitian berupa tes untuk pre-tes dan pos-tes. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji tanda bertingkat Wilcoxon yang diselesaikan dengan bantuan program SPSS 16.0 for Windows. Hasil rata-rata nilai pre-tes dalam penelitian ini adalah 69,4. Rata-rata nilai pos-tes menunjukkan hasil 84. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata nilai pre-tes dan pos-tes dari subjek penelitian. Hasil output diperoleh nilai sig. 2 (2-tailed) sebesar 0,043 yang berarti bahwa nilai sig.2 (2-tailed) lebih kecil dari nilai α (0,05). Berdasarkan kriteria tersebut dapat disimpulkan penggunaan DRTA(Directed Reading Thinking Activity) berpengaruh terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa tunagrahita kelas IV SDLB Eka Mandiri Kota Batu. Saran yang diajukan penulis adalah sekolah dapat memfasilitasi penggunaan DRTA dalam pembelajaran. Guru dapat menggunakan DRTA untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa tungrahita dan untuk peneliti lain dapat melakukan Penelitian Tindakan Kelas untuk penggunaan DRTA dalam pembelajaran Bahasa Indonesia siswa tunagrahita.  ABSTRACT Pujiati, Siti. 2016. The Effect of DRTA (Directed Reading Thinking Activity)Usage towards Reading Comprehension Ability for Students with Intellectual Disability in Fourth Grade at SDLB Eka Mandiri Batu City.Undergraduate Thesis.Special Education Department, Faculty of Education, State University of Malang. Advisors: (1) Prof. Dr. H. Mohamad Efendi, M. Pd, M. Kes, (2) Dr. Saichudin, M.Kes. Key Words : DRTA , reading comprehension, intellectual disability Learning process of reading comprehension need to consider the potential and the barriers of the students. Selection methods used by teachers in presenting the material will also affect the level of student understanding. Usually students are more receptive when students experience learning materials directly and students are also active during the learning process. DRTA usage in learning can be an alternative in the teaching of reading comprehension for students with intellectual disability. The objectives of this research was describing : (1) reading comprehension ability for students with intellectual disability in fourth gradeat SDLB Eka Mandiri before using DRTA, (2) reading comprehension ability for students with intellectual disability in fourth grade at SDLB Eka Mandiri after use DRTA, (3) the effect of the use of DRTA on the ability reading comprehension for students with intellectual disability in fourth grade atSDLB Eka Mandiri Batu City. This research was quasi experimentalwithout control group with times series design. The research instrument was a test for pre-tests and post-tests. Data analysis techniques used in this study wasWilcoxonRank Test were completed with SPSS 16.0 for Windows. The average of the pre-test in this study was 69.4. The average of the post-test showed that the results of 84. From these results indicated that there was increasing in the average value of the pre-test and post-test of the research subjects. The result obtained that output sig. 2 (2-tailed) of 0.043 which means that the value sig.2 (2-tailed) was smaller than the value α (0.05). Based on these criteria could be concluded that the use DRTA (Directed Reading Thinking Activity) effect on students reading comprehension for students with intellectual disability in fourth gradeat SDLB Eka Mandiri Batu City. Some suggestions are school can be able to facilitate the use of DRTA in learning. Teacher can use DRTA to improve reading comprehension ability for students with intellectual disability and to another researchers should conduct the Classroom Action Research use of DRTA in Indonesian Language learning of student with intellectual disability

    Pengaruh Penggunaan Media Big Book Terhadap Kemampuan Membaca Kalimat Sederhana Siswa Tunagrahita Ringan Kelas 3 Di Sdlb Pembina Tingkat Nasional Lawang.

    No full text
    ABSTRACT Pengaruh Penggunaan Media Big Book Terhadap Kemampuan Membaca Kalimat Sederhana Siswa Tunagrahita Ringan Kelas 3 Di Sdlb Pembina Tingkat Nasional Lawang.Ramadhani, Putri Karlis. 2016. Pengaruh Penggunaan Media Big Book Terhadap Kemampuan Membaca Kalimat Sederhana Siswa Tunagrahita Ringan Kelas 3 Di Sdlb Pembina Tingkat Nasional Lawang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Moh. Efendi, M.Pd.,M.Kes. (II) Dr. Asim, M.Pd.Kata kunci: Big Book, membaca kalimat sederhana, tunagrahita ringan.Dalam kegiatan pembelajaran hal terpenting adalah menarik minat siswa untuk dapat berkonsentrasi dalam kegiatan belajar khususnya kegiatan membaca. Satu hal yang dibutuhkan guru untuk menarik perhatian siswa adalah dengan penggunaan media belajar yang bermakna, yaitu menggunakan media Big Book.Media Big Book diharapkan mampu menarik minat membaca kalimat sederhana siswa tunagrahita ringan, karena selama ini siswa tunagrahita ringan masih banyak yang memiliki kelemahan dalam berbicara dengan baik dan benar.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Pre-Eksperimental Design melalui One Group Pretest - Postest Design. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon Signed Ranks Test dengan taraf signifikansi  = 0,05. Populasi dan sampel pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas III SDLB Pembina Tingkat Nasional Lawang dengan jumlah 5 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa membaca kalimat sederhana yang terdiri dari 5 kalimat.Hasil penelitian melalui uji hipotesis yang telah dilakukan dengan uji Wilcoxon Signed Ranks Test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0.042 < 0.05 dan nilai Zhitung -2.032 maka ada perbedaan nilai pretest dan posttest. Dari paparan data tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh media Big Book terhadap kemampuan membaca kalimat sederhana siswa tunagrahita ringan kelas 3 di SDLB Pembina Tingkat Nasional Lawang. Saran bagi guru kelas agar dapat mengaplikasikan penggunaan media pembelajaran Big Book pada anak tunagrahita ringan sebagai penunjang kegiatan pembelajaran. Pada penelitian selanjutnya juga diharapkan dapat menyempurnakan media pembelajaran Big Book agar siswa mudah menggunakannya

    Pengembangan Instrumen Asesmen Kemampuan Perseptual Motor Anak Autis Usia 6-7 Tahun Di PLA Malang Skripsi

    No full text
    ABSTRACT Pengembangan Instrumen Asesmen Kemampuan Perseptual Motor Anak Autis Usia 6-7 Tahun Di PLA Malang SkripsiIsmanto, 2015. Pengembangan Instrumen Asesmen Kemampuan Perseptual Motor Anak Autis Usia 6-7 Tahun Di PLA Malang Skripsi S1 PLB, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Sihkabuden, M. Pd (2) Drs. Abdul Huda, M. Pd.Kata Kunci: instrumen asesmen, perseptual motor, anak autisAnak autis pada umumnya mengalami hambatan dalam beberapa aspek perkembangan sehingga kesulitan memenuhi tugas-tugas sekolah. Menurut beberapa penelitian para ahli, kesulitan dalam memenuhi tugas sekolah (akademik) dipengaruhi oleh belum terpenuhinya kemampuan prasyarat, salah satunya perseptual motor. Identifikasi kemampuan perseptual motor sebelum anak autis memasuki sekolah sangat penting agar lebih siap menghadapi tugas-tugas sekolah. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menghasilkan instrumen asesmen kemampuan perseptual motor anak autis usia 6-7 tahun. Diharapkan instrumen ini dapat membantu terapis/guru untuk mengidentifikasi kemampuan perseptual motor anak autis sebelum memasuki sekolah, sehingga dapat dikembangkan program atau rancangan pembelajaran yang sesuai. Selain itu instrumen ini dapat bermanfaat sebagai acuan bagi orang tua yang memiliki anak autis yang akan melanjutkan ke jenjang pendidikan di sekolah reguler maupun sekolah inklusif.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan model penelitian dan pengembangan. Data penelitian yang dikumpulkan berupa (1) hasil penilaian validasi oleh ahli (psikolog klinis, dosen pendidikan luar biasa, dan praktisi sekaligus dosen pendidikan luar biasa) terhadap penyusunan butir aktivitas dan penggunaan alat yang disajikan dalam bentuk prosentase dan (2) hasil penilaian ujicoba instrumen kepada 8 subyek anak autis di Pusat Layanan Autis Kota Malang untuk menentukan validitas item.  Dari hasil uji validitas para ahli, instrumen yang dikembangkan dinyatakan valid dengan rata-rata prosentase sebesar 96,3% untuk butir aktivitas dan 100% untuk penggunaan alat. Hasil ujicoba produk awal tampak bahwa 6 dari 47 item dinyatakan tidak valid. Hasil ujicoba pasca revisi diperoleh seluruh item dinyatakan valid.Hasil dari penelitian ini adalah instrumen asesmen kemampuan perseptual motor anak autis usia 6-7 tahun yang terdiri 6 komponen yaitu visual discrimination, visual memory, visual motor coordination, shape drawing, concept formation, dan category dan seluruhnya terdapat 47 item yang disajikan menggunakan instruksi serta alat khusus dengan memperhatikan karakteristik anak autis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa instrumen yang dikembangkan dapat digunakan untuk mengidentifikasi kemampuan perseptual motor anak autis usia 6-7 tahun

    Pengaruh Metode Maternal Reflektif Terhadap Kemampuan Berbicara Anak Tunarungu Kelas 2 di SDLB Negeri Purworejo Kota Pasuruan

    No full text
    ABSTRAK   Noermasari, Yuliastuti Alfiani. 2016.  Pengaruh Metode Maternal Reflektif Terhadap Kemampuan Berbicara Anak Tunarungu Kelas 2  di SDLB Negeri Purworejo Kota Pasuruan. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Mohamad Efendi, M.Pd, M.Kes., (II) Dr. Saichudin, M.Kes   Kata kunci: kemampuan berbicara, metode maternal reflektif, tunarungu   Masalah ini berawal dari observasi di SDLB Negeri Purworejo Kota Pasuruan, hasil observasi menunjukkan bahwa ketika berkomunikasi peserta didik tunarungu lebih sering menggunakan bahasa isyarat daripada berbicara. Anak tunarungu memang mengalami kemunduran suara pada fase lalling, namun tidak menutup kemungkinan anak dapat berbicara hal ini tergantung pada lingkungan yang menstimulusnya. Metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak tunarungu adalah Metode Maternal Reflketif (MMR). MMR adalah suatu cara atau proses pemberian pengalaman belajar berbahasa lisan yang mengadopsi cara seorang Ibu dalam memberikan pemerolehan bahasa kepada anaknya. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan (1) mendeskripsikan kemampuan berbicara anak tunarungu sebelum diberi perlakuan (2) mendeskripsikan kemampuan berbicara anak tunarungu setelah diberi perlakuan (3) menganalisis pengaruh metode maternal reflektif terhadap peningkatan kemampuan berbicara anak tunarungu di kelas 2 di SDLB Negeri Purworejo Kota Pasuruan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen, menggunakan desain Quasi Experiment atau eksperimen semu dengan model One Group-Pretest-Posttest Design. Instrumen yang digunakan berupa tes lisan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan uji hipotesis wilcoxon. Berdasarkan pada hasil analisis data dapat diketahui bahwa hasil perhitungan tabel (diambil nilai terkecil) , diperoleh Thitung sebesar 0. Sedangkan harga Ttabel dengan taraf signifikansi 5 % sebesar 1, merujuk pada kaidah keputusan yang sudah ditetapkan maka Ho ditolak dan Ha diterima karena Thitung < Ttabel. Dari hasil yang telah diperoleh dapat diketahui bahwa terdapat perbedaan nilai positif antara pretest dan posttest sehingga dapat disimpulkan bahwa metode maternal reflektif berpengaruh secara sginifikan terhadap  kemampuan berbicara anak tunarungu kelas 2 di SDLB Purworejo Kota Pasuruan Saran yang diberikan peneliti adalah (1) diharapkan guru dapat melanjutkan penerapan metode maternal reflektif dalam pembelajaran, dikarenakan metode maternal reflektif ini memberi pengaruh positif terhadap kemampuan berbicara. (2) Bagi peneliti selanjutnya, Hendaknya dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai penerapan metode maternal reflektif terhadap potensi lainnya sehingga nantinya dapat diketahui efektifitasnya terhadap peningkatan potensi yang dimiliki peserta didik tunarungu.           ABSTRACT   Noermasari, Yuliastuti Alfiani. 2016.  The Effect of Maternal Reflective Method towards Speaking Ability of  Children with Hearing Impairment in Second Grade of SDLB Negeri Purworejo Pasuruan City. Undergraduated Thesis. Special Eduacation Department, Faculty of Education, State University of Malang. Advidors: (I) Prof. Dr. Mohamad Efendi, M.Pd, M.Kes., (II) Dr. Saichudin, M.Kes   Keywords:  speaking ability, maternal reflective method, hearing impairment   The problem originated from observations in SDLB Negeri Purworejo Pasuruan City, the observation show that when communicating children with hearing impairment often use sign language rather than speaking. Children with hearing impairment was experiencing setbacks in lalling phase, but did not rule the child can speak it depends on how the environment stimulates the children with hearing impairment. The method can be used to help improve speaking ability of students with hearing impairment is Maternal Reflective Method (MMR). Maternal reflective method is method or process of oral language learning experience which adopt the way a mother to give her child language acquisition This reserach was conducted with the purpose of (1) to describe the speech of children wtih heraing impairment before the treated (2) to describe the speech of children with hearinng impairment after treated (3) analyze the effect of maternal reflective method towards speaking ability for children with hearing impairment in second grade of SDLB negeri Purworejo Pasuruan city. This research was using quantitative research design by experiment method, using Quasi Experiment by using One Group-Pretest-Posttest Design. The instrument used was in a form of verbal tests. Data collection technique was carried out by performing observation. Data analysis was descriptive analysis by wilcoxon hypothesis test. Based on the result of data analysis can be seen tah the calculation result table (taken small value), obtained Tarithmetic of 0. While prices Ttable with a significance level of 5% of 1, refereing to the decision rules that have been defined so Ho rejected and Ha accepted bacause Tarithmetic < Ttable.  From the reslut that have been obtained can be seen that there was a difference between the positive value of pretest and posttest, it’s mean that the maternal reflective method effect on the speaking ability of students with hearing impairment in Second Grade of SDLB Negeri Purworejo Pasuruan City. The advice given by researcher are (1) the expected teachers can continue the implementation of maternal reflective method, because this method provide a positive effect on speaking ability of students with hearing impairment. (2) for further reasearch, sholud further research on the application of the method to other potential  so it will find its effectivenes to increas the potential of students with hearing impairmen

    Pengaruh Senam Ritmik Tanpa Alat Terhadap Kelincahan Anak Cerebral Palsy Kelas 2 SD di SLB Pembina Tingkat Nasional Lawang Kabupaten Malang

    No full text
    ABSTRACTPengaruh Senam Ritmik Tanpa Alat Terhadap Kelincahan Anak Cerebral Palsy Kelas 2 SD di SLB Pembina Tingkat Nasional Lawang Kabupaten MalangYatna, Martha Novita. 2016. Pengaruh Senam Ritmik Tanpa Alat Terhadap Kelincahan Anak Cerebral Palsy Kelas 2 SD di SLB Pembina Tingkat Nasional Lawang Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Wiwik Dwi Hastuti, S.Pd., M.Pd,(II) Dr. Asim, M.Pd.Kata Kunci : senam ritmik tanpa alat, kelincahan, cerebral palsy.Anak usia sekolah dasar pada umumnya selalu aktiv mengeksplorasi lingkungannya. Mereka akan mengandalkan seluruh anggota gerak dalam mengeksplorasi lingkungan, namun lain halnya dengan anak cerebral palsy yang tidak dapat bergerak aktiv karena hambatan pada beberapa anggota geraknya. Subjek dalam penelitian ini merupakan seorang siswa kelas 2 SD di SLB Pembina Tingkat Nasional kecamatan Lawang kabupaten Malang yang memiliki hambatan cerebral palsy dengan kelemahan pada kedua tungkai yang tergolong ringan. Senam ritmik tanpa alat merupakan sebuah alternativ yang digunakan untuk melatih kelincahan gerak anak cerebral palsy.Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan pengaruh penerapan senam ritmik tanpa alat terhadap kelincahan anak cerebral palsy kelas 2 SD di SLB Pembina Tingkat Nasional kecamatan Lawang kabupaten Malang.Penelitian ini menggunakan metode penelitian Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B-A. Pengumpulan data dilakukan dengan mengobservasi subjek hingga didapatkan kestabilan data pada setiap kondisi. Pengukuran target perilaku menggunakan pengukuran durasi yakni mengukur tingkat kelincahan subjek menggunakan tes kelincahan shuttle run.Hasil dari analisis data tes kelincahan shuttle run pada penelitian ini adalah : (1) level rata-rata kelincahan subjek sebelum intervensi adalah 117 detik, (2) level rata-rata kelincahan subjek saat intervensi meningkat menjadi 95 detik, (3) level rata-rata kelincahan subjek setelah intervensi dihentikan menjadi 88 detik.Kesimpulan penelitian ini berdasarkan hasil analisis data adalah ada pengaruh senam ritmik tanpa alat terhadap kelincahan anak cerebral palsy kelas 2 SD di SLB Pembina Tingkat Nasional Lawang kabupaten Malang  Saran bagi guru pendidikan jasmani adaptif agar mengaplikasikan senam ritmik tanpa alat pada anak cerebral palsy untuk melatih kelincahan geraknya. Diharapkan juga bagi penelitian selanjutnya untuk lebih menyempurnakan penelitian ini

    Pengembangan Multimedia Interaktif Materi Tandu Darurat dalam Kegiatan Ekstrakurikuler Kepramukaan Bagi Siswa Tunarungu di SMALB BC Kepanjen

    No full text
    ABSTRACT Safawi, Muhamad Izhar. 2016. Pengembangan Multimedia Interaktif Materi Tandu Darurat dalam Kegiatan Ekstrakurikuler Kepramukaan Bagi SiswaTunarungu di SMALB BC Kepanjen. Skripsi. Jurusan Pendidikan LuarBiasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. Mohammad Efendi, M.Pd., M.Kes. (2) Dr. Sihkabuden, M.Pd.Kata kunci : Multimedia Interaktif, Kepramukaan, TunarunguTunarungu adalah keadaan dimana seseorang atau individu mengalamigangguan atau hambatan dengan indera pendengaran yang disebabkan olehberbagai faktor, sehingga mengalami kesulitan menerima informasi materi yang diberikan oleh guru. Oleh karena itu siswa tunarungu memerlukan mediapembelajaran yang tepat dalam proses belajar mengajar. Hak atas pendidikan bagisetiap individu, pendidikan Kepramukaan dan ekstrakurikuler Kepramukaandiwajibkan oleh pemerintah, pentingnya pendidikan karakter dan masihterbatasnya penggunaan media pembelajaran menjadi latar belakang dalampenelitian dan pengembangan ini.  Tujuan pengembangan ini adalah menghasilkan media pembelajaranberupa multimedia interaktif materi tandu darurat bagi siswa tunarungu kelas X,XI, XII SMALB BC Kepanjen yang menarik sehingga meningkatkan kemampuankognitif siswa tunarungu kelas X, XI, XII SMALB BC Kepanjen dalam prosesbelajar mengajar pada kegiatan ekstrakurikuler Kepramukaan. Pengembangan multimedia interaktif ini mengadaptasi langkah-langkahmodel Borg & Gall terdiri dari 7 tahap. Subyek uji coba produk adalah ahlimateri, ahli media, praktisi dan uji coba kelompok kecil yang terdiri dari 5 siswatunarungu kelas X, XI, XII SMALB BC Kepanjen. Hasil pengembangan menunjukkan tingkat kevalidan multimediainteraktif. Hasil penilaian ahli materi memperoleh presentase 91% (sangat layak),ahli media memperoleh presentase 98% (sangat layak), praktisi memperolehpresentase 84,5 % (sangat layak), hasil uji coba kelompok kecil terbagi dua tahap,tahap I, pembelajaran dengan bantuan dan bimbingan guru atau pembina,memperoleh presentase 89,9 % dengan kriteria sangat efektif dan dapatdigunakan. Tahap II, pembelajan tanpa bantuan dan bimbingan guru ataupembina, memperoleh presentase 75,8 % dengan kriteria efektif dan dapatdigunakan. Berdasarkan hasil uji coba kelompok kecil, didapatkan penilaianproduk bahwa multimedia interaktif materi tandu darurat sangat layak dan sangatefektif digunakan dengan bantuan dan bimbingan guru atau pembina. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu produk yang dihasilkan termasukdalam kriteria yang layak dan efektif serta dapat meningkatkan kemampuankognitif siswa Tunarungu kelas X, XI, XII SMALB BC Kepanjen. Saran yangdiajukan adalah peneliti selanjutnya hendaknya mengembangkan media pembelajaran dengan subyek yang bervariasi

    Pengembangan Kamus Bahasa Inggris Dalam Pembelajaran Keterampilan Anak Tunarungu Kelas X SMALB-B YPTB Malang

    No full text
    ABSTRACT Rizki, Bunga Lailatul. 2016. Pengembangan Kamus Bahasa Inggris Bergambar dalam Pembelajaran Keterampilan Anak Tunarungu Kelas X SMALB-B YPTB Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. M. Effendi, M.Pd, M.Kes, (II) Henry Praherdiono, M.Si.,M.PdKata kunci: kosakata, kamus bergambar, pembelajaran bahasa inggris, tunarunguAnak tunarungu sering dikatakan dengan anak yang minim kosakata. Bahasa inggris merupakan salah satu bahasa asing yang menjadi bahasa internasional. Mata pelajaran bahasa inggris untuk semua jenis anak berkebutuhan khusus termasuk anak tunarungu baru dikenalkan pada tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Hal ini, menyebabkan anak tunarungu yang sudah duduk di bangku SMA mengalami Kendala dalam menguasai bahasa inggris, khususnya dalam penguasaan kosa kata. Anak tunarungu memerlukan media visualisasi. Oleh karena itu, melalui penelitian ini dikembangkan Kamus Bahasa Inggris Bergambar yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa.Tujuan pengembangan ini adalah menghasilkan Kamus Bahasa Inggris Bergambar dalam Pembelajaran keterampilan bagi anak tunarungu kelas X di SMALB-B YPTB Malang. Kamus bahasa inggris bergambar ini dapat membantu penguasaan kosakata bahasa inggris anak tunarungu dan mampu membantu pemahaman konsep suatu kata yang belum mereka ketahui. Pengambangan Kamus bahasa inggris bergambar ini mengadaptasi langkah-langkah model Borg & Gall yang terdiridari 10 tahap. Subjek uji coba produk adalah ahli materi, ahli media, ahli praktisi, uji kelompok kecil dan kelompok besar dengan pre testdan post test.Hasil pengembangan menunjukkan tingkat kevalidan kamus. Hasil penilaian ahli materi memperoleh skor 90,9%, ahli media 96,4%, ahli praktisi 90%, uji kelompok kecil 93,75%. Kesimpulan dari penelitian dan pengembangan ini adalah kamus bahasa inggris bergambar dalam pembelajaran keterampilan ini tergolong layak dan siap diimplementasikan dalam pembalajaran bahasa inggris. Sebagai langkah pemanfaatan produk hasil pengembangan, guru disarankan untuk menggunakan kamus ini dalam pembelajaran bahasa inggris untuk membantu kendala anak dalam penguasaan kosakata

    Pengaruh Penggunaan Kartu Gambar Dan Kata Terhadap Kemampuan Menyusun Kalimat Pada Siswa Tunarungu Kelas XI Di SMALB B YPTB Kota Malang

    No full text
    ABSTRACT Kumalasari, Lina. 2016. Pengaruh Penggunaan Kartu Gambar Dan Kata Terhadap Kemampuan Menyusun Kalimat  Pada Siswa Tunarungu Kelas XI Di SMALB B YPTB Kota Malang. Skripsi S1 PLB, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Sudarsini, M.Pd, (2) Dr. Sihkabuden, M.PdKata Kunci: Tunarungu, kemampuan menyusun kalimat, kartu gambar dan kataSiswa tunarungu memiliki keterbatasan dalam menginterpretasi kalimat karena kemampuannya dalam menginterpretasi kalimat hanya bersandar pada pengalaman bahasanya yang terbatas. Ketika siswa tunarungu berbicara maka kalimat yang diucapkan tidak terstruktur atau terbalik-balik sehingga orang lain kurang dapat memahami pesan yang disampaikan. Salah satu contoh yang dijumpai adalah ketika ada salah satu siswa berkata “Tolong, sampah buang tempatnya pada!”, maksudnya adalah tolong, buang sampah pada tempatnya!. Hal tersebut menunjukkan siswa SMALB B YPTB Malang masih belum maksimal dalam menyusun kalimat. Kalimat yang diungkapkan tidak terstruktur dengan benar, sehingga terjadi kesalahpahaman makna dan arti bagi orang lain.Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui adanya pengaruh penggunaan kartu gambar dan kata terhadap kemampuan menyusun kalimat pada siswa tunarungu kelas XI di SMALB B YPTB Malang.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pre-eksperimen dengan desain one group pre-tes post test design. Dimana sebuah eksperimen yang dilaksanakan pada satu kelompok tanpa menggunakan kelompok kontrol atau pembanding. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini tidak bersifat random. Hasil penelitian menunjukkan perolehan rata-rata pada tahap pre-test sebesar 43,8 %, sedangkan perolehan rata-rata pada tahap post-test meningkat sebesar 83,8 % setelah dilakukan intervensi. Dari perhitungan tersebut dapat dinyatakan adanya pengaruh penggunaan kartu gambar dan kata sebagai bentuk intervensi terhadap kemampuan menyusun kalimat perintah sebagai target behavior. Adapun saran bagi Guru dalam penelitian ini adalah Guru dapat menggunakan media pembelajaran sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa

    Pengaruh Metode Mathemagics Terhadap Hasil Belajar Matematika Operasi Hitung Penjumlahan Pada Anak Tunarungu Kelas III di SLB B-C Dharma Wanita 03 Turen Kabupaten Malang

    No full text
    ABSTRACT Novitasari, Azlinda. 2016. Pengaruh Metode Mathemagics Terhadap Hasil Belajar Matematika Operasi Hitung Penjumlahan Pada Anak Tunarungu Kelas III di SLB B-C Dharma Wanita 03 Turen Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Ir. Endro Wahyuno, M.Si, (II) Dr. Sulthoni, M.Pd.Kata Kunci: metode mathemagics, hasil belajar, tunarunguTunarungu merupakan suatu keadaan yang menunjukkan kurang atau hilangnya kemampuan mendengar pada seseorang. Hilangnya kemampuan mendengar anak tunarungu merupakan faktor utama minimnya informasi atau pemahaman dalam penyampaian materi pelajaran. Diperlukan peran aktif guru dan juga metode pembelajaran yang sesuai untuk meningkatkan kemampuan anak. Melalui penelitian ini digunakan metode mathemagics yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Metode mathemagics operasi hitung penjumlahan lebih dari tiga angka menggunakan cara penjabaran menurut nilai tempatnya.Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hasil belajar matematika anak tunarungu sebelum menggunakan metode mathemagics (2) mendeskripsikan hasil belajar matematika anak tunarungu setelah menggunakan metode mathemagics (3) mendeskripsikan pengaruh metode mathemagics terhadap hasil belajar operasi hitung penjumlahan matematika anak tunarungu di SLB B-C Dharma Wanita 03 Turen Kabupaten Malang. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi eksperiment) bentuk time series design yang terdiri dari 4 kali pre test dan 4 kali post test. Teknik analisis yang digunakan adalah uji hipotesis menggunakan uji Wilcoxon.Hasil analisis data sebelum diberikan treatmen diketahui bahwa nilai rata-rata kelas hanya 42. Sedangkan sesudah diberikan treatmen nilai rata-rata kelas mengalami peningkatan menjadi 90. Hasil hitung diperoleh T (15) > T 0,05 (1). Berdasarkan kriteria tersebut maka Ho ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa metode mathemagics berpengaruh terhadap hasil belajar operasi hitung penjumlahan matematika anak tunarungu di SLB B-C Dharma Wanita 03 Turen Kabupaten Malang. Saran yang diberikan peneliti adalah (1) diharapkan guru dapat menjadikan metode mathemagics sebagai pilihan metode pembelajaran yang lain untuk mendampingi atau bahkan menggantikan metode konvensional yang telah diterapkan selama ini. (2) bagi peneliti selanjutnya, diharapkan mampu mengembangkan penelitian dengan ruang lingkup yang lebih luas yakni pada materi selain penjumlahan

    PENGARUH METODE SYLLABIC TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN ANAK KELAS 1 di SLB AUTIS LABORATORIUM UNIVERSITAS NEGERI MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Qumalasari,Rani Ayu. 2016. Pengaruh Metode Syllabic terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Anak Kelas 1 di SLB Autis Laboratorium Universitas Negeri Malang. Skripsi,Jurusan Pendidikan Luar Biasa,Fakultas Ilmu Pendidikan,Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Sudarsini,M.Pd (II) Drs. H. Ahmad Samawi,M.Hum Kata Kunci : Autis, metode Syllabic, keterampilan membaca permulaan Siswa autis merupakan siswa yang mengalami hambatan berinteraksi sosial dan komunikasi sehingga mengalami kesulitan dalam membaca permulaan sebagai dasar keterampilan membaca. Metode syllabic merupakan salah satu metode yang digunakan untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan. Tujuan dari penelitian ini adalah mendiskripsikan pengaruh penggunaan metode syllabic terhadap keterampilan membaca permulaan anak kelas 1 di SLB Autis Laboratorium Universitas Negeri Malang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan bentuk Single Subject Research (SSR) desain A-B-A. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar soal membaca permulaan, lembar penilaian, lembar  asesmen, dan dokumentasi. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis visual grafik dalam kondisi dan analisis visual antar kondisi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh metodesyllabic terhadap keterampilan membaca permulaan siswa autis kelas 1. Hal ini ditunjukkan denganskorpada fase baseline 1 berkisar antara 31,7%-35%, fase intervensi berkisar antara 58,9%-67,8% dan fase baseline 2 berkisar antara 57,2%-61,1%.Selain itu juga ditunjukkan dengan perhitungan overlap fase baseline 1 (A1) ke fase intervensi (B) yaitu 0%. Kesimpulan secara keseluruhan yaitu metode syllabic memiliki pengaruh terhadap keterampilan membaca permulaan anak kelas 1 di SLB Autis Laboratorium Universitas Negeri Malang. Saran penelitian adalah guru sebaiknya dapat mengoptimalkan kemampuan yang dimiliki siswa autis, mahasiswa jurusan PLB sebaiknya dapat mempelajari lebih lanjut tentang metode syllabic sehingga dapat diterapkan pada proses pembelajaran apabila dijumpai masalah yang serupa, dan peneliti selanjutnya sebaiknya dapat mengembangkan penelitian serupa, baik dalam ruang lingkup yang tidak terbatas pada siswa autis saja.

    0

    full texts

    361

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇