SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM
Not a member yet
    361 research outputs found

    Pengaruh Pendekatan Development Learning Sequence Terhadap Kemampuan Berhitung Operasi Bilangan Bulat Anak Diskalkulia Kelas VI di SD Alam Ar-Rohmah Malang

    No full text
    ABSTRAKHaibah, Azka Baqiyatul. 2018. Pengaruh Pendekatan Development Learning Sequence Terhadap Kemampuan Berhitung Operasi Bilangan Bulat Anak Diskalkulia Kelas VI di SD Alam Ar-Rohmah Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Sudarsini, M.Pd, (2) Dr. Sulthoni, M.Pd.  Kata kunci: Diskalkulia, Pendekatan Development Learning Sequence, Berhitung Operasi Bilangan Bulat.Anak diskalkulia pada umumnya mengalami kesulitan pada kemampuan bahasa dan membaca yang berpengaruh dalam memahami simbol-simbol dalam matematika. Salah satu anak disakakulia di SD Alam Ar-Rohmah, mengalami ketidakmampuan dalam membedakan bilangan positif dan negatif dalam operasi bilangan bulat. Pendekatan development learning sequence merupakan pendekatan yang berdasarkan pada tahapan perkembangan anak dari konkret dengan menggunakan media nyata dan semi konkret dengan manipulasi gambar yang mampu menjembatani anak untuk berpikir abstrak. Tujuan penelitian ini (1) mendeskripsikan kemampuan berhitung operasi bilangan bulat anak diskalkulia sebelum menggunakan pendekatan development learning sequence, (2) mendeskripsikan kemampuan berhitung operasi bilangan bulat anak diskalkulia sebelum menggunakan pendekatan development learning sequence, (3) mengetahui pengaruh pendekatan development learning sequence terhadap kemampuan berhitung operasi bilangan bulat anak diskalkulia kela VI di SD Alam Ar-Rohmah. Metode penelitian dengan menggunakan Single Subject Research dengan desain A-B-A. Teknik analisis data menggunakan analisis visual dalam kondisi dan antar kondisi. Hasil penelitian menunjukkan persentase overlap sebesar 0% yang berarti bahwa intervensi berupa pendekatan developmnet learning sequence berpengaruh baik terhadap kemampuan berhitung operasi bilangan bulat anak diskalkulia kelas VI di SD Alam Ar-Rohmah Malang. Selain itu, hasil analisis data menunjukkan kemampuan berhitung operasi bilangan bulat anak diskalkulia mengalami peningkatan dari kondisi baseline-1 ke kondisi baseline-2 dengan mean level 32,25% menjadi 67,4%. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa pendekatan development learning sequence berpengaruh meningkatkan kemampuan berhitung operasi bilangan bulat anak diskalkulia kelas VI di SD Alam Ar-Rohmah Malang. Saran yang dapat  diberikan adalah: (1) Bagi Guru disarankan mampu meningkatkan kemampuan berhitung anak diskalkulia dengan pendekatan development learning sequence.  (2) Bagi peneliti selanjutnya dapat menggunakan pendekatan development learning sequence untuk meningkatkan kemampuan berhitung anak diskalkuia serta mengembangkan pendekatan lain sesuai dengan karakteristik anak diskalkulia

    Peningkatan Kemampuan Menulis Permulaan Melalui Metode Global Pada Anak Autis Kelas I di SLB River Kids Kota Malang

    No full text
    ABSTRAK Darussalam, Rochmat. 2018. Peningkatan Kemampuan Menulis Permulaan Melalui Metode Global Pada Anak Autis Kelas I di SLB River Kids Kota Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Prof. Dr. Mohammad Efendi, M.Pd, M.Kes (II) Drs. Abdul Huda, M.Pd   Kata Kunci: Anak Autis, Kemampuan Menulis Permulaan, Metode Global Penelitian dilaksanakan pada anak autis kelas I SDLB Riverkids Kota Malang, ditemukan adanya masalah kemampuan siswa dalam menulis. Hal tersebut disebabkan oleh yaitu (1) rendahnya kemampuan menulis menulis permulaan anak menyebabkan anak masih menulis perhuruf dalam kalimat (2) rendahnya kemampuan berbahasa anak menyebabkan kesulitan dalam menyalin tulisan secara utuh (3) belum efektifnya metode yang digunakan guru untuk mengajarkan menulis permulaan. Maka peneliti berinisiatif untuk mengatasi masalah-masalah tersebut dengan melakukan penelitian Peningkatan Kemampuan Menulis Permulaan Melalui Metod Global pada Anak Autis Kelas 1 di SDLB Riverkids Kota Malang. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan 1) Mendiskripsikan proses pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar menulis permulaan siswa autis dengan menggunakan metode global, 2) Mendiskripsikan peningkatan hasil belajar menulis permulaan siswa autis dengan metode global. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK), yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian adalah siswa autis kelas I yang berjumlah 5. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes. Teknik analisa data dalam penelitian ini adalah teknik kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah dilakukannya proses pembelajaran menggunakan metode global pada sikluas I dengan nilai rata-rata 60,00 dibawah ketuntasan belajar. Pada siklus II dengan nilai rata-rata 81,00 diatas ketuntasan belajar. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, penerapan metode global dapat meningkatkan hasil belajar menulis permualaan siswa autis kelas 1 SDLB Riverkids Kota Malang. Dari keberhasilan peningkatan hasil belajar disarankan bagi guru dapat menerapkan metode global untuk meningkatkan hasil belajar menulis permulaan.   ABSTRACT Darussalam, Rochmat. 2018. Increasing the Beginning Writing Ability Through Global Method for Autistic Children in the First Grade of SDLB Riverkids Malang City. Undergraduate Thesis, Special Education Departement, Faculty of Education, State University of Malang. Advisors: (I) Prof. Dr. Mohammad Efendi, M.Pd, M.Kes (II) Drs. Abdul Huda, M.Pd   Keyword : The Autis, Since Writing the Beginning, a Methode of Global The research carried out in autistic children class 1 SDLB Riverkids in Malang City and found a problem students ability to write. This is caused by (1) the low writing ability of the beginning of child causing the child to still write letter in the sentence (2) The child low language ability causes difficulties in copying the witing its entirety (3) the method that teacher ueses to teach writing is not yet effective. Then the researchers took the initiative to overcome these problems by conducting research Increasing the Beginning Writing Ability Through Global Method for Autistic Children in the First Grade of SDLB Riverkids Malang City. This research was conducted with the aim of 1) describing the learning in improving outcomes of writing the beginning of autistic students with the global method, 2) describing the improvement in the result of learning to write the beginning of autistic students with globla method This research is a classroom action research (CAR), which consists of planning, implementation, observation, and reflection. This study was conducted in two cycles, each cycle consisting of 2 meetings. The subjects were 5 students with intellectual disability class I. The data collecting were observation, testing, and documentation. The data analysis was qualitative techniques. The result of this study indicate that after the learning process uses the global method in cycle I with an avarage score of 60.00 under study completeness. In cycle II with an avarage score of 81.00 above study learning completenes. Based on the result of research, the application of the global method can improve the learning outcomes of writing the beginning of the autism class 1 SDLB Riverkids Malang City. From the success of improving learning outcomes itis suggested that teacher can apply global method to improve learning utcomes.

    Pengaruh Penggunaan Media Papan Flanel Dengan Asosiasi Angka Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas I Tunagrahita DI SDLB BC Putra Harapan Kabupaten Malang

    No full text
    Kata Kunci:Media Papan Flanel, Hasil Belajar Matematika, SiswaTunagrahitaAnak tunagrahita dalam mengikuti proses pembelajaran khususnya mata pelajaran matematika memerlukan media pembelajaran yang mampu untuk  menstimulus perkembangan kognitif anak. Melalui media papan flanel  diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dalam mengenal angka karena anak akan suka dan senang dalam melakukan kegiatan menempel angka pada papan flanel.Tetapi fakta di lapangan menunjukkan bahwa (1) Guru terkesan monoton dan kurang melibatkan siswa dalam pembelajaran (2) Guru cenderung menggunakan metode ceramah dalam menjelaskan (3) Guru kurang dalam penyediaan media.Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan: 1) penerapan media papan flanel yang dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa tunagrahita kelas I SDLB BC Putra Harapan Kabupaten Malang 2)Peningkatan hasil belajar matematika setelah menggunakan papan flanel pada siswa tunagrahita kelas I SDLB BC Putra Harapan Kabupaten Malang.Penelitian ini menggunakan penelitian SSR (Single Subject Research).SSR (Single Subject Research)adalah penelitian yang menggunakan satu subjek sebagai subjek penelitian , penelitian SSR ini menggunakan desain A-B-A yang terdiri dari baseline-1(A1), Intervensi (B), baseline-2(A2). Penelitian SSR (Single Subject Research)ini dilakukan dalam 16 sesi tindakan.Baseline-1 (A1) terdiri dari 5 sesi, Intervensi (B) ada 6 sesi dan baseline-2 (A2)terdiri dari 5 sesi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa.1) mean pada fase base line-1 (A1) sebesar 52% 2) Mean fase intervensi (B) mengalami peningkatan sebesar 86,7% 3) Mean fase baseline-2 (A2) mengalami penurunan menjadi 82% 4) Hasil data overlap fase baseline-1 (A1) kefase baseline-2 (A2) sebesar 0% yang berarti tidak terdapat tumpang tindih data intervensi kefase baseline sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin kecil nilai persentase overlap maka semakin besar pengaruh intervensi yang terjadi pada subjek Berdasarkanhasilpenelitian yang telahdilakukandapatdisimpulkanbahwa media papan flanel memberikanpengaruhterhadap proses pembelajaran mengenal angka 1 sampai  10 siswatunagrahitakelas I SDLB BC Putra Harapan Kabupaten Malang, sehingga saran kepadaKepalaSekolah, guru, danpenelitiselanjutnyauntukmenggunakan media papan flanel  sebagaisalahsatu media  yang sesuaidalammeningkatkan materi mengenal angka 1 sampai 10

    Pengaruh Finger Painting Terhadap Kemampuan Menulis Permulaan Peserta Didik Autis Di Slb Autis Laboratorium Universitas Negeri Malang

    No full text
    Ulandary, Yury. 2019. Pengaruh Finger Painting Terhadap Kemampuan Menulis Permulaan.Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. M. Shodiq AM, M.Pd, (II) Drs. H. Ahmad Samawi, M.Hum. Kata Kunci:Menulis Permulaan, Autis, Finger Painting.Autis memiliki hambatan dalam motorik halus sehingga mengalami kesulitan dalam menulis permulaan. Keterampilan menulis harus dikuasai oleh semua anak. Menulis harus dilakukan secara bertahap diantaranya adalah menulis permulaan. Oleh karena itu dilakukan pembelajaran yang dapat membantu anak dalam meningkatkan  keterampilan menulis permulaan.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan menulis permulaan peserta didik autisdi SLB Autis Laboratorium UM sebelum diterapkan metode finger painting,  kemampuan menulis permulaan peserta didik autisdi SLB Autis Laboratorium UM setelah diterapkan metode finger painting dan pengaruh metode finger painting terhadap kemampuan menulis permulaan peserta didik autispeserta didik autis di SLB Autis Laboratorium UM.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen Single Subject Research (SSR) desain A-B-A. subjek penelitian ini yaitu Z peserta didik penyandang Autis kelas III di SLB Autis Laboratorium UM yang mengalami kesulitan dalam menulis. Variabel terikat dala penelitian ini adalah menulis permulaan, variabel bebas dalam penelitian ini adalah finger painting.Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh finger painting terhadap kemampuan menulis permulaan. Keadaan ini ditunjukkan pada penilaian kemampuan menulis permulaan peserta didik autis pada kondisi baseline memperoleh hasil 75%, pada intervensi diperoleh hasil tertinggi 90% dan pada baseline-2 diperoleh hasil tertinggi 85% yang menunjukan peningkatan antara baseline-1 dan baseline-2. Kesimpulan dari penelitian ini adalah finger painting dilaksanakan dengan menggunakan cat sebagai dasar pengembangan bahan menulis memiliki pengaruh terhadap kemampuan menulis permulaan

    PENGEMBANGAN MEDIA SENAM BERBASIS AUDIO UNTUK MENINGKATKAN KEBUGARAN SISWA TUNANETRA DI SDLB KEDUNG KANDANG

    No full text
    RINGKASANRadiansyah, Mayudi. 2019. Pengembangan Media Senam Berbasis Audio Untuk Meningkatkan Kebugaran Siswa Tunanetra di SDLB Negeri Kedungkandang Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (1) Drs. M. Shodiq AM, M.Pd. (2) Dr. Henry Praherdhiono, S. Si, M. Pd Kata Kunci: Tunanetra, Senam Anak Berkebutuhan Khusus, Senam TunanetraPendidikan jasmani sangatlah diperlukan bagi semua peserta didik tidak terkecuali anak berkebutuhan khusus, salah satu kegiatan wajib disekolah adalah olahraga senam yang minimal dilakukan seminggu satu kali bagi semua peserta didik. Berdasarkan hasil observasi yang peneliti lakukan di SDLB Negeri Kedungkandang pada saat kegiatan senam, permasalahan yang peneliti temukan adalah tidak diikut sertakanya siswa tunanetra dalam kegiatan senam bersama yang dilakukan di sekolah dan tunanetra juga tidak melakukan senam di tempat dan waktu tersendiri.Penelitian ini peneliti lakukan untuk membuat media yang mampu mengajarkan Tunanetra untuk melakukan kegiatan senam secara mandiri dengan mengadaptasi metode pengembangan Borg and Gall yang meliputi 10 langkah dan disederhanakan menjadi 7 langkah. Subjek uji coba produk terdiri dari ahli materi 1, ahli materi 2, ahli media dan peserta didik sebanyak 5 orang peserta didik kelas I, II, III, IV dan V di SDLB Negeri Kedungkandang.Hasil pengembangan produk ini diperoleh data sebagai berikut :(1) Validasi ahli materi 1 91,6 % (sangat layak),(2) Validasi ahli materi II 82,9 % (sangat layak),(3) Validasi ahli media 98,6 % (sangat layak),(4) Hasil rata-rata pre test 42 dan post test meningkat menjadi 80. Hasil pengembangan secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa produk Media Senam Berbasis Audio Untuk Tunanetra telah layak menjadi media pembelajaran untuk mengajarkan kegiatan olahraga senam. Wujud media berupa audio dengan perintah yang merdu dan jelas di setiap gerakan senam, dilengkapi dengan musik yang menyenangkan agar siswa semakin bersemangat. Kelebihan dari media ini adalah mudah dioperasikan, bisa diputar dengan pemutar audio jenis apa saja, dan mudah dipahami oleh peserta didik. Kekurangannya adalah terbatasnya gerakan yang bisa dilakukan karena kemampuan dari siswa yang masih minim dengan macam macam gerakan kombinasi

    Pengembangan Media Kotak Kartu Dalam Meningkatkan Kemampuan Membilang Angka 1 sampai 10 Pada Siswa Tunagrahita Kelas I di SDLB Kanigoro Kras Kediri

    No full text
    ABSTRAK Awaldi, Basmallah. 2019. Pengembangan Media Kotak KartuDalamMeningkatkanKemampuanMembilangAngka 1 sampai 10 Pada SiswaTunagrahita Kelas I di SDLB KanigoroKras Kediri. Skripsi, Jurusan Pendidikan LuarBiasa, FakultasIlmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Drs. Abdul Huda, M.Pd (2) Drs.UsepKustiawan, M.Sn.   Kata kunci :TunagrahitaRingan, KemampuanMembilangAngka, Kotak Kartu   Matematikamerupakanhal yang sangat di butuhkan oleh seseorang, karenadalamkehidupanmatematikamerupakanpemecahpermasalahansehari-hari. kemampuanmembilangangka pada anaktunagrahitasangatrendah, sehingadalamkehidupansehari-harimemerlukanbantuan orang lain untukmemecahkanpermasalahanyasendiri. Berdasakananalisis yang di peroleh, penelititerdoronguntukmengembangkan media yang dapatmemudahkanpemahamantentangangka. Untukitupenelitimengambil media kartusebagaibahanpengembangankarenakartumerupakanalatperaga yang dapatmeresponanakaktifdalampembelajaran. Penelitianinibertujuanuntukmenghasilkanprodukberupa media kotakkartuuntukmembantu proses pembelajaranmembilangangka 1 sampai 10 pada siswatunagrahita SDLB KanigoroKras Kediri Metode yang digunakandalampenelitianiniadalahpenelitianpengembangandengan model Brog& gall, dalampengembanganinimengambil 7 langkahsesuaikebutuhanpenelitiyaitu 1) penelitian dan pengumpulan data 2) perencanaan 3) pengembanganproduk 4) validasiproduk 5) revisiproduk 6) uji cobalapangan 7) revisiprodukakhir. Subjek uji cobapenelitianiniterdiridariahli media, ahlimateri, ahlipembelajaran ABK dan 5 siswa SDLB KanigoroKras Kediri Hasil pengembanganmenunjukanbahwa media kotakkartulayak dan efektif di terapkan pada siswatunagrahita SDLB KanigoroKras Kediri, denganperolehan data sebagaiberikut: validasiahli media 95%  (sangatlayak/sangat valid), validasiahlimateri 92,5% (sangatlayak/sangat valid) validasipembelajaran ABK 95% (sangatlayak/sangat valid), hasil rata-rata uji cobapre-test67,7 rata-rata  post-test90,5. Hasil pengembangan media kotakkartuinimenunjukanbahwaprodukkotakkartu yang di kembangkanterbuktilayak dan efektifdigunakandalammembilangangkasiswatunagrahita Kesimpulan daripenelitianpengembanganiniadalah  (1) berdasarkanhasil dan evaluasi para ahlimenunjukanbahwaprodukPengembangan Media Kotak KartuDalamMeningkatkanKemampuanMembilangangka 1 sampai 10 Siswa Pada Tunagrahitakelas I Di SLB KanigoroKras Kediri dapatdikatakan media kotakkartumemilikikemenarikan dan kemudahandalampengunaanya,  (2) berdasarkanhasilevaluasi uji produkPengembangan Media Kotak KartuDalamMeningkatkanKemampuanMembilangAngka 1sampai 10 Pada SiswaTunagrahita Kelas I Di SDLB kanigoroKras Kediri dinyatakan media kotakkartudapatmeningkatkankemampuanmembilangangka,  (3) bagipenlitiselanjutnyadisarankandalampengembangselanjutnyauntukpemilihanmateri di sesuaikandengankebutuhan di dalamkelastersebut, dengantujuanuntukmempermudahpencapaiantujuanpembelajaran

    Proses Pemagangan Pendidik Anak Usia Dini Dalam Konteks Pengembangan Kompetensi Pedagogik

    No full text
    Kata Kunci: Pemagangan, Pendidi Anak Usia Dini, Kompetensi Pedagogik Pendidik yang profesional harus memiliki kompetensi yang baik dalam menjalankan tugasnya. Walau memiliki latar belakang pendidikan yang bukan pendidikan anak usia dini. Hal ini memberikan alasan tersendiri bagi terlaksananya program pembelajaran magang yang dilakukan sebagai upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kompetensi kependidikan adalah melakukan pembelajaran terutama dalam hal kompetensi pedagogi. Penelitian ini dilakukan untuk mendiskripsikan proses persiapan lingkungan belajar oleh pendidik dan asisten pendidik, proses transfer pengetahuan dari pendidik ke asisten pendidik, dan perolehan hasil belajar dari proses pemagangan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan: wawancara, observasi, dokumentasi, dan subjek penelitian ini berjumlah 5 orang yaitu: 1 orang kepala sekolah, 2 orang pendidik, 2 orang asisten pendidik. Analisis data yang digunakan adalah kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan dan verifikasi. Pengecekan ke absahan data dilakukan dengan pengecekan data, triangulasi sumber, dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, para pendidik terbiasa melakukan proses persiapan lingkungan belajar dan dilakukan secara berbeda beda, ada yang dari seminggu sebelumnya atau beberapa hari sebelum pembelajaran sesuai program dan lesson play yang telah disepakati dan dengan kesepakatan pendidik dan asisten pendidik yang mengelola kelas. Proses transfer pengetahuan dari pendidik ke asisten pendidik berupa saling sharing pengalaman mengajar, penanganan anak, worksheet, kurikulum, dan time table serta yang berkaitan dengan peningkatan pengetahuan seputar kompetensi pedagogik. Perolehan hasil belajar dari proses permagangan adalah peningkatan kompetensi pedagogik dan perubahan dari segi koginitif, psikomotorik, dan afektif. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa proses pemagangan pendidik anak usia dini dalam konteks pengembangan kompetensi pedagogik sangat penting sekali. Karena melalui pemagangan asisten pendidik dapat memahami proses persiapan lingkungan belajar, mendapatkan pengetahuan baru yang berguna dalam proses pembelajaran dan meningkatan kompetensi pedagogik

    Pengaruh Penggunaan Terapi ABA (Applied Behavior Analysis) dalam Meningkatkan Kemamampuan Interaksi Sosial Kontak Mata Anak Autis di SLB Autis Laboratorium Universitas Negeri Malang.

    No full text
    ABSTRAKVianita, Yolanda. 2019. Pengaruh Penggunaan Terapi ABA (Applied Behavior Analysis) dalam Meningkatkan Kemamampuan Interaksi Sosial Kontak Mata Anak Autis di SLB Autis Laboratorium Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Drs. Ir. Endro Wahyuno M.Si, (II) Drs. Usep Kustiawan M.Sn. Kata  kunci : autis, terapi ABA, interaksi sosial kontak mataAutis merupakan gangguan perkembangan yang melibatkan berbagai perilaku mengalami hambatan termasuk diantaranya masalah interaksi sosial, berkomunikasi, dan masalah perilaku. Anak autis tidak mampu membangun interaksi sosial dengan orang lain sesuai dengan tugas psikologi perkembangannya. Secara umum dalam interaksi sosial anak autis mempunyai kegagalan dalam melakukan kontak mata dengan lawan bicaranya, anak lebih senang menyendiri, tidak dapat bermain secara timbal balik dengan orang lain, oleh karena itu sangat diperlukan untuk meminimalisir hambatannya sehingga anak autis dapat melakukan interaksi sosial sesuai dengan tugas perkembangannya. Berkaitan dengan hal tersebut, peneliti menerapkan terapi ABA untu meningkatkan kemampuan interaksi sosial kontak mata anak autis.Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan kemampuan interaksi sosial kontak mata anak autis di SLB Autis Laboratorium Universitas Negeri Malang sebelum menggunakan terapi ABA, (2) kemampuan interaksi sosial kontak mata siswa autis setelah menggunakan terapi ABA, dan (3) pengaruh terapi ABA dalam meningkatkan kemampuan interaksi sosial kontak mata anak autis.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan Single Subject Research (SSR) model A – B – A . Subject penelitian adalah 1 siswa autis kelas 3 SD di SLB Autis Laboratorium Universitas Negeri Malang. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah daftar centang kemampuan interaksi kontak mata. Analisis data menggunakan analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara nilai rata- rata kemampuan interaksi sosial kontak mata pada kondisi baseline 1( A1) sebesar 53 % dengan kondisi intervensi ( B) sebesar 77,12 %, yang berarti kemampuan interaksi sosial kontak mata anak autis mengalami peningkatan dari rendah ke tinggi. Presentase overlap sebesar 0 % yang menunjukkan bahwa tidak terdapat data tumpang tindih sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh positif penggunaan terapi ABA terhadap peningkatan kemampuan interaksi sosial kontak mata anak autis.Saran yang diberikan kepada sekolah, orangtua dan peneliti selanjutnya untuk menggunakan terapi ABA dalam meningkatkan kemampuan interaksi sosial kontak mata bagi anak autis dengan fokus dan berkelanjutan. ABSTRACTVianita, Yolanda. 2019. Effect of the Use of ABA Therapy (Applied Behavior Analysis) in Improving the Ability of Eye Contact Social Interaction of Autistic Children at SLB Autis Laboratorium Malang State University. Undergradutae thesis, Department  of Special Education, Faculty of Education, State University of Malang. Advisor: (I) Drs. Ir. Endro Wahyuno M.Sc., (II) Drs. Usep Kustiawan M.Sn. Keywords: autism, ABA therapy, eye contact social interactionAutism is a developmental disorder that involves a variety of behaviors experiencing obstacles including problems with social interaction, communication, and behavioral problems. Autistic children are not able to build social interactions with others in accordance with the psychological tasks of their development. In general, in social interactions autistic children have a failure to make eye contact with their interlocutors, children prefer to be alone, unable to play reciprocally with others, therefore it is very necessary to minimize the obstacles so that autistic children can carry out social interactions according to the task its development. In this regard, researchers applied ABA therapy to improve the ability of eye contact social interaction in autistic children.This study aims to (1) Describe the ability of social interaction of eye contact of autistic children in the State University of Malang Autism SLB before using ABA therapy, (2) the ability of social interaction of eye contact of autistic students after using ABA therapy, and (3) the effect of ABA therapy in improve the ability of social interaction eye contact autistic children.This study uses an experimental method with the design of the Single Subject Research (SSR) model A - B - A. The research subject was 1 third grade autistic student at the Laboratory Autism SLB Malang State University. The data collection instrument used is a checklist of eye contact interaction abilities. Data analysis uses analysis in conditions and analysis between conditions. The results showed that there was a significant difference between the average value of the ability of social interaction of eye contact at baseline 1 (A1) at 53% with the intervention condition (B) at 77.12%, which means the ability of social interaction in autistic children's eye contact increased from low to high. Overlapping percentage of 0% indicates that there is no overlapping data so it can be concluded that there is a positive influence on the use of ABA therapy on increasing the ability of social interaction of eye contact of autistic children. Suggestions given to schools, parents and researchers to use ABA therapy to improve ability social interaction eye contact for autistic children with focus and sustainability

    Pengaruh Penggunaan Media Kotak Hitung Terhadap Kemampuan Operasi Hitung Penjumlahan Anak Tunagrahita Di SMPLB BC Kepanjen Malang

    No full text
    ABSTRAKEfendi, Savitri Yustin Putri. 2019. Pengaruh Penggunaan Media Kotak Hitung Terhadap Kemampuan Operasi Hitung Penjumlahan Anak Tunagrahita Di SMPLB BC Kepanjen. Skripsi S1 PLB, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Ir. Endro Wahyuno M.Si (2) Eka Pramono Adi, S.IP , M.Si Kata kunci: media kotak hitung, menjumlahkan, anak tunagrahitaAnak tunagrahita merupakan anak dengan kemampuan yang dibawah rata – rata anak normal, anak tunagrahita dapat di bagi menjadi 3, yaitu tunagrahita ringan, tunagrahita sedang dan tunagrahita berat. Anak tunagrahita seperti yang kita ketahui masih dapat diberikan pembelajaran akademik, salah satunya ialah pembelajaran matematika. Pembelajaran matematika yang diberikan pun juga harus sesuai dengan kemampuan anak. Materi pembelajaran matematika salah satunya yang dapat diberikan kepada anak tunagrahita ringan ialah penjumlahan.Berdasarkan  observasi yang telah dilakukan oleh peneliti, peneliti menemukan ada 2 anak di kelas VII SMPLB BC Kepanjen yang merupakan tunagrahita ringan, akan tetapi mereka belum menguasai materi penjumlahan 1 – 10. Berdasarkan hal tersebut maka peneliti tertarik untuk membuat skripsi dengan judul “Pengaruh Penggunaan Media Kotak Hitung Terhadap Kemampuan Operasi Hitung Penjumlahan Di SMPLB BC Kepanjen” untuk menilai apakah ada pengaruh yang diberikan sebelum dan sesudah anak menggunakan media kotak hitung sebagai media anak mengerjakan soal penjumlahan 1 – 10. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Subjek tunggal (SSR) dengan analisis data yang digunakan adalah A – B – A.Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa kemampuan anak sebelum menggunakan media kotak hitung memberikan hasil tes yang tergolong rendah. Pada saat dilakukannya intervensi anak sudah mulai menunjukkan peningatan. Selama diberikan perlakuan anak berhasil mendapatkan hasil nilai tes yang tergolong tinggi. Hal tersebut juga masih berlanjut saat setelah intervensi, anak mengerjakan tes soal tanpa mendapatkan perlakuan ataupun bantuan oleh peneliti akan tetapi anak mampu mengerjakan soal secara mandiri dan dengan hasil nilai tes yaitu tergolong baik.Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya pengaruh yang diberikan dari media kotak hitung terhadap kemampuan menjumlahkan anak tunagrahita di SMPLB BC Kepanjen. Hal ini ditunjukkan dari hasil data overlap yang menunjukkan angka 0% pada tahap baseline A1 menuju tahap interview. Dimana artinya ialah tidak adanya data yang saling tumpang tindih, sehingga dapat disimpulkan jika media kotak hitung berpengaruh terhadap kemampuan menjumlah anak tunagrahita di SMPLB BC Kepanjen

    Pengembangan Pop Up Book Kisah Nabi Shaleh a.s untuk Pembelajaran Agama Islam Siswa Tunagrahita Kelas 6 di SLB PGRI Kawedanan

    No full text
    ABSTRAK Kumala, HanifahKhoiru. 2019. Pengembangan Pop Up Book KisahNabiShaleha.suntukPembelajaran Agama Islam SiswaTunagrahita di SLB PGRI Kawedanan. Skripsi, JurusanPendidikanLuarBiasa, FakultasIlmuPendidikan, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. WiwikDwiHastuti, M.Pd; (2) EkaPramonoAdi, S.IP.,M.Si. Kata Kunci: Pengembangan Media, Tunagrahita, Pop Up, KisahNabi Berdasarkanobservasi yang dilakukan di SLB PGRI Kawedanan, KabupatenMagetansiswaberkebutuhankhususkelas 6 tunagrahitaringanseringramai, mudahbosandidalamkelas, menggangguteman, bahkanlarikeluarkelassehinggahasilbelajarsiswadalammateri Agama Islam khususnyakisahnabikalamkategorikurang. Selainitu, media pembelajaran yang adakurangbervariatifsehinggakurangadapeningkatanhasilpembelajaran. Tujuanpenelitianiniadalahmembuat media pembelajaran yang efektifdan valid sertadapatmeningkatkanhasilbelajarsiswa. PenelitianinimenghasilkansebuahprodukberupaPop Up BookKisahNabiShaleha.sdanKaumTsamud yang ketikadibukamenghasilkangambarbergerakberbentuk 3 dimensi. Penelitianinimenggunakanmetodepenelitianpengembangan yang dikembangkanoleh Borg and Gall. Langkah-langkahpenelitian yang digunakandiringkasmenjadi 7 langkahkarenamenyesuaikansituasidankondisi di lapangan. Langkah-langkahtersebutyaitu: (1) penelitiandanpengumpulan data; (2) perencanaan; (3)pengembangandesainprodukawal; (4)validasiproduk; (5)merevisihasilujicoba; (6)ujicobalapangan; dan (7)penyempurnaanprodukakhir.Subyekujicobapengembanganiniadalahahli media, ahlimateri, ahlipembelajarandan 7 siswatunagrahitaringankelas 6. Teknikpengumpulan data yang digunakanyaituangketuntukvalidasidantes (pre tesdanpostes) sertanontes (pengamatan) untukujicoba. HasilpenelitianmenunjukkanbahwaPop Up BookKisahNabiShaleha.sdanKaumTsamudlayakdigunakanuntukpembelajaran Agama Islam di SLB PGRI Kawedanan. Skorvalidasiahli media 98% (sangat valid), skorvalidasiahlimateri96% (sangat valid), skorvalidasiahlipembelajaran 85% (cukup valid). Hasil rata-rata pre tespesertadidikadalah 42,86sedangkan rata-rata postesadalah 91,43. Skor rata ratapengamatansebelumemnggunakan media 59% sedangkasetelahmenggunakan media 78%. Kesimpulanpenelitianpengembanganiniadalah “Pop Up BookKisahNabiShaleha.sdanKaumTsamud” valid atausangatlayakdanefektifuntukdigunakan di SLB PGRI Kawedanan. Saran bagi guru adalahketikaakanmenggunakanprodukinisupaamenyiapkanpenyangga, saran bagipesertadidiksupayabisamenerapkanteladankisahNabiShalehdalamkehidupansehari-hari, danuntuk SLB PGRI Kawedananprodukinidapatdigunakanuntuksiswabelajarsiswalainnyadenganpendampingan guru. Saran diseminasiyaitusupayaprodukinibisadisebarluaskankemasyarakatumumdengandigandakandanbisadikomersilka

    0

    full texts

    361

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇