Tadulako University

SLiMS Senayan Library Management System Repository
Not a member yet
    4897 research outputs found

    IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN STUNTING DI PUSKESMAS NOSARARA KOTA PALU

    No full text
    ABSTRAK SITI MASITA, Implementasi Kebijakan Penanggulangan Stunting di Puskesmas Nosarara Kota Palu (dibawah bimbingan Bertin Ayu Wandira S.KM., M. Kes) Peminatan Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako Juli 2023 Stunting menjadi salah satu masalah gangguan tumbuh kembang yang dialami anak akibat gizi buruk, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai. Prevalensi stunting di Kota Palu menurun dalam 3 tahun terakhir dimana pada tahun 2019 sebanyak 17% turun menjadi 14% di tahun 2020 dan 7% di tahun 2021 namun kembali naik di tahun 2022 menjadi 11,3%. Puskesmas Nosarara adalah Puskesmas di Kota Palu yang memiliki data kasus stunting tertinggi dan mengalami kenaikan selama tahun 2019 hingga 2021, tercatat 282 kasus pada tahun 2021. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Informan dalam penelitian ini terdiri dari informan kunci yaitu Kepala Puskesmas Nosarara, informan biasa adalah penanggung jawab stunting dan kader posyandu serta informan tambahan yaitu masyarakat. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan menggunakan pedoman wawancara. Hasil penelitian ini pada komunikasi kejelasan belum jelas. Pada sumber daya untuk sumber daya anggaran belum mencukupi dan adanya keterlambatan waktu pencairan dana. Disarankan sebaiknya Puskesmas Nosarara Kota Palu memperhatikan lagi dalam pengangkatan birokrasi dan pencairan dana yang cepat. Kata Kunci : Implementasi Penanggulangan Stuntin

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU KONSUMSI MAKANAN JAJANAN SISWA DI SDN INTI TONDO

    No full text
    ABSTRAK RAHMI WATI, Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Konsumsi Makanan Jajanan Siswa di SDN Inti Tondo (dibimbing oleh Devi Nadila, S.KM.,M.Kes). Perilaku konsumsi makanan jajanan yang tidak baik dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan termasuk masalah gizi. Beberapa faktor yang memengaruhi perilaku konsumsi makanan jajanan yaitu pengetahuan, teman sebaya, kebiasan membawa bekal, kebiasaan sarapan dan besaran uang jajan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan, teman sebaya, kebisaan membawa bekal dan kebiasaan sarapan dengan perilaku konsumsi makanan jajanan siswa di SDN Inti Tondo. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain observasional analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 117 orang. Variabel dalam penelitian ini antara lain pengetahuan, teman sebaya, kebiasaan membawa bekal, kebiasaan sarapan dan perilaku konsumsi makanan jajanan. Data pengetahuan, teman sebaya, kebiasaan membawa bekal dan kebiasaan sarapan diperoleh dengan pengisian kuesioner, data perilaku konsumsi makanan jajanan diperoleh dengan pengisian Kuesioner Semi Quantitative-Food Frequency (SQ-FFQ). Hasil analisis data menggunakan Chi Square menunjukkan bahwa tidak ada hubungan pengetahuan (p=0,064) dengan perilaku konsumsi makanan jajanan, ada hubungan bermakna antara teman sebaya (p=0,004), kebiasaan membawa bekal (p=0,021) dan kebiasaan sarapan (p=0,028) dengan perilaku konsumsi makanan jajanan. Sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang tidak baik, ada pengaruh teman sebaya, tidak membawa bekal, tidak biasa sarapan pagi dan perilaku konsumsi makanan jajanan yang tidak baik. Kata Kunci : Pengetahuan, Teman Sebaya, Kebiasaan Membawa Bekal, Kebiasaan Sarapan dan Perilaku Konsumsi Makanan Jajanan

    EVALUASI PROGRAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MAMBORO KECAMATAN PALU UTARA KOTA PALU

    No full text
    ABSTRAK Husni. Evaluasi Program Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Mamboro Kecamatan Palu Utara Kota Palu. (di bawah bimbingan Muh. Rizki Ashari) Peminatan Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako Juni 2023 Program ASI Eksklusif merupakan program promosi pemberian ASI saja pada bayi tanpa memberikan makanan atau minuman lain dan merupakan salah satu program prioritas karena dampaknya yang luas terhadap status gizi dan kesehatan bayi. Cakupan ASI Eksklusif di Puskesmas Mamboro pada tahun 2021 yaitu 45,45%. Capaian ini belum mencapai target SPM ASI Eksklusif nasional yaitu 80%. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi program pemberian ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Mamboro Kecamatan Palu Utara Kota Palu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik indepth interview. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari segi input sumber daya manusia (tim konselor) ASI secara khusus belum dibentuk karena belum ada SK dan belum memiliki sertifikat konselor ASI Eksklusif. Money (dana) belum ada secara khusus untuk program ASI Eksklusif. Sarana prasarana penunjang program masih menjadi kendala dan belum memenuhi standar. Dari segi process belum ada perencanaan khusus tentang ASI Eksklusif, SOP belum tersedia dan pelaksanaan belum maksimal. Dari segi output cakupan ASI Eksklusif di Puskesmas belum mencapai target yang ditetapkan. Sangat diharapkan hasil penelitian ini menjadi masukan bagi Puskesmas maupun instansi terkait meningkatkan cakupan ASI Eksklusif di Puskesmas. Kata Kunci: Evaluasi, Program, ASI Eksklusi

    ANALISIS DAYA ANTIOKSIDAN, KADAR FLAVONOID, ANTOSIANIN, TANIN SERTA UJI ORGANOLEPTIK ES KRIM KULIT MANGGIS (Garcinia mangostana. L) SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL

    No full text
    ABSTRAK VIOLA MARGARETH RUNGEO. Analisis Daya Antioksidan, Kadar Flavonoid, Antosianin, Tanin serta Uji Organoleptik Es Krim Kulit Manggis (Garcinia mangostana L) Sebagai Pangan Fungsional. (dibimbing oleh Devi Nadila, S.KM., M.Kes) Pangan fungsional merupakan suatu produk baik itu makanan atau minuman memiliki peran yang dapat memperkuat mekanisme tubuh, mencegah timbulnya penyakit degeneratif seperti kanker. Salah satu jenis pangan fungsional yang sering kita jumai ialah kulit manggis yang biasanya di anggap limbah oleh masyarakat namun, ternyata memiliki fungsi yang sangat bermanfaat bagi tubuh jika di olah dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji daya antioksidan, kadar antosianin, flavonoid, tanin serta organoleptik pada es krim dengan penambahan kulit buah manggis sebagai pangan fungsional. Jenis penelitian ini adalah deskriptif observatif berbasis uji laboratorium dan rancangan acak lengkap. Faktor yang menjadi uji coba banyaknya subtitusi kulit manggis pada formula es krim. Uji statistik yang digunakan untuk untuk analisis daya antioksidan, antosianin, tanin adalah One Way Anova dengan signifikan 0,05. Sedangkan pada analisis kadar flavonoid digunakan uji kruskal wallis. Hasil penelitian ini menunjukkan daya antioksidan kadar flavonoid antosianin tanin tertinggi terdapat pada F3 secara berturut-turut yaitu sebesar 135,4 ppm, 19,32 mg/100g, 7,04 mg/100g, 144,4mg/100g. Hasil analisis statistik pada penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan secara signifikan pada daya antioksidan, kadar flavonoid kadar antosianin dan tanin dari berbagai jenis formula es krim kulit manggis p>0,05. Adapun hasil uji organoleptik antara semua formulasi dari segi warna, tekstur dan rasa yaitu didapatkan hasil formula terbaik pada F3 dengan nilai p>0,05 yang berarti tidak ada perbedaan daya terima dari segi warna, tekstur, rasa dan aroma. Diharapkan penelitian ini dapat dikembangkan dan bisa diperkenalkan pada masyarakat sebagai produk makanan yang baik untuk kesehatan dan pemanfaat limbah kulit manggis. Kata Kunci : Daya Antioksidan, Kadar Flavonoid, Antosianin,Tanin, Organoleptik, Kulit Manggis, Es Kri

    KADAR ZAT GIZI, FENOLIK, FLAVONOID, DAN DAYA ANTIOKSIDAN SEDUHAN TEH REMPAH DENGAN PENAMBAHAN MADU (Apis) SEBAGAI MINUMAN FUNGSIONAL

    No full text
    ABSTRAK NURWAHIDA. Kadar Zat Giizi, fenolik, flavonoid dan Daya Antioksidan Seduhan Teh Rempah dengan Penambahan Madu (Apis) sebagai Minuman Fungsional (dibimbing oleh Ariani, S.KM., M.Gz). Rempah berupa Jahe, kunyit, sereh, kayu manis dan jintan hitam ialah jenis rempah yang mengandung senyawa kimia yang berperan besar sebagai antioksidan yang bermanfaat sebagai antikanker, antiinflamasi serta berperan sebagai imunomodulator. Madu (Apis) mengandung vitamin, asam, mineral dan antioksidan yang berguna bagi tubuh manusia, berkhasiat sebagai antibodi dan penghambat pertumbuhan sel kanker (tumor). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar vitamin C, glukosa, fenolik, flavonoid, dan daya antioksidan pada minuman teh rempah dengan penambahan madu (Apis). Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif observatif berbasis uji laboratorium. Analisis kadar vitamin C dilakukan dengan metode titrasi, analisis glukosa dengan metode antrhone, analisis fenolik dengan metode follin, analisis flavonoid dengan metode kolorimeter dan analisi antioksidan dengan metode DPPH. Pada analisis vitamin C menggunakan uji statistik deskriptif, pada analisis glukosa, fenolik, flavonoid dan daya antioksidan menggunakan uji Independent Sampel T-Test. Hasil penelitian yang diperoleh pada sampel minuman teh rempah sebelum dan sesudah penambahan madu menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada kandungan zat gizi (p < 0,05) dengan kadar vitamin C tertinggi pada sampel P2 dengan total sebanyak (3,080 mg/100g). Glukosa tertinggi pada sampel P1 sebanyak (8,752%). Flavonoid tertinggi terdapat pada sampel P2 sebanyak (0,631 gQE/100g). Fenolik tertinggi terdapat pada sampel P2 sebanyak (1,358 gGAE/100g). dan Kadar Antioksidan tertinggi terdapat pada sampel P2 (80,885 ppm) kategori kuat. Hasil analisis statistik kadar zat gizi pada minuman teh rempah menunjukkan (p < 0,05) yang menandakan terdapat perbedaan kadar gizi pada sampel. Kata Kunci : Antioksidan, Fenolik, Flavonoid, Glukosa, Minuman Fungsional, Rempah, Vitamin C

    HUBUNGAN PENGGUNAAN KOMPUTER DENGAN KELUHAN COMPUTER VISION SYNDROME (CVS) PADA OPERATOR KOMPUTER DINAS KESEHATAN KABUPATEN DONGGALA

    No full text
    ABSTRAK MOH FERDIANSYAH. Hubungan Penggunaan Komputer Dengan Keluhan Computer Vision Syndrome (CVS) Pada Operator Komputer Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala Departemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako Skripsi 2023 Computer Vision Syndrome (CVS) merupakan kumpulan gejala pada mata dan penglihatan yang berhubungan dengan aktivitas yang memberatkan penglihatan jarak dekat dan berlangsung selama atau setelah penggunaan komputer. Dari studi yang dilakukan di Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala diperoleh kasus keluhan Computer Vision Syndrome (CVS) pada operator komputer sebanyak 6 operator dengan gejala mata terasa lelah, mata terasa berat, mata terasa kering, terasa sakit di daerah mata, tulisan dalam monitor terlihat ganda dan bergerak, serta sulit memfokuskan penglihatan. Computer Vision Syndrome (CVS) sering terjadi karena disebabkan beberapa faktor, seperti umur, lamanya bekerja depan komputer, intensitas cahaya, masa kerja, riwayat penyakit mata, posisi duduk, dan penggunaan kacamata. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penggunaan komputer dengan keluhan Computer Vision Syndrome (CVS) pada operator komputer Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 58 operator komputer Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampel yaitu 58 operator komputer Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan nilai

    Hubungan Usia dan Jenis Kelamin dengan Derajat Histopatologi Kanker Kolorektal di RSUD Undata Palu Tahun 2019-2022.

    No full text
    HUBUNGAN USIA DAN JENIS KELAMIN DENGAN DERAJAT HISTOPATOLOGI KANKER KOLOREKTAL DI RSUD UNDATA PALU TAHUN 2019-2022 Zulfa Nurul Fadilah1, Miranti2, Puspita Sari3, I Kadek Rupawan4, Arlin Rinni Tutu5 1Mahasiswa Program Studi Kedokteran Universitas Tadulako 2 Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Komunitas Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako 3,4 Bagian Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako 5Bagian Patologi Anatomi RSUD Undata Palu e-mail:[email protected], ABSTRAK Latar Belakang: Kanker kolorektal, neoplasma ganas yang berasal dari sel epitel kolon dan rektum, merupakan penyumbang angka kematian tertinggi di dunia. Menurut data Globocan (Global Burden of Cancer) pada tahun 2020, kanker kolorektal menduduki peringkat ketiga kanker dengan jumlah kasus baru terbanyak di dunia sekaligus menjadi peringkat keempat kanker dengan jumlah kasus baru terbanyak di Indonesia. Karakteristik patologis (dalam hal ini diferensiasi atau derajat histopatologi) dan demografis (dalam hal ini usia dan jenis kelamin) kanker kolorektal serta keterkaitan keduanya perlu dipahami untuk dapat melakukan strategi preventif dan kuratif yang efektif. Tujuan : Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan usia dan jenis kelamin dengan derajat histopatologi kanker kolorektal di RSUD Undata Palu tahun 2019-2022. Metode: Penelitian ini bersifat observasional analitic dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling dengan total sampel berjumlah 19 sampel. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Spearman yang diinterpretasikan memiliki hubungan yang signifikan apabila nilai p0,05) dan hasil uji Spearman antara jenis kelamin dengan derajat histopatologi kanker kolorektal menunjukkan nilai signifikansi p=0,188 (p>0,05). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia dan jenis kelamin dengan derajat histopatologi kanker kolorektal. Kata Kunci: Kanker Kolorektal, Derajat Histopatologi, Usia, Jenis Kelami

    Hubungan Pengetahuan dan Sikap Masyarakat Terhadap Tindakan Pencegahan Schistosomiasis Di Desa Wuasa, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

    No full text
    HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TERHADAP TINDAKAN PENCEGAHAN SCHISTOSOMIASIS DI DESA WUASA, KECAMATAN LORE UTARA, KABUPATEN POSO, SULAWESI TENGAH Akmanto Kombong Sulu*, Vera Diana Towidjojo** ***Ketut Suarayasa****Nur Indang * Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako **Dosen Bagian Parasitologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako ***Dosen Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako ****Dosen Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako ABSTRAK Pendahuluan: Schistosomiasis merupakan penyakit parasitik yang bersifat zoonosis dengan siklus penularan yang sangat kompleks, penyakit ini diakibatkan oleh cacing genus Schistosoma dimana cacing ini merupakan jenis cacing trematoda darah. Menurut dinas kesehatan Sulawesi tengah angka kejadian Schistosomiasis tertinggi di dapatkan pada dataran tinggi Napu. Tujuan: Mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap Masyarakat terhadap tindakan pencegahan Schistosomiasis di Desa Wuasa, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan kuantitatif. Adapun desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Teknik pengambila sampel dalam penelitian ini menggunakan Accidental sampling. Sampel pada penelitian ini sebanyak 72 responden. Analisis bivariat menggunakan uji statistic Chi-Square. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian di dapatkan 97 sampel yang memiliki pengetahuan baik tentang schistosomiasis sebanyak 62 responden (63,9%), Sikap baik tentang schistosomiasis sebanyak 86 responden (88,7%), Tindakan baik tentang schistosomiasis sebanyak 66 responden (68%). Analisis bivariat menggunakan uji chi-square hubungan pengetahuan dan tindakan pencegahan schistosomiasis P value = 0,092. Sedangkan hubungan sikap dan tindakan pencegahan schistosomiasis P value = 0,000. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan tindakan pencegahan Schistosomiasis dan terdapat hubungan antara sikap dengan tindakan pencegahan Schistosomiasis. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Tindakan Pencegahan, Schistosomiasi

    0

    full texts

    4,897

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SLiMS Senayan Library Management System Repository is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇