Tadulako University

SLiMS Senayan Library Management System Repository
Not a member yet
    4897 research outputs found

    Intervensi Inhalsi Minyak Kayu Putih Untuk Mengencerkan Sekret Pada Anak Bronkopneumonia Di Ruangan Rambutan Rsud Madani Palu.

    No full text
    INTERVENSI INHALSI MINYAK KAYU PUTIH UNTUK MENGENCERKAN SEKRET PADA ANAK BRONKOPNEUMONIA DI RUANGAN RAMBUTAN RSUD MADANI PALU RATISA MELINDA Program studi DIII Keperawatan [email protected] ABSTRAK Latar belakang : keseluruhan anak yang menderita bronkopneumonia di Indonesia mencapai (52,9%). Berdasarkan masalah di atas maka rumusan masalah pada karya tulis ilmiah ini adalah :"bagaimanakah asuhan keperawatan pada anak bronkopneumonia dengan intervensi uap dengan minyak kayu putih di rumah sakit Untuk menilai efektifitas intervensi inhalasi minyak kayu putih untuk mengurangi lendir pada anak bronkopneumonia.Karya tulis ilmiah ini menggunakan desain deskriptif yaitu menggambarkan asuhan keperawatan dengan intervensi inhalasi uap munyak kayu putih yang di berikan pada anak bronkopneumonia dengan pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pada kasus anak bronkopneumonia. Tujuan : Untuk menilai efektifitas intervensi inhalasi minyak kayu putih untuk mengurangi lendir pada anak bronkopneumonia. Metode : Karya tulis ilmiah ini menggunakan desain deskriptif yaitu menggambarkan asuhan keperawatan dengan intervensi inhalasi uap munyak kayu putih yang di berikan pada anak bronkopneumonia dengan pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pada kasus anak bronkopneumonia. Hasil:frekuensi napas pada pasien 1 dan dua membaik setelah di lakukan tindakan inhalasi uap minyak kayu putih selama 3 hari. Kata kunci:Anak Bronkopneumonia,inhalasi uap minyak kayu putih, dan bersihan jalan nafas tidak efektif

    Pengaruh Indeks Massa Tubuh Ibu Hamil Trimester III Terhadap Berat Badan dan Panjang Badan Lahir Bayi di RSUD Tora Belo Kabupaten Sigi.

    No full text
    HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU MASA NIFAS TERHADAP RENCANA PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI DI KABUPATEN SIGI Putri Amanda Sari1, I Putu Feryi2, David Pakaya3, Amirah Basry4 1Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako 2Departemen Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako 3Departemen Histologi, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako 4Departemen Anatomi, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako ABSTRAK Latar Belakang: Masa nifas (puerpurium) dimulai sejak plasenta lahir serta berakhir saat alat-alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil. Purperium (masa nifas) berlangsung selama 6 minggu atau 42 hari. Komplikasi dari kehamilan dan persalinan sebagai penyebab tertinggi kematian ibu tersebut dapat dicegah dengan pemeriksaan kehamilan melalui antenatal care (ANC) secara rutin dan teratur. KB pasca persalinan adalah KB yang dilakukan oleh akseptor pada 42 hari pasca persalinan. Kontrasepsi merupakan pengaturan kehamilan dengan menggunakan alat atau metode dengan tujuan mencegah kehamilan. KB pasca persalinan memberikan kontribuusi dalam menurunkan AKI. Tujuan kontrasepsi yaitu mencegah terjadinya fertilisasi dengan mencegah implantasi sel telur yang telah dibuahi. Adapun alat kontrasepsi tersebut di antaranya suntikan, kontrasepsi oral, kondom, kontrasepsi intravaginal, Inttrauterine device (IUD) atau AKDR, operasi (Fasektomi atau tubektomi), konvensional. Memilih alat kontrasepsi bukan merupakan hal yang mudah karena efek yang berdampak terhadap tubuh tidak akan diketahui selama belum menggunakannya. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu Masa Nifas terhadap rencana pemilihan kontrasepsi. Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 112 ibu nifas pada bulan Oktober – Desember 2023 yang telah memenuhi kriteria di Puskesmas Biromaru, Puskesmas Marawola, Puskesmas Tinggede Kabupaten Sigi. Hasil Penelitian: berdasarkan hasil penelitian ini terdapat hubungan antara tingkat penggetahuan ibu hamil terhadap rencana pemilihan kontrasepsi di Kabupaten Sigi dengan nilai p = 0,000 Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu masa nifas terhadap rencana pemilihan alat kontrasepsi di Kabupaten Sigi Kata Kunci: Kontrasepsi, Ibu Masa Nifas, Kehamilan

    Korelasi Jenis Kelamin dan Usia Terhadap Rasio Neutrofil Limfosit pada Pasien Demam Tifoid di RSUD UNDATA Provinsi Sulawesi Tengah pada Tahun 2019-2022.

    No full text
    KORELASI JENIS KELAMIN DAN USIA TERHADAP RASIO NEUTROFIL LIMFOSIT PADA PASIEN DEMAM TIFOID DI RSUD UNDATA PROVINSI SULAWESI TENGAH PADA TAHUN 2019-2022 Villy Arsilia*, Rosa Dwi Wahyuni**, Ria Sulistiana***, Rahma Badaruddin**** *Mahasiswi Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako **Departemen Ilmu Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako ***Departemen Radiologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako ****Departemen Fisiologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako ABSTRAK Latar Belakang : Demam tifoid merupakan salah satu penyakit endemik di Indonesia sehingga harus diberi perhatian serius karena bisa menjadi ancaman kesehatan Masyarakat. Dampak penyakit S.typhi sering diremehkan, karena system pengawasan yang kurang memadai pada daerah yang terdampak penyakit ini. Tes Widal adalah cara yang paling banyak digunakan untuk mendiagnosis pasien dengan demam tifoid. Tujuan : untuk mengetahui hubungan rasio neutrofil limfosit dengan pasien demam tifoid di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2019-2022. Metode : Jenis penelitian ini adalah observasional yang biersifat analitik diengan menggunakan desain cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah pada bulan Juli-Oktober 2023. Hasil : Nilai neutrofil pada kejadian demam tifoid di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah dalam kategori rendah. Nilai limfosit pada kejadian demam tifoid di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah paling banyak dalam kategori rendah. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia dan jenis kelamin dengan rasio neutrofil limfosit pada pasien demam tifoid di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah (p>0,05). Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan rasio neutrofil limfosit pada pasien demam tifoid di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Kata Kunci : Usia, jenis kelamin, NLR, demam tifoi

    Gambaran Status Mental Lansia Di Rw 002 Kelurahan Talise Valangguni Kota Palu.

    No full text
    GAMBARAN STATUS MENTAL LANSIA DI RW 002 KELURAHAN TALISE VALANGGUNI KOTA PALU Iin Safitri,N21021054 Program Studi D-III Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako Kata Kunci : Status, Mental, Lansia ABSTRAK Latar belakang : Indonesia memiliki populasi lansia terbesar di Asia Tenggara, dengan 273.254 orang berusia di atas 60 tahun pada tahun 2020, menurut BPS (Badan Pusat Statistik). Pada tahun 2050, jumlah penduduk lanjut usia diperkirakan akan meningkat menjadi 330.905 orang. Tujuan : Mengidentifikasi Gambaran Status Mental Lansia Di Rw 002 Kelurahan Talise Valangguni Kota Palu. Metode : Penelitian ini adalah Penelitian deskriptif. Yang bertujuan untuk menggambarkan status mental lansia, dengan papolasi 40 responden dan menggunakan teknik total sampling, serta analisis data menggunakan distribusi frekuensi dengan penggambilan data menggunakan kuesioner SMPSQ. Hasil : Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dari 40 responden 31 (78%) responden dengan kategori fungsi intelektual baik, 6 (15%) responden dengan kategori gangguan intelektual ringan dan, 3 (8%) responden dengan kategori gangguan intelektual sedang Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian dari jumlah 40 responden disimpulkan bahwa hasil penelitian gambaran status mental lansia di rw 002 kelurahan talise valangguni kota palu, menunjukkan bahwa dari 40 responden 31 (78%) responden dengan kategori fungsi intelektual baik, 6 (15%) responden dengan kategori gangguan intelektual ringan, 3 (8%) responden dengan kategori gangguan intelektual sedang dan 0 (0%) responden dengan kategori gangguan intelektual berat. Saran : Diharapkan dapat mengembangkan penelitian tujuan yang ingin diteliti dan lebih memfokuskan terhadap apa yang diteliti serta dapat memberikan solusi dari hasil yang di dapatkan

    HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG SWAMEDIKASI OBAT DEMAM PADA ANAK DI HUNIAN TETAP (HUNTAP) TONDO, KECAMATAN MANTIKULORE, KOTA PALU

    No full text
    HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG SWAMEDIKASI OBAT DEMAM PADA ANAK DI HUNIAN TETAP (HUNTAP) TONDO, KECAMATAN MANTIKULORE, KOTA PALU Dila Aufya Utami1, Nur Syamsi2, Christin Rony Nayoan2, Junjun Fitriani2 1Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako 2Departemen Farmakologi, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako ABSTRAK Latar Belakang: Swamedikasi merupakan upaya yang dilakukan masyarakat dalam mengobati dirinya sendiri tanpa melalui resep dokter. Ketersediaan obat-obat demam yang terjangkau dan harganya relatif murah dapat memungkinkan masyarakat menggunakan dan mengonsumsi obat tersebut dengan mudah. Swamedikasi tepat dapat dipengaruhi oleh pengetahuan dan sikap ibu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dan sikap ibu tentang swamedikasi obat demam pada anak di Huntap Tondo, Kota Palu. Metode: Penelitian ini menggunakan studi analitik observasional dengan desain cross sectional. Sampel diambil menggunakan teknik Simple Random Sampling dengan total 112 sampel dari bulan Juni-Agustus 2023. Hasil penelitian: Berdasarkan uji korelasi Spearman menunjukkan hubungan tingkat pengetahuan yang baik dengan swamedikasi tepat sebesar 71,4%, dengan nilai (P = 0,029), dan sikap yang baik dengan swamedikasi tepat sebesar 76,8% dengan nilai (P = 0,026). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan sikap ibu tentang swamedikasi obat demam pada anak Kata kunci: Swamedikasi, Tingkat Pengetahuan, Sikap, Dema

    Faktor Indeks Massa Tubuh Dan Tingkat Stres Terhadap Gangguan Siklus Menstruasi Pada Mahasiswi.

    No full text
    FAKTOR INDEKS MASSA TUBUH DAN TINGKAT STRES TERHADAP GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWI Arthamevia Rosavit Putri Alimin1, I Putu Fery Immanuel White2, David Pakaya3, Jane Mariem Monepa4 1 4 Program Studi Sarjana Kedokteran, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako 2 Departemen Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako 3 Departemen Histologi, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako Abstrak Latar Belakang : Beberapa faktor yang berdampak pada siklus menstruasi yang tidak teratur antara lain adalah status gizi, merokok, mengkonsumsi obat hormonal dan gangguan endokrin, tinggi rendahnya Indeks Massa Tubuh (IMT) dan tingkat stres. Tujuan : untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh dan tingkat stres terhadap gangguan siklus menstruasi pada mahasiswi. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik observasional menggunakan metode pendekatan cross sectional dengan pengambilan sampel secara accidental sampling, analisis data dengan uji Spearman dengan jumlah subyek 214 mahasiswi. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswi dengan indeks massa tubuh normal terbanyak sebanyak 186 orang (86,9%). Mahasiswi dengan tingkat stres terbanyak pada kategori sedang sebanyak 127 orang (59,3%). Sebanyak 64 orang (29,9%) yang mengalami gangguan siklus menstruasi. Hasil uji bivariat didapatkan signifikansi pada indeks massa tubuh dengan gangguan siklus menstruasi pada mahasiswi yaitu 0,010 (p value < 0,05) yang artinya terdapat hubungan dan didapatkan hasil signifikansi pada tingkat stres dengan gangguan siklus menstruasi yaitu 0,000 (p value < 0,05) yang artinya terdapat hubungan. Kesimpulan : Terdapat adanya hubungan indeks massa tubuh dan tingkat stres terhadap gangguan siklus menstruasi pada mahasiswi. Kata kunci: indeks massa tubuh; tingkat stress; siklus menstruasi

    Analisis Hubungan Kualitas Pelayanan Kesehatan dengan Tingkat Kepuasan Pasien BPJS Rawat Jalan di RSUD Madani Kota Palu.

    No full text
    ANALISIS HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN BPJS RAWAT JALAN DI RSUD MADANI KOTA PALU Putri Nurul Nisya*, Sarifuddin**, Ketut Suarayasa***, Miranti**** *Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako ** Departemen Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako ABSTRAK Latar Belakang: Kepuasan pasien menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan jaminan mutu pelayanan kesehatan. Kualitas pelayanan kesehatan yang baik akan menimbulkan kepuasan pada pasien atau pengguna jasa layanan. Dalam mengukur kualitas pelayanan kesehatan dapat diukur dengan menggunakan lima dimensi kualitas pelayanan, antara lain adalah Kehandalan (reliability), Ketanggapan (Responsiveness), Jaminan (Assurance), Empati (Empathy), dan Bukti Fisik (Tangible). Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cross Sectional. Penelitian ini dilaksanakan di RSUD Madani Kota Palu pada bulan Agustus 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah rata-rata jumlah pasien BPJS Rawat Jalan perbulan sebanyak 4120 pasien dan teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling dengan jumlah sampel 100 responden. Analisa yang digunakan yaitu Analisa univariat dan analisa bivariat menggunakan uji Fisher Exact Test Hasil: Hasil uji bivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kualitas pelayanan kesehatan dalam dimensi kehandalan (0,01

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERPLASIA PROSTAT DI POLI UROLOGI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH UNDATA PROVINSI SULAWESI TENGAH

    No full text
    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERPLASIA PROSTAT DI POLI UROLOGI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH UNDATA PROVINSI SULAWESI TENGAH Kahfi Hendro Priyono1, Muh. Ardi Munir2, David Pakaya3, Amirah Basry4 1Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 2Departemen Anatomi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 3Departemen Histologi, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako 4Departemen Anatomi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako e-mail: [email protected] ABSTRAK Latar Belakang: BPH merupakan penyakit tersering kedua setelah batu saluran kemih di Indonesia. Menurut data dari RSUD Undata provinsi Sulawesi Tengah tahun 2023 kasus BPH tertinggi ke-dua pada kunjungan rawat jalan dengan jumlah 2.537 kasus. BPH dapat membuat kualitas hidup seseorang menurun sehingga diharapkan penelitian ini dapat sebagai upaya pencegahan sehingga meningkatkan kesadaran masyarakat terkait BPH. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Hiperplasia Prostat di Poli Urologi Rumah Sakit Umum Daerah Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode observasional analitik melalui desain case control study. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Accidental Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 156 responden. Data diambil dari data primer (Kuesioner) pasien di Poli Urologi RSUD Undata. Uji statistik yang digunakan yaitu uji chi-square dan Uji Regresi Logistik Berganda. Hasil: Berdasarkan hasil analisis bivariat didapatkan yaitu usia memiliki nilai p-value 0,000, merokok memiliki nilai p-value 0,000, obesitas memiliki nilai p-value 0,000, dan riwayat keturunan memiliki nilai p-value 0,000. Berdasarkan hasil analisis multivariat didapatkan yaitu usia memiliki nilai OR 186,829, merokok memiliki nilai OR 38,199, obesitas memiliki nilai OR 37,649, dan riwayat keturunan memiliki nilai OR 22,111. Kesimpulan: Usia, merokok, obesitas, dan riwayat keturunan merupakan faktor-faktor yang berhubungan secara signifikan terhadap kejadian Hiperplasia Prostat di Poli Urologi Rumah Sakit Umum Daerah Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Kata Kunci: BPH, Usia, Merokok, Obesitas, Riwayat Keturunan, Faktor Risiko

    ANALISIS RASIO NEUTROFIL LIMFOSIT (RNL) PADA PASIEN KARSINOMA PROSTAT DAN BENIGN PROSTATE HYPERPLASIA (BPH) DI RSUD UNDATA SULAWESI TENGAH TAHUN 2020-2023

    No full text
    ANALISIS RASIO NEUTROFIL LIMFOSIT (RNL) PADA PASIEN KARSINOMA PROSTAT DAN BENIGN PROSTATE HYPERPLASIA (BPH) DI RSUD UNDATA SULAWESI TENGAH TAHUN 2020-2023 Nurhidayah1 Nur Syamsi2 Haerani Harun3 Amirah Basry4 1Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 2Dapartemen Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 3Dapartemen Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 4Dapartemen Anatomi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako ABSTRAK Pendahuluan: Karsinoma prostat adalah jenis kanker terbanyak kedua di seluruh dunia dan menempati urutan kelima sebagai penyebab kematian kanker pada pria. Benign prostat hyperplasia (BPH) merupakan kondisi paling sering terjadi seiring bertambahnya usia pada laki-laki, karena ukuran kelenjar prostat membesar pada laki-laki lanjut usai. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan Rasio Neutrofil Limfosit (RNL) pada pasien karsinoma prostat dan Benign Prostate Hyperplasia (BPH) di RSUD Undata Sulawesi Tengah Tahun 2020-2023. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan menggunakan pendekatan “cross sectional”. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 34 pasien karsinoma prostat dan 100 pasien benign prostate hyperplasia. Data penelitian diambil dengan melihat hasil rekam medik yang memenuhi kriteria inklusi dari pasien karsinoma prostat dan benign prostate hyperplasia di RSUD Undata Sulawesi Tengah Tahun 2020-2023. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan pasien karsinoma prostat mempunyai rata-rata jumlah neutrofil sebanyak 66,64%, jumlah rata-rata limfosit sebanyak 20,44%, jumlah RNL rata-rata 5,28%. Pada pasien benign prostate hyperplasia mempunyai rata-rata jumlah neutrofil sebanyak 63,61%, jumlah rata-rata limfosit sebanyak 22,64%, jumlah RNL rata-rata 3,86%. Kesimpulan: Hasil perbandingan RNL antara pasien karsinoma prostat dan benign prostate hyperplasia tidak ditemukan perbedaan yang bermakna (P value=0,092). Kata Kunci: Rasio Neutrofil Limfosit, Karsinoma Prostat, Benign Prostate Hyperplasi

    HUBUNGAN USIA, DURASI KERJA DAN LAMA KERJA TERHADAP KELUHAN LOW BACK PAIN (LBP) PADA PENJAHIT KONVEKSI DI KOTA PALU

    No full text
    HUBUNGAN ANTARA USIA, DURASI KERJA DAN LAMA KERJA TERHADAP KELUHAN LOW BACK PAIN (LBP) PADA PENJAHIT KONVEKSI DI KOTA PALU Anggun Filatamara1, Junjun Fitriani2, Ria Sulistiana3, I Kadek Rupawan4 1Mahasiswa Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 2Departemen Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 3Departemen Radiologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako 4Departemen Patologi Anatomi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako ABSTRAK Latar Belakang: Low Back Pain (LBP) adalah sebuah sindrom klinis ditandai dengan timbulnya gejala nyeri di sekitar punggung bawah (L5-S1) yang tanpa atau dapat disertai penjalaran pada ekstremitas inferior. LBP merupakan keluhan muskuloskeletal yang paling umum. Prevalensinya berkisar antara 20-33% pada seluruh pasien dengan keluhan nyeri muskuloskeletal di seluruh dunia. Jumlah penderita nyeri punggung bawah di Indonesia tidak diketahui pasti, namun diperkirakan antara 7,6% sampai 37%. LBP dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor risiko seperti faktor usia, durasi kerja dan lama kerja. Penjahit konveksi merupakan pekerjaan dengan risiko tinggi terhadap terjadinya keluhan LBP akibat pajanan faktor risiko dalam melakukan pekerjaannya. Tujuan: Mengetahui hubungan usia, durasi kerja dan lama kerja terhadap keluhan Low Back Pain (LBP) pada penjahit konveksi di Kota Palu. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah penjahit konveksi, jumlah sampel sebesar 36 yang diambil menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner berdasarkan The Pain And Distress Scale. Hasil: Analisis bivariat menggunakan chi square test. Didapatkan hasil nilai p0,05 pada durasi kerja (p=0,148) yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan. Kesimpulan: Terdapat hubungan usia dan lama kerja, sedangkan tidak terdapat hubungan durasi kerja terhadap keluhan LBP pada penjahit konveksi di Kota Palu. Kata kunci: usia, durasi kerja, lama kerja, low back pai

    0

    full texts

    4,897

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SLiMS Senayan Library Management System Repository is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇