SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant
Not a member yet
    432 research outputs found

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS XI IPS 1 SMA BATIK 1 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2012/2013

    Get PDF
    Abstract Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran sosiologi dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) di kelas XI IPS 1 SMA Batik 1 Surakarta. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus tindakan. Setiap siklus terdiri dari beberapa tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Siklus pertama membahas tentang materi kelompok sosial dan siklus kedua tentang materi masyarakat multicultural. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 1 SMA Batik 1 Surakarta Tahun Ajaran 2012/2013 yang terdiri dari 34 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa hasil belajar afektif siswa pada siklus I sebesar 62,28% dan untuk siklus II sebesar 80,58%. Peningkatan hasil belajar afektif yang terjadi dari siklus I ke siklus II adalah sebesar 18,30%. Selain itu, hasil belajar psikomotor siswa pada siklus I sebesar 60,57% dan untuk siklus II sebesar 80,29%. Peningkatan hasil belajar psikomotor yang terjadi dari siklus I ke siklus II adalah sebesar 19,72%. Sedangkan, ketuntasan hasil belajar kognitif siswa pada siklus I sebesar 64,71% dan untuk siklus II sebesar 76,47%. Peningkatan ketuntasan hasil belajar kognitif yang terjadi dari siklus I ke siklus II adalah sebesar 11,76%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning mampu meningkatkan hasil belajar mata pelajaran sosiologi kelas XI IPS 1 SMA Batik 1 Surakarta Tahun Ajaran 2012/2013. Key words: penelitian tindakan kelas, model pembelajaran problem based learning,  hasil belajar

    Evaluasi Program Akselerasi di SMA N 1 Karanganyar Tahun Ajaran 2012/2013

    Get PDF
    Abstrak:Program akselerasi merupakan program yang diberikan untuk mewadahi peserta didik yang memiliki kecerdasan dan bakat istimewa. Layanan pendidikan bagi siswa cerdas istimewa dalam pelaksanaannya harus diimbangi dengan pemenuhan komponen pendidikan yang kompleks sesuai dengan kemampuannya daripada peserta didik biasa, misalnya kurikulum dengan penyesuaian waktu yang lebih cepat dibandingkan dengan siswa yang lain, pendampingan psikologis yang lebih intens daripada siswa reguler, dan tenaga pendidik yang juga idealnya memiliki kemampuan IQ dalam taraf cerdas untuk mengajar akselerasi. Akan tetapi dalam implementasinya, program akselerasi yang selama ini berjalan hanyalah sebuah praktek komodifikasi dalam dunia pendidikan. Praktek komodifikasi yang selama ini selalu dianggap wajar sebagai uang sumbangan suka rela kepada sekolah cenderung mendorong masyarakat untuk melakukan persaingan secara terbuka untuk memasukkan anak dalam kelas akselerasi. Keadaan demikian mendorong akselerasi dalam implementasinya tidak berjalan sesuai dengan tujuan dan sasaran, hal ini juga diperparah dengan keberadaan siswa yang memang memiliki kecerdasan lebih yang tidak mampu tertampung dalam kelas akselerasi karena keterbatasan biaya. Dapat disimpulkan bahwa akselerasi yang pada mulanya diperuntukkan bagi siswa yang memang benar-benar memiliki kecerdasan istimewa, bergeser menjadi pemenuhan kebutuhan bagi masyarakat kaya.   Kata Kunci: cerdas istimewa, program akselerasi, evaluasi progra

    MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI

    Get PDF
    Abstrak. Yulia Ayu Astuti. K8409074. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI-IPS III SMA NEGERI 3 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2012/2013. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki serta meningkatkan prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran sosiologi pada siswa kelas XI IPS III SMA Negeri 3 Boyolali. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK).  Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus tindakan yang membahas mengenai pokok bahasan Masyarakat Multikultural. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Turnament (TGT) meningkatkan prestasi belajar sosiologi siswa kelas XI IPS III SMA Negeri 3 Boyolali Tahun Pelajaran 2012/2013. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan hasil belajar siswa pada tiap siklus, yaitu pada siklus I hasil belajar siswa naik sebesar 33,58 % dari 34,49 % mencapai 68,07 % dan untuk siklus II sebesar 86,20 %. Peningkatan yang terjadi dari siklus I menuju siklus II sebesar 18,13 %. Peningkatan hasil belajar dari prasiklus sampai siklus II terbukti secara signifikan sebesar thit = 2,29 dengan derajat signifikan α = 0,05 (tt = 2,045). Kata kunci : pembelajaran kooperatif, Teams Games Turnament (TGT), prestasi belaja

    HUBUNGAN ANTARA MINAT BELAJAR DAN KEIKUTSERTAAN DALAM KEGIATAN PRAMUKA DENGAN PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 7 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2012/2013

    Get PDF
    Ika Hermina K 8408005, HUBUNGAN ANTARA MINAT BELAJAR DAN KEIKUTSERTAAN DALAM KEGIATAN PRAMUKA DENGAN PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 7 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2012/2013. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. April 2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1)Hubungan antara Minat Belajar dengan Prestasi Belajar Sosiologi, (2)Hubungan antara Keikutsertaan Kegiatan Pramuka dengan Prestasi Belajar Sosiologi, (3)Hubungan antara Minat Belajar dan Keikutsertaan Kegiatan Pramuka secara bersama dengan Prestasi Belajar pada siswa kelas X SMA Negeri 7 Surakarta Tahun Pelajaran 2012/2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi penelitian ialah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 7 Surakarta Tahun Pelajaran 2012/2013 sebanyak 288 siswa. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling sejumlah 136 siswa. Teknik pengumpulan data data dilakukan dengan menggunakan angket. Teknik analisis data yang digunakan dengan menggunakan angket. Teknik analisis data yang digunakan dengan menggunakan analisis statistik dengan teknik regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada hubungan positif yang cukup signifikan antara minat belajar dengan prestasi belajar sosiologi siswa kelas X SMA Negeri 7 Surakarta Tahun Pelajaran 2012/2013, dinyatakan diterima. Karena variabel minat belajar diperoleh rx1y = 0,145 dengan nilai probabilitas sebesar 0,087 dan sesuai dengan kriteria pengujian maka hasil yang diperoleh adalah cukup signifikan, (2) Ada hubungan positif yang cukup signifikan antara keikutsertaan kegiatan pramuka dengan prestasi belajar sosiologi pada siswa kelas X SMA Negeri 7 Surakarta Tahun Pelajaran 2012/2013, dinyatakan diterima. Karena variabel keikutsertaan kegiatan pramuka diperoleh  rx2y = -0,163 dengan nilai probabilitas sebesar 0,055 dan sesuai dengan kriteria pengujian maka hasil yang diperoleh adalah cukup signifikan. Akan tetapi memiliki kecenderungan yang berbanding terbalik, (3) Ada hubungan positif yang signifikan antara minat belajar dan keikutsertaan kegiatan pramuka dengan prestasi belajar sosiologi siswa kelas X SMA Negeri 7 Surakarta Tahun Pelajaran 2012/2013, dinyatakan diterima. Karena nilai rx1,2y = 0,211 dengan nilai probabilitas sebesar 0,047 dan F = 3,099. Sesuai dengan kriteria pengujian maka hasil yang diperoleh adalah signifikan. Kesimpulan, siswa yang memiliki minat belajar maka akan mendorong siswa untuk semakin giat belajar sehingga akan berdampak positif bagi prestasi belajar. Siswa yang mengikuti kegiatan pramuka akan menurunkan prestasi belajar siswa sebab konsentrasi siswa akan terfokus pada kegiatan yang diikuti. Siswa yang mengikuti kegiatan pramuka dengan diimbangi minat belajar maka memberikan pengetahuan yang akan menunjang prestasi belajar siswa selain itu bermanfaat bagi kehidupan bermasyarakat. Kata Kunci : Minat belajar, Keikutsertaan kegiatan Pramuka dan Prestasi belajar

    HUBUNGAN PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH DAN MINAT BACA SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI DI SMA NEGERI 5 SURAKARTA

    Get PDF
    ABSTRAK Tujuan penelitian: (1) hubungan antara pemanfaatan perpustakaan sekolah dan prestasi belajar siswa Sosiologi, (2) hubungan antara minat baca siswa dan prestasi belajar Sosiologi, (3) hubungan antara pemanfaatan perpustakaan sekolah dan minat baca siswa dengan prestasi belajar Sosiologi. Penelitian ini mengambil lokasi di SMA Negeri 5 Surakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif korelasional. Populasi siswa kelompok IPS SMA Negeri 5 Surakarta tahun pelajaran 2012/2013, sebanyak 339 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah multistage cluster random sampling. Besarnya sampel yang digunakan 25% dari populasi pada kelas XI IPS 1 sampai dengan kelas XI IPS 4 yang berjumlah 124 siswa, dengan banyaknya sampel 32 siswa yang terbagi atas 4 kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes untuk mengetahui prestasi, angket digunakan untuk mengetahui pemanfaatan perpustakaan sekolah dan minat baca siswa, dan dokumentasi dilakukan untuk mengetahui jumlah siswa. Teknik analisis data yang dipakai menggunakan analisis statistik dengan teknik regresi ganda/ multipel. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian, diambil kesimpulan bahwa: (1) ada hubungan yang cukup signifikan antara pemanfaatan perpustakaan sekolah dan prestasi belajar siswa dilihat dari hasil analisis data yang menunjukkan rx1y = 0,262 dan ρ = 0,144. Dengan demikian hipotesis yang berbunyi “Ada hubungan yang cukup signifikan antara pemanfaatan perpustakaan sekolah dan prestasi belajar Sosiologi Di SMA Negeri 5 Surakarta tahun pelajaran 2012/2013” diterima, (2) ada hubungan yang signifikan antara minat baca siswa dengan prestasi belajar dilihat dari hasil analisis data yang menunjukkan rx2y = 0,359 dan ρ = 0,041. Dengan demikian hipotesis yang berbunyi “Ada hubungan yang signifikan antara minat baca siswa dan prestasi belajar Sosiologi Di SMA Negeri 5 Surakarta tahun pelajaran 2012/2013” diterima, (3) ada hubungan yang cukup signifikan antara pemanfaatan perpustakaan sekolah dan minat baca siswa dengan prestasi belajar dilihat dari analisis data yang menunjukkan Ry(x1x2) = 0,387 dan ρ = 0,094 serta F = 2,549. Sehingga hipotesis yang berbunyi “Ada hubungan yang cukup signifikan antara pemanfaatan perpustakaan sekolah dan minat baca siswa dengan prestasi belajar Sosiologi Di SMA Negeri 5 Surakarta tahun pelajaran 2012/2013” diterima.   Kata Kunci: Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah, Minat Baca Siswa, Prestasi Belajar

    HUBUNGAN ANTARA STATUS SOSIAL EKONOMI ORANG TUA DAN MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 6 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2013/2014

    Get PDF
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Hubungan antara Status Sosial Ekonomi Orang Tua dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 6 Surakarta Tahun Pelajaran 2013/ 2014, (2) Hubungan antara Motivasi Berprestasi dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 6 Surakarta Tahun Pelajaran 2013/2014, (3) Hubungan antara Status Sosial Ekonomi Orang Tua dan Motivasi Berperstasi Dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 6 Surakarta Tahun Pelajaran 2013/2014.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif korelasional. Populasi penelitian ini ialah seluruh siswa kelas XI \SMA Negeri 6 Surakarta Tahun Pelajaran 2013/2014, sejumlah 136 siswa. Sampel penelitian yang digunakan adalah sampel populasi dan diambil dengan Teknik Simpel Random Sampling. Teknik pengambilan data dilakukan dengan menggunakan Analisis Koefisien Korelasi Ganda.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) hipotesis 1 ” Ada hubungan positif yang signifikan antara status sosial ekonomi orang tua dengan prestasi belajar siswa di SMA Negeri 6 Surakarta tahun ajaran 2013/2014” dapat diterima kebenarannya. Karena rx1y = 0,506 > rtabel = 0,344 dan P=0.002 (sesuai dengan kaidah hipotesis yaitu p<0,05). (2) hipotesis 2 ” Ada hubungan positif yang signifikan antara motivasi berprestasi dengan prestasi belajar siswa di SMA Negeri 6 Surakarta tahun ajaran 2013/2014” dapat diterima kebenarannya. Karena rx1y = 0,536 > rtabel = 0,344 dan P=0.001 (sesuai dengan kaidah hipotesis yaitu p<0,05). (3) hipotesis 3 ” Ada hubungan positif yang signifikan antara status social ekonomi orang tua dan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar siswa di SMA Negeri 6 Surakarta tahun ajaran 2013/2014” dapat diterima kebenarannya. Karena rx1x2y = 0,704 > rtabel = 0,344 dan P=0.000(sesuai dengan kaidah hipotesis yaitu p<0,05).Kata kunci : Status sosial ekonomi, Motivasi berprestasi, prestasi belaja

    HUBUNGAN FASILITAS BELAJAR DAN LINGKUNGAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 3 SUKOHARJO TAHUN AJARAN 2012/2013

    Get PDF
    Abstrak. Ria Risty Rahmawati. K8409052. HUBUNGAN FASILITAS BELAJAR DAN LINGKUNGAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 3 SUKOHARJO TAHUN AJARAN 2012/2013. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Juni 2013.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) hubungan fasilitas belajar dengan prestasi belajar siswa dalam belajar Sosiologi, (2) hubungan lingkungan belajar dengan prestasi belajar siswa dalam belajar Sosiologi, (3) hubungan fasilitas belajar dan lingkungan belajar secara bersama-sama dengan prestasi belajar siswa dalam belajar Sosiologi. Penelitian ini mengambil lokasi di SMA Negeri 3 Sukoharjo.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) kelas XI SMA Negeri 3 Sukoharjo Tahun Ajaran 2012/2013, sebesar 199 siswa. Sampel yang digunakan sebanyak 25% dari keseluruhan populasi sebanyak 50 siswa yang terbagi atas 5 kelas. Teknik sampling yang digunakan Proporsional Random Sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dipakai menggunakan analisis statistik dengan Regresi Linier Berganda/Multiple.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan hipotesis pertama “Ada hubungan positif yang signifikan antara Fasilitas Belajar dengan Prestasi Belajar Sosiologi Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 3 Sukoharjo Tahun Ajaran 2012/2013, diterima”. Hal ini dapat dilihat dari analisis data yang menunjukkan nilai (r) sebesar 0,545 dan (ρ) = 0,000. Hipotesis kedua “Ada hubungan positif yang signifikan antara Lingkungan Belajar Siswa dengan Prestasi Belajar Sosiologi Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 3 Sukoharjo Tahun Ajaran 2012/2013”, diterima. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data yang menujukkan nilai (r) sebesar 0,559 dan (ρ) = 0,000. Hipotesis ketiga “Ada hubungan positif yang signifikan secara bersama-sama Fasilitas Belajar dan Lingkungan Belajar dengan Prestasi Belajar Sosiologi Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 3 Sukoharjo Tahun Ajaran 2012/2013”, diterima. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data yang menunjukkan data (r) sebesar 0,448 dan (ρ) = 0,000.Kata kunci : Fasilitas Belajar, Lingkungan Belajar, prestasi belajar Sosiolog

    Peranan Pemuda Karang Taruna dalam Kegiatan Gotong Royong Masyarakat (Studi Kasus Masyarakat Desa Kerjo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri)

    Get PDF
    Abstrak: Kehidupan manusia dalam masyarakat tidak terlepas akan adanya interaksi sosial antar sesamanya. Manusia sebagai mahluk sosial tidak dapat hidup sendiri, melainkan memerlukan orang lain dalam berbagai hal, seperti bergaul, bekerja, tolong menolong, kerja bakti, keamanan, dan lain-lain.  Gotong royong merupakan suatu wujud nyata dalam bentuk interaksi sosial. Sehingga untuk menyelesaikan segala problema yang ada didalam kehidupan masyarakat dibutuhkan sikap gotong royong yang dapat mempermudah dan memecahkan masalah secara efisien. Gotong royong dapat diartikan sebagai sesuatu sikap ataupun kegiatan yang dilakukan oleh anggota masyarakat secara kerjasama dan tolong menolong dalam menyelesaikan pekerjaan maupun masalah dengan sukarela tanpa adanya imbalan. Sikap gotong royong ini sangat berperan sekali untuk memperlancar pembangunan yang berguna bagi kesejahteraan masyarakat. Kegiatan gotong royong dilakukan oleh para pemuda Desa dan juga masyarakat. Rasa kebersamaan ini muncul, karena adanya sikap sosial tanpa pamrih dari masing-masing individu untuk meringankan beban yang sedang dipikul. Manfaat gotong royong dapat kita rasakan secara langsung anatara lain: pekerjaan akan dengan cepat terselesaikan, tanpa terasa persaudaraan dan kebersamaan sesama warga semakin erat, dalam hal gotong royong menjaga keamanan memberikan manfaat keamanan lingkungan semakin terjamin, terciptanya ketentraman dan kedamaian dalam masyarakat. Dalam kegiatan gotong royong juga muncul berbagai kendala yang menghambat kegiatan gotong royong seperti kekompakan dan penentuan waktu kegiatan gotong royong. Hal-hal tersebut seharusnya harus dapat diselesaikan oleh pihak pemuda Karang Taruna dan masyarakat sehingga kegiatan gotong royong dapat berjalan dengan baik dan lanncar. Simpulan penelitian ini adalah kegiatan gotong royong dilakukan oleh para pemuda Karang Taruna dan juga masyarakat Desa. Berbagai kegiatan gotong royong dilakukan dengan baik tapi juga tidak terlepas dari berbagai kendala seperti masalah kekompakan. Kesadaran dari seluruh elemen masyarakat bahwa kegiatan gotong royong merupakan tanggung jawab dari pemuda Karang Taruna dan masyarakat dengan tujuan untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang sejahtera.   Kata Kunci: Pemuda dan Masyarakat, Kegiatan Gotong royong, Kehidupan yang sejahter

    HUBUNGAN ANTARA BIMBINGAN ORANG TUA DAN KONSEP DIRI DENGAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN SOSIOLOGI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 8 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2012/2013

    Get PDF
    Boyong R. Wijaya. K 8406015.HUBUNGAN ANTARA BIMBINGAN ORANG TUA DAN KONSEP DIRI DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI SMA NEGERI 8 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2012/2013.Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret, Oktober 2012.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Hubungan antara bimbingan orang tua dengan prestasi belajar siswa kelas XI SMA Negeri 8 Surakarta Tahun Pelajaran 2012/2013, (2) Mengetahui hubungan antara konsep diri dengan prestasi belajar siswa kelas XI SMA Negeri 8 Surakarta Tahun Pelajaran 2002/2013, (3) Mengetahui hubungan antara bimbingan orang tua dan konsep diri dengan prestasi belajar siswa kelas XI SMA Negeri 8 Surakarta Tahun Pelajaran 2012/2013.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatf korelasional. Populasi penelitian ialah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri 8 Surakarta Tahun Pelajaran 2012/2013, sejumlah 159 siswa. Sampel diambil dengan teknik simpel random sampling tanpa pengembalian sejumlah 48 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik angket dan dokumentasi sebagai teknik pokok, serta teknik observasi dan wawancara sebagai teknik bantu. Teknik analisis data yang digunakan dengan menggunakan analisis statistik dengan teknik regresi ganda.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan (1) Hipotesis 1 “Ada hubungan yang signifikan antara bimbingan orang tua dengan prestasi belajar sosiologi siswa kelas XI SMA 8 Surakarta tahun ajaran 2012/2013” di terima. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data yang menunjukkan rx1y = 0,359 dan p = 0,006 (2) Hipotesis 2 “Ada hubungan yang signifikan antara konsep diri dengan prestasi belajar sosiologi siswa kelas XI SMA 8 Surakarta tahun ajaran 2012/2013” di terima. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data yang menunjukkan rx2y = 0,644 dan p = 0,000 (3) Hipotesis 3 “Ada hubungan yang signifikan antara bimbingan orang tua dan konsep diri secara bersama dengan prestasi belajar sosiologi siswa kelas XI SMA 8 Surakarta tahun ajaran 2012/2013” di terima. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data yang menunjukkan Ry(x1,2)= 0,655, p = 0,000 dan F = 16,861.Kata Kunci: Bimbingan Orang Tua, Konsep Diri, Prestasi Belajar Sosiolog

    HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DAN KONSEP DIRI DENGAN KEMANDIRIAN BELAJAR PADA SISWA KELAS X SMK WIKARYA KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2012/2013

    Get PDF
    BSTRAK   Mangesti Zaki Sopheia Philein. HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DAN KONSEP DIRI DENGAN KEMANDIRIAN BELAJAR PADA SISWA KELAS X SMK WIKARYA KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2012/2013. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret Surakarta, April 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Hubungan antara Pola Asuh Ayah dengan Kemandirian belajar pada siswa kelas X SMK WIKARYA Karanganyar Tahun Pelajaran 2012/2013; (2) Hubungan antara Pola Asuh Ibu dengan Kemandirian belajar pada siswa kelas X SMK WIKARYA Karanganyar Tahun Pelajaran 2012/2013; (3) Hubungan antara Konsep Diri dengan Kemandirian belajar pada siswa kelas X SMK WIKARYA Karanganyar Tahun Pelajaran 2012/2013; (4) Hubungan antara Pola Asuh Ayah dan Pola Asuh Ibu dan Konsep Diri dengan Kemandirian belajar pada siswa kelas X SMK WIKARYA Karanganyar Tahun Pelajaran 2012/2013 Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif korelasional. Populasi penelitian ialah seluruh siswa kelas X SMK WIKARYA Karanganyar Tahun Pelajaran 2012/2013, sejumlah 234 siswa. Sampel diambil dengan teknik simpel random sampling sejumlah 60 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik angket. Teknik analisis data yang digunakan dengan menggunakan analisis statistik dengan teknik regresi ganda. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) hipotesis 1 “Ada hubungan yang positif antara pola asuh ayah dengan kemandirian belajar siswa pada siswa kelas X SMK WIKARYA Karanganyar Tahun Pelajaran 2012/2013”, diterima. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data yang menunjukkan rx1y = 0,683 dan ρ = 0,000. (2) hipotesis 2 “Ada hubungan yang positif antara pola asuh ibu dengan kemandirian belajar siswa pada siswa kelas X SMK WIKARYA Karanganyar Tahun Pelajaran 2012/2013”, diterima. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data yang menunjukkan rx2y = 0,713 dan ρ = 0,000. (3) hipotesis 3 “Ada hubungan yang positif antara konsep diri dengan kemandirian belajar siswa pada siswa kelas X SMK WIKARYA Karanganyar Tahun Pelajaran 2012/2013”, diterima. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data yang menunjukkan rX3Y = 0,919 dan ρ = 0,000. (4) hipotesis 4“Ada hubungan yang positif antara pola asuh ibu dengan kemandirian belajar siswa pada siswa kelas X SMK WIKARYA Karanganyar Tahun Pelajaran 2012/2013”, diterima. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data yang menunjukkan Ry(X1,2,3) = 0,930 dan ρ = 0,000. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pola asuh ayah, pola asuh ibu, dan konsep diri memiliki hubungan positif yang sangat signifikan dengan kemandirian belajar siswa kelas X SMK WIKARYA Karanganyar Tahun pelajaran 2012/2013.     Kata kunci : pola asuh orang tua, konsep diri, kemandirian belajar

    398

    full texts

    432

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇