SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant
Not a member yet
432 research outputs found
Sort by
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS SMA MUHAMMADIYAH 3 PEDAN KLATEN TAHUN AJARAN 2013/2014.
ABSTRAKTujuan dari Penelitian ini untuk meningkatkan keaktifan belajar sosiologi dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share di kelas XI IPS SMA Muhammadiyah 3 Pedan Klaten tahun ajaran 2013/2014.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang terdiri dari tiga siklus dan tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPS SMA Muhammadiyah 3 Pedan Klaten tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 19 orang. Teknik pengumpulkan data meliputi observasi, wawancara, tes hasil belajar dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi.Hasil penelitian penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share adalah sebagai berikut: tingkat keaktifan belajar siswa pada saat pratindakan sebesar 21%, mengalami peningkatan pada siklus I menjadi 53%, pada siklus II hingga 63%, dan pada siklus III tingkat keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi melebihi dari target yang diharapkan yaitu menjadi 84%. Dengan meningkatnya keaktifan belajar siswa berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa: Pada pratindakan rata-rata klasikal sebesar 72 dengan presentase ketuntasan 63%, setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share pada siklus I meningkat menjadi 74 dengan presentase ketuntasan 74%, siklus II nilai rata-rata klasikal meningkat menjadi 78 dengan presentase ketuntasan 84% dan pada siklus III mencapai 81 dengan presentase ketuntasan 89%.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe tingkat Think Pair Share dapat meningkatkan keaktifan belajar sosiologi siswa sebesar 63% dan berdampak pada peningkatan nilai rata-rata klasikal sebesar 9 dengan presentase ketuntasan belajar sebesar 26% pada siswa kelas XI IPS SMA Muhammadiyah 3 Pedan, Klaten pada tahun ajaran 2013/2014. Kata Kunci: Model Pembelajaran kooperatif, Think Pair Share , Keaktifan Belajar, Hasil Belaja
KOMPARASI PENGARUH PENGGUNAAN METODE GROUP INVESTIGATION TERHADAP PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS SMA N 2 SUKOHARJO DAN SMA N 2 SURAKARTA
Abstract. Fera Cahyanti Suludani K8409024. THE INFLUENCE OF GROUP INVESTIGATION METHOD COMPARISON TOWARD THE XI SOCIAL GRADE OF SMA N 2 SUKOHARJO AND SMA N 2 SURAKARTA ACHIEVEMENT. Thesis: Theacher Learning And Education Faculty. Sebelas Maret University. Juli 2013 The purpose of the research is to find out: (1) The Difference of Group Investigation method Toward the XI Grade of SMA N 2 Sukoharjo and SMA N 2 Surakarta achievement (2) The Influence of Group Investigation method Comparison Toward the XI Grade of SMA N 2 Sukoharjo and SMA N 2 Surakarta sociology achievement. The research is included causa comparison using quantitative approach. The populations are all of the students XI Social Grade of SMA N 2 Sukoharjo and SMA N 2 Surakarta. The samples of the research are the students of students XI Social Grade of SMA N 2 Sukoharjo (4 social mainstreams) and SMA N 2 Surakarta (2 social mainstreams) who get Group Investigation learning. The technique of collecting sample uses multistage cluster random sampling technique. The technique of collecting data uses examination and school document. The hypothesis test uses non parametric test and linier regression analysis. The conclusion of the research: first hypothesis “there are difference achievement of SMA N 2 Sukoharjo and SMA N 2 Surakarta students”, accepted. This kind of thing is seen from the result of data analysis which show the quarrel from both Z as big as 4.893, and p=0,00; p is smaller than 0,01. Second hypothesis “the school influences the average of students’ achievement”. It is shown in the result of analysis Rxy = 0.615; determinant coefficient=0.378; f regression value as big as 35.838; significant level 0.00. it can be concluded that there is a sharp double correlation between school environment toward the average of students achievement. Key words: school, Group Investigation method, study achievement
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS 3 SMA NEGERI 3 WONOGIRI TAHUN PELAJARAN 2012/2013
Arum Rahma Shofiya. K8409010. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI HASIL BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS 3 SMA NEGERI 3 WONOGIRI TAHUN PELAJARAN 2012/2013. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Desember 2013. Tujuan Penelitian ini adalah perbaikan pembelajaran sosiologi sebagai upaya peningkatan motivasi dan hasil belajar sosiologi pada siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 3 Wonogiri Tahun Pelajaran 2012/2013 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 3 Wonogiri Tahun Pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 26 siswa. Sumber data yang digunakan adalah informan, tempat atau lokasi, peristiwa, dokumen atau arsip. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, angket, tes, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber. Analisis data menggunakan teknik analisis diskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dan hasil belajar sosiologi siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 3 Wonogiri mengalami peningkatan setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match. Hasil ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan prosentase motivasi belajar siswa dan peningkatan rata-rata hasil belajar siswa pada setiap siklusnya. Peningkatan prosentase motivasi belajar dilihat dari dua aspek yaitu berdasarkan lembar observasi dan angket. Motivasi belajar siswa berdasarkan lembar observasi menunjukkan terjadinya peningkatan sebesar 12,3% dari siklus I sebesar 63,85% menjadi 76,15% pada siklus II. Dan motivasi belajar siswa berdasarkan angket juga menunjukkan peningkatan yaitu sebesar 4,16% dari siklus I sebesar 74,05% menjadi 78,21% pada siklus II. Sedangkan peningkatan hasil belajar ditunjukkan dengan peningkatan rata-rata nilai tes evaluasi siswa pada akhir siklus yaitu mengalami peningkatan sebesar 4,85 dari pra siklus dengan nilai rata-rata 71,42 menjadi 76,27 pada siklus I. Setelah dilaksanakan siklus II nilai rata-rata siswa mengalami peningkatan sebesar 2,38 menjadi 78,65. Kata kunci : Pembelajaran kooperatif tipe Make a Match, motivasi belajar, hasil belaja
POLA PERILAKU PENGGUNA FACEBOOK (Studi Deskriptif Kualitatif tentang motivasi pengguna facebook dan dampaknya bagi kepribadian pengguna facebook di kalangan pelajar Sekolah Menengah Atas dalam Komunitas Facebook Tawangmangu Adem)
ABSTRAK. Dian Fatima Niranti. POLA PERILAKU PENGGUNA FACEBOOK (StudiDeskriptif Kualitatif tentang motivasi pengguna facebook dan dampaknya bagikepribadian pengguna facebook di kalangan pelajar Sekolah Menengah Atas di dalamKomunitas Facebook Tawangmangu Adem). Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan danIlmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret Surakarta, April 2013.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Motivasi penggunaan facebook di kalanganpelajar Sekolah Menengah Atas di dalam Komunitas Facebook Tawangmangu Adem, (2)Dampak bagi kepribadian pengguna facebook di kalangan pelajar Sekolah Menengah Atas didalam Komunitas Facebook Tawangmangu Adem.Bentuk penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakanstrategi Deskriptif. Pengumpulan data didapatkan dari hasil wawancaradan observasi. Pengambilan informan menggunakan Purposive Sampling. Yangdijadikan informan adalah pelajar Sekolah Menengah Atas yang mempunyai akun facebookdan tinggal di Kecamatan Tawangmangu.Teknik analisis data menggunakan analisis data interaktif yang terdiri dari reduksidata, analisis dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Motivasi dalam menggunakan facebookdari masing masing individu pastilah berbeda. Mereka memiliki dorongan berbeda dalammengambil keputusan penggunaan facebook. Facebook sebagai jejaring sosial memangtujuan utamanya adalah untuk bersosialisasi dan menambah teman. Interaksi dengan temandan guru selama ini dibatasi oleh waktu. Pelajar dan para remaja bisa mempunyai lebihbanyak waktu untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan teman mereka. Dari hasilpenelitian yang peneliti peroleh dapat di simpulkan bahwa facebook memanglah bergunauntuk media komunikasi jarak jauh yang ampuh, karena tidak harus bertemu muka kita dapatberkomunikasi dengan orang yang kita inginkan. Pola perilaku remaja penggunanya masihnampak biasa saja seperti remaja pada umumnya. (2) Dampak yang ditimbulkan dalampenggunaan facebook sangatlah beragam ada yang positif dan negatif seperti: a. Tidak dapatbersosialisasi dengan baik. Orang yang bermain facebook akan terfokus ke satu titik dan tidakdapat bermain dengan teman temanya, orang yang bermain facebook akan terlalu asikbergabung dalam dunianya.b. Menambah teman, facebook sebagai jejaring sosial memangtujuan utamanya adalah untuk bersosialisasi dan menambah teman
FENOMENA TAMAN PENITIPAN ANAK BAGI PEREMPUAN YANG BEKERJA (Studi Kasus TPA Jaya Kartika Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar)
ABSTRAK : Nur Ita Kusumastuti. K8409045. FENOMENA TAMANPENITIPAN ANAK (TPA) BAGI PEREMPUAN YANG BEKERJA(Studi Kasus di TPA Jaya Kartika Desa Ngringo, Kecamatan Jaten,Kabupaten Karanganyar). Skripsi, Fakultas Keguruan dan IlmuPendidikan. Universitas Sebelas Maret Surakarta, Agustus 2013. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui peranan TPA bagiperempuan (ibu) yang bekerja diluar rumah (2) Mengetahui pola pengasuhananak di TPA menurut Hak-Hak Anak. Penelitian ini berlokasi di TPA JayaKartika Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar. Bentuk penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif denganpendekatan studi kasus tunggal terpancang. Sumber data berasal dariinforman yang meliputi ibu yang bekerja, pendidik/pengasuh dan pengelolaserta dokumen atau arsip sejarah berkembangnya TPA Jaya Kartika.Sampling diambil dengan teknik purposive sampling yang dilakukan denganmemilih informan yang dianggap mengetahui informasi dan masalah yanghendak diteliti secara mendalam dan dapat dipercaya untuk menjadi sumberdata yang mantap sehingga kemungkinan pilihan informan dapat berkembang sesuai dengan kebutuhan dan kemantapan peneliti dalammemperoleh data. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasilangsung dan wawancara mendalam. Triangulasi sumber dan triangulasimetode digunakan dalam teknik analisis interaktif yakni dengan tahapansebagai berikut : pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, danpenarikan kesimpulan atau verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Peranan TPAbagi perempuan (ibu) yang bekerja diluar rumah yaitu menggantikan peranpengasuhan anak disaat ibu bekerja dan menggantikan peran sosialisasi danpendidikan pada anak saat ditinggal orang tua bekerja. Peran itu dilakukanpara pendidik/pengasuh pada saat anak melakukan kegiatan di KB dan TPA.(2) Pola pengasuhan anak selama berada di TPA telah dilakukan sesuaidengan hak-hak anak. Pola pengasuhan itu meliputi hak untuk hidup, hakuntuk berkembang, hak untuk berpartisipasi, dan hak untuk mendapatperlindungan. Simpulan penelitian ini adalah peranan TPA bagi perempuan yangbekerja diluar rumah dan pola pengasuhan anak di TPA sudah berjalandengan baik. TPA tidak hanya sebagai penitipan anak saja namun jugamendidik anak agar menjadi cerdas, mandiri dan berakhlak mulia.Kata kunci : perempuan bekerja, peranan TPA, pola pengasuhan ana
PARTISIPASI PEMUDA DALAM PENGEMBANGAN AGROWISATA DI DESA BERJO, NGARGOYOSO, KARANGANYAR
Pemerintah Desa maupun kelompok sadar wisata sebagai masyarakat golongan tua berperan dominan dalam sosialisasi mengenai manfaat pengembangan pariwisata, sehingga pemuda Desa Berjo merasa penting dan sadar untuk ikut berpartisipasi didalamnya. Peran Pemuda Desa Berjo dalam partisipasi pengembangan pariwisata secara umum masih terbatas pada tahap pelaksanaan. Partisipasi yang ditunjukkan pemuda Desa Berjo dalam pengembangan pariwisata di desanya masih belum dapat disebut partisipasi yang sesungguhnya, karena partisipasi pemuda belum memenuhi keseluruhan syarat kegiatan partisipasi yang ada. Hubungan yang terlalu erat antara pemuda Desa Berjo dengan masyarakat golongan tua menyulitkan pemuda untuk menentukan peran partisipasinya secara mandiri dalam pengembangan pariwisata di desanya. Pengembangan agrowisata merupakan sektor potensial untuk meningkatkan daya tarik wisata Desa Berjo, Ngargoyoso, Karanganyar. Pemuda Desa Berjo mampu menunjukkan kemandiriannya dengan merintis pengembangan agrowisata melalui usaha pengembangbiakan benih tanaman hortukultura.Kata kunci : Partisipasi pemuda, kemandirian, pengembangan agrowisata, daya tarik wisat
PENGARUH PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 2 SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2012/2013
Abstrak.Yulianita Diah Utami K8409075.PENGARUH PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 2 SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2012/2013. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret Surakarta. Juli 2013.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning terhadap Prestasi Belajar Sosiologi Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 2 Sukoharjo, (2) Pengaruh Motivasi Belajar terhadap Prestasi belajar Sosiologi Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 2 Sukoharjo, (3) Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning dan Motivasi Belajar secara bersama terhadap Prestasi Belajar Sosiologi Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 2 Sukoharjo Tahun Pelajaran 2012/2013.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI jurusan IPS SMA Negeri 2 Sukoharjo Tahun Pelajaran 2012/2013 sebanyak 144 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling cara undian sejumlah 43 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik dengan teknik regresi ganda. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa : (1) hipotesis 1 “Ada pengaruh positif yang signifikan antara penerapan model problem based learning terhadap prestasi belajar sosiologi pada siswa kelas XI IPS SMA Negeri 2 Sukoharjo tahun pelajaran 2012/2013” diterima. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data yang menunjukkan rx1y = 0,730 dan p = 0,000, Sumbangan Relatif (SR) sebesar 51,74% dan Sumbangan Efektif (SE) sebesar 30,89% (signifikan); (2) hipotesis 2 “Ada pengaruh positif yang signifikan antara penerapan motivasi belajar terhadap prestasi belajar sosiologi pada siswa kelas XI IPS SMA Negeri 2 Sukoharjo tahun pelajaran 2012/2013” diterima. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data yang menunjukkan rx2y = 0,730 dan p = 0,000, Sumbangan Relatif (SR) sebesar 49,29% dan Sumbangan Efektif (SE) sebesar 28,83% (signifikan); (3) hipotesis 3 “Ada pengaruh positif yang signifikan antara penerapan model problem based learning dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar sosiologi pada siswa kelas XI IPS SMA Negeri 2 Sukoharjo tahun pelajaran 2012/2013” diterima. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data yang menunjukkan Ry(x1x2) = 0,773, p = 0,000, dan F = 29,623%, Sumbangan Relatif (SR) sebesar 100% dan Sumbangan Efektif sebesar 59,72% (signifikan).2Kesimpulan, penerapan model problem based learning (PBL) dan motivasi belajar karena siswa terdorong untuk bersemangat dalam melakukan tindakan belajar.Kata Kunci : Model Problem based Learning. Motivasi Belajar. Prestasi Belaja
PENGARUH MOTIVASI AYAH, IBU UNTUK MENYEKOLAHKAN ANAK DAN KEMANDIRIAN SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI KELAS XI IPS DI SMA NEGERI 1 SUKOHARJO TAHUN AJARAN 2013/2014
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) pengaruh motivasi ayah untukmenyekolahkan anak terhadap prestasi belajar sosiologi siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1Sukoharjo. (2) pengaruh motivasi ibu untuk menyekolahkan anak terhadap prestasi belajarsosiologi siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Sukoharjo. (3) engaruh kemandirian siswa terhadap prestasi belajar sosiologi siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Sukoharjo. (4) pengaruh motivasi ayah, ibu untuk menyekolahkan anak dan kemandirian siswa terhadap prestasi belajar sosiologi siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Sukoharjo.Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu : metode diskriptif korelasional.Populasi penelitian ialah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Sukoharjo sejumlah 113 siswa. Sampel yang digunakan yaitu sampel populasi dan diambil dengan teknik multistage cluster random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah angket, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah koefisien korelasi ganda. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan : “ ada pengaruh positif yang sangat signifikan antara Motivasi Ayah Untuk Menyekolahkan Anak Terhadap Prestasi BelajarSosiologi Siswa Kelas X1 IPS SMA Negeri 1 Sukoharjo tahun ajaran 2013/2014”, diterima. Hal ini dapat dilihat dari hasil analis data yang menunjukan rx1y = 0,562 dan ρ = 0,003 terhadap SE = 31,629% dan SR = 87,759%. “ ada pengaruh positif yang cukup signifikan antara Motivasi Ibu Untuk Menyekolahkan Anak Terhadap Prestasi Belajar Sosiologi Siswa Kelas X1 IPS SMA Negeri 1 Sukoharjo tahun ajaran 2013/2014”, diterima. Hal ini dapat dilihat dari hasil analis data yang menunjukan rx2y = 0,326 dan ρ = 0,100 terhadap SE = 0,773% dan SR = 2,145%. “ ada pengaruh positif yang cukup signifikan antara Kemandirian Belajar Terhadap Prestasi BelajarSosiologi Siswa Kelas X1 IPS SMA Negeri 1 Sukoharjo tahun ajaran 2013/2014”, diterima. Hal ini dapat dilihat dari hasil analis data yang menunjukan rx3y = 0,376dan ρ = 0,055 terhadap SE = 3,638% dan SR = 10,095%. “ ada pengaruh positif yang signifikan antara Motivasi Ayah, Ibu Untuk Menyekolahkan Anak dan Kemandirian Belajar Terhadap Prestasi Belajar Sosiologi Siswa Kelas X1 IPS SMA Negeri 1 Sukoharjo tahun ajaran 2013/2014”, diterima. Hal ini dapat dilihat dari hasil analis data yang menunjukan ry(x1,2,3) = 0,600 dan ρ = 0,018 terhadap SE = 36,041% dan SR = 100,000%.Kata kunci : Motivasi ayah, ibu untuk menyekolahkan anak, kemandirian belajar dan prestasibelaja
MAKNA RITUAL DALAM PEMENTASAN SENI TRADISI REOG PONOROGO
AbstrakIndonesia adalah negara yang terdiri dari banyak pulau, di mana setiap pulau memiliki suku bangsa yang berbeda-beda. Hal ini membuat Indonesia memiliki kebudayaan yang beraneka ragam. Keanekaragaman budaya ini salah satunya yaitu keanekaragaman seni tradisi. Secara umum, seni tradisi yang dimiliki kelompok etnik di Nusantara tidak dapat lepas dari konteks ritualitas dan sakralitas salah satunya yaitu seni tradisi Reog Ponorogo. Modernisasi adalah sebuah mesin waktu yang mampu mengubah pola perilaku manusia bahkan mampu memberikan efek perubahan dalam budaya lokal yang ada. Tetapi kehadiran modernisasi tidak mampu mengubah konteks ritualitas dan sakralitas dalam seni tradisi Reog Ponorogo. Masyarakat masih melestarikan dan melaksanakan ritual sakral di era modernisasi sekarang ini karena mereka memiliki makna dan alasan tertentu. Kata Kunci : ritual, makna, modernisasi, perubaha
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK KANCING GEMERINCING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XII IPS 6 SMA N 8 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2013/2014
Candra Mega Permatasari. K 8410016. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK KANCING GEMERINCING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XII IPS 6 SMA N 8 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2013/2014. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Januari 2014Tujuan Penelitian ini adalah perbaikan pembelajaran sosiologi untuk meningkatkan meningkatkan prestasi belajar sosiologi pada siswa kelas XII IPS 6 SMA Negeri 8 Surakarta tahun pelajaran 2013/2014 melalui penerapan pembelajaran kooperatif teknik Kancing GemerincingPenelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas XII IPS 6 SMA Negeri 8 Surakarta yang berjumlah 24 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus tindakan. Dengan tiap siklusnya terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tidakan, observasi dan refleksi. Data hasil penelitian diperoleh melalui, catatan lapangan, wawancara, test dan dokumentasi. Data yang diperoleh dari test dianalisis dengan menghitung nilai rata-rata kelas XII IPS 6 tiap siklus.Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar sosiologi siswa setelah dilakukan penerapan model pembelajaran kooperatif teknik Kancing Gemerincing pada materi globalisasi dan modernisasi mengalami peningkatandi dapatkan peningkatan prestasi belajar padasaat observasi didapat nilai rata-rata 54,6, siklus I nilai rata-rata sebesar 68,5, siklus II nilai rata-rata sebesar 80,45 dan siklus III nilai rata-rata sebesar 83Simpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kooperatif teknikkancing gemerincing meningkatkan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran Sosiologi siwa kelas XII IPS 6 Negeri 8 Surakarta Kata kunci : Pembelajaran kooperatif teknik kancing gemerincing, prestasi belaja