SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant
Not a member yet
    432 research outputs found

    PERANAN PONDOK PESANTREN HUDATUL MUNA II PONOROGO DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN SANTRI UNTUK MENGHADAPI TANTANGAN DI ERA GLOBALISASI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) bagaimana sistem pendidikan yang diterapkan Pondok Pesantren Hudatul Muna II Ponorogo dalam menghadapi tantangan di era globalisasi (2) faktor pendukung dan penghambat Pondok Pesantren Hudatul Muna II Ponorogo dalam menghadapi tantangan di era globalisasi Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi kasus tunggal terpancang. Sumber data dalam penelitian ini berupa narasumber (informan), peristiwa atau aktivitas, dokumen lain yang menunjang penelitian, serta studi pustaka. Teknik cuplikan menggunakan purposive sampling dengan snowball sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk mencari validitas data menggunakan trianggulasi sumber (data) dan trianggulasi metode. Dan untuk teknik analisis data menggunakan model analisis data interaktif yang meliputi 4 komponen yaitu dimulai dari pengumpulan data, reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Pondok Pesantren Hudatul Muna II Ponorogo menerapkan sistem yang memadukan antara ilmu agama dan  ilmu umum, serta adanya program-program yang lain, seperti program pendidikan, program sosial, program perekonomian. Hal ini diambil sebagai perwujudan untuk mencetak generasi yang berkualitas secara fisik, mental dan spiritual serta berwawasan IPTEK. Hal itu nantinya akan menjadi bekal santri lulusan Pondok Pesantren Hudatul Muna II Ponorogo dalam menghadapi tantangan era globalisasi. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu kekurangan tenaga pengajar profesional. Dan upaya yang dilakukan ialah pengurus pondok pesantren harus mengusahakan mengadakan penambahan guru-guru yang profesional sesuai dengan tuntutan pendidikan dan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan budaya masyarakat. Kata Kunci : Sistem Pendidikan, Pondok Pesantren, Santri

    EVALUASI PROGRAM KELAS FULL DAY SCHOOL DI MTs N NGEMPLAK BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2013/2014

    Get PDF
    ABSTRAKProgram full day school merupakan salah satu pelayanan program pendidikan guna mewadahi peserta didik yang mempunyai kemampuan yang lebih tinggi dibandingkan peserta didik yang lain. Dalam penyelenggaraannya membutuhkan suatu manajemen pendidikan agar dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Pada pelaksanaannya, diperlukan evaluasi yang meliputi context, input, process dan product. Evaluasi ini berlandaskan pada standar nasional pendidikan. Dalam pelaksanaan program full day school juga terdapat hambatan di dalamnya, serta terdapat upaya untuk mengatasinya. Hasil dari evaluasi program akan digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam perbaikan program.Kata Kunci: Evaluasi program model CIPP,  full day school, manajemen pendidika

    PERSEPSI DAN PERILAKU MAHASISWA DALAM PENDIDIKAN KARAKTER (Studi Kasus di Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret)

    Get PDF
    Abstrak: Diptasari Wibawanti. K8408002, PERSEPSI DAN PERILAKU MAHASISWA DALAM PENDIDIKAN KARAKTER (Studi Kasus di Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret). Skripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret, 2013. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui persepsi mahasiswa Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial terhadap pendidikan karakter dalam pelaksanaan visi FKIP UNS, (2) mengetahui strategi penerapan visi FKIP UNS berkarakter kuat dan cerdas di jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan (3) mengetahui perilaku mahasiswa di jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial sebagai proses dan hasil penerapan visi FKIP UNS tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di Jurusan P IPS FKIP UNS. Penelitian menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif, dengan strategi studi kasus tunggal terpancang. Sumber data berasal dari mahasiswa, dosen dan pimpinan Jurusan P IPS, serta pimpinan FKIP. Teknik pengambilan informan yang digunakan yaitu teknik purposive sampling. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi langsung, dan analisis dokumen. Untuk meningkatkan kesahihan data, peneliti menggunakan teknik triangulasi data yaitu triangulasi sumber. Tahapan analisis interaktif penelitian meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pemahaman informan mengenai penjabaran visi berkarakter kuat dan cerdas sangat beragam. Namun hal ini disepakati sebagai kriteria ideal yang harus ada dalam kepribadian pendidik, yang diharapkan dimiliki oleh mahasiswa FKIP sebagai calon guru. Berkarakter kuat dan cerdas dijabarkan sebagai keseimbangan antara IQ, SQ, dan EQ yang mampu diaplikasikan dalam pemikiran, sikap, maupun perilaku praksis dalam kehidupan sehari-hari, yang mengarah pada perubahan positif bagi dirinya dan orang lain. (2) Untuk membentuk calon pendidik yang berkarakter kuat dan cerdas, pendidikan karakter dilaksanakan secara bertahap melalui kurikulum, program dan kebijakan, penciptaan lingkungan yang sehat dan kondusif, keteladanan serta pengawasan. Pendidikan karakter bukan merupakan mata kuliah khusus, melainkan terintegrasi dalam kurikulum. Dosen berperan penting sebagai figur teladan bagi mahasiswa. (3) Pendidikan karakter belum dilaksanakan secara optimal di jurusan P IPS, karena terlalu menekankan segi fisik yang diatur melalui kebijakan seragam, di mana hal ini masih menimbulkan pro kontra. Pendidikan karakter juga terhambat karena budaya non-edukatif seperti kecurangan mahasiswa dalam ujian dan tugas yang dianggap wajar. FKIP belum menetapkan kriteria resmi evaluasi pendidikan karakter, sehingga penilaian keberhasilan hanya sampai pada pengamatan individual. Mahasiswa belum mengaplikasikan nilainilai berkarakter kuat dan cerdas secara optimal, karena kurang paham atas makna berkarakter kuat dan cerdas, belum terbentuknya kesadaran pribadi, belum ada contoh yang bisa diteladani, serta kurang ada sosialisasi lebih lanjut terkait dengan program dan kebijakan. Kata kunci: persepsi, perilaku, pendidikan karakter, mahasisw

    PERBEDAAN MINAT BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR SISWA TERHADAP PEMILIHAN SEKOLAH LANJUTAN ATAS DI SMP NEGERI 1 SAMBIREJO TAHUN PELAJARAN 2013/2014

    Get PDF
    Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) minat belajar siswa di SMPN 1 Sambirejo tahun pelajaran 2013/2014. (2) perbedaan minat belajar dan prestasibelajar siswa untuk memilih sekolah lanjutan atas di SMP N 1 Sambirejo tahunpelajaran 2013/2014. (3) apakah minat belajar dan prestasi belajar siswa berpengaruhterhadap pemilihan sekolah lanjutan atas pada siswa di SMP N 1 Sambirejo tahunpelajaran 2013/2014.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif komparasi.Populasi penelitian adalah siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Sambirejo tahun pelajaran2013/2014 yang terdiri dari 8 kelas dan berjumlah 256 siwa. Sampel yang digunakansebanyak 76 siswa. Teknik sampling yang digunakan multi proportional randomsampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik angket dandokumentasi. Teknik analisis data yang dipakai menggunakan analisis statistik denganuji chi square.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan hipotesis pertama “Ada terdapatperbedaan signifikan minat belajar siswa untuk memilih sekolah lanjutan atas di SMP N1 Sambirejo tahun pelajaran 2013/2014, diterima”. Hal ini dapat dilihat dari analisisdata yang menunjukkan nilai chi square (X2) sebesar 7,982 > 5,991. Hipotesis kedua“Ada perbedaan signifikan prestasi belajar siswa untuk memilih sekolah lanjutan atas diSMP N 1 Sambirejo tahun pelajaran 2013/2014”, diterima. Hal ini dapat dilihat darianalisis data yang menunjukkan nilai chi square (X2) sebesar 13,411 > 5,991. Hipotesisketiga “Ada perbedaan signifikan minat belajar dan prestasi belajar siswa terhadappemilihan sekolah lanjutan atas di SMP N 1 Sambirejo tahun pelajaran 2013/2014”,diterima. Hal ini dapat dilihat dari analisis data yang menunjukkan nilai chi square (X2)sebesar 17,644 > 12,592.Kata kunci : Minat Belajar, Prestasi Belajar, Pemilihan Sekolah Lanjutan Ata

    DAMPAK MIGRASI BAGI PENDIDIKAN ANAK DI DESA MANISHARJO KECAMATAN BENDOSARI KABUPATEN SUKOHARJO

    Get PDF
    Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor yang melatarbelakangi warga Manisharjo melakukan migrasi serta dampak migrasi bagi pendidikan anak di Desa Manisharjo, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologis. Subjek penelitian adalah pelaku migrasi, anak, serta pengasuh anak dari migran. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber dan metode, penggunaan bahan referensi, serta reviuw informan. Analisis data menggunakan Intercative Model oleh Milles & Haberman. Prosedur penelitian dimulai dari Kegiatan pra penelitian, desain penelitian, pengumpulan data, analisis data, penulisan laporan akhir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hal-hal yang melatarbelakangi keputusan warga melakukan migrasi terdiri dari adanya faktor penarik dari daerah tujuan serta faktor pendorong dari daerah asal yang kesemuanya menyangkut persoalan ekonomi. Sedangkan dampak migrasi bagi pendidikan anak adalah perubahan peran pendidik oleh orang tua dalam  keluarga yang digantikan oleh lembaga lain.   Kata kunci : Latar belakang, Migrasi, Pendidikan, Ana

    PERBANDINGAN PENGARUH METODE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DENGAN CERAMAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI SISWA IPS DI SMA NEGERI 2 KARANGANYAR TAHUN AJARAN 2012/2013

    Get PDF
    ABSTRAK Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) adakah pengaruh penggunaan metode STAD dan ceramah terhadap prestasi belajar sosiologi; (2) adakah perbedaan pengaruh antara metode STAD dengan ceramah terhadap prestasi belajar sosiologi; (3) metode manakah yang memberikan pengaruh lebih baik terhadap prestasi belajar sosiologi; (4) seberapa besar pengaruh penggunaan metode STAD dan ceramah terhadap prestasi belajar sosiologi. Metode:Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian komparasi kausal, menggunakan metode penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelompok IPS di SMA Negeri 2 Karanganyar Tahun Ajaran 2012/2013. Sampel pada penelitian ini adalah kelas XI IPS 3 sebagai kelas eksperimen yang diberikan perlakuan berupa pembelajaran menggunakan metode STAD dan kelas XI IPS 1 sebagai kelas kontrol yang diberikan perlakuan berupa pembelajaran menggunakan metode ceramah. Sampel diambil dengan teknik multi stage cluster random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Uji t, F regrasi, dan analisis regresi. Hasil:Kesimpulan hasil penelitian bahwa: (1) ada pengaruh penggunaan kedua metode tersebut (STAD dan ceramah) yang sangat signifikan terhadap prestasi belajar sosiologi dilihat dari hasil analisis data menunjukkan R2=0,187 dengan F=7,353 dan ρ=0,002. Dengan demikian hipotesis yang berbunyi “Ada pengaruh penggunaan metode STAD dan ceramah terhadap prestasi belajar sosiologi” diterima; (2) ada perbedaan yang signifikan antara metode STAD dengan ceramah dalam hal nilai rata-rata skor komposityaitu t=2,58 dengan ρ=0,041 dan ada perbedaan yang sangat signifikan antara metode STAD dengan ceramah dalam hal nilai rata-rata skor kategorikal skala 11yaitu t=2,907 dengan ρ=0,005. Dengan demikian hipotesis yang berbunyi “Ada perbedaan pengaruh antara metode STAD dengan ceramah terhadap prestasi belajar sosiologi” diterima; (3) rata-rata skor komposit maupun kategorikal penggunaan metode STAD memberikan pengaruh lebih besar terhadap prestasi belajar sosiologi daripada metode ceramah dilihat dari rata-rata skor komposit sebesar 21,118/19,758 dan skor kategorikal sebesar 7,588/6,848. Dengan demikian hipotesis yang berbunyi “Ada salah satu metode yang memberikan pengaruh lebih besar daripada metode lain terhadap prestasi belajar sosiologi” diterima ; (4)pengaruh penggunaan metode STAD dan ceramah terhadap prestasi belajar sosiologi adalah 18,685%. Dengan demikian hipotesis “Metode STAD dan ceramah memberikan pengaruh yang berarti/ besar terhadap prestasi belajar belajar sosiologi” diterima.   Kata kunci: Metode STAD, Metode Ceramah, Prestasi Belajar

    PENGARUH MOTIVASI AYAH, IBU UNTUK MENYEKOLAHKAN ANAK DAN KEMANDIRIAN SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI KELAS XI IPS DI SMA NEGERI 1 SUKOHARJO TAHUN AJARAN 2013/2014

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) pengaruh motivasi ayah untuk menyekolahkan anak terhadap prestasi belajar sosiologi siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Sukoharjo. (2) pengaruh motivasi ibu untuk menyekolahkan anak terhadap prestasi belajar sosiologi siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Sukoharjo. (3) pengaruh kemandirian siswa terhadap prestasi belajar sosiologi siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Sukoharjo. (4) pengaruh motivasi ayah, ibu untuk menyekolahkan anak dan kemandirian siswa terhadap prestasi belajar sosiologi siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Sukoharjo.Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu : metode diskriptif korelasional. Populasi penelitian ialah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Sukoharjo sejumlah 113 siswa. Sampel yang digunakan yaitu sampel populasi dan diambil dengan teknik multistage cluster random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah angket, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah koefisien korelasi ganda.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan : “ ada pengaruh positif yang sangat signifikan antara Motivasi Ayah Untuk Menyekolahkan Anak Terhadap Prestasi Belajar Sosiologi Siswa Kelas X1 IPS SMA Negeri 1 Sukoharjo tahun ajaran 2013/2014”, diterima. Hal ini dapat dilihat dari hasil analis data yang menunjukan rx1y = 0,562 dan ρ = 0,003 terhadap SE = 31,629% dan SR = 87,759%. “ ada pengaruh positif yang cukup signifikan antara Motivasi Ibu Untuk Menyekolahkan Anak Terhadap Prestasi Belajar Sosiologi Siswa Kelas X1 IPS SMA Negeri 1 Sukoharjo tahun ajaran 2013/2014”, diterima. Hal ini dapat dilihat dari hasil analis data yang menunjukan rx2y = 0,326 dan ρ = 0,100 terhadap SE = 0,773% dan SR = 2,145%. “ ada pengaruh positif yang cukup signifikan antara Kemandirian Belajar Terhadap Prestasi Belajar Sosiologi Siswa Kelas X1 IPS SMA Negeri 1 Sukoharjo tahun ajaran 2013/2014”, diterima. Hal ini dapat dilihat dari hasil analis data yang menunjukan rx3y = 0,376dan ρ = 0,055 terhadap SE = 3,638% dan SR = 10,095%. “ ada pengaruh positif yang signifikan antara Motivasi Ayah, Ibu Untuk Menyekolahkan Anak dan Kemandirian Belajar Terhadap Prestasi Belajar Sosiologi Siswa Kelas X1 IPS SMA Negeri 1 Sukoharjo tahun ajaran 2013/2014”, diterima. Hal ini dapat dilihat dari hasil analis data yang menunjukan ry(x1,2,3) = 0,600 dan ρ = 0,018 terhadap SE = 36,041% dan SR = 100,000%. Kata kunci : Motivasi ayah, ibu untuk menyekolahkan anak, kemandirian belajar dan prestasi belaja

    TRADISI ZIARAH MAKAM SEBAGAI PENGEMBANGAN EKONOMI MASYARAKAT DI DESA GIRILAYU (STUDI KASUS MAKAM PANGERAN SAMBERNYOWO DI ASTANA MENGADEG DESA GIRILAYU KECAMATAN MATESIH KABUPATEN KARANGANYAR)

    Get PDF
    Abstrak: Hengga Priambodo. K8408084. TRADISI ZIARAH MAKAM SEBAGAI PENGEMBANGAN EKONOMI MASYARAKAT DI DESA GIRILAYU (STUDI KASUS MAKAM PANGERAN SAMBERNYOWO DI ASTANA MENGADEG DESA GIRILAYU KECAMATAN MATESIH KABUPATEN KARANGANYAR). Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret Surakarta, Februari 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Makna tradisi ziarah makam Pangeran Sambernyowo di Astana Mengadeg bagi para peziarah (2) Upaya pengembangan ekonomi masyarakat di sekitar makam Pangeran Sambernyowo di Astana Mengadeg . Penelitian ini mengambil lokasi di Astana Mengadeg, Desa Girilayu, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan menggunakan strategi studi kasus untuk memperoleh pemahaman terkait tradisi ziarah makam sebagai pengembangan ekonomi masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara mendalam dan observasi berpartisipasi aktif. Teknik analisis data yang digunakan dengan menggunakan analisis interaktif yang meliputi empat komponen yaitu pengumpulan data, reduksi data, sajian data, dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Tradisi ziarah di makam Pangeran Sambernyowo “ndagan” dengan melakukan tabur bunga, berpuasa, dan berdoa memohon berkah selama tiga hari tiga malam menyendiri di makam Pangeran Sambernyowo (2) Manfaat ekonomi yang tampak dari pelaksanaan tradisi ziarah yang dilakukan di makam Pangeran Sambernyowo di desa Girilayu yaitu tidak hanya menciptakan suasana ramai tetapi juga bisa memberi peluang kerja sebagai pengembangan ekonomi masyarakat yang telah memberi tambahan pendapatan bagi kehidupan masyarakat setempat. Jadi kesimpulannya, tradisi ziarah di makam Pangeran Sambernyowo telah memberikan peluang kerja dan pengembangan ekonomi masyarakat Girilayu, namun pengelolaan pariwisata berbasis masyarakat di Desa Girilayu belum dikelola dengan baik sehingga belum terjadi pengembangan ekonomi yang menyeluruh.   Kata kunci : tradisi, ziarah makam, pengembangan ekonomi

    ALASAN PEMILIHAN JURUSAN PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (STUDI KASUS DI SMK NEGERI 3 SUKOHARJO TAHUN 2012)

    Get PDF
    ABSTRAK : Indah Suci Wulandari. K8407032. ALASAN PEMILIHAN JURUSAN PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (Studi Kasus di SMK Negeri 3 Sukoharjo Tahun 2012). Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret Surakarta, April 2013.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: alasan yang mendasari siswa laki-laki dan perempuan dalam memilih jurusan di SMK Negeri 3 Sukoharjo.Bentuk penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan strategi pendekatan studi kasus tunggal terpancang. Sumber data berasal dari informan, yang meliputi informan kunci (siswa) dan informan pendukung (guru) dan orangtua serta dokumen atau arsip yang berhubungan dengan sejarah perkembangan SMK N 3 Sukoharjo. Sampling diambil dengan teknik purposive sampling yang dilakukan dengan memilih informan yang dianggap mengetahui informasi dan masalah yang hendak diteliti secara mendalam dan dapat dipercaya untuk menjadi sumber data yang mantap sehingga kemungkinan pilihan informan dapat berkembang sesuai dengan kebutuhan dan kemantapan peneliti dalam memperoleh data. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung, dan wawancara mendalam. Triangulasi sumber dan triangulasi metode digunakan dalam teknik validitas data. Analisis data menggunakan teknik analisis interaktif yakni dengan tahapan sebagai berikut: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan simpulan dan verifikasinya.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa alasan yang mendasari siswa dalam memilih jurusan di SMK N 3 Sukoharjo antara lain 1) pertimbangan peluang kerja yang ditawarkan oleh masing-masing jurusan. Jenis dan peluang pekerjaan tertentu yang disediakan di dunia kerja menjadi pertimbangan penting bagi siswa dalam menentukan jurusan. 2) Pertimbangan hobby dan kesenangan. Jurusan yang mereka pilih umumnya adalah cerminan dari kemampuan dan kegemaran serta kesenangan dari siswa itu sendiri. 3) Pertimbangan nilai. Kurang dipenuhinya persyaratan nilai akademis pada jurusan tertentu, turut menjadi pertimbangan bagi siswa dalam memilih jurusan. Hal ini kemudian akan berdampak pada pemilihan jurusan yang tidak sesuai dengan minat siswa, dan 4) Coba-coba atau iseng terhadap jurusan yang dipilih. Hal ini disebabkan oleh adanya kebingungan siswa dalam menentukan jurusan, 5) sebagai media untuk memperoleh ijazah kelulusan. Proses mempelajari ilmu yang menjadi program studi keahliannya dianggap tidak begitu penting karena nantinya nilai dan ijazah adalah yang terpenting untuk mencari pekerjaan.Kata Kunci: Tindakan Sosial, Gender, Pemilihan Jurusa

    MAKNA BERDANDAN BAGI PEREMPUAN (STUDI KASUS TENTANG PENGGUNAAN MAKE UP PADA SALES PROMOTION GIRL DI KOTA SURAKARTA)

    Get PDF
    ABSTRAK Latar Belakang: Perdagangan kosmetik di Indonesia menurut Menteri Perindustrian MS Hidayat, penjualan produk kosmetik impor tahun 2012 mencapai Rp 2,44 triliun, naik 30% dibandingkan tahun 2011.Perkembangan budaya, trend dan masyarakat kapitalis telah menjadikan kecantikan sebagai tujuan utama dari produk yang mereka produksi, salah satunya adalah kosmetik untuk ber make up pada SPG. SPG seolah menjadi simbol cantiknya perempuan modern saat ini mengingat persyartan SPG adalah cantik, menarik dan tinggi.Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui makna berdandan bagi para Sales Promotion Girl yang menggunakan make up, (2) dan untuk mengetahui gaya hidup para Sales Promotion Girluntuk memenuhi konstruksi kecantikan perempauan masa kini. Metode: Penelitian ini adalah dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan strategi penelitian studi kasus. Teknik sampling yang digunakan yaitu teknik purposive sampling dengan snowball sampling. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara mendalam dan observasi langsung.Dalam menguji validitas data, peneliti menggunakan teknik triangulasi data atau sumber dan triangulasi metode.Tahapan analisis interaktif penelitian ini yaitu pengumpulan data, reduksi data, interpretasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa (1) berdandan (penggunaan make up) merupakan tuntutan pekerjaan agar dapat menarik pelanggan, (2) Persyaratan menjadi SPG tidak lepas dari sebuah konstruksi sosial atas kecantikan yakni cantik, menarik, tinggi, langsing dan putih, (3) Konstruksi cantik yang dibangun para SPG adalah perempuan yang berkulit putih, tinggi, berambut panjang, hidung mancung, mata bulat dan langsing, (4) Pengkonsumsian kosmetik merek tertentu membawa prestise tersendiri bagi para SPG.(5) Media iklan, televisi, majalah dan internet menjadi pembentuk konsep kecantikan seorang perempuan dan pembentuk gaya hidup. Simpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwatuntutan pekerjaan yang mengharuskan SPG berdandan membawa dampak pada gaya hidup para SPG dalam menunjang kecantikan SPG. Kata Kunci: Konstruksi sosial, cantik, masyarakat konsumsi dan gaya hidu

    398

    full texts

    432

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇