SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant
Not a member yet
432 research outputs found
Sort by
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL DAN KEAKTIFAN BELAJAR PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS 6 SMA NEGERI 2 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2013/2014
ABSTRAK Adi Alviyanto. K8410002. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL DAN KEAKTIFAN BELAJAR PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS 6 SMA NEGERI 2 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2013/2014. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret. Juni 2014.Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil dan keaktifan belajar siswa kelas XI IPS 6 SMA Negeri 2 Surakarta pada mata pelajaran Sosiologi Tahun Pelajaran 2013/2014 dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw.Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan tes evaluasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif dengan model analisis Interaktif Miles dan Huberman. Validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil dan keaktifan belajar siswa. Keaktifan siswa dari diskusi kelompok besar pertama dan kedua dalam siklus pertama meningkat dari 59% menjadi 61,32%. Keaktifan siswa termasuk dalam kategori baik. Keaktifan siswa meningkat pada diskusi besar ketiga dan keempat dalam siklus kedua yaitu 66,81% dan 77,28%. Keaktifan siswa termasuk dalam kategori sangat baik. Selain itu, hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan. Hasil evaluasi siklus pertama menunjukkan rata-rata kelas adalah 69.69 (59.37%), mengalami kenaikan 5.31 poin dari nilai rata-rata kelas pra siklus yaitu 64.37 (34.4%). Hasil evaluasi siklus kedua rata-rata kelas naik 12.03 poin menjadi 81.71 (76.9%)Hasil dari penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Jigsaw pada siswa kelas XI IPS 6 pada mata pelajaran Sosiologi adalah peningkatan hasil belajar sebanyak 26% dan keaktifan siswa menunjukan prosentase lebih dari 75% (keaktifan sangat baik). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil dan keaktifan belajar siswa kelas XI IPS 6 SMA Negeri 2 Surakarta pada mata pelajaran sosiologi Tahun Pelajaran 2013/2014. Kata Kunci: Jigsaw, Hasil belajar, Keaktifan belajar.
PERAN ORANG TUA DAN MASYARAKAT DALAM MENGATASI KENAKALAN ANAK (Studi Kasus di Dukuh Gorongan, Kelurahan Donohudan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah)
ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui bentuk pendidikan yang diberikan orang tua untuk membentengi anak dari perilaku kenakalan, (2) Untuk mengetahui strategi masyarakat dalam mengatasi kenakalan anak.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus tunggal terpancang. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Sumber data diperoleh dari informan, peristiwa atau aktivitas serta dokumen dan arsip. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi dan pengumpulan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) orang tua menerapkan pola asuh permisif sebagai bentuk pendidikan kepada anak. Pola asuh permisif ditandai adanya pembiaran terhadap perilaku anak, (2) berdasarkan analisis teori Durkheim, masyarakat Dukuh Gorongan menggunakan pendekatan kekeluargaan untuk mengatasi perilaku kenakalan anak. Pendekatan kekeluargaan adalah salah satu bentuk sanksi represif yang diterapkan oleh masyarakat Dukuh Gorongan yang organis.Kata kunci: kenakalan anak, pola asuh, orang tua, masyarakat organis, sanksi represif
PERAN PEREMPUAN PENGRAJIN BATIK DALAM PENINGKATAN KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI KELUARGA (Studi Kasus di Desa Pungsari, Plupuh, Sragen).
ABSTRAK Tinuk Nawangsih. K8410057. PERAN PEREMPUAN PENGRAJIN BATIK DALAM PENINGKATAN KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI KELUARGA (Studi Kasus di Desa Pungsari, Plupuh, Sragen). Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret. April 2014.Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui faktor pendorong atau alasan perempuan menjadi pengrajin batik (2) mengetahui strategi perempuan pengrajin batik dalam peningkatan kehidupan sosial ekonomi keluarga.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus tunggal. Sumber data utama diperoleh dari perempuan pengrajin batik yang sudah menikah di desa Pungsari, Plupuh, Sragen. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dan observasi. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber. Untuk menganalisis data menggunakan analisis model interaktif yaitu dari pengumpulan data kemudian reduksi data, sajian data, terakhir penarikan kesimpulan dan verifikasi.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) Faktor pendorong atau latar belakang perempuan menjadi pengrajin batik adalah faktor ekonomi, sehingga perempuan tidak lagi dikonstruksikan hanya berperan di sektor domestik. Akan tetapi, perempuan juga memiliki peran publik. Oleh karena itu, perempuan memiliki beban ganda dalam pencarian nafkah tambahan dan sebagai ibu rumah tangga. Faktor lain perempuan menjadi pengrajin batik adalah tidak memiliki keterampilan yang lain, waktu kerja membatik yang sifatnya fleksibel, serta lingkungan sekitar aktivitas ekonominya mayoritas adalah membatik. (2) Strategi perempuan pengrajin batik dalam sosial ekonomi adalah dengan menggunakan pendapatannya untuk kebutuhan sehari-hari, membelanjakan uang dengan sederhana untuk makan setiap hari, dan ikut serta dalam arisan sebagai cara menabung. Strategi tersebut dilakukan agar kebutuhan ekonomi keluarga tercukupi dan keadaan sosial ekonomi keluarga dapat meningkat. Kata Kunci: Perempuan pengrajin batik, gender, sosial ekonomi keluarg
TAMAN CERDAS SEBAGAI SIMBOLISASI KOTA LAYAK ANAK DI SURAKARTA (Studi Kasus di Kelurahan Kadipiro Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta)
ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) persepsi masyarakat Kelurahan Kadipiro dengan keberadaan Taman Cerdas, (2) fungsi Taman Cerdas dalam upaya pemenuhan kebutuhan anak, (3) apakah Taman Cerdas menjadi solusi bagi persoalan anak di Kelurahan Kadipiro.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan strategi penelitian studi kasus. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling dan snowball sampling. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan wawancara mendalam, observasi langsung, dan pengumpulan dokumen. Uji validitas data yang digunakan yaitu triangulasi sumber/data dan metode. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, display data, dan kesimpulan.Hasil penelitian yang diperoleh yaitu : 1) mayoritas masyarakat bersikap tidak peduli dengan keberadaan Taman Cerdas karena tidak mengetahui fungsi dari Taman Cerdas yang sebenarnya. 2) Taman Cerdas tidak berfungsi secara optimal untuk memenuhi kebutuhan anak karena kurangnya koordinasi dalam mekanisme pengelolaannya. 3) Keberadaan Taman Cerdas ternyata tidak dapat memberikan solusi bagi persoalan-persoalan anak di Kelurahan Kadipiro.Simpulan yang diperoleh dari penelitian ini sesuai dengan konsep hiperrealitas yang dirumuskan oleh Jean Baudrilard bahwa keberadaan Taman Cerdas hanya digunakan sebagai simbol/penanda yang mengkomunikasikan kepada publik bahwa Surakarta telah menjadi Kota Layak Anak. Akan tetapi penanda ini bukanlah cerminan dari makna realitas, karena pada kenyataannya Taman Cerdas tidak dapat berfungsi secara optimal untuk memenuhi kebutuhan anak. Dengan demikian Taman Cerdas hanya difungsikan sebagai simbolisasi Surakarta sebagai Kota Layak Anak.Kata Kunci : Taman Cerdas, Kota Layak Anak (KLA), hiperrealitas, simbolisas
HUBUNGAN PEMANFAATAN SITUS GOOGLE DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI SMAN 3 KLATEN TAHUN PELAJARAN 2012/2013
HUBUNGAN PEMANFAATAN SITUS GOOGLE DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI SMAN 3 KLATEN TAHUN PELAJARAN 2012/2013Oleh : Wulan Ningrum ABSTRACT Wulan Ningrum. THE RELATIONSHIP OF GOOGLE SITE UTILIZATION AND LEARNING MOTIVATION TO SOCIOLOGY LEARNING ACHIEVEMENT OF THE XI GRADERS OF SMAN 3 KLATEN IN THE SCHOOL YEAR OF 2012/2013. Thesis, Surakarta: Teacher Training and Education Faculty. Surakarta Sebelas Maret University, July 2013.This research aimed to find out: (1) whether or not there is a positive relationship between Google site utilization and sociology learning achievement of the XI graders of SMAN 3 Klaten in the school year of 2012/2013, (2) whether or not there is a positive relationship between learning motivation and sociology learning achievement of the XI graders of SMAN 3 Klaten, (3) whether or not there is a positive relationship of Google site utilization and learning motivation to sociology learning achievement of the XI graders of SMAN 3 Klaten.The method employed in this research was a descriptive quantitative one. The population of research was the XI IPS (Social Science) graders of SMA Negeri 3 Klaten in the school year of 2012/2013, consisting of 144 students. The proportion of sample was 20% of all population number existing with 20 students as instrument tryout sample and 29 students as the research sample. The sample was taken using stratified purposive random sampling. Techniques of collecting data employed were questionnaire, achievement test, documentation and observation. Technique of analyzing data employed was statistical analysis with multiple correlation coefficient technique.Considering the result of research, the following conclusions could be drawn: (1) Hypothesis 1 “there is a significant relationship between Google site utilization and sociology learning achievement of the XI graders of SMAN 3 Klaten in the school year of 2012/2013” was supported. It could be seen from the result of data analysis showing rx1y = 0.608 and p = 0.001. (2) Hypothesis 2 “there is a significant relationship between learning motivation and sociology learning achievement of the XI graders of SMAN 3 Klaten in the school year of 2012/2013” was supported. It could be seen from the result of data analysis showing Rx2y = 0.542 and p = 0.003. (3) Hypothesis 3 “there is a significant relationship of Google site utilization and learning motivation to sociology learning achievement of the XI graders of SMAN 3 Klaten in the school year of 2012/2013” was stated as being supported. It could be seen from the result of data analysis showing R(x1, 2) = 0.617 and p = 0.001. Keywords: The utilization of Google site, Learning Motivation, Sociology Learning Achievement.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COURSE REVIEW HORAY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS 1 SMA MUHAMMADIYAH 1 SURAKARTATAHUN PELAJARAN 2013/2014.
ABSTRAKBagas Narendra Parahita. K8410011. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COURSE REVIEW HORAY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS 1 SMA MUHAMMADIYAH 1 SURAKARTATAHUN PELAJARAN 2013/2014.Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juni 2014. Tujuan dari Penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar sosiologi dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay di kelas XI IPS1 SMA Muhammadiyah 1 Surakarta tahun Pelajaran 2013/2014.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus dan tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPS 1 SMA Muhammadiyah 1 Surakarta tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data meliputi dokumentasi, observasi, wawancara, angket, dan evaluasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Indikator kinerja yang harus tercapai adalah peningkatan hasil belajar siswa setiap siklusnya, guru dapat meningkatkan kinerja dalam proses pembelajaran, keberhasilan indikator mencapai 80% untuk ketuntasan siswa secara individu dan ketuntasan belajar klasikal terhadap materi yang diajarkanHasil penelitian dapat menunjukkan bahwa jika dilihat dari Peningkatan persentase pada afektif siswa pada saat pratindakan diperoleh 49,8%, siklus 1 sebesar 65,5%, siklus 2 menjadi 79,1% (Afektif siswa sangat baik). Peningkatan persentase psikomotorik siswa pada saat pratindakan diperoleh 47,8%, siklus 1 sebesar 64%, siklus 2 menjadi 75,5% (Psikomotorik siswa baik). Peningkatan persentase kinerja guru pada saat pratindakan diperoleh 63,75%, siklus 1 sebesar 73,75%, siklus 2 menjadi 78,75% (Kinerja guru sangat baik). Persentase tingkat ketercapaian model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay pada saat siklus 1 diperoleh 73% meningkat pada siklus 2 menjadi 85,5%(Ketercapaian model sangat berhasil).Peningkatan signifikansi nilai rata-rata kelas hanya sebesar 7,77 poin atau 11,26% (Cukup)dimulaidari pratindakan diperoleh nilai rata-rata kelas 71,23, siklus 1 sebesar 77,23, siklus 2 menjadi 79.Peningkatan persentase ketuntasan hasil belajar kognitif siswa pada saat pratindakan diperoleh 40%, siklus 1 sebesar 70%, siklus 2 menjadi 86% (Ketuntasan belajar kategori tinggi).Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay dapat meningkatkan hasil belajar sosiologi siswa kelas XI IPS 1 SMA Muhammadiyah 1 Surakarta tahun Pelajaran 2013/2014.Kata kunci: Model Pembelajaran Kooperatif, Course Review Horay, Hasil Belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIF TIPE EVERYONE IS A TEACHER HERE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI DI KELAS XI IPS 1 SMA NEGERI 1 PEJAGOAN TAHUN PELAJARAN 2013/2014
ABSTRAKMunawaroh Nur Khanifah. K8410040. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIF TIPE EVERYONE IS A TEACHER HERE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI DI KELAS XI IPS 1 SMA NEGERI 1 PEJAGOAN TAHUN PELAJARAN 2013/2014. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret. 2014Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bahwa penerapan model pembelajaran aktif tipe Everyone is a Teacher Here mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi di kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Pejagoan.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) jenis kolaboratif. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, yang setiap siklusnya terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Pejagoan yang berjumlah 33 siswa. Teknik pengumpulan data utama adalah observasi dan tes. Sedangkan teknik pengumpulan data pendukung dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi teknik. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis kritis dan teknik statistik deskriptif komparatif.Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa hasil belajar koginitf siswa di tiap siklusnya mengalami peningkatan. Pada pratindakan nilai rata-rata yang diperoleh adalah 72,79, sedangkan pada siklus I nilai rata-ratanya mencapai 75,60 atau meningkat 2,81 dari pratindakan, dan pada siklus II mencapai 81,58 atau naik sebesar 5,98 dari siklus I. Selain itu, ketuntasan hasil belajar kognitif juga mengalami peningkatan di tiap siklusnya. Pada pratindakan persentase siswa yang tuntas 57, 58%, pada siklus I persentase siswa yang tuntas mencapai 75,76% atau meningkat 18,18% dari pratindakan, dan pada siklus II persentase siswa yang tuntas mencapai 90,91% atau meningkat 15,15% dari siklus I. Selain hasil belajar kognitif, hasil belajar afektif dan psikomotoriknya juga menunjukkan peningkatan. Pada siklus I rata-rata hasil belajar afektifnya hanya mencapai 71,92, dan pada siklus II mencapai 78,38 atau naik 6,46 dari siklus I. Sementara dari ranah pasikomotoriknya, pada siklus I rata-rata hasil belajarnya hanya mencapai 71,57, dan pada siklus II mencapai 78,33 atau naik 6,76 dari siklus I.Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran aktif tipe Everyone is a Teacher Here mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi di kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Pejagoan. Kata kunci : Penelitian Tindakan Kelas, Everyone is a Teacher Here, Hasil Belajar
KOMPARASI METODE GROUP INVESTIGATION (GI) DAN METODE TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) SERTA PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS SMA MUHAMMADIYAH 1 KARANGANYAR
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan penggunaan metode GI dan metode TGT terhadap hasil belajar sosiologi, (2) pengaruh metode belajar terhadap hasil belajar sosiologi, dan (3) seberapa besar pengaruh metode belajar terhadap hasil belajar sosiologi pada siswa kelas XI IPS SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif dengan bentuk penelitian semu. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar Tahun Pelajaran 2013/2014. Sampel penelitian sebanyak dua kelas diambil dengan teknik multistage cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, angket dan tes. Teknik analisis data menggunakan uji-t independent sampel dan uji regresi. Kesimpulan penelitian ini adalah ada perbedaan penggunaan metode GI dan metode TGT terhadap hasil belajar siswa kelas XI IPS SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar. Hal ini dapat dilihat dari selisih kedua t sebesar 4.527 dengan tingkat signifikansi 0.000 (sangat signifikan). Nilai rata-rata kelas GI lebih tinggi dari pada nilai rata-rata pada kelas TGT. Metode belajar memberikan pengaruh yang sangat signifikan terhadap hasil belajar sosiologi siswa. Hal ini dapat dilihat dari harga Freg= 7.578; ρ= 0.002 (sangat signifikan). Selanjutnya metode belajar memberikan pengaruh sebesar 22% terhadap hasil belajar sosiologi siswa. Hal ini dapat dilihat dari nilai R2 sebesar 22%, sedangkan 78% dipengaruhi oleh faktor selain metode belajar. Kata Kunci : Hasil Belajar Sosiologi, Metode Group Investigation (GI), Metode Team Game Tournament (TGT
HUBUNGAN MEDIA PEMBELAJARAN LCD PROYEKTOR DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA NEGERI 1 NGEMPLAK BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2013/2014
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Hubungan antara media pembelajaran lcd proyektor dengan prestasi belajar siswa SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali Tahun Pelajaran 2013/2014, (2) Hubungan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar siswa SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali Tahun Pelajaran 2013/2014, (3) Hubungan bersama antara media pembelajaran lcd proyektor dan motivasi belajar dengan prestasi belajar siswa SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali Tahun Pelajaran 2013/2014.Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode deskriptif kuantitatif korelasional. Populasi penelitian ialah seluruh siswa SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali. Sampel yang digunakan sejumlah 80 siswa diambil dengan teknik multistage cluster random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan angket, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik regresi ganda.Kesimpulan penelitian ini bahwa:(1) Ada hubungan yang cukup signifikan antara media pembelajaran lcd proyektor dengan prestasi belajar siswa SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali Tahun Pelajaran 2013/2014. Hal ini dilihat dari hasil analis data yang menunjukan rx1y = 0,190 kemudian ρ = 0,088. (2) Ada hubungan yang signifikan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar siswa SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolai Tahun Pelajaran 2013/2014. Hal ini dilihat dari hasil analis data yang menunjukan rx2y = 0,215 kemudian ρ = 0.053. (3) Ada hubungan yang cukup signifikan secara bersama antara media pembelajaran lcd proyektor dan motivasi belajar dengan prestasi belajar siswa SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali Tahun Pelajaran 2013/2014. Hal ini dilihat dari hasil analis data yang menunjukan Ry(x1,x2) = 0,258; ρ = 0.069; dan F = 2,742.Kata kunci: media pembelajaran lcd proyektor, motivasi belajar, prestasi belaja
Evaluasi Pembelajaran Pos PAUD Putra Pertiwi Rejosari, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Surakarta
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mekanisme penerimaan peserta didik di Pos PAUD Putra Pertiwi, mengetahui pelaksanaan pembelajaran di Pos PAUD Putra Pertiwi, dan untuk mengetahui dampak yang terjadi pada peserta didik dari pembelajaran yang telah dilakukan di Pos PAUD Putra Pertiwi Rejosari, Surakarta. Dalam penelitian ini analisis dilakukan menggunakan model Context, Input, Process, Product (CIPP).Penelitian ini menggunakan metode evaluasi kualitatif. Subjek penelitian ini adalah penilik PAUD UPTD Kecamatan Banjarsari, pengelola Pos PAUD, pendidik, orang tua, dan peserta didik di Pos PAUD Putra Pertiwi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan studi pustaka. Analisis data menggunakan tiga komponen utama yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi.Berdasarkan data temuan penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa pembelajaran di Pos PAUD Putra Pertiwi sudah dilaksananakan sesuai yang diharapkan. Hal ini direduksi dari hasil penelitian bahwa, mekanisme pendaftaran peserta didik baru dilakukan tanpa test dan pembiayaan dinilai ekonomis oleh orangtua. Dalam pembelajaran, pendidik menjadi fasilitator belajar anak yang berbasis student center sehingga peserta didik memperoleh berbagai macam fasilitas dalam konteks yang membangun kemampuan dirinya. Dampak dari pembelajaran yang telah dilakukan dengan mengaktifkan seluruh aspek yang dimiliki peserta didik terbukti meningkatkan perkembangan aspek moral dan nilai agama, kognitif, motorik, bahasa, dan sosial emosional. Simpulan dari penelitian ini, bahwa: penyelenggaraan PAUD telah menjawab kebutuhan anak dalam membentuk self concept. Hal ini diwujudkan dengan mekanisme pendaftaran sederhana dan fleksibel sehingga dapat dijangkau oleh kalangan luas, pembiayaan yang ekonomis, juga dan fasilitas memadai. Selain itu juga dapat menjawab pemenuhan kebutuhan anak usia dini dalam konteks pendidikan. Pelaksanaan pembelajaran yang berbasis student center telah memancing hasrat ingin tahu dan peserta didik tidak merasa terbebani sehingga peserta didik belajar secara bebas dan menunjukkan respon positif. Pembelajaran memfokuskan pada proses bukan hasil atau batas pencapaian minimal. Dampak dari pembelajaran menunjukkan perkembangan di segala aspek dan sesuai dengan kebutuhan anak dan harapan orang tua. Kata kunci: evaluasi, pendidikan anak usia dini, pendidikan humanistik, analisis model CIPP