SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant
Not a member yet
    432 research outputs found

    KONSTRUKSI SOSIAL MEMBACA BUKU PERPUSTAKAAN DI KALANGAN SISWA SMA NEGERI 2 SUKOHARJO TAHUN 2014/2015

    Get PDF
    AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dan faktor-faktor yang mempengaruhi siswa dalam membaca buku perpustakaan. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Sukoharjo dengan subyek penelitian siswa kelas XI IPS.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan strategi fenomenologi. Sumber data berasal dari observasi, wawancara dan dokumen. Wawancara dilakukan dengan informan kunci yaitu siswa kelas XI IPS dan informan pendukung adalah petugas perpustakaan, guru, serta wakasek kurikulum. Observasi berkaitan dengan perilaku siswa dalam membaca buku perpustakaan SMA Negeri 2 Sukoharjo, dan dokumen yang digunakan berkaitan dengan jumlah pengunjung, jumlah peminjam buku perpustakaan, dan jumlah koleksi buku yang tersedia di perpustakaan. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan informan dengan cara purposive. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi.Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi siswa tentang membaca buku perpustakaan meliputi membaca buku perpustakaan sebagai hiburan, membaca buku perpustakaan untuk menghabiskan waktu, membaca buku perpustakaan ketika ada permintaan dari guru, dan membaca buku perpustakaan untuk mengerjakan tugas. Faktor-faktor yang mempengaruhi siswa dalam membaca buku perpustakaan terdiri dari dua, yaitu faktor penghambat dan faktor pendorong. Faktor penghambat meliputi kurangnya guru dalam memanfaatkan perpustakaan, kurangnya perhatian dari keluarga dalam hal membaca buku, dan kurangnya motivasi dalam diri siswa untuk membaca buku. Sedangkan faktor pendorong siswa dalam membaca buku perpustakaan, antara lain ketersediaan bahan bacaan sesuai dengan minat siswa, keberadaan musik di ruang perpustakaan,dan suasana perpustakaan yang tenang.Berkaitan dengan teori konstruksi sosial bahwa perilaku membaca buku perpustakaan di kalangan siswa SMA Negeri 2 Sukoharjo tidak lepas dari pengaruh lingkungan primer dan sekunder siswa. Lingkungan primer dan sekunder memberikan pengetahuan dan pengalaman bagi siswa mengenai membaca buku, dimana lingkungan tersebut kurang mendukung siswa dalam hal membaca. Kata kunci : Konstruksi Sosial, Membaca, Buku, Perpustakaan

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI KELAS XI IIS 5 SMA NEGERI 1 KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2014/2015

    Get PDF
    Abstrak Reni Rasyita Sari. K8411060. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IIS 5 SMA NEGERI 1 KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2014/2015. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juni 2015.            Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi kelas XI IIS 5 SMA Negeri 1 Karanganyar Tahun Pelajaran 2014/2015 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IIS 5 SMA Negeri 1 Karanganyar yang terdiri dari 33 siswa. Sumber data pada penelitian ini adalah guru dan siswa. Teknik pengumpulan data utama pada penelitian ini adalah observasi dan tes, selain itu teknik pengumpulan data pendukung adalah wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif.            Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa baik kognitif, afektif, dan psikomotorik. Hasil evaluasi siklus I menunjukkan rata-rata hasil belajar kognitif siswa 80,30 dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 85,15. Hasil belajar afektif pada siklus I menunjukkan persentase sebesar 76% dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 97%. Sedangkan hasil belajar psikomotorik pada siklus I menunjukkan persentase sebesar 76% menjadi 94% pada siklus II pada aspek kemampuan siswa dalam melakukan strategi penyelesaian dalam, dan pada penilaian dalam mengumpulkan tugas tepat waktu mengalami peningkatan sebesar 70% pada siklus I menjadi 88% pada siklus II.            Simpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran sosiologi kelas XI IIS 5 SMA Negeri 1 Karanganyar Tahun Pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : pembelajaran kooperatif, group investigation, diskusi kelompok, hasil belajar

    PENERAPAN METODE QUANTUM LEARNING TEKNIK PETA PIKIRAN UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS X IPS 5 SMA AL ISLAM 1 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2015/2016

    Get PDF
    ABSTRAK  Maryuningsih. K8411045. PENERAPAN METODE QUANTUM LEARNING TEKNIK PETA PIKIRAN UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS X IPS 5 SMA AL ISLAM 1 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2015/2016. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret. November 2015.            Penelitian ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan prestasi belajar mata pelajaran Sosiologi siswa kelas X IPS 5 SMA Al Islam 1 Surakarta tahun ajaran 2015/2016 melalui penerapan metode quantum learning teknik peta pikiran.            Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas X IPS 5 SMA Al Islam 1 Surakarta sebanyak 37 siswa. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik utama  dalam pengumpulan data menggunakan observasi dan tes, sementara teknik pendukung dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif.            Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode quantum learning teknik peta pikiran dapat meningkatkan prestasi belajar mata pelajaran Sosiologi siswa kelas X IPS 5 mulai dari hasil tes pra tindakan, siklus I dan siklus II, yaitu 78,48 pada tahap pra tindakan meningkat menjadi 78,75 pada siklus I dan kembali meningkat menjadi 88,51 pada siklus II.            Simpulan penelitian ini adalah penerapan metode quantum learning teknik peta pikiran dapat meningkatkan prestasi belajar Sosiologi siswa kelas X IPS 5 SMA Al Islam 1 Surakarta. Kata Kunci: Penelitian Tindakan Kelas, Teknik Peta Pikiran, Prestasi Belajar

    PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN SOSIOLOGI SISWA KELAS X IIS 1 SMA NEGERI 2 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2015/2016.

    Get PDF
    Abstrak Merisa Aria Utama K8411047. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS X IIS 1 SMA NEGERI 2 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2015/2016. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret. 2015. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar sosiologi melalui pelaksanaan tindakan dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualizaton (TAI) pada siswa kelas X IIS 1 SMA Negeri 2 Surakarta Tahun Pelajaran 2014/2015. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X IIS 1 SMA Negeri 2 Surakarta. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif.Hasil penelitian dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualizaton (TAI) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi fungsi sosiologi dalam mengenali gejala sosial dalam masyarakat, ditinjau dari aspek pengetahuan, sikap, dan ketrampilan. Rata-rata hasil belajar pada saat pratindakan mendapatkan perolehan aspek kognitif sebesar 2,3, sedangkan pada aspek sikap sebesar 2,7, dan pada aspek keterampilan menunjukkan hasil 2,6. Sedangkan rata-rata hasil belajar pada siklus I mengalami peningkatan daripada pratindakan. Rata-rata hasil belajar aspek kognitif siklus I sebesar 2,8, sedangkan pada aspek sikap sebesar 2,9, dan pada aspek keterampilan menunjukkan hasil 2,9. Rata-rata hasil belajar pada siklus II menunjukkan hasil meningkat yaitu perolehan pada aspek kognitif mendapat rata-rata 3,3, sedangkan aspek sikap sebesar 2,3, dan pada aspek ketrampilan sebesar 3,1.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualizaton (TAI) dapat meningkatkan hasil belajar sosiologi pada siswa kelas X IIS 1 SMA Negeri 2 Surakarta Tahun Pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif, Team Assisted Individualizaton (TAI), Hasil Belajar.

    Komparasi Metode Jigsaw dan Metode Make a Match Serta Pengaruhnya Terhadap Hasil Belajar Sosiologi Siswa Kelas 11IIS SMA Negeri 6 Surakarta Tahun Pelajaran 2014/2015

    Get PDF
    Abstrak: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan penggnaan metode Jigsaw dan metode Make a Match terhadap hasil belajar sosiologi siswa (2) pengaruh penggunaan metode Jigsaw dan metode Make a Match terhadap hasil belajar sosiologi siswa (3) seberapa besar pengaruh penggunaan metode Jigsaw dan metode Make a Match terhadap hasil belajar sosiologi siswa. Adapun penelitian ini dilakukan pada kelas XI IIS di SMA Negeri 6 Surakarta.            Penelitian ini merupakan penelitian kasusal komparatif dengan bentuk peelitian semu. Populasi penelitian adalah selrh siswa SMA Negeri 6 Surakarta Tahun Pelajaran 2014/2015. Sampel penelitian sebanyak dua kelas diambil dengan teknik multistage cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggnakan analisis variaansi 1 jalur.            Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Ada perbedaan penggunaan metode Jigsaw dan metode Make a Match terhadap hasil belajar sosiologi siswa kelas XI IIS SMA Negeri 6 Surakarta. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data yang menunjukkan rata-rata metode Jigsaw sebesar 78,66 dan rata-rata metode Make a Match sebesar 75,06 dengan  = 0.029 (signifikan). (2) Ada pengaruh penggunaan metode Jigsaw dan metode Make a Match terhadap hasil belajar sosiologi siswa kelas XI IIS SMA Negeri 6 Surakarta. Hal ini dapat dilihatari hasil analisis nilai t = 2340; dengan  = 0.029 (signifikan). (3) Besar pengaruh penggunaan metode Jigsaw dan metode Make a Match terhadap hasil belajar sosiologi siswa kelas XI IIS SMA Negeri 6 Surakarta sebesar 29%.            Kesimpulan penelitian ini adalah ada perbedaan penggunaan metode Jigsaw dan metode Make a Match terhadap hasil belajar sosiologi siswa kelas XI IIS SMA Negeri 6 Surakarta. Nilai rata-rata kelas metode Jigsaw lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata kelas metode Make a Match. Metode belajar memberikan pengaruh terhadap hasil belajar Sosiologi siswa yaitu sebesar 29% sedangkan 71% dipengaruhi faktor lain. Kata Kunci: Hasil Belajar Sosiologi, Metode Jigsaw, Metode Make a Match

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS XI IPS 3 SMA NEGERI 2 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015

    Get PDF
    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPETEAM GAME TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS XI IPS 3 SMA NEGERI 2 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015Aris Indra Kurniawan Putra K8411012 ABSTRAK Aris Indra Kurniawan Putra.Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret Surakara.            Penelitian ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan prestasi belajar mata pelajaran Sosiologi siswa kelas XI IPS 3 SMA N 2 Surakarta tahun pelajaran 2014/2015 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament (TGT). Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPS 3 SMA N 2 Surakarta. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik utama dalam pengumpulan data menggunakan observasi dan tes, sementara teknik pendukung dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif.            Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament (TGT) dapat meningkatkan prestasi belajar mata pelajaran Sosiologi siswa kelas XI IPS 3 mulai dari hasil tes pra tindakan, siklus I dan Siklus II , yaitu 74, 87 pada tahap pra tindakan meningkat menjadi 89,59 pada siklus I dan kembali meningkat menjadi 94,06 pada siklus II. Sementara aspek afektif sebesar 86, 23 % pada siklus I menjadi 95, 83 % pada siklus II. Kata Kunci : Team Game Tournament (TGT), prestasi belaja

    PENGARUH PENGGUNAAN METODE NUMBERED HEADS TOGETHER DAN METODE MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS XI IPS MA AL-ISLAM SURAKARTA

    No full text
    Hanna Fitria Mutsiroh. K8411032. PENGGARUH PENGGUNAAN METODE NUMBERED HEAD TOGETHER DAN METODEMAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS XI IPS MA AL-ISLAM SURAKARTA. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret Surakarta.Juli. 2015.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan penggunaan metode Numbered Heads Together dan metode Make a Match  terhadap hasil belajar sosiologi siswa (2) pengaru penggunaan metode Numbered Heads Together dan metode Make a Match  terhadap hasil belajar sosiologi siswa (3) seberapa besar pengaruh penggunaan metode Numbered Heads Together dan metode Make a Match  terhadap hasil belajar sosiologi siswa. Adapun penelitian dilakukan pada kelas XI IPS di MA Al-Islam Surakarta.Penelitian ini termasuk penelitian ausal komparatif sengan bentuk penelitian semu.Populasi penelitian adalah seluruh siswa MA Al-Islam Surakarta Tahun Pelajaran 2014/2015.Sampel penelitian sebanyak dua kelas diambil dengan teknik multistage cluster random sampling, teknik pengumpulan data menggunakan tes, angket dan dpkumentasi.Teknik analisis data menggunakan analisis variansi 1 jalur.Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) ada perbedaan metode Numbered Heads Together dan metode Make a Match  terhadap hasil belajar mata pelajaran sosiologi kelas XI IPS MA Al-Islam Surakarta. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data yang menunjukkan rata-rata metode Numbered Heads Together sebesar 83.2000 dan rata-rata metode Make a Match  sebesar 73.8667 dengan ρ=0.000 (sangat signifikan). (2) ada pengaruh penggunaan metode Numbered Heads Together dan Make a Match  terhadap hasil belajar sosiologi kelas XI IPS MA Al-Islam Surakarta. Hal ini dilihat dari hasil analisis data yang menunjukan t=5.975 dengan ρ=0.000 (sangat signifikan). (3) besar pengaruh metode Numbered Heads Together dan metode Make a Match  terhadap hasil belajar sebesar 28%.Kesimpulan penelitian adalah ada perbedaan penggunaan metode Numbered Heads Together dan metode Make a Match  tehadap hasil belajar siswa k elas XI IPS MA Al-Islam Surakarta. Nilai rata-rata kelas Numbered Heads Together lebih tinggi dari pada nilai rata-rata kelas konvensional. Metode belajar memberikan pengaruh tehadap hasil belajar sosiologi siswa yaitu sebesar 28% sedangkan 72% dipengaruhi oleh factor lain. Kata Kunci : Hasil Belajar Sosiologi, metode Numbered Heads Together, metode Make a Matc

    Komparasi Metode Snowball Drilling dan Metode Jigsaw Serta Pengaruhnya Terhadap Hasil Belajar Sosiologi Siswa Kelas 11IIS SMA Negeri 7 Surakarta Tahun Pelajaran 2014/2015

    No full text
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan antara penggunaan metode Snowball Drilling dan metode Jigsaw terhadap hasil belajar sosiologi siswa (2) pengaruh penggunaan  metode Snowball Drilling dengan metode Jigsaw terhadap hasil belajar sosiologi siswa (3) seberapa besar pengaruh penggunaan metode Snowball Drilling dengan metode Jigsaw terhadap hasil belajar sosiologi siswa. Adapun penelitian dilakukan pada kelas XI IIS di SMA Negeri 7 Surakarta.            Penelitian ini termasuk penelitian kausal komparatif dengan bentuk penelitian semu. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMA Negeri 7 Surakarta tahun ajaran 2014/2015. Sampel penelitian sebanyak dua kelas diambil dengan teknik multistage cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, angket dan tes.  Teknik analisis data menggunakan uji-t independen sampel.Hasil penelitian menunjukkan: (1) Ada perbedaan penggunaan metode Snowball Drilling dan metode Jigsaw terhadap hasil belajar sosiologi siswa kelas XI IIS SMA Negeri 7 Surakarta. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data yang menunjukkan selisih dari kedua t sebesar 2.213, dan ρ sebesar 0.035 (signifikan). (2) Ada pengaruh penggunaan metode Snowball Drilling dan Jigsaw terhadap hasil belajar sosiologi siswa kelas XI IIS SMA Negeri 7 Surakarta. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis t = 2.213; dengan ρ= 0.035 (signifikan). (3) Besar pengaruh penggunaan metode Snowball Drilling dan Jigsaw terhadap hasil belajar sosiologi siswa kelas XI IIS SMA Negeri 7 Surakarta sebesar 34%.Kesimpulan penelitian ini adalah ada perbedaan penggunaan metode Snowball Drilling  dan metode Jigsaw terhadap hasil belajar sosiologi siswa kelas XI IIS SMA Negeri 7 Surakarta. Nilai rata-rata kelas metode Snowball Drilling lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata kelas metode Jigsaw. Metode belajar memberikan pengaruh terhadap hasil belajar sosiologi siswa yaitu sebesar 34% sedangkan 66% dipengaruhi oleh faktor lain.  Kata Kunci : Hasil Belajar Sosiologi, Metode Snowball Drilling, Metode Jigsaw

    KOMPARASI METODE PEMBELAJARAN TGT DAN METODE PEMBELAJARAN STAD TERHADAP PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI PROGRAM JURUSAN IIS DI SMA NEGERI 2 CEPU TAHUN PELAJARAN 2014/2015

    Get PDF
    ABSTRAK Bilta Khoirunnisa. K8411018. KOMPARASI METODE PEMBELAJARAN TGT DAN METODE PEMBELAJARAN STAD TERHADAP PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI  SISWA KELAS XI PROGRAM  JURUSAN IIS  DI SMA NEGERI 2 CEPU TAHUN PELAJARAN 2014/2015. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret Surakarta. Juni 2015.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Perbedaan penggunaan metode Team Games Turnament (TGT) dan metode Student Team Achievement Divisions (STAD) terhadap prestasi belajar sosiologi siswa (2) Pengaruh penggunaan metode Team Games Turnament (TGT) dan metode Student Team Achievement Divisions (STAD) terhadap prestasi belajar sosiologi siswa (3) Seberapa besar pengaruh penggunaan metode metode Team Games Turnament (TGT) dan Student Team Achievement Divisions (STAD) terhadap prestasi belajar sosiologi siswa. Adapun penelitian dilakukan pada kelas XI IIS di SMA Negeri 2 Cepu. Penelitian ini termasuk penelitian kausal komparatif dengan bentuk penelitian semu. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMA Negeri 2 Cepu Tahun pelajaran 2014/2015. Sampel penelitian sebanyak dua kelas diambil dengan teknik multistage cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis uji-t.Hasil penelitian menunjukkan: (1) Ada perbedaan penggunaan metode TGT dan STAD terhadap prestasi belajar sosiologi siswa kelas XI IIS SMA Negeri 2 Cepu.  Hal ini dapat dilihat dari perhitungan hasil analisis data yang menunjukkan  bahwa ada perbedaan mean sebesar 6,66667. Perbedaan ini merupakan selisih dari mean metode TGT yaitu sebesar 78,93 dengan mean metode STAD yaitu sebesar 72,27 dengan ρ= 0,000 (sangat signifikan). (2) Ada pengaruh penggunaan metode pembelajaran TGT dan STAD terhadap prestasi belajar sosiologi siswa kelas XI IIS SMA Negeri 2 Cepu, Hal ini dapat dilihat dari harga t sebesar 4,301 dengan tingkat signifikansi 0,000 (sangat signifikan). (3) Besar pengaruh metode TGT dan STAD terhadap prestasi belajar sosiologi siswa kelas XI IIS SMA Negeri 2 Cepu sebesar 15%.Kesimpulan penelitian ini adalah ada perbedaan penggunaan metode Team Games Turnament (TGT) dan metode Student Team Achievement Divisions (STAD) terhadap prestasi belajar sosiologi siswa kelas XI IIS SMA Negeri 2 Cepu. Nilai rata-rata kelas metode Team Games Turnament (TGT) lebih tinggi daripada nilai rata-rata pada kelas metode Student Team Achievement Divisions (STAD). Metode belajar memberikan pengaruh terhadap prestasi belajar sosiologi siswa yaitu sebesar 15% . Selebihnya sebesar 85% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti oleh peneliti. Namun, besarnya pengaruh tersebut tidak menjamin berasal dari metode pembelajaran yang telah diterapkan. Kata Kunci      : Prestasi Belajar Sosiologi, Metode Team Games Turnament (TGT), Metode Student Team Achievement Divisions (STAD)

    PERILAKU ORGANISASI DAN PENDIDIKAN KARAKTER (Strategi Pengembangan Karakter Melalui Keaktifan Berorganisasi Siswa Intra Sekolah Di SMA Negeri 7 Surakarta)

    Get PDF
    ABSTRAKGanda Permata Ardi. NIM K8411031 PERILAKU ORGANISASI DAN PENDIDIKAN KARAKTER (Strategi Pengembangan Karakter Melalui Keaktifan Berorganisasi Siswa Intra Sekolah Di SMA Negeri 7 Surakarta). Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Oktober 2015.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk perilaku berorganisasi yang dijalankan melalui kegiatan OSIS, pemaknaan siswa terhadap keberadaan OSIS dan strategi pendidikan karakter yang melekat pada OSIS sebagai relasi tanda. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 7 Surakarta dengan subyek penelitian pengurus OSIS dan pembina OSIS.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan strategi fenomenologi. Sumber data berasal dari wawancara, dokumentasi dan observasi. Wawancara dilakukan dengan infoman kunci yaitu siswa yang terlibat dalam pengurus OSIS dan informan pendukung adalah pembina OSIS serta Wakasek Kesiswaan. Observasi berkaitan dengan gambaran perilaku berorganisasi di kalangan siswa dan strategi pendidikan karakter di SMA Negeri 7 Surakarta. Studi dokumentasi yang digunakan berkaitan dengan foto kegiatan dalam program kerja OSIS. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan informan dengan cara purposive. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi.Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) Bentuk perilaku berorganisasi yang dijalankan melalui kegiatan OSIS adalah (a) Perilaku berorganisasi siswa tercermin melalui peran OSIS sebagai penyelenggara kegiatan yang terfragmentasi menjadi deretan kegiatan rutin. (b) Pengurus OSIS memiliki tanggungjawab mekanistik untuk membentuk panitia, mengakomodir acara dan menghimpun dana di setiap ragam kegiatan rutin yang dikerjakan. (2) Pemaknaan siswa terhadap keberadaan OSIS adalah (a) OSIS merupakan alternatif memenuhi kewajiban ekskul. (b) Kegiatan OSIS yang ada pada waktu-waktu tertentu, dijadikan sarana siswa untuk menghindari wajib ekskul. (c) Keikutsertaan siswa sebagai pengurus OSIS hanya sebatas pada keinginan memperluas pergaulan yang aktif dan penuh kegiatan. (3) Strategi pendidikan karakter yang melekat pada OSIS adalah (a) Mengadakan LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan) untuk melatih siswa mengenai kepemimpinan dan keorganisasian. (b) Melatih kemandirian dan tanggungjawab pengurus OSIS melalui pembuatan proposal dan LPJ di setiap kegiatan. OSIS sebagai wadah pembinaan generasi muda di lingkungan sekolah seharusnya menyatukan kepingan makna kebangsaan acap kali menjadi simulasi organisasi yang kehilangan esensi. Kegiatan OSIS tidak lagi sekedar mengimplementasikan rasa nasionalisme dan cinta tanah air, melainkan pangkal dari sebuah dinamika kegiatan OSIS menuju kepada era konsumtif. Kelimpahan fakta bahwa OSIS merupakan simulasi organisasi telah mengarahkan keberadaan OSIS kepada sesuatu yang tidak mendalam lagi yang disebut hyperrealitas.Kata kunci : Perilaku Organisasi, OSIS, Pendidikan Karakter, Hyperrealita

    398

    full texts

    432

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇