SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant
Not a member yet
    432 research outputs found

    PENGARUH PENGGUNAAN FASILITAS PEMBELAJARAN DAN METODE PEMBELAJARAN TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA DI LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR NEUTRON DAN PRIMAGAMA KOTA SURAKARTA

    Get PDF
    Ratih Reni Ndiarni. K8411059. PENGARUH PENGGUNAAN FASILITAS PEMBELAJARAN DAN METODE PEMBELAJARAN TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA DI LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR NEUTRON DAN PRIMAGAMA KOTA SURAKARTA. Skripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret. September 2015.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui: (1) Perbedaan penggunaan fasilitas pembelajaran dan metode pembelajaran terhadap minat belajar siswa; (2) pengaruh penggunaan fasilitas pembelajaran dan metode pembelajaran terhadap minat belajar siswa; (3) besar pengaruh penggunaan fasilitas pembelajaran dan metode pembelajaran terhadap minat belajar siswa di lembaga bimbingan belajar kota Surakarta.Penelitian ini terasuk dalam jenis penelitian studi korelasi. Populasi penelitian ini adalah siswa yang mengikuti bimbingan belajar di neutron dan primagama. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 siswa yang terdiri dari 20 siswa neutron dan 20 siswa primagama. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis Student-t.Hasil penelitian menunjukkan: (1) Terdapat perbedaan penggunaan fasilitas pembelajaran dan metode pembelajaran terhadap minat belajar dengan perolehan selisih perbedaan mean variabel fasilitas pembelajaran sebesar 0,550 dengan nilai sig 0,027 (signifikan), kemudian perbedaan mean variabel metode pembelajaran sebesar 1,400 dengan nilai sig 0,000 (sangat signifikan); (2) terdapat pengaruh penggunaan fasilitas dan metode pembelajaran terhadap minat belajar siswa dengan perolehan t=3,479 dan nilai sig 0,001 (sangat signifikan); (3) besar pengaruh penggunaan fasilitas pembelajaran dan metode pembelajaran terhadap minat belajar siswa di lembaga bimbingan belajar neutron dan primagama sebesar 48%.Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh penggunaan fasilitas pembelajaran dan metode pembelajaran terhadap minat belajar siswa di lembaga bimbingan belajar neutron dan primagama kota Surakarta.Kata Kunci : Fasilitas Pembelajaran, Metode Pembelajaran, Minat Belajar, Lembaga Bimbingan Belaja

    PENGARUH PENGGUNAAN METODE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DAN GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IIS SMA NEGERI 1 BANYUDONO TAHUN PELAJARAN 2015/2016

    Get PDF
    ABSTRAKMaulina Rahmatul Azizah. K8411046. PENGARUH PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DAN GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IIS SMA NEGERI 1 BANYUDONO. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret. September. 2015.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan antara penggunaan metode Teams Games Tournament (TGT) dan metode Group Investigation (GI) terhadap hasil belajar sosiologi siswa (2) pengaruh penggunaan  metode Teams Games Tournament dengan metode Group Investigation terhadap hasil belajar sosiologi siswa (3) seberapa besar pengaruh penggunaan metode Teams Games Tournament dengan metode Group Investigation terhadap hasil belajar sosiologi siswa. Adapun penelitian dilakukan pada kelas XI IIS di SMA Negeri 1 banyudono.Penelitian ini termasuk penelitian kausal komparatif dengan bentuk penelitian semu. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMA Negeri 1 banyudono tahun pelajaran 2015/2016. Sampel penelitian sebanyak dua kelas diambil dengan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji-t independen sampel.Hasil penelitian menunjukkan: (1) Terdapat perbedaan penggunaan metode Teams Games Tournament dan metode Group Investigation terhadap hasil belajar sosiologi siswa kelas XI IIS SMA Negeri 1 banyudono. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data yang menunjukkan rata-rata sebesar 81.6250 pada metode Teams Games Tournament dan rata-rata sebesar 73.1250 pada metode Group Investigation, dengan ρ sebesar 0.000 (sangat signifikan). (2) Terdapat pengaruh penggunaan metode Teams Games Tournament dan Group Investigation,  terhadap hasil belajar sosiologi siswa kelas XI IIS SMA Negeri 1 Banyudono. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis t = 4.862; dengan ρ= 0.000 (sangat signifikan). (3) Besar pengaruh penggunaan metode Teams Games Tournament dan Group Investigation terhadap hasil belajar sosiologi siswa kelas XI IIS SMA Negeri 1 Banyudono sebesar 8% sedangkan 92% lainya disebabkan pengaruh faktor lain.Kesimpulan penelitian ini adalah ada perbedaan penggunaan metode Teams Games Tournament dan metode Group Investigation terhadap hasil belajar sosiologi siswa kelas XI IIS SMA Negeri 1 Banyudono. Nilai rata-rata kelas metode Teams Games Tournament lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata kelas metode Group Investigation. Metode belajar memberikan pengaruh terhadap hasil belajar sosiologi siswa yaitu sebesar 8% sedangkan 92% dipengaruhi oleh faktor lain.  Kata Kunci : Hasil Belajar Sosiologi, Metode Teams Games Tournament, Metode Group Investigation

    STRATEGI PENDISIPLINAN SISWA ASRAMA PUTRI SMA MTA SURAKARTA TAHUN AJARAN 2014/2015.

    Get PDF
    ABSTRAK Ummu Siti Sholikhah. K8411068. STRATEGI PENDISIPLINAN SISWA ASRAMA PUTRI SMA MTA SURAKARTA TAHUN AJARAN 2014/2015. Skripsi: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. September 2015.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk pelanggaran siswa, strategi pendisiplinan siswa dan dampak pemberian sanksi bagi siswa yang melanggar aturan asrama. Penelitian ini di laksanakan di asrama putri SMA MTA Surakarta dengan subjek penelitian siswa asrama putri 1, 2, 3, 4 dan 5 yang pernah melakukan pelanggaran.Penelitian ini bertujuan untuk menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan strategi studi kasus. Sumber data berasal dari observasi, wawancara dan dokumen. Wawancara di lakukan dengan informan kunci yaitu siswa asrama putri 1, 2, 3, 4 dan 5 yang pernah melanggar aturan dan informan pendukung adalah pengurus, pembina dan pengasuh asrama. Observasi berkaitan dengan bentuk-bentuk pelanggaran yang di lakukan siswa dan strategi pendisiplinan yang di terapkan di asrama, dan dokumen yang di gunakan berupa data pelanggaran siswa asrama dan buku tata tertib asrama. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan informan dengan cara purposive. Teknik yang analisa data menggunakan model interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verivikasi.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk pelanggaran yang sering di lakukan siswa yaitu terlambat sholat ke aula, pulang kerumah tanpa ijin Pembina atau pengasuh asrama, terlambat berangkat ahadpagi, terlambat kembali keasrama, terlambat pengisian ke aula, tidur setelah sholat subuh. Mekanisme pendisiplinan yang di terapkan di asrama yaitu doktrinasi keberadaan Tuhan dalam kehidupan siswa, pengawasan melalui tulisan, pengawasan melalui konstruksi keruangan, pencatatan pelanggaran, menyamakan aturan di semua asrama putri, menerapkan hukuman secara bertahap, pengawasan melalui pengurus, pembina dan pengasuh asrama, dan kontrol aktivitas siswa. Dampak sanksi bagi siswa yang melanggar aturan yaitu siswa yang produktif dan siswa kontraproduktif.    Kata Kunci : Pendisiplinan, pengawasan, sanksi, dan Asram

    PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI PADA SISWA KELAS XI IPS 1 SMA NEGERI 7 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015

    Get PDF
    AbstrakErwina Purwatika (K8411027). PENERAPAN PEMBELAJARANKOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) UNTUKMENINGKATKAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI PADA SISWA KELASXI IPS 1 SMA NEGERI 7 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret. Juni 2015.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar sosiologi melalui pelaksanaan tindakan dengan menerapan model pembelajaran kooperatif tipe TwoStay Two Stray pada siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 7 Surakarta Tahun Pelajaran 2014/2015. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPS 1 SMA Negeri 7 Surakarta. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif.Hasil penelitian dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi integrasi dan reintegrasi sosial, ditinjau dari aspek sikap, pengetahuan, dan ketrampilan. Berdasarkan hasil tes pengetahuan pada siklus I, diperoleh ketuntasan peserta didik sebanyak 72% dengan rata-rata kelas 3,20, dan pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 19% sehingga menjadi 91% dengan ratarata kelas 3,27. Untuk penilaian aspek sikap pesentase ketercapaian pada siklus I adalah 90,62% dengan rata-rata kelas sebanyak 3,0, kemudian mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 96,87, dengan rata-rata kelas sebnayak 3,26. Sedangkan pada aspek ketrampilan persentase ketercapaian siklus I dan siklus II tidak mengalaimi perubahan yaitu 93,75%, namun rata-rata kelas mengalami peningkatan pada siklus I diperoleh hasil 3,06, kemudian meningkat menjadi 3,34 pada siklus II.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dapat meningkatkan hasil belajar sosiologi pada siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 7 Surakarta Tahun Pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : TSTS, Hasil Belajar

    PENGARUH PENGGUNAAN METODE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DAN METODE THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN SOSIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2014/2015

    Get PDF
    ABSTRAKEstika Fitri Udhidayata K8411028. PENGARUH PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER DAN METODE THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2014/2015. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret Surakarta.Juli 2015.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan penggunaan metode Numbered Heads Together (NHT) dengan metode Think Pair Share (TPS) terhadap hasil belajar siswa (2) pengaruh penggunaan metode Numbered Heads Together (NHT) dengan metode Think Pair Share (TPS) terhadap hasil belajar siswa (3) berapa besar pengaruh penggunaan metode Numbered Heads Together (NHT) dengan metode Think Pair Share (TPS) terhadap hasil belajar siswa. Adapun penelitian ini dilakukan pada kelas X SMA Negeri 2 Boyolali.Penelitian ini bersifat eksperimental semu (Quasy- Experimental Research).Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 2 Boyolali Tahun Pelajaran 2014/ 2015. Sampel penelitian sebanyak tiga kelas diambil dengan teknik multistage cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, angket dan tes.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada perbedaan penggunaan metode NHT dengan metode TPS terhadap hasil belajar Sosiologi siswa kelas X SMA Negeri 2 Boyolali. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data yang menunjukkan rata- rata metode NHT sebesar 84,26 dan rata- rata metode TPS sebesar 71,60 dengan ρ= 0,000 (sangat signifikan). (2) Ada pengaruh penggunaan metode NHT dengan metode TPS terhadap hasil belajar Sosiologi siswa kelas X SMA Negeri 2 Boyolali. Hal ini dapat dilihat dari dari hasil analisis data yang menunjukkan harga t= 8,064; ρ= 0,000 (sangat signifikan). (3) Besar pengaruh penggunaan metode NHT dengan metode TPS terhadap hasil belajar Sosiologi siswa kelas X SMA Negeri 2 Boyolali sebesar 28%Kesimpulan penelitian adalah ada perbedaan penggunaan metode NHT dengan metode TPS terhadap hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 2 Boyolali.Nilai rata- rata kelas NHT lebih tinggi daripada nilai rata- rata pada kelas TPS. Metode belajar memberikan pengaruh terhadap hasil belajar siswa yaitu sebesar 28% sedangkan 72% dipengaruhi oleh faktor lain.Kata Kunci : Hasil Belajar Sosiologi, metodeNumbered Heads Together (NHT), metode Think Pair Share (TPS

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBER HEADS TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS X IIS 2 SMA N 8 SURAKARTA TAHUN 2014/2015

    No full text
    Abstrak Desra Putri Devi. K8411020. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBER HEADS TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS X IIS 2 SMAN 8 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret. April 2015.Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi kelas X IIS 2 SMAN 8 Surakarta tahun pelajaran 2014/2015 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Number Heads Together (NHT).Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakam dalam dua siklus. Setiap siklusnya terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IIS 2 SMAN 8 Surakarta yang terdiri dari 30 siswa. Sumber data utama berasal dari guru dan siswa. Teknik utama yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan observasi dan tes, sedangkan teknik pendukung menggunakan wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Number Heads Together (NHT) dapat meningkatkan prestasi belajar pada mata pelajaran Sosiologi siswa kelas X IIS 2 SMAN 8 Surakarta. Berdasarkan hasil dari tahap pra tindakan, siklus 1 dan siklus 2 selalu mengalami peningkatan. Pada tahap pra tindakan rata-rata 61,07 kemudian meningkat pada siklus 1 menjadi 71,45 dan meningkat lagi menjadi 81,37 pada siklus kedua. Sedangkan pada aspek afektif terjadi peningkatan dari 65,1 pada siklus pertama menjadi 81,2 pada siklus kedua.Simpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Number Heads Together (NHT) dapat meningkatkan prestasi belajar pada mata pelajaran Sosiologi siswa kelas X IIS 2 SMAN 8 Surakarta. Kata Kunci : Penelitian Tindakan Kelas, Number Heads Together (NHT), Prestasi belajar.

    Kontribusi Kerajinan Ramah Lingkungan Dalam Menunjang Keterampilan Pendidikan dan Pendapatan Masyarakat di Desa Salam Rejo Kecamatan Sentolo Kabupaten Kulon Progo

    No full text
    AbstrakTri Lestari Wuri Handayani. K8408103. Kontribusi Kerajinan Serat Alam Dalam Menunjang Keterampilan Pendidikan Dan Pendapatan Masyarakat Di Desa Salam Rejo Kecamatan Sentolo Kabupaten Kulon Progo. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta.Maret 2015.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui sejarah munculnya kerajinan ramah lingkungan, perkembangan kerajinan ramah lingkungan dan kontribusi kerajinan ramah lingkungan dalam menunjang pendidikan keterampilan dan pendapatan masyarakat yang ada di Desa Salamrejo.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskritif. Menggunakan sumber data yaitu sumber data primer, dan sekunder yang meliputi informan, peristiwa, atau aktivitas, dan tempat atau lokasi. Penelitian ini juga menggunakan teknik penggumpulan data yaitu wawancara mendalam, pengamatan langsung (observasi) dan studi pustaka. Menggunakan teknik cuplikan purposive sampling. Validitas data menggunakan teknik trianggulasi data. Kemudian teknik analisis data tahapannya meliputi pengumpulan data, reduksi data, sajian data, dan yang terakhir adalah verivikasi data atau penarikan kesimpulan. Selainitu penelitian ini juga menggunakan prosedur penelitian yang meliputi pertama persiapan, kedua pengumpulan data dan ketiga adalaha laporan penyusunan penelitian.Hasil penelitian menunjukan bahwa awal mula terciptanya kerajinan ramah lingkungan adalah ide dari seorang warga masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kehidupannya, dan mengajarkan pendidikan keterampilan serta membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatannya dan mensejahterakan kehidupan masyarakat.Kesimpulan penelitian ini adalah terciptanya industri kerajinan ramah lingkungan di Desa Salamrejo memberikan pengaruh baik bagi masyarakat yaitu adanya keahlian pendidikan keterampilan pada masyarakat sehingga terciptanya lapangan pekerjaan yang akhirnya meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.Kata kunci : Kerajinan, keterampilan pendidikan dan pendapatan

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING TOGETHER (LT) UNTUK MENINGKATKANPRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI POKOK LEMBAGA SOSIAL KELAS XII IPS 2 SMA NEGERI 5 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015

    Get PDF
    Azizah Nurochmah. K8411014 ABSTRAK  Azizah Nurochmah. Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar peserta didik pada materi pokok lembaga sosial dengan menerapkan pembelajaran Learning Together (LT).Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XII IPS 2 SMA Negeri 5 Surakarta tahun pelajaran 2014/2015. Sumber data adalah guru dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, kajian dokumen, tes dan angket. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif.Hasil penelitian dengan penerapan pembelajaran Learning Together (LT) dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik pada materi lembaga sosial dari segi aspek kognitif dan aspek afektif. Berdasarkan tes kognitif siklus I persentase ketuntasan belajar siswa adalah 81,25% dengan nilai rata-rata kelas 81,9, kemudian meningkat menjadi 93,75% dengan nilai rata-rata kelas 89,9 pada siklus II. Untuk penilaian aspek afektif persentase ketercapaian pada siklus I adalah 73,17% kemudian meningkat menjadi 86,51% pada siklus II. Kata Kunci : Learning Together (LT), prestasi belajar 

    PERILAKU MENGKONSUMSI THRIFT PRODUK SEKEN ATAU BEKAS BAIK LOKAL MAUPUN IMPOR DIKALANGAN MAHASISWA AFIRMASI PAPUA UNIVERSITAS SEBELAS MARET

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena thrifting fashion sebagai modus konsumsi pakaian bekas layak pakai menjadi alternatif bagi mahasiswa untuk memenuhi kebutuhan berpakaian karena harga pakaian yang murah. Meski demikian, aktivitas ini cenderung membuat mahasiswa lebih konsumtif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengkaji perilaku konsumsi thrif dikalangan Mahasiswa Afirmasi Papua Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2023 – Juli 2023. Penelitian ini menggunakan metode tipe penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam dan dokumentasi dengan melibatkan lima orang informan. Temuan data dianalisis menggunakan teori Kotler dan Amstrong (2012) tentang faktor – faktor yang mempengaruhi perilaku konsumsi . Hasil penelitian menunjukkan adanya 3 faktor yang mempengaruhi mahasiswa dalam melakukan thrifthing yaitu : faktor kebudayaan, faktor sosial dan faktor pribadi

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS XI IIS 2 DI SMA NEGERI 2 SURAKARTA PADA TAHUN PELAJARAN 2014/2015

    Get PDF
    ABSTRAK Eti Rahmawati. K8411029. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS XI IIS 2 DI SMA NEGERI 2 SURAKARTA PADA TAHUN AJARAN 2014/2015.Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret. April 2015. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan penerapan model pembelajaran Make a Match untuk meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi kelas XI IIS 2 SMA Negeri 2 Surakarta tahun ajaran 2014/2015.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi atas tindakan yang telah dilakukan. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IIS 2 SMA Negeri 2 Surakarta tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 32 siswa. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik utama dalam pengumpulan data menggunakan observasi dan tes, sementara teknik pedukung dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dapat meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi kelas XI IIS 2 SMA Negeri 2 Surakarta. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan aktivitas siswa dan prestasi pada pra siklus, siklus pertama, dan siklus II. Dalam pra-siklus, ada 6 siswa (18,75%) yang memiliki tingkat keaktifan belajar yang tinggi, kemudian meningkat pada siklus I menjadi 20 siswa (62,50%), sedangkan pada siklus II, aktivitas belajar meningkat menjadi 25 siswa (78,13%). Prestasi belajar siswa menunjukkan peningkatan pesat dalam pra siklus, siklus pertama, dan siklus II. Dalam pra siklus, nilai ratarata siswa adalah 67,81 pada dari skala 0-100. Hal ini meningkat menjadi 76,21 pada siklus I, 82,31 pada siklus II. Jumlah siswa yang tuntas Kriteria Ketuntasan Minimum pada pra-siklus adalah 7 siswa (21,87%), kemudian pada siklus I jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 20 siswa (62,5%), dan akhirnya pada siklus II siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum menjadi 27 siswa (84,37%). Kata Kunci: Penelitian Tindakan Kelas, Make a Match, Keaktifan Belajar Siswa, Prestasi Belajar Sisw

    398

    full texts

    432

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇